Developer indie One More Time memperkenalkan game barunya Kaiju Cleaner Simulator. Game first person simulation ini memungkinkan 1 hingga 4 pemain berperan sebagai tim pembersih profesional yang bertugas membersihkan kota dari mayat Kaiju.
Gameplay Kaiju Cleaner Simulator
Dalam Kaiju Cleaner Simulator, setiap misi menuntut ketepatan dan kerja sama antar pemain. Tugas utama pemain adalah membedah tubuh Kaiju, mengambil organ-organ yang bernilai tinggi, serta membersihkan sisa racun dan puing-puing bangunan. Pemain akan menggunakan berbagai alat seperti pisau bedah, gergaji, hingga mesin berat untuk menangani limbah biologis dan juga anatomi monster yang tidak biasa.
Dalam mode multiplayer, setiap anggota tim dapat mengambil peran berbeda, mulai dari memotong organ, pengoperasian mesin, hingga pembersihan lingkungan. Game ini juga bisa dimainkan secara singleplayer, menawarkan pengalaman lengkap dengan tantangan yang bisa diselesaikan secara solo.
Yang membuatnya menarik, game ini tidak hanya berfokus pada aksi serius, tetapi juga menyelipkan banyak momen lucu dan situasi absurd. Monster dengan desain aneh dan kejadian tak terduga akan memberikan pengalaman bermain yang penuh kejutan.
Game ini rencananya akan rilis 2026 melalui platform PC (Steam).
Bloober Team mengumumkan kehadiran demo Cronos: The New Dawn. Demo ini bisa dicoba gratis oleh pemain PC melalui Steam dan Epic Games Store. Perilisan demo ini uniknya terjadi setelah gamenya rilis lebih dulu di PS5, Xbox Series, dan PC.
Apa Isi Konten Demo Cronos: The New Dawn?
Demo ini berdurasi sekitar 30 menit dan menampilkan misi pertama dari permainan. Menariknya, progress yang didapat dari demo dapat dibawa langsung ke versi penuh.
Dalam demo ini, pemain akan diperkenalkan pada mekanisme combat, dua jenis senjata utama, serta mekanik unik di mana makhluk yang dikalahkan bisa bergabung membentuk monster yang lebih kuat.
Sayangnya demo ini hanya tersedia untuk pemain PC, sementara pemilik konsol seperti PS5 dan Xbox Series belum mendapatkannya.
Petualangan Misterius di Eropa Timur
Cronos: The New Dawn mengambil latar di wilayah Eropa Timur, dengan karakter utama bernama The Traveler. Pemain akan menjelajahi berbagai era waktu, yaitu dari masa lalu dan masa depan, untuk mengungkap rahasia besar di balik fenomena global misterius bernama The Change.
Produser Silent Hill, Motoi Okamoto telah buka suara mengenai keputusan Konami mengumumkan tiga game sekaligus. Rupanya itu bukan langkah impulsif, melainkan memang sebuah strategi untuk meyakinkan publik.
Hal yang dibicarakan oleh Okamoto adalah pengumuman tiga judul: Silent Hill 2 Remake, Silent Hill f, dan Silent Hill: Townfall.
Keseriusan Konami Menghidupkan Kembali Silent Hill
Melalui postingan di X (Dikutip dan diterjemahkan oleh Automaton), Okamoto menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil untuk menunjukkan keseriusan Konami dalam membangkitkan kembali Silent Hill. Daripada menguji pasar dengan satu proyek saja, Konami memilih mengambil risiko besar dengan mengembangkan beberapa proyek sekaligus.
“Kami tidak ingin hanya membuat satu remake untuk melihat respons pasar. Kami ingin semua orang tahu betapa seriusnya kami dalam menghidupkan kembali franchise ini.” Ujarnya.
Langkah ini dinilai penting untuk menumbuhkan kembali kepercayaan fans. Menurutnya sebuah seri hanya bisa dianggap hidup ketika ada judul baru yang diumumkan. Jika perusahaan memilih bersikap pasif, para fans pun akan kehilangan antusiasme.
Strategi itu akhirnya membuahkan hasil positif. Antusiasme kembali meningkat, dan kepercayaan terhadap masa depan franchise juga kembali tumbuh.
