Home Blog Page 82

Trailer Baru OD Disebut Salurkan Energi P.T.

0
bingungkah kalian melihat trailer game baru hideo kojima, OD

Kojima Productions telah merilis trailer baru untuk game OD. Berbeda dengan video sebelumnya yang hanya menampilkan wajah orang, pada video ini kalian bisa melihat sedikit cuplikan dari gameplay. Video ini dibagikan bersamaan dengan acara livestream perayaan 10 tahun Kojima Productions.

Dimulai dari sebuah kartu misterius yang disisipkan ke dalam pintu. Setelah itu karakter yang diperankan oleh Sophia Lillis membuka pintu berwarna merah, menyalakan lilin, dan akhirnya ketakutan ketika wajahnya dipegang oleh dua tangan besar. Netizen ramai mengkomentari video ini dengan mengatakan dapat merasakan energi dari P.T. yang dulu dikerjakan oleh Hideo Kojima.

Pada awal video, kalian juga bisa melihat tulisan yang menjelaskan latar dari cerita yang diangkat. Dimulai dari sebuah kutukan yang sepertinya bangkit kembali dan bangunan yang dijadikan sebagai lokasi ritual. Sayang tulisan ini tidak jelas, karena beberapa bagian telah dihilangkan. Sepertinya untuk mengerti seperti apa OD, kita harus menunggu sampai gamenya rilis.

Apa Itu OD?

Deskripsi OD sendiri masih tidak jelas. Kojima Productions hanya mencantumkan tulisan pada poster “For All Players and Screamers” yang mengindikasikan jika game ini kemungkinan memiliki elemen horor. OD merupakan proyek kolaborasi antara Hideo Kojima dengan Microsoft. Game ini dibuat dengan menggunakan Unreal Engine.

Kojima tidak mengerjakan game ini sendiri, melainkan bersama dengan Jordan Peele yang mengerjakan film monster, Nope. OD juga akan dibintangi oleh bintang film Hollywood, yaitu Sophia Lillis, Hunter Schafer, and Udo Kier.

Bagaimana menurut kalian?

Trailer Baru Ananta Muncul, Perlihatkan Mekanik Mirip Watchdog

0
mekanisme mirip watchdog di game ananta

Secara mendadak NetEase dan Naked Rain merilis trailer baru untuk game Ananta. Game yang dulu diberi nama Project Mugen ini merupakan proyek ambisius, lalu menghilang begitu saja tanpa kabar. Baru sekarang menjelang event Tokyo Game Show 2025, game ini kembali muncul ke permukaan.

Video baru berdurasi 7 menit ini memperlihatkan gameplay dan berbagai macam aktivitas yang bisa dilakukan di game Ananta. Uniknya beberapa mekanisme terlihat familiar. Aksi berayun-ayun dari satu Gedung ke Gedung lainnya mengingatkan dengan game Spider-Man, lalu aktivitas mengendarai mobil dan pukul-pukulan dengan NPC mirip dengan GTA yang dikombinasikan dengan Sifu. Ditambah aksi hacking dengan drone seperti Watchdog. Tidak lupa, game ini juga memiliki karakter dengan desain anime seperti game populer masa kini.

Game Open World Ananta

Ananta adalah game F2P dengan dunia open world yang berlatar di kota bernama Nova City. Pemain akan menjadi agen dari organisasi bernama A.C.D (Anti Chaos Directorate). Sesuainya namanya, tugas pemain adalah menyelesaikan Chaos atau kekacauan yang terjadi di Nova City. Mulai dari menangkap pembalap liar sampai menghentikan fenomena supernatural yang bisa menghancurkan kota.

Ananta masih belum memiliki tanggal rilis, tapi gamer bisa mendapatkan kesempatan untuk mencoba demonya di acara Tokyo Game Show 2025.

Bagaimana menurut kalian?

Kemenpora Lepas 4 Tim Esports Indonesia ke FFWS SEA 2025 di Thailand

0
Pelepasan tim Grand Finals FFWS SEA 2025 Fall ONIC, EVOS Divine, RRQ Kazu, dan Bigetron by Vitality, bersama dengan jajaran Kemenpora, PBESI, dan Garena

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia bersama PBESI resmi melepas empat tim esports Indonesia yang akan berlaga di Grand Finals FFWS SEA 2025 Fall di Bangkok, Thailand. Ajang ini merupakan pertemuan tim-tim terbaik Asia Tenggara untuk memperebutkan gelar juara sekaligus tiket menuju FFWS Global Finals 2025. Acara ini sendiri akan digelar di Jakarta pada bulan November mendatang.

Acara pelepasan berlangsung di Ballroom Gedung Kemenpora, Jakarta. Dukungan datang dari berbagai pihak mulai dari Kemenpora, PBESI, hingga Garena Indonesia yang menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, federasi, dan publisher dalam membangun ekosistem esports yang berkelanjutan.

Perjalanan Tim Indonesia Menuju Grand Finals

Empat tim Indonesia yang akan tampil di Grand Finals FFWS SEA 2025 Fall adalah ONIC, RRQ Kazu, EVOS Divine, dan Bigetron by Vitality. Mereka berhasil melaju setelah melalui pertarungan sengit di Knockout Stage. Keempat tim ini akan menghadapi lawan tangguh dari Vietnam dan Thailand dalam mode Battle Royale. Bagi mereka, FFWS SEA 2025 bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi panggung untuk menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan esports terbesar di kawasan.

Khusus untuk EVOS Divine, peluang ganda terbuka lebar. Selain tampil di mode Battle Royale, mereka juga berkompetisi di mode Clash Squad. Jika mampu menyingkirkan Twisted Minds dari Thailand, EVOS Divine berkesempatan melangkah ke partai puncak Clash Squad.

Staf Ahli Kemenpora, Suyadi Pawiro, menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap para atlet. Menurutnya, semangat generasi muda Indonesia yang berjuang di FFWS SEA 2025 mencerminkan konsistensi dan tekad untuk meraih prestasi. Hal senada disampaikan oleh PBESI yang menegaskan peran penting pembinaan talenta esports nasional agar mampu berprestasi hingga ke tingkat global.

Menuju FFWS Global Finals 2025 di Jakarta

Selain menjadi ajang pembuktian di level regional, FFWS SEA 2025 juga menjadi jalan menuju FFWS Global Finals 2025 yang untuk pertama kalinya digelar di Jakarta. Garena memperkenalkan trofi resmi sekaligus mengumumkan Indonesia Arena sebagai lokasi pertandingan.

Dengan dukungan penuh masyarakat serta semangat juang tinggi, tim Indonesia diharapkan mampu meraih hasil terbaik di Thailand. Kemenangan ini akan menjadi pijakan penting untuk mencetak sejarah di FFWS Global Finals 2025 Jakarta.

Bagaimana menurut kalian?

RGG Summit dan Direct 2025 Resmi Diumumkan!

0
RGG SUMMIT dan Direct 2025

Sega secara resmi telah mengumumkan tanggal acara RGG Summit 2025. Acara ini akan digelar pada tanggal 24 September 2025. Tidak hanya itu, setelah acara itu selesai, langsung dilanjutkan dengan RGG Direct pada hari yang sama.

Kedua acara ini bisa ditonton langsung dari channel YouTube resmi RGG Studio. Sama seperti tahun sebelumnya, RGG Summit akan menjadi panggung utama untuk mengumumkan berbagai proyek baru. Sedangkan RGG Direct akan mengupas lebih detail setiap pengumumannya.

RGG Summit dan RGG Direct Panggung Yakuza Kiwami 3?

Sesuai dengan rumor sebelumnya, RGG Summit dan Direct diyakini akan menjadi panggung untuk pengumuman resmi Yakuza Kiwami 3. Kabar mengenai game ini bocor setelah website resmi RGG Studio tidak sengaja menampilkan daftar nama Yakuza Kiwami 3.

Selain game tersebut, RGG Studio juga sedang mengerjakan proyek masa depan dari Virtua Fighter. Game ini juga pastinya akan diungkap lebih jelas dalam kedua acara nanti, atau setidaknya sudah ada video gameplay yang bisa diperlihatkan.

Bagaimana menurut kalian?

Proyek Remaster The Prince of Tennis Resmi Diumumkan – Hadirkan Sweet School Festival & Doki Doki Survival ke Platform Modern!

0

Konami Digital Entertainment Limited resmi mengumumkan proyek Remaster serial game petualangan romansa The Prince of Tennis yang begitu dicintai penggemar. Dua judul legendaris, The Prince of Tennis: Sweet School Festival (GAKUPURI) dan The Prince of Tennis: Doki Doki Survival (DOKISABA), dipastikan akan kembali dengan visual baru yang lebih segar di Nintendo Switch™, Nintendo Switch™ 2, dan Steam.

Pengumuman ini sekaligus merayakan ulang tahun ke-20 GAKUPURI yang pertama kali rilis pada tahun 2005. Dengan grafis ilustrasi yang diperbarui, game ini siap menghadirkan nuansa nostalgia sekaligus pengalaman baru untuk para pemain lama maupun penggemar baru.

Visual Baru, Nostalgia Lama

Salah satu fitur utama di versi remaster ini adalah pilihan untuk berganti antara visual klasik dan ilustrasi baru. Para pemain bisa menikmati suasana nostalgia lewat grafis lama atau merasakan perspektif segar dengan gambar baru yang eksklusif. Beberapa adegan penting dalam game akan diperbarui dengan ilustrasi baru, memberikan pengalaman yang lebih mendalam.

Tentang The Prince of Tennis: Sweet School Festival

Game ini pertama kali dirilis pada 22 Desember 2005 dan mengajak pemain berperan sebagai siswi SMP yang menjadi anggota Student Festival Committee.

Liburan musim panas hampir berakhir, dan festival gabungan antar tujuh sekolah peserta turnamen regional Kanto segera dimulai. Sebagai anggota panitia, pemain ditugaskan membantu klub tenis sekolahnya untuk memenangkan kompetisi festival. Dengan waktu hanya 10 hari menjelang festival, beragam pertemuan seru dengan karakter-karakter ikonik pun menanti.

Tentang The Prince of Tennis: Doki Doki Survival

Sementara itu, Doki Doki Survival membawa nuansa berbeda dengan latar pulau terpencil. Game ini pertama kali dirilis pada Desember 2006 (Mountain Mystic) dan Januari 2007 (Seaside Secret), lalu sempat mendapat remaster di Nintendo DS pada 2011.

Dalam rangka latihan menjelang Kejuaraan Nasional, klub tenis melakukan kamp pelatihan di sebuah pulau. Namun, badai besar memisahkan tim dari guru dan kapten mereka. Terjebak dengan persediaan terbatas, para karakter harus bertahan hidup dengan mencari makanan, air, dan bahan bakar, sembari membangun kedekatan satu sama lain.

Kenapa Remaster Ini Dinantikan?
  • Visual Eksklusif Baru – Gaya ilustrasi yang lebih modern tanpa meninggalkan sentuhan klasik.

  • Platform Modern – Bisa dinikmati di Nintendo Switch, Switch 2, dan Steam.

  • Nostalgia & Fresh Experience – Cocok untuk penggemar lama yang ingin bernostalgia maupun pemain baru yang penasaran dengan kisah romansa unik dalam dunia The Prince of Tennis.

Tokyo Game Show 2025: Square Enix Asia Umumkan Program Streaming Special Highlights

0

TOKYO GAME SHOW 2025 semakin dekat, dan Square Enix siap memanjakan para gamer di Asia dengan tayangan spesial yang penuh kejutan. Square Enix Asia resmi mengumumkan bahwa “TOKYO GAME SHOW 2025 SQUARE ENIX ASIA Special Highlights” akan tayang pada Kamis, 25 September 2025 pukul 20:00 JST melalui siaran daring.

Apa yang Akan Ditampilkan?

Program spesial ini dirancang khusus untuk audiens Asia dan akan menampilkan rangkuman padat dari berbagai pengumuman besar Square Enix di ajang Tokyo Game Show 2025. Tidak hanya berisi trailer baru, tetapi juga komentar eksklusif dari para developer mengenai proyek terbaru mereka.

Beberapa judul yang dipastikan hadir dalam highlights ini antara lain:

  • DRAGON QUEST I & II HD-2D Remake – remake bergaya retro-modern yang sangat dinantikan, rilis 30 Oktober 2025.

  • OCTOPATH TRAVELER 0 – prekuel standalone dari seri populer OCTOPATH TRAVELER yang baru saja membuka pre-order.

  • Dan berbagai update serta kejutan lain dari franchise ikonik Square Enix.

Dengan adanya subtitle bahasa Inggris, siaran ini bisa lebih mudah diakses oleh gamer lintas negara di Asia.

Program SQUARE ENIX ASIA Special Highlights ini bukan hanya sekadar rangkuman, melainkan wadah interaktif bagi gamer di kawasan Asia untuk mendapatkan informasi langsung dari sumber resmi. Dengan komentar pengembang, para penggemar bisa lebih memahami visi kreatif di balik judul-judul besar Square Enix.

Sebagai salah satu pameran game terbesar di dunia, Tokyo Game Show (TGS) selalu menjadi panggung utama bagi pengumuman game-game terbaru. Square Enix, yang dikenal dengan seri legendaris seperti Final Fantasy, Dragon Quest, dan Kingdom Hearts, selalu menjadi salah satu highlight yang ditunggu-tunggu.

Tahun ini, Square Enix tampaknya benar-benar memusatkan perhatian pada pasar Asia, membuktikan betapa pentingnya region ini bagi industri game global.

Catat tanggalnya: 25 September 2025, pukul 20:00 JST!
Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan pengumuman besar Square Enix dalam Tokyo Game Show 2025 Special Highlights.

Kualifikasi PBSEA Indonesia 2025 Usai, Unix Paradise dan A4 Comeback Toxido Jadi Pemenangnya

0
Kualifikasi PBSEA Indonesia 2025 Usai, Unix Paradise dan A4 Comeback Toxido Jadi Pemenangnya

Babak Kualifikasi PBSEA Indonesia 2025 resmi berakhir pada 14 September 2025. Turnamen ini mempertemukan tim-tim terbaik dari seluruh penjuru Tanah Air untuk memperebutkan hadiah total Rp 8.000.000 serta tiket menuju Final Point Blank Southeast Asia (PBSEA) 2025.

Juara Kualifikasi PBSEA Indonesia 2025

Setelah melalui rangkaian pertandingan dengan format beragam dan final sistem Best of 5, akhirnya dua tim terbaik berhasil keluar sebagai juara Kualifikasi PBSEA Indonesia 2025.

Unix Paradise tampil sebagai juara pertama dengan hadiah Rp 5.000.000 sekaligus mengantongi tiket ke Final PBSEA 2025. Sementara itu, A4 Comeback Toxido menempati posisi kedua dengan hadiah Rp 3.000.000 serta tiket menuju babak puncak. Kedua tim ini akan menjadi wakil resmi Indonesia menghadapi tim kuat dari Malaysia/Singapura, Thailand, Filipina, dan Taiwan.

Menuju Final PBSEA 2025

Perjalanan Unix Paradise dan A4 Comeback Toxido belum berakhir. Kedua tim akan melanjutkan perjuangan mereka di Final PBSEA 2025 yang dijadwalkan digelar secara online pada 4–5 Oktober 2025.

Menjelang laga puncak, drawing grup akan dilakukan secara live di kanal YouTube Zepetto PB Indonesia pada 30 September 2025. Kehadiran wakil Indonesia di panggung Asia Tenggara tentu diharapkan mampu mengharumkan nama bangsa sekaligus memperlihatkan kekuatan komunitas Point Blank di Tanah Air.

Bagaimana menurut kalian?

Towa and the Guardians of the Sacred Tree Resmi Dirilis di Konsol dan PC – Roguelite Menawan dengan Sentuhan Seni Tangan dan Nuansa Timur

0

Bandai Namco Entertainment Asia resmi merilis Towa and the Guardians of the Sacred Tree, game roguelite action-adventure terbaru yang kini sudah tersedia di PlayStation®5, Nintendo Switch™, Xbox Series X|S, dan PC via Steam®.

Dikembangkan oleh Brownies inc., game ini hadir sebagai IP baru dengan gaya visual hand-drawn yang menawan, desain karakter dan dunia bernuansa Timur, serta gameplay intens yang memadukan pertarungan pedang dan sihir.

Tonton trailer peluncurannya di sini:

Dunia Penuh Warna, Ancaman yang Mengintai

Game ini membawa pemain ke desa Shinju yang tenteram namun terancam oleh ambisi jahat Magatsu beserta pasukan Magaori. Pemain akan berperan sebagai Towa, seorang pendeta muda, yang bersama delapan Guardian setia berjuang untuk mengembalikan kedamaian.

Kekuatan artistik Hitoshi Sakimoto, komposer legendaris di balik soundtrack game ini, memperkuat atmosfer dunia Shinju. Visual damai penuh warna dikombinasikan dengan musik yang emosional, menciptakan pengalaman bermain yang indah namun tetap menegangkan.

Gameplay: Dua Guardian, Satu Misi

Dalam setiap perjalanan, pemain memilih dua Guardian untuk dibawa:

  • Tsurugi – Guardian pengguna pedang sakral dengan peran sebagai Attacker.

