Home Blog Page 798

Review : Azure Reflections (PS4) : Game Shooter Yang Tidak Sederhana

0

Tahun ini banyak judul game besar yang dirilis dan pasti ada beberapa judul game indie yang luput dari radar gamer. Nah, kebetulan belum lama ini ada satu judul game indie bergenre shooter yang nampaknya cukup keren masuk ke meja redaksi Playcubic. Game ini adalah Azure Reflections versi PlayStation 4 besutan Unties (penerbit game) dan Souvenir Circ. (pengembang game). Bagaimana serunya Azure Reflections? Yuk kita bedah empat elemen penting dalam game ini mulai dari storyline-nya.

Game dengan judul lengkap Touhou Azure Reflections ini sejatinya mengusung tema side-scrolling bullet hell yang diadaptasi dari salah satu seri game bergenre shooter populer di Jepang, Touhou Project. Game yang dirilis ke PS4 pada tanggal 15 Mei 2018 lalu ke sejumlah wilayah di luar Jepang ini adalah versi “yang sudah ditingkatkan” dari versi aslinya yang dirilis ke PC pada tahun 2012 silam.  Dalam game ini diceritakan bahwa Reimu, Marissa dan Cirno harus berpetualang menyelamatkan dunia dari rencana jahat yang sudah disiapkan oleh Mistress Remilia. Lalu bagaimana serunya cerita tiap karakter dalam game ini menembaki musuh-musuh dengan berbagai macam ukuran tubuh? Silahkan kalian coba sendiri 😀

Masuk ke sisi gameplay, Playcubic agak canggung saat mencoba memainkan game ini dalam mode layar horizontal. Musuh datang dari sisi kiri dan kanan, bahkan kadang lewat atas serta bawah. Posisi kita sebagai pemain sepertinya harus berada di tengah layar agar bisa lebih mudah memprediksi dari mana musuh datang dan bagaimana cara menghindar dari serangan peluru yang bertubi-tubi. Menurut Playcubic, jika saja game ini hadir dengan mode layar vertikal, mungkin jalannya permainan tidak terlalu ribet. Perlu dicatat, untuk menghabisi musuh atau bos musuh, kalian perlu menekan tombol segitiga agar Danmaku Rush efektif saat musuh masuk dalam keadaan Break Chance.

Klik untuk memperbesar gambar

Selama bermain jangan lupa untuk mengumpulkan tiga jenis item yaitu item yang berwana merah (untuk meningkatkan power), biru (untuk menambah point) dan item berwarna hijau yang merupakan spirit energy sekaligus mata uang dalam game guna membeli sejumlah aksesoris lucu untuk memodifikasi karakter kita. Sebelum memilih karakter game kita bisa memilih ingin memainkan game ini dalam tingkat kesulitan apa (mudah, sedang atau sulit), lalu jangan lupa untuk memilih tipe arah tembakan dari karakter yang sudah kita pilih. Hal yang cukup menyusahkan dalam game ini adalah sistem save game-nya. Misalnya kita sudah masuk ke level 3 dan ingin kembali ke menu awal (padahal sudah memilih auto save on dan karakter kita masih memiliki banyak nyawa), saat ingin kembali bermain maka kita harus memulai permainan dari stage awal lagi. Hal ini cukup membingungkan karena pada umumnya game jaman sekarang sudah memiliki save point di tiap stage agar gamer bisa bermain di area atau stage terakhir gamer menyimpan progress permainan dan tidak perlu memulai game dari awal lagi. Yang tersimpan dari mode auto save on ini hanyalah mata uang dalam game dan sejumlah progress dalam game lainnya yang tidak berhubungan dengan save point di stage.

Nah masuk ke pembahasan sound game. Game ini memiliki suara khas game shooter yang cukup kental. Ditambah suara karakter game yang imut dan pastinya akan sering kalian dengar disepanjang permainan (karakter game dan bos musuh senang ngobrol sebelum dan setelah bertarung, hehehe). Untuk bagian sound game, Playcubic rasa tidak ada yang perlu dikritik karena sudah oke.

Klik untuk memperbesar gambar

Terakhir adalah grafis. Grafis game ini memadukan unsur 2D dan juga 3D. Peluru-peluru dan juga efek yang wara-wiri disepanjang permainan sangat nikmat untuk dilihat. Mata kalian akan terpuaskan dengan pendaran cahaya penuh warna yang sangat kaya. Tapi hati-hati, saat sedang asik-asiknya menikmati berbagai efek dalam game jangan lupa untuk menghindari peluru-peluru yang sangat jumlahnya sangat banyak.

