Mulai tanggal 14 Desember 2018 kemarin sampa nanti tanggal 27 Desember, game Subnautica bisa kamu download dan mainkan secara gratis melalui Epic Store.
Subnautica adalah game petualangan survival di dunia terbuka yang menggunakan sistem first-person perspective. Pemain akan berperan menjadi satu-satunya orang yang selamat dari kecelakaan kapal luar angkasa bernama Aurora dan terdampar di planet samudra bernama 4546B
Guna bertahan hidup, pemain diharuskan untuk mengumpukan berbagai sumber daya unik, membuat alat, pangkalan, dan berinteraksi dengan hewan liar di planet ini.
Subnautica dikembangkan dan diterbitkan oleh Unknown Worlds Entertainment, dan dirilis secara resmi pada bulan januari 2018 khusus untuk PC. Kemudian menyusul rilis untuk Xbox One dan PlayStation 4 padaDesember 2018.
Jika tertarik, kamu bisa download gamenya di sini.
Kingdom Hearts 3 tidak bisa dipungkiri adalah game yang paling ditunggu di tahun 2019. Fans Kingdom Hearts harus sabar menunggu bertahun-tahun untuk bisa memainkan game ini. Kingdom Hearts 3 dijadwalkan rilis di 25 Januari 2019, namun ada gamer yang sudah bisa memainkan game tersebut dari sekarang.
Dilansir dari Eurogamer, ternyata orang yang berhasil memperoleh Kingdom Hearts 3 lebih awal. Apakah cara orang tersebut untuk memperoleh game Kingdom Hearts 3 ini melalui jalan resmi atau illegal tidak diketahui. Orang ini juga menjual game tersebut melalui halaman Facebooknya.
Heads up, Kingdom Hearts fans:
The full version (!) of KH3 appears to be out in the wild (some screenshots and videos exist that I won't share here)
Akibatnya adalah di internet saat ini sudah beredar footage dari game Kingdom Hearts 3, seperti loading screen dan title screen. Bukan tidak mungkin kedepannya akan muncul video gameplay dan juga cutscene, bahkan mungkin ending. Bocoran ini jelas menganggu bagi para fans Kingdom Hearts yang pastinya tidak ingin melihat spoiler.
Jadi buat para fans Kingdom Hearts, lebih berhati-hati saat browsing di internet. Jangan sampai kena jebakan betmen berisi spoiler Kingdom Hearts 3.
Pada acara Granblue Festivel barusan, Cygames memperlihatkan gameplay dari game Granblue Fantasy Relink. Game action RPG ini akan awalnya dijadwalkan rilis di PS4 pada tahun 2018. Namun Cygames memutuskan untuk memundurkan tanggal rilisnya sampai waktu yang belum diketahui.
Berawal dari game mobile, Cygames telah menunjukkan kerja yang luar biasa dengan game Granblue Fantasy Relink. Karena akan dirilis di PS4, game tersebut memiliki grafis dan tampilan visual yang luar biasa. Gamer PS4 beruntung bisa memainkan game seperti ini di konsol. Sayangnya belum ada detail yang jelas mengenai game ini.
Selain mengumumkan game Granblue Fantasy Relink, Cygames juga membawa game lain di acara Granblue Festival. Game ini adalah game bergenre fighting, Granblue Fantasy Versus. Game ini akan dikerjakan oleh Arc System Works yang karyanya sudah tidak disangsikan lagi. Berikut adalah trailer perdananya:
Granblue Fantasy Versus akan dirilis di PS4 pada tahun 2019 nanti. Bagaimana menurut kamu? Pilih Granblue Fantasy Relink atau Granblue Fantasy Versus?
Akhir tahun 2018 akan segera tiba. Selama 12 bulan gamer telah dihibur oleh berbagai jenis game. Ada yang meninggalkan kesan bagus, ada juga yang membuat kesal, marah, pusing, dan gejala-gejala lainnya.
