Home Blog Page 67

14 Tahun Hilang, Once Upon A KATAMARI Mendadak Muncul

0
14 Tahun Hilang, Once Upon A KATAMARI Mendadak Muncul

Setelah penantian panjang selama 14 tahun, Bandai Namco akhirnya menghadirkan kembali seri legendaris Katamari Damacy melalui Once Upon A KATAMARI. Game ini resmi dirilis hari ini untuk PS5, Nintendo Switch, dan Xbox Series, sementara versi PC akan menyusul pada 24 Oktober 2025 melalui Steam.

Dikembangkan oleh RENGAME, Once Upon A KATAMARI akan membawa kembali duo ikonik, The King of All Cosmos dan The Prince dalam petualangan baru yang membawa melintasi waktu dan sejarah.

Kembalinya The King dan The Prince

Dalam Once Upon A KATAMARI, pemain akan kembali membantu sang pangeran mengembalikan bintang-bintang ke langit setelah The King of All Cosmos secara tidak sengaja menghancurkan bumi. Namun kali ini, tugas itu jauh lebih menantang karena pemain harus menggulung benda-benda di berbagai era waktu, mulai dari zaman Dinosaurus hingga periode Jepang kuno.

Konsep menggulung Katamari yang dapat mengumpulkan semua benda yang disentuhnya tetap menjadi inti permainan. Namun, game ini menambahkan sentuhan baru berupa mekanisme perjalanan waktu dan berbagai kekuatan tambahan seperti magnet untuk menarik benda di sekitar.

Fitur Baru di Once Upon A KATAMARI

Salah satu fitur menarik dari Once Upon A KATAMARI adalah hadirnya KatamariBall, mode kompetitif 4 pemain yang bisa dimainkan secara online maupun offline melawan CPU. Dalam mode ini, setiap pemain berkompetisi untuk menggulung Katamari terbesar dan mengubahnya menjadi poin dalam waktu terbatas.

Selain itu, pemain dapat memilih untuk bermain sebagai The Prince atau salah satu dari 68 Cousins yang semuanya dapat dikustomisasi. Sistem kustomisasi terbaru memungkinkan pemain mengubah warna, ekspresi wajah, hingga aksesori karakter, sehingga menciptakan avatar unik di antara ribuan kombinasi yang mungkin.

Musik Ikonik dengan Sentuhan Modern

Seri Katamari dikenal dengan gaya musiknya yang khas, dan Once Upon A KATAMARI menghadirkan soundtrack baru yang tetap mempertahankan nuansa ceria dan eksentrik khas franchise ini. Lagu-lagu baru dikombinasikan dengan komposisi orisinal dari seri sebelumnya untuk menciptakan pengalaman nostalgia yang menyenangkan bagi penggemar lama, sekaligus segar bagi pemain baru.

Dari sisi gameplay, developer juga menghadirkan peningkatan signifikan pada visual, kontrol, dan efek fisik yang lebih halus. Game ini kini berjalan mulus di resolusi tinggi dengan dukungan 60 FPS di seluruh platform.

Bagaimana menurut kalian?

Resmi Rilis di Indonesia, Segini Harga ASUS ROG Xbox Ally Series

0
Resmi Rilis di Indonesia, Segini Harga ASUS ROG Xbox Ally Series

ASUS ROG resmi mengumumkan harga ASUS ROG Xbox Ally di Indonesia. Diumumkan dalam acara launching yang berlangsung di Pulman Hotel Central Park, perangkat ini memiliki dua model yaitu adalah ROG Xbox Ally dan ROG Xbox Ally X.

Harga ASUS ROG Xbox Ally Series

Untuk harga ASUS ROG Xbox Ally dimulai dari Rp9.999.999, sedangkan model Ally X dijual dengan harga mulai dari Rp14.999.000. Keduanya tersedia di ASUS Store dan ROG Store dengan garansi internasional 2 tahun.

@teknowoi

Untuk PC gaming handheld yang ditenagai prosesor AMD Ryzen Z2, punya UI dan desain eksklusif Xbox, apakah harganya sudah cocok? #asusrogxboxally #asusrogxboxallyx #handheldgaming #asusrog #fyp

♬ Let’s go – Official Sound Studio

Desain Ergonomis Terinspirasi dari Xbox Controller

Salah satu daya tarik utama ASUS ROG Xbox Ally adalah desainnya yang ergonomis. ASUS merancang ulang casis perangkat berdasarkan masukan pengguna generasi sebelumnya agar lebih nyaman digunakan dalam waktu lama. Desain grip dan palm rest terinspirasi dari kontroler Xbox, memberikan stabilitas lebih baik saat bermain, baik dalam posisi duduk, berdiri, maupun berbaring.

Untuk model X hadir dengan impulse triggers yang memberikan efek getar halus untuk pengalaman bermain yang lebih realistis. Peningkatan bobot seimbang dan sistem pendinginan internal yang lebih efisien menjadikan perangkat ini sebagai handheld gaming paling nyaman dan imersif dari ASUS saat ini.

Performa Tinggi

Model standar dibekali Ryzen Z2 A yang menawarkan performa setara konsol dengan daya tahan baterai 60Wh. Sedangkan untuk model Ally X menggunakan Ryzen AI Z2 Extreme dengan kemampuan pemrosesan grafis dan AI generasi terbaru. Dukungan teknologi AMD seperti FidelityFX Super Resolution (FSR), Radeon Super Resolution (RSR), dan Fluid Motion Frames (AFMF) memastikan tampilan grafis tetap halus dan detail.

Kerja sama ASUS dengan Microsoft memungkinkan hadirnya UI Xbox Full Screen pada ASUS ROG Xbox Ally. Sistem ini menawarkan pengalaman gaming khas Xbox langsung dari handheld. Begitu perangkat dinyalakan, pengguna akan disambut dengan tampilan Xbox yang dioptimalkan untuk layar genggam serta navigasi melalui joystick dan tombol.

Selain itu, karena sistem ini berbasis Windows 11, pengguna tetap bisa mengakses berbagai platform gaming lainnya, mulai dari Steam hingga Epic Games Store. Perpaduan kekuatan Xbox, fleksibilitas Windows, dan presisi desain ROG menghadirkan ekosistem gaming portabel yang lengkap.

Untuk merayakan perilisan ini, ASUS Indonesia menggelar ROG CHAMP10N Exclusive Exhibition di Central Park Mall, Jakarta Barat, mulai dari tanggal 20 hingga 26 Oktober 2025. Pengunjung dapat mencoba langsung kedua perangkat, mengikuti berbagai aktivitas seperti Stamp Hunt, Lucky Draw, serta program Trade In terbatas pada 25–26 Oktober. Pemenang beruntung bahkan berkesempatan membawa pulang ROG Xbox Ally X secara gratis.

Untuk spesifikasi ASUS ROG Xbox Ally series yang detail, bisa dilihat di sini.

Tormented Souls II Sajikan Pengalaman Game Survival Horror Ala 90an

0
Tormented Souls II Sajikan Pengalaman Game Survival Horror Ala 90an

Tormented Souls II, game survival horror ala tahun 90an buatan Dual Effect telah tersedia di PS5. Game ini mengajak pemain mengikuti petualangan mencekam sang protagonis, Caroline Walker untuk menyelamatkan saudarinya.

Dual Effect mempertahankan elemen khas survival horror klasik dalam Tormented Souls II, termasuk kamera yang statis, sistem penyimpanan terbatas untuk menjaga ketegangan. Bagi pemain yang ingin lebih mudah, tersedia pula Assisted Mode dengan sistem kontrol yang modern.

Latar Tormented Souls II: Kota Villa Hess

Kisah Tormented Souls II berpusat di Villa Hess, sebuah kota kecil terpencil di selatan Chile yang bergantung pada industri pertambangan dan perikanan. Dibalik kehidupan warganya yang sederhana, tersembunyi rahasia gelap yang menjerat banyak jiwa.

