Sony telah mengumumkan rencananya tentang pembuatan film adaptasi game. Kedepannya, Sony akan lebih banyak membuat film yang diadaptasi dari game Playstation.
Rencana ini diungkap oleh CEO Sony Pictures, Tony Vinciquerra. Dalam wawancaranya dengan Mediapost, ia mengatakan bahwa Sony berencana untuk membuat 10 film bertema game. Pembagiannya adalah 3 film film layar lebar, sedangkan 7 adalah serial televisi.
Tidak hanya itu, Tony juga mengungkap rencana Sony untuk mengintegrasikan semua divisi yang berada di bawahnya dalam program bernama One Sony. Program ini memungkinkan antar divisi untuk berkolaborasi. Contohnya adalah pengembangan film bertema game yang melibatkan divisi game dan film.
Saat ini proyek film adaptasi game yang sedang dikerjakan oleh Sony adalah Uncharted. Film ini akan dibintangi oleh Tom Holland yang memerankan Nathan Drake. Apakah film ini nantinya akan meninggalkan kesan yang lebih baik dibandingkan Monster Hunter? Kita lihat saja nanti.
Event tahunan Steam Winter Sale telah dimulai. Saatnya untuk berburu game dengan separuh harga. Event ini akan berlangsung sampai dengan tanggal 5 Januari 2021. Sambil berburu game, Steam juga mengadakan voting untuk Steam Game Awards 2020.
Mengingat banyaknya judul game yang didiskon, tim Playcubic akan memberikan rekomendasi game apa yang sebaiknya kamu beli di Steam Winter Sale:
Death Stranding: Rp 414.500 (50%)
Borderlands 3: Rp 183.150 (67%)
Star Wars Jedi: Fallen Order: Rp 339.600 (60%)
EA Sports FIFA 21: Rp 417.730 (63%)
Resident Evil 3: Rp 272.250 (67%)
Doom Eternal: Rp 263.670 (67%)
Marvel’s Avengers: Rp 374.500 (50%)
Gears 5: Rp 42.499 (75%)
Control Ultimate Edition: Rp 245.000 (50%)
Itulah daftar game yang menurut tim Playcubic bisa kamu pertimbangkan. Bagaimana menurut kamu?
Merayakan musim libur akhir tahun, Epic Games Store membagi-bagikan game gratis. Event ini berjalan dari tanggal 17 Desember 2020 sampai dengan 7 Januari 2021. Setiap harinya Epic Games Store akan membagi-bagikan game gratis.
Sampai hari ini setidaknya Epic Games Store sudah membagikan 6 game gratis. Judulnya adalah Cities: Skylines, Oddworld: New n Tasty, The Long Dark, Defense Grid: The Awakening, Alien: Isolation, dan Metro 2033 Redux.
Bersamaan dengan event bagi-bagi game gratis ini berjalan, beredar pula bocoran yang berisi daftar game yang akan dibagikan oleh Epic Games Stores. Dari semua bocoran yang beredar di internet, bocoran ini yang paling tepat. Karena beberapa judul game yang ada dalam bocoran tersebut sudah dibagikan.
This got sent to me a few hours ago, I wasn't sure if it's real or not.
But now, as New 'n' Tasty leaked to come out today, this list is most likely true. Still take it as a grain of salt. I'll give you more info where it's from. pic.twitter.com/0vTNgMec3n
Com2uS hari ini merilis trailer baru untuk mempromosikan game Summoners War: Chronicles.
Summoners War: Chronicles adalah game yang dikembangkan berdasarkan IP Summoners War dan sangat ditunggu-tunggu oleh gamer global. Game ini memungkinkan kamu untuk menikmati petualangan MMORPG baru dengan memanfaatkan sistem summon monster yang merupakan konten utama Summoners War.
Di dalam video sinematik ini, kamu bisa melihat tiga karakter yang sedang bertarung melawan boss bersama monster mereka. Video ini berlokasi pada dungeon di Rahil Kingdom dan di sini para pemain akan bisa menikmati unsur MMORPG dengan bekerja sama untuk mengalahkan dungeon.
