Akun twitter resmi PUBG Mobile malam tadi membagikan cuitan yang mengisyaratkan akan ada kolaborasi antara game PUBG Mobile dengan Resident Evil2.
“Hari terakhir #PMSC2018 Dubai Finals. Apa yang bisa lebih menarik daripada mengumumkan bahwa PUBG MOBILE bekerja sama dengan @RE_Games! Sesuatu (hal) akan segera datang. #pubgmobilexre2″, tulis akun tersebut dalam cuitannya.
Dalam cuitan tersebut diunggah juga video teaser yang berisi cuplikan remake Resident Evil 2, kemudian di akhir video muncul secara berdampingan logo PUBG Mobile dan Resident Evil 2.
Activision dan Elex dikabarkan tengah melakukan uji coba mobile Call of Duty: Global Operation di sejumlah negara. Game ini merupakan massively multiplayer online (MMO) untuk platform Android.
Namun jangan salah, Call of Duty: Global Operation merupakan game Call of Duty versi berbeda dengan yang game shooter yang juga tengah dikembangkan oleh Tencent.
Seperti yang bisa kamu lihat pada video di atas, grafik game ini sangat jauh lebih wah dari game mobile Call of Duty yang lainnya. Bahkan ada fitur bird’s-eye view di dalamnya. Tak heran banyak pihak memprediksi game ini nantinya akan mampu meraih banyak pemain.
Dilansir dari Venturebeat.com, Game ini akan membawa pemain dalam pertempuran MMO real-time yang penuh dengan kendaraan tempur dan senjata. Pemain dapat membangun pasukan, merekrut komandan, dan bergabung dengan aliansi.
Pemain akan berperan menjadi seorang jenderal yang akan merekrut lusinan hero, termasuk Captain Price, Ghost, dan Soap. Pemain juga dapat meningkatkan keterampilan komandan dan menetapkan pasukan untuk memanfaatkan kekuatan komandan.
Untuk diketahui, Elex adalah pengembang game mobile terkenal asal Tiongkok yang juga merupakan pengembang Clash of Kings.
Valve dikabarkan akan menyesuaikan sistem bagi hasil yang lebih proporsional antara Steam sebagai platform penjualan dengan penerbit game.
Terutama untuk game yang populer dan laku terjual, Valve akan akan menerapkan sistem yang memungkinkan bagi mereka mendapatkan keuntungan lebih.
Saat ini, model bagi hasil di di Steam menerapkan flat percentage. Dimana Valve mengambil 33 persen dari pendapatan game dan penerbit mengambil 66 persen sisanya.
Namun, sistem bagi hasil yang baru ini membuat penerbit bisa mendapatkan lebih dari 66 persen jika game-nya populer dan laku terjual. Jadi semakin banyak game tersebut terjual, maka semakin banyak uang yang didapat oleh mereka. Sistem ini sendiri akan mulai dihitung pada penjualan tanggal 1 Oktober 2018.
Dilansir dari pengumuman resmi oleh Valce di situs steamcommunity.com, maka detail bagi hasilnya adalah sebagai berikut :
– Game yang menghasilkan lebih dari USD 10 juta untuk Steam, maka bagi hasilnya adalah 75 persen untuk penerbit dan 25 persen untuk Steam.
– Game yang menghasilkan lebih dari USD 50 juta untuk Steam, maka bagi hasilnya adalah 80 persen untuk penerbit dan 20 persen untuk Steam.
Ini adalah salah satu langkah besar yang dilakukan oleh Valve. Pertanyaannya, apakah pemilik platform penjualan game lain seperti Nintendo, Sony Microsoft akan melakukan langkah serupa?
Eric Barone, game developer yang selama ini mengembangkan Stardew Valley mengumumkan bahwa dirinya akan mengakhiri perjanjian dengan penerbit Chucklefish untuk sebagian besar versi game tersebut.
Namun, Chucklefish akan tetap menjadi penerbit untuk Nintendo Switch dan versi mobile dari game ini, tetapi semua hak lainnya akan dikembalikan ke Barone.
“Ketika saya pertama kali merilis Stardew Valley, saya merupakan seorang pemula dalam industri video game,” tulis Barone dalam posting blog hari ini.
“Chucklefish, sebagai penerbit saya, mengawasi distribusi, port konsol dan terjemahan dari game. Mereka mengatur official wiki dan membantu saya mendesain ulang situs web. Dan tentu saja, Tom Coxon melakukan pekerjaan luar biasa menambahkan kode jaringan ke dalam game, membuat (mode) multiplayer menjadi kenyataan. Tetapi saya sekarang berada di titik di mana saya siap untuk maju sendiri. Saya pikir melakukan penerbitan (game) sendiri adalah tujuan akhir kebanyakan pengembang indie, dan saya senang saat ini (berada) pada kondisi yang memungkinkan!” Lanjut Barone dalam posting tersebut.
Eric Barone. Pengembang game Stardew Valley
Akan menarik untuk ditunggu apakah versi Stardew Valley selanjutnya akan berbeda dengan versi sebelumnya. Akankah lebih baik atau justru malah jadi lebih buruk? Kita tunggu saja.
Jika kamu masih menunggu kesempatan untuk menggabungkan seluruh harta dan item pada akun Fortnite di PlayStation 4 dengan yang kamu miliki di platform versi lain, maka sepertinya kamu masih harus menunggu lebih lama.
Pasalnya, Epic selaku pengembang game telah menunda penggabungan akun antar platform tersebut sampai 2019. Padahal sebelumnya direncanakan akan dilakukan sebelum akhir November tahun ini.
“Karena beberapa masalah teknis yang sedang berlangsung, kami akan menunda fitur penggabungan akun hingga awal tahun depan,” tulis Epic di blog resminya.
“Kami ingin memastikan bahwa proses ini benar-benar sudah teruji dan berfungsi dengan baik sebelum merilisnya kepada Anda yang saat ini ingin mentransfer pembelian (item) dari akun lain ke akun utama Anda,” lanjut Epic dalam tulisan tersebut.
Jadi, sepertinya pemain Fortnite harus menunggu hingga tahun depan untuk menggabungkan seuruh harta dan item yang mereka miliki dalam satu akun.
Melalui akun twitter resminya, Niantic mengumumkan bahwa PvP Trainer Battles akan segera hadir pada game Pokemon Go.
Dalam cuitan tersebut tertulis “Bersiaplah…Trainer Battles akan hadir di Pokemon GO”. Kemudian mereka juga mengunggah gambar seorang trainer pokemon yang sedang berdiri di atas rumput dan ada tanda seru di atas kepalanya.
Dilansir dari IGN, CEO Pokemon Company Tsunekazu Ishihara memang pada tahun lalu mengatakan bahwa memang PvP akan segera hadir pada game Pokemon Go. Namun Niantic menyangkalnya dan mengatakan bahwa mode tersebut baru tertuang dalam road map saja.
Bulan lalu Pokemon Go telah mendapatkan update berupa Pokemon Diamond dan Pearl Monster. Serta karakter monster dari Pokemon Go sudah dapat ditransfer ke Pokemon: Let’s Go, Eevee and Pikachu!
Tiga studio game mobile yang berpengalaman yaitu Workshop Games, Hunted Cow, dan Tilting Tower dikabarkan tengah berkolaborasi untuk mengembangkan game strategi Warhammer: Chaos & Conquest yang merupakan seri terbaru dari Warhammer-.
Permainan akan memiliki setting di dunia Warhammer pra-40.000. Sebuah dunia yang ditopang oleh kekuatan cahaya dan kegelapan. Dalam game mobile ini, pemain akan mengambil peran sebagai Chaos Lord, yang dapat menyerang dan menaklukkan peradaban dengan memanggil pasukan besar daemonik dan kekuatan gelap yang kuat bernama Chaos Champions.
Selain itu, pemain dapat membangun kuil sambil membangun kekaisaran yang paling menakutkan dan paling kuat untuk menjadi seorang Chaos Lord di dunia Warhammer. Pemain dapat memilih untuk menaklukkan dunia sendiri atau membentuk aliansi dengan Chaos Champion lainnya.
Layaknya franchise Warhammer seri sebelumnya, Warhammer: Chaos & Conquest juga akan fokus pada strategi game sehingga membuat pemain harus memutar otak lebih. Game ini juga akan menuntut pemain untuk bisa secara efisien mengelola pasukan daemonic dan sumber daya mereka serta berperang menggunakan strategi-strategi cerdas untuk memperluas kerajaan.
Saat ini game sedang dalam tahap beta, sehingga mereka dapat menerima masukan dan feedback dari pemain. Namun sayangnya versi beta ini hanya tersedia di Filipina. Rilis game ini sendiri akan akan dilakukan awal tahun depan untuk seluruh dunia.
Mobile Legends telah menjadi salah satu game MOBA yang sukses menarik hati para penikmat gamer mobile. Hal ini dapat dibuktikan oleh ratingnya yang saat ini menduduki peringkat pertama dan telah didownload oleh lebih dari 100 juta kali. Dengan membawakan gameplay MOBA yang khas, game dengan developer Moonton ini bahkan telah menarik banyak perhatian para gamer MOBA PC lho.
Nah buat kamu yang baru pertama kali memainkan game ini, pasti merasa bingung karena banyaknya karakter-karakter dengan skill dan keunikan berbeda-beda. Untuk mencobanya terkadang ada beberapa karakter yang harus dibeli dahulu sebelum kamu bisa menggunakannya. Padahal untuk mengumpulkan battle point perlu memakan waktu yang lama. Tapi sekarang kamu ga perlu khawatir, karena dibawah ini ada daftar 8 hero yang sangat gampang untuk dimainkan dan dijamin kamu bakal menang terus.
Layla
Siapa yang gak tahu Layla? Hero yang satu ini pasti sudah adalah hero pertama yang kamu gunakan saat sesi tutorial. Hero bertipe Marksman ini memiliki keuntungan pada damagenya yang besar dan dapat menembak pada jarak yang sangat jauh. Layla juga dikenal memiliki range skill terluas dari segala Marksman yang ada lho.
Ketika menggunakan Layla, kamu bisa berlindung di belakang tim kamu dan mengganggu hero musuh dari jarak yang sangat aman. Ketika ada hero musuh yang sekarat, kamu bisa menggunakan skill tiga untuk menghabisi musuh dalam satu serangan yang mematikan. Tapi kamu harus selalu menjaga jarak dengan lawan karena Layla sangat mudah untuk diganggu dengan skill-skill yang memiliki efek debuff.
2. Zilong
Kalau kamu suka hero dengan serangan dekat, maka Zilong bisa menjadi pilihan yang tepat buat kamu pemain pemula. Hero pengguna senjata tombak ini memiliki skill yang sangat mudah digunakan untuk menarik musuh kebelakang dan siap untuk dihabisi oleh teman satu tim kamu. Skill tiga atau skill ultimate Zilong merupakan sebuah skill buff yang bisa meningkatkan attack speed dan kecepatan berlari Zilong.
Coba bayangkan skill ultimate Zilong dapat digunakan untuk mengejar musuh yang kabur atau bisa digunakan untuk menguntungkan Zilong agar bisa kabur dari kejaran musuh karena saat skill ini aktif, Zilong akan kebal dari efek slow.
3. Miya
Kalau kamu gak suka sama Layla karena daya tahannya yang lemah, maka ada Marksman lain yang bisa jadi pilihan kamu adalah Miya. Dilengkapi dengan skill satu Fission Shot yang bisa multi target, Miya bisa dengan gampang menghabisi creep yang berada di dalam lane. Skill dua Miya juga bisa membantu menghabisi creep dan dilengkapi dengan efek stun diakhir.
Yang paling unik dari Miya adalah skill ultimatenya. Miya dapat menghilang dalam jangka waktu tertentu dan menghilangkan semua efek negatif yang diterimanya. Dengan begini kamu bisa memanfaatkan waktu yang ada untuk kabur dari musuh atau menyergap musuh secara tiba-tiba saat keluar dari semak-semak.
4. Estes
Selain hero penyerang, Mobile Legends juga memiliki beberapa hero bertipe support yang bertujuan untuk membantu tim salah satunya adalah Estes. Support berwujud elf ini selalu membawa gulungan kertas yang dijadikan senjata untuk membantu menyembuhkan teman tim yang sekarat.
Skill satu Estes bisa menyembuhkan satu teman tim tapi kamu harus berada didekat target yang sedang disembuhkan. Skill dua dapat digunakan untuk mengganggu musuh karena adanya efek slow dan bersifat AOE. Yang paling unik dari Estes ini adalah skill ultimatenya yang bisa menyembuhkan semua tim secara bersamaan dan dengan efek menyembuhkan yang kuat. Bayangin aja ketika lagi war dan ada Estes, pasti teman satu tim kamu gak akan gencar untuk terus menghabisi musuh dan tower yang ada.
5. Tigreal
Tank punya peran yang sangat penting karena Tank bertugas untuk menerima damage dari lawan dan melakukan open war. Dalam satu match minimal ada satu hero Tank. Tigreal cocok banget buat kamu para pemula yang sedang belajar menggunakan Tank. Selain murah, Tigreal juga sangat keras dan gak gampang mati.
Untuk kombo, kamu bisa menggunakan kombo skill 1 > skill 2 > skill 3. Skill 1 untuk memberikan efek slow yang diikuti skill 2 untuk mendorong musuh dan mengangkatnya ke udara. Terakhir, gunakan skill 3 alias skill ultimate untuk memberikan efek stun yang lebih lama lagi. Dengan begini, kamu tinggal berikan tugas untuk membunuh pada hero-hero penyerang seperti Marksman, Mage dan Assassin.
6. Alucard
Fighter yang satu ini sangat jago lho untuk bisa berhadapan one vs one dengan musuh. Kelebihan Alucard berada di skillnya yang bernama Fission Wave. Ketika skill ini diaktifkan, kamu akan mendapatkan efek lifesteal ketika kamu menyerang dengan basic attak atau saat sedang menggunakan skill. Alucard juga merupakan hero yang sangat susah untuk dihindari berkat skill pasifnya Pursuit.
Dengan efek Pursuit, Alucard bisa terus mengejar musuhnya ketika Alucard mengaktifkan skill yang mana saja. Sayangnya, Alucard terlalu fokus pada damage yang besar dan daya tahan yang kuat karena lifestealnya. Maka dari itu, Alucard gak dilengkapi oleh skill yang bisa memberikan efek negatif pada musuh. Tapi overall, Alucard sangat cocok untuk kamu yang masih belajar bermain hero jarak dekat.
7. Eudora
Suka bikin kesal musuh, Eudora dilengkapi dengan skill yang bisa memberikan efek negatif kepada lawan yakni efek stun. Gak cuma bikin kesal dengan stun saja, Eudora juga bisa memberikan damage yang sakit pada hero-hero tipe penyerang seperti Marksman dan Mage karena mereka punya HP yang kecil.
Untuk melakukan kombo, biasanya Eudora menggunakan skill dua Electric Arrow untuk membuat musuh stun selama 1 detik. Ketika musuh sudah gak bisa bergerak, barulah Eudora meluncurkan skill satu Forked Lightning yang bersifat AOE lalu diakhiri dengan skill ultimate Thunderstruck. Perlu diketahui skill satu dan skill ultimate Eudora bertipe AOE alias memiliki jangka skill yang sangat luas.
8. Angela
Kalau Estes berfokus memastikan agar tim tidak sekarat dengan cara menyembuhkan, maka Angela punya caranya sendiri untuk membantu tim agar bisa mencapai Victory. Sebagai hero bertipe Support, Angela dilengkapi dengan skill yang khusus untuk membantu tim. Jadi damage yang dihasilkan Angela gak sesakit hero-hero seperti Marksman dan Mage.
Tapi kamu gak perlu khawatir, Angela sangat membantu tim dan gampang banget untuk dipakai. Angela punya skill satu bernama Love Waves yang kalau skillnya ditargetkan kepada musuh maka musuh akan terkena efek slow. Tapi kalau skill Love Waves diarahkan pada teman satu tim, maka efek yang diberikan adalah efek menyembuhkan.
Lanjut ke skill 2 Puppet-on-a-String yang bisa mengikat satu musuh dan terkena efek slow. Kalau musuh terlalu lama terikat skill ini maka musuh akan terkena stun. Bayangkan aja Angela bisa ganggu musuh dan akan langsung dihabisi oleh teman satu tim. Terakhir ada skill ultimate Heart Guard, Angela bisa masuk ke tubuh teman dan memberikan shield selama 12 detik. Kalau lagi war, kamu bisa masuk ke hero penyerang agar hero tersebut gak cepat mati.
Buat kamu yang sedang menunggu-nunggu episode kedua dari game Life is Strange 2, kelihatannya kamu harus lebih bersabar lagi. Developer Dontnod telah mengumumkan jika episode 2 baru akan rilis pada Januari 2019.
Dijelaskan dalam halaman Tumblr, Dontnod beralasan jika penundaan ini berkaitan dengan kualitas game. “Life is Strange 2 adalah game yang kami buat dengan hati dan perasaan. Oleh karena itu kami tidak ingin terburu-buru untuk merilinyas,” tulis Dontnod.
Mengenai jangka waktu yang cukup jauh untuk rilis antara episode 1 dan episode 2, Dontnod mengatakan jika itu semua juga dilakukan demi para gamer. Sekedar informasi, episode kedua dari Life is Strange 2 ini akan berjudul Rules. Detail dari game ini rencananya akan diungkap bulan depan.
Bioware memang sedang disibukkan oleh Anthem, tapi bukan berarti mereka melupakan Dragon Age. Dalam keterangan di website resmi, General Manager Bioware, Casey Hudson mengumumkan jika pada bulan Desember nanti akan ada pengumuman baru seputar Dragon Age.
“Dragon Age merupakan franchise penting bagi Bioware, dan kami berniat untuk terus melanjutkannya. Jika kamu rajin mengikuti Twitter saya atau Mark Darrah, kamu pasti tahu jika kami sedang mengerjakan proyek rahasia yang berkaitan dengan Dragon Age. Kami akan memberikan informasi terbaru mengenai hal ini bulan depan,” tulis Casey Hudson.
Kemungkinan besar pengumuman ini akan dilakukan pada acara The Game Awards 2018. Game buatan Bioware yang lain, Anthem juga telah dipastikan tampil dalam acara tersebut.
Apapun pengumuman yang akan dibuat oleh Bioware, mudah-mudahan mereka tidak melakukan hal yang sama dengan Blizzard dan Diablo Immortal-nya.