Setelah Anna diculik, Caroline terbangun di kota itu. Ia harus menelusuri berbagai lokasi menyeramkan. Mulai dari biara tua Lucia’s Convent, pusat perbelanjaan terbengkalai Galeria Luna, hingga koridor gelap sekolah yang sudah lama ditinggalkan.

Setiap lokasi menawarkan suasana yang mencekam, dengan desain lingkungan dan atmosfer nostalgia ala game horor klasik seperti Resident Evil dan Silent Hill.

Musuh dan Aliansi Baru

Dalam perjalanannya, Caroline akan menghadapi berbagai makhluk mengerikan. Mulai dari fanatik, monster berkaki empat dengan pedang, dan masih banyak lagi. Namun bahaya sesungguhnya justru datang dari dimensi gelap bernama Other Side, tempat di mana batas antara kenyataan dan mimpi buruk mulai kabur.

Untuk menghadapi monster-monster ini, Caroline akan dibekali oleh berbagai macam senjata. Ada Automatic Nailer yang dapat menembakkan peluru logam tajam secara cepat, hingga Hand Cannon tiga laras yang sanggup menjatuhkan musuh dalam satu tembakan. Pemain juga bisa menggunakan fitur quick select untuk berganti senjata dengan cepat, serta memperkuat senjata melalui sistem upgrade.

Selain menghadapi monster, Tormented Souls II juga membawa intrik cerita yang kompleks. Caroline harus berhadapan dengan Mother Lucia dan sekte rahasia. Ia juga akan bertemu dua karakter misterius: Joseph, seorang penyihir yang memburu buku kematian kuno, dan Miguel, mantan tentara Amerika yang menyembunyikan misi rahasia.

Bagaimana menurut kalian?

ASUS Azoth 96 HE, Keyboard Gaming Magnetik Kelas Premium

0
ASUS Azoth 96 HE, Keyboard Gaming Magnetik Kelas Premium

ASUS Azoth 96 HE, keyboard gaming terbaru yang menjadi penerus seri Azoth telah diperkenalkan. Perangkat ini hadir dengan berbagai peningkatan signifikan, mulai dari penggunaan switch magnetik, tata letak yang ringkas dan fleksibel, serta desain elegan yang profesional.

ASUS Azoth 96 HE Punya Akurasi Tertinggi

Salah satu keunggulan utama ASUS Azoth 96 HE terletak pada penggunaan switch magnetik ROG HFX V2 yang menggantikan model ROG NX di generasi sebelumnya. Teknologi ini memungkinkan pengguna mengatur titik aktuasi dari 0,1 hingga 3,5 mm dengan ketepatan luar biasa hingga 0,01 mm.

Keyboard ini juga dilengkapi sensor ROG Hall yang mampu mendeteksi tekanan tombol dengan akurasi 0,01 mm. Dengan toleransi fluks magnetik yang lebih besar, setiap input terasa lebih halus, responsif, dan efisien. ASUS bahkan menerapkan algoritma kalibrasi khusus agar setiap tombol memiliki jarak tekan yang seragam, menghasilkan performa konsisten dan fitur Rapid Trigger yang sangat cepat, ideal untuk kompetisi esports maupun sesi gaming intensif.

Layar Sentuh dan Desain Premium

Fitur khas lain dari ASUS Azoth 96 HE adalah layar sentuh full-color berukuran 1,47 inci yang menampilkan informasi sistem dan pengaturan keyboard secara real-time. Pengguna dapat menyesuaikan titik aktuasi, sensitivitas trigger, hingga berbagai parameter lainnya menggunakan kenop tiga arah yang intuitif.

Dari segi desain, keyboard ini tampil premium dengan lapisan atas berbahan logam yang memberikan kesan kokoh dan eksklusif. ASUS juga menambahkan opsi keycaps transparan berlogo ROG untuk mempertegas identitas gaming. Gasket mount dengan enam lapisan peredam, termasuk empat lapisan PORON, pad IXPE, dan silikon, memastikan sensasi mengetik lembut, minim getaran, dan bebas suara dengung. Pengguna bahkan bisa menyesuaikan tingkat kelembutan gasket sesuai preferensi pribadi.