Selain itu, pada video ini tiap karakter menggunakan berbagai serangan dan skill yang menunjukkan peran mereka di dalam game. Kamu juga bisa melihat pertarungan yang menegangkan dimana monster Summoners War berubah wujud untuk bertarung melawan boss.
Com2uS juga merilis ilustrasi monster boss dan 4 monster lain (Ifrit, Panda Warrior, Martial Cat, dan Hellhound) bersama dengan video sinematik ini. Terdapat juga ilustrasi Vita dan Tau yang akan muncul sebagai boss di party dungeon. Ilustrasi yang diberikan mampu menggambarkan kepribadian boss dan monster dengan baik.
Lebih lanjut, Summoners War: Chronicles menghadirkan kualitas dan komposisi warna yang sangat baik. Melalui ilustrasi ini, kamu bisa melihat konsep desain yang akan hadir di dalam game.
Sepanjang 2020, dunia dilanda pandemi COVID–19 yang menerpa setiap orang tanpa terkecuali. Tak hanya menyebabkan peningkatan angka morbiditas yang drastis, pandemi juga memberikan sumbangsih signifikan atas peningkatan kasus yang berkaitan dengan kesehatan mentalsecara global. Sayangnya, isu kesehatan mental seringkali dikesampingkan. Padahal, dampak dari pembatasan sosial yang berkepanjangan, situasi ekonomi yang tidak pasti, hingga perubahan gaya hidup secara nyata mempertaruhkan kesehatan mental.
Menyadari betapa pentingnya menjaga kesehatan mental di masa krisis ini, Agate membuat inisiatif yang bekerjasama dengan terapis bersertifikat dari Amerika Serikat, Amanda Earle, MA, LAC, LPC dalam mengembangkan sebuah kontencourse singkat. Course ini dipublikasikan pada platform berbasis gamifikasi, Levio, dengan judul “Calm Amidst Chaos: How to Cope with Uncertainty”. Course ini didesain sebagai salah satu alternatif terapi mandiri dengan kemudahan akses melalui smartphone. Pengguna akan secara rutin dibimbing untuk melakukan berbagai aktivitas yang bertujuan untuk mengenal lebih dalam emosi diritanpa harus bertatap wajah secara fisik.
“Melihat tim kami sendiri dan kerugian akibat jam kerja kami yang diperpanjang dari rumah, sungguh ironis melihat kami yang berkecimpung dalam bisnis yang memberikan kebahagian dalam bermain gim menjadi begitu terkuras secara mental dan emosional. Ini menjadi kewajiban moral bagi kami dan kami berharap dengan uji coba ini kami dapat terus menerapkan sumber daya dan keahlian kami terhadap konten yang benar-benar dapat membantu orang.”, Kata Igor Tanzil, CMO dan CCO Agate.
Untuk mengakses course ini, pengguna dapat mengunduh aplikasi Levio melalui Google Play Store atau Apple App Store. Course “Calm Amidst Chaos: How to Cope with Uncertainty” ini dapat diakses di Indonesia, Singapura, Amerika Serikat, Inggris dan juga Eropa. Baik Levio maupun course ini dapat diunduh dan diakses secara gratis. Levio sendiri merupakan aplikasi learning management system yang menerapkan gamification yang dapat diakses di mobile phone. Levio yang sebelumnya telah sukses menjadi platform pelatihan untuk korporasi, mengembangkan sayapnya untuk menjadi platform yang dapat mengakomodasi kebutuhan individual dengan berbagai materi di dalamnya. Konten Calm Amidst Chaos: How to Cope Uncertainy bukan pengganti kebutuhan psikologi, untuk kondisi yang membutuhkan bantuan professional tetap disarankan untuk menemui psikolog.
ASUS hari ini mengumumkan jajaran seri terbaru kartu grafis ROG Strix dan TUF Gaming AMD® Radeon ™ 6900 XT Series, berdasarkan AMD Radeon RX 6900 XT dan arsitektur gaming AMD RDNA ™ 2 yang inovatif yang menandai era baru kekuatan grafis Radeon. Untuk mendapatkan hasil maksimal dari GPU terbaru yang sangat menarik ini, teknisi ASUS telah bekerja maksimal mengembangkan kartu grafis ROG Strix dan TUF Gaming yang memberikan kinerja tinggi, suhu rendah, dan pengoperasian yang terbilang tenang yang tentunya diharapkan oleh para penggemar.