Kini, Silent Hill dalam posisi terbaiknya selama bertahun-tahun. Konami bahkan sudah menyetujui pengembangan remake dari game Silent Hill pertama, setelah kesuksesan yang dicapai Silent Hill 2 Remake.
Sega dan RGG Studio mengumumkan detail baru untuk Yakuza Kiwami 2. Informasi yang dibagikan adalah tentang kehadiran cerita tambahan Majima Saga.
Cerita Tambahan Majima Saga di Yakuza Kiwami 2
Majima Saga dalam Yakuza Kiwami 2 menempatkan pemain sebagai Goro Majima, karakter yang juga menjadi favorit fans. Kisahnya berlangsung di antara peristiwa Yakuza pertama dan Yakuza 2
Dua bulan setelah insiden sepuluh miliar yen. Yukio Terada, yang baru saja menjadi ketua kelima Tojo Clan, memulai rencana reformasi besar untuk membangkitkan kembali kejayaan organisasi tersebut.
Namun, perebutan posisi kapten baru memicu konflik panas. Di satu sisi, ada Goro Majima yang sukses besar dalam bisnis properti, sementara di sisi lain muncul Akinobu Uematsu, anggota muda ambisius dengan pengaruh yang semakin kuat.
Ketegangan memuncak saat kantor Majima Family diserang oleh kelompok yang diduga berasal dari pihak Uematsu. Dalam pencariannya akan kebenaran, Majima justru menemukan konspirasi besar yang mengubah nasibnya selamanya.
Majima dikenal memiliki kecepatan dan gaya bertarung yang tidak konvensional. Pemain dapat menggunakan Demonfire Dagger untuk memperluas jangkauan serangan dan menciptakan kekacauan di medan tempur. Sesuai dengan mottonya, “Bertarunglah dengan gaya kotor, yaitu cara Majima!”
Sebagai sekuel dari game pertama, Yakuza Kiwami 2 akan mempertemukan Kazuma Kiryu, sang Dragon of Dojima, dengan Ryuji Goda, Dragon of Kansai. Keduanya terlibat dalam perang besar antar klan yakuza.
Game ini dijadwalkan rilis di Nintendo Switch 2 pada 13 November 2025, dan menyusul ke PS5 serta Xbox Series pada 8 Desember 2025.
Sega dan RGG Studio telah merilis dua trailer gameplay Yakuza Kiwami 3. Video ini menyoroti bagian gameplay yaitu dari segi combat. Baik Kazuma Kiryu maupun Yoshitaka Mine.
Dua Karakter, Dua Gameplay Berbeda
Kazuma Kiryu, sang Dragon of Dojima, memiliki dua gaya bertarung. Pertama adalah Dragon of Dojima Style yang menonjolkan kekuatan dan kecepatan luar biasa. Sedangkan yang kedua adalah Ryukyu Style. Kiryu akan menggunakan senjata tradisional Okinawa untuk menciptakan variasi serangan mematikan.
Yoshitaka Mine menggunakan gaya bertarung seperti tinju untuk menghajar musuh-musuhnya. Ia juga memiliki kemampuan untuk mengaktifkan kegelapan dalam dirinya dengan menggunakan Dark Awakening. Ketika menggunakan tehnik spesial ini, gaya bertarung Mine akan menjadi lebih brutal daripada yang biasa.
Untuk detailnya bisa dilihat pada trailer gameplay Yakuza Kiwami 3 berikut:
Yakuza Kiwami 3 sendiri merupakan versi remake penuh dari Yakuza 3. Game ini menghadirkan peningkatan besar dalam grafis. Cerita masih akan berpusat pada perjuangan Kazuma Kiryu yang berusaha melindungi orang-orang yang ia cintai, namun kini dengan tambahan adegan dan misi sampingan baru yang memperdalam kisahnya.
Game ini juga akan memiliki cerita tambahan berjudul Dark Ties. Karakter utama dari cerita ini adalah Yoshitaka Mine yang kehilangan segalanya, dan memilih terjun ke dunia kriminal untuk mencari makna baru dalam kehidupannya.