Kesimpulan :

Bagi penggemar game bergenre shooter terlebih dari bagi fans Touhou Project nampaknya jangan sampai kalian melewatkan kehadiran game ini. Pemilik konsol PS4 wilayah di luar Jepang tidak ada ruginya untuk mencoba game ini karena sampai saat ini inilah seri game Touhou Project yang baru masuk ke wilayah Barat. Oiya, Mulai tanggal 30 Agustus 2018 sampai 12 September 2018, game versi Nintendo Switch dan PlayStation 4 akan dijual dengan diskon sebesar 30 persen, ini nampaknya waktu yang tepat bagi kalian yang ingin membeli Azure Reflections. Grafis dan sound dalam game sangat asik untuk dinikmati mata dan telinga, apalagi ditambah karakter game yang cakep. Sangat disayangkan fitur auto save “on” dalam game ini masih membingungkan.

Klik untuk memperbesar gambar

========================================================

Pros:

  • Untuk saat ini satu-satunya seri Touhou Project yang masuk ke konsol wilayah Barat
  • Gameplaynya sangat seru dan tidak membosankan
  • Tampilan visual sangat menarik
  • Sound dalam game sempurna untuk game bergenre shooter

Con:

  • Sistem auto save on masih membingungkan.

=======================================================

* Azure Reflections yang Playcubic review adalah versi konsol PS4.

Bocoran Shadow of the Tomb Raider Ungkap Lara Croft Versi Bocah

0

Telah beredar bocoran dari game Shadow of the Tomb Raider. Bocoran ini mengungkap jika tidak hanya Lara Croft versi dewasa saja yang bisa dimainkan dalam game Ini, tapi juga versi bocahnya. Informasi ini diungkap oleh netizen bernama RAMPAGA (@RampagaRu) di Twitter.

Selain Lara Croft versi bocah, kamu juga bisa melihat rumah megah yang menjadi tempat tinggal Lara. Ternyata saat masih kecil pun Lara sudah memiliki jiwa petualang. Tidak heran jika saat besarnya Lara menjadi seorang pemburu harta karun yang tangguh.

Game Shadow of the Tomb Raider akan dirilis pada tanggal 14 September di PS4, Xbox One, dan PC. Fans Tomb Raider wajib tidak boleh ketinggalan nih.

Ingin Jajal Demo Game Anthem? Pre-Order Dulu

0

Game Anthem tidak bisa dipungkiri merupakan salah satu game yang bakal membuat heboh tahun 2019. EA selaku publisher tahu itu. Oleh karena itu, EA mengizinkan gamer untuk menjajal versi demonya. Tapi, dengan syarat gamer harus melakukan pre-order atau mendaftarkan diri sebagai member EA Acess.

Jika senua syarat itu diikuti, gamer bisa memainkan versi demo Anthem pada tanggal 1 Februari tahun depan. Game Anthem sendiri rencananya baru dirilis pada tanggal 22 Februari 2019.

Belum selesai sampai disitu, EA masih memiliki kejutan di game Anthem. Bioware sang developer mengklaim jika DLC untuk game ini akan digratiskan, tapi ada batasannya. DLC gratis ini hanya ditujukan pada DLC yang berhubungan dengan cerita saja. Executive producer Anthem, Mark Darrah mengatakan jika mereka ingin semua pemain Anthem bisa mengikuti cerita yang sama tanpa batasan.

Jika DLC yang berhubungan dengan cerita gratis, lalu DLC mana yang berbayar? Menurut Darrah pemain bisa membayar untuk mendapatkan item kosmetik. Tapi item-item ini juga bisa diperoleh gratis dengan grinding. Semuanya tergantung pada keinginan sang pemain.

Thanks VG247

Alasan Lucu Sony Blokir Fitur Cross-Platform Fortnite

0

Belum selesai masalah cross-platform Fortnite, Sony kembali membuat pernyataan kontroversial. Dalam acara IFA Technology Show di Berlin, CEO Sony yaitu Kenichiro Yoshida mengatakan jika PlayStation adalah konsol terbaik untuk bermain game Fortnite. Jadi maksud bos Sony ini konsol lainnya tidak layak begitu?

Dilansir dari Independent, Yoshida mengklaim jika gamer merasa nyaman dan puas saat memainkan game di konsol PS4. Salah satu dari game yang dimaksud oleh Yoshida ini adalah Fortnite. “Ketika kami memutuskan untuk membuat fitur cross-platform, yang ada dalam pikiran kami adalah konsol PlayStation adalah yang terbaik bagi gamer. Jadi menurut kami untuk bermain Fortnite di konsol, jelas PS4 adalah pilihan yang terbaik” katanya.

Meski begitu, Yoshida mengatakan jika ada game yang memang didesain untuk menggunakan fitur cross-platform. Namun khusus untuk Fortnite, Sony tidak mau berkompromi. Mereka tidak ingin kenyamanan gamer yang bermain Fortnite di PS4 terusik oleh gamer dari konsol lain.

Dari jawaban Yoshida, harapan gamer PS4 untuk bermain Fortnite secara cross-platform sepertinya bakal sia-sia. Masalah mengenai cross-platform Fortnite ini mencuat setelah gamer menemukan jika mereka tidak bisa menggunakan akun PS4nya di konsol lain.

Bukan hanya Fortnite, Bethesda pun pernah ikut menyerang Sony. Bethesda menuding Sony sebagai biang kerok yang membuat Fallout 76 tidak bisa cross-play.

Oh Sony, kenapa kamu keras kepala sekali?

Tidak Lama Lagi SNK Akan Umumkan Kehadiran Game Baru

0

SNK dikabarkan baru saja meluncurkan situs teaser berjudul “New SNK Game Announcement” dengan tambahan kata-kata “A New Dawn Rises” serta perhitungan waktu mundur yang jatuh pada tanggal 10 September 2018 pukul 19:00 JST.

Sebelum ini, SNK terakhir mengumumkan kehadiran The King of Fighters XIV di event pre-Tokyo Game Show 2015 Sony. Kira-kira apa yang fans harapkan dari pengumuman SNK nanti? Sebuah game yang benar-benar baru atau sekuel dari game yang sudah ada saat ini.

Semuanya hanya SNK yang tahu, semoga saja game yang dimaksud adalah game yang benar-benar bisa menyenangkan hati fans game besutan SNK. Kita tunggu saja.

Rayman Hadir ke Game Brawlhalla Awal November Tahun Ini

0

Ubisoft dan Blue Mammoth Games baru saja mengumumkan bahwa game platform fighting besutannya yang berjudul Brawlhalla akan menghadirkan Rayman sebagai karakter yang bisa dimainkan oleh gamer pada tanggal 6 November 2018 mendatang.

Mungkin ini bukan kabar yang terlalu baik bagi fans Rayman yang sudah cukup lama menanti kehadiran seri game baru sejak Rayman Legends dirilis tahun 2013 lalu, namun cukuplah kerinduan ini sedikit terobati dibandingkan tidak ada Rayman sama sekali tahun ini. FYI, Brawlhalla saat ini hanya tersedia di platform PS4 dan PC.

Karakter Rayman dalam Brawlhalla nantinya akan dirilis bersamaan dengan peluncuran game versi Xbox One dan juga Nintendo Switch.

Review: Monster Hunter: World (PC): Puas Tapi Ada Yang Kurang

0

Setelah menunggu setengah tahun, akhirnya game Monster Hunter: World dirilis di PC yeah! Saatnya berburu Rathalos dan Nergigante bersama pemain lain di “mode multiplayer” Itupun jika pemainnya bisa tersambung atau lebih buruk lagi, terputus di tengah permainan.

Masalah koneksi adalah masalah utama dari game Monster Hunter: World versi PC. Setiap kali pemain mencoba untuk bermain mode multiplayer online, besar kemungkinan muncul tulisan “Error 50382-MW1”. Tulisan tersebut artinya adalah koneksi pemain dengan server terputus. Hal yang paling mengesalkan adalah ketika masalah koneksi tersebut muncul di tengah permainan. Selamat! Pemain harus melawan monster sendiri.

Masalah ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Mungkin Capcom membuat Monster Hunter: World bisa dimainkan secara single player, tapi core game ini adalah multiplayer. Tidak ada yang lebih menyenangkan dari memburu Diablos bersama dengan tiga pemain lainnya. Apalagi jika ketiga pemain itu adalah teman sendiri.

Imbas dari masalah ini adalah review di Steam. Meski laris manis bak kacang goreng, game ini mendapat mixed review. Jelas jika para fans kecewa dengan performa Monster Hunter: World versi PC.

Untungnya masalah koneksi ini telah dicoba untuk diperbaiki. Capcom telah meluncurkan patch khusus untuk memperbaiki masalahnya. Hasilnya? Tulisan “Error 50382-MW1” tidak lagi muncul seperti spam, tapi bukan berarti masalanya sudah selesai. Masih ada pemain (Termasuk penulis) yang kadang terputus saat bermain mode multiplayer online. Untungnya frekuensi terputusnya koneksi ini jarang dialami saat kondisi server sepi. Jadi, untuk sementara hindari bermain multiplayer saat jam-jam ramai.

Terlepas dari masalah koneksi, bagaimana performa Monster Hunter: World secara keseluruhan? Menurut penulis game ini sangat luar biasa! Sebagai fans berat game Monster Hunter yang tidak memiliki handheld dan konsol, adanya versi PC ini ibarat oase di tengah padang pasir panas yang benar-benar memuaskan dahaga.

Game Monster Hunter: World akan membawa hunter ke Dunia Baru atau New World untuk mengungkap fenomena yang dinamakan Elder Crossing. Dunia baru ini dipenuhi oleh monster-monster yang berbeda dengan Old World. Tapi jangan khawatir, beberapa monster lama yang mungkin sudah kamu kenal juga akan muncul dalam game ini.

Monster Hunter: World punya beragam fitur baru. Beberapa akan diperkenalkan dalam tutorial, sisanya harus dicari sendiri. Setiap lokasi di game ini berukuran besar dan semuanya bisa diakses tanpa loading. Kondisi lingkungannya pun lebih hidup dimana pemain bisa berinteraksi. Lacak lokasi monster buruan dengan Scoutflies, pancing monster ke bawah pohon rambat, maka monster itu akan terjerat, atau pertemukan dengan monster lainnya agar keduanya berkelahi.

Sekarang hunter dan Palico (Kucing sidekick) juga bisa menggunakan gadget. Gadget yang digunakan oleh hunter dan Palico berbeda dan masing-masing memiliki fungsi sendiri. Misalnya Ghilie Mantle untuk hunter yang bisa digunakan untuk bersembunyi, sedang contoh gadget untuk Palico adalah Vigorwasp Spray yang berfungsi seperti health potion.

Monster Hunter: World juga bisa dibilang ramah terhadap pemain baru. Ada beragam fitur yang memang dipersiapkan untuk memudahkan permainan. Misalnya untuk meng-upgrade armor cukup dengan armorsphere. Crafting tidak lagi membutuhkan buku untuk meningkatkan presentase sukses. Pemain juga bisa mengganti senjata dan armor saat sedang dalam quest.

Berbicara mengenai senjata, Monster Hunter: World memiliki 14 jenis senjata. Mulai dari Great Sword sampai Switch Axe ada di game ini. Armor pun bervariasi dengan desain yang menarik. Misalnya armor dari monster Nergigante yang menurut penulis adalah armor paling bad ass. Armor juga memiliki skill yang berdampak pada hunter penggunanya.

Lalu bagaimana dengan perbedaan tampilan visual dari versi PC dengan PS4? Sebenarnya tidak banyak perbedaannya bahkan mirip. Hal yang membuat berbeda hanyalah framerate. Kamu bisa melihat video perbandingannya di bawah:

Satu hal yang harus penulis peringatkan adalah game ini menitikberatkan pada grinding. Untuk membuat senjata dan armor baru, pemain harus memiliki item-item tertentu. Item ini bisa diperoleh dari gathering atau hunting. Pada awal game, sistem grinding ini mungkin belum terasa. Tapi begitu sampai di pertengahan baru akan terasa. Apalagi pada tahap itu senjata dan armor berperan besar dalam menentukan sukses tidaknya hunting.

Kesimpulannya adalah Monster Hunter: World versi PC wajib dicoba oleh gamer PC. Game ini merupakan jawaban dari Capcom yang akhirnya menyadari jika fans Monster Hunter tidak hanya di konsol dan handheld saja. Sayangnya, game ini tidak didukung oleh server yang bagus untuk mode multiplayer. Meski game ini bisa dimainkan secara single player, core dari game ini yaitu hunting bersama pemain lain tetap tidak bisa dirubah.

