Home Blog Page 806

Seorang Pengisi Suara Ungkap Gim Mortal Kombat Terbaru Sedang Dikembangkan

0

Proyek gim Mortal Kombat terbaru, yang kemungkinan merupakan Mortal Kombat (MK) 11 tengah dikembangkan. Kabar ini berasal dari tweet José Eduardo Garza Escudero, seorang pengisi suara berbahasa Spanyol.

Dikutip dari Game Informer, Escudero pernah direkrut oleh perusahaan rekaman Pink Noise Studio untuk mengisi suara karakter Lao dan Reptile yang diperuntukkan untuk proyek gim Mortal Kombat terbaru.

Setelah dirinya tidak direkrut lagi, aktor tersebutmembocorkan hal ini melalui akun twitternya. Kendati begitu, dalam tweet berbahasa Spanyol tersebut, dia tidak bisa memastikan apakah proyek tersebut merupakan proyek MK XI, MK 10.5 atau apa.

Mortal Kombat X sendiri dirilis pada tahun 2015 dan kemudian dikemas ulang dalam format DLC sebagai Mortal Kombat XL. Dan sampai saaat ini NetherRealm Studios dan Warner Bros Interactive Entertainment mengaku belum tertarik untuk mengembangkan Mortal Kombat 11.

Buat penggemar Mortal Kombat, sepertinya kalian masih harus sabar menunggu kepastiannya ya!

Ngakak! Begini Jadinya Jika Gamer PUBG Ikutan Nyaleg

0

Fenomena game PUBG memang luar biasa. Tidak hanya sukses meracuni gamer, PUBG ternyata juga membuat kagum politisi. Buktinya game battle royale tersebut dipakai sebagai bahan kampanye untuk pemilihan legislatif atau pileg.

Dilansir dari viva.co.id, seorang calon wakil rakyat bernama Benu L Jackson menggunakan PUBG sebagai bahan kampanye. Pada baliho yang digunakan untuk berkampanye, tercantum kalimat “PUBG player adalah caleg idaman. Jangan lupa pilih saya! Pastikan Chicken Dinner!”

PUBG pun dipakai nyaleg

Mengenai wilayah tempat Benu L Jackson maju nyaleg sayangnya belum diketahui. Partai yang mengusung dirinya pun juga masih misteri. Justru hal yang harus dijawab adalah, apakah adalah betul ia seorang gamer PUBG atau hanya sekedar mendopleng popularitas game tersebut.

Hero Baru League of Legends Ternyata Seorang Gay

0

Riot baru saja mengumumkan hero baru League of Legends. Hero ini adalah seorang wanita bernama Neeko dan memiliki kemampuan untuk berubah bentuk. Kemampuan Neeko ini bisa kamu lihat pada trailer di bawah, tapi ada hal lain yang sengaja tak diungkap. Neeko ternyata adalah seorang gay.

Dilansir darI pcgamesn.com, orientasi seksual Neeko ini pertama kali terungkap oleh pemain League of Legends sendiri. Berdasarkan pengamatan mereka, Neeko ternyata lebih akrab ke hero wanita dibandingkan hero pria. Hal ini lalu diklarifikasi oleh Senior Writer Riot, Matt Dunn. Melalui akun Twitternya @thatmattdunn, ia secara gamblang mengatakan jika Neeko sebenarnya menyukai Nidalee. Buat kamu yang belum tahu, Nidalee adalah seorang hero wanita.

Detail dari skill yang dimiliki oleh Neeko sudah bisa kamu lihat di website resminya. Neeko memiliki skill passive Inherent Glamour dimana ia berubah bentuk menjadi hero lawan. Untuk skill active, Neeko memiliki kombinasi skill untuk menyerang, root/stun, dan melarikan diri.

Hanya Karena Dance Emote, Fortnite dan Epic Dituduh Maling

0

Dance emote merupakan salah satu fitur yang cukup digemari di game Fortnite. Melalui emote ini, pemain bisa membuat karakternya berdansa.

Karena populer, Epic selaku developer dari Fortnite akhirnya membuat emote ini menjadi konten berbayar. Pemain harus membayar dengan uang asli jika ingin menggunakannya. Inilah yang akhirnya membuat Epic dituduh sebagai maling.

Aktor bernama Donald Faison menuduh Epic telah mencuri gaya dansa miliknya. “Jika anda ingin melihat dansa saya, anda bisa melihatnya di Fortnite karena mereka telah mencurinya!” Kata Faison dalam acara Vulture Festival baru-baru ini.