Sesuai tradisi yang dianut oleh media game, tim Playcubic akan merangkum 10 game paling mengecewakan di tahun 2018. Beberapa judul yang masuk dalam daftar ini adalah game eksperimen, jadi wajar jika kualitasnya tidak seperti harapan. Tapi jika gamenya adalah game AAA yang dibuat oleh developer dan publisher besar, itu tidak bisa diterima.
Apa sajakah game-gamenya? Berikut adalah daftarnya:
Fallout 76
Bencana! Itulah kata singkat untuk menjelaskan Fallout 76. Sejak diluncurkan pada tanggal 14 November 2018, game ini terus didera masalah. Salah satu masalah utama dari game ini adalah banyaknya bug dan glitch. Misalnya Power Armor bug yang membuat karakter pemain seperti gorila atau bom nuklir yang menyebabkan DC massal.
Fans game Fallout juga mengkritik dunia dalam Fallout 76 yang dinilai kosong. Selama ini game Fallout selalu memiliki alur cerita yang menarik. Tidak hanya itu, dunia dalam game tersebut dipenuhi oleh berbagai macam NPC yang bisa diajak berinteraksi dengan karakter pemain. Sayangnya hal-hal tersebut tidak ada di Fallout 76. Inilah yang akhirnya membuat fans merasa diasingkan.
Agony
Game siksa neraka, Agony juga tidak sesuai dengan ekspektasi gamer terutama para backernya. Gameplay yang monoton, lalu adegan penuh darah dan hubungan seksual dalam trailer malah tidak semuanya ada dalam game.
Developer Agony, Madmind sengaja mensensor beberapa adegan dalam game tersebut. Tujuannya adalah agar Agony mendapatkan persetujuan lembaga sensor dan bisa dipasarkan. Padahal Madmind berjanji kepada bara backer jika Agony tidak akan disensor. Janji Madmind untuk membuat versi director cutAgony pun dibatalkan karena masalah finansial.
Metal Gear Survive
Game yang satu ini memang sudah diprediksi gagal saat rilis. Penyebab utamanya tidak lain adalah Hideo Kojima. Karena sudah didepak, Konami sendiri yang mengerjakan Metal Gear Survive. Akibatnya game ini langsung dihakimi oleh para fans saat rilis. Mereka menganggap game ini tidak pantas menyandang nama Metal Gear. Bahkan Hideo Kojima pun mempertanyakan hubungan zombie dengan game Metal Gear.
Terlepas dari Kojima effect, gameplay Metal Gear Survive juga tidak spesial. Game ini menggunakan sistem yang sudah ada dalam game Metal Gear V: Phantom Pain, lalu mengganti tentara dengan zombie.
Overkill’s The Walking Dead
Overkill’s The Walking Dead merupakan contoh game yang termakan oleh hype trailer. Aiden yang menggunakan tongkat baseball untuk menghajar zombie, Grant yang tidak bisa move on dari cucunya yang sudah meninggal, Maya yang sebelumnya adalah seorang perawat, dan Heather yang babak belur. Semua trailernya dikemas dalam cinematic yang apik. Tapi sayang, dari segi gameplay ternyata tidak sesuai ekspektasi.
Koneksi dalam game Overkill’s The Walking Dead tidak stabil dan sering terputus tanpa alasan. Belum lagi tidak adanya fitur voice chat, kesulitan untuk matchmaking, sampai zombie glitch. Kegagalan game ini juga membuat publisher yang menaungi Overkill, Starbreeze, jatuh ke masalah finansial.
The Quiet Man
Game eksperimen milik Square Enix, The Quiet Man ibarat monster yang tercipta karena percobaan gagal. The Quiet Man adalah game unik karena sama seperti sang karakter utama yang tuli, game ini sama sekali tidak bersuara dan memiliki subtitle. Bagaimana gamer bisa mengerti game yang dimainkannya jika tidak ada penjelasan?
Gameplay brawl yang disuguhkan dalam game ini juga terkesan dangkal. Belum sudut pandang kamera bermasalah yang kerap menganggu pemain.
