Setelah sebelumnya meluncurkan GPU generasi terbaru, RTX 2070 serta RTX 2080 dan RTX 2080Ti, NVIDIA kembali membuat gebrakan dengan meluncurkan Titan RTX yang dibanderol dengan harga USD 2,500 atau sekitar IDR 3,5 juta.
Dibanding tiga versi sebelumnya, GPU ini akan memiliki RAM yang jauh lebih besar yaitu 24GB GDDR6. Mereka juga menyematkan total 576 multi-precision Turing Tensor Cores. Dengan tenaga ini, pengguna bisa mendapatkan kecepatan hingga 130 teraflops untuk melakukan deep machine learning.
Tak ketinggalan, mereka juga menyematkan total 72 Turing Ray Tracing (RT) Cores. Prosesor ini dapat memiliki kinerja RT hingga 11 GigaRays per detik, yang terjadi secara real-time.
Tak hanya itu, RTX Titan memberikan bandwidth sembilan persen lebih banyak dibandingkan dengan Ti RTX 2080 berkat memory bus yang lebih luas. Juga dilengkapi dengan konektor NVLink, memungkinkan pengguna untuk menghubungkan dua GPU bersamaan.
Untuk spesifikasi lengkap GPU dengan kemampuan super ini bisa kamu lihat berikut.
Kemampuan detail GPU NVIDIA RTX Titan. Gambar: IGN
Super Evil Megacorp mengumumkan bahwa Vainglory, game multiplayer online battle arena (MOBA) akan hadir untuk Windows dan Mac pada awal 2019 dan bisa dimainkan cross-platform.
“Kami percaya bahwa gamers dapat bermain dalam device manapun, dan menantikan untuk bermain bersama-sama tanpa dibatasi oleh tipe platform maupun mekanisme kontrol yang biasa dimainkan,” kata Kristian Segerstrale, CEO, Super Evil Megacorp. “Dengan menghadirkan keseimbangan gameplay yang dapat dimainkan oleh jutaan mobile phone, PC, konsol, dan device hybrid next-gen terbaru nantinya, kami membangun visi post-platorm dimana gamers dapat bermain dan berkompetisi bersama dengan siapapun, dimanapun.”
Sejak diluncurkan pada tahun 2015, Vainglory telah dikenal sebagai game dengan kualitas AAA pada permainan mobile game, serta didukung oleh keunikan engine E.V.I.L karya SEMC. Super Evil telah berhasil menghadirkan grafis dengan kualitas setara versi konsol, kontrol gameplay yang presisi, dan variasi strategi gameplay yang kini akan dihadirkan dalam platform PC.
Tka hanya itu, Super Evil Corp nampaknya ingin lebih memantapkan game ini untuk ambil bagian dalam maraknya industri eSport. Langkah tersebut diawali dengan akan digelarnya kompetisi Vainglory World Invitational 2018 yang akan dilaksanakan di Los Angeles pada tanggal 16 Desember mendatang dimana akan menampilkan kompetisi pertama antara versi PC vs Mobile. Dan kabarnya tahun-tahun mendatang mereka akan lebih gencar menyelenggarakan kompetisi sejenis.
Seperti diketahui, walau Vainglory berhasil menjaring banyak pemain aktif namun sampai saat ini belum bisa mendapatkan penonton massal layaknya game MOBA lain.
Gandeng NetEase Untuk Peluncuran di Cina
Super Evil juga akan menggandeng NetEase akan meluncurkan rilis versi cross-platform di Cina.
“Cina telah berkembang menjadi negara raksasa dalam pasar gaming secara global, dan kini telah menjadi tolak ukur inovasi dalam industri game,” ungkap Kristian Segerstrale. “Kami sangat menantikan kerja sama kami dengan NetEase, tak hanya untuk meluncurkan judul andalan kami, juga menghadirkan layanan baru game MOBA cross-platform yang akan memberikan pengalaman baru terhadap para gamers, dan akan mendukung kesuksesan secara global.”
“Vainglory akan menjadi tolak ukur game kompetitif dengan layanan cross-platform, dan kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan Super Evil Megacorp untuk meluncurkan Vainglory 4.0 di China.” ujar William Ding, CEO dan Founder, NetEase, Inc.
Mari kita tunggu kelanjutannya, apakah terobosan ini bisa membawa Vainglory untuk mengikuti jejak kesuksesan AoV dan Mobile Legends.
Setelah dinyatakan akan rilis untuk PC, Skellboy dikabarkan juga akan hadir untuk Switch pada 2019 mendatang. Hal tersebut diumumkan kemarin oleh Fabraz selaku penerbit.
Skellboy adalag game Action RPG dengan latar belakang Kerajaan Cubold. Pemain akan memainkan karakter Skippy, ancient hero yang dibangkitkan secara tidak sengaja.
Penasaran seperti apa gamenya? Kamu bisa simak video trailer-nya di atas!
Penerbit game Starbreeze dikabarkan tengah mengalami kesulitan keuangan setelah game Overkill The Walking Dead yang diluncurkan mereka bulan lalu ternyata mengalami penjualan yang buruk.
Dalam pernyataan yang diposting di situs mereka, Starbreeze mengatakan bahwa memang perusahaan sedang mengalami kekurangan uang. Dan saat ini telah mengajukan kepada pengadilan distrik Stockholm untuk rekonstruksi masalah keuangan dan likuiditas.
Ibarat jatuh tertimpa tangga, hal ini juga menyebabkan mereka akan ditinggal oleh CEOnya Bo Andersson. Selain game Overkill The Walking Dead, saat ini mereka juga tengah menggarap StarVR, sebuah proyek Virtual Reality yang merupakan usaha patungan dengan Acer.
StarVR, proyek joint venture antara Starbreeze dan Acer.
THQ Nordic hari ini mengumumkan telah mengakuisisi waralaba Carmageddon dari pengembang Stainless Games.
Carmageddon adalah seri game balap mobil yang pertama kali diluncurkan untuk PC pada tahun 1997. Kemudian diikuti seri-seri lainnya yaitu Carmageddon II: Carpocalypse Now tahun 1998, Carmageddon: TDR 2000 tahun 2000 dan terakhir Carmageddon: Reincarnation, tahun 2015.
Memang sepertinya THQ Nordic sedang rajin melakukan akuisisi belakangan ini. Bulan lalu mereka mencaplok Bugbear, pengembang game yang berbasis di Helsinki, lalu kemudian membeli game Kingdoms of Amalur pada bulan September, serta Timesplitters dan Second Sight Properties pada bulan Agustus.
Namun sampai sekarang masih belum ada keterangan resmi apa yang akan dilakukan pihak THQ Nordic dengan game tersebut mengingat akhir-akhir ini game bergenre balap kurang terlalu diminati oleh gamers.
Tak terasa 2018 sudah menuju akhir. Akhir tahun menjadi suatu momen yang identik dengan liburan dan tentunya hal ini mendorong berbagai brand untuk berlomba-lomba mengadakan event maupun promosi dan diskon dimana-mana.
Tak mau ketinggalan, untuk menyambut musim liburan dan momen pergantian tahun ini, MSI mengadakan promosi spesial yaitu Holiday Vaganza bagi para penggemarnya! Tak hanya berlaku untuk pembelian notebook di seri gaming saja, kali ini MSI juga memanjakan para penggemar notebook seri Prestige-nya.
Bagi customer yang melakukan pembelian tipe notebook gaming seri GT, GS65 Stealth Thin, GE63 Raider, dan GE73 Raider akan mendapatkan Loot Box MSI yang berisi MSI Gaming Headset dan MSI Lucky USB 16GB. Sedangkan untuk pembelian tipe notebook gaming seri GP63 /GP73 Leopard, GF63, serta GL63 maka akan mendapatkan Loot Box MSI yang berisikan MSI Gaming Mouse dan MSI Lucky USB 16GB.
Tak ketinggalan untuk seri Prestige dari MSI. Untuk pembelian notebook tipe PS42 dan P65 Creator akan mendapatkan bonus berupa travel adapter yang tentunya cocok banget buat pelengkap aktivitas liburanmu.
Selain bonus aksesoris MSI yang menarik, ada tambahan cashback hingga 2 juta untuk beberapa tipe notebook gaming. Diantaranya adalah GE63 Raider RGB 8RE-239 ID yang mendapatkan cashback langsung senilai IDR 2,000,000, tipe GP63 Leopard 8RE 466ID / 419ID yang mendapatkan cashback IDR 1,000,000, dan terakhir adalah untuk tipe GL63 8RD 427ID yang mendapatkan cashback sebesar IDR 500,000.
Acara puncak grand final Free Fire Jakarta Invitationals 2018 telah sukses digelar di Emporium Pluit Mall, Jakarta Utara pada tanggal 2 Desember 2018 kemarin. Dari 12 tim finalis yang bermain hari Minggu tersebut, Tim XCODE EXTZY berhasil merebut juara mengalahkan dua belas tim finalis lainnya.
Dari ronde pertama, Tim XCODE-EXTZY sudah menunjukkan dominasinya dengan menduduki posisi dua teratas di setiap ronde. Tim dengan anggota yang berasal dari Padang, Malang, Kediri, Bengkulu dan Pekalongan, baru sempat berkumpul secara lengkap untuk latihan offline pertama kalinya pada hari Minggu tersebut. Meskipun begitu, mereka mampu menunjukkan permainan baik yang konsisten hingga ke ronde terakhir dimana tim ini berhasil mengumpulkan total skor 2,105 poin dan pulang mengantongi hadiah uang tunai 50 juta rupiah sebagai juara dari Free Fire Jakarta Invitationals 2018. Peringkat kedua diikuti oleh Tim AOW1 dengan 1,915 poin dan peringkat ketiga oleh Tim NESC LEGEND dengan 1,555 poin.
Pertarungan 7 ronde di babak grand final tersebut sukses mempersembahkan permainan yang membuat ribuan penonton bersorak semangat mendukung masing-masing tim favoritnya. Turnamen kemarin juga diramaikan dengan kompetisi cosplay yang dimenangkan oleh karakter Andrew (Skin Ballet) dan karakter Eve serta awarding berupa sebuah handphone Asus ZenFone Max Pro (M1) bagi pemain MVP (Most Kills) yang diraih oleh pemain Dwi Suryo “X1” Sumianto.
Square Enix telah mengeluarkan trailer peluncuran Just Cause 4 menjelang rilis resmi gamenya besok, 4 Desember 2018.
Just Cause adalah game action-adventure yang dibuat oleh Avalanche Studios. Permainan ini adalah dunia terbuka dan berlangsung di pulau-pulau dan kepulauan terutama.
Nama serial game ini diambil dari sebuah kode operasi bernama “Operation Just Cause” saat invasi Amerika Serikat di Panama.
Silahkan tonton videonya sebelum nanti menikmati gamenya!
Square Enix dikabarkan telah menunjuk Takesi Aramaki sebagai kepala studio baru dari Luminous Productions setelah Hajime Tabatha mengundurkan diri dari studio game yang menggarap Final Fantasy XV tersebut pada 31 Oktober lalu.
Aramaki adalah programmer utama di Final Fantasy XV, dan juga memimpin pengembangan game tersebut untuk versi PC. Luminous Productions sendiri saat ini berfokus pada pengembangan “game AAA berskala besar dan berkualitas tinggi.”
Dirikan Perusahaan Baru
Dari pihak Tabata sendiri dikabarkan bahwa dirinya tengah mengembangkan sebuah perusahaan bernama JP Games.
“Saya memulai perusahaan saya sendiri bernama JP Games, Inc. Saat ini, kami sedang mempersiapkan target peluncuran (game – red) padaJanuari 2019. Dan untuk semua orang yang telah membantu saya hingga hari ini – saya dengan hormat meminta dukungan dari Anda.” tulis Tabata di akun Facebooknya.
Kendari begitu, sampai saat ini belum ada informasi detail mengenai proyek game apa yang sedang dia kerjakan.
Sony Interactive Entertainment Japan Asia barus aja mengumumkan para pemenang dari perhelatan PlayStation Awards 2018. PlayStation Awards sendiri adalah acara penghargaan tahunan yang diberikan oleh Sony untuk game yang paling laris terjual di konsol PlayStation.
Berikut ini adalah informasi detilnya :
Quadruple Platinum Prize
Game yang berhasil dikapalkan dan diunduh lebih dari empat juta kopi.
Monster Hunter: World (Capcom)
Platinum Prize
Game yang berhasil dikapalkan dan diunduh lebih dari satu juta kopi.
The Last of Us Remastered (Sony Interactive Entertainment) Persona 5 (Atlus)
Gold Prize
Game yang berhasil dikapalkan dan diunduh lebih dari 500 ribu kopi.
Call of Duty: WWII (Sony Interactive Entertainment) God of War (Sony Interactive Entertainment) Gran Turismo Sport (Sony Interactive Entertainment) Jikkyou Powerful Pro Yakyuu 2018 (Konami) Marvel’s Spider-Man (Sony Interactive Entertainment) Pro Evolution Soccer 2018 (Konami) Super Robot Wars V (Bandai Namco Entertainment)
PlayStation Network Award
Tiga game yang paling laris terjual (periode 1 Oktober 2017 sampai 30 September 2018)
FIFA 18 (Electronic Arts) Fortnite (Epic Games) Monster Hunter: World (Capcom)
Users Choice Prize
10 judul game yang menjadi pilihan gamer Jepang dan Asia (periode 1 Oktober 2017 sampai 30 September 2018).
Assassin’s Creed Odyssey (Ubisoft) Dark Souls Remastered (From Software) Detroit: Become Human (Sony Interactive Entertainment) Dragon Quest XI: Echoes of an Elusive Age (Square Enix) Fortnite (Epic Games) God of War (Sony Interactive Entertainment) The Legend of Heroes: Trails of Cold Steel IV ~The End of Saga~ (Nihon Falcom) Marvel’s Spider-Man (Sony Interactive Entertainment) Monster Hunter: World (Capcom) Yakuza: Kiwami 2 (Sega)
PlayStation VR Special Award
Tiga judul game PS VR yang paling laris (dirilis mulai 13 Oktober 2017 sampai 30 September 2018, tidak termasuk para juara penghargaan tahun lalu).
The Elder Scrolls V: Skyrim VR (Bethesda Softworks) Gran Turismo Sport (Sony Interactive Entertainment) No Heroes Allowed! VR (Sony Interactive Entertainment)
Indie & Developer Award
Tiga judul game paling berjasa bagi pengembangan PlayStation (dirilis antara tanggal 1 Oktober 2017 hingga 30 September 2018, tidak termasuk para juara penghargaan tahun lalu).