Setiap komponen keyboard ini dirancang agar mampu bertahan dalam penggunaan berat dan berkelanjutan selama 24 jam penuh.

Konektivitas Tri-Mode dengan Teknologi SpeedNova

ASUS Azoth 96 HE mendukung konektivitas tri-mode yang mencakup tiga opsi: nirkabel ROG SpeedNova 8K, kabel USB, dan Bluetooth. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat sekaligus dan berpindah antar perangkat dengan mudah. Keunggulannya, baik dalam mode kabel maupun nirkabel SpeedNova, keyboard ini tetap mempertahankan polling rate sejati 8000Hz tanpa memerlukan adaptor tambahan

Bagaimana menurut kalian?

The Game of Life Diumumkan Untuk Nintendo Switch

0
The Game of Life Diumumkan Untuk Nintendo Switch

Publisher dan distributor Justdan mengumumkan game The Game of Life untuk Nintendo Switch akan rilis pada tanggal 18 Desember 2025. Game multiplayer ini menghadirkan pengalaman klasik permainan papan dalam format digital modern.

Apa Itu The Game of Life?

The Game of Life menghadirkan elemen RPG untuk menciptakan pengalaman yang lebih interaktif. Aturan dasarnya tetap sama: pemain memutar roda keberuntungan untuk melangkah di papan permainan. Siapa pun yang mencapai garis akhir dengan aset terbanyak akan menjadi pemenang.

Namun kali ini, setiap langkah membawa kejutan baru. Beragam peristiwa akan terjadi sepanjang perjalanan, membuat karakter pemain berkembang seiring waktu. Pemain dapat menyesuaikan karakter mereka berdasarkan kombinasi pilihan yang dibuat saat menghadapi berbagai event dalam permainan.

Pilih Jalan Hidup Sesuai Keinginan

Salah satu daya tarik utama The Game of Life adalah kebebasan untuk menentukan jalan hidup karakter. Pemain bisa memilih untuk fokus pada karier, mengejar cinta, atau berburu harta karun. Semuanya tergantung pada gaya bermain masing-masing.

Fitur pembuatan karakter juga diperluas. Pemain dapat menciptakan avatar unik dengan berbagai profesi sesuai kemampuan yang dimiliki. Setiap profesi membuka serangkaian kejadian dan peluang baru, memungkinkan karakter berkembang dan berevolusi sepanjang permainan.

Game ini juga menyertakan mode permainan papan klasik yang pertama kali dirilis di Jepang pada 2016. Mode ini menghadirkan dua gaya bermain berbeda: versi digital modern dan versi klasik.

Bagaimana menurut kalian?

Kaiju Cleaner Simulator Ajak Pemain Jadi Tukang Bersih-Bersih Mayat Kaiju

0
Kaiju Cleaner Simulator Ajak Pemain Jadi Tukang Bersih-Bersih Mayat Kaiju

Developer indie One More Time memperkenalkan game barunya Kaiju Cleaner Simulator. Game first person simulation ini memungkinkan 1 hingga 4 pemain berperan sebagai tim pembersih profesional yang bertugas membersihkan kota dari mayat Kaiju.

Gameplay Kaiju Cleaner Simulator

Dalam Kaiju Cleaner Simulator, setiap misi menuntut ketepatan dan kerja sama antar pemain. Tugas utama pemain adalah membedah tubuh Kaiju, mengambil organ-organ yang bernilai tinggi, serta membersihkan sisa racun dan puing-puing bangunan. Pemain akan menggunakan berbagai alat seperti pisau bedah, gergaji, hingga mesin berat untuk menangani limbah biologis dan juga anatomi monster yang tidak biasa.

Dalam mode multiplayer, setiap anggota tim dapat mengambil peran berbeda, mulai dari memotong organ, pengoperasian mesin, hingga pembersihan lingkungan. Game ini juga bisa dimainkan secara singleplayer, menawarkan pengalaman lengkap dengan tantangan yang bisa diselesaikan secara solo.