Dynasty Warriors 9
Ketika Koei Tecmo mengumumkan jika Dynasty Warriors 9 adalah game open world, para fans gembira. Sayangnya ketika dirilis, Dynasty Warriors 9 tidak sesuai ekspektasi.
Hal pertama yang dikeluhkan adalah ukuran map yang besar, namun kosong. Bahkan gamer menjuluki game ini sebagai horse simulator karena pemain lebih banyak menghabiskan waktu menunggang kuda daripada bertarung. Ironisnya Koei Tecmo justru menganggap hal tersebut sebagai terobosan baru untuk game Dynasty Warriors.
Masalah voice acting juga tidak luput dari sasaran para fans yang kesal. Ditambah lagi performa dari Dynasty Warriors 9 yang memang bermasalah.
Shadow of the Tomb Raider
Ambisi Square Enix dan Crystal Dynamics untuk memberikan ending yang sempurna di Shadow of the Tomb Raider ternoda. Dari segi grafis, game ini memang luar biasa. Namun dari segi cerita, Shadow of the Tomb Raider mengecewakan.
Gameplay tidak banyak mengalami perubahan dari dua seri sebelumnya. Untungnya platforming di game ini lebih baik dan bisa menutup kelemahan tersebut. Lalu untuk cerita juga ada masalah. Ada kesulitan untuk mengikuti alur cerita karena ada beberapa bagian cerita yang seakan hilang.
Pada bagian awal, Lara dianggap sebagai bad guy karena membuat dunia kiamat berkat keegoisannya. Namun perasaan ini entah kenapa menghilang pada pertengahan sampai akhir permainan. Ending dari Shadow of the Tomb Raider juga bisa dibilang anti-klimaks.
Sea of Thieves
Game eksklusif untuk konsol Xbox ini mengulang apa yang dilakukan oleh No Man’s Sky. Banyak konten yang hilang atau malah belum dibuat saat game ini dirilis. Belum lagi harganya yang tidak sesuai dengan kondisi gamenya.
Tema bajak laut yang diusung Sea of Thieves memang menarik. Tapi misi yang berulang-ulang dan tidak variatif membuat game ini jadi membosankan. Pada awal-awal Sea of Thieves memang menakjubkan pada awal, namun setelah dimainkan lama baru menunjukkan game ini menunjukkan bentuk aslinya.
Untungnya pihak developer mengerti kekurangan Sea of Thieves. Banyak update baru diimplementasi untuk menambal kekurangan game ini, tapi apakah itu akan membantu reputasi Sea of Thieves yang sudah rusak?
Battlefield V
Duel klasik Activision/Call of Duty dengan EA/Battlefield di tahun 2018 akhirnya mendapatkan pemenang. Diluncurkan lebih dulu, Call of Duty: Black Ops 4 sukses menarik gamer battle royale dengan mode Blackout. Lalu bagaimana dengan Battlefield V? Sayangnya game shooter ini seakan belum rampung dan dirilis terburu-buru karena deadline.
Beberapa konten Battlefield V saat hari peluncuran pertama belum dapat diakses. Developer dari Battlefield V, DICE mengimplementasi konten-konten tersebut secara berkala. Sayangnya mode battle royale Firestorm belum tersedia. DICE baru mengimplementasi mode ini pada bulan Maret 2019.
EA juga dikritik karena telah memberi diskon game Battlefield V dua minggu setelah dirilis. Harga diskonnya pun tidak main-main yaitu 50 persen. Kebijakan ini dikritik oleh fans yang membeli pre-order game tersebut.
Artifact
Memang genre game kartu bukanlah untuk semua kalangan. Tapi Artifact melakukan satu hal yang salah, yaitu Pay to Win. Sistem ini sudah menjadi sorotan sejak game tersebut dirilis. Apalagi mengingat Artifact mengambil tema dari game DOTA 2, game yang sudah dikenal dengan sistem Free to Play.
