Platform Epic Games Store sekarang bisa digunakan untuk memainkan game buatan Riot. Ada dua game yang bisa dimainkan yaitu Valorant dan Legends of Runeterra. Sedangkan satu game lagi adalah Ruined King: A League of Legends Story yang masih dalam pengembangan. Tapi jika sudah rampung bisa dimainkan lewat Epic Games Store.
Sayangnya game ikonik League of Legends malah tidak bisa diakses dari Epic Games Store. Teamfight Tactics yang disebut juga telah tersedia di Epic Games Store juga tidak dapat diakses. Detailnya bisa kamu lihat di sini.
Kolaborasi Epic Games Store dengan Riot juga ditandai dengan kemunculan Jinx di game Fortnite. Hadirnya Jinx merupakan bentuk perayaan dari film animasi League of Legends, Arcane yang bakal tayang di Neflix. Arcane akan mulai ditayangkan pada tanggal 6 November 2021.
Logitech G Indonesia, hari ini mengumumkan penjualan secara resmi untuk warna terbaru dari headset G733 LIGHTSPEED Wireless Gaming Headset. Adapun warna terbarunya adalah lilac atau ungu. Dengan adanya penambahan warna tersebut, semakin melengkapi koleksi warna dari varian headset G733, karena sebelumnya di Indonesia sudah tersedia warna putih dan hitam. Headset ini menjadi salah satu headset favorit para streamers di Indonesia, sebut saja MiawAug, Dyland Pros, Deren Firdaus, Christopher Devin, bahkan Tretan Muslim pun memakai headset yang satu ini dalam streaming game yang mereka lakukan di platform YouTube.
“Headset G733 LIGHTSPEED menjadi salah satu headset gaming pilihan bagi para gamers saat ini, terbukti sudah lebih dari ribuan unit yang terjual dalam waktu satu tahun sejak perilisannya di Indonesia,” ujar Nicole Constance, selaku Cluster Category Manager dari Logitech G Indonesia. “Kami harapkan dengan adanya warna baru, yaitu lilac atau ungu, dapat memperkaya pilihan bagi para pengguna yang ingin membeli headset G733 ini,” sambungnya.
Headset G733 ini membawa teknologi LIGHTSPEED dari Logitech G. LIGHTSPEED adalah solusi nirkabel end-to-end yang menghadirkan low-latency dan kinerja yang sangat andal. Dengan jangkauan jarak nirkabel hingga 20 meter, membuat gamers semakin bebas untuk bergerak dan tidak lagi khawatir pada delay yang dapat mengganggu jalannya permainan. Headset ini juga memiliki daya tahan penggunaan baterai hingga 29 jam, sehingga dapat mengakomodir penggunaan dalam jangka waktu yang lama.
G733 LIGHTSPEED Wireless Gaming Headset ini memiliki berat yang paling ringan pada kelasnya, yaitu 278 gram, sehingga sangat mudah untