Hari ini Nintendo merilis tiga trailer baru untuk memperkenalkan lebih dalam lagi “mainan” teranyar mereka yang dapat digabungkan penggunaannya dengan konsol Nintendo Switch, Nintendo Labo.
Dua paket Nintendo Labo “Toy-Con” pertama sendiri rencananya baru akan dirilis pada tanggal 20 April 2018 mendatang. Selamat menyaksikan.
Setelah membuka tahun 2018 dengan varian ROG series, ASUS juga menegaskan posisinya di segmen consumer laptop dengan lini ASUS VivoBook.
Ada dua varian model yang kini sudah tersedia luas di pasaran Indonesia. ASUS VivoBook Flip 14 TP410, sebuah laptop lipat dengan ukuran layar 14 inci dengan punya body berukuran 13 inci. ASUS VivoBook S14 S410 yang merupakan laptop ringkas, bertenaga dan sudah menggunakan teknologi terbaru.
ASUS VivoBook Flip 14 TP410 bisa dikatakan sebagai laptop convertibel yang lebih terjangkau dibanding versi ASUS ZenBook Flip. Performanya pun tidak perlu diragukan karena ASUS menyelipkan komponen prosesor bertenaga dari Intel hingga seri Core i7, RAM DDR4 hingga 8GB dan Windows 10 Home di dalamnya.
VivoBook Flip 14 TP410, Ringkas Dan Hadir Dalam 4 Varian
ASUS VivoBook Flip 14 TP410 merupakan laptop convertible 14 inci pertama yang memiliki bezel atau bingkai layar sangat tipis. ASUS menyebutnya dengan NanoEdge bezel yang membuat layar 14 inci resolusi FullHD dapat dipasang dalam frame laptop berukuran 13 inci. Ketebalannya yang tak sampai 2cm dan bobot hanya 1,6Kg membuatnya mudah dibawa ke manapun.
VivoBook S14, Untuk Performa Dan Portabilitas
Untuk pengguna yang tidak membutuhkan fungsi lipat dari VivoBook Flip 14, ASUS juga menyediakan varian VivoBook S14 S410. Laptop model ini menawarkan performa tinggi untuk bekerja sehari-hari, dan juga portabilitas yang sangat tinggi dengan desain yang kompak serta bobotnya yang sangat ringan untuk sebuah notebook mainstream 14 inci.
Untuk menopang performa, ASUS VivoBook S14 S410 hadir dengan prosesor Intel Core generasi ke-8 atau KabyLake R yakni Core i5-8250U. Dari segi grafis, VivoBook S14 juga hadir dengan discrete graphics berbasis Nvidia GeForce MX150 dengan video RAM sebesar 4GB.
Buat kamu yang sedang mencari laptop baru, mungkin ASUS VivoBook bisa jadi pilihan.
Publisher Gemscool akan kembali merilis game lawas yang sempat populer di zamannya, yaitu Atlantica Online Indonesia. Rencananya game ini akan diluncurkan pada tanggal 1 Maret 2018 mendatang.
Buat kamu yang belum tahu, Atlantica Online Indonesia pertama kali dirilis pada tahun 2010. Game ini akhirnya ditutup pada tahun 2016 lalu. Artinya sudah 6 tahun Gemscool mempublikasi Atlantica Online di Indonesia. Game ini sendiri memiliki genre MMORPG.
Untuk merayakan kedatangan kembali Atlantica Online Indonesia, Gemscool akan menggelar event “Comeback Atlantians”. Event ini diperuntukan bagi gamer yang pernah bermain Atlantica Online Indonesia mulai dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2016.
Pemain bisa mengklaim hadiah berupa item in-game seperti Mount, Tittle dan banyak hadiah lainnya. Selain hadiah di dalam game, akan ada juga grand prize berupa 2 unit Samsung Galaxy S8 dan 3 unit Xiaomi MiMax 2. Caranya hanya dengan Login menggunakan ID Gemscool yang pernah bermain Atlantica Online Indonesia serta mengisi data diri dan nomor telepon yang masih aktif.
