Home Blog Page 795

Indonesian Esports Games Telah Memulai Babak Open Qualifier

0

Indonesian Esport Games 2018 yang diumumkan beberapa saat lalu, kini sudah mulai menjalankan babak kualifikasi untuk 2 judul game dari 6 judul game yang dipertandingkan, yaitu kualifikasi Point Blank serta kualifikasi Dota 2. Kualifikasi game Point Blank yang dilakukan pada tanggal 7-10 November untuk Open Qualifier 1 dan 11-14 November untuk Open Qualifier 2, kualifikasi ini menghasilkan 4 tim dari masing-masing babak Open Qualifier. Tim yang lolos pada Open Qualifier 1 adalah NXL> dan BOOM.ID VNG. Lalu pada babak Open Qualifier 2, 2 tim teratas yang lolos adalah The Prime serta Professional Esport. Keempat tim yang sudah lolos dari babak Open Qualifier tersebut akan melaju ke babak playoff yang menggunakan sistem double elimination, disamping itu tim-tim yang mendapat direct invite sudah menanti mereka untuk berkompetisi dibabak playoff. Total tim yang mendapatkan direct invite untuk Point Blank adalah sebanyak 4 tim, tim-tim tersebut adalah tim yang cukup ternama di kancah eSports Point Blank Indonesia, mereka adalah Capcorn ID320, XCNVVVENSKY WG, PG.BarracX dan yang terakhir adalah RRQ.Endeavour. Total ada 8 tim yang bersaing pada babak playoff pada tanggal20-22 Desember 2018 dan akan memperebutkan posisi teratas untuk melaju ke babak final pada bulan Januari 2019.

Persaingan yang panas juga terjadi pada kualifikasi Dota 2, dengan total 128 tim yang berkompetisi di dua babak Open Qualifier. Open Qualifier 1 Dota 2 dilaksanakan pada tanggal 22 November 2018 menghasilkan 2 tim teratas yang berhak maju ke babak playoff, yaitu tim Alter Ego dan The Prime. Menyusul Open Qualifier 2 pada tanggal 25 November 2018 yang juga menghasilkan 2 tim teratas untuk ke babak playoff, yaitu Aura Esports dan PG.Orca. Keempat tim tersebut juga akan bertemu tim profesional Dota 2 yang mendapatkan direct invite dan tentunya sudah tidak asing dikalangan penikmat eSports Dota 2 di Indonesia, keempat tim tersebut adalah Rex Regum Qeon, EVOS Esport, PG.BarracX dan BOOM.ID. Delapan tim tersebut juga akan bertanding menggunakan sistem double elimination yang dilaksanakan pada tanggal 11-13 Januari 2019, posisi teratas berhak melaju ke babak final nanti.

Sementara di judul game FPS lain yang juga dipertandingan yaitu Counter Strike: Global Offensive juga terjadi persaingan cukup panas di Open Qualifier 1 dan 2. Babak Open Qualifier 1 yang diadakan pada tanggal 21 hingga 23 November berhasil meloloskan Rex Regum Qeon dan EVOS ke babak Playoff dengan kedudukan 2-0 untuk RRQ. Sedangkan, di babak Open Qualifier 2, pertarungan cukup sengit terjadi antara 2 tim yang juga berhasil mengamankan slot ke babak Playoff Alter Ego dan Power Danger yang menghasilkan kedudukan 2-1 untuk Alter Ego. Babak Playoff CS:GO akan dipertandingkan tanggal 7-10 Januari 2019 mendatang.

Rangkaian babak Open Qualifier Indonesian Esports Games 2018 masih akan berlanjut, pada tanggal 5 hingga 9 Desember akan diadakan kualifikasi untuk satu-satunya judul game yang berjenis battle-royale, yaitu PUBG:Mobile yang mengikut sertakan 456 tim dan akan terbagi menjadi 2 sesi kualifikasi.

Ubisoft Luncurkan Trailer Seri Baru Far Cry

0

Ubisoft baru saja meluncurkan video trailer seri baru Far Cry untuk Game Awards 2018. Video berdurasi 48 detik tersebut menunjukkan ledakkan nuklir yang menghantarkan dunia menuju masa post-apocalyptic.

Masih belum jelas apakah ini merupakan spin-off, sekuel, atau apa. Tetapi Ubisoft telah menegaskan bahwa ini adalah seri game baru sepenuhnya, bukan DLC.

Dan satu-satunya informasi akurat yang tersedia saat ini adalah bahwa game tersebut tersedia untuk Xbox One, PS4 dan PC.

Nantikan kejutan-kejutan lainnya di Gme Awards 2018 yang akan merlangsung hari ini. Thanks IGN!

