Home Blog Page 54

Belajar Dari Assassin’s Creed Shadows, Format Dua Protagonis Masih Akan Dipakai Ubisoft

0
assassin's creed shadows thumbnail

Kritik tidak pernah berhenti mendatangi Assassin’s Creed Shadows mendapat kritik sejak diumumkan. Kritik ini muncul dari akibat Ubisoft menghadirkan Yasuke, samurai kulit hitam yang menjadi salah satu protagonis. Meski Yasuke sendiri sebetulnya adalah tokoh nyata dalam sejarah Jepang, kritik terus bermunculan.

Belajar dari game ini, Ubisoft mengakui bahwa konsep dual protagonis di Shadows membuat fans terbelah. Tapi bukan berarti format ini tidak akan dipakai lagi untuk seri Assassin’s Creed berikutnya.

Pro dan Kontar Dua Protagonis Assassin’s Creed Shadows

Berbeda dengan Assassin’s Creed Syndicate yang menampilkan Jacob dan Evie Frye tanpa kontroversi besar, kehadiran Yasuke bersama Naoe di Shadows justru memicu perdebatan.

Berbicara kepada Gamesradar, Associate Director Ubisoft, Simon Lemay-Comtois, mengakui bahwa sistem dual protagonis bisa berpotensi untuk memecah fans karena preferensi karakter yang berbeda. Menurutnya, sebagian pemain tidak nyaman menghabiskan waktu dengan karakter tertentu, sehingga muncul perbedaan pendapat yang bisa menjadi tajam.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa Shadows telah menjadi pelajaran penting bagi tim pengembang. Menurutnya konsep dua protagonis tetap mungkin digunakan di masa depan, asalkan ada alasan kuat dibaliknya.

Padahal Assassin’s Creed Syndicate juga menampilkan dua protagonis, Jacob dan Evie Frye. Tapi sama sekali tidak ada masala. Justru kehadiran Yasuke bersama Naoe di Shadows yang memicu perdebatan.

Bagaimana menurut kalian?

ASUS Gelar ROG Community Gathering Sambil Main Padel

0
ASUS Gelar ROG Community Gathering Sambil Main Padel

ROG Community Gathering digelar ASUS Republic of Gamers pada Sabtu, 6 Desember 2025 di Jakarta. Acara bertajuk “Padel & Play” ini menghadirkan kombinasi olahraga padel, talkshow interaktif, serta kesempatan mencoba produk terbaru ASUS ROG. Tujuannya untuk memperkuat hubungan dengan komunitas gaming Indonesia sekaligus mengajak peserta menikmati gaya hidup aktif dan sehat.

ROG Community Gathering: Padel & Play

Dalam acara ini, ASUS ROG mengundang komunitas seperti ARAI (ASUS ROG Ally Indonesia) dan Xbox Indonesia, serta para pengguna setia ROG. Mereka berkolaborasi, berkompetisi, dan semakin dekat dengan ekosistem produk ROG. Tidak hanya fokus pada gaming, kegiatan ini juga menekankan pentingnya gaya hidup sehat melalui olahraga padel yang kini semakin populer.

Talkshow dan Produk Unggulan ROG

ASUS ROG Community Gathering

Acara semakin meriah dengan talkshow bersama Co-Founder The Lazy Monday, Rivaldo Santosa, dan TUF Kalcer Partner, Bachrul Alam. Mereka membahas ROG Xbox Ally X, handheld gaming PC terbaru dengan performa tinggi dan desain ringkas. Peserta diajak mengenal lebih jauh fitur unggulan perangkat ini, termasuk kenyamanan penggunaan dan fleksibilitas bermain kapan saja.

Peserta juga berkesempatan mencoba langsung lini laptop gaming terbaru ASUS ROG, seperti ROG Strix G16 (2025) dengan Intel® Core™ Ultra 9 Processor dan GeForce RTX™ 5080, serta ROG Zephyrus G16 (2025) yang ringkas dan premium. Ada pula ASUS TUF Gaming A15 dengan durabilitas tinggi, serta handheld gaming PC ROG Xbox Ally X dan ROG Xbox Ally.

Turnamen Padel dan Hadiah Menarik

Sebagai bagian dari “Padel & Play”, ASUS ROG menggelar sesi coaching padel dan turnamen kompetitif. Peserta berkesempatan membawa pulang hadiah dengan total hingga Rp20.000.000. Acara ini tidak hanya menghadirkan keseruan gaming dan produk ROG, tetapi juga nilai tambah lewat olahraga yang fun dan inklusif.

Bagaimana menurut kalian?

Kolaborasi Genshin Impact X Duolingo Dimulai!

0
Kolaborasi Genshin Impact X Duolingo Dimulai!

Kolaborasi Genshin Impact X Duolingo telah resmi diumumkan, menghadirkan kerjasama unik antara game RPG dan aplikasi belajar bahasa. Event ini berlangsung hingga 27 Desember 2025 di beberapa wilayah, dan menghadirkan Paimon, Tighnari, Cyno, serta Duo si burung hantu hijau.

Genshin Impact X Duolingo 3-Day Streak Quest

Mulai 8 Desember, pengguna Duolingo bisa membuka “Genshin Impact Quest” di kursus apa pun. Tantangannya sederhana: selesaikan satu unit pelajaran setiap hari selama tiga hari berturut-turut. Jika streak terjaga, pemain akan mendapatkan patung in-app Paimon dan Duo sebagai simbol ketekunan. Tidak hanya itu, karakter populer Tighnari dan Cyno juga akan muncul untuk menyemangati peserta.

Hadiah Eksklusif untuk Peserta Event

Mereka yang berhasil menyelesaikan misi akan menerima berbagai hadiah eksklusif Genshin Impact, termasuk avatar “Diligent Study”, namecard “Celebration: Dream Reader”, serta resep makanan khas Sumeru “Spiced Fried Chicken”. Semua hadiah dapat diklaim melalui halaman “Shop” di aplikasi Duolingo sebelum 30 Desember 2025, lalu ditukarkan di dalam game hingga 31 Januari 2026.

Event ini berlangsung dari 8 hingga 27 Desember 2025. Namun, 25 Desember menjadi batas terakhir bagi peserta baru untuk bergabung. Detailnya bisa dilihat di sini.

Bagaimana menurut kalian?

Seri Terbaru Pokemon TCG Kobaran Biru Hadir di Indonesia

0
Seri Terbaru Pokemon TCG Kobaran Biru Hadir di Indonesia

Kobaran Biru, seri terbaru Pokemon Game Kartu Koleksi telah resmi dirilis di Indonesia. Seri ini hadir di Local Game Shop dan gerai ritel, dengan kartu unggulan Mega Charizard X ex.

Seri Kobaran Biru hadir dalam tiga format: Booster Pack reguler, Set 10 Pak PLUS berisi booster pack, kartu promo, dan Deck Case, serta Set Spesial berisi dua Booster Pack dan satu kartu promo. Booster Pack reguler dan Set 10 Pak PLUS tersedia di seluruh kanal penjualan, sementara Set Spesial hanya bisa ditemukan di jaringan minimarket Indomaret

Kobaran Biru Hadirkan Mega Charizard X ex

Dalam rangkaian Evolusi Mega ex, Kobaran Biru menghadirkan Mega Charizard X ex sebagai kartu utama. Kartu ini tersedia dalam tingkat kelangkaan Special Art Rare (SAR) dengan ilustrasi indah dan Mega Ultra Rare (MUR) berwarna emas. Selain dicari karena tampilannya, Mega Charizard X ex memiliki serangan Inferno X yang semakin kuat seiring banyaknya Kartu Energi terpasang.

Kartu Pendukung: Oricorio ex dan Mega Sharpedo ex

Selain Charizard, Kobaran Biru juga memperkenalkan Oricorio ex yang dapat mempercepat evolusi Pokémon tipe api, termasuk Mega Charizard X ex. Ada pula Mega Sharpedo ex yang memanfaatkan dua Energi Dasar Kegelapan untuk menghasilkan kerusakan besar dengan efisiensi tinggi, menjadi opsi alternatif melawan Pokémon yang lemah terhadap serangan tipe Kegelapan.

Pertandingan Ekspansi Baru

Menyambut perilisan INI, AKG Entertainment menggelar Pertandingan Ekspansi Baru di Toko GYM Pokemon Game Kartu Koleksi seluruh Indonesia. Pertandingan ini terbuka untuk semua pemain, baik pemula maupun berpengalaman.

Bagaimana menurut kalian?