ROG Strix LC Radeon RX 6900 XT membuat ‘Big Navi’ lebih dingin
AMD Radeon RX 6900 XT adalah kartu grafis gaming tercepat yang pernah dibuat AMD. Saat teknisi ASUS mulai membuat sketsa kartu ROG Strix, kekuatan sesungguhnya dari kartu grafis AMD Radeon RX 6900 XT menginspirasi desain sistem pendingin yang dapat mengeluarkan potensi penuhnya. Selama proses ini, tim ASUS secara alami beralih ke pendinginan cair. Penggemar PC di seluruh dunia sudah terbiasa dengan manfaat sistem pendingin cair all-in-one untuk CPU mereka, dan banyak dari mereka yang telah menambahkan sistem serupa ke kartu grafis mereka menggunakan perlengkapan purnajual untuk mengejar batas tertinggi dari kinerja grafis.
Kartu grafis ROG Strix LC Radeon RX 6900 XT memadukan kekuatan udara dan cairan pendingin di luar kotak. Produk ini dirancang dari awal dengan modul pendingin cairan khusus yang secara khusus disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan kartu grafis. Pelat dingin yang besar mendinginkan GPU dan modul memori GDDR6 yang mengelilingi GPU. Panas dari komponen tersebut ditransfer langsung ke putaran pendingin cair daripada ke dalaminternal casing. Di ujung lainnya, radiator 240 mm memberikan keseimbangan yang tepat antara potensi pendinginan yang tinggi dan kompatibilitas yang luas dengan titik pemasangan yang tersedia di casing PC masa kini. Kipas blower dengan tingkat kebisingan rendah dan heat sink yang rendah di dalam lapisan kartu grafis memastikan sirkuit pengiriman daya tetap dingin.
Terlepas dari bagaimana hal tersebut disematkan di dalam sebuah PC, kartu grafis ROG Strix LC Radeon RX 6900 XT terintegrasi mulus dengan rangkanya. Kartu grafis ini dilengkapi dengan selang pendingin 600 mm yang sangat panjang untuk memungkinkan lebih banyak opsi pemasangan dalam sebuah wadah, bahkan dalam penutup EATX dengan interior yang luas. Selang dilapisi dengan anyaman tekstil untuk melindungi dari abrasi dan untuk menambahkan sentuhan yangberkelas pada sistem.
Untuk mengeluarkan panas dari putaran, sepasang kipas radiator 120 mm yang dirancang khusus yang dioptimalkan untuk CFM tinggi dan tekanan statis menjaga udara tetap bergerak melalui sirip heat exchanger yang sangat rapat. Seperti kartu grafis ROG Strix lainnya, header FanConnect II kartu grafis ROG Strix LC Radeon RX 6900 XT dapat dihubungkan ke sistem sepasang kipas. Header ini memungkinkan kipas casing yang terhubung merespons secara langsung perubahan suhu GPU atau CPU, meningkatkan aliran udara tepat pada saat yang diperlukan.
TUF Gaming memasangkan desain yang kokoh dan tersembunyi dengan kartu grafis Radeon RX 6900 XT
Untuk para gamer yang menginginkan kartu grafis yang kokoh dan tersembunyi, ASUS juga telah menciptakan Radeon RX 6900 XT versi TUF Gaming. Desain pendinginan kartu dimulai dengan heatsink 2,9 slot yang dibuat untuk banyak ruang kepala termal dan pengoperasian yang tenang di bawah kebutuhan GPU dengan watt tertinggi saat ini. Udara didorong melalui heat sink dengan area permukaan tinggi menggunakan tiga kipas berteknologi Axial. Sama seperti pada pendingin ROG Strix, kipas sentral berputar searah jarum jam sementara dua di sisi berputar berlawanan arah jarum jam untuk mengurangi turbulensi. Desain yang telah terbukti ini juga memungkinkan RPM yang lebih tinggi dan lebih banyak pergerakan udara melalui heat sink tanpa peningkatan jejak akustik yang sesuai. Lapisan aluminium bersudut dengan desain industrial terbaru yang kokoh membungkus heat sink untuk memberikan kesan performa yang baik.
