Home Blog Page 772

PS4 Pro Kingdom Hearts III Limited Edition Dipastikan Rilis di Indonesia

0

Sony telah mengumumkan jika PS4 Pro Kingdom Hearts III Limited Edition akan rilis di Indonesia. Konsol ini sudah mulai bisa dibeli pada awal tahun 2019.

PS4 Pro Kingdom Heart III Limited Edition ini akan dijual dengan harga Rp 7.799.000. Isi dari bundle adalah satu PS4 Pro dengan memori 1TB HDD, satu wireless kontroler Dualshock4, dan satu CD blu-ray game Kingdom Hearts 3. Warna dasar dari PS4 Pro ini adalah hitam dengan corak keyblade yang merupakan ikon game Kingdom Hearts.

Product Name PlayStation®4 Pro KINGDOM HEARTS III LIMITED EDITION
Release Date Scheduled for release in early 2019
Product code PCAS-05086HA
MSRP IDR 7,799,000
Content · PlayStation®4 Pro with 1TB HDD (CUH-7200 series) x 1 *Original Design

· DUALSHOCK®4 Wireless Controller x 1 *Original Design

· PlayStation®4 software “KINGDOM HEARTS III” Blu-ray Disc™ (English version)

· Voucher code for digital contents:

– PlayStation®4 LIMITED EDITION Original Theme

– PS4™ Custom Keyblade for KINGDOM HEARTS III (In-game additional weapon)

– Voucher code for DLC valid until 25th January 2020

· PlayStation®Plus membership voucher card (3 months subscription) x 1

· PlayStation®4 One-Year extended warranty x 1

Copyright ©Disney. ©Disney/Pixar. Developed by SQUARE ENIX

©2019 Sony Interactive Entertainment Inc. All rights reserved.

Design and specifications are subject to change without notice.

 

Game Kingdom Hearts 3 baru akan dirilis menjelang akhir bulan Januari, tepatnya pada tanggal 25 Januari 2019. Pastinya akan lebih asyik jika memainkan gamenya dengan PS4 Limited Edition. Setuju?

Acer Hadirkan Predator Thronos, Kursi Gaming Untuk “Sultan” ke Indonesia

0

Sub-brand gaming dari Acer, Predator akan kembali memanjakan para gamer “sultan” tanah air dengan membawa gaming chair futuristik bernama Predator Thronos ke pasar Indonesia. Kursi gaming berteknologi canggih ini agaikan sebuah “singgasana” bagi para gamer hardcore yang menginginkan gamer’s cave sendiri di rumahnya.

“Awal tahun 2019 ini merupakan awal yang baik bagi Predator Gaming untuk terus menunjukkan kepemimpinan, agresivitas dan inovasi kami dalam dunia gaming. Setelah dibicarakan di sosial media, jutaan orang menonton videonya di YouTube, kami segera menghadirkan Predator Thronos yang akan menjadi most wanted gaming chair di Indonesia. Predator Thronos, throne for the king,” ujar Herbet Ang, Presiden Direktur Acer Indonesia.

Berbagai Fitur Canggih yang DIrancang Untuk Pengalaman Baru bermain Game

Predator Thronos memiliki struktur setinggi 1.5 meter yang dilapisi baja. Hadir dengan dual-tone berwarna hitam dengan aksen cahaya lampu LED yang dapat disesuaikan warnanya. Perangkat ini seolah menenggelamkan pemain melalui getaran yang muncul saat digunakan.

Gaming chair dengan bobot 220 kg ini menjamin kenyamanan bermain game tingkat tinggi dengan kemiringan kursi yang dapat disesuaikan 140 derajat yang dilengkapi penyangga kaki yang dapat disesuaikan untuk menopang kaki. Pada bagian kokpit dilengkapi dengan control arch untuk mengatur ketinggian dari tiga unit monitor yang memungkinkan visual terbaik dari berbagai sudut pandang. Juga terdapat tiga monitor layar lengkung 27-inci sekaligus.

Perangkat ini juga dilengkapi dengan panel cabin controller untuk memudahkan pengaturan fitur-fitur yang disematkan pada Predator Thronos seperti kemiringan kursi, penyangga kaki dan penyangga keyboard untuk memaksimalkan kenyamanan pengguna.

Predator Thronos dilengkapi dengan roda-roda bagian bawah agar mudah dipindahkan. Dirancang untuk melengkapi lini produk gaming kelas sultan, Predator Thronos memastikan kenyamanan pengguna selama bermain berjam-jam.

Klik gambar untuk memperbesar

Harga dan Ketersediaan

Untuk pasar Indonesia, Predator Thronos akan tersedia pada bulan Januari 2019 mendatang yang ditawarkan dalam dua opsi bundling package:

Ultimate Gaming Experience
Rp 299
juta (incl. tax)
Premium Gaming Experience
Rp.199
juta (incl. tax)
· Predator Thronos gaming chair

· Predator Orion 9000 (PO9-900) dengan Intel® CoreTM i9-7900X dan NVIDIA GeForce RTX 2080Ti dual SLI

· 3 unit monitor Predator Z271 U

· Mouse Predator Cestus 510

· Headset Predator Galea 300

· Keyboard Predator Aethon 500

· Customized mousepad

· Predator Thronos gaming chair

· Predator Orion 5000 (PO5-610) dengan Intel® CoreTM i7-9700K dan NVIDIA GeForce GTX 1080

· 3 unit monitor Predator Z271 U

· Mouse Predator Cestus 510

· Headset Predator Galea 300

· Keyboard Predator Aethon 500

· Customized mousepad

Paket penjualan disertai dengan layanan pemasangan on-site (berlaku untuk satu kali pemasangan) dan garansi on-site selama 3 (tiga) tahun. Untuk informasi selengkapnya mengenai pre-order, kehadiran dan penjualan Predator Thronos di Indonesia, silahkan mengunjungi http://acerid.com/predator-thronos.

Klik gambar untuk memperbesar

Nah, buat kamu yang ingin merasakan pengalaman mencoba kursi gaming “sultan ini”, bisa datang ke Electronic City, Pondok Indah Mall (PIM) 1 pada tanggal 14 – 20 Januari 2019 dan acara final Indonesian Asia Pacific Predator League 2019 yang akan berlangsung pada 25–27 Januari 2019 mendatang di Mall Taman Anggrek, Jakarta.

Sony Akuisisi Audiokinetic, Pengembang Software Perancang Suara Untuk Game

0

Sony Interactive Entertainment (SIE) dikabarkan telah mengakuisisi perusahaan sound-engineering Audiokinetic untuk menambah toolkit pengembangan game-nya. Hal ini dikutip dari situs Venture Beat.

Setelah akuisisi ini, Audiokinetic akan beroperasi sebagai anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki Sony.

Sony akan memanfaat Wwise, piranti lunak besutan Audiokinetic untuk kebutuhan riset dan pengembangan game tanpa harus mengeluarkan biaya lagi.

Lebih dari 500 judul game setiap tahunnya menggunakan Wwise. Dan teknologi tersebut bekerja dengan baik pada berbagai platform baik konsol, ponsel, dan VR. Dan inilah yang menjadi alasan utama mengapa kepala eksekutif SIE John Kodera ingin membeli perusahaan asal Kanada tersebut.

“Kami yakin bahwa akuisisi ini akan memungkinkan kami untuk lebih mengembangkan platform PlayStation dan berkontribusi pada industri game yang lebih luas,” kata Chief Executive Sony Interactive Entertainment John Kodera.

Kendati begitu, Audiokinetic menyatakan bahwa Wwise tidak akan menjadi PlayStation eksklusif. Apalagi sampai ditarik peredarannya dari pasar.

“Kami akan tetap independen dan terus memberikan rangkaian solusi audio kami kepada pengembang dan pemegang platform,” kata chief executive dan pendiri Audiokinetic, Martin H. Klein.

MSI & Ubisoft Mempersembahkan Sinkronisasi Pencahayaan Game Generasi Selanjutnya

0

Salah satu merek perangkat keras PC gaming terkemuka di dunia, MSI, bergabung dengan penerbit game internasional, Ubisoft, untuk menarik gamer lebih dalam ke video game terlaris Assassin’s Creed Odyssey dengan sistem sinkronisasi pencahayaan Ambient Link.

Ambient Link dengan sempurna menyinkronkan panel cahaya modular dan Mystic Light yang ada pada produk MSI GAMING dengan layar game untuk menciptakan pencahayaan yang realistis yang mensimulasikan skema warna dalam game dan memperluas dunia game ke dalam kamar gamer.

MSI telah menggali jauh ke dalam ranah PC Virtual Reality dan teknologi game imersif untuk memenuhi keinginan gamer terhadap pengalaman game imersif yang terus menerus meningkat beberapa tahun belakangan ini. Sebagai salah satu pemimpin global dalam perangkat keras PC gaming, MSI terus berharap untuk mengembangkan “Bermain Game” menjadi pengalaman “Bermain dalam Game” yang imersif. Berbekal hasrat yang sama untuk inovasi game, MSI dan Ubisoft bekerjasama dan berhasil menghantarkan tingkat imersif game yang baru ke Assassin’s Creed Odyssey melalui Ambient Link.

Dirancang di Mystic Light Sync eksklusif MSI, Ambient Link memiliki fungsi-fungsi mutakhir, koneksi yang lebih dalam ke alur cerita game dan puluhan preset pencahayaan untuk situasi-situasi dimana karakter utama mendapatkan hadiah atau keterampilan yang baru, ataupun di saat menemui setiap perubahan yang baru, dll. Salah satu elemen kunci dari Ambient Link, yaitu pencahayaan RGB pada setiap tombol keyboard MSI yang eksklusif memberikan detail secara real-time dan menandakan hotkey yang berguna, Panel cahaya modular, seperti Nanoleaf Aurora, memimpin gamer dalam petualangan sensorik dengan berbagai adegan seperti langit terbuka, hutan hujan, pemandangan alam, api unggun, hujan meteor, dan lainnya. Ambient Link yang responsif dan tersinkronisasi benar-benar memperluas dunia game ke dalam kamar gamer, membawa para pemain Assassin’s Creed Odyssey ketingkat yang lebih tinggi dari teknologi imersif saat mereka memulai perjalanan seru dalam game.

Jauh di lubuk hati setiap gamer tentunya ada keinginan untuk mennunjukkan keunikan mereka dan menonjol dalam dunia game. Bermain game bukan hanya soal menang dan kalah. Ini juga merupakan tahap dimana gamer menunjukkan keunikan diri merek masing-masing. MSI Ambient Link telah dirancang untuk tujua nitu – untuk membantu gamer mengekspresikan individualitas mereka. Meskipun Ambient Link sekarang tampaknya merupakan langkah kecil untuk mewujudkan pengalaman gaming yang imersif, dalam jangka panjang ini akan menjadi langkah besar menuju pengalaman gaming yang luar biasa, seperti halnya dengan teknologi sinematik canggih Image Maximum (IMAX) yang dibawa masuk ke industri film.

“Sangat menyenangkan bekerja dengan Ubisoft untuk menghadirkan teknologi pencahayaan game pada gamer yang dirancang bersama dengan pengembang game itu sendiri. Assassin’s Creed Odyssey adalah game yang sangat menarik. MSI Ambient Link membawa Assassin’s Creed Odyssey ke level berikutnya dan menarik gamer untuk masuk lebih dalam lagi ke game dengan menampilkan efek dalam game melalui sistem pencahayaan secara real-time,” kata Sam Chern, MSI Assistant Vice President of Global Marketing.

Pemain Overwatch Kini Bisa Mendapatkan Skin Ana, Begini Caranya!

0

Kemarin, Blizzard merilis sebuah cerita pendek baru berjudul Bastet yang salah satunya merinci beberapa masa lalu Ana. Hari ini, mereka mengumumkan mulai hari ini pemain bisa mendapatkan skin berdasarkan cerita tersebut.

Untuk mendapatkan skin yang hanya tersedia hingga 21 Januari itu, pemain harus menang sembilan kali di mode quick play, competitive, atau arcade.

Sepanjang permainan, pemain akan mendapatkan Bastet player icon jika mendapatkan tiga kemenangan, dan win pose untuk enam kali menang. Untuk rincian mengendai event ini, kamu bisa menonton videonya di atas.

Versi Demo 30 Menit Resident Evil 2 Bisa Dimainkan Mulai Tanggal 11 Bulan Ini

0

Capcom mengumumkan bahwa versi demo untuk Resident Evil 2 berjudul “1-Shot Demo” akan meluncur ke PS4, Xbox One dan PC pada tanggal 11 hingga 31 bulan ini.

Dalam demo ini pemain bisa bermain sebagai Leon di Kantor Polisi Raccoon City dan diberi kesempatan sampai 30 menit untuk mengalahkan Zombie, menyelesaikan beberapa puzzle dan keluar dari stasiun.

Setelah penghitung waktu selama 30 menit tersebut berakhir, pemain tidak dapat lagi memainkan demonya. Jika mati selama game berlangsung, bisa memulai kembali dari awal namun penghitung waktu itu akan tetap berjalan.

Jika berhasil menang dan menyelesaikan setiap misi dalam versi demo tersebut, maka pemain bisa menonton sebuah trailer ekslusif. Perlu diingat sekali lagi, video ini hanya bisa diakses oleh pemain yang bisa menamatkan misi.

Game Resident Evil 2 ini sendiri akan rilis pada tanggal 25 bulan ini untuk PS4, Xbox One dan PC.

Dragon’s Dogma: Dark Arisen Akan Hadir Untuk Switch Pada Bulan April

0

Dragon’s Dogma: Dark Arisen besutan Capcom akan hadir untuk Nintendo Switch pada tanggal 23 April mendatang dan dibanderol dengan harga 29,99 Dolar AS atau sekitar 420 ribu Rupiah.

Dikutip dari Polygon, Capcom menjanjikan bahwa tampilan antarmuka pengguna yang diubah. Lebih akan menawarkan visibilitas layar yang lebih baik pada Switch.

Dari segi konten nantinya game ini akan mencakup semua konten dan DLC yang dirilis sebelumnya. Sehingga akan identik dengan game yang pertama kali hadir pada PlayStation 3 dan Xbox 360 pada 2013.

Untuk diketahui, game ini disutradarai oleh pemimpin seri Devil May Cry lama Hideaki Itsuno. Video trailernya dapat kamu tonton di atas.

Peluncuran Tropico Akan Ditunda Hingga Akhir Maret 2019

0
Gambar: Kalypso

Game simulasi Tropico akan ditunda hingga tanggal 29 Maret. Hal tersebut diungkapkan penerbit Kalypso Media dalam blog resminya. Mereka beralasan bahwa pengembang Limbic butuh lebih banyak waktu untuk memperbaiki dan merealisasikan beberapa masukan dari pemnggemar yang telah memainkan versi beta.

“Saya telah bermain Tropico 6 selama berjam-jam dan benar-benar menyukai apa yang saya lihat. Tetapi menurut pendapat saya, saya belum cukup menyukainya sebagai sebuag game!” tulis Simon Hellwig, pemilik dan direktur pelaksana Kalypso yang menulis pada blog tersebut

Beberapa hal yang diperbaiki terutama pada mode multiplayer, sistem ekonomi dan sumulasi individual masing-masing Tropicans (sebutan untuk penduduk dalam Tropico).

Sebagai permintaan maaf atas penundaan ini, Kalypso akan memberikan DLC pertama gratis untuk pemain yang melakukan pre-order.

Thanks Game Informer!

Presiden Baru Nintendo Ungkap Kemungkinan Mereka Berhenti Memproduksi Konsol

0
Gambar: sbeezer.com

Setelah konsol Nintendo Switch laku keras di pasaran namun Presiden baru Nintendo Shuntaro Furukawa justru mengungkapkan bagaimana bagaimana lesu dan tidak cerahnya bisnis penjualan konsol game.

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Jepang Nikkei yang dilansir oleh Game Informer, Furukawa mengemukakan gagasan bahwa binis konsol rumah sudah tidak lagi menjadi “segalanya” bagi Nintendo.

“Kami tidak benar-benar terpaku pada konsol kami. Saat ini kami menawarkan Nintendo Switch yang dikembangkan secara unik dan peranti lunaknya – dan itulah yang kami mendasari bagaimana kami menghadirkan ‘Nintendo Experience’. Karena itu, kami akan terus berpikir fleksibel tentang bagaimana untuk memberikan pengalaman itu seiring berjalannya waktu.” kata Furukawa kepada Nikkei.

Dengan kata lain, dirinya mengungkapkan bahwa yang memberikan ‘Nintendo Experience’ kepada penggemar justru adalah karya kreatif dan peranti lunaknya, bukan peranti kerasnya.

“Dalam jangka panjang, mungkin fokus kami sebagai bisnis bisa bergeser dari konsol rumah. Fleksibilitas sama pentingnya dengan kecerdikan,” lanjut dia.

Memang Furukawa adalah sosok pebisnis murni yang tidak memiliki latar belakang sebagai gamer ataupun pernah terlibat dalam industri game secara mendalam sebelumnya. Ini betolak belakang dengan dengan sosok almarhum Satoru Iwata, presiden Nintendo sebelumnya. Dirinya ingin membawa Nintendo menjadi perusahaan hiburan dengan cakupan yang lebih luas, tidak hanya berkutat pada industri game saja.

Apakah ini berarti setelah Switch, Nintendo tidak akan mengembangkan konsol generasi selanjutnya? Bagaimana menurut kamu gamers?

RIlis Dead or Alive 6 Akan Ditunda Dua Minggu

0
Gambar: Kotaku

Koei Tecmo telah mengumumkan melalui Twitter bahwa Dead or Alive 6, game pertarungan yang dikembangkan oleh Team Ninja rilisnya akan ditunda selama dua minggu. Dari yang awalnya dijanjikan tanggal 15 Februari, menjadi tanggal 1 Maret 2019. Hal ini karena mereka masih membutuhkan waktu lebih untuk proses finishing.

Kendati begitu beberapa pihak menduga bahwa ini merupakan salah satu strategi Koei Tecmo supaya pada saaat rilis game tersebut tidak berbarengan dengan beberapa game bagus lain yang akan rilis pertengahan Februari. Dengan kata lain supaya meminimalisir persaingan.

Dikutip dari situs Game Informer, kemungkinan nantinya juga akan ada versi beta yang bisa dimainkan sebelum rilis resminya. Game ini sendiri akan hadir untuk PlayStation 4, Xbox One, dan PC.