Turnamen MLBB Pelajar GOGOGO School Championship Dibuka

0
Turnamen MLBB Pelajar GOGOGO School Championship Dibuka

GOGOGO School Championship resmi diluncurkan oleh platform top-up game GOGOGO.id. Turnamen Mobile Legends: Bang Bang ini ditujukan bagi pelajar SMA sederajat di seluruh Indonesia. Kompetisi berlisensi PBESI ini menawarkan hadiah ratusan juta, coaching profesional, serta peluang scouting bagi siswa yang ingin menapaki jalur esports.

GOGOGO School Championship: Hadiah Besar dan Talent Scouting

Turnamen ini menjadi salah satu ajang MLBB tingkat SMA dengan hadiah total Rp100 juta. GOGOGO School Championship atau GSC tidak hanya memberi motivasi bagi tim sekolah untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi panggung bergengsi untuk membuktikan kebanggaan almamater.

Tidak hanya itu, mulai dari babak 16 besar, tim esport profesional akan melakukan scouting melalui siaran live stream resmi. Empat tim terbaik akan mengikuti Coaching Clinic Offline, sementara juara pertama berhak atas beasiswa kelas online selama satu bulan. Kesempatan ini membuka jalan nyata bagi pelajar untuk dilirik pelatih profesional dan mengembangkan karier menuju pro scene.

Jadwal dan Format Turnamen

Menurut keterangan resminya, GSC akan dibuka dengan tahapan berikut:

  • Registrasi: 1–14 Desember 2025
  • Pengumuman Peserta: 16 Desember 2025
  • School Challenge: 1–14 Januari 2026
  • Nation Qualifier: 17–25 Januari 2026
  • Semifinal & Grand Final: 31 Januari 2026 di Jakarta

Empat tim terbaik dari kualifikasi akan diterbangkan ke Jakarta untuk bertanding secara offline.

GSC merupakan batu loncatan nyata bagi siswa yang bermimpi menjadi pro player sekaligus membawa nama sekolah ke panggung nasional.

Bagaimana menurut kalian?

Daftar Konten Baru Where Winds Meet Bulan Desember: Zona Baru Sampai Pesta Kembang Api

0
Daftar Konten Baru Where Winds Meet Bulan Desember: Zona Baru Sampai Pesta Kembang Api

Developer Everstone Studio telah mengumumkan konten baru Where Winds Meet untuk bulan Desember 2025. Update ini dibagi per minggu, dimulai sejak awal hingga akhir Desember.

Roadmap untuk konten baru bulan Desember bisa kalian lihat di sini.

Konten Baru Where Winds Meet: Zona Roaring Sands

Konten untuk minggu awal Where Winds Meet sudah dimulai. Sedangkan untuk minggu kedua akan dimulai dari 11 Desember, dimana Where Winds Meet akan tersedia di mobile secara global. Pada periode yang sama, developer juga akan menambahkan zona baru Roaring Sands di Kiang.

Scarlet Shock Sword Trial dan Blazing Gale Dance

Memasuki minggu ketiga, tepatnya tanggal 21 Desember, pemain bisa mengikuti Scarlet Shock Sword Trial, aktivitas PvE yang bisa diulang untuk farming gear tertentu. Pada hari yang sama, Blazing Gale Dance juga dimulai, yaitu sebuah raid bergaya dungeon yang melibatkan 10 pemain secara kooperatif.

Sebagai penutup bulan, konten baru Where Winds Meet menghadirkan Fireworks Festival pada 30 Desember. Event ini menjadi momen santai bagi pemain untuk merayakan akhir tahun bersama komunitas.

Where Winds Meet mencatat pencapaian luar biasa sejak rilis, yaitu 2 juta pemain dalam 24 jam pertama dan menembus 9 juta pemain hanya dalam dua minggu. Berdasarkan statistik ini, wajar jika Everstone Studios terus berusaha menjaga momentum lewat konten-konten baru yang berkelanjutan.

Bagaimana menurut kalian?

Update Versi 3.8 Honkai: Star Rail Akan Berjalan Lebih Lama Dari Biasanya

0
Update Versi 3.8 Honkai Star Rail Akan Berjalan Lebih Lama Dari Biasanya

Update versi 3.8 Honkai: Star Rail resmi diumumkan oleh HoYoverse melalui Special Program beberapa waktu lalu. Hal penting yang harus diketahui adalah, update ini akan berlangsung selama delapan minggu, lebih lama dari biasanya.

HoYoverse tidak memberikan penjelasan resmi, namun rumor yang beredar menyebutkan adanya alasan politik di balik keputusan ini. Durasi lebih panjang setidaknya memberi kesempatan pada pemain untuk menikmati konten cerita dan karakter baru dengan lebih santai.

Update Versi 3.8 Honkai: Star Rail: “Memories are the Prelude to Dreams”

Update versi 3.8 diberi judul “Memories are the Prelude to Dreams” dan akan menutup kisah petualangan di Amphoreus. Astral Express akan kembali ke Penacony sebelum melanjutkan perjalanannya ke destinasi selanjutnya. Dalam update ini, pemain juga akan melihat sudut pandang Firefly, mulai dari bagaimana ia memasuki dreamscape, bertemu dengan tim, hingga menghadapi medan pertempuran.

Karakter Baru: The Dahlia

Sebagai bagian penting dari petualangan di Penacony, HoYoverse juga memperkenalkan The Dahlia sebagai karakter baru yang bisa dimainkan. The Dahlia adalah karakter bintang lima dengan path Nihility. Ia sangat efektif bila dipasangkan dengan karakter spesialis Break DMG. Dalam combat, The Dahlia mampu menciptakan efek bernama “Zone”. Selama efek ini aktif, pengurangan Toughness dari rekan tim dapat memicu Super Break DMG bahkan sebelum musuh kehilangan Weakness.

Bagaimana menurut kalian?

Turnamen eSports FIFAe World Cup 2025™ Dimulai Tanggal 10 Desember di Riyadh, Arab Saudi!

0

Konami Digital Entertainment Limited (Konami) mengumumkan FIFAe World Cup 2025™ yang memfiturkan eFootball™, akan dimulai dari tanggal 10 Desember di Riyadh, Arab Saudi. Turnamen eSports resmi ini diadakan oleh FIFA® untuk penonton langsung di stadium dan melalui livestream ke seluruh dunia. Tahun ini menandakan edisi kedua turnamen di mana rekor jumlah pemain dari 90 negara dan wilayah yang berpartisipasi mencapai hingga 16,5 juta pemain.

Situs resmi eFootball™: https://www.konami.com/efootball/en-us/

FIFAe World Cup 2025™ adalah kejuaraan dunia eSports resmi yang diselenggarakan bersama oleh Konami Digital Entertainment Limited dan the Fédération Internationale de Football Association (FIFA®), tahun ini 12 perwakilan negara berhasil memenangkan kualifikasi regional dan akan berkompetisi dalam divisi konsol dan mobile untuk meraih penghargaan tertinggi dan dinobatkan sebagai juara dunia.

Untuk divisi konsol, turnamen akan diadakan dalam format 2v2 sementara divisi mobile akan diadakan dalam format 1v1. Kedua divisi akan memfiturkan pemain dari 12 negara berbeda di mana mereka akan bertanding di tahap grup dan eliminasi sebelum masuk ke final.

Untuk merayakan dimulainya turnamen ini, pemain bisa mengikuti kampanye eFootball™ dan mendapatkan item spesial gratis. Log in saat periode kampanye akan menghadiahkan berbagai item berbeda. Selain itu, pemain juga akan mendapatkan satu item setiap harinya dari daftar pemain bola khusus. Para pemain juga bisa mengikuti Squad Challenge Event, yaitu menyelesaikan tantangan dengan aturan tertentu yang akan memberikan berbagai macam hadiah. Periode kampanye dimulai dari tanggal 4 Desember hingga 18 Desember.

Bersamaan dengan kampanye ini, ada juga update game baru yang menyesuaikan game balance dan menambahkan berbagai fitur dan elemen gameplay baru. Salah satu fitur baru tersebut bisa menganalisis kecenderungan pemain dalam game dan menambahkan fitur “Advice” di mana pemain dan pelatih memberikan saran secara real-time yang bisa membantu memperbaiki taktik.

Fitur lainnya adalah “Analysis” yang mengagregasi dan menganalisis hasil dari 10 pertandingan terakhir setiap pemain dan memvisualkan gaya main mereka melalui graf dan data dibandingkan pemain lawan dari Divisi 1 hingga Divisi 4.