Yang membuatnya menarik, game ini tidak hanya berfokus pada aksi serius, tetapi juga menyelipkan banyak momen lucu dan situasi absurd. Monster dengan desain aneh dan kejadian tak terduga akan memberikan pengalaman bermain yang penuh kejutan.

Game ini rencananya akan rilis 2026 melalui platform PC (Steam).

Demo Cronos: The New Dawn Sudah Tersedia di PC

0

Bloober Team mengumumkan kehadiran demo Cronos: The New Dawn. Demo ini bisa dicoba gratis oleh pemain PC melalui Steam dan Epic Games Store. Perilisan demo ini uniknya terjadi setelah gamenya rilis lebih dulu di PS5, Xbox Series, dan PC.

Apa Isi Konten Demo Cronos: The New Dawn?

Demo ini berdurasi sekitar 30 menit dan menampilkan misi pertama dari permainan. Menariknya, progress yang didapat dari demo dapat dibawa langsung ke versi penuh.

Dalam demo ini, pemain akan diperkenalkan pada mekanisme combat, dua jenis senjata utama, serta mekanik unik di mana makhluk yang dikalahkan bisa bergabung membentuk monster yang lebih kuat.

Sayangnya demo ini hanya tersedia untuk pemain PC, sementara pemilik konsol seperti PS5 dan Xbox Series belum mendapatkannya.

Petualangan Misterius di Eropa Timur

Cronos: The New Dawn mengambil latar di wilayah Eropa Timur, dengan karakter utama bernama The Traveler. Pemain akan menjelajahi berbagai era waktu, yaitu dari masa lalu dan masa depan, untuk mengungkap rahasia besar di balik fenomena global misterius bernama The Change.

Bagaimana menurut kalian?

Konami Akui Serius Ingin Hidupkan Kembali Silent Hill

0
Konami Akui Serius Ingin Hidupkan Kembali Silent Hill

Produser Silent Hill, Motoi Okamoto telah buka suara mengenai keputusan Konami mengumumkan tiga game sekaligus. Rupanya itu bukan langkah impulsif, melainkan memang sebuah strategi untuk meyakinkan publik.

Hal yang dibicarakan oleh Okamoto adalah pengumuman tiga judul: Silent Hill 2 Remake, Silent Hill f, dan Silent Hill: Townfall.

Keseriusan Konami Menghidupkan Kembali Silent Hill

Melalui postingan di X (Dikutip dan diterjemahkan oleh Automaton), Okamoto menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil untuk menunjukkan keseriusan Konami dalam membangkitkan kembali Silent Hill. Daripada menguji pasar dengan satu proyek saja, Konami memilih mengambil risiko besar dengan mengembangkan beberapa proyek sekaligus.

“Kami tidak ingin hanya membuat satu remake untuk melihat respons pasar. Kami ingin semua orang tahu betapa seriusnya kami dalam menghidupkan kembali franchise ini.” Ujarnya.

Langkah ini dinilai penting untuk menumbuhkan kembali kepercayaan fans. Menurutnya sebuah seri hanya bisa dianggap hidup ketika ada judul baru yang diumumkan. Jika perusahaan memilih bersikap pasif, para fans pun akan kehilangan antusiasme.

Strategi itu akhirnya membuahkan hasil positif. Antusiasme kembali meningkat, dan kepercayaan terhadap masa depan franchise juga kembali tumbuh.

Kini, Silent Hill dalam posisi terbaiknya selama bertahun-tahun. Konami bahkan sudah menyetujui pengembangan remake dari game Silent Hill pertama, setelah kesuksesan yang dicapai Silent Hill 2 Remake.

Bagaimana menurut kalian?

Sega Pastikan Yakuza Kiwami 2 Dilengkapi Oleh Majima Saga

0
Sega Pastikan Yakuza Kiwami 2 Dilengkapi Oleh Majima Saga

Sega dan RGG Studio mengumumkan detail baru untuk Yakuza Kiwami 2. Informasi yang dibagikan adalah tentang kehadiran cerita tambahan Majima Saga.