Catat Tanggalnya! Tropico Segera Hadir Untuk iOS

0

Penerbit Feral Interactive hari ini mengumumkan bahwa game simulasi Tropico akan hadir untuk iPad pada 18 Desember. Sedangkan versi iPhone menyusul kemduian tahun 2019 mendatang.

Ini adalah pertama kalinya seri game tersebut hadir ke perangkat mobile. Selama ini Tropico hanya tersedia untuk platform konsol dan PC. Tropico merupakan game simulasi strategi pemerintahan dan pembangunan kota yang khas dimana pemain akan menjadi pemimpin untuk menjalankan dan mengatur sebuah pulau di Karibia. Pemain bisa membuat wilayahnya menjadi surga tropis yang berkembang atau malah menjadikannya banana republic, sebuah ungkapan untuk satu wilayah yang miskin dan tidak stabil.

Seri pertama Game ini dirilis pada tahun 2001 dan Tropico 6 yang merupakan seri terakhir dirilis untuk PC pada tanggal 25 Januari 2018.

Rencananya game tersebut nanti akan dibanderol dengan harga USD 12 atau sekitar IDR 168 ribu (kurs 14.000). Sedangkan versi Android masih belum ada tanda-tanda akan dikembangkan.

Dilansir dari Venturebeat, Tropico versi iPad akan bisa dijalankan pada seri berikut:

  • iPad (generasi ke-5)
  • iPad (generasi ke-6)
  • iPad Pro (generasi 1: 9,7 ″, 12,9 ″)
  • iPad Pro (generasi ke-2: 10.5 ″, 12.9 ″)
  • iPad Pro (generasi ke-3: 11 ″, 12,9 ″)

Fortnite RIlis Creative Mode, Pemain Bisa Punya Pulau Rancangan Pribadi

0

Epic mengumumkan bahwa mereka akan memasukkan Creative Mode pada Fortnite yang akan tersedia tanggal 6 Desember mendatang.

Mode ini akan memungkinkan pemain untuk merancang permainan, melakukan balapan di sekitar pulau, melakukan pertempuran dengan cara baru, dan merancang Fortnite impian sesuai keinginan pemain di pulau pribadi sendiri.

Meskipun Creative Mode terlihat sangat mirip dengan Playground Mode yang sudah ada, namun perbedaannya adalah pemain bisa memiliki pulau pribadi yang masih kosong dan bisa dirancang sesuai keinginan. Objek seperti pohon, mobil, dan bahkan seluruh bangunan dapat ditempatkan untuk menciptakan lingkungan pemain sendiri.

Pada tanggal 6 Desember nanti, Creative Mode hanya bisa dinikmati oleh pemilik Battle Pass. Namun jangan khawatir, seluruh pemain akan bisa menggunakan mode ini pada 13 Desember.

Kamu bisa menonton video di atas untuk tahu lebih detail mengenai mode baru ini.

Tiga Game NES Klasik Meluncur ke Nintendo Switch Online Minggu Depan

0

Tiga game NES klasik yaitu Ninja Gaiden, Woods Wario, dan Adventures of Lolo akan meluncur ke Nintendo Switch Online – Nintendo Entertainment System library minggu depan tepatnya 12 Desember 2018.

Ninja Gaiden dirilis di NES pada akhir 1988 di Jepang dan di Amerika Serikat pada Maret 1989. Dimana dalam game ini pemain akan mengendalikan karakter ninja Ryu Hayabusa ang melakukan perjalanan ke Amerika untuk membalas dendam atas kematian ayahnya.

Sedangkan Woods Wario adalah falling block game dimana tujuannya adalah untuk membersihkan arena yang didiami oleh monster dengan menggunakan bom, mengatur mereka ke dalam barisan warna yang serasi. Game ini rilis tahun 1994.

Yang terakhir adalah Adventures of Lolo. Pemain akan memainkan Lolo yang berusaha menyelamatkan cinta dalam hidupnya, Lala dari Raja Egger yang jahat. Game ini diluncurkan tahun 1989.

Untuk diketahui, Nintendo Switch Online – Nintendo Entertainment System library telah kembali aktif bulan September kemarin. Kemunculannya juga ditandai dengan event dimana pemain bisa melakukan pre-order kontroler NES nirkabel untuk Switch

SNK Ungkap Jadwal RIlis Samurai Shodown dan The King of Fighters XV, Kapan?

0

Dalam sebuah konferensi pers yang dilakukan oleh SNK, terungkap dua jadwal rilis game banyak ditunggu-ditunggu.

Yang pertama, Samurai Shodown akan diluncurkan pada quarter 2 (antara April dan Juni) tahun 2019. Yang kedua adalah The King of Fighters XV yang ditargetkan akan rilis 2020 dan saat ini masih dalam proses pengembangan.