Pros:

  • Satu-satunya game Monster Hunter di yang menggunakan bahasa Inggris.
  • Tampilan visual yang membuat kagum, terutama bentuk para monsternya
  • Gameplay menantang
  • Newbie friendly dibandingkan game Monster Hunter yang lain

Cons:

  • Tidak stabilnya koneksi membuat mode multiplayer jadi kacau balau

*Monster Hunter: World yang direview adalah versi PC

Game Paling Ditunggu Bulan September 2018

0

Bulan September 2018 akan menjadi awal dari datangnya gelombang game-game bagus. Gelombang ini baru akan mereda di bulan Oktober, itupun jika kamu bisa “bertahan hidup” di bulan ini.

Game di bulan September akan didominasi oleh petualangan, super hero, dan tidak lupa sepak bola. Mulai dari Shadow of the Tomb Raider, Marvel’s Spider-Man, dan FIFA 19 dirilis pada bulan ini. Tidak hanya tiga game itu saja, masih ada game-game lainnya yang juga pantas untuk diperhatikan.

Ada dua game RPG besar yang akan turun di bulan September 2018, yaitu Dragon Age 11: Echoes of an Elusive Age dan Valkyria Chronicles 4. Keduanya merupakan game flagship milik Square Enix dan Sega.

Selain game RPG, Square Enix juga akan meluncurkan sekuel dari game Life is Strange pada bulan ini. Destiny 2, game shooter milik Activision juga akan kedatangan DLC baru yang berjudul Forsaken. Gamers dijamin bakal sibuk dari awal sampai akhir bulan September 2018.

Berikut adalah jadwal rilis game di bulan September 2018:

  • DLC Destiny 2: Forsaken (PS4, Xbox One, PC) – 4 September
  • Dragon Quest 11: Echoes of an Elusive Age (PS4, PC) – 4 September
  • Zone of the Enders: The 2nd Runner Mars (PS4, PSVR, PC) – 6 September
  • Marvel’s Spider-Man (PS4) – 7 September
  • NBA Live 19 (PS4, Xbox One) – 7 September
  • SNK Heroines: Tag Team Frenzy (PS4, Switch) – 7 September
  • NBA 2K19 (PC, PS4, Xbox One, Switch) – 11 September
  • DLC State of Decay 2 Daybreak Pack (Xbox One, PC) – 12 September
  • Senran Kagura Reflexions (Switch) – 13 September
  • Black Clover Quartet Knight (PS4, PC) – 14 September
  • Shadow of the Tomb Raider (PS4, Xbox One, PC) – 14 September
  • Xenoblade Chronicles 2: Torna – The Golden Country (Switch) – 21 September
  • Valkryia Chronicles 4 (PS4, Xbox One, Switch, PC) – 25 September
  • Life is Strange 2 (PS4, Xbox One, PC) – 27 September
  • Dragon Ball FighterZ (Switch) – 28 September
  • FIFA 19 (PC, PS4, Xbox One, Switch) – 29 September

Itulah daftar game yang wajib kamu perhatikan di bulan September 2018. Ingat, jangan terlalu boros uang untuk beli game di bulan ini. Simpan untuk bulan depan yang dijamin bakal lebih “wah”.

5 Tips Jitu Agar Pasangan Kamu Juga Bisa Mencintai Video Game

0

Buat para gamer khususnya gamer cowok, pasti pernah bermimpi punya pasangan yang gamer juga. Keuntungannya memiliki pacar gamer adalah ia bisa mendukung kegiatan game kamu, malah bahkan bisa ikut bermain bersama. Namun pada realitanya, jarang dijumpai cewek yang gemar bermain video game.

Tapi bukan berarti pasangan kamu tidak bisa diajak bermain game bersama. Ternyata ada beberapa cara agar kamu bisa mengajarkan pasangan kamu untuk ikut mencintai video game. Bayangkan kamu bisa main berdua dan hubungan antara kamu dan dia tetap harmonis.

Langkah Pertama: Mulai Dengan Bertanya “Apa Kamu Pernah Main Game?”

Hobi dan selera setiap orang pasti berbeda-beda. Sebelum mulai memperkenalkannya dengan game tertentu, ada baiknya kamu bertanya lebih dulu apa dia sudah pernah bermain game sebelumnya. Jika sudah tanya pendapatnya tentang game itu. Hal apa yang membuatnya tertarik.

Mengungkap latar belakang ini perlu agar kamu bisa menentukan game apa yang cocok untuk dimainkan oleh kalian berdua nantinya.

