Home Blog Page 577

Event Ley Line Overflow Genshin Impact Akan Dimulai Minggu ini

0

Salah satu event yang paling ditunggu-tunggu di versi 1.3 Genshin Impact, Ley Line Overflow akan dimulai minggu ini.  Event ini akan dimulai dari tanggal 26 Februari s/d 5 Maret.

Dalam event Ley Line Overflow, pemain yang menyelesaikan challenge Blossom of Wealth dan Blossom of Revelation akan mendapat hadiah sebanyak dua kali. Artinya kamu bisa mendapatkan Mora maupun Hero’s Wit dan Adventure’s Wit dalam jumlah yang banyak. Kesempatan ini hanya berlaku 3 kali dalam sehari.

Mihoyo juga baru saja memperkenalkan lini senjata baru di Genshin Impact. Senjata ini adalah Staff of Homa (Polearm), Lithic Spear (Polearm), dan Lithic Blade (Claymore). Khusus untuk jenis senjata Lithic, skill senjata ini baru muncul jika karakter yang menggunakan berasal dari Liyue.

Spesifikasi Days Gone Versi PC Diungkap

0

Buat kamu yang sudah menunggu-nunggu untuk memainkan Days Gone di PC, kamu sudah bisa melihat spesifikasinya di Steam. Spesifikasi game ini bisa dibilang lumayan dan tidak demanding seperti game-game AAA yang lain.

Untuk ukuran file, Days Gone tidak sebesar Horizon Zero Dawn. Tapi kamu disarankan untuk menggunakan SSD jika ingin performa game yang lebih cepat dan smooth. Untuk tanggal rilis di Steam, Days Gone belum memilikinya. Informasi yang dicantumkan hanyalah keterangan jika game ini akan rilis pada musim semi 2021.

Days Gone menceritakan kisah seorang Biker bernama Deacon St. John untuk bertahan hidup di dunia post-apocalyptic. Lawan dari Dean selain manusia adalah zombie yang dinamai Freakers. Para Freakers ini dapat menyerang dengan gerombolan yang sangat besar dan dinamakan horde.

Ghosts ‘n Goblins Resurrection Rilis Hari Ini

0

Game Capcom Ghosts ‘n Goblins Resurrection telah rilis hari ini di Nintendo Switch. Game ini bisa mulai dibeli di Nintendo eShop. Ghosts ‘n Goblins Resurrection merupakan versi reboot dari game legendaris Capcom era 80an.

Karakter utama Ghosts ‘n Goblins adalah Arthur yang melawan demon untuk menolong sang ratu. Versi reboot Ghosts ‘n Goblins akan dilengkapi oleh berbagai fitur baru. Misalnya page mode yang membantu pemain baru untuk memahami level dari Ghosts ‘n Goblins Resurrection yang brutal, Game ini juga dilengkapi oleh mode co-op, dimana pemain kedua akan menjadi hantu yang bisa menolong Arthur.

Anthem Tamat, Bioware Putuskan Beralih ke Game Lain

0

Kabar buruk untuk kamu yang sedang menunggu Anthem 2.0 atau Anthem NEXT. Bioware dan EA resmi mengumumkan bahwa mereka tidak akan lagi mengembangkan Anthem.

Executive produce, Christian Dailey menjelaskan bahwa keputusan untuk menghentikan pengembangan Anthem dikarenakan kondisi pandemi COVID-19. Selain itu Bioware juga harus mengerjakan proyek lainnya seperti Dragon Age, Mass Effect, belum lagi Star Wars: The Old Republic.

Ia juga meminta maaf kepada timnya yang sudah bekerja kerasa untuk merealisasikan Anthem NEXT. Christian juga mengakui bahwa berita ini pasti akan mengecewakan komunitas Anthem. Namun langkah ini suka tidak suka harus diambil.

Meski Bioware tidak lagi mengerjakan Anthem NEXT, gamer masih bisa memainkan game ini. Mereka memastikan bahwa server Anthem akan tetap hidup.

