Guerilla Games mengumumkan beberapa hal berkaitan dengan perilisan Horizon Zero Dawn di PC. Ternyata akan ada beberapa masalah teknis yang akan dihadapi oleh game PC saat memainkan game tersebut.
Menurut Guerilla Games akan ada beberapa animasi yang nantinya terbatas di 30FPS saja, meski game tersebut dijalankan dengan frame rate lebih tinggi. Selain itu beberapa sistem dalam game juga akan mengalami stutter misalnya saat perubahan kamera dan quest update. Fitur anisotropic filtering juga dipastikan tidak bakal bekerja saat Horizon Zero Dawn rilis.
Guerilla Games juga menghimbau agar pemain untuk melakukan update driver baik NVIDIA maupun AMD sebelum mulai memainkan Horizon Zero Dawn. Kabar baiknya adalah saat ini game tersebut sudah bisa pre-load. Detail lebih lanjut bisa kamu baca di sini.
Capcom telah mengumumkan rombongan karakter baru yang akan hadir di season 5 Street Fighter V: Champion Edition. Ada lima karakter yang diperkenalkan yaitu Dan Hibiki, Rose, Oro, Akira Kazama, dan satu karakter yang masih misterius identitasnya.
Karakter yang menjadi sorotan jelas adalah Akira Kazama. Ia adalah petarung yang aslinya berasal dari game Rival Shools. Game fighting juga dibuat oleh Capcom dan dirilis untuk konsol PSOne. Seri terakhir Rival Shools adalah Project Justice yang rilis untuk Sega Dreamcast.
Ketiga karakter lainnya yaitu Dan Hibiki, Rose, dan Oro merupakan karakter original dari game Street Fighter lawas. Detail mengenai season 5 ini bisa kamu lihat di sini.
Nintendo telah menghidupkan kembali game lawas Pikmin 3. Game yang diberi judul Pikmin 3 Deluxe ini akan dirlis di Nintendo Switch pada tanggal 30 Oktober 2020. Berikut adalah trailer perdananya:
Dulu Pikmin 3 dirilis pada 2013 untuk Wii U. Game ini menceritakan tentang petualang angkasa luar yang terdampar di planet misterius. Para petualang ini lalu bersahabat dengan penduduk lokal bernama Pikmin. Pikmin 3 Deluxe akan memiliki tingkat kesulitan dan misi baru. Semua DLC pun nantinya akan tersedia juga.
Publisher Cold Symmetry telah mengumumkan tanggal rilis dari Mortal Shell. Game yang terinspirasi dari Dark Souls ini bakal rilis tanggal 18 Agustus mendatang. Platform yang dituju adalah PS4, Xbox One, dan PC (Epic Games Store).
Secara sekilas Mortal Shell terlihat seperti clone dari Dark Souls. Baik dari gameplay dan atmosfir, keduanya memiliki rasa yang sama. Perbedaannya adalah di Mortal Shell pemain menggunakan jasad dari petarung lain yang telah mati. Menurut developer Cold Symmetry, diperlukan setidaknya 15 sampai dengan 20 jam untuk menamatkan Mortal Shell.
Setelah pengumuman yang mengecewakan soal stik DualShock 4, Sony dan PS5 diserang oleh Xbox. Melalui Twitter, Xbox menyatakan jika stik Xbox One bisa digunakan untuk memainkan semua game Xbox Series X.
Plus the new Xbox Series X controller is compatible with:
🎮 All Xbox One consoles 🖥️ Windows PCs 📱 Android and iOS 🌍 Project xCloud and @XboxGamePass
Fungsi ini juga berlaku sebaliknya. Stik milik Xbox Series X nantinya juga bisa digunakan di konsol Xbox One. Tidak hanya itu, stik ini juga dapat digunakan di PC, serta android dan iOS, tidak lupa layanan streaming game microsoft, Project xCloud.
Kelihatannya perang konsol antara Xbox dan PlayStation akan semakin seru!
Berbicara mengenai PS5 tidak enak tanpa membicarakan FF atau Final Fantasy. Game JRPG legendaris ini bisa dibilang selalu setia mendampingi konsol PlayStation. Kabarnya ketika PS5 rilis nanti, game Final Fantasy XVI juga akan rilis. Game ini akan menjadi game eksklusif di konsol PS5.
Informasi ini dibocorkan oleh seseorang bernama Navtra di Resetera (Diberitakan oleh Wccftech). Navtra mengklaim jika Final Final Fantasy XVI memiliki embel-embel eksklusif di PS5. Selain itu ia juga mengungkap bahwa game tersebut seharusnya diumumkan pada event bulan Juni kemarin.
Apa yang dikatakan oleh Navtra bisa jadi adalah salah, bisa juga benar. Pasalnya ia sempat membuat beberapa prediksi yang akhirnya menjadi kenyataan. Contohya soal Spider-Man yang menjadi karakter eksklusif Marvel’s Avengers di PS5. Navtra adalah yang pertama kali membocorkan hal tersebut sebelum akhirnya diumumkan secara resmi.
Pengembangan game Call of Duty baru akan melibatkan dua studio milik Activision. Kedua studio ini adalah Raven Software dan Treyarch Studios. Keduanya juga telah mengkonfirmasi melalui cuitan di Twitter. Informasi ini juga memastikan jika publisher Activision memang sedang membuat game Call of Duty baru.