Seperti yang kamu lihat pada video di atas, gaya dansa yang dilakukan oleh Donald Faison dengan versi Fortnite sangatlah mirip. Dilansir dari Vulture, ternyata sebelum gaya dansa Faison “dicuri”, Epic terlebih dahulu meminta izin kepada Bill Lawrence. Ia adalah kreator dari serial televis Scrubs, dimana Faison melakukan dansa tersebut. Rupanya Lawrence mengizinkan dan inilah hasilnya.

Tidak hanya Donald Faison saja yang merasa kecurian. Rapper bernama 2 Milly juga kecewa dengan Fortnite. Gaya dansa 2 Milly juga digunakan oleh Epic dalam game Fortnite. Hal yang membuat ia kecewa adalah ternyata Epic menjual gaya dansanya sebagai dance emote seharga 5 dolar.

“Saya tidak percaya jika mereka (Epic) menjual gaya dansa saya di Fortnite. Itu tidak benar,” kata 2 Milly saat diwawancarai oleh CBSnews.

2 Milly sendiri berencana untuk menuntut Epic karena masalah tersebut. Sayangnya ia mengalami kendala. Ternyata tidak Undang-Undang yang melindungi hak cipta atas koreografi seperti dansa. “Saya tidak bermaksud untuk mengejar uang ganti rugi. Saya hanya ingin melindungi hasil karya saya,” katanya.

Jika tidak ada payung hukum, sulit rasanya bagi Donald Faison dan 2 Milly untuk mengejar Epic. Bagaimana menurut kamu?

 

Dua Game Super Robot Wars Diumumkan Untuk Konsol dan Mobile

0

Bandai Namco telah mengumumkan dua game Super Robot Wars dalam acara livestream. Kedua game ini berjudul Super Robot Wars T (Untuk PS4 dan Switch) dan Super Robot Wars DD (Untuk mobile). Keduanya akan dirilis tahun depan.

Jenis mecha yang tersedia di Super Robot Wars T ini adalah:

  • Invincible Robo Tryder G7
  • Aura Battler Dunbine
  • New Story of Aura Battler Dunbine
  • Mobile Suit Zeta Gundam
  • Mobile Suit Gundam ZZ
  • Mobile Suit Gundam: Char’s Counterattack
  • Mobile Suit Gundam: Char’s Counterattack Beltorchika’s Children
  • Mobile Suit Crossbone Gundam
  • Mobile Suit Crossbone Gundam: Skull Heart
  • Mobile Suit Crossbone Gundam: The Steel Seven
  • Mobile Fighter G Gundam
  • Armored Trooper VOTOMS
  • Armored Trooper VOTOMS The Last Red Shoulder
  • Armored Trooper VOTOMS Big Battle
  • The Brave Express Mightgaine
  • The King of Braves GaoGaiGar
  • Cowboy Bebop
  • Gunbuster
  • Martian Successor Nadesico: The Motion Picture – Prince of Darkness
  • Getter Robo Armageddon
  • Mazinger Z: Infinity
  • Arcadia of My Youth: Endless Orbit SSX
  • Magic Knight Rayearth
  • Gun Sword
  • Expelled from Paradise

Bandai Namco telah memastikan jika Super Robot Wars T juga akan dirilis juga di kawasan Asia (Termasuk Indonesia). Nantinya game ini sudah dilengkapi oleh subtitle berbahasa Inggris.

Untuk Super Robot Wars DD yang akan dirilis di mobile (Android dan iOS), Bandai Namco hanya akan merilisnya di Jepang saja. Berikut adalah daftar mecha yang bisa digunakan adalah:

  • Devilman (original manga)
  • Steel Jeeg
  • Getter Robo Armageddon
  • Mazinkaiser
  • Choudenji Robo Combattler V
  • Choudenji Machine Voltes V
  • Aura Battler Dunbine
  • Armored Trooper Votoms
  • Blue Comet SPT Layzner
  • The King of Braves GaoGaiGar
  • Code Geass
  • Zegapain
  • Zegapain ADP
  • Valvrave the Liberator
  • Mobile Suit Zeta Gundam
  • Mobile Suit Gundam: Char’s Counterattaack
  • Mobile Suit Gundam SEED
  • Mobile Suit Gundam 00
  • Mobile Suit Gundam Unicorn
  • Mobile Suit Gundam: Iron-Blooded Orphans
  • Full Metal Panic!
  • Evangelion: 1.0 You Are (Not) Alone
  • Evangelion: 2.0 You Can (Not) Advance

Thanks Gematsu

 

 

Sistem Pay For Everything Artifact Diprotes, Valve Merespon

0

Game kartu milik Valve, Artifact sedang mengalami masalah. Game ini sukses menuai protes dari gamer. Penyebabnya adalah sistem pay for everything yang digunakan oleh game tersebut.

