Hari ini lewat PlayStaion Store wilayah Jepang gamer sudah bisa mengunduh demo game Work x Work versi PS4.
Demo game bertema RPG komedi ini memiliki ukuran 1.41GB dan bisa dimainkan hingga chapter ke-2. Work x Work sendiri saat ini sudah tersedia dalam full version untuk versi Switch wilayah Jepang. Konsol PS4 baru akan mendapatkan game ini pada tanggal 28 Februari 2019. Kalian yang memiliki konsol Nintendo Switch juga bisa mengunduh demo game hari ini.
Ingin mencoba game RPG yang berbeda? Work x Work sepertinya cocok masuk dalam kriteria “unik”.
Pikuniku, game bertema puzzle exploration, dipastikan meluncur ke konsol Nintendo Switch lewat eShop Nintendo dan juga ke PC pada tanggal 24 Januari 2019 mendatang. Informasi ini diketahui dari daftar game yang ada pada situs resmi Nintendo.
Pikuniku digambarkan sebagai game puzzle-exploration yang sangat absurd. Game ini ber-setting tempat di sebuah dunia dimana semua yang kelihatan gembira… ternyata tidak! Gamers harus membantu warga kota untuk menghadapi kecemasan mereka, membuka bobroknya negara karena konspirasi dan membangun kembali kehidupan yang lebih berwarna dan ceria.
Saat ini pengembangan game masih dilakukan oleh studio game bernama Sectordub. Sectordub sendiri adalah studio game hasil kolaborasi orang-orang beken di dunia industri game, yang diantaranya adalah Arnaud De Bock (Reigns), Remi Forcadell (Giraffes Volleyball Championship 2016), Alan Zucconi (0RBITALIS), dan Calum Bowen (Lovely Planet).
FYI, Pikuniku nantinya akan diterbitkan oleh penerbit Devolver Digital.
Saat ini Mobile Legends dan PUBG merupakan game yang sedang trending di Indonesia. Bahkan peminatnya pun jutaan orang dan sudah merambah ke anak-anak yang masih memiliki usia belia. Padahal masih banyak game lain yang jarang dimainkan dan lebih terkenal dan banyak dimainkan di luar negeri.
Uniknya game-game ini kurang diminati oleh pemain di Indonesia. Justru sebaliknya, kepopuleran game seperti Fortnite dan Overwatch banyak menarik minat pemain mancanegara dan bahkan tak jarang diadakan eSport lho. Dari 5 deretan gameyang kurang terkenal di Indonesia ini, kira-kira ada yang sudah pernah kamu mainkan belum?
Arena of Valor
Sering disebut-sebut sebagai game saingan Mobile Legends, Arena of Valor atau yang akrab dipanggil AOV ini justru sangat booming dan menjadk game MOBA mobile paling terkenal di luar negeri. Mengadopsi gameplay MOBA pada umumnya, AOV juga memiliki komposisi tim 5 vs 5. Yang bikin game ini tambah terkenal ialah berkat kolaborasi yang dengan karakter DC seperti Superman, Joker dan pahlawan super lainnya.
2. Overwatch
Overwatch dapat dikatakan unik dan beda dari yang lain. Game besutan Blizzard ini memiliki genre FPS dengan membawa unsur MOBA. Disini terdapat puluhan karakter dengan spesialisasi dan skill unik masing-masing. Tampilan visual yang memukau juga menjadi salah satu dari banyak alasan untuk memainkan game ini. Overwatch juga memiliki eSports tersendiri dan sudah diselenggarakan di berbagai negara lho. Gimana? Tertarik untuk mencoba memainkannya?
3. Fortnite
Gameplay yang beda dari yang lain namun masih mengadopsi unsur battle royale, Fortnite merupakan game dengan konsep menarik dengan gameplay yang membebaskan kamu untuk berbuat apa saja. Membangun jembatan dan membangun rumah untuk bersembunyi, kamu bisa melakukannya disini. Tentu kamu juga perlu bertahan hingga akhir dan melawan musuh yang ada. Fortnite juga memiliki grafis 3D yang memanjakan mata. Tak heran game ini sangat terkenal di luar negeri.
4. Hearthstone
Lagi-lagi game besutan Blizzard Entertainment yang laris di luar negeri, Hearthstone sudah tak asing lagi dimainkan oleh pemain luar. Tak jarang Hearthstone menjadi game yang diadakan diajang eSport internasional. Jenis gameplaynya yang unik dan penuh strategi, Hearthstone bisa menjadi game alternatif dikala kamu bosan main game FPS dan MOBA.
5. League of Legends
Meski dulu pernah eksis dimainkan oleh banyak pemain di Indonesia, namun saat ini pemain LoL sudah sangat jauh berkurang. Alasannya karena kehadiran DOTA 2 yang memiliki grafis dan gameplay yang lebih seru. Meski begitu, hingga saat ini LoL masih eksis dan laris di luar negeri.
Studio Surgical Scalpels baru saja merilis trailer spesial Natal Project Boundary, game bertema space-set first-person shooter untuk konsol PlayStation 4 yang juga merupakan bagian dari PlayStation China Hero Project.
Sayangnya saat ini jadwal rilis game belum diumumkan oleh sang pengembang, namun kamu sudah bisa mulai menabung dari sekarang jika memang berminat membeli game ini nanti. Untuk saat ini silahkan nikmati dulu trailer game pada video di atas.
Malam ini Nintendo merilis secara resmi trailer cerita untuk mempromosikan game Mario & Luigi: Bowser’s Inside Story + Bowser Jr.’s Journey.
Sejatinya game ini adalah sebuah remake dari seri game Mario & Luigi RPG yang akan nantinya hadir untuk gamer 3DS. Selain perbaikan dari sisi gameplay dan tambahan sentuhan manis dibagian grafisnya, game ini akan mendapatkan cerita tambahan yaitu Bowser Jr. yang memiliki misi membuat segerombolan pasukan dan menciptakan formasi spesial untuk mendukung sekutunya dengan berbagai upaya dan daya. Mario & Luigi: Bowser’s Inside Story + Bowser Jr.’s Journey adalah bukti nyata dari Nintendo bahwa dua petuangan game “lebih seru” dibandingkan satu.
Mario & Luigi: Bowser’s Inside Story + Bowser Jr.’s Journey sendiri dijadwalkan rilis ke 3DS pada tanggal 27 Desember 2018 (besok). Wilayah Barat baru akan mendapatkan game ini pada bulan Januari 2019. Selamat menyaksikan trailer di atas.
Setelah sukses menggelar Free Fire Jakarta Invitationals 2018 kemarin, Garena kini mempersembahkan kompetisi esports dengan skala lebih besar yaitu Free Fire Indonesia Master 2019. Tidak hanya akan memberikan total hadiah lebih besar yaitu 700 juta rupiah, kompetisi kali ini akan memberangkatkan tim pemenangnya untuk mewakili Indonesia ke ajang internasional Free Fire World Cup 2019 di Thailand.
Survivors (sebutan untuk pemain Free Fire) yang ingin ikut membuktikan permainan terbaik kalian sudah dapat mendaftarkan diri di link: bit.ly/indomasters hingga 13 Januari 2019 mendatang.
Menurut kerterangan rilis resminya, kali ini Garena membuka lebih banyak slot pendaftaran yaitu 7,920 tim. Hal ini karena melihat antusiasme peserta yang sangat tinggi di FFJI 2018. Tercatat turnamen tersebut diikuti oleh 3,168 tim. Namun untuk mencegah pendaftaran yang overload, sistem pendaftaran kali ini akan dibatasi bagi 500 tim per harinya dan direset di pukul 20.00 WIB.
Jika pemain telah mencoba mendaftar, namun terdapat notifikasi penuh, maka dapat mendaftar kembali setelah pukul 20.00 WIB. Informasi lebih lanjut mengenai format dan jadwal turnamen juga dapat dicek di halaman pendaftaran.
Selain hadiah utama, tim yang berpartisipasi kali ini akan berkesempatan untuk mengantongi hingga ribuan diamonds yang jumlahnya akan meningkat jika tim berhasil lolos ke ronde yang lebih tinggi.
Menyambut liburan di penghujung tahun, selain menggelar event Winter Wonderland, Blizzard juga membagi-bagikan 5 buah loot box bagi seluruh pemain Overwatch. Dikutip dari Game Informer, Jika pemain mulai masuk ke dalam permainan, otomatis akan mendapat notifikasi yang memberitahukan jika pemain mendapatkan 5 buah kotak untuk dibuka.
Pemain bisa mendapatkan berbagai item jika membuka kotak-kotak tersebut termasuk spray baru, emote, victory line dan skin langka yaitu Junkrat’s Krampus. Sebuah skin seharga 3,000 gold jika ditujual atau ditukarkan.
Item apa yang kamu dapat dari kotak-kotak tersebut gamers?
Buat kamu seorang gamer yang juga penggemar retro game ataupun kolektor segala sesuatu yang bernuansa retro, pada liburan Natal dan Tahun Baru ini sepertinya memiliki kontroler NES klasik untuk Nintendo Switch adalah salah satu ide keren.
Kontroler resmi besutan Nintendo ini terlihat dan terasa sangat mirip dengan aslinya, namun begitu ada dua modifikasi besar yang dlakukan Nintendo untuk penyesuaian. Yang pertama, Nintendo mengganti kabel versi lama dengan koneksi Bluetooth dan kemampuan untuk memasangnya langsung ke Switch untuk mengisi ulang baterai. Selanjutnya adalah penambahan tombol L dan R di bagian atas kontroler.
Kontroler yang sudah rilis sejak September lalu ini bisa kamu dapatkan melalui website resmi Nintendo dengan harga 59,99 Dolar AS atau sekitar 870 ribu Rupiah. Tertarik untuk membelinya?
Kabar baik bagi gamer PUBG. Game battle royale ini kembali ke posisinya sebagai nomor satu untuk game dengan jumlah pemain terbanyak di Steam.
Dalam halaman Steam Stats, jumlah concurrent player PUBG mencapai angka 1 juta. Angka ini berhasil mengalahkan dua game popular lainnya di Steam, DOTA 2 dan CS:GO. Padahal sejak bulan Januari 2018, jumlah pemain PUBG terus mengalami penurunan. Pada bulan November kemarin, jumlah pemain PUBG hanya mencapai 895.650 untuk concurrent player (Thanks Eurogamer).
Kenaikan ini tidak lepas dari map baru Vikendi. Map bertema salju ini kelihatannya berhasil menarik gamer untuk kembali memainkan PUBG. Tidak hanya versi konsol dan PC saja, map ini juga sudah tersedia di PUBG mobile.
Ketika dirilis pertama kali pada 2017, jumlah concurrent player PUBG bisa mencapai 3,2 juta. Jika dibandingkan dengan kondisi sekarang, jalan yang ditempuh oleh PUBG masih sangat jauh. Belum lagi rival utama PUBG, Fortnite tidak mau disalip.
Game MMO Atlas sedang menjadi sorotan saat ini. Sayangnya ketenaran ini bukan karena hal positif, melainkan karena kontroversi. Game buatan developer Grapeshot Games ini menuai kontroversi dan dianggap sebagai penipuan oleh gamer.
Atlas saat ini masih berstatus sebagai early access di Steam. Namun status tersebut tidak bisa menyelamatkan game tersebut dari review negatif. Saat ini overall review dari Atlas di Steam adalah mostly negative. Kebanyakan komplain adalah rasa kecewa karena Atlas tidak lain adalah game ARK: Survival Evolved dengan skin baru. Developer dituduh sengaja menjadikan Atlas game standalone padahal seharusnya adalah DLC atau ekspansi dari ARK: Survival Evolved.
Kontroversi tersebut semakin parah karena ditemukannya menu tersembunyi di Atlas. Jika menu ini diakses maka pemain akan masuk dalam menu game ARK: Survival Evolved. Saat ini masalah tersebut sudah diperbaiki oleh developer, tapi jejaknya masih tersebar di internet. Tidak percaya? Berikut adalah videonya:
Masih banyak kekurangan dari Atlas yang dipermasalahkan. Perilisan game yang ditunda-tunda dikritik. Waktu loading untuk bergabung dalam server disebut terlalu lama. Setelah berhasil bergabung dalam server dan bermain, masalah ternyata belum berakhir. Kondisi server yang tidak stabil membuat pemain mengalami rubber banding.
Saat ini masalah-masalah tersebut tengah diperbaiki oleh Atlas. Akun Twitter resmi mereka @sailtheatlas terus mengumumkan perbaikan yang dilakukan. Sayangnya perbaikan tersebut belum bisa menolong Atlas dari serbuan kritik gamer.
Saat ini Atlas sudah bisa dimainkan di Steam. Akankah game ini bisa comeback dari situasinya sekarang? Kita lihat saja nanti.