We are excited to announce our partnership with @Treyarch on this year's Call of Duty! Can't wait to show you more!
Seperti yang kita tahu, Call of Duty merupakan game tahunan. Setiap tahun publisher Activision selalu merilis game Call of Duty baru, entah itu adalah seri baru atau remake. Untuk tahun 2020 ini, kabar mengenai Call of Duty baru sangatlah sedikit. Mungkin penyebabnya adalah pandemi COVID-19 yang membuat acara besar seperti E3 tidak jadi terlaksana. Padahal acara tersebut adalah panggung bagi game-game baru seperti Call of Duty.
Kabarnya game Call of Duty baru ini akan berjudul Call of Duty: Black Ops Cold War. Apakah betul? Kita lihat saja nanti.
Microsoft telah mengumumkan tanggal peluncuran Project xCloud pada tanggal 15 September mendatang. Buat yang belum tahu, Project xCloud adalah layanan streaming game via internet khusus milik Microsoft dan Xbox.
Project xCloud memungkinkan gamer untuk memainkan game Xbox tanpa harus memiliki konsol Xbox. Bahkan Microsoft mengklaim jika game yang dimainkan via Project xCloud bisa dimainkan lewat tablet maupun handphone. Saat rilis nanti di bulan September Project xCloud hanya bisa digunakan di perangkat android. Untuk perangkat iOS masih harus menunggu.
Layanan Project xCloud ini akan dijual secara bundle dengan Xbox Game Pass Ultimate. Pemilik bundle bisa memainkan game-game terbaik Xbox melalui layanan streaming game Project xCloud.
Sayangnya Indonesia tidak termasuk dalam daftar negara yang bisa menggunakan Project xCloud. Layanan ini hanya tersedia di 22 negara yang telah ditentukan. Mungkin karena Microsoft tahu betapa lemotnya internet di Indonesia.
Setelah berjalan selama empat pekan, rangkaian acara Nimo TV Mobile Legends: Bang Bang Arena (NMA) Star Battle akhirnya selesai digelar dan sang juara pun telah ditentukan.
Setelah berhasil menyaingi pemain Mobile Legends: Bang Bang yang sudah terkenal, tiga pemain dari King Esports secara tidak terduga sukses menempati peringkat teratas di NMA
Star Battle.
Pada NMA Playoff yang mempertemukan 16 tim populer Mobile Legends: Bang, tim kuda hitam ini hanya mampu meraih gelar sebagai juara 3 setelah sukses mengalahkan Alter Ego X. NMA Star Battle memang berbeda dengan turnamen lainnya. Disini, walaupun bermain dalam sebuah tim, tetapi poinnya berdasarkan individu, bukan perolehan tim.
Tiga pemain dari Kings Esports yang berhasil meraih gelar juara NMA Star Battle dapat dilihat di bawah ini.
Champion: Ravicy, hadiah 2.500 USD
Runner-Up: Gedang, hadiah 1.900 USD
3rd Place: Violence, hadiah 1.000 USD
Selain tiga juara utama, ada predikat Most Popular Player berhadiah 500 USD yang berhasil
diperoleh oleh Marsha.
Selain uang tunai, pemain yang mencapai peringkat 4 hingga 10 NMA Star Battle berhak atas hadiah hiburan berupa Diamond Mobile Legends: Bang Bang. Detailnya bisa dilihat di bawah ini.
“Terima kasih untuk seluruh pecinta MLBB yang telah menyaksikan NMA dari awal hingga akhir. NMA sebagai turnamen MLBB pertama yang diselenggarakan oleh Nimo TV meraih jumlah penonton tertinggi lebih dari 60.000 penonton. Hal ini merupakan sebuah sejarah baru untuk Nimo TV. Serta membuktikan bahwa antusiasme penggiat MLBB yang tidak pernah padam,” ungkap Toby, PIC Nimo TV Indonesia.
Terlepas dari turnamen esports ini, ada banyak keseruan dari para player Mobile Legends: Bang Bang yang bisa disaksikan melalui platform Nimo TV melalui perangkat Android, iOS maupun PC. Bahkan, ada banyak yang menyiarkan gameplay-nya dari judul game seru lainnya.
Masih ingat dengan game klasik Tenchu dan Darkstalkers? Kedua game lawas ini sempat mencuat di era keemasan PSOne dan PS2. Sekarang ketika konsol next-gen PS5 akan rilis, muncul kabar jika kemungkinan Tenchu dan Darkstalkers akan dibuat kembali.
Informasi ini diungkap oleh Chizai Watch (Diterjemahkan oleh Gematsu). Developer Tenchu, Acquire dikabarkan telah mendaftarkan lisensi nama Stealth Assassins. Nama ini merupakan judul dari Tenchu saat dirilis di barat. Sementara itu Capcom juga mendaftarkan lisensi nama Darkstalkers bersama dengan Capcom Cup, Capcom Fighters, Capcom Pro Tour, Street Fighter League, dan World Warriors Challenge.
Tenchu adalah game bergenre stealth yang menjadi pionir dari game stealth. Sedangkan Darkstalkers adalah game fighting. Melihat keduanya kembali hidup akan menjadi kesenangan tersendiri bagi gamer, terutama mereka yang sempat memainkannya di konsol lawas.
Bagaimana menurut kamu? Seandainya nanti bakal ada Tenchu atau Darkstalkers remastered apakah kamu akan tertarik untuk mencoba?