Home Blog Page 688

Arc System Works Rilis Trailer River City Melee Mach!! “All America Team”

0

Arc System Works baru saja merilis trailer River City Melee Mach!! Selanjutnya untuk memperkenalkan “All America Team”, satu dari lima tim baru yang akan dihadirkan dalam game.

Tim dengan karakter dari warga asing (di luar Jepang) ini dikatakan memiliki keseimbangan yang paling baik dan juga memiliki berbagai kemampuan spesial. Setiap anggota dari All America Team memiliki kemampuan  captain-class. River City Melee Mach!! sendiri dijadwalkan rilis ke PS4, Nintendo Switch dan PC (lewat Steam) pada tanggal 10 Oktober 2019 berbanderol USD 13,99.

Selamat menyaksikan trailer di atas.

Chairman Sony Interactive Entertainment Worldwide Studios Tinggalkan PlayStation

0

Shawn Layden, chairman Sony Interactive Entertainment Worldwide Studios dikabarkan telah meninggalkan Sony Interactive Entertainment, informasi mengejutkan ini langsung diungkap oleh perwakilan perusahaan lewat situs resmi Sony.

Seperti yang diungkap lewat cuitan di Twitter resmi PlayStation “Kami umumkan bahwa chairman Worldwide Studios, Shawn Layden, akan meninggalkan SIE. Kepemimpinannya diperusahaan akan sangat dirindukan. Kami doakan agar karir beliau kedepannya akan terus sukses dan kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk apa yang dilakukannya bagi perusahaan selama bertahun-tahun ini. Terima kasih untuk semuanya Shawn!”.

Sayangnya informasi lebih detil termasuk siapa penerus Layden belum mau diungkap oleh Sony. Sukses terus pak Layden!

Gameplay Project Resistance Diperlihatkan, Fans Kecewa

0

Gameplay dari Project Resistance akhirnya beredar di YouTube setelah Tokyo Game Show 2019 usai. Video ini diunggah oleh akun resmi Xbox di channel YouTubenya. Berbeda dengan video-video yang lain, video gameplay Project Resistance ini lengkap dan tidak terpotong-potong. Berikut adalah videonya:

Seperti yang kamu lihat pada video di atas, gameplay Project Resistance mirip dengan film Saw. Empat orang pemain akan menjadi survivor, sedangkan satu orang lagi menjadi mastermind. Mastermind bisa menggunakan jebakan dan mengeluarkan monster BOW untuk membunuh keempat survivor sebelum mereka melarikan diri.

Unsur teamplay sepertinya akan menjadi keharusan bagi para survivor. Puzzle yang dibuat mastermind harus diselesaikan secara bersama. Selain itu para survivor juga harus menolong rekannya jika diserang oleh monster BOW. Fitur yang patut jadi perhatian adalah fitur respawn. Jika survivor mati, mereka dapat hidup kembali. Fitur ini jelas menguntungkan survivor.

Lalu bagaimana respon para gamer dan fans setelah melihat gameplay Project Resistance? Sayangnya mereka tidak terkesan dengan game tersebut. Kolom komentar video gameplay Project Resistance milik Xbox dipenuhi oleh keluhan. Mereka kecewa karena lagi-lagi Capcom bereksperimen dengan franchise Resident Evil. Malahan Capcom diminta untuk mengerjakan Resident Evil 3 Nemesis Remake dibanding Project Resistance.

Rencananya Capcom akan menggelar tahap CBT untuk Project Resistance di PS4 dan Xbox One. Bagaimana menurut kamu tentang game ini?

Garena Umumkan Tanggal Rilis Call of Duty Mobile

0

Buat kamu penggemar game shooter, ada kabar gembira untuk kamu. Setelah memulai masa CBT dari tanggal 16 s/d 26 September 2019, Garena Indonesia secara resmi mengumumkan jika Call of Duty Mobile akan resmi dirilis pada tanggal 1 Oktober 2019.

Konferensi pers di gedung Garena Indonesia

Call of Duty Mobile atau COD Mobile akan menghadirkan mode battle royale dengan gaya baru. Game ini memiliki 6 class yang bisa dipilih pemain, yaitu medic, clown, defender, airborne, scout dan ninja. Masing-masing class memiliki kemampuan yang berbeda-bedan dan unik. Misalnya class Medic yang bertugas untuk mengheal teammate agar tetap hidup, class clown dapat memanggil zombie untuk menyerang musuh, dan class defender yang bisa melindungi teammate dari serangan musuh.