Diperkenalkan juga di update ini adalah Ronald Koeman menerima fitur “Link-Up Play”. Ronald Koeman memiliki Link-Up “Aggressive Cross A” di mana “Centrepiece” dalam posesi bola, “Key Man” akan secara aktif lari menuju gol untuk menerima umpan silang. Mengaktifkan Link-Up ini meningkatkan akurasi umpan silang lambung dan datar serta tendangan langsung setelah menerima umpan dari “Centrepiece” ke “Key Man”. Pemain legendaris seperti “Epic: David Beckham” dan “Epic: Jan Koller” memiliki kondisi aktivasi tersebut dan sekarang tersedia dalam game dari 4 Desember – 11 Desember.

Fitur-fitur tambahan dan peningkatan lain termasuk:

  • “Auto-Control” yang memungkinkan AI untuk mengambil kendali ketika pemain berhenti bermain.
  • Penyesuaian dalam kecepatan dan akselerasi bagi pemain belakang dengan mengurangi perbedaan tinggi dibandingkan pemain yang cepat.
  • Akselerasi saat periode akhir pertandingan dengan stamina pemain yang berkurang juga disesuaikan untuk memungkinkan pemain dengan stamina rendah tetap mempertahankan kecepatan reaksinya.
  • Perubahan parameter “Defensive Awareness” ketika pemain belakang dengan “Defensive Awareness” tinggi sekarang bisa menahan pemain lawan dengan lebih efektif bahkan jika stat “Acceleration” mereka lebih rendah.

Akses livestream resmi ‘eFootball™’ dan tonton siaran turnamen untuk Divisi Konsol dan Mobile untuk mendapatkan hingga 2.500eFootball™ poin.

Hari 1-3

Hadiah Menonton: 500 eFootball™ Poin

Hari 4 Final

Hadiah Menonton: 1.000 eFootball™ Poin

Hadiah Menonton: 1.000 eFootball™ Poin

Konami Digital Entertainment dan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) Telah Menandatangani Perjanjian Kemitraan

0

Konami Digital Entertainment Limited (Konami) mengumumkan perjanjian partnership dengan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) telah ditandatangani. CAF adalah federasi kontinental yang memimpin asosiasi sepak bola di wilayah Afrika, saat ini berisi 56 anggota negara dan wilayah. CAF mengorganisasi berbagai macam turnamen, termasuk Africa Cup of Nations, yang menentukan tim sepak bola terbaik di benua ini, mereka telah berkontribusi secara signifikan ke dalam perkembangan sepak bola di wilayah Afrika.

Dalam beberapa tahun terakhir, sepak bola menjadi sangat populer di Afrika, dengan meningkatnya minat dalam tim nasional dan klub lokal. Ditambah lagi minat dan antusiasme untuk eFootball™ juga semakin meningkat, sehingga membuka jalan bagi penandatanganan perjanjian lisensi baru ini dengan CAF.

Untuk memperingati kemitraan ini, kampanye spesial AFRICA CUP OF NATIONS 25 akan diadakan dalam eFootball™. Event turnamen dan pemain bintang asal Afrika akan hadir dalam game, memberikan para pemain kesempatan untuk merasakan pengalaman turnamen lokal Afrika.

Komentar dari Koji Kobayashi, Senior Executive Officer, Konami Digital Entertainment

“Kami senang untuk mengumumkan kemitraan dengan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF). Kemitraan ini membawakan banyak kemungkinan baru untuk pengalaman gaming bagi para pemain, dan kami tidak sabar untuk menyampaikan semangat dari wilayah Afrika, yang merupakan rumah bagi negara-negara sepak bola terbaik di dunia, kepada para fans dari seluruh dunia melalui eFootball™, dan kemitraan ini tentunya membuka peluang-peluang menarik baru bagi kita. Melalui inisiatif ini, kami juga akan menambahkan pemain bintang Afrika baru dan lisensi turnamen seperti TotalEnergies CAF Africa Cup of Nations, untuk meningkatkan realisme dan mewujudkan semangatnya di eFootball™.”

Komentar dari Véron Mosengo-Omba, General Secretary of the Confederation of African Football (CAF)

“TotalEnergies CAF Africa Cup of Nations Morocco 2025 akan menjadi kompetisi bergengsi yang paling dinantikan para penggemar bola di wilayah ini. Kemitraan kami dengan KONAMI mencerminkan komitmen CAF untuk inovasi, meningkatkan minat fans dari seluruh dunia, dan menciptakan peluang baru bagi anak muda Afrika baik di ruang sepak bola atau di ruang digital.”

