Sony Interactive Entertainment Hong Kong Limited Singapore Branch (SIES) baru saja mengumumkan akan merilis Blood & Truth eksklusif ke PS4 (membutuhkan perangkat PS VR) pada tanggal 28 Mei 2019. Game berformat fisik maupun digital nantinya sama-sama akan dibanderol seharga IDR 579.000.
Dalam game ini gamer akan merasakan serunya beraksi di kota London. Sebagai pasukan elite bernama Ryan Marks, misi kalian adalah menyelamat keluarga dari kota yang penuh dengan para pelaku kriminal. FYI, kalian bisa melakukan pemesanan game lewat PS Store pada mulai hari ini, 27 Maret 2019. Link pemesanan bisa diakses di sini dan kalian nantinya bisa mendapatkan bonus konten menarik.
Nah, gamer PS4 yang punya perangkat PS VR, penasaran dengan game ini?
Dotemu, Lizardcube dan Guard Crush Games hari ini merilis teaser trailer gameplay terbaru game Streets of Rage 4.
Saat ini sayangnya platform serta jadwal rilis game belum mau diungkap oleh sang pembesut. Silahkan kalian simak teaser trailer gameplay pada video di atas.
Horberg Productions mengumumkan akan merilis game besutannya yang bertema run and gun platforming boss rush extravaganza berjudul Mechstermination Force ke Nintendo Switch lewat Nintendo eShop pada tanggal 4 April 2019 berbanderol USD 11,99.
Dalam game ini gamer harus melawan bos musuh yang ukurannya besar. Gamer harus meloncat dan memanjat ke tubuh musuh untuk mencari titik kelemahan musuh dan segera menghabisinya. Game ini menceritakan zaman dimana MegaMechs mengambil alih dunia, nah tugas kita sebagai prajurit pemberani harus melawan para robot raksasa agar manusia bisa kembali hidup dengan tenang.
Fitur kunci dari game ini antara lain adalah :
Intense platform action. 14 massive and highly varied bosses. Two-player local co-op. Vibrant colorful art style. Four playable characters. Runs in 1080p in TV mode / 720p in handheld mode. Runs at 60 frames per second. Uses a custom engine.
Vertigo Gaming mengumumkan akan merilis Cook, Serve, Delicious! 2!! ke konsol Xbox One dan Nintendo Switch pada tanggal 10 April 2019 mendatang.
Game bertema simulasi mengelola restoran ini pertama kali diilis ke PC pada bulan September 2017 lalu lanjut ke PS4 pada bulan Desember tahun lalu. Kalian yang belum paham mengenai Cook, Serve, Delicious! 2!! bisa mengetahuinya lewat halaman Steam game di sini.
Saksikan trailer terbaru game lewat video di bawah.
Main Devil May Cry 5 itu ibarat menonton film. Banyak adegan action (Tembak-tembakan sampai bacok-bacokan), one liner yang luar biasa cheesy, efek visual yang keren, dan tidak lupa para bintang filmnya yang ganteng dan cantik. Dari semua game Devil May Cry yang pernah mainkan, baru Devil May Cry 5 yang membuat saya merasakan sensasi itu.
Devil May Cry 5 juga semacam pemuas dahaga bagi para fans. Masih ingatkan game DmC: Devil May Cry yang dirilis pada 2013? Meski bagus dari segi gameplay, fans kecewa dengan karakter Dante di game tersebut. Developer DmC: Devil May Cry, Ninja Theory seakan mencoret kepribadian Dante dan menggantinya dengan remaja baru puber. Untungnya di Devil May Cry 5, Dante yang lama telah kembali.
Tentunya itu semua tidak akan terjadi tanpa campur tangan Hideaki Itsuno. Jika saat DmC: Devil May Cry dibuat Itsuno hanya menjadi supervisor, maka pada Devil May Cry 5, ia langsung turun tangan. Hasilnya jelas tidak mengecewakan.
