Home Blog Page 76

ROG Exclusive Store Surabaya Resmi Dibuka

0
ROG Exclusive Store Surabaya Grand Opening

ROG Exclusive Store Surabaya telah resmi dibuka. Berlokasi di Maspion Square, Surabaya, toko ini menjadi pusat baru bagi para pecinta game dan teknologi. ASUS bersama mitra Andro IT menghadirkan store ini dengan konsep modern yang memungkinkan pengunjung menjajal langsung berbagai perangkat gaming dari lini ROG, TUF Gaming, hingga ASUS Gaming.

Belanja Interaktif di ROG Exclusive Store Surabaya

Kalian tidak hanya datang untuk membeli, tetapi juga bisa mencoba langsung semua produk. Mulai dari laptop gaming seperti ROG Zephyrus dan Strix G, hingga desktop dan berbagai aksesori resmi. Konsep ini memberi keleluasaan kepada pembeli untuk mengevaluasi produk sebelum memutuskan.

Kehadiran ROG Exclusive Store Surabaya disambut dengan promo grand opening yang menarik. Pembeli bisa menikmati potongan harga menggunakan GoPay hingga Rp500.000 untuk setiap pembelian laptop gaming. Promo ini berlangsung dari 23 Juli sampai 30 September 2025.

Tidak hanya itu, pembeli juga bisa mendapatkan paket eksklusif berisi ROG Tumblr dan Speaker selama persediaan masih ada. Store ini juga menjadi tuan rumah untuk Tekken Competition yang akan digelar 2 Agustus 2025. Ajang ini terbuka untuk umum dan menjadi tempat berkumpulnya gamers dari seluruh penjuru Surabaya.

Bagaimana menurut kalian?

Review Shadow Labyrinth (PC): Wajah Lain Pac-Man

0

Shadow Labyrinth bisa diibaratkan sebagai sebuah ujian mengetes kesabaran. Meski berat mengatakannya, tapi tidak semua orang akan menyukai spin-off dari Pac-Man ini. Meski begitu, kekurangan ini juga menjadi bagian dari pesona yang dimiliki oleh gamenya.

Kami sudah memainkan review Shadow Labyrinth di PC. Sejak awal kami sudah mengantisipasi bahwa game ini akan memiliki tema yang gelap, sesuai dengan film pendeknya. Tapi yang tidak kami sangka adalah ‘kegelapan’ ini betul-betul menyesatkan. Sesuai nama gamenya.

Wajah Baru Pac-Man

Berangkat dari film pendek Secret Level di Amazon Prime, Shadow Labyrinth adalah kejutan di tahun ini dari Bandai Namco. Game ini memadukan elemen klasik dalam game Pac-Man dengan genre Metroidvania berdasarkan desain dunia yang dibentuk oleh Secret Level.

Shadow Labyrinth juga mengangkat latar dunia UGSF (United Galaxy Space Force), semesta fiksi yang dibuat oleh Bandai Namco. Wajar jika kalian merasa kurang akrab dengan nama ini karena memang jarang dibicarakan. Tidak perlu khawatir, kalian tidak perlu tahu Lore dalam semesta ini terlebih dahulu untuk bisa memulai Shadow Labyrinth.

Cerita yang disajikan oleh Shadow Labyrinth cukup Straightforward. Kalian akan bermain sebagai seorang pendekar misterius aka Swordsman No.8. yang dibangkitkan oleh Pac-Man, eh maksud saya Puck. Bersama, tugas kalian adalah keluar dari penjara, menjejalahi ruang bawah tanah, hutan, dan akhirnya tiba di Menara Hitam yang menjadi tujuan utama.

review shadow labyrinth pc wajah baru pac-man

Selama perjalanan, karakter kalian dengan Puck akan saling berinteraksi. Secara perlahan menyibak misteri mengenai identitas dari Puck dan alasan kenapa ia harus mendatangi menara tersebut.

Labirin yang Menyesatkan

Secara visual, Shadow Labyrinth menurut kami ditampilkan cukup baik. Terutama detail pada monster berbentuk mekanik yang terlihat kompleks. Setiap Biome di dalam game juga memiliki ciri khas, meski dari segi pewarnaan terlihat agak kaku.

Developer juga tidak ingin kehilangan ciri khas dari Pac-Man di dalam game. Kalian akan menemukan banyak referensi dari game legendaris tersebut di game ini. Misalnya kehadiran semacam rel khusus yang memungkinkan Swordsman No.8 dan Puck bergabung dan berubah bentuk menjadi versi klasik Pac-Man. Melalui rel ini, kalian bisa bergerak di dinding dan langit-langit sambil memakan Pellet, yang di dalam Shadow Labyrint berfungsi sebagai mata uang untuk upgrade karakter.

review shadow labyrinth pc mode pac-man

Swordsman No.8 juga akan dibekali dengan berbagai kemampuan Traversal seperti Air Dash, Grapple Hook, dan Double Jump. Kemampuan ini akan terbuka seiring Progression di dalam game dan membantu kalian agar lebih mudah saat menjelajahi dunianya.

Pada awalnya, Shadow Labyrinth seperti Metroidvania biasa. Tapi begitu kalian menemukan jalan buntu, game ini baru memperlihatkan wujud aslinya. Kalian tidak akan mendapatkan informasi tentang arah dan tujuan, kecuali dari Puck saat Cutscene.