Konami Digital Entertainment akan terus memperluas lisensinya dan menyediakan pengalaman sepak bola yang autentik bagi para penggemar di seluruh dunia melalui eFootball™.

Review DLC Total War: Warhammer III: Tides of Torment

0

Setelah Tzeentch, Khrone, dan Nurgle dimanjakan oleh DLC baru, sekarang gilirang sang pangeran Slaanesh lewat DLC Tides of Torment. Sesuai namanya, DLC ini akan memberikan gelombang konten baru untuk tiga faction di game Total War: Warhammer III, High Elves, Slaanesh, dan sang anak tiri Norsca.

Kenapa kami menyebut Norsca sebagai anak tiri? Sebabnya hanya faction inilah yang kurang mendapatkan perhatian dari developer Creative Assembly. Namun pada DLC ini, Norsca menjelma menjadi keuatan baru yang patut dipertimbangkan di dunia Total War: Warhammer III.

Inilah pengalaman yang kami dapat selama memainkan versi Review DLC Total War: Warhammer III: Tides of Torment.

Perombakan Besar Norsca

Review DLC Total War Warhammer III Tides of Torment Sayl

DLC Tides of Torment akan menghadirkan tiga Legendary Lord. Mereka adalah Aislinn the Sea Lord dari High Elves, Dechala the Denied One dari Slaanesh, dan Sayl the Faithless dari Norsca.

Sayl menawarkan mode campaign yang penuh intrik dan juga menantang. Bayangkan saja pada awal permainan, ia sudah diapit oleh Vilitch, Zhatan, dan juga tembok Cathay. Jika membuat salah sedikit, permainan bisa tamat lebih cepat.

Review DLC Total War Warhammer III Tides of Torment mekanisme Norsca

Disinilah keunikan Sayl terihat melalui mekanisme bernama Manipulations. Sebagai seorang manipulator, Sayl bisa merekrut pasukan Chaos Warriors dan bahkan Greater Daemons. Kehadiran mereka akan membuat kekuatan Sayl yang awalnya lemah, bisa menjadi sangat kuat.

Namun mekanisme ini ibarat pedang bermata dua. Sama seperti semua pihak yang membuat perjanjian dengan Chaos, pada akhirnya pemain sebagai Sayl harus siap membayar utang. Sayl cocok untuk kalian yang menginginkan tantangan lebih.

Selain Sayl, Legendary Lord Norsca lain juga mendapat perhatian. Throgg kini berfokus pada pengumpulan Trollkind untuk merekrut troll tambahan, sementara Wulfrik benar-benar menjadi “world walker” dengan kemampuan teleportasi menggunakan Seafang ke pelabuhan mana pun. Ia bahkan bisa membawa pasukan lain bersamanya, menjadikannya salah satu Lord paling fleksibel untuk campaign global

Selain Sayl, Legendary Lord Norsca yang lain juga mendapatkan peningkatan. Throgg kini bisa memanggil bangsanya atau Trollkind untuk perang besar, sementara Wulfrik benar-benar menjadi seorang “World Walker” yang bukan hanya sekedar gelar. Ia memiliki kemampuan teleportasi menggunakan Seafang ke pelabuhan mana pun. Ia bahkan bisa membawa pasukan lain bersamanya, menjadikannya salah satu Legendary Lord paling fleksibel.

Dari sisi unit, Norsca mendapatkan banyak unit baru. Beberapa hanya berupa peningkatan dari unit sebelumnya seperti Bearmen sebagai infanteri baru, yang merupakan versi upgrade dari Marauders. Kurgan Horsemen yang mengisi posisi sebagai unit cavalry sejati. Tidak lupa tiga monster tipe baru: Curs’d Ettin, Chimera, dan Dreadmaw.

Dari ketiganya, Dreadmaw yang paling menjadi sorotan. Monster berbentuk ular atau cacing raksasa ini bisa bersembunyi dan bergerak di bawah tanah, dan muncul untuk menyemburkan zat asam ke musuh. Kemampuan ini bahkan bisa membuat Dreadmaw menembus rintangan yang seharusnya tidak bisa dilalui, membuatnya unik dan berpotensi menjadi meta baru dalam mode PvP.