Yakuza Kiwami 3 & Dark Ties dijadwalkan rilis pada 12 Februari 2026 untuk PS4, PS5, Nintendo Switch 2, Xbox Series, dan PC (Steam).
Meski game Sonic berikutnya masih belum terlihat, fans sudah mendapatkan teaser seperti apa rencana Sega kedepannya. Bos dari Sonic Team, Takashi Iizuka rupanya memiliki keinginan untuk memberikan spotlight kepada karakter yang berbeda di franchise Sonic.
Siapa Karakter Sonic Berikutnya yang Akan Mendapat Sorotan?
Dalam wawancara terbarunya di Brazil Gameshow (Dikutip dari Nintendolife), Iizuka menjelaskan mereka ingin menjadikan setiap tahun sebagai momen khusus untuk menyoroti karakter berbeda dari dunia Sonic the Hedgehog.
“Kami mempromosikan Year of Shadow tahun lalu, dan saya ingin melanjutkan konsep ini dengan menyoroti karakter berbeda tiap tahunnya,” Ujarnya.
kampanye Year of Shadow yang dijalankan sepanjang tahun lalu mendapat sambutan positif dari fans Sonic di seluruh dunia. Keberhasilan itu terjadi bersamaan dengan peluncuran Sonic X Shadow Generations dan kemunculan Shadow the Hedgehog di film live-action Sonic. Strategi ini akan dijadikan sebagai tradisi di masa mendatang.
Jika melihat adegan post-credit di film Sonic the Hedgehog 3 untuk film keempat, sudah ada gambaran karakter mana yang kemungkinan akan mendapatkan spotlight selanjutnya. Mereka adalah Amy Rose dan Metal Sonic. Film Sonic the Hedgehog 4 juga sudah mendapatkan tanggal tayang, yaitu 19 Maret 2027
Inilah yang membuat fans mulai berspekulasi bahwa Sega akan mengadakan “Year of Amy” sebagai kampanye promosi besar berikutnya untuk menyambut film Sonic the Hedgehog 4.
Kabar soal Resident Evil 0 Remake sedang ramai dibicarakan di internet. Menurut kabar yang beredar, game ini sedang dalam tahap pengembangan dan dijadwalkan rilis pada tahun 2028.
Informasi ini berasal dari MP1st yang mengklaim mendapatkannya dari narasumber, bahwa proyek ini benar-benar ada dan pengembangannya telah berjalan selama beberapa tahun.
Untuk yang belujm tahu, game remake ini diadaptasi dari Resident Evil Zero yang pertama kali dirilis pada 2002 untuk Nintendo GameCube. Game ini merupakan prekuel dari Resident Evil pertama dan menceritakan peristiwa yang menimpa tim S.T.A.R.S. Bravo di Pegunungan Arklay. Game ini memiliki dua karakter utama, yaitu Rebecca Chambers, yang merupakan anggota tim S.T.A.R.S. Bravo, dan Billy Coen, seorang narapidana yang melarikan diri.
Detail Tentang Resident Evil 0 Remake
Resident Evil 0 Remake sudah digarap sejak beberapa tahun terakhir dengan nama sandi “Chamber”. Nama ini merupakan permainan kata yang merujuk pada nama belakang karakter utama game tersebut, Rebecca Chambers.
Proyek ini dikerjakan oleh Capcom bersama dengan Beyond Capture Studios, perusahaan motion capture yang juga berkontribusi dalam Resident Evil 4 Remake serta Street Fighter 6.
Salah satu aktor pemeran yang berpartisipasi adalah Jon McLaren. Pemeran Star Lord dalam game Guardians of the Galaxy ini diduga akan menjadi pemeran utama, yang kemungkinan besar adalah Billy Coen. Ia merupakan salah satu karakter vital karakter di Resident Evil Zero, dan juga rekan dari Rebecca Chambers.
Keterlibatan McLaren semakin diperkuat berdasarkan keterangan di portofolio sang aktor. Ia mencantumkan pernah berpartisipasi dalam “Project Chamber”, yang secara kebetulan sama dengan nama proyek dari game ini.
Apa yang Baru?
Sama seperti game remake Resident Evil lainnya, Resident Evil 0 Remake dikabarkan akan menghadirkan pembaruan visual dan juga penyesuaian cerita tanpa mengubah intinya.