Jika di game kartu lain pemain diberikan kesempatan untuk mendapat kartu baru secara gratis, di Artifact kartu baru diperoleh dengan membayar. Akibatnya muncul ketidakseimbangan antara pemain yang membayar dengan yang tidak. Padahal base game Artifact sendiri tidaklah gratis, tapi harus dibeli.
Belakangan muncul kabar jika jumlah pemain Artifact terus menurun. Penurunan ini terjadi sejak tanggal 29 November, ketika Artifact dirilis pertama kali.
Itulah 10 game paling mengecewakan di tahun 2018 menurut tim Playcubic. Apakah salah satu dari judul di atas termasuk game yang kamu punyai.
Akhir pekan ini, Arena of Valor International Championship 2018 akan menggelar pertandingan puncaknya. 4 Tim terbaik dari seluruh dunia akan bertarung pada tanggal 15-16 Desember 2018 di BITEC Bangna Hall 100, Bangkok, Thailand.
Keempat tim yaitu AHQ E-sports Club, Team Flash, J Team dan Alpha Red akan bertanding di babak semifinal pada tanggal 15 Desember pukul 12.00 WIB dan kemudian 2 tim di peringkat teratasnya akan melanjutkan pertandingan ke babak final pada tanggal 16 Desember pukul 14.00 WIB. Dengan menyuguhkan total hadiah senilai USD 600.000 (setara dengan 9,1 milyar rupiah), AIC 2018 resmi meraih rekor sebagai turnamen mobile MOBA esports dengan hadiah terbesar.
Garena AOV Indonesia mengajak kamu semua untuk ikut menyaksikan pertandingan dari juara-juara dunia AOV melalui live streaming melalui tautan aov.co.id/aic15des dan aov.co.id/aic16des. Jadilah saksi dari perebutan gelar tim AOV terbaik dunia AIC 2018!
Menyambut libur akhir tahu, Netmarble Corporation merilis update terbaru yang menyediakan beberapa perbaikan dan perluasan pada game MMO strategy-nya, Iron Throne.
Golden Moon, event PvP baru hadir pada update bulan ini. Dalam fitur ini, 20 Lord bertarung untuk menguasai Golden Sanctuary dalam durasi tertentu dan bagi yang gagal, akan dilarang melanjutkan. Gift Box berdasarkan level Sanctuary akan diberikan kepada Lord yang berhasil menguasai Golden Sanctuary tersebut.
Lord dengan Castle Level 20 atau lebih dapat masuk ke Golden Moon kapan saja. Pemain dapat masuk ke Golden Moon dengan menyentuh Menu di Map yang tersedia, atau dengan menyentuh ikon di portal Dimensional. Saat masuk, pemain akan dipindahkan ke map khusus Sanctuary Battle untuk melawan Lord lainnya. Terdapat 9 bangunan utama yang disebut Golden Sanctuary.
Dua Hero baru juga hadir untuk merebut Takhta: Infidus dan Kenzaburo. Kenzaburo adalah pemimpin dari keluarga Konoe, merupakan kakek dari pahlawan ‘Mikoto Konoe’. Kehadirannya menandakan bahwa dunia Iron Throne telah diperluas ke peradaban Jepang.
Selain itu, dua Skin Castle telah tersedia, Advent Castle dan Ice Castle. Pemain dapat membeli Advent Castle dengan Gold, sementara, Ice Castle diberikan sebagai hadiah di event Desember dan berlaku selama 30 hari.
Selanjutnya, dalam rangka merayakan musim liburan, efek spesial dan dekorasi akan diterapkan pada Castle dan World Map bersamaan dengan Potrait dua Lord tambahan. Dekorasi menampilkan musim salju dan suasana Natal. Serta, hadir pula Monster Event di World Map dan hadiah Login Spesial Liburan.