Admiral Aislinn

Review DLC Total War Warhammer III Tides of Torment Aislinn

Aislinn akan memimpin Dragonships, kapal laut besar kebanggaan High Elves yang bahkan jauh lebih kuat dibandingkan Black Arks milik Dark Elves. Kapal ini memilliki fungsi seperti markas utama yaitu memiliki slot bangunan untuk membuat unit, meningkatkan atribut, atau mendapatkan kemampuan spesial.

Jika kalian sudah terbiasa dengan Vampire Coast dan Dark Elves, mekanisme yang dimiliki oleh Aislinn bukanlah suatu hal baru. Hanya saja semakin dibuat kompleks.

Dalam mode campaign, Aislinn akan fokus pada penaklukan wilayah pantai dan pembangunan benteng untuk memperkuat dominasi High Elves. Namun, seperti yang kami jelaskan sebelumnya, sistem campaign ini cukup kompleks.

Banyak bangunan yang terkunci dibalik mekanisme Dedication, dimana Aislinn harus mendapatkan simpati dari Legendary Lord High Elves yang lain. Dari simpati ini, pemain baru akan mendapatkan mata uang spesial yang digunakan untuk membangun outpost.

Jika sampai salah memilih, pemain bisa tertinggal dan menyebabkan mekanisme perdagangan dan juga suplai untuk Dragonship menjadi terhambat. Bukannya bebas berlayar menaklukkan lautan, Aislinn justru terkekang oleh birokrasi High Elves yang kompleks .

Untuk lini unit baru, High Elves sekarang memiliki unit monster raksasa Merwyrm. Selain itu, unit chariot Lothern Skycutter yang berupa elang dengan High Elves yang mengendarainya seperti kuda juga wajib dicoba. Unit ini juga memiliki varian yang membawa senjara artillery kepunyaan High Elves, Bolt Thrower.

Review DLC Total War: Warhammer III: Tides of Torment: Dechala, Legendary Lord Imba

Review DLC Total War Warhammer III Tides of Torment Dechala

Dechala tampil mengerikan dengan badan separuh ular-manusia bertangan enam. Kenapa kami menyebutnya imba? Sebabnya Dechala bisa menggunakan dua senjata sekaligus. Ditambah lagi ia memiliki pergerakan yang sangat cepat, membuatnya menjadi semacam hero killer saat battle.

Dechala akan memiliki mekanisme campaign yang lebih sederhana dibandingkan Aislinn dan Sayl. Ia hanya perlu menaklukkan wilayah untuk membangun Thrall Camps, yang nantinya berkembang menjadi Pleasure Palaces. Dari sini, pemain bisa mendapatkan mata uang khusus bernama Decadence, yang bisa digunakan untuk memperkuat Pleasure Palaces atau membeli item spesial untuk Dechala dan unitnya.

Review DLC Total War Warhammer III Tides of Torment mekanisme slaanesh

Tempat mulai Dechala dalam mode campaign menurut kami juga paling enak. Ia berada di selatan wilayah Grand Cathay yang relatif aman. Pemain bisa memulai dengan menghancurkan Grand Cathay dari selatan, atau mungkin memilih untuk bepergian lewat laut untuk menyerang wilayah lain.

Untuk unit baru, Slaanesh memiliki satu unit yang sama imbanya dengan Dechala yaitu Champions of Slaanesh. Monster anti-infantry berbentuk manusia setengah ular ini mewarisi semua kemampuan Dechala, hanya saja mereka tidak bisa menggunakan equipment. Slaanesh juga mendapatkan unit monster bernama Preyton yang bisa terbang.

Kelompok Slaanesh juga mendapatkan Legendary Lord tambahan gratis bernama The Masque of Slaanesh.

Kesimpulan Review DLC Total War: Warhammer III: Tides of Torment

Kesimpulan kami untuk review DLC Total War: Warhammer III: Tides of Torment adalah DLC ini berhasil memberikan gairah baru kepada dua kelompok underdog, Slaanesh dan Norsca. Namun dampak yang paling terasa adalah pada Norsca.

Developer tidak hanya menambah Legendary Lord baru, Sayl the Faithless, tetapi juga merombak ulang mekanisme yang sudah usang. Ditambah lagi kehadiran unit baru, terutama Dreadmaw yang membuat strategi perang di Total War: Warhammer III berubah. Ketika berhadapan dengan Norsca, pemain sekarang tidak hanya mengkhawatirkan serangan frontal, tetapi juga serangan bawah tanah mendadak yang bisa membuat kacau-balau strategi.