Menurut laporan MP1st, Capcom akan memperluas beberapa bagian cerita, termasuk segmen di dalam kereta. Dalam versi aslinya, kondektur kereta hanya disebutkan secara sekilas dan tidak pernah muncul secara langsung. Namun dalam versi remake, karakter ini akan mendapatkan peran yang lebih besar dan berpengaruh terhadap alur cerita.
Kabar mengejutkan untuk fans Assassin’s Creed. Sosok penting di balik kesuksesan franchise ini, Marc-Alexis Côté, baru-baru ini telah mengumumkan pengunduran dirinya dari Ubisoft. Namun, ternyata keputusan tersebut tidak berasal dari dirinya.
Klarifikasi Bos Assassin’s Creed: Saya Tidak Pergi Secara Sukarela
Melalui unggahan di akun LinkedIn, Côté menjelaskan bahwa ia bukan mundur secara sukarela, melainkan “diminta” oleh perusahaan.
Côté awalnya menyampaikan rasa terima kasih kepada rekan dan fans yang telah mendukungnya. Namun ia merasa perlu memberikan klarifikasi terkait keputusannya untuk mundur dari Ubisoft.
“Banyak yang terkejut saya memilih meninggalkan Assassin’s Creed, terutama karena saya masih memiliki passion besar terhadapnya. Kebenarannya sederhana: saya tidak membuat keputusan itu. Ubisoft memutuskan untuk memindahkan kepemimpinan franchise Assassin’s Creed kepada seseorang yang lebih sesuai dengan struktur organisasi baru.” Tulis Côté.
Ia juga mengungkap bahwa sempat ditawari posisi baru di perusahaan. Tapi menurutnya peran tersebut tidak memiliki ruang lingkup yang sama dengan tanggung jawabnya selama ini. Côté juga memastikan bahwa ia tidak menyimpan dendam terhadap apa yang dilakukan oleh Ubisoft kepadanya.
“Saya tidak meninggalkan proyek ini karena keinginan sendiri. Saya menghormati keputusan mereka, tetapi saya merasa penting untuk menjelaskan semuanya” Tulisnya.
Alasan Awal
Sebelumnya, VGC melaporkan berdasarkan email internal studio tentang pengunduran diri Côté dari Ubisoft. Email tersebut juga berisi pernyataan dari pimpinan studio baru Ubisoft, Vantage yang dipimpin oleh Charlie Guillemot dan Christophe Derennes.
Dalam email ditulis bahwa Côté sebenarnya telah ditawari posisi kepemimpinan di studio baru. Namun ia menolak tawaran itu karena merasa jabatan tersebut tidak sejalan dengan visi dan tanggung jawab yang ia pegang sebelumnya.
Vantage Studios sendiri merupakan anak perusahaan Ubisoft yang akan memegang beberapa franchise besar seperti Assassin’s Creed, Far Cry, dan Rainbow Six. Studio ini dibentuk sebagai bagian dari restrukturisasi internal setelah perusahaan teknologi Tencent menjadi pemegang saham mayoritas Ubisoft.
Klarifikasi yang diberikan oleh Marc-Alexis Côté membuka fakta baru di balik kepergiannya dari Ubisoft. Adanya restrukturisasi besar yang sedang dilakukan perusahaan, membuat masa depan franchise besar seperti Assassin’s Creed menjadi tidak jelas.
Karena dengan ada kepemimpinan yang baru, pasti akan terjadi juga perubahan di dalam yang akhirnya berdampak dengan produk akhir.
Marvel Games bekerjasama dengan Marvel Animation untuk membuat mode Marvel Rivals PVE, berjudul Marvel Zombies. Sesuai namanya, mode ini diadaptasi dari seri animasi Marvel Zombies yang sudah tayang di Disney+.
Mode baru ini bisa mulai dimainkan dari tanggal 23 Oktober 2025 di PC (melalui Steam dan Epic Games Store), PlayStation 5, serta Xbox Series, bertepatan dengan Halloween.