Pelat belakang aluminium yang memiliki panjang yang lebar menambahkan sentuhan gaya ke sistem dengan grafis TUF Gaming yang halus, serta lubang ventilasi besar di depan PCB yang dibuat pendek menyediakan rute lain untuk udara panas memasuki jalur aliran udara casing. Teknologi perakitan Auto-Extreme, digunakan di seluruh jajaran, secara tepat menempatkan dan menyolder komponen tanpa campur tangan manusia untuk meningkatkan keandalan dan kualitas bangunan. Rezim pengujian 144 jam dan kapasitor ekstra kokoh memastikan keandalan yang luar biasa dan masa pakai yang lama. Pengguna juga dapat mempersonalisasi kartu grafis agar sesuai dengan sistem lainnya menggunakan LED Aura RGB onboard.
Update Genshin Impact 1.2 akhirnya akan diimplementasi oleh Mihoyo. Update ini sudah dinanti-nanti karena akan menghadirkan map baru Dragonspine dan karakter baru Albedo, si ahli kimia dengan elemen Geo.
Selain kedua konten baru tersebut, masih banyak konten-konten baru lain yang ikut terselip dalam update 1.2 ini. Dalam artikel ini tim Playcubic akan menjabarkan hal-hal penting apa saja yang perlu kamu simak di update 1.2:
1. Gacha Banner Character Event Wish Hadirkan 3 Karakter Bintang 4
Banner character event wish selain menghadirkan Albedo, juga akan menghadirkan 3 karakter bintang 4. Mereka adalah Fischl (Electro), Sucrose (Anemo), dan Bennet (Fire). Pada update Genshim Impact 1.2 ini adalah kesempatan kamu yang ingin memaksimalkan karakter Fischl dan Bennet.
Selain Albedo, update 1.2 juga akan mengahdirkan karakter Ganyu. Namun ia baru akan muncul di banner character event wish setelah Albedo selesai, yaitu pada bulan Januari 2021.
2. Gacha Banner Epitome Invocation Hadirkan Senjata Baru
Buat kamu yang suka gacha di banner epitome invocation, ada senjata baru bintang 5 dari tipe sword bernama Summit Shaper. Senjata ini bisa memperkuat kekuatan shield serta meningkatkan attack (Bisa sampai 5 stack). Selain Summit Shaper, gacha banner epitome invocation juga akan menghadirkan senjata Skyward Atlas (Catalyst).
3. Senjata Baru yang Bisa Didapatkan Gratis
Dalam update Genshin Impact 1.2 akan ada juga beberapa senjata baru bintang 4 yang bisa diperoleh secara gratis tanpa gacha.
Festering Desire (Sword): Bisa diperoleh dengan menyelesaikan story quest Princeps Cretaceus Chaper: Act I dan event quest festering Desire. Kekuatan senjata ini adalah meningkatkan dmg dan crit rate dari elemental skills. Senjata ini juga akan menghadirkan bonus tertentu jika digunakan di map Dragonspine.
Snow-Tombed Starsilver (Claymore): Bisa dibuat dengan mengeksplorasi map Dragonspine dan memenuhi kriteria tertentu.
Dragonspine Spear (Polearm): Bisa dibuat dengan mengumpulkan Strange Teeth saat mengeksplorasi Wyrmrest Valley di map Dragonspine dan menyelesaikan quest The Festering Fang.
Frostbearer (Catalyst): Bisa dibuat dengan menaikkan level Frostbearing Tree sampai level 10.
Baik senjata Snow-Tombed Starsilver, Dragonspine Spear, dan Frostbearer memiliki kekuatan spesial mengeluarkan serangan AOE Everfrost Icicle dengan kesempatan 60 persen saat melakukan serangan normal atau charged attack.