Gameplay Full Action
Secara gameplay tidak ada perubahan gaya dari Devil May Cry 5 dengan game sebelumnya. Game ini masih tetap setia dengan gameplay action hack’n slash. Dari stage awal sampai akhir, selalu ada gameplay penuh action. Pasukan demon yang menjadi musuh utama di Devil May Cry 5 dijadikan samsak hidup oleh Dante, Nero, dan V.
Terima kasih Capcom telah mengimplementasi fitur photo mode
Adanya tiga karakter yang bisa dimainkan di Devil May Cry 5 merupakan nilai plus. Ketiga karakter ini memiliki move list yang berbeda-beda. Tingkat kesulitan setiap karakter ini juga berbeda.
V yang menggunakan summon untuk menyerang musuh adalah yang paling mudah dikuasai. Lalu setelah itu ada Nero yang masuk pada tingkat kesulitan medium karena serangan kombinasinya lebih banyak. Karakter yang paling sulit dikuasai adalah Dante. Ia adalah karakter dengan move list paling rumit, namun memuaskan jika sudah bisa dikuasai.
V, karakter yang paling mudah untuk dikuasai
Setiap move list yang dimiliki masing-masing karakter harus bisa dimaksimalkan oleh pemain. Tujuannya adalah untuk menciptakan serangan combo dengan rating tertinggi yaitu SSS. Tapi ini bukanlah suatu keharusan. Kamu tetap bisa menyelesaikan Devil May Cry 5 dengan serangan asal tebas tanpa combo, tapi apa serunya?
Menurut saya, karakter yang paling mudah untuk mendapatkan combo rating SSS adalah V. Nero juga sebenarnya tidak terlalu rumit, hanya saja sistem Devil Breaker yang ia miliki kadang membuat kesal. Entah kenapa Devil Breaker ini tidak bisa diganti sesuai keinginan dalam permainan.
Devil breaker milik Nero mirip seperti peluru, bisa habis
Nero beraksi dengan punch line
Dante adalah karakter yang paling rumit. Ia memiliki 4 senjata melee dan 4 senjata long range, itu belum ditambah 4 stance. Jika kamu sudah bisa menguasai gaya bermain Dante, maka selamat! Artinya kamu telah membuat “para setan menangis”.
4 senjata melee+long range
4 stance milik Dante
Dante dengan cavaliere
Booom!
Hal yang disayangkan adalah porsi penggunaan Dante dalam game. Sama seperti di Devil May Cry 4, Dante baru bisa digunakan menjelang akhir. Mungkin alasannya adalah agar pemain terbiasa dulu dengan Nero dan V. Tapi tetap saja Devil May Cry adalah Dante, dan Dante adalah Devil May Cry. Buat apa karakter ikonik ini justru disimpan di akhir permainan?
RE Engine yang Mengubah Segalanya
RE Engine yang digunakan dalam game Devil May Cry 5 tidak hanya meningkatkan performa game dari segi grafis dan visual, tapi juga storyline. Menurut saya ini adalah suatu hal yang langka terutama dalam game yang fokus pada gameplay.
Dari pengalaman saya memainkan Devil May Cry 2, Devil May Cry 3, dan Devil May Cry 4, baru pada Devil May Cry 5 saja saya bisa mendapatkan feeling dari ceritanya. Jadi game ini menceritakan kemunculan demon king bernama Urizen di bumi. Ia menggunakan tanaman bernama Qliphoth untuk menghancurkan kota Red Grave dan membunuh manusia. Tim Devil May Cry (Nero, Dante, dan V) ditugaskan untuk membunuh Urizen dan menghentikan terornya di bumi. Klimaks dari cerita Devil May Cry 5 baru terasa pada bagian akhir, momen dimana Dante akhirnya bertemu dengan Vergil. Rivalitas antar kedua saudara ini benar-benar gila.