Tim Playcubic menjajal COD Mobile

Buat kamu yang sudah melakukan pre-registrasi sebelumnya, COD Mobile akan membagikan hadiah menarik seperti senjata M16, berbagai macam granat dan item unik lainnya. Untuk spesifikasi, COD Mobile mendukung smartphone dengan spesifikasi minimum RAM 1,5 GB dan OS 5.1 untuk pengguna Android. Garena Indonesia juga telah mengkonfirmasi akan menggunakan server lokal demi mendukung stabilitas jaringan para pemain COD Mobile.

Tim GGWP resmi terjun ke COD Mobile

Selain mengumumkan tanggal rilis resmi COD Mobile, Garena juga mengundang tim eSport GGWP. Tim eSport ini telah membentuk tim khusus untuk bersaing di turnamen COD Mobile. Tim GGWP telah menyatakan ketertarikannya dengan COD Mobile mulai dari musim CBT beberapa minggu lalu. Dengan begini, tim GGWP tidak hanya berharap untuk menjadi tim eSport terbaik di COD Mobile, tapi juga menjadi pemacu agar lebih tim eSport yang lain ikut serta di COD Mobile.

 

 

Hinoshima Koukou Team Muncul di Trailer Terbaru River City Melee Mach!!

0

Arc System Works hari ini merilis trailer baru game River City Melee Mach!! untuk memperkenalkan kepada gamers “Hinoshima Koukou Team”, satu dari lima tim baru yang dihadirkan dalam game.

Hinoshima Koukou Team sendiri adalah tim yang sangat solid, mereka mempunyai teknik yang beragam dan memiliki pertahanan yang baik. River City Melee Mach!! dijadwalkan rilis ke PS4, Nintendo Switch, PC (lewat Steam) seluruh wilayah dunia pada tanggal 10 Oktober 2019 berbanderol USD 13,99. Selamat menyaksikan trailer di atas.

Ini Dia Kata Naughty Dog Terkait Absennya Mode Multiplayer di The Last of Us Part II

0

Melalui sebuah pesan singkat, padat dan juga sangat jelas, pengembang game The Last of Us Part II, Naughty Dog, mencoba menjelaskan kepada gamers mengapa mode multiplayer ditiadakan dalam sekuel game The Last of Us. Naughty Dog menekankan pesannya pada kalimat bahwa komponen online yang semula ada dalam pengembangan sekuel game ini telah bercabang menjadi “sesuatu” yang lain.

Nah, agar tidak salah persepsi, silahkan simak pesan lengkap Naughty Dog di bawah ini :

We wanted to address multiplayer in The Last of Us Part II. As we’ve stated, the single-player campaign is far and away the most ambitious project Naughty Dog has ever undertaken. Likewise, as development began on the evolution of our Factions mode from The Last of Us Part I, the vision of the team grew beyond an additional mode that could be included with our enormous single-player campaign. Wanting to support both visions, we made the difficult choice that The Last of Us Part II would not include an online mode.

However, you will eventually experience the fruits of our team’s online ambition, but not as part of The Last of Us Part II. When and where it will be realized is still to be determined. But rest assured, we are as community and are excited to share more when it’s ready. big a fan of Factions as the rest of our community and are excited to share more when it’s ready.

—Naughty Dog

Game The Last of Us Part II sendiri baru akan hadir di PS4 pada tanggal 21 Februari 2020.

Arc System Works Rilis Trailer Karakter “Yumi” BlazBlue: Cross Tag Battle

0

Lewat sebuah trailer yang dirilis hari ini, Arc System Works mengkonfirmasi bahwa Yumi, karakter cewek keren dari game Senran Kagura: Estival Versus, akan meluncur ke game BlazBlue: Cross Tag Battle lewat DLC karakter.

Yumi sendiri adalah bagian dari konten tambahan “Version 2.0 Content Pack” berbanderol USD 24,99 yang akan hadir bersamaan dengan jadwal rilis update versi 2.0 gratisan BlazBlue: Cross Tag Battle tanggal 21 November 2019 mendatang. Konten tambahan berbayar ini nantinya akan berisi sembilan karakter yang bisa gamer mainkan, skenario baru dan interaksi karakter baru serta warna baru karakter.

BlazBlue: Cross Tag Battle sendiri saat ini sudah bisa kalian mainkan di PS4, Nintendo Switch dan juga PC. Selamat menyaksikan trailer karakter pada video di atas.

Detail Terbaru Fairy Tail Diungkap, Main Story Bisa Selesai Dalam 30 Jam

0

Detail mengenai game Fairy Tail buatan Gust dan Koei Tecmo terkuak. Informasi ini dibagikan oleh majalah Dengeki Playstation (Diterjemahkan oleh Dualshockers). Salah satu informasi penting adalah mengenai durasi dari game ini. Main story dari game Fairy Tail untuk ditamatkan adalah 30 jam.