Jika kamu belum tahu, Artifact bukanlah game F2P melainkan B2P. Namun tidak hanya membeli gamenya saja, untuk memperoleh kartu pun pemain harus mengeluarkan uang. User bernama Ac3Zer0 membeberkan skema dari Artifact yang menurutnya berusaha memeras uang dari pemainnya di Reddit.

“Untuk memainkan game ini kamu harus membelinya terlebih dahulu seharga 20 dolar. Lalu kamu harus mengeluarkan uang lagi untuk memiliki kartu baru. Untuk satu pack kartu kamu harus membayar 2 dolar, jika membeli di market kamu harus mengeluarkan uang lebih, atau bermain di mode expert. Setiap kali kamu memainkan mode expert, kamu harus menggunakan ticket yang tidak bisa diperoleh secara gratis juga. Jika ticket ini habis kamu harus membelinya dengan harga 4.95 dolar (Satu pack berisi 5 ticket),” tulis Ac3Zer0.

Untungnya Valve sudah menanggapi protes tersebut. Dalam halaman resminya, Valve berjanji untuk mengubah beberapa sistem dalam Artifact agar lebih sesuai dengan keinginan pemain.

Pertama, untuk draft Valve akan mengimplementasi Call To Arms Phantom Draft dimana pemain bisa mengajak temannya. Kedua, Valve akan menyediakan mode practice yaitu Casual Phantom Draft gauntlet. Ketiga, fitur recycle untuk kartu akan diimplementasi. Dua perbaikan pertama akan tersedia dalam update berikutnya, sedangkan update ketiga menyusul.

Saat ini Artifact masih dalam tahap beta sebelum game tersebut dirilis sepenuhnya pada tanggal 28 November mendatang.

Koei Tecmo Umumkan Tiga Karakter Baru Untuk Game Dead or Alive 6

0

Penerbit game Koei Tecmo mengumumkan tiga karakter baru dalam Dead or Alive 6, yaitu NiCo, Kokoro dan La Mariposa.

NiCO, yang dikenal sebagaiang memiliki julukan The “Lightning Technomancer” adalah seorang praktisi Pencak Silat, seni bela diri bersejarah di Asia Tenggara.

Karakter lainnya adalah Kokoro yang merupakan saudara tiri Helena. Sebagai seorang master Ba Ji Quan, karakter ini menggunakan kombinasi sikut dan telapak tangan yang bertujuan menghancurkan keseimbangan lawannya. Anggun namun kuat, gaya bertarung Kokoro menggabungkan unsur-unsur keras dan lembut.

Karakter ketiga, La Mariposa adalah seorang luchadora yang unggul dalam serangan udara dan dijuluki “The Immortal Butterfly”. Memiliki karakter yang kuat dan menggunakan topeng pegulat profesional untuk menutupi identitas wajahnya.

Dead or Alive 6 akan dirilis untuk PlayStation 4, Xbox One, and PC pada tanggal 15 Februari 2019. Sedangkan untuk versi Arcade baru direncanakan hanya akan rilis di Jepang.

Selain karakter baru untuk Dead or Alive 6, Koei Tecmo juga mengumumkan game Dead or Alive Extreme 3: Scarlet. Game ini merupakan versi pembaruan dari Dead or Alive Extreme 3. Game ini akan dirilis di PS4 dan untuk pertama kalinya di Nintendo Switch.

Untuk pertama kalinya Dead or Alive Xtreme menyeberang ke Switch

Baik versi PS4 dan Switch akan memiliki perbedaan. Untuk versi PS4, game ini bisa dimainkan dengan PlayStation VR. Sedangkan untuk Switch, Koei Tecmo telah mengimplementasi 4D soft engine yang bisa membuat para wanita di game ini menjadi lebih “bergoyang”.

Dead or Alive Extreme 3: Scarlet memilki 12 karakter, yaitu Kasumi, Momiji, Hitomi, Helena, Marie Rose, Honoka, Nyotengu, Kokoro, dan Ayane. Dua karakter lagi adalah Misaki dari game Dead or Alive Xtreme: Venus Vacation dan satu karakter rahasia.

Game ini akan dirilis pada tanggal 20 Maret 2019 di Jepang. Apakah game ini juga akan dirilis di barat belum diketahui.

Niat Banget, Kakek Ini Punya 15 Ponsel Untuk Main Pokemon GO

0

Penggemar Pokemon GO memang berasal dari segala lapisan usia. Gameplay yang santai dan menarik membuat game besutan Niantic Labs ini diminati tak hanya oleh remaja, yang berusia paruh baya pun kepincut. Salah satunya adalah Mr.Chen, kakek berusia 70 tahun asal Taiwan.