Pemain juga bisa mendapatkan 3 Mercenary (Sheriff, Goddess, dan Warlord) dengan mudah dan serta 20 unit Mouse Logitech G903 hanya dengan menyelesaikan 3 buah misi. Pertama adalah melakukan Vote Nama Server, kedua adalah melakukan Share Event di Facebook, ketiga adalah download client Atlantica di Pre-CBT Event. Setelah download, pemain bisa langsung mengikuti Pre-Character Creation.
Gemscool juga mengundang legenda AONC (Atlantica Online National Championship) yaitu Tommy “Bamz37Tok” Runner Up AONC 2012 dan Rizky “sEEs” Juara 1 AONC 2014 untuk beradu kemampuan bermain Atlantica Online di Battle of Legend.
Semua event ini akan berakhir pada tanggal 27 Februari 2018. Jadi jangan sampai ketinggalan!
LINE Little Knights adalah game mobile dengan genre casual strategy simulation terbaru dari LINE Games. Game ini telah membuka masa Pra-Registrasi mulai dari tanggal 14 Februari 2018. Untuk registrasi, kamu bisa mendaftarkan diri di sini. Ada hadiah menarik yang disiapkan bagi para pendaftar, yaitu:
Lebih dari 3,000 Pendaftar: 15 Gacha Tickets dan 20 Rubies
Lebih dari 6,000 Pendaftar: 30 Gacha Tickets dan 40 Rubies
Lebih dari 10,000 Pendaftar: 45 Gacha Tickets dan 60 Rubies
Lebih dari 15,000 Pendaftar: 60 Gacha Tickets, 70 Rubies, dan 1,000 Moonstones
Lebih dari 20,000 Pendaftar: 90 Gacha Tickets, 110 Rubies, dan 1,500 Moonstones
Lebih dari 25,000 Pendaftar: 120 Gacha Tickets, 140 Rubies, dan 2,000 Moonstones
Lebih dari 30,000 Pendaftar: 150 Gacha Tickets, 175 Rubies dan 3,000 Moonstones
Mendapatkan 16 set stiker Giant Sally, Antone, dan Lina (Karakter dari game LINE Little Knights)
Game LINE Little Knights akan menampilkan para karakter LINE yang lucu. Sebagai “Order of the Moon”, pemain akan menggunakan taktik dan sihir untuk mengalahkan Antone, sang murid kegelapan.
Peraturan dalam LINE Little Knights sangat sederhana. Pemain diharuskan untuk menyerang kota-kota yang berada di bawah kendali Antone. Selain itu, pemain juga harus mempertahankan kotanya jika diserang oleh musuh.
Untuk menyerang dan bertahan, pemain bisa menggunakan pasukan warrior, mage, dan archer. Para pasukan ini bisa dipanggil cukup dengan satu ketukan jari saja. Pasukan ini juga dapat dperkuat dengan Rubies dan Moonstones.
LINE Little Knights juga memiliki mode PVP. Pemain bisa bergabung dalam mode 3v3 melawan pemain lainnya.
Bagaimana? Tertarik untuk mengikuti pra-registrasi LINE Little Knights? Game ini rencananya akan dirilis tanggal 13 Maret 2018 mendatang di perangkat iOS maupun android.
Meski berita tentang Left 4 Dead 3 hanyalah hoax belaka, setidaknya masih Warhammer: Vermintide 2. Game yang dikembangkan oleh developer Fatshark ini akan dirilis pada tanggal 8 Maret 2018 di PC. Untuk versi PS4 dan Xbox One masih belum diketahui jadwal rilisnya.
Gameplay dari Warhammer: Vermintide 2 juga tidak jauh berbeda dengan Left 4 Dead. Tidak percaya? Lihat saja video berikut ini:
Game ini nantinya bisa dimainkan oleh empat orang dalam mode co-op. Tugas pemain hanya satu, yaitu menyelesaikan misi yang diberikan sambil melawan gelombang serangan monster. Game ini sendiri diadaptasi dari cerita fantasi Warhammer. Karakter yang bisa digunakan oleh pemain ada lima dan semuanya memiliki skill yang berbeda.