Sebuah slide presentasi yang ditampilkan selama acara tersebut juga mengungkapkan sejumlah game beserta akan rilis untuk platform apa. Kamu bisa melihat penampakan gambarnya di bawah ini.

Slide yang muncul dalam konferensi pers SNK. Gambar: Gemats

Thanks Gematsu!

Kantor Starbreeze Digrebek Aparat Berwenang!

0

Nasib naas sepertinya masih belum mau pergi dari perusahaan pengembang game Starbreez. Setelah game besutannya, Overkill The Walking Dead kurang laku, ditinggal CEO-nya dan mengalami kesulitan keuangan, kemarin aparat setempat menggerebek kantornya di Stockholm, Swedia.

Dilansir dari IGN, kantor Starbreeze digerebek, peralatan disita, dan satu orang yang belum diketahui identitasnya ditangkap.

Pasalnya sejumlah eksekutif di perusahaan dilaporkan menjual kembali sebagian besar saham perusahaan sejak pengumuman masalah keuangan Starbreeze.

Namun sampai berita ini dirilis, belum ada informasi lanjutan dari “drama” ini.

Black Desert Online Hadirkan Mode Battle Royal dan Class Archer

0

Maraknya mode battle royale belakangan membuat Black Desert Online ikut menambahkan mode tersebut ke dalam gamenya. Hal tersebut diumumkan oleh Pearl Abyss selaku pengembang dalam sebuah perhelatan di Amsterdam beberapa waktu lalu.

Pearl Abyss mengungkapkan bahwa game MMORPG tersebut memiliki lebih dari 10 juta pemain terdaftar, dan hal itu menjadi salah satu pertimbangan bahwa mode battle royal layak dimasukkan ke dalam game ini.

Dalam mode ini, setiap pemain dimulai sebagai Black Spirit. Kemudian mereka harus menghancurkan peti persediaan (supply crates) dan mengalahkan mobs alias musuh yang lebih lemah. Dari situ pemain dapat mengumpulkan peralatan dan keterampilan. Nantinya hanya akan ada satu pemain yang bertahan dan menjadi pemenang.

Saat ini, mode tersebut bisa dimainkan hingga 50 pemain dan baru akan rilis di Korea Selatan saat musim dingin ini. Sedangkan untuk wilayah lainnya akan menyusul kemudian.

Tak hanya mode battle royal, Black Desert Online juga menghadirkan class baru yaitu Archer yang merupakan class ke 17 dalam game ini.

Archer merupakan class paling unik diantara yang lain, ia mampu menggunakan awakening weapon dan ability sejak level 1. Satu hal yang cukup berbeda bila dibandingkan class lain yang perlu mencapai level 56 dan jalankan quest awakening untuk bisa menggunakan skil ini.

Archer akan akan dirilis dan bisa digunakan secara global pada 12 Desember. Tapi pemain sudah bisa melakukan pra-registrasi untuk mulai memilih class ini.

Sempat Tertunda, Update Battlefield V Meluncur Hari Ini

0

Setelah sempat mengalami penundaan akibat bug, akhirnya update Batttlefield V, Chapter 1: Overture dipastikan akan rilis untuk semua platform hari ini.

Hal tersebut diumumkan oleh DICE melalui akun resmi Twitter Battlefield V. Berikut tweetnya :

Update terbaru tersebut akan menghadirkan peta Panzerstorm yang merupakan episode terakhir kisah Tiger War. Pertempuran ini terletak di lokasi bersejarah Hannut di Belgia pada awal 1940. Sebanyak 17 tank dapat bertempur pada saat yang sama.

Bagaimana gamers, sudah siap?

Bukan Hanya Epic, Ini 7 Lawan Steam di Pasar Game Digital

0

Selama ini pasar penjualan game digital untuk PC didominasi oleh Valve melalui Steam. Baik developer besar maupun indie menggunakan Steam untuk menjajakan gamenya. Dengan popularitas Steam yang terus menanjak, Valve menyadari jika publisher, developer, dan gamer menjadi sangat bergantung dengan Steam. Pada akhirnya munculah berbagai macam keputusan yang bisa dibilang “berat sebelah”.

Misalnya mengenai sistem bagi keuntungan antara Valve dengan developer yang menjual gamenya melalui Steam. Kebijakan Valve adalah mereka akan mengambil potongan sebesar 30 persen dari setiap game yang dijual di Steam. Kebijakan tersebut lalu dirubah baru-baru ini. Jika developer bisa menjual gamenya dengan keuntungan lebih dari 10 juta dolar, maka potongan yang akan diambil oleh Valve turun dari 30 persen menjadi 25 persen. Jika keuntungannya mencapai 50 juta dolar ke atas, maka potongan yang diambil semakin kecil yaitu 20 persen (Thanks Gamebrott).