Anthem NEXT merupakan proyek ambisius Bioware untuk memperbaiki Anthem. Game shooter yang dirilis pada 2019 ini dinilai gagal karena tidak memenuhi ekspektasi. EA lalu meminta Bioware untuk mengerjakan ulang Anthem yang nantinya akan dirilis kembali dengan nama Anthem NEXT. Namun pada akhirnya EA and Bioware sama-sama memutuskan bahwa Anthem NEXT tidak dapat terealisasi.

3 Game Abadi yang Selalu Ada di Setiap Generasi

0

Jika ada mitos tentang kehidupan yang abadi, maka ada juga game abadi. Kenapa sampai bisa dijuluki game abadi? Karena game ini selalu ada di setiap generasi konsol atau handheld.

Entah apa yang membuat developer dan publisher sampai tega memporting game-game ini ke setiap platform dan konsol yang ada. Bisa jadi karena mereka tahu betapa cintanya fans dengan game tersebut. Bisa juga karena mereka menyadari potensi bisnis dari game tersebut.

Grand Theft Auto V

Grand Theft Auto V atau GTA V adalah kandidat pertama yang layak diberi gelar game abadi. Bayangkan GTA V sudah ada sejak tahun 2013 dan masih eksis sampai saat sekarang. Popularitas game ini luar biasa bahkan Rockstar sampai membuat GTA Online, mode multiplayer dari GTA V. Konten yang digulirkan untuk GTA Online melalui update-update baru juga tidak pernah putus.

Kembali lagi tentang game abadi, kira-kira sudah berapa banyak platform yang bisa memainkan game GTA V? Mari kita hitung. GTA V pertama kali rilis pada tahun 2013 di PS3 dan Xbox 360. Seiring dirilisnya konsol PS4 dan Xbox One pada 2014, Rockstar juga merilis GTA V di kedua konsol tersebut. Setelah itu versi PC menyusul pada tahun 2015. Rockstar juga berencana untuk merilis versi next-gen GTA V. Untuk saat ini yang baru dipastikan oleh Rockstar adalah GTA V versi PS5. Belum ada keterangan lebih detail mengenai versi Xbox Series X/S.

Jika dihitung total, jumlah konsol yang bisa memainkan GTA V adalah 6 platform. Tidak hanya itu, game ini tetap setia menemani gamer PlayStation dan Xbox dari era PS3/Xbox 360 sampai era next-gen.

The Elder Scrolls V: Skyrim

Kandidat kedua yang layak diberi penghargaan game abadi adalah The Elder Scrolls V: Skyrim. Game Besutan Bethesda ini bisa dibilang sudah seperti aki-aki yang masih rajin bekerja. Jika dibandingkan dengan GTA V, Skyrim lebih tua karena rilis beberapa tahun sebelum GTA V.

Mari kita hitung The Elder Scrolls V: Skyrim dirilis pertama kali pada tahun 2011 di PC, PS3, dan Xbox 360. Pada 2016 Bethesda memutuskan untuk merilis enhanced edition untuk Skyrim di PS4 dan Xbox One. Tidak berhenti sampai situ, Bethesda juga memutuskan untuk merilis Skyrim di Nintendo Switch pada 2017.

Jadi jumlah total platform yang pernah disinggahi oleh Skyrim adalah 6. Jumlah ini sama dengan GTA V. Tapi seandainya Bethesda sampai merilis Skyrim di konsol next-gen, lewat sudah GTA V. Fus Ro Dah!

Razer Umumkan Kiyo Pro, Webcam Berperforma Tinggi Untuk WFH dan Streamer

0

Razer telah mengumumkan produk terbarunya yakni Razer Kiyo Pro, sebuah kamera USB dengan Adaptive Light Sensor berperforma tinggi untuk menghasilkan kualitas gambar terbaik bahkan pada kondisi minim cahaya. Mengkombinasikan sebuah sensor ultra-sensitive CMOS dan teknologi STARVIS, Kiyo Pro menghadirkan kualitas gambar level profesional untuk konferensi video dan juga streaming.

Dengan keharusan untuk bekerja dari rumah pada kehidupan kerja secara profesional, permintaan akan kualitas gambar yang lebih baik saat panggilan video meningkat pesat. Kamera yang tertanam pada laptop tidak sanggup menyediakan resolusi dan framerate yang diperlukan oleh para profesional saat melakukan panggilan konferensi. Kebanyakan webcam juga tidak ideal dalam mengatasi pencahayaan yang minim sehingga menghasilkan kualitas gambar yang redup serta kabur. Kiyo Pro mengatasi masalah-masalah ini dengan Adaptive Light Sensor berperforma tinggi dan menghasilkan kualitas gambar yang baik pada kondisi cahaya apapun.

“Ditujukan untuk konferensi video dan streaming, kualitas video yang lancar serta jelas pada kondisi cahaya apapun menjadi bagian paling penting dalam pengalaman menggunakan Razer Kiyo Pro,” kata Alvin Cheung, Senior Vice President Razer divisi periferal.

Advanced Imaging, Absolute Fidelity

Sensor termutakhir CMOS Type 1/2.8 menjadi inti dari Kiyo Pro dipadukan dengan teknologi STARVIS. STARVIS merupakan sebuah teknologi back-illuminated pixel yang biasanya digunakan pada kamera pengintai dengan sensor CMOS yang bertujuan untuk menciptakan sebuah gambar dengan kualitas tinggi.

Dengan menggabungkan teknologi ini ke dalam Kiyo Pro, panggilan konferensi video yang dihasilkan akan memiliki kualitas gambar yang terang dan jelas secarawalaupun berada pada kondisi cahaya yang berbeda-beda.

Kiyo Pro mampu menghadirkan kualitas video full HD 1080p 60FPS untuk hasil gambar yang jelas dan detail. Terdapat mode HDR 30FPS yang melandaikan dynamic range bahkan secara langsung memperbaiki area-area dengan pencahayaan yang terlalu rendah atau tinggi, menghilangkan bayangan hitam jika subjek diterangi dari belakang, dan menghasilkan warna yang lebih cerah serta gambar yang lebih terang.

Lensa wide pada Kiyo Pro memberikan tiga opsi field of view: 103°, 90° atau 80° yang ideal untuk konferensi video ataupun streaming. Field of View 103° cukup lebar untuk memperlihatkan semua orang dalam panggilan video grup atau membolehkan penonton stream untuk melihat dengan jelas kegiatan sang streamer. Sedangkan field of view 80° cocok untuk tampilan yang berfokus pada kepala saat presentasi atau facecam saat streaming game.

Fleksibel dan Cepat

Kiyo Pro memiliki berbagai fitur untuk beradaptasi pada kondisi dan situasi apapun. Dengan mounting yang fleksibel untuk monitor, meja atau tripod, Kiyo Pro bisa diposisikan dengan sempurna sebagai kamera streaming terlepas dari area yang tersedia. Field of view yang luas serta tripod membuat Kiyo Pro ideal untuk panggilan konferensi grup. Mikrofon stereo 16 bit omni-directional memastikan semua suara dari peserta tertangkap dengan sempurna.

Untuk performa maksimal video yang tidak terkompres, Kiyo Pro menggunakan koneksi USB 3.0 untuk mengirim sinyal 5GB per detik. Sebuah penutup webcam untuk privasi juga disediakan untuk melindungi lensa serta memastikan keamanan privasi dari pengguna saat webcam tidak sedang digunakan.

Razer Kiyo Pro akan tersedia di Indonesia pada bulan Maret dan dijual dengan harga Rp3.299.000 atau dapat dibeli di website razer.com pada 23 Februari 2021. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Razer Kiyo Pro bisa dilihat di sini

Spesifikasi Kiyo Pro

Spesifikasi kamera:

  • Tipe Koneksi: USB3.0
  • Resolusi Gambar: 1 Megapixels
  • Resolusi Video: 1080p @ 60/30/24FPS / 720p @ 60FPS / 480p @ 30FPS / 360p 30FPS
  • Video encoding: H.264 codec
  • Resolusi Gambar : 1920×1080
  • Kustomisasi Kualitas Gambar: Ya
  • Bidang Pandang: 103°, 90°, 80°
  • Tipe Fokus: Auto
  • Opsi Mounting: L-shape joint and Tripod (Not included)
  • Panjang Kabel: 1.5 meters braided cable