  • Kagura – Guardian pengguna tongkat sihir dengan peran sebagai Supporter.

Masing-masing Guardian punya skill unik yang bisa dibuka dan ditingkatkan lewat eksplorasi dungeon atau berinteraksi dengan penduduk desa Shinju. Selain itu, pemain juga dapat mengumpulkan material untuk membuat dan meng-upgrade pedang, menghadirkan gaya bertarung berbeda sesuai kombinasi Guardian yang dipilih.

Seiring perjalanan, desa Shinju akan berkembang dari waktu ke waktu, membuka cerita penduduk, adat istiadat, dan kisah yang terjalin erat dengan perjuangan Towa dan para Guardian.

Towa dan Delapan Guardian yang Bisa Dimainkan

Selain Towa, pemain dapat memilih dari delapan Guardian unik dengan kemampuan serta gaya bertarung masing-masing:

  • Rekka (CV: Ami Koshimizu)

  • Shigin (CV: Nobuhiko Okamoto)

  • Akazu (CV: Jun Kasama)

  • Origami (CV: Yumiri Hanamori)

  • Nishiki (CV: Sugita Tomokazu)

  • Mutsumi (CV: Fairouz Ai)

  • Koro (CV: Rie Kugimiya)

  • Bampuku (CV: Hana Tamegai)

Setiap karakter membawa pesona dan kemampuan unik, memberikan variasi strategi untuk menaklukkan dungeon dan melawan pasukan Magatsu.

Roguelite dengan Sentuhan Personal

Sebagai roguelite, Towa and the Guardians of the Sacred Tree menghadirkan perjalanan yang tak pernah sama dua kali. Dungeon, musuh, hingga reward selalu berubah setiap sesi permainan. Setiap run bukan hanya tentang bertahan hidup, tetapi juga tentang membangun hubungan dengan desa Shinju, memperkuat Guardian, dan mendalami cerita penuh makna yang disajikan dalam gaya khas Bandai Namco.

Dengan kombinasi visual hand-drawn menawan, soundtrack legendaris, gameplay roguelite penuh aksi, serta karakter yang memikat, Towa and the Guardians of the Sacred Tree siap mencuri hati para gamer. Game ini bukan sekadar aksi dungeon biasa, tapi juga perjalanan emosional tentang persahabatan, keberanian, dan perjuangan melawan kegelapan.

SQUARE ENIX TGS SALE Part.1: Diskon Besar-Besaran di Steam hingga 6 Oktober 2025!

0

Dalam rangka meramaikan Tokyo Game Show 2025, Square Enix resmi mengumumkan dimulainya promo spesial bertajuk “SQUARE ENIX TGS SALE Part.1”. Event ini menghadirkan potongan harga fantastis untuk berbagai judul populer di Steam, mulai dari seri FINAL FANTASY, DRAGON QUEST, hingga OCTOPATH TRAVELER.

Promo ini sudah berlangsung sekarang dan akan berakhir pada 6 Oktober 2025. Jadi, inilah momen terbaik untuk menambah koleksi game Square Enix kalian di library Steam dengan harga miring.

Game-Game Unggulan di TGS SALE Part.1

Beberapa judul besar yang ikut dalam diskon ini antara lain:

  • OCTOPATH TRAVELER II – Diskon 60%

  • OCTOPATH TRAVELER – Diskon 60%

  • DRAGON QUEST XI S: Echoes of an Elusive Age – Diskon 50%

  • DRAGON QUEST BUILDERS 2 – Diskon 50%

  • DRAGON QUEST MONSTERS: The Dark Prince – Diskon 40%

  • DRAGON QUEST III HD-2D Remake – Diskon 35%

  • FINAL FANTASY VII REBIRTH – Diskon 40%

  • FINAL FANTASY VII REMAKE INTERGRADE – Diskon 40%

  • FINAL FANTASY XVI – Diskon 40%

  • CRISIS CORE – FINAL FANTASY VII – REUNION – Diskon 60%

  • FINAL FANTASY I–VI – Diskon 35%

  • FINAL FANTASY X/X-2 HD Remaster – Diskon 60%

  • FINAL FANTASY XII THE ZODIAC AGE – Diskon 60%

Dengan jajaran game klasik dan modern yang ikonis, penawaran ini jelas jadi kesempatan emas untuk para gamer dan penggemar setia Square Enix.