Sebagai bagian dari update Desember, event Battle Royale Ultimate Match akan tersedia. 20 Lord yang mendapatkan skor tertinggi akan dipilih melalui kualifikasi. Lord terpilih akan mengikuti Battle Royale Ultimate Match untuk menentukan siapa yang terkuat di antara mereka.
Netmarble Corp., kemarin menghadirkan beberapa update baru pada game RPG andalannya Knights Chronicle, agar para pemain dapat merasakan suasana liburan.
Knights Chronicle menabur keceriaan Natal dengan menambahkan Winter Dungeon dan kostum bertema Natal. Pemain dapat meraih 2018 Winter Coin di Winter Dungeon dalam waktu terbatas. Sementara kostum Natal untuk Janus, Verdandi, dan Miss Etica dapat meningkatkan kemampuan masing-masing Hero. Pemain dapat menggunakan kostum tersebut saat masuk ke Winter Dungeon untuk mendapatkan 2018 Winter Coin tambahan.
Epic Quest baru Hero Lydia juga telah hadir ke dalam game. Pemain akan mendapatkan kostum spesial yang dapat meningkatkan Grade SR Hero menjadi Grade SSR dengan menyelesaikan semua quest yang tersedia.
Selain itu, kini pemain bisa meningkatkan Guild Castle untuk mendapatkan Efek Passive selama fase defense. Batas level maksimum Guild telah ditingkatkan dan berbagai item dengan level tinggi telah ditambahkan di Guild Shop, karena itu kerjasama antar member Guild menjadi semakin penting untuk mencapai level yang lebih tinggi.
Generasi baru smartphone gaming telah tiba di Indonesia. ASUS akhirnya telah merilis ZenFone Max Pro M2 di Indonesia dalam acara Next Generation Gaming di Jakarta. Smartphone gaming berbaterai besar ini merupakan penerus ZenFone Max Pro M1 yang sangat fenomenal dengan spesifikasi dan fitur yang jauh lebih baik.
Tidak hanya menghadirkankualitas, spesifikasi, dan fitur perangkat yang telah ditingkatkan, ASUS juga memastikan metode distribusi yang lebih baik. Hal tersebut dilakukan agar konsumen bisa segera mendapatkan smartphone terbaru ini dengan mudah.
“Tidak ada lagi istilah smartphone gaib,” ujar Jimmy Lin, Regional Director ASUS South East Asia. “Kami memastikan ZenFone Max Pro M2 segera bisa didapatkan setelah peluncurannya. Untuk itu kami telah siap menghadirkan smartphone ini segera melalui jaringan retail offline ASUS.”
ASUS menunjuk 12 toko pertama di seluruh Indonesia untuk melakukan penjualan perdana ZenFone Max Pro M2 yang akan digelar tangal 14 Desember 2018 pukul 10.00 WIB. Setiap pembelian ZenFone Max Pro M2 di 12 toko ini, pembeli akan mendapatkan power bank ZenPower Duo berkapasitas 10.000 mAh secara cuma-cuma.
Berikut adalah daftar 12 toko yang akan melakukan penjualan perdana ZenFone Max Pro M2:
ZenFone Max Pro M2 kali ini hadir dengan layar all-screen display (19:9) beresolusi Full HD (2280×1080 pixel). Layar tersebut tampil lebih baik dengan reproduksi warna dan kontras yang lebih baik dari pendahulunya. Tidak hanya itu, layar ZenFone Max Pro M2 telah dilapisi Gorilla Glass 6, membuatnya semakin tangguh. Sementara bodinya menggunakan desain 3D glossy dengan wave pattern agar tampil lebih premium.
ZenFone Max Pro M2 ditenagai oleh SoC Qualcomm Snapdragon 660 AIE yang lebih kencang dari Snapdragon 636 yang digunakan di ZenFone Max Pro M1. Penggunaan SoC ini memastikan performa yang lebih baik dalam segala hal. Dukungan teknologi terbaru pada Snapdragon 660 AIE juga membuat ZenFone Max Pro M2 tidak hanya tampil powerful, tetapi juga lebih cerdas.
Dari sisi kamera, ZenFone Max Pro M2 juga telah mengalami peningkatan. Kali ini smartphone gaming terbaru ASUS tersebut menggunakan sensor kamera premium dan terkini, Sony IMX486 beresolusi 12MP dengan aperture lensa besar f/1.8. Sensor kamera tersebut memiliki ukuran pixel 1,25µm, lebih besar dari rata-rata sensor yang digunakan di smartphone sekelasnya.
Dengan ukuran pixel yang lebih besar, sensor bisa menangkap cahaya lebih baik sehingga foto yang dihasilkan akan lebih bagus. Berbekal sensor tersebut, ZenFone Max Pro juga dapat diandalkan sebagai smartphone untuk keperluan fotografi.
ZenFone Max Pro M2 masih tampil dengan baterai besar 5.000mAh sehingga siap menemani penggunanya sepanjang hari. Smartphone ini bisa menemani penggunanya bermain game hingga 10 jam atau sekitar dua kali lebih tahan lama dari smartphone lain di kelasnya. ZenFone Max Pro M2 juga masih sangat ringan dan memiliki bobot yang lebih ringan dibandingkan ZenFone Max Pro M1 serta smartphone berbaterai besar lainnya.
Selain itu, ASUS juga masih mempertahankan penggunaan sistem operasi Stock Android Oreo. Keuntungan menggunakan sistem operasi Stock Android adalah lebih ringan dan performanya yang lebih kencang, serta dipastikan mendapatkan update lebih cepat. ASUS juga memastikan ZenFone Max Pro M2 dipastikan akan mendapatkan update Android Pie.
Sepengetahuan banyak orang selama ini, Minecraft dikembangkan oleh Mojang saja. Namun tahukah kamu bahwa ada beberapa pengembang game lain yang membantu Mojang mengembangkan dan mengurus game tersebut?
Salah satunya adalah Hypixel, studio yang mengarsiteki infrastruktur server dan sejumlah map yang ada dalam Minecraft. Mereka memutuskan untuk berpisah dengan Mojang dan tim Minecraft lainnya, kemudian menggandeng Riot Games untuk menciptakan sebuah game yang serupa berjudul Hytale. Silahkan lihat video trailer di atas untuk melihat secara lebih detail seperti apa gamenya.
Kendati studio yang memiliki 40 orang tim tersebut yang menjadi kreator game ini, namun Riot Games memiliki peran yang tidak kalah pentingnya sebagai penerbit maupun pemberi dana.
Hytale dijadwalkan untuk dirilis pada tahun 2019 di PC namun tidak menutup kemungkinan akan lanjut dikembangkan untuk platform lainnya.
Penerbit game Scopely kemarin telah meluncurkan Looney Tunes: World of Mayhem untuk platform iOS dan Android yang bsia diunduh secara gratis.
Merupakan multiplayer RPG yang menghadirkan pertempuran antar tim yang terdiri dari 70 karakter imut kartun Looney Tunes besutan Warner Bros. Interactive Entertainment.
Walaupun dikemas dalam game pertempuran yang kelihatannya brutal namun game ini tidak menghilangkan unsur konyol dan menggemaskan ala serial kartunnya.
“Game ini menawarkan pengalaman bermain multiplayer RPG yang berakar pada humor slapstick dan kegilaan ala Looney Tunes. Dimana hal ini membuatnya menjadi waralaba yang banyak disukai orang di seluruh dunia,” ungkap senior vice president of product Scopely.
Looney Tunes: World of Mayhem sendiri dikembangkan oleh Aquiris Game. Sebuah studio pengembang yang memang selama ini mengembangkan game untuk Scopely. Sejumlah judul game mobile telah mereka hasilkan, sebut saja Road to Survival, WWE Champions, Yahtzee With Buddies, dan Wheel of Fortune: Free Play.
Jika kamu ingin mencoba memainkannya, bisa unduh gamenya di bawah ini.