Spesifikasi mikrofon

  • Channels: Stereo
  • Audio Codec: 16bit 48KHz
  • Polar patterns: Omni-directional
  • Sensitivitas: -38dB

Persyaratan Sistem

  • PC dengan USB Port kosong
  • Windows 8 (atau lebih tinggi)
  • Koneksi Internet
  • Ruang Harddisk sebesar 500MB
  • Bisa digunakan untuk Open Broadcast Software dan XSplit

PlayStation State of Play Digelar Minggu Ini

0

Sony telah mengumumkan event State of Play. Dalam acara ini Sony akan mengumumkan 10 game yang akan dirilis di PS4 dan PS5. Selain itu Sony juga akan mengumumkan beberapa update baru. Untuk waktu Indonesia, State of Play bisa disaksikan pada hari Jumat 26 Februari 2021 pukul 05.00 WIB.

Sony menjelaskan bahwa acara ini akan berlangsung selama 30 menit. Sony juga tidak akan mengumumkan informasi seputar hardware di acara ini.

Sebelumnya Sony juga mengumumkan banyak informasi tentang rencana kedepan. Mulai dari porting game PlayStation ke PC, penundaan Gran Turismo 7, sampai pengumuman sistem VR untuk PS5.

Sony Perkenalkan Sistem VR Untuk PS5

0

Sony secara resmi mengumumkan sistem VR atau Virtual Reality untuk PS5. Sistem ini masih dalam pengembangan dan Sony belum berencana untuk mengungkapnya dalam waktu dekat.

Dilansir PlayStation Blog, sistem VR untuk PS5 dijanjikan lebih canggih dalam performa dibandingkan sistem VR sebelumnya yaitu PlayStation VR. Ketika headset VR dipakai, pengguna akan merasa lebih immersive dengan game yang sedang mereka mainkan. Sony juga menjanjikan bahwa instalasi headset VR ini sangat sederhana.

Salah satu inovasi baru yang akan diimplementasi di sistem VR baru ini adalah controller-nya. Controller ini akan memiliki beberapa fitur kunci dari controller DualSense.

Saat ini satu-satunya sistem VR yang dimiliki Sony adalah PlayStation VR. Headset ini dirilis pada tahun 2016 dan sudah banyak game PlayStation yang memiliki dukungan headset tersebut.

Gran Turismo 7 Tak Jadi Rilis Tahun ini

0

Game eksklusif PS5 Gran Turismo 7 tidak jadi dirilis tahun ini. Sony telah mengumumkan bahwa perilisan game ini diundur menjadi tahun 2022 tanpa tanggal yang pasti.

Menurut Sony penundaan perilisan Gran Turismo 7 berhubungan dengan pandemi COVID-19. Dijelaskan bahwa pandemi ini sangat berdampak dengan pengembangan game sehingga membuat proses menjadi tertunda. Sony berjanji akan mengumumkan kepastian tanggal rilis Gran Turismo 7 setelah mendapat informasi yang lebih jelas.

Gran Turismo 7 digarap oleh developer Polyphony Digital. Dengan teknologi PS5, Gran Turismo 7 dijanjikan bakal memiliki tampilan grafis yang lebih baik dan lebih immersive dalam gameplay.

Mode Multiplayer Watch Dogs: Legion Rilis Bulan Depan

0

Ubisoft akhirnya mengumumkan tanggal rilis dari mode multiplayer untuk Watch Dogs: Legion. Mode ini bisa mulai dimainkan tanggal 9 Maret 2021. Awalnya mode ini dijadwalkan rilis di awal tahun 2021, namun akhirnya ditunda sampai bulan Maret.

Bersamaan dengan perlisian mode multiplayer Watch Dogs, Ubisoft juga akan menggulirkan update baru untuk Watch Dogs: legion. Update ini berisi konten seperti Tactical Op yang bisa dimainkan oleh empat pemain sekaligus. Mode ini merupakan konten endgame dan untuk menyelesaikannya pemain harus memiliki tim yang bagus.

Dalam update ini Ubisoft juga akan mengimplementasi mode PVP Watch Dogs: Legion. Mode ini dinamakan Spiderbot Arena dimana empat pemain akan bertarung dalam satu arena dengan menggunakan Spiderbot.