Tidak ada penanda misi, tidak ada juga sistem petunjuk. Konsep ini berbeda dengan game Metroidvania zaman sekarang seperti Prince of Persia: The Lost Crown, yang justru membimbing pemainnya dengan berbagai instruksi. Sebaliknya, Shadow Labyrinth justru lebih memilih untuk menantang pemainnya dengan membuat pusing.

Setiap langkah bisa membawa kalian ke dua tujuan. Pertama, ke jalur baru yang memang dicari. Kedua, kembali ke tempat yang sudah didatangi atau menemukan halangan yang tidak bisa dilalui. Pada titik inilah kalian akan merasa frustrasi, dan mungkin memutuskan untuk berhenti bermain.

Sistem Checkpoint di game ini juga sangat menyiksa. Kalian akan menemukan dua jenis Checkpoint. Pertama hanya berupa pilar kecil sebagai titik untuk menyimpan Progression. Kedua adalah Miku Sol, yang selain untuk menyimpan, bisa juga digunakan untuk teleportasi serta upgrade karakter. Keduanya memiliki kesamaan yaitu jumlahnya sangat terbatas di dalam game.

Jika kalian mati, otomatis kalian akan kembali ke titik Checkpoint yang lokasinya jauh dari TKP. Kalian harus mengulangi kembali perjalanan dan kadang musuh yang sudah dikalahkan bisa hidup kembali.

Menjelajahi dunia yang ruwet ini akan menjadi perjuangan yang berat. Tapi di balik itu akan ada banyak hadiah juga. Jadi, jika kalian ingin keluar hidup-hidup dari Shadow Labyrinth, kalian harus menghafal setiap inci dari peta yang rumit, dan siap kembali ke jalur sama berulang kali. Setiap kali kalian membunuh musuh akan mendapatkan Pellet. Jadi anggap saja kemunduran ini sebagai kemajuan…Jika bisa.

Makan, Makan, dan Makan

review shadow labyrinth pc sistem combat

Dari segi Combat, Shadow Labyrinth cukup sederhana. Gerakan Swordsman No.8 terbatas, yaitu hanya menggunakan pedang untuk serangan jarak dekat. Ia juga dibekali ESP yaitu skill yang mengkonsumsi Energy Bar. ESP bisa kalian ganti-pasang, menyesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya jika mencari serangan area bisa menggunakan ESP Grenade.

Kalian juga bisa mengkustomisasi Perk, semacam skill pasif yang bisa memodifikasi gameplay. Misalnya mengurangi konsumsi ESP saat menghindar atau menampilkan sisa HP diserang. Perk ini tidak bisa diaktifkan semuanya melainkan hanya beberapa saja sesuai dengan jumlah slot. Jadi pastikan untuk memilih yang diperlukan saja.

Setiap mengalahkan musuh, kalian juga bisa memakannya. Untuk musuh biasa jika dimakan akan memberikan bahan untuk Crafting. Sedangkan jika yang dimakan adalah Boss biasanya akan memberikan Skill baru.

Dari pengalaman kami, Combat di Shadow Labyrinth sesungguhnya hanya ditentukan oleh satu faktor saja, yaitu ketepatan waktu. Tidak peduli ESP dan Perk yang digunakan, kalian harus menyerang dan menghindar dengan ketepatan waktu yang pas. Meleset sedikit saja, Boss di game ini bisa menghabisi kalian dengan cepat.

Berbicara soal Boss, kebanyakan Boss di Shadow Labyrinth hanya memiliki tiga sampai lima pola serangan. Tapi semuanya sangat mematikan. Tanpa refleks yang tepat, kalian akan mati dalam dua hingga tiga serangan saja.

Untuk mengatasi Boss yang menyebalkan, kami biasanya menggunakan GAIA sebagai Last Resort. Jika diaktifkan, Swordsman No.8 dan Puck akan memanggil semacam robot mirip Evangelion yang kebal terhadap serangan. G.A.I.A. bisa dianggap sebagai bentuk “Rage Mode”, yang bisa menyelamatkan nyawa dalam situasi kritis, terutama saat melawan Boss.

review shadow labyrinth pc mekanisme gaia

Hal yang cukup mengejutkan dari Shadow Labyrint adalah kehadiran MAZE. Fitur ini berupa dimensi alternatif yang menyerupai level dalam Pac-Man klasik. Variasi permainannya juga bermacam-macam dan tidak hanya sebatas mode klasik game Pac-Man. Jika kalian merasa suntuk atau frustrasi karena sedang buntu, MAZE bisa menjadi aktivitas jeda yang menyegarkan.

Shadow Labyrinth Dari Segi Teknis

Kami memainkan review Shadow Labyrinth di PC dengan spesifikasi CPU i5-14400F, GPU RTX 3060, RAM 32GB, dan SSD. Tidak ada masalah teknis yang kami alami selama memainkan game ini, karena dari Requirement PC game ini juga sangat enteng di PC.

Kesimpulan Review Shadow Labyrinth

Inilah Kesimpulan kami untuk review Shadow Labyrinth. Game ini memulai perjalanannya dengan berani, memperkenalkan salah satu pergeseran arah paling aneh dari karakter video game klasik. Dari tema, Shadow Labyrinth juga masih tetap membawa elemen khas Pac-Man. Perjalanan dengan berbagai pilihan jalur, mengkonsumsi musuh, dan GAIA.

Semua elemen klasik tersebut dikombinasikan dengan hal-hal baru, merupakan representasi dari Pac-Man dalam game modern. Ini adalah bentuk penghormatan dari developer terhadap brand yang menjadi pionir di perkembangan industri game.