Warisan Game Legendaris Square Enix

Square Enix dikenal sebagai rumah dari dua waralaba RPG terbesar sepanjang masa, yaitu FINAL FANTASY (lebih dari 204 juta unit terjual di seluruh dunia) dan DRAGON QUEST (lebih dari 95 juta unit terjual). Ditambah lagi, mereka juga pemilik seri legendaris seperti SPACE INVADERS yang masih dikenang hingga kini.

Melalui TGS SALE ini, Square Enix tidak hanya memberikan diskon, tetapi juga mengajak gamer baru maupun lama untuk kembali merasakan pesona dunia fantasi yang telah mereka ciptakan selama puluhan tahun.

Event SQUARE ENIX TGS SALE Part.1 berlangsung hingga 6 Oktober 2025 di Steam. Ingat untuk selalu memeriksa harga akhir di toko digital sebelum checkout agar potongan harga sudah diterapkan.

Bagi kalian yang ingin tahu lebih lanjut soal promo dan katalog game Square Enix lainnya, bisa langsung kunjungi situs resmi Square Enix.

Tencent Merespon Gugatan Sony Soal Light of Motiram

0
Tencent membalas gugatan Sony soal light of motiram

Kasus hukum antara Sony dan Tencent karena game Light of Motiram semakin memanas. Tencent sekarang telah memberikan tanggapan resmi terhadapa gugatan tersebut.

Awalnya, Sony mengajukan gugatan pada bulan Juli lalu dengan alasan Light of Motiram adalah “slavish clone” dari seri Horizon yang dikembangkan oleh Guerilla Games. Alasannya adalah kemiripan pada protagonis yang berambut merah, dunia pasca-apokaliptik, dan musuh berbentuk robot.

Bagaimana raksasa teknologi China ini membalas tuduhan Sony?

Tencent Bantah Tuduhan Plagiarisme dari Sony

Menurut laporan The GamePost, Tencent menegaskan bahwa Sony berusaha “memperoleh monopoli tidak sah atas konvensi genre”.

Sony sebelumnya mengklaim Horizon Zero Dawn sebagai dunia fiksi yang belum pernah ada sebelumnya. Namun Tencent menyebut klaim itu bertolak belakang dengan dokumenter resmi milik Guerrilla Games. Dalam bukti tersebut, Director Jan-Bart Van Beek mengakui premis cerita Horizon sudah pernah digunakan sebelumnya, salah satunya dalam game Enslaved: Odyssey to the West yang rilis pada 2013.

Ditambahkan juga bahwa banyak game lain menggunakan elemen serupa. Beberapa game yang dijadikan contoh adalah The Legend of Zelda: Breath of the Wild, Far Cry: Primal, dan Far Cry: New Dawn. Menurut mereka, Sony tidak bisa menuntut hak eksklusif atas “tropes” yang sudah umum digunakan.

GDC 2024 dan Salah Target

Sony menyoroti pertemuan di ajang GDC Maret 2024, di mana perwakilan Tencent pernah menawarkan lisensi Horizon untuk versi mobile. Sony menolak tawaran tersebut, namun kemudian menjadikannya bagian dari gugatan.

Pernyataan tersebut dibantah hal dengan alasan tidak ada eksekutif ataupun karyawan yang hadir, sehingga tidak bisa dianggap sebagai pelanggaran hak cipta maupun merek dagang.

Hal yang mengagetkan adalah Sony disebut salah menggugat entitas. Gugatan diajukan kepada Tencent America, Proxima Beta U.S., dan Tencent Holdings. Padahal, game Light of Motiram yang dipersoalkan sedang dikembangkan oleh Polaris Quest/Aurora Studios di bawah Tencent Technology (Shanghai) Co. Ltd, serta Proxima Beta PTE Ltd di Singapura yang beroperasi dengan nama dagang “Tencent Games” dan “Level Infinite”.

Ditegaskan juga bahwa Light of Motiram belum dirilis hingga akhir 2027. Karena itu, gugatan Sony dianggap terlalu dini karena didasarkan pada asumsi tentang “seperti apa game itu nantinya”. Mereka menilai langkah Sony justru berpotensi menciptakan preseden hukum yang merugikan kebebasan kreatif di industri game.

Bagaimana menurut kalian? Apakah kasus hukum ini akan terus berlanjut atau malah berakhir dengan damai untuk kedua pihak?