Kembali lagi, RE Engine benar-benar mengubah Devil May Cry 5. Mimik setiap karakter dalam cutscene luar biasa detail. Kamu bisa melihat apakah mereka sedang senang, sedih, atau kesakitan. Dialog dalam cutscene juga dibuat dengan apik. Ada dialog serius, ada juga one liner yang norak tapi menjadi cool terutama saat diucapkan oleh Dante.
Totalitas dari pembuatan Devil May Cry 5 bisa kamu lihat dari video live action berikut ini:
Perlu PC yang Memadai
Punya visual yang oke punya dan banyak special effect berdampak dengan spesifikasi PC. Kebetulan Devil May Cry 5 yang saya mainkan adalah versi PC. Versi Devil May Cry 5 jelas bukan untuk PC kentang dan bisa dibilang cukup demanding. Saya sempat mengalami beberapa masalah seperti lag saat cutscene maupun gameplay, namun game masih bisa dimainkan. Kebetulan PC yang saya gunakan spesifikasi graphic card dan CPU dibawah rekomendasi.
Screenshot diambil oleh PC dengan RX 580 RAM 8GB dan AMD Ryzen 2700X
Namun, saat mencobanya dengan PC “canggih” milik teman saya (Menggunakan RX 580 RAM 8GB dan AMD Ryzen 2700X) baru Devil May Cry 5 bisa dimainkan tanpa cela. Game bisa berjalan dengan mulus, bahkan saat dalam kondisi recording video.
Jangan Khawatir dengan Microtransaction
Kamu tidak perlu mengkhawatirkan mengenai microtransaction di Devil May Cry 5. Red orb yang menjadi barang dagangan bisa diperoleh dengan cukup mudah. Kamu juga bisa mengulang setiap level yang sudah diselesaikan untuk farming red orb.
Multiplayer yang Tidak Jelas
Devil May Cry 5 seperti game kekinian lainnya juga memiliki mode multiplayer. Sayangnya mode multiplayer ini kurang jelas dan terkesan dipaksakan.
Jadi, pada level tertentu kamu bisa bermain dengan pemain lainnya via online. Misalnya kamu menggunakan Nero, sedangkan pemain lain menggunakan Dante atau V. Kalian bisa bermain bersama dalam satu level, tapi di dunia yang berbeda. Jarang sekali kamu dan pemain lain bisa berinteraksi langsung.
Berdasarkan pengamatan saya, hanya pada beberapa level terakhir saja kamu baru bisa benar-benar bermain bersama dengan pemain lain. Selebihnya tidak ada perbedaan antara singleplayer dengan multiplayer. Mungkin konten multiplayer ini baru bersinar saat DLC Bloody Palace nanti dirilis, mungkin.
Kesimpulannya
Devil May Cry 5 telah membuat franchise Devil May Cry hidup kembali! Dari segi gampelay, Devil May Cry 5 tidak perlu disangsikan lagi. Gameplay game ini tidak hanya seru tapi juga menantang. Dari segi visual, RE Engine patut diberi empat jempol. Tidak lupa soundtrack dari Devil May Cry 5 juga enak didengar.
Apakah Devil May Cry 5 layak masuk dalam kategori Game of the Year 2019? Bagaimana menurut kamu?
Bethesda telah mengumumkan jika game Fallout 76 dipastikan bakal rilis di Steam. Game multiplayer ini awalnya merupakan game eksklusif yang hanya tersedia Bethesda Launcher. Mengenai tanggal rilis, Fallout 76 versi Steam ini bakal rilis pada tahun 2019 namun tanpa tanggal yang pasti.
Selain Fallout 76, Bethesda juga mengumumkan lini game barunya yang juga akan rilis di Steam. Mulai dari Wolfenstein: Youngblood, Wolfenstein: Cyberpilot, dan DOOM Eternal. Berikut adalah keterangan resminya yang diambil dari akun Twitter Bethesda, @bethesda:
We’re pleased to announce that RAGE 2, Wolfenstein: Youngblood, Wolfenstein: Cyberpilot, and DOOM Eternal will be released on Steam as well as https://t.co/p0BARqmTBp. We will also be bringing Fallout 76 to Steam later this year.