Langkah Kedua: Pilih Game Yang Ia Senangi Sebagai Langkah Awal

Setelah mengetahui game apa yang pernah ia mainkan atau diminati, kamu bisa mulai mengajaknya untuk memainkan game itu bersama. Biasanya cewek lebih suka dengan game casual daripada game action. Kenapa? Karena game casual lebih santai dan punya banyak karakter lucu, sehingga lebih mudah bagi mereka untuk menyukainya.

Langkah pengenalan ini penting karena akan menjadi penentu apakah ia nantinya juga akan suka bermain game atau tidak. Jadi, ada baiknya kamu memulainya dari game yang gampang.

Langka Ketiga: Ajari Cara Bermain Gamenya Secara Perlahan

Sebagai seorang gamer, sudah menjadi tugasmu untuk membimbing pasanganmu saat bermain game. Ajari dia secara perlahan mengenai fitur-fitur gamenya dan jangan terburu-buru. Tujuannya adalah supaya dia mengerti dan akhirnya bisa merasa suka dengan gamenya. Jika kamu mengajarinya cepat-cepat, justru yang ada pasangan kamu bakal merasa tertekan dan kesal.

Ingat, tujuanmu adalah agar pasanganmu bisa ikut menyukai video game, bukannya melatih seorang partner.

Langkah Keempat: Buat Suasana Bermain Jadi Menyenangkan Dan Romantis

Tidak cuma di dunia nyata saja, kamu juga bisa membuat momen spesial bersama pasangan di dalam dunia game. Misalnya, kamu bersama pasangan bisa ikut dalam event yang diselenggarakan dalam game. Akan lebih asyik lagi jika event tersebut memang ditujukan untuk pasangan.

Cara lainnya untuk menunjukkan sisi romantis dalam game dengan melakukan wedding atau couple. Cara ini sudah biasa dilakukan terutama dalam game online yang memang memiliki fiturnya.

Langkah Kelima: Jangan Ragu Untuk Memberikan Item Dalam Game

Sama seperti di dunia nyata, cewek senang jika dibelikan hadiah oleh pacarnya. Hal yang sama juga berlaku dalam dunia game. Jadi kamu juga harus siap untuk mengeluarkan uang demi memanjakan dia. Misalnya jika pasanganmu suka binatang peliharaan, belikan dia pet kelinci yang lucu. Jika pasanganmu suka dengan fashion, coba berikan dia baju dan aksesoris lainnya.

Ketika pasanganmu menerima hadiah kesukaannya, tentunya dia juga akan merasa bersemangat untuk bermain game bersama kamu.

Itulah 5 tips agar pasanganmu bisa belajar untuk juga mencintai video game. Tidak ada yang bisa mengalahkan sensasi asyiknya bermain game bersama pasangan. Selain itu karena sudah mengerti, pasanganmu juga akan lebih pengertian asal kamu jangan kelewatan.

Tapi jangan lupa, hal yang paling penting sebelum menjalankan tips ini adalah punya pasangan dulu alias tidak jomblo.

Diapit Dua Game Besar, Jadwal Rilis Battlefield V Diundur Sebulan

0

EA dan DICE telah mengumumkan penundaan dari jadwal rilis game Battlefield V. Pada rencana awalnya, game ini dijadwalkan rilis pada tanggal 19 Oktober 2018. Namun tanggal tersebut akhirnya diganti menjadi tanggal 20 November 2018.

Dalam keterangan resminya, DICE berdalih jika perubahan jadwal rilis ini dikarenakan adanya penyempurnaan dalam game core. Namun, jika dilihat dari jadwal tanggal rilis game di bulan Oktober, ternyata ada alasan lain. Battlefield V ternyata diluncurkan tepat di tengah-tengah dua raksasa, yaitu Call of Duty: Black Ops 4 dan Red Dead Redemption 2. Kondisi ini tentunya tidak menguntungkan bagi EA. Masih ingat dengan blunder Titanfall 2? EA pastinya tidak mau mengulangi kesalahan yang sama.

Meski jadwal rilisnya diundur, tahap open beta Battlefield V akan tetap dimulai pada tanggal 6 September mendatang. Ada dua map yang tersedia dalam open beta ini, yaitu Rotterdam untuk mode Conquest dan Artic Fjord untuk mode Conquest serta Grand Operations. Sayang, open beta ini hanya tersedia bagi mereka yang telah pre-order Battlefield V.