Kebijakan ini memang secara sekilas terlihat menguntungkan tapi hanya untuk developer besar. Bagaimana nasibnya bagi developer indie yang hanya memiliki budget terbatas?

Tidak hanya itu, masih ada kebijakan lain Valve yang dinilai merugikan seperti tidak konsistennya Valve soal konten porno dalam game di Steam. Belum lagi kontoversi soal otak-atik harga saat Steam Sale.

Terlepas dari masalah-masalah tersebut, Valve tetap menjadi primadona sebagai platform penjualan game digital. Tapi tahukah kamu, ternyata selain Steam masih ada platform-platform lain yang menyediakan jasa yang sama. Beberapa bahkan digadang-gadang akan menjatuhkan Steam dari tahtanya:

1. Here Comes The New Challenger, Epic Games!

Berita terbaru sekaligus yang paling panas adalah Epic Games yang secara terang-terangan menantang Valve. Awalnya developer, Epic Games siap bertransformasi menjadi platform penjualan game digital seperti Steam.

CEO Epic Games, Tim Sweeney mengatakan jika pihaknya akan membuat platform mirip Steam untuk menjual game versi digital. Ia mengatakan jika semua jenis game bisa dijual di platform ini, bukan hanya game yang dibuat dengan Unreal Engine saja. Tidak hanya itu, biaya potongan yang diminta juga jauh lebih kecil. Jika Valve meminta 30 persen, maka Epic hanya akan mengambil 12 persen saja. Sisanya yaitu 88 persen masuk ke kantong developer. Jika game tersebut dibuat dengan Unreal Engine, maka biaya potongannya semakin kecil yaitu 5 persen saja.

Detail lebih lanjut mengenai platform ini akan diungkap pada acara The Game Awards 2018 pada tanggal 6 Desember nanti.

2. Tencent dengan WeGame

Pesaing Steam juga datang dari China. Raksasa China Tencent juga membuat platform online bernama WeGame. Sama seperti Steam, WeGame juga menyediakan jasa distribusi game versi digital untuk PC, sosial media, bahkan video.

Pada awalnya WeGame hanya ditujukan untuk developer China saja. Namun, untuk kedepannya Tencent berencana untuk membuat WeGame versi global. Artinya developer dan gamer seluruh dunia nantinya bisa mengakses platform tersebut.

Merespon ambisi Tencent, Valve sendiri telah mengumumkan bakal membuat Steam khusus untuk wilayah China. Akankah upaya ini berhasil?

3. Masih Ada Uplay, Origin, Microsoft Store, dan Battle.Net

Banyak publisher besar yang akhirnya membuat platform sendiri untuk menjual game buatannya. Mungkin mereka ingin menghindari potongan biaya dari “sang makelar” demi meraup semua keuntungan.

Ada empat platform yang pastinya sudah kamu kenal. Pertama ada Uplay yang dimiliki oleh Ubisoft. Lalu ada Origin kepunyaan EA, Microsoft Store, dan yang terakhir Battle.Net yang dimiliki Blizzard ft. Activision. Keempatnya hanya menjual game yang dibuat oleh developer sendiri, namun khusus untuk Microsoft Store, barang yang dijual lebih bervariasi seperti software maupun gadget.

4. Bayar 1 dapat 3 di Humble Bundle

Humble Bundle adalah platform online yang unik. Pasalnya model bisnis yang digunakan adalah sistem borongan. Membeli hanya dengan harga satu game, gamer sudah bisa mendapatkan banyak game. Humble Bundle juga melayani pembelian game digital secara satuan. Sayangnya setiap game yang dibeli pada akhirnya tetap harus direedem di Steam.

5. Yang Terakhir, GOG

GOG mungkin adalah kompetitor utama dari Steam saat ini, Sayangnya GOG belum bisa menyaingi popularitas Steam.

GOG sendiri dikembangkan oleh CD Projekt Red. Nama tersebut tidaklah asing karena CD Projekt Red adalah developer dibalik game sensasional The Witcher dan yang akan datang Cyberpunk 2077.

Keunggulan dari GOG adalah platform ini bebas DRM atau Digital Rights Management. Software Denuvo merupakan salah satu bentuk dari DRM. Software ini banyak digunakan oleh game milik publisher besar di Steam, misalnya Sega dan Ubisoft.

Itulah para kompetitor yang harus diwaspadai oleh Steam. Apa yang dilakukan oleh Epic Games mudah-mudahan menjadi pemicu bagi platform online lainnya agar lebih berani dalam melawan dominasi Steam.

Bagaimana menurut kamu? Apakah termasuk gamer yang sudah mulai menggunakan platform selain Steam?