Daripada kesal dengan Valve karena tidak mengembangkan Left 4 Dead 3, kenapa tidak coba saja Warhammer: Vermintide 2?
Jika sebelumnya mode first person dalam The Evil Within 2 hanya dapat diakses dengan cara tertentu, sekarang mode tersebut sudah bisa diakses secara langsung. Pada tanggal 14 Februari 2018 kemarin, Tango Game Network telah mengimplementasi mode first person agar bisa digunakan oleh pemain. Kabar baiknya lagi, update ini gratis bagi semua pemilik game tersebut.
Seperti yang sudah kamu lihat di atas, mode first person membuat The Evil Within 2 menjadi semakin mengerikan. Kamu akan merasa langsung berhadapan dengan monster, tidak lagi melalui sudut pandang orang ketiga. Mode ini tidak hanya bisa dimainkan di PC saja, tapi juga di konsol PS4 dan Xbox One.
Kelihatannya menarik! Penulis jadi ingin mencoba The Evil Within 2. Bagaimana dengan kamu sendiri?
Ternyata drama percintaan pasangan tidak hanya ada dalam film saja. Sekarang kisah cinta juga bisa dijumpai dalam video game. Dalam beberapa judul game tertentu, percintaan justru menjadi daya tarik tersendiri. Tidak hanya hanya memperkuat alur cerita dalam game tersebut, kadang percintaan ini justru lebih menarik dari gamenya sendiri.
Dalam artikel ini, penulis telah merangkum 10 pasangan dalam video game yang paling berkesan bagi gamer. Jika melihat hubungan pasangan ini, kadang kita sebagai gamer bisa ikut merasakannya, mulai dari rasa senang, sedih, bahkan baper.
Siapakah saja pasangan ini? Simak daftar berikut ini:
Tidus dan Yuna (Final Fantasy X)
Dari semua game Final Fantasy, Tidus dan Yuna adalah pasangan yang paling paling klise. Hubungan Tidus dan Yuna terus mengalami transformasi dari awal sampai akhir game, dari teman sampai menjadi pasangan. Puncak hubungan keduanya adalah momen di danau (Macalania Spring), saat Yuna mengalami dilema antara meneruskan misinya sebagai seorang Summoner atau melarikan diri bersama Tidus. Diiringi oleh “Suteki da ne”, momen ini bisa membuat gamer menitikkan air mata.
Cloud dan Aerith (Final Fantasy VII)
Jika Tidus dan Yuna adalah pasangan yang klise, hubungan cinta Cloud dan Aerith justru berakhir dramatis. Saat Cloud mulai membuka hatinya kepada Aerith, wanita ini malah tewas dibunuh oleh Sephiroth. Cinta Cloud pun akhirnya hanya menjadi kenangan.
Cloud sendiri bukanlah pria pertama yang dicintai oleh Aerith. Sebelumnya Aerith sempat menjalani hubungan dengan Zack, salah anggota dari unit SOLDIER sekaligus mentor dari Cloud. Setelah Zack tewas, Aerith sempat merasa kehilangan sebelum akhirnya bertemu dengan Cloud.
Fei dan Elly (Xenogears)
Kisah cinta Fei dan Elly bisa dibilang melampaui ruang dan waktu. Keduanya sudah ditakdirkan saling mencintai dimulai dari awal peradaban manusia. Bayangkan, Fei dan Elly ternyata sudah bereinkarnasi beberapa kali.
Diawali dari Abel dan Elly yang menjadi awal mula manusia hidup di planet bumi. Setelah itu ada Kim Kasim, seorang dokter spesialis nanomachine dengan istrinya Elly. Berlanjut lagi ke Lacan, seorang pelukis dengan Sophia, pelindung dari kota Nisan. Barulah setelah itu keduanya berenkarnasi menjadi Fei Fong Wong dan Elhaym Van Houten.