Cerita Tambahan Majima Saga di Yakuza Kiwami 2

Majima Saga dalam Yakuza Kiwami 2 menempatkan pemain sebagai Goro Majima, karakter yang juga menjadi favorit fans. Kisahnya berlangsung di antara peristiwa Yakuza pertama dan Yakuza 2

Dua bulan setelah insiden sepuluh miliar yen. Yukio Terada, yang baru saja menjadi ketua kelima Tojo Clan, memulai rencana reformasi besar untuk membangkitkan kembali kejayaan organisasi tersebut.

Namun, perebutan posisi kapten baru memicu konflik panas. Di satu sisi, ada Goro Majima yang sukses besar dalam bisnis properti, sementara di sisi lain muncul Akinobu Uematsu, anggota muda ambisius dengan pengaruh yang semakin kuat.

Ketegangan memuncak saat kantor Majima Family diserang oleh kelompok yang diduga berasal dari pihak Uematsu. Dalam pencariannya akan kebenaran, Majima justru menemukan konspirasi besar yang mengubah nasibnya selamanya.

Majima dikenal memiliki kecepatan dan gaya bertarung yang tidak konvensional. Pemain dapat menggunakan Demonfire Dagger untuk memperluas jangkauan serangan dan menciptakan kekacauan di medan tempur. Sesuai dengan mottonya, “Bertarunglah dengan gaya kotor, yaitu cara Majima!”

Sebagai sekuel dari game pertama, Yakuza Kiwami 2 akan mempertemukan Kazuma Kiryu, sang Dragon of Dojima, dengan Ryuji Goda, Dragon of Kansai. Keduanya terlibat dalam perang besar antar klan yakuza.

Game ini dijadwalkan rilis di Nintendo Switch 2 pada 13 November 2025, dan menyusul ke PS5 serta Xbox Series pada 8 Desember 2025.

Trailer Gameplay Yakuza Kiwami 3 Perlihatkan Gaya Bertarung Baru

0
Trailer Gameplay Yakuza Kiwami 3 Perlihatkan Gaya Bertarung Baru

Sega dan RGG Studio telah merilis dua trailer gameplay Yakuza Kiwami 3. Video ini menyoroti bagian gameplay yaitu dari segi combat. Baik Kazuma Kiryu maupun Yoshitaka Mine.

Dua Karakter, Dua Gameplay Berbeda

Kazuma Kiryu, sang Dragon of Dojima, memiliki dua gaya bertarung. Pertama adalah Dragon of Dojima Style yang menonjolkan kekuatan dan kecepatan luar biasa. Sedangkan yang kedua adalah Ryukyu Style. Kiryu akan menggunakan senjata tradisional Okinawa untuk menciptakan variasi serangan mematikan.

Yoshitaka Mine menggunakan gaya bertarung seperti tinju untuk menghajar musuh-musuhnya. Ia juga memiliki kemampuan untuk mengaktifkan kegelapan dalam dirinya dengan menggunakan Dark Awakening. Ketika menggunakan tehnik spesial ini, gaya bertarung Mine akan menjadi lebih brutal daripada yang biasa.

Untuk detailnya bisa dilihat pada trailer gameplay Yakuza Kiwami 3 berikut:

Yakuza Kiwami 3 sendiri merupakan versi remake penuh dari Yakuza 3. Game ini menghadirkan peningkatan besar dalam grafis. Cerita masih akan berpusat pada perjuangan Kazuma Kiryu yang berusaha melindungi orang-orang yang ia cintai, namun kini dengan tambahan adegan dan misi sampingan baru yang memperdalam kisahnya.

Game ini juga akan memiliki cerita tambahan berjudul Dark Ties. Karakter utama dari cerita ini adalah Yoshitaka Mine yang kehilangan segalanya, dan memilih terjun ke dunia kriminal untuk mencari makna baru dalam kehidupannya.

Yakuza Kiwami 3 & Dark Ties dijadwalkan rilis pada 12 Februari 2026 untuk PS4, PS5, Nintendo Switch 2, Xbox Series, dan PC (Steam).