Hallo temen-temen Playcubic. Mabar kali ini kru Playcubic bakalan main game Stardew Valley di mode multiplayer online-nya. Bagaimana serunya? Simak aja video bagian ke-12 di atas ya!
Selamat menonton!
Hallo temen-temen Playcubic. Mabar kali ini kru Playcubic bakalan main game Stardew Valley di mode multiplayer online-nya. Bagaimana serunya? Simak aja video bagian ke-12 di atas ya!
Selamat menonton!
Di kuartal kedua tahun 2021, Gravity Game Link merilis Mobile Game terbarunya yang berjudul The Lord : Age of Renaissance, adalah sebuah game yang memiliki perpaduan genre antara Role-Playing Game dengan Real-Time Strategy yang berlatar belakang cerita mengenai di era medieval yang terjadi di belahan benua Eropa, seperti diantaranya cerita mengenai peristiwa peperangan Troy, pertempuran Thermopylae, perang sipil War of The Roses dan masih banyak perisitiwa historis lainnya.
Pada game The Lord : Age of Renaissance, pemain akan berperan menjadi Baginda Raja yang memerintah dan memimpin sebuah Kerajaan. Dalam perjalanan takdirmu memimpin dan membangun Kerajaan, pemain akan ditemani oleh beragam tokoh sejarah yang fenomenal, mulai dari Lancelot Knigts of Round Table, Leonidas of Sparta, hingga Alexander The Great yang akan berperan sebagai Hero di Kerajaanmu. Setiap Hero memiliki karakteristik dan keahlian khususnya masing-masing, seperti misalnya dalam hal menangani urusan diplomatik, mengelola bisnis dan perdagangan, hingga memimpin ribuan pasukan di medan pertempuran.

The Lord : Age of Renaissance menyajikan visual, ilustrasi dan desain lingkungan yang realistis dan berwarna, menciptakan pengalaman bermain yang imersif. Kontrol permainan sangat mudah, UI dan menu permainan dapat dikendalikan hanya dengan satu sentuhan untuk mengaktifkan dan menjelajahi semua fitur yang tersedia. Berikut ini adalah beberapa fitur unggulan The Lord : Age of Renaissance :
* Hero Ternama
Rekrut puluhan tokoh sejarah yang fenomenal, mulai dari Lancelot Knigts of Round Table, Leonidas of Sparta, hingga Alexander The Great. Tingkatkan level Hero untuk dapat memimpin pasukan perang Kerajaan-mu, menangani urusan diplomatik, bisnis dan urusan Kerajaan lainnya.
* Permaisuri Menawan
Temui dan jalin kisah romansa cinta sejati dengan Permaisuri cantik dan menawan dari beragam negara. Permaisuri akan melengkapi kehidupanmu sebagai Raja dan akan memberikanmu keturunan dan pewaris Kerajaan yang sah.
* Kisah Nyata Peristiwa Historis
Nikmati alur cerita dari beragam peristiwa historis serta romansa di era Medieval, diantaranya yaitu Perang Troya, Perang Sparta melawan Persia, kisah legendaris Alexander dalam menaklukkan benua Eropa, dan masih banyak cerita-cerita lainnya yang didasari dari peristiwa historis yang terkenal.
* Persiapkan Ahli Waris
Rawat dan ajari anak dan keturunanmu agar kamu dapat mewariskan dan meneruskan takdir Kerajaan-mu kepada mereka. Kamu juga dapat menjodohkan mereka dengan keturunan dari Kerajaan lain untuk meningkatkan kemakmuran Kerajaan-mu.
* Bangun & Perkuat Aliansi
Bergabunglah dengan teman-temanmu untuk menghadapi pertempuran merebut supremasi. Bekerja sama untuk membuka fitur khusus Aliansi yang berhadiah melimpah. Bergabunglah dengan Aliansi atau bangun Aliansi-mu sendiri, pilihan ada di tanganmu.
* Memanggil Naga
Latih dan rawat seekor Naga untuk menjadi senjata rahasia terkuat yang dimiliki Kerajaan-mu. Dengan bantuan seekor Naga, kemenangan pasukanmu sudah pasti dalam genggaman!
* PVP Colosseum Arena
Tingkatkan peringkatmu dengan mengundang Hero terkuatmu untuk bertarung dengan pemain lain di Colosseum. Raih gelar bergengsi dan jadilah yang terkuat! Hanya ada satu pemenang!
The Lord : Age of Renaissance akan membuka fase Closed Beta-nya yang akan dijadwalkan pada tanggal 4 Juni 2021 pukul 12.00 WIB dan akan ditutup pada tanggal 14 Juni 2021 pukul 10.00 WIB. Pemain dapat memainkan game ini dengan menggunakan akun Google atau Facebook.
Penting :
Official Website : https://thelord.gnjoy.id
Berita soal variasi game Final Fantasy yang punya gameplay ala Dark Souls sedang menjadi sorotan gamer. Tidak ada yang bisa membayangkan bermain game Final Fantasy yang gameplaynya ekstra sulit dan tidak mengenal ampun seperti Dark Souls. Menarik sekaligus mengkhawatirkan.
Square Enix selaku pemilik IP Final Fantasy seakan sedang berjudi. Suatu produk harus terus berubah agar tetap laku. Sama halnya dengan Final Fantasy. Agar game ini bisa terus eksis, Square Enix dan developernya harus terus putar otak. Genre apalagi yang kira-kira cocok untuk Final Fantasy.
Berbicara mengenai genre, Final Fantasy sendiri sebetulnya sudah diolah ke berbagai macam genre. Mulai dari game shooter, game kartu, sampai dengan battle royale. Ada game yang berhasil, ada juga yang gagal. Apa sajakah gamenya? Berikut adalah daftarnya:

Final Fantasy Digital Card Game adalah contoh dari game Final Fantasy yang diolah menjadi game kartu. Pemain bisa menyusun deck yang kartunya diambil dari karakter, monster, dan summon ikonik dari game Final Fantasy, Keunikan game ini adalah tampilan grafisnya yaitu menggunakan 16-bit sprite. Sayang umur Final Fantasy Digital Card Game tidak panjang. Diumumkan pada 2019, game ini malah sudah ditutup pada 2020.
Selain Final Fantasy Digital Card Game, masih ada game kartu Final Fantasy yang lain. Triple Triad misalnya yang merupakan mini-game di Final Fantasy VIII dan Final Fantasy XIV. Bahkan game mobile Final Fantasy Mobius juga menggunakan sistem kartu meski tidak 100 persen adalah game kartu.

Apakah kamu sudah pernah mencoba Dirge of Cerberus: Final Fantasy VII? Game spin-off dari Final Fantasy VII mungkin adalah satu-satunya game Final Fantasy yang menggunakan gameplay third-person shooter.
Karakter utama Dirge of Cerberus adalah Vincent Valentine. Dalam game tersebut ia akan melawan pasukan rahasia milik Shinra bernama Deepground. Selain menggunakan pistolnya, Vincent juga bisa menggunakan magic dan berubah menjadi monster.
Game yang rilis pada tahun 2006 di PS2 ini berhasil membelah para fans Final Fantasy. Ada yang menyukai game tersebut karena menawarkan genre yang berbeda. Ada juga yang malah membencinya karena merasa tidak sesuai dengan esensi RPG dari game Final Fantasy. Kamu pilih yang mana?

Masih ingat dengan game Chocobo’s Dungeon? Game klasik ini adalah contoh game Final Fantasy yang memiliki genre dungeon crawler yang dikombinasi dengan roguelike. Game ini masih berhubungan dengan Final Fantasy karena tokoh utamanya adalah seekor Chocobo.
Chocobo’s Dungeon awalnya hanya ada di Jepang saja. Game ini mulai dikenal setelah sekuelnya yaitu Chocobo’s Dungeon 2 dirilis. Game yang rilis di PS1 ini dibuat versi bahasa Inggrisnya dan dirilis secara global.
Gameplay dari Chocobo’s Dungeon sangat sederhana. Pemain sebagai Chocobo akan bertualang dalam dungeon yang dipenuhi oleh jebakan dan juga monster. Setiap kali keluar, desain dungeon akan berubah.

Selain muncul di game Chocobo’s Dungeon, ternyata Chocobo juga menjadi seorang pembalap. Judul gamenya adalah Chocobo Racing. Game ini dirilis di PS1 dan uniknya bertepatan dengan diluncurkannya Crash Team Racing dan Mario Kart. Kelihatannya franchise Final Fantasy tidak mau kalah dengan tidak memiliki game racingnya sendiri.