Alur cerita yang kompleks, ditambah dengan hubungan Fei dan Elly yang rumit membuat Xenogears menjadi spesial.
Yuri dan Karin (Shadow Hearts: Convenant)
Game yang satu ini mungkin kedengarannya asing, tapi begitu kamu mencobanya dijamin akan ketagihan. Seperti game RPG lainnya, Shadow Heart: Convenant memiliki kisah cinta yang cukup menarik, yaitu cinta tidak terbalas.
Karakter wanita dalam game Shadow Hearts: Convenant, Karin ternyata mencintai sang karakter utama, Yuri. Sayangnya cinta Karin bertepuk sebelah tangan. Yuri sendiri sudah memiliki kekasih bernama Alice yang telah tiada. Karena tidak bisa move on, Yuri akhirnya menolak cinta Karin.
Pada hari Minggu (11/2), telah MeSC (Mobile E-Sports Community) telah mengadakan Mobile Legend Ladies Tournament “WAR OF GODDESS”. Turnamen ini digelar dengan tema “Valentine Party” dan diikuti oleh 8 tim wanita Mobile Legends. Turnamen ini digelar di Markas Mbrio, Tanjung Duren, Jakarta Barat.
Berhasil menghempaskan 7 tim yang lain, tim Louvre Angels menjuarai turnamen WAR OF GODDESS. Ketangguhan dan kerjasama mereka menjadi kunci utama saat mengalahkan lawannya di babak final, tim Gaspoll.
Tim juara 2
Tim juara 3
Sebagai juara pertama, tim Louvre Angels berhak membawa pulang uang hadiah sebesar Rp,1.500.000 ditambah 10.070 diamonds, trophy, serta custom jersey. Juara kedua dan ketiga juga mendapatkan hadiah uang serta diamonds.
Para tamu beruntung
Acara ini juga diramaikan oleh pembagian doorprize bagi para pendukung tim yang turut hadir. Hadiahnya bermacam-macam, mulai dari diamonds Mobile Legends, Earphone Sades, Pulsa dari Suwun, Voucher MAP dari Upoint, serta paket kecantikan dari KR House.
Turnamen ini membuktikan jika eSports tidak hanya dimainkan oleh kaum pria saja. Tim Louvre Angels adalah bukti jika wanita juga bisa berprofesi sebagai atlit eSports profesional.
Masih ingat dengan tokoh kartun Asterix dan Obelix? Tidak lama lagi kamu akan bisa menikmati gamenya. Beredar informasi jika publisher bernama Anuman Interactive telah membeli lisensi dari Asterix dan Obelix. Rencananya game hasil adaptasi ini akan mulai dipasarkan pada kuartal keempat tahun 2018.
Dilansir dari DSOgaming, Anuman Interactive tidak hanya merilis satu game saja, tapi beberapa game sekaligus yang semuanya berhubungan dengan Asterix dan Obelix. Mengenai platform, tidak diinformasikan secara jelas, tapi Anuman Interactive menyebut kata-kata “current video game consoles” atau konsol game masa kini. Artinya bisa saja game tersebut dirilis di konsol, PC, bahkan mobile.
Buat kamu yang belum, Asterix dan Obelix awalnya adalah komik asal Prancis. Komik ini menceritakan petualangan seorang ksatria bernama Asterix dan rekannya yang doyan makan, Obelix. Tokoh antagonis dari komik ini adalah kerajaan Romawi.
Komik Asterix dan Obelix juga sempat populer di Indonesia pada tahun 90an. Kamu sudah pernah baca belum?
Bandai Namco hari ini merilis trailer baru berdurasi pendek untuk mempromosikan game Ni no Kuni II: Revenant Kingdom yang menampilkan keindahan kota Goldpaw.
Ni no Kuni II: Revenant Kingdom dijadwalkan rilis ke PS4 dan PC pada tanggal 23 Maret 2018.