Pengembang game Hitman, IO Interactive mengumumkan bahwa mereka telah membuka cabang baru di Malmö, Swedia. Studio yang diberi nama IOI Malmö tersebut akan mengerjakan konten baru Hitman serta proyek-proyek game baru yang belum diumumkan .
“Ini akan memperluas “otot” kami untuk menciptakan berbagai hal baru menarik dan waralaba baru,” tulis IO Interactive dalam situs resminya.
Saat artikel ini ditulis, studio tersebut sudah resmi berdiri dan saat ini sedang merekrut karyawan untuk memperkuat timnya.
Cuplikan cerita terbaru The Division 2 telah rilis. Menceritakan dimana Amerika Serikat terpecah dan tergelincir dalam perang saudara dan berada dalam ambang kehancuran total. Sebagai seorang agen The Division, pemain akan bertugas mengalahkan kelompok musuh dan memulihkan demokrasi di negeri paman sam tersebut.
Dalam video berdurasi 2 menit 27 detik tersebut, nampak beberapa senjata dan peralatan baru seperti drone dan crossbow.
Tak hanya itu, Ubisoft juga mengumumkan akan menggelar fase private beta pada 7 Februari hingga 10 Februari.
Yang berhak mendapatkan akses ke fase ini adalah pemain yang telah melakukan pre order lewat retail. Namun jika memungkinkan, pemain yang telah mendaftar di thedivisiongame.com/beta juga akan diundang untuk bergabung.
Dalam sebuah postingan Instagram, atlet UFC dan WWE Ronda Rousey memaerkan sebuah undangan acara Mortal Kombat 11 Reveal yang akan berlangsung hari ini di Los Angeles, Amerika Serikat.
Hal ini membuat beredarnya rumor bahwa dirinya akan mengisi suara karakter Sonya Blade. Namun begitu, sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari Rousey maupun pihak pengembang terkait hal ini.
Salah satu project game Star Wars besutan EA, kembali dibatalkan oleh penerbit tersebut. Sebelumnya game itu digarap oleh Visceral Studio namun ditunda berhubung studio tersebut ditutup untuk alasan yang tidak diketahui.
Selanjutnya pengembangan dilanjutkan oleh studio game Motive yang sebelumnya pernah bekerjasama dengan Visceral untuk menggarap proyek ini. Lama ditunggu akhirnya beredar pernyataan resmi dari EA bahwa game ini positif dibatalkan.
Saat ini EA telah merilis Star Wars: Battlefront dan Star Wars: Battlefront II. Mereka juga telah mengumumkan Star Wars Jedi: Fallen Order dari pengembang Titanfall Respawn dijadwalkan meluncur tahun ini.
Hari ini Tanggal 17 Januari 2019 merupakan hari bersejarah bagi industri laptop Tanah Air. ASUS akan meluncurkan ZenBook terbaru yang merupakan laptop paling ringkas di dunia, bahkan lebih kecil dari MacBook Air.
“Tahun 2019 ASUS menginjak usia ke-30 dan untuk memperingati momen istimewa tersebut, kali ini kami menghadirkan sesuatu yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya,” ujar Jimmy Lin, Regional Director ASUS South East Asia. “Sambut ZenBook terbaru, laptop paling ringkas di dunia yang bahkan lebih kecil dari MacBook Air,” jelasnya.
Ada tiga varian ZenBook baru yang akan dihadirkan pada gelaran peluncuran hari ini. Ketiganya adalah ZenBook 13 UX333, ZenBook 14 UX433, dan ZenBook 15 UX533. Ketiganya merupakan laptop paling ringkas di kelasnya, bahkan dikatakan sebagai penyempurnaan dari MacBook Air yang merupakan pionir laptop ultrathin.
Dibandingkan dengan MacBook Air, ZenBook terbaru memiliki ukuran yang lebih kecil. Hal tersebut dapat dicapai berkat inovasi ASUS melalui teknologi NanoEdge Display. Teknologi tersebut memungkinkan ZenBook terbaru hadir dengan bezel sangat tipis dan membuat ukurannya lebih kecil secara keseluruhan.
“MacBook Air merupakan salah satu produk paling inovatif dari Apple karena laptop tersebut tampil sebagai pionir perangkat ultrathin,” jelas Jimmy. “Melalui ZenBook terbaru, ASUS menyempurnakan apa yang disajikan oleh MacBook Air, yaitu sebuah laptop super ringkas namun dengan performa kelas premium.”
Selain tampil lebih ringkas, seri ZenBook terbaru ini juga tampil dengan performa yang powerful. Ditenagai oleh prosesor Intel Core generasi ke-8, ZenBook terbaru dapat diandalkan sebagai laptop untuk bekerja sekaligus hiburan. Bagi yang membutuhkan performa grafis ekstra, ASUS juga menyediakan model dengan GPU Nvidia GeForce.
Hari ini ASUS Indonesia juga akan menggelar sesi live streaming peluncuran seri ZenBook terbaru yang bisa disaksikan melalui melalui laman media sosial resmi ASUS Indonesia di YouTube, Facebook dan untuk pertamakalinya di Instagram Live.
Perusahaan riset asal Amerika Serikat, Superdata dalam laporannya menyebutkan bahwa Tujuh dari sepuluh free-to-play dengan pendapatan tertinggi pada 2018 dirilis oleh perusahaan game asal Asia. Dimana pendapatan seluruh game jenis itu tahun lalu mencapai 54,3 miliar Dolar AS.
Capaian tersebut paling banyak dihasilkan oleh game free-to-play untuk platform mobile. Diikuti oleh PC dan terakhir konsol.
Hal ini menjadikan game jenis ini berkontribusi sebesar 80% dari total pendapatan produk game digital pada tahun 2018 lalu.
Kendati didominasi oleh penerbit Asia, namun game yang meraup untuk paling besar justru diraih oleh Fortnite yang berhasil meraih pendapatan 2,4 miliar Dolar AS. Padahal ini belum termasuk pendapatan dari platform mobile dan mode PvE-nya (Save the World). 34% pendapatan dihasilkan oleh pemain asal Amerika Serikat yang rajin melakukan pembelian Battle Pass.
Assassin’s Creed Odyssey berangkat dari ide yang memungkinkan pemain untuk membentuk karakter dan jalan cerita melalui beberapa pilihan dialog dan kisah cinta. Namu pada episode kedua DLC Legacy of the Blade, Shadow Heritage telah menghilangkan hal ini.
Pemain “dipaksa” untuk mengkuti alur dan jalan cerita yang sudah ditentukan. Alexios / Kassandra akhirnya akan menjalin hubungan dengan Neema / Natakas (karakter wanita / pria tergantung pada karakter yang dimainkan sebagai permainan). Namun dialog yang dipilih oleh pemain, akhir ceritanya akan sama.
Beberapa fans memprotes hal ini karena berbeda dengan apa yang pernah diucapkan Creative Director Jonathan Dumont bahwa jalan cerita dalam game ini “tidak akan memaksa situasi kisah cinta yang mungkin tidak nyaman bagi pemain”.
Dilansir oleh Kotaku, Ubisoft menjelaskan bahwa peristiwa tersebut adalah bagian dari cerita yang menyeluruh, yang akan dijelaskan lebih lanjut dalam episode terakhir DLC.
“Kami berusaha memberikan pilihan kepada pemain kapan pun memungkinkan di Odyssey dan meminta maaf kepada mereka yang terkejut dengan kejadian di episode ini,” tulis Ubisoft.
Masih akan ada satu episode lagi yang akan tersisa dari DLC ini yaitu Legacy of the First Blade. Bagaimana kira-kira nanti alur ceritanya ya?
Bandai Namco telah mengumumkan game baru Dragon Ball. Tidak bergenre fighting seperti game-game sebelumnya, game baru ini justru game kartu. Judul dari game ini adalah Super Dragon Ball Heroes: World Mission.
Dalam dunia Super Dragon Ball Heroes: World Mission, pemain akan menjadi seseorang bernama Beat. Ia memiliki cita-cita untuk menjadi juara dunia. Sayangnya mimpi Beat harus ditunda karena kemunculan penjahat misterius dari dunia game yang membuat kacau dunia nyata. Sosok misterius ini bernama Sealas. Ia didesain langsung oleh Toyotaro, komikus Dragon Ball Super.
Jumlah rooster dari game Super Dragon Ball Heroes: World Mission mencapai 350 karakter. Android 21 dari game Dragon Ball FighterZ dan Jiren dari Dragon Ball Super akan hadir di game ini. Setidaknya ada 1.000 kartu yang bisa dikoleksi di game ini.
Super Dragon Ball Heroes: World Mission akan mulai dipasarkan pada bulan April tahun ini. Game ini akan rilis pada tanggal 5 April 2019 di PC (Via Steam) dan Nintendo Switch
Meski mengangkat tema dari game DOTA 2, ternyata belum jadi jaminan untuk Artifact. Jumlah pemain game TCG ini ternyata terus menurun dari pertama kali diluncurkan sampai sekarang.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Steam Charts, jumlah pemain Artifact menurun drastis semenjak dirilis pada November 2018. Saat pertama kali rilis, jumlah pemain bisa mencapai angka sekitar 60.000. Setelah itu jumlah pemain Artifact secara perlahan menurun, sampai pada tanggal 21 Desember 2018 saat Valve meluncurkan update. Jumlah pemain sempat meningkat kembali. Sayangnya itu tidak bertahan lama.
Mulai dari tanggal 1 Januari 2019, jumlah pemain Artifact selalu berada di bawah angka 7.000. Saat berita ini dibuat, jumlah pemain hanya 1.972. Jika Valve tidak memberikan update atau perubahan, bisa-bisa Artifact “tewas sebelum bertempur”.
Permasalahan utama Artifact adalah model bisnisnya, yaitu P2P. Kamu harus mengeluarkan uang untuk membeli gamenya. Untuk memiliki deck dengan kartu yang bagus, kamu perlu mengeluarkan uang lagi. Akibatnya permainan menjadi tidak seimbang karena hanya para whale yang bisa memiliki kartu bagus.
Akankah Valve merubah secara drastis Artifact? Bagaimana menurut kamu?
Valthirian Arc; Hero School Story menoreh prestasi kembali. Belum selesai merayakan juara posisi ke 2 di Inggris versi steam, game asal Indonesia ini kembali memberikan kabar baik.
Melalui rilis resminya, Agate mengumumkan bahwa hasil penjualan dari game tersebut telah mencapai Break Event Point, atau akrab dengan balik modal. Total angka penjualan mencapai lebih dari 500.000 Dolar AS atau lebih dari 7 Milliar Rupiah.
Perolehan keuntungan tersebut didapatkan kurang dari 3 bulan sehak game tersebut dirilis. Keuntungan terbesar diperoleh dari penjualan fisik untuk PS4 yang dijual di wilayah Inggris dan Eropa. Popularitas game ini sendiri salah satunya didapat dari event MCM London Comicon yang dilaksanakan Oktober lalu.
Valthirian Arc Dalam Event MCM Comicon London
Game Valthirian Arc: Hero School Story menempatkan pemain sebagai kepala sekolah di akademi ksatria yang dulunya merupakan akademi terhebat di seluruh negeri Valthiria.
Tugas pemain adalah untuk mendidik, melatih, dan meluluskan sebanyak-banyaknya ksatria agar akademi ksatria tersebut tetap hidup dan berkembang. Kemudian harus menggunakan semua sumber daya yang terkumpul untuk mendirikan fasilitas, memperbesar area akademi, dan mendidik calon-calon ksatria untuk melindungi Valthiria dari ancaman buruk yang mendekat.