Selain main story, game ini juga memiliki berbagai macam side quest. Setiap playable character juga akan memiliki side quest yang bisa dijalankan oleh pemain. Setiap kali pemain menyelesaikan quest, maka poinnya bisa digunakan untuk menaikkan level guild. Semakin tinggi level guild, semakin banyak pula magic yang bisa digunakan. Guild yang semakin tinggi levelnya juga memiliki banyak fasilitas.

Detail lainnya adalah playable character dalam game ini berjumlah 10 karakter. Pemain bisa mengganti kostum karakter yang digunakan. Setiap karakter memiliki fitur friendship yang bisa dinaikkan dengan menyelesaikan quest milik mereka. Selain playable character, game ini juga memiliki support character. Salah satu support character ini adalah ketua guild Fairy Tail, Makarov character. Ia bisa mengeluarkan magic super kuat, Fairy Law.

Dalam acara Tokyo Game Show 2019 kemarin, Koei Tecmo dan Gust sudah memperkenalkan Erza, Nantsu, Lucy, Wendy, dan Gray sebagai playable character. Cerita dari game ini dimulai saat Grand Magic Games.

Game Fairy Tail ditargetkan rilis pada tahun 2020 untuk platform PS4, Xbox One, dan PC.

Game VR Medal of Honor Diumumkan!

0

Developer game Titanfall, Respawn akhirnya mengungkap informasi soal proyek barunya. Mereka sedang mengerjakan game Virtual Reality (VR) Medal of Honor: Above and Beyond bersama dengan Oculus. Game ini ditargetkan rampung dan rilis pada 2020. Untuk platform, Medal of Honor: Above and Beyond adalah game eksklusif untuk Oculus Rift.

Tema yang diangkat dalam game Medal of Honor: Above and Beyond adalah Perang Dunia ke-2. Dalam game ini pemain akan menjadi agen dari organisasi Office of Strategic Service (OSS). Tugas dari agen OSS adalah menginfiltrasi daerah-daerah yang dikuasai oleh Nazi Jerman. Tujuannya adalah untuk melakukan sabotase dan menghambat pergerakan pasukan Nazi Jerman.

Medal of Honor: Above and Beyond dikabarkan juga memiliki mode multiplayer. Sayangnya belum ada penjelasan lebih lanjut seperti apa mode multiplayer ini nantinya.

Eksklusivitas Konten Call of Duty: Modern Warfare Dipertanyakan, Developer Buka Suara

0

Kontroversi soal konten eksklusif Call of Duty: Modern Warfare sedang menjadi sorotan gamer. Dari semua mode yang ada di game tersebut, ternyata ada satu yang hanya bisa diakses oleh platform tertentu. Mode yang dimaksud adalah Spec Ops Surival Mode eksklusif untuk PS4 selama satu tahun. Mode ini baru bisa diakses dari platform lain pada 1 Oktober 2020.

Pengumuman ini bisa kamu lihat pada trailer Call of Duty: Modern Warfare yang dirilis pada acara State of Play milik Sony. Kamu bisa melihatnya pada durasi 2:30.

Adanya konten eksklusif ini membuat para fans Call of Duty berang. Website Reddit dan media sosial Twitter menjadi tempat bagi para fans yang kecewa untuk menumpahkan kekesalannya. Bahkan ada anggapan jika konten eksklusif ini dibuat karena perjanjian antara Activision dan Sony agar mode cross-platform bisa digunakan di PS4.

Merespon amarah para fans Call of Duty, developer Infinity Ward akhirnya buka suara. Narative Director Infinity Ward, Taylor Kurosaki mengakui jika Spec Ops Survival Mode eksklusif di PS4 selama satu tahun. Ia menghimbau kepada para fans agar tidak khawatir karena mode Spec Ops yang lainnya akan terbuka bagi gamer di semua platform.

Ia juga menyebut jika pemberitaan mengenai mode eksklusif di Call of Duty: Modern Warfare terlalu berlebihan. “Spec Ops Survival Mode hanya 1 persen saja. Sisanya 99 persen dari Call of Duty: Modern Warfare terbuka bagi semuanya. Jika saya harus memilih maka saya memilih untuk memainkan game dengan konten 99 persen pada waktu yang sama, dibandingkan game dengan konten 100 persen tapi belakangan,” Tutur Taylor. (Thanks Polygon)

Ketika ditanya mengenai kenapa Infinity Ward menggunakan kebijakan seperti itu, Taylor secara blak-blakan mengatakan jika keputusan tersebut tidak berada di tangannya maupun Infinity Ward.

Call of Duty: Modern Warfare akan dirilis pada tanggal 25 Oktober di PS4, Xbox One, dan PC. Bagaimana menurut kamu? Apakah kamu mendukung praktik eksklusivitas seperti ini?