Siapa yang tidak kenal dengan game Final Fantasy Tactics? Game ini menceritakan kisah dari Ramza yang mengungkap kelompok iblis bernama Lucavi. Kelompok inilah yang menjadi penyebabnya terjadi Lion War di Ivalice.
Gameplay dari Final Fantasy Tactics bisa dibilang rumit karena memiliki unsur strategi. Meski begitu, Final Fantasy Tactics berhasil menjadi game spin-off Final Fantasy yang populer. Buktinya Final Fantasy Tactics sukses menelurkan penerusnya yaitu Final Fantasy Tactics Advance, lalu dilanjutkan dengan Final Fantasy Tactics A2: Grimoire of the Rift.
Dalam acara Sonic Central Stream, Sega mengumumkan bakal merilis versi remaster dari game Sonic Colors. Versi remaster ini diberi judul Sonic Colors: Ultimate dan akan dirilis tanggal 7 September 2021 di PS4, Xbox One, Nintendo Switch, dan PC. Developer dari game ini adalah Blind Squirrel Entertainment.
Sonic Colors dirilis pada tahun 2010 untuk Nintendo DS dan Nintendo Wii. Versi remaster yang akan rilis tahun ini akan mengalami peningkatan dari segi grafis dan juga control.
Bersamaan dengan akan rilisnya Sonic Colors: Ultimate, Sega juga akan mengungkap film animasi Sonic Colors: Rise of the Wisp. Film ini akan memiliki hubungan dengan cerita dari Sonic Colors: Ultimate.
Sega telah mengumumkan game Sonic the Hedgehog baru dalam acara Sonic Central Stream. Informasi yang dibagikan hanya sebatas teaser trailer tanpa ada detail yang jelas. Nantinya game ini akan dirilis di platform PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, Switch, dan PC.
Jika dilihat secara sekilas, kelihatannya karakter Sonic yang ada di dalam game tersebut masih menggunakan desain klasik. Bagaimana kalau menurut kamu?
Developer Guerrila Games telah memperlihatkan gameplay dari Horizon Forbidden West dalam acara State of Play. Video gameplay ini direkam melalui konsol PS5 dan menyajikan tampilan grafis yang indah.
Alur cerita dari Horizon Forbidden West melanjutkan dari game yang pertama. Aloy akan bertualang ke wilayah barat untuk menemukan penyebab dari wabah misterius. Ia nanti akan bertemu dengan suku lain yang rupanya juga dapat mengendalikan mesin sama seperti dirinya. Dalam video di atas kamu bisa melihat pertarungan Aloy melawan salah satu anggota dari suku tersebut yang menggunakan mesin berbentuk gajah raksasa.
Sayang Guerilla Games belum mengungkap kapan Horizon Forbidden West akan dirilis di PS5. Namun mereka berjanji akan memberikan informasi yang lain dalam waktu dekat.
Capcom dengan bangga mengumumkan sudah mengapalkan dan berhasil menjual versi digital game Resident Evil Village lebih dari empat juta kopi ke seluruh wilayah dunia.
Saat ini kalian sudah bisa memainkan game Resident Evil Village di platform PlayStation 5, Xbox Series, PlayStation 4, Xbox One, PC (Steam), dan juga Stadia. FYI, awal bulan ini Capcom juga sempat mengumumkan bahwa penjualan Resident Evil Village sudah menembus angka tiga juta kopi.
Kalian yang masih ragu membeli Resident Evil Village bisa membawa ulasannya terlebih dahulu di sini. Selamat Capcom!
Selain game mobile Dragon Quest The Adventure of Dai, Square Enix ternyata sudah mempersiapkan game mobile Dragon Quest selanjutnya. Game ini akan memiliki genre puzzle dan bakal tersedia di android dan iOS. Judul sementara dari game ini adalah Dragon Quest Keshi Keshi dan nantinya akan menjadi game F2P.
Dragon Quest Keshi Keshi dikerjakan oleh developer NHN PlayArt. Game ini akan menghadirkan karakter dan monster populer dari seri game Dragon Quest. Menurut press release, gameplay di game ini
Game klasik Dragon Quest III akan kembali diremake. Diumumkan dalam acara Dragon Quest 35th Anniversary Livestream barusan, versi remake game tersebut akan dinamai Dragon Quest III HD-2D Remake.
Menurut keterangan dalam press release Dragon Quest III HD-2D Remake akan menghadirkan pengalaman yang unik. Dari segi grafis game ini akan menggabungkan efek 3D ke dalam background yang masih menggunakan pixel. Dragon Quest III HD-2D Remake direncanakan rilis di konsol. Kapan pastinya belum diketahui.