4. Artifact Baru Menanti
Ada 2 artifact baru yang akan hadir di update Genshin Impact 1.2. Kedua artifact ini adalah Blizzard Strayer (Cryo) dan Heart of Depth (Water). Kedua artifact ini bisa diperoleh dari domain peak of Vindagnyr. Domain ini bisa dibuka setelah menyelesaikan quest In The Mountains.
Saatnya untuk mengulas kembali apa saja yang terjadi tahun ini di kaleidoskop game 2020. Meski berhadapan dengan pandemi COVID-19, industri game terus berjalan. Ada yang mengalami kesulitan, ada juga yang justru menuai keuntungan.
Dalam artikel ini tim Playcubic akan merangkum kejadian-kejadian menarik yang terjadi selama tahun 2020.
1. Final Fantasy VII Remake Dirilis
Kaleidoskop game 2020 tidak lengkap tanpa diawali oleh Final Fantasy VII Remake. Versi remake game RPG legendaris ini akhirnya rampung dikerjakan oleh Square Enix dan dirilis di PS4 pada tanggal 2 Maret 2020. Selain versi PS4, game ini rencananya juga akan rilis di PC tahun 2021.
2. Animal Crossing: New Horizons Jadi Game Favorit Saat Pandemi
Game besutan Nintendo, Animal Crossing: New Horizons menjadi game paling dicari saat awal pandemic COVID-19. Mungkin tema yang diangkat oleh game simulasi ini dimana pemainnya hidup di pulau mirip surga, uang bisa jatuh dari pohon dan binatang bisa berbicara adalah pelarian yang paling sempurna.
Angka penjualan Animal Crossing: New Horizons. Game ini terjual sebanyak 13,4 juta kopi hanya dalam enam minggu setelah perilisannya di bulan Maret 2020. Animal Crossing: New Horizons juga menjadi game Nintendo Switch pertama yang berhasil terjual dalam jumlah banyak dalam jangka waktu cepat.
3. Tidak Ada E3 Dan Event Game Lainnya
Event tahunan industri game E3 2020 terpaksa dibatalkan karena pandemi COVID-19. Padahal event ini sudah dinanti-nanti karena kehadiran PS5 dan Xbox Series X. Tidak hanya E3 saja, event lainnya seperti Gamescom dan Tokyo Game Show juga dibatalkan. Sebagai gantinya adalah event digital yang ditayangkan lewat live streaming.
Riot sepertinya berusaha untuk terus melebarkan universe dari League of Legends. Riot berhasil melahirkan game Teamfight Tactics dan Legends of Runetera. Sekarang rencananya mereka akan mengembangkan game MMO. Hal ini telah dikonfirmasi oleh orang dalam Riot sendiri.
Seseorang bernama Greg Street yang merupakan VP of IP and Entertainment dari Riot mengkonfirmasi hal tersebut di Twitter. Ia mengatakan bahwa ia terlibat dalam proyek game terbaru Riot yang ia sebut berskala besar. Ketika salah satu netizen menanyakan game seperti apa yang ia kerjakan, Greg mengkonfirmasi jika game tersebut adalah MMO.
I have news!
My recent job at Riot has been to help develop the League universe, which we’re going to need!
Because it is time. My new job is to kick off a big (some might say massive) game that many of you, and many Rioters, have been asking us to create.
Pada 2018 lalu, Riot sempat menanyakan fansnya apakah tertarik untuk memainkan game MMO. Mungkin proyek game MMO yang disebut Greg Street merupakan realisasi dari ide tersebut. Jadi penasaran seperti apa hasilnya nanti.
Innersloth mengumumkan akan merilis Among Us ke Xbox Series dan Xbox One pada tahun 2021. Game ini juga akan hadir lewat Xbox Game Pass for Console.
FYI, Among Us dirilis pertama kali ke iOS dan Android pada bulan Juni 2018, lalu lanjut ke PC lewat Steam pada bulan November 2018. Game versi Nintendo Swich sudah lebih dulu hadir minggu ini. Kini game versi PC sudah bisa dibeli lewat Microsoft Store dan Xbox Game Pass for PC.