Namun di balik sisi positif itu, ada banyak hal yang juga melelahkan. Minimnya arahan di dalam game dan sistem checkpoint yang menjengkelkan, membuat game ini agak susah diterima oleh gamer zaman sekarang. Inilah yang membuat Shadow Labyrinth terasa seperti labirin tanpa cahaya di ujung terowongan.

ASUS Vivobook S14 Versi OLED Masuk Indonesia

0

ASUS kembali menghadirkan inovasi di pasar laptop Indonesia lewat peluncuran Vivobook S14 versi OLED. Laptop ini dibekali teknologi AI lokal yang memungkinkan pkalian menikmati fitur-fitur pintar tanpa harus terkoneksi ke internet.

Spesifikasi Vivobook S14 versi OLED

ASUS Vivobook S14 OLED spesifikasi

Prosesor Snapdragon X1 26100 dan dukungan NPU Hexagon yang mampu menjalankan hingga 45 triliun operasi per detik, kalian bisa merasakan manfaat kecerdasan buatan secara langsung. Beberapa fitur unggulan seperti Recall, Live Captions, dan Co-creator dapat diakses melalui sistem Windows Copilot+ tanpa bantuan layanan cloud.

Kombinasi antara RAM 16GB LPDDR5X, SSD 512GB, dan GPU Adreno juga menjadikan perangkat ini sangat andal untuk pekerjaan berat. Mulai dari multitasking hingga editing konten, semua dapat dilakukan secara lancar. Keunggulan lainnya adalah desain tanpa kipas, yang membuat perangkat ini bekerja dengan senyap serta lebih efisien dalam penggunaan daya.

Desain Ramping dan Konektivitas Andal

ASUS menghadirkan Vivobook S14 versi OLED dalam dua warna pilihan, Cool Silver dan Matte Gray. Bobot yang hanya 1,35 kg dengan ketebalan 1,59 cm membuatnya mudah dibawa, cocok untuk pengguna aktif dan pekerja mobile. Baterai 70Wh yang ditanamkan di dalamnya cukup untuk mendukung aktivitas sepanjang hari, sementara adaptor USB-C 65W memungkinkan pengisian ulang secara cepat.

Soal konektivitas, laptop ini tidak mengecewakan. ASUS menyertakan port lengkap seperti dua USB 4.0 Type-C, dua USB 3.2 Gen 1 Type-A, HDMI 2.1, dan jack audio 3.5mm. Perangkat ini juga mendukung output tampilan eksternal dan transfer data kecepatan tinggi hingga 40Gbps, membuatnya siap digunakan di berbagai situasi kerja.

Pada sisi keamanan, ASUS menyematkan fitur biometrik melalui kamera IR yang mendukung Windows Hello. Selain itu, pengguna mendapat perlindungan ekstra melalui privacy shutter, chip keamanan Microsoft Pluton, dan dukungan TPM. Lisensi McAfee yang disertakan juga membantu menjaga perangkat dari ancaman siber.

Keandalan fisik laptop ini dibuktikan dengan sertifikasi uji ketahanan militer AS (US MIL-STD 810H), yang menjamin daya tahannya dalam berbagai kondisi ekstrem. ASUS juga memperlihatkan komitmen terhadap keberlanjutan melalui kepatuhan pada standar lingkungan seperti Energy Star 8.0, RoHS, dan REACH.

Vivobook S14 versi OLED di Indonesia telah tersedia secara eksklusif di toko resmi ASUS dengan harga Rp12.699.000. Pembelian juga bisa dilakukan secara online untuk mendapatkan fasilitas cicilan 0% dan juga cashback OVO ataupun Gopay hingga Rp2.000.000.

Detailnya bisa dilihat di sini.

Mito dan Cat Knight Alice Hadir di DLC Keempat Sword Art Online Fractured Daydream: Symphony of a Dazzling Dawn

0

Kabar gembira untuk para penggemar Sword Art Online! Bandai Namco Entertainment Asia resmi merilis Symphony of a Dazzling Dawn, konten unduhan keempat untuk game SWORD ART ONLINE Fractured Daydream, yang kini tersedia di platform PlayStation®5, Nintendo Switch™, Xbox Series X|S, dan PC via Steam®.

DLC terbaru ini menghadirkan dua karakter baru yang bisa dimainkan, yakni Mito, yang bergabung sebagai Fighter Class, serta Cat Knight Alice, yang memperkuat jajaran karakter Mage Class. Keduanya hadir dengan kostum alternatif serta senjata unik masing-masing yang siap memperkaya pengalaman bermainmu.

Tonton trailer pengenalan karakter terbaru Mito dan Cat Knight Alice di kanal resmi Bandai Namco!

Cerita Baru: Petualangan di Hutan dan Pertarungan Melawan Kolosus

Dalam Symphony of a Dazzling Dawn, pemain akan mengikuti petualangan Kirito, Asuna, Eugeo, Oberon, dan Alice saat mereka menjelajahi hutan misterius. Saat melakukan penyelidikan, Alice secara tak terduga terkena efek data rusak yang mengubah dirinya menjadi Cat Knight — wujud baru yang membingungkan namun menarik secara visual.

Petualangan mereka tidak berhenti sampai di situ. Sekelompok pahlawan ini kemudian bertemu dengan bos baru yang menakutkan, Fuscus the Vacant Colossus. Di tengah pertarungan, muncul seorang pengguna sabit misterius yang ternyata adalah Mito, teman lama Asuna yang siap bergabung dalam pertempuran epik ini. Bersama, mereka harus bekerja sama untuk mengalahkan Fuscus dan mengungkap misteri yang mengancam dunia virtual mereka.