Tidak tanggung-tanggung, Mr.Chen memiliki 15 ponsel yang semuanya dia gunakan untuk menangkap Pokemon. Bersama dengan dengan kabel dan power bank, ponsel-ponsel tersebut dirangkai dan dipasang sedemikian rupa di sepeda yang dia kendarai sehari-hari.

Dalam wawancara dengan Reuters Television, Mr.Chen mengatakan bahwa ketika cucunya memperkenalkannya pada Pokemon Go pada tahun 2016, dirinya hanya bermain dengan satu ponsel saja. Namun, dia terus bermain dan bermain dan pada saat itu satu ponsel ternyata dirasa tidak cukup sehingga menambahkannya menjadi tiga, lalu enam, lalu sembilan, dan sampai sekarang mencapai lima belas.

Untuk mendapatkan semua peralatan ini, Mr.Chen harus merogoh kocek sebesar USD 4.800 atau sekitar RP 69.000.000. Terkadang dia juga menghabiskan seluruh malam untuk berburu Pokemon. Hal ini memungkinkan dia untuk mencapai level yang lebih tinggi dan lebih cepat, serta bisa menangkap berbagai jenis Pokemon langka.

Namun, sampai saat ini Mr Chen belum mau mengungkapkan poke-strategies-nya. Apakah dia bermain untuk tim Valor, Instinct atau Mystic. Kendati begitu, di usianya yang sekarang, kesungguhannya bermain Pokemon GO sangat patut diapresiasi dan sangat mengesankan. Bahkan mengalahkan kita-kita yang muda ini.

Di Game Mobile ini Kamu Bisa Menikah, Hamil, dan Punya Anak

0

Secara sekilas, Project BB tidak ada bedanya dengan game mobile MMORPG lain. Pemain terlebih dahulu membuat karakter, memilih job class, lalu bertualang sambil menghancurkan monster bersama party atau solo. Hal yang membuat Project BB berbeda adalah game ini memiliki fitur pernikahan yang “tidak biasa”. Mulai dari melamar, menikah, hamil, dan melahirkan anak.

Seperti yang kamu lihat pada trailer di atas, sang anak akan memiliki ciri genetik yang diwariskan dari ayah dan ibunya. Kabarnya game ini juga memiliki fitur dimana pemain bisa mengatur kode genetik anak. Sayangnya belum ada kejelasan lebih lanjut mengenai fitur tersebut dari developer.

Project BB digarap oleh KRAFTON yang berada di bawah naungan Bluehole. Nama Bluehole sendiri bisa dibilang cukup terkenal karena mengerjakan game besar seperti TERA dan PUBG. Game ini sendiri baru diungkap pada event G-STAR 2018.

Dragon Hound, Ketika Monster Hunter Digabung dengan World of Tanks

0

Genre hunting ala Monster Hunter belakangan sedang naik daun. Sudah banyak game yang menggunakan genre tersebut tapi dengan konsep yang berbeda. Inilah yang dilakukan oleh Nexon dengan game barunya Dragon Hound. Game ini memadukan genre tersebut dengan gaya pertempuran ala World of Tanks.

Dilaporkan oleh MMOculture, Dragon Hound diungkap pada event G-STAR 2018. Nexon membawa dua video sekaligus untuk memperkenalkan game tersebut, dari trailer cinematic dan gameplay.

Dragon Hound dikerjakan oleh developer game Mabinogi, devCat. Game ini dibuat dengan menggunakan Unreal Engine 4 dan rencananya akan dirilis di PC. Pihak developer mengklaim jika game ini merupakan kombinasi antara Monster Hunter dengan World of Tanks.

Seperti yang sudah kamu lihat pada video gameplay, saat bertarung dengan monster pemain akan menggunakan kuda sebagai mount. Kuda ini dilengkapi oleh senjata meriam yang bisa digunakan pemain untuk menyerang monster. Selain senjata jarak jauh, game ini juga memiliki senjata jarak dekat.

Untuk monster, developer mengatakan jika setidaknya ada 30 jenis monster yang sudah disiapkan. Setiap monster memiliki breakable parts. Jika bagian tersebut dihancurkan maka akan berdampak pada pergerakan monster. Bagian yang hancur juga akan meninggalkan luka.

Dragon Hound didesain sebagai game multiplayer. Sebelum menjalani quest, pemain harus lebih dulu bergabung dengan party. Ukuran party tergantung dengan monster yang dilawan.

Kapan pastinya Dragon Hound dirilis belum diketahui, tapi setidaknya game ini dirilis di PC, bukan mobile. Setuju?