Kolaborasi Dalam Membuat Marvel Rivals PVE
Dalam pengumuman resminya, Brad Winderbaum, Head of Streaming, Television, and Animation dari Marvel Studios, bersama Danny Koo, Executive Producer Marvel Games, untuk menjelaskan kolaborasi besar ini.
Mode ini akan menghadirkan pengalaman penuh aksi di mana pemain harus bertahan dari gelombang zombie tanpa henti, sembari menghadapi boss menakutkan seperti Zombie Namor dan Queen of the Dead
Mode Marvel Rivals PVE juga menghadirkan jajaran karakter ikonik Marvel dengan kemampuan unik masing-masing untuk melawan pasukan undead. Pemain dapat menggunakan Thor, Blade, Magik, Jeff, dan Punisher, masing-masing dilengkapi kemampuan spesial yang dirancang khusus untuk mode ini.
Jeff dapat menerjang gerombolan zombie dengan kecepatan tinggi, Blade menebas musuh dengan Moon Blades yang memantul, Thor mampu menyetrum zombie dalam mode Awakened miliknya, sementara Magik bisa berubah ke bentuk Darkchild dengan kekuatan tanpa batas.
Bagaimana menurut kalian dengan kehadiran mode baru ini?
Ubisoft telah membagikan video baru untuk Anno 117: Pax Romana. Video ini menjelaskan secara detail seperti apa saja yang akan dilakukan oleh pemain dalam game ini. Selain itu, Ubisoft juga mengumumkan konten apa saja yang tersedia untuk Year 1 Pass.
Anno 117: Pax Romana akan dirilis secara global pada 13 November 2025 untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, Amazon Luna, serta PC melalui Steam, Epic Games Store, dan Ubisoft Connect.
Dalam game ini, pemain akan menjadi seorang gubernur Romawi yang memulai perjalanan transformatif dalam karirnya. Mulai dari mengambil keputusan penting yang akan membentuk masa depan provinsi mereka dan menentukan arti sebenarnya dari perdamaian di bawah kekuasaan Romawi.
Detail Mode Campaign Anno 117: Pax Romana
Untuk pertama kalinya dalam sejarah seri Anno, pemain dalam Anno 117: Pax Romana dapat memilih karakter utama dan menentukan jalan cerita mereka sendiri. Ubisoft memperkenalkan dua tokoh utama yang dapat dipilih, masing-masing membawa pengalaman unik dalam memimpin dan membuat keputusan penting bagi kekaisaran.
Pemain dapat memilih Marcus, seorang pria muda yang menghadapi keraguan diri setelah ditunjuk secara tak terduga sebagai Gubernur Romawi. Melalui perannya, pemain harus membuktikan kemampuan kepemimpinan dan menentukan makna sejati menjadi seorang warga Romawi, termasuk memutuskan harga dari perdamaian yang dikehendaki.
Pemain juga dapat mengikuti kisah Marcia, seorang wanita yang menembus batas norma dalam kekaisaran yang didominasi laki-laki. Dengan latar kebangkitan misterius menuju kekuasaan, Marcia menawarkan sudut pandang baru terhadap kepemimpinan dan keadilan dalam dunia Anno.
Isi Konten Year 1 Pass
Konten Year 1 Pass untuk Anno 117: Pax Romana akan memperluas jangkauan kekaisaran dengan tantangan serta wilayah baru untuk dijelajahi. Ekspansi tahun pertama ini menambahkan tiga DLC besar:
DLC pertama, Prophecies of Ash, membawa pemain ke pulau terbesar dalam sejarah Anno, lengkap dengan gunung berapi dan dewa baru yang dapat disembah.
DLC kedua, The Hippodrome, memungkinkan pemain membangun monumen terbesar sepanjang sejarah Anno, terinspirasi oleh Circus Maximus. Pemain dapat menyelenggarakan lomba kereta perang untuk menghibur rakyat, serta memberikan akses untuk unit spesialis dari seluruh kekaisaran.
DLC ketiga, Dawn of the Delta, membawa pemain ke provinsi baru bernuansa Mesir dengan padang pasir luas dan sungai besar. Pemain akan menjumpai dewa-dewa asing serta budaya baru yang menantang, sambil memperluas pengaruh dan kejayaan Romawi di perbatasan selatan kekaisaran.