Saat ini dunia game di PC sedang dihebohkan dengan persaingan antara Steam dengan Epic Games Store. Persaingan ini sampai berujung dengan munculnya game eksklusif di salah satu platform. Contohnya Metro Exodus yang menjadi game eksklusif di Epic Games Store selama setahun.
Apa yang diumumkan oleh Bethesda ini mudah-mudahan merupakan pertanda jika publisher tidak memihak. Bagaimana menurut kamu?
Dari semua tokoh dalam Lord of the Rings, tidak ada yang menyangka jika Gollum yang terpilih untuk tampil dalam video game. Developer Daedalic Entertainment telah mengumumkan jika mereka akan membuat game dari tokoh Gollum.
Pembuatan game Lord of the Rings: Gollum ini masih pada tahap awal atau pra-produksi. Belum ada gambar, trailer, dan aktor yang dipilih untuk berperan sebagai Gollum. Pada wawancaranya dengan PCGN, CEO Daedalic Entertainment, Carsten Fichtelmann membocorkan sedikit tentang game tersebut.
Carsten Fichtelmann mengatakan jika cerita akan menjadi hal yang utama dalam game Lord of the Rings: Gollum. Cerita dari game ini akan diadaptasi dari buku. Ia juga menyebut adanya konflik dalam diri Gollum yang memiliki dua kepribadian. Untuk gameplay, menurut Carsten timnya masih mencoba mencari formula yang tepat. Carsten juga tidak memungkiri jika game ini akan memiliki gameplay stealth karena sesuai dengan perilaku Gollum sendiri.
Lord of the Rings: Gollum ditargetkan rampung pada 2021 dan akan rilis di semua platform.
Bethesda Softworks baru saja merilis trailer baru untuk memperkenalkan ekspansi baru game The Elder Scrolls Online yaitu zone Elsweyr.
The Elder Scrolls Online: Elsweyr dijadwalkan rilis ke PS4 dan Xbox One pada tanggal 4 Juni 2019, dan early access akan dimulai di versi PC pada tanggal 20 Mei 2019.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun oleh Wall Street Journal diketahui kabar bahwa Nintendo akan meluncurkan dua model Nintendo Switch baru pada musim panas 2019. Dikabarkan pula bahwa “orang-orang dipastikan familiar dengan segala sesuatu mengenai versi baru dari konsol tersebut”.
Salah satu versi Nintendo Switch terbaru ditargetkan bagi gamer yang sangat aktif bermain game, namun kabarnya versi konsol ini tidak sekuat PS4 Pro atau Xbox One X. Versi lainnya dikabarkan adalah model yang lebih murah dan ditargetkan bagi gamer casual yang Nintendo harapkan dapat sesukses konsol genggam 3DS.
Sumber yang sama juga mengatakan bahwa dirinya sudah melihat kedua versi terbaru dari Nintendo Switch ini dan dia mengatakan bahwa desainnya berbeda dari Nintendo Switch yang dijual sekarang, “gamer pasti akan terkejut” dibuatnya. Okelah, untuk sekarang mari kita berharap bahwa kabar ini benar adanya.
Atlus akhirnya resmi mengumumkan kehadiran game Persona baru berjudul Persona 5: The Royal untuk konsol PS4, dan FYI game ini memiliki genre RPG.
Informasi lebih detil mengenai game ini akan diungkap oleh Atlus pada tanggal 24 April 2019 nanti di event Persona Super Live concert. Saat ini gamer hanya disuguhkan pengumuman judul dan platform konsol serta sebuah teaser berdurasi sangat pendek. Silahkan kunjungi situs teaser game di sini.
Saksikan teaser iklan game berdurasi pendek pada video di bawah.