Karakter Baru: Siap Panaskan Medan Pertempuran

  • Mito – Seorang petarung cepat dengan gaya bertarung penuh ketepatan dan kekuatan. Ia menggunakan sabit besar sebagai senjatanya dan memiliki jurus-jurus kuat yang cocok untuk pertarungan jarak dekat.

  • Cat Knight Alice – Versi baru dari Alice yang kini menjadi bagian dari Mage Class. Dengan kemampuan sihir yang mematikan serta penampilan menggemaskan ala kucing, Alice versi ini siap memikat pemain lama maupun baru.

Akses dan Cara Mendapatkan DLC

Pemain yang telah membeli Character Pass 2 dapat langsung menikmati DLC ini tanpa biaya tambahan. Namun, bagi kamu yang belum memiliki pass tersebut, Symphony of a Dazzling Dawn juga dapat dibeli secara terpisah melalui platform masing-masing.

Dengan tambahan dua karakter baru, kostum eksklusif, cerita yang makin seru, dan boss battle menantang, DLC ini menjadi konten wajib bagi siapa pun yang ingin memperdalam pengalaman bermain Sword Art Online Fractured Daydream.

Kenapa DLC Ini Layak Dicoba?

  • Konten Baru yang Kaya Cerita – Menampilkan perkembangan narasi baru yang menyambung erat dengan dunia SAO.

  • Karakter Tambahan – Menawarkan gaya bermain baru dan strategi pertempuran yang lebih variatif.

  • Kostum Alternatif – Tingkatkan estetika permainanmu dengan tampilan eksklusif.

  • Kompatibilitas Multi-Platform – Tersedia di PS5, Switch, Xbox Series X|S, dan PC.

Tautan dan Informasi Tambahan

Untuk informasi lebih lanjut tentang SWORD ART ONLINE Fractured Daydream, trailer terbaru, serta produk lainnya dari Bandai Namco Entertainment Asia, kamu bisa kunjungi situs resmi atau ikuti akun media sosial mereka di:

Symphony of a Dazzling Dawn bukan hanya sebuah DLC tambahan, tapi juga kelanjutan yang menghidupkan kembali atmosfer penuh aksi dan drama khas Sword Art Online. Dengan dua karakter baru yang menarik, cerita penuh misteri, dan gameplay yang makin menantang, konten ini siap menjadi alasan baru bagi pemain untuk kembali ke dunia Fractured Daydream.

Apakah kamu siap menyambut pagi yang memesona bersama Mito dan Cat Knight Alice? Unduh DLC-nya sekarang dan buktikan sendiri keseruannya!

Kagendra Juara FFNS 2025 Fall, Siap Harumkan Indonesia di Kancah Internasional

0
kagendra tim esport bentukan telkomsel dan dunia games

Kagendra kembali membuktikan eksistensinya di kancah esports nasional. Tim besutan Telkomsel dan Dunia Games ini sukses meraih gelar juara Free Fire Nusantara Series (FFNS) 2025 Fall di Makassar.

Dengan hasil gemilang ini, Kagendra resmi mengantongi satu dari lima tiket untuk mewakili Indonesia di turnamen bergengsi tingkat Asia Tenggara, Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2025 Fall. Turnamen regional ini dijadwalkan berlangsung mulai 15 Agustus 2025 dan akan mempertemukan 18 tim terbaik dari kawasan Asia Tenggara.

Kagendra Tampil Heroik di Grand Final FFNS 2025 Fall

Grand Final FFNS 2025 Fall menggunakan sistem kompetisi Champion Rush. Setiap tim harus mengumpulkan minimal 80 poin dan meraih kemenangan atau Booyah! di pertandingan selanjutnya untuk dinyatakan sebagai juara. Kagendra berhasil mencapai angka 80 poin pada game keenam dan kemudian memastikan kemenangan mutlak di game ketujuh, meskipun hanya bertahan dengan tiga pemain aktif di akhir ronde.

Perjalanan menuju puncak bukanlah hal mudah bagi Kagendra. Setelah tampil kurang maksimal di musim Spring sebelumnya, mereka harus memulai langkah dari babak kualifikasi tingkat kota. Namun, konsistensi dan semangat juang tinggi berhasil membawa mereka ke puncak klasemen nasional.

CMO Telkomsel, Derrick Heng, menyatakan bahwa keberhasilan Kagendra menjadi bukti nyata strategi jangka panjang Telkomsel dalam membangun ekosistem esports nasional yang mampu bersaing di kancah global. Dengan dukungan dari Dunia Games, Telkomsel memberikan pelatihan, akses jaringan prioritas, hingga platform kompetitif dan monetisasi yang berkelanjutan bagi para atlet digital.

Persiapan Kagendra Menuju FFWS SEA 2025 Fall

Menuju FFWS SEA 2025 Fall, Kagendra bersama empat tim Indonesia lainnya akan menjalani pelatihan nasional secara intensif. Kompetisi ini bukan sekadar turnamen regional, melainkan jalur menuju pentas dunia, yaitu FFWS Global Finals yang akan digelar pada akhir tahun ini.

Kapten tim Kagendra, KAGE Raff, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Ia menyebut bahwa perjalanan tim penuh tantangan, terlebih usai kegagalan di musim Spring. Namun, dukungan dari Telkomsel dan komunitas penggemar menjadi bahan bakar utama semangat tim untuk kembali bangkit dan berjuang lebih keras di FFWS SEA.

Kiprah Internasional

Selain di cabang Free Fire, Kagendra juga menjadi perwakilan Indonesia di ajang Honor of Kings World Cup (KWC) 2025 yang berlangsung di Riyadh, Arab Saudi. Mereka lolos usai menjuarai Indonesia Kings Laga (IKL) Spring 2025, turnamen nasional resmi pertama untuk Honor of Kings.

Didirikan pada tahun 2017 dengan nama awal DG Esports, Kagendra kini memiliki lebih dari 30 atlet profesional di empat divisi aktif: Honor of Kings, PUBG Mobile, Free Fire, dan Mobile Legends: Bang Bang.

Bagaimana menurut kalian?

Pra-Registrasi Dragon Raja: ReRise Dibuka, Berhadiah iPhone 16 Pro Max

0
Dragon Raja ReRise pra-registrasi telah dibuka

Dragon Raja: ReRise resmi membuka masa pra-registrasi di iOS dan Android. Game terbaru dari tim orisinal Dragon Raja ini menjadi lanjutan sekaligus pembaruan cerita dari franchise Dragon Raja. Pemain yang ikut serta dalam pra-registrasi berkesempatan mendapatkan gelar eksklusif dalam game serta hadiah dunia nyata seperti iPhone 16 Pro Max dan headphone Sony XM6.

Mengusung konsep cerita baru melalui cabang waktu alternatif (rute IF), game ini mengajak pemain kembali ke Cassell College dan mempertemukan mereka dengan karakter ikonik seperti Erii, NoNo, dan Anjou.

Dragon Raja: ReRise Hadirkan Pengalaman RPG

Berbeda dari versi sebelumnya, Dragon Raja: ReRise dirancang agar lebih mudah diakses oleh pemain baru. Cerita game dimulai dari awal dan tetap setia pada alur dari novel fantasi karya Jiang Nan, menjadikannya pengalaman yang memuaskan baik untuk pemain lama maupun pendatang baru.

Game ini menggabungkan mekanisme idle card RPG dengan sistem pengembangan karakter yang kompleks. Selain itu, fitur “Asisten” memungkinkan pemain menyelesaikan berbagai misi harian hanya dengan satu sentuhan.

Game ini menghadirkan desain karakter yang mendetail dan animasi penuh warna yang menciptakan atmosfer sinematik. Musik latar orisinal “Ivory Tower” ciptaan Hiroyuki Sawano menambah kedalaman emosi dalam cerita. Tidak hanya itu, para karakter dalam game juga diisi oleh pengisi suara ternama dari Jepang seperti Yusuke Kobayashi dan Akari Kito.

Bagaimana menurut kalian?

Fitur Baru Avatar: Frontiers of Pandora Hadirkan Mode Third-Person

0
Fitur Baru Avatar Frontiers of Pandora adalah mode third person

Fitur baru Avatar: Frontiers of Pandora secara mendadak telah diumumkan. Mulai dari tanggal 5 Desember 2025, kalian dapat menikmati pengalaman bermain yang benar-benar baru melalui pembaruan besar: mode third-person dan New Game+.

Fitur Baru Avatar: Frontiers of Pandora

Melalui mode third-person, pemain bisa menjelajahi dunia Pandora dari sudut pandang berbeda. Selain menambah perspektif visual, fitur ini juga membawa nuansa eksplorasi yang lebih luas dan imersif. Tim pengembang di Massive Entertainment telah melakukan penyesuaian besar mulai dari animasi, kontrol, sistem kamera, hingga elemen audio, agar transisi ke mode ini terasa alami dan nyaman.

Pembaruan ini juga memperkenalkan mode New Game+. Dalam mode ini, kalian dapat mengulang cerita utama tanpa kehilangan Inventory maupun Skill yang telah dimiliki. Selain menghadapi musuh yang lebih tangguh, pemain juga akan mendapatkan akses ke Skill Tree baru serta Gear yang lebih kuat.

Creative Director di Massive Entertainment, Omar Bouali menjelaskan jika pembaruan ini merupakan bentuk apresiasi kepada komunitas yang telah setia mendukung Avatar: Frontiers of Pandora.

Untuk menyambut pembaruan ini, Ubisoft juga mengadakan diskon terbatas untuk Avatar: Frontiers of Pandora yang bisa dinikmati pemain di berbagai platform. Dan menjelang perilisan Avatar: Fire and Ash pada 19 Desember mendatang.

Apa Saja Isi Konten Gamenya?

Dirilis pada tahun 2024, Avatar: Frontiers of Pandora sudah memiliki dua cerita tambahan baru. Pertama adalah “The Sky Breaker” yang membawa pemain mengikuti permainan besar kaum Na’vi dan menyaksikan migrasi zakru. Sementara itu, “Secrets of the Spires” memperkenalkan kawasan pegunungan yang dirancang khusus untuk meningkatkan sensasi terbang menggunakan banshee.

Avatar: Frontiers of Pandora sudah tersedia di PS5, Xbox Series, dan PC melalui Ubisoft Connect dan Steam.

Bagaimana menurut kalian?

Penjualan Tiket Hatsune Miku Expo 2025 Asia Resmi Dibuka, Respons Penggemar Jakarta Sangat Antusias

0

Penjualan tiket MIKU EXPO 2025 ASIA untuk kota Jakarta resmi dibuka hari ini, Selasa, 22 Juli 2025 pukul 12.00 WIB melalui situs resmi mikuexpo.com/asia2025. Sambutan luar biasa dari para penggemar langsung terlihat dengan cepatnya tiket untuk kategori 2A, 2B, dan 3A yang sudah habis terjual atau fully booked.

Tur konser virtual terbesar ini akan mengunjungi tujuh kota besar di Asia, termasuk Bangkok, Hong Kong, Manila, Singapura, Kuala Lumpur, Seoul, dan tentunya Jakarta yang akan menjadi tuan rumah pada Rabu, 12 November 2025 di Tennis Indoor Senayan.

Hatsune Miku, ikon penyanyi virtual global yang terkenal dengan pertunjukan multimedia inovatif dan lagu-lagu populer, kembali menyuguhkan pengalaman spektakuler yang memadukan visual canggih dan musikalitas tinggi. Dengan dukungan dari AEG Presents Asia, PK Entertainment, dan Sound Rhythm, konser ini menjanjikan malam penuh energi dan kegembiraan yang wajib dinantikan penggemar di Jakarta.

Untuk menghindari kehabisan tiket, penggemar disarankan segera melakukan pembelian melalui laman resmi dan tidak melewatkan kesempatan untuk menyaksikan pertunjukan fenomenal ini.

Bersiaplah menikmati malam penuh pesona yang merayakan musik, kreativitas, serta kekuatan komunitas penggemar global, hanya di HATSUNE MIKU EXPO 2025 ASIA di Jakarta.

JADWAL HATSUNE MIKU EXPO 2025 ASIA

 

Tanggal                       Kota                            Tempat Acara

5 November                Bangkok                      UOB Live

6 November                Hong Kong                   AsiaWorld-Arena

12 November              Jakarta                       Tennis Indoor Senayan

16 November              Manila SM                  Mall of Asia Arena

19 November              Singapore                    The Star Theatre

22 November              Kuala Lumpur              Idea Live KL

29 November              Seoul                           Hwajeong Gymnasium

KILLER INN Siap Gelar Closed Beta Test: Aksi Misteri Pembunuhan dari Square Enix yang Penuh Ketegangan

0

Siapkan dirimu untuk merasakan ketegangan yang mencekam dalam KILLER INN, game aksi misteri pembunuhan multipemain terbaru dari Square Enix! Sang developer dan publisher ternama ini baru saja mengumumkan bahwa game tersebut akan memasuki tahap Closed Beta Test (CBT) pada 25 Juli 2025 pukul 15:00 PDT hingga 28 Juli 2025 pukul 14:59 PDT.

Bagi para gamer yang tertarik untuk menjadi yang pertama merasakan atmosfer penuh intrik dan strategi dalam game ini, kalian bisa langsung bergabung dalam program Steam Playtest melalui halaman resmi Steam Store di sini:
https://sqex.to/KI_STM_OTH_AA

Apa Itu KILLER INN?

KILLER INN adalah game aksi multipemain dengan nuansa murder mystery yang penuh tipu daya, strategi, dan intensitas. Pemain akan memasuki sebuah penginapan misterius tempat para tamu ternyata memiliki tujuan tersembunyi. Tidak hanya soal siapa pelakunya, namun juga bagaimana kamu bisa bertahan hidup, menyelidiki, atau menyamar sebagai pembunuh tanpa tertangkap.

Dengan atmosfer yang menggabungkan elemen stealth, deduksi, dan permainan psikologis yang mendalam, KILLER INN menjanjikan pengalaman yang tidak hanya memacu adrenalin tapi juga memeras otak.

22 Hal yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Menginap di KILLER INN

Square Enix juga merilis sebuah video eksklusif berjudul “22 Things To Know Before You Visit KILLER INN” yang bisa kamu tonton di sini:

Dalam video ini, kamu akan mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai gameplay, karakter, peran yang bisa dimainkan, serta mekanisme unik dari KILLER INN yang membedakannya dari game-game deduksi lainnya seperti Among Us atau Project Winter.

Closed Beta Test: Jadi yang Pertama Menyaksikan Rahasia KILLER INN

Closed Beta Test ini akan menjadi kesempatan emas bagi pemain untuk:

  • Menjelajahi area misterius dalam penginapan

  • Mencoba berbagai peran, baik sebagai penyelidik maupun pembunuh

  • Menguji mekanik permainan dan interaksi multipemain secara langsung

  • Memberikan masukan kepada tim pengembang sebelum perilisan penuh

Tidak hanya itu, pemain yang mengikuti CBT juga berpotensi mendapatkan akses lebih awal dan insight tentang fitur yang akan datang di versi finalnya.

KILLER INN tampaknya bukan hanya soal siapa pelaku pembunuhan, tapi lebih dari itu — bagaimana pemain bisa mengelabui, membentuk aliansi, atau bahkan menusuk dari belakang secara psikologis. Ini adalah game yang sangat cocok bagi penggemar deduksi sosial, thriller psikologis, dan permainan bertahan hidup berbasis strategi.

Jika kamu suka game seperti Dead by Daylight, Among Us, atau Town of Salem, KILLER INN akan menawarkan versi yang lebih kelam, lebih intens, dan lebih “Square Enix” dari semuanya.

Detail Closed Beta Test KILLER INN
  • Tanggal Mulai: Jumat, 25 Juli 2025 pukul 15:00 (PDT)

  • Tanggal Selesai: Senin, 28 Juli 2025 pukul 14:59 (PDT)

  • Platform: PC via Steam

  • Link Playtest: KLIK DI SINI

eFootball Kembali Ramaikan FIFAe World Cup 2025 Jumlah Negara Peserta Lebih Banyak dari Sebelumnya!

0

Konami Digital Entertainment (KONAMI) mengumumkan keberlanjutan kerjasama dengan Fédération Internationale de Football Association (FIFA) untuk mempromosikan perkembangan esports sepak bola di seluruh dunia melalui kompetisi FIFAe pada tahun 2025 dan 2026. Dua FIFAe World Cup™ yang menampilkan eFootball™ cabang platform mobile dan konsol akan diadakan lagi tahun ini dan tahun depan, dengan jumlah negara yang berpartisipasi diantisipasi akan meningkat dengan proses kualifikasi terbuka di seluruh dunia.

FIFAe World Cup 2024™ yang mempertandingkan eFootball™ di perangkat seluler dan konsol diadakan pada bulan Desember lalu dengan lebih dari 14 juta pemain dari seluruh dunia berpartisipasi secara online, yang mewakili 16 negara untuk cabang platform mobile dan 18 negara untuk cabang platform konsol. Kompetisi final disiarkan secara online ke seluruh dunia, dengan jumlah penonton serentak sebanyak 400.000 pengguna, jumlah tertinggi untuk acara esports yang diadakan di eFootball™.

Untuk lebih memanjakan komunitas sepak bola global melalui esports, acara “eFootball World Festival in Tokyo” diadakan pada hari Senin, 21 Juli untuk merayakan ulang tahun ke-30 seri eFootball™. Di satu sesi acara panggung, KONAMI mengumumkan perpanjangan kerjasama antara FIFA dan KONAMI untuk pengembangan esports termasuk FIFAe World Cup™ yang mempertandingkan eFootball™ pada tahun 2025 dan 2026. FIFAe World Cup™ 2025™ tahun ini akan memperluas jumlah negara. Selain itu, dengan kerja sama FIFPRO, jumlah pemain yang tersedia untuk kompetisi akan meningkat.

FIFAe World Cup 2025™ yang mempertandingkan eFootball™ di ponsel dan konsol akan diselenggarakan di Arab Saudi pada bulan Desember ini sebagai bagian dari Final FIFAe 2025. Dengan tujuan untuk terus membuat esports sepak bola menjadi lebih mudah diakses, dua FIFAe World Cup™ yang mempertandingkan eFootball™ di ponsel dan konsol akan menampilkan periode kualifikasi terbuka yang berlangsung selama beberapa bulan dengan aktivasi lokal dan regional. Proses kualifikasi tahun ini akan memungkinkan lebih banyak Asosiasi Anggota FIFA untuk bersaing memperebutkan posisi di acara tersebut, membangun fondasi untuk ekosistem yang benar-benar global dan berkelanjutan. Para pemain dapat memperoleh informasi lebih lanjut dari situs resmi eFootball™ dan FIFA.GG. Selain itu, dengan adanya kerja sama dengan FIFPRO, jumlah klub dan pemain yang tersedia untuk kompetisi ini akan meningkat.

Seperti pada turnamen sebelumnya, perwakilan Jepang akan dipilih melalui “JFA eJapan National Soccer Team Selection Tournament 2025” yang diselenggarakan oleh Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA). Rincian turnamen seleksi akan diumumkan di situs web resmi JFA, JFA.jp, segera setelah diresmikan.

Detail jadwal dan prosedur pendaftaran akan diumumkan di situs resmi eFootball™ dan FIFA.GG segera setelah selesai. Pemain juga dapat menyaksikan acara spesial “eFootball World Festival in Tokyo” di “eFootball™ Channel” di YouTube.

eFootball™ Series 30th Anniversary Special Event:

Konami Digital Entertainment berkomitmen untuk menghadirkan kegembiraan dan antusiasme kepada lebih banyak lagi penggemar sepak bola dan komunitas sepak bola melalui kolaborasinya yang sedang berlangsung dengan FIFAe.

Foto FIFAe World Cup 2024™ yang digelar Desember tahun lalu

Komentar Konami Digital Entertainment

Kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan FIFAe lagi tahun ini, membawa kegembiraan dan antusiasme kepada para penggemar sepak bola melalui platform digital. Menjelang Piala Dunia FIFAe 2024™, lebih dari 14 juta pemain eFootball™ berpartisipasi secara online dan acara final mencatatkan jumlah streaming langsung tertinggi dalam sejarah eFootball™. Kami berkomitmen untuk membuat turnamen tahun ini menjadi lebih menarik dengan memperluas skalanya. Kami menantikan partisipasi Anda.

(Makoto Igarashi, General Manager, eFootball™ Production)

 

Komentar dari Fédération Internationale de Football Association

Antusias dari para penggemar setelah acara tahun lalu sungguh luar biasa dan menegaskan visi kami untuk menyediakan rumah bagi olahraga sepak bola bagi berbagai komunitas yang berbeda. Mengkonfirmasi judul-judul permainan gratis dan acara ini untuk dua musim adalah langkah penting dalam perjalanan kami, memungkinkan aksesibilitas untuk negara dan pemain dari seluruh dunia. Perpanjangan kemitraan kami menyoroti ambisi bersama dari semua orang yang terlibat dan memungkinkan kami untuk secara berkelanjutan mengembangkan struktur kompetisi lebih jauh lagi untuk menawarkan pengalaman terbaik bagi para penggemar dan pemain.

(Christian Volk, Direktur eFootball dan Gaming)

Komentar dari International Professional Footballers’ Association

Saat kami merayakan 60 tahun memperjuangkan hak-hak pemain di seluruh dunia, pembaruan multi-tahun dengan KONAMI ini datang pada momen penting dalam sejarah FIFPRO. Kemitraan abadi kami dengan KONAMI telah menjadi hal yang fundamental dalam memajukan misi kami untuk memberdayakan dan melindungi para pemain sepak bola profesional di seluruh dunia. KONAMI berdiri sebagai pelopor sejati dalam hiburan digital, dan ketika kami mendekati satu miliar unduhan eFootball, jelas bahwa visi mereka yang berpikiran maju dan komitmen terhadap keunggulan mencerminkan nilai-nilai kami. Dengan 30 tahun kontribusi terobosan dalam permainan sepak bola, warisan KONAMI berbicara dengan sendirinya. Kami merasa sangat terhormat untuk terus berkolaborasi dengan salah satu pemimpin paling berpengaruh di dunia dalam inovasi olahraga digital, karena kami mendorong batas-batas bersama, tidak hanya di dunia game tetapi juga dalam memajukan masa depan sepak bola profesional.

(Andrew Orsatti, Direktur Komersial)

Komentar dari Asosiasi Sepak Bola Argentina

FIFAe World Cup™ yang mempertandingkan Football™ tahun lalu telah menjadi ajang yang luar biasa di Argentina, yang sekali lagi membuktikan bahwa “eFootball™” merupakan alat komunikasi yang penting bagi para penggemar sepak bola. Kami berkomitmen untuk mendukung para pemain eFootball™ dengan komitmen yang lebih kuat daripada tahun lalu, dengan tujuan untuk melihat juara dunia muncul dari Argentina!

(Leandro Petersen, Chief Commercial & Marketing Officer)

Komentar dari Federasi Sepak Bola Turki

Di Federasi Sepak Bola Turki, kami menyadari semakin pentingnya eFootball™ sebagai bagian penting dari lanskap sepak bola modern. Karena teknologi terus membentuk cara para penggemar dan pemain terlibat dalam olahraga ini, kami melihat FIFAe sebagai platform yang berpikiran maju yang memberdayakan generasi atlet berikutnya. Turki memiliki tradisi yang kuat dalam hal pemuda yang penuh semangat dan berbakat, dan kami bangga mendukung para pemain esports nasional yang mewakili negara kami dengan kebanggaan dan tekad yang kuat. Perjalanan mereka tidak hanya mencerminkan bakat individu tetapi juga semangat kolektif dan ketahanan sepak bola Turki.FIFAe lebih dari sekadar kompetisi – ini adalah perayaan global untuk inovasi, inklusi, dan kolaborasi internasional. Kami berharap dapat melihat bagaimana platform ini terus berkembang dan menginspirasi jutaan orang di seluruh dunia.

(Sema Tuğçe Dikici, Direktur Pemasaran)

Komentar dari Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA)

Selamat atas ulang tahun ke-30 seri “eFootball™”, yang dimulai dengan “Winning Eleven”. Saya memulai debut saya di J.League pada tahun 1995, tahun di mana judul pertama dalam seri ini, “J.League Jikkyou Winning Eleven,” dirilis. Sayangnya, sebagai pemain pemula, saya tidak tampil di judul pertama, tetapi saya tampil di “Winning Eleven ’97,” dan saya ingat sangat senang ketika banyak orang mengatakan kepada saya, “Saya menggunakan Miyamoto di Winning Eleven. Saya percaya bahwa judul game ini telah menyampaikan pesona sepak bola tidak hanya di Jepang tetapi juga di seluruh dunia, dan saya sangat menghormati evolusi yang terus berlanjut serta popularitasnya yang bertahan lama di antara para penggemar, bahkan setelah 30 tahun setelah dirilis. Saya juga sangat senang bahwa tim nasional eJepang akan kembali berpartisipasi dalam “FIFAe World Cup 2025™.” Turnamen ini merupakan puncak dari dunia eFootball™ dan merupakan panggung khusus di mana semua pemain harus berjuang dengan mimpi dan semangat mereka. Para pemain berlatih dengan tekun setiap hari dan mempersiapkan diri untuk menghadapi tim-tim terkuat di dunia dengan penuh percaya diri. JFA akan mendukung tim nasional eJapan untuk sepenuhnya menunjukkan kemampuan mereka di turnamen ini dan mengukir babak baru dalam sejarah di panggung dunia. Kami dengan hormat meminta dukungan hangat Anda semua agar para pemain dapat menghadapi dunia dengan penuh kebanggaan.

(Tsuneyasu Miyamoto, Presiden)

Komentar dari Asosiasi Sepak Bola Malaysia

Saat eFootball™ menandai hari jadinya yang ke-30, kami bergabung dengan KONAMI dan FIFAe untuk merayakan warisan yang telah mengubah lanskap sepak bola dan olahraga global. Di Malaysia, eFootball™ telah menjadi jembatan yang signifikan antara permainan dan komunitas sepak bola kami yang penuh semangat, terutama di kalangan anak muda. Kelanjutan dari FIFAe World Cup™ yang menampilkan eFootball™ merupakan peluang yang menarik, menginspirasi generasi pesepakbola digital berikutnya untuk bermimpi melampaui batas. Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dengan bangga mendukung inisiatif ini dan berkomitmen untuk membina bakat-bakat yang akan mewakili negara kami dengan bangga. Kami berterima kasih kepada KONAMI dan FIFA atas komitmen mereka yang tak tergoyahkan terhadap inovasi, dan kami berharap dapat menyaksikan kekuatan pemersatu sepak bola melalui platform global ini.

(Datuk Mohd Joehari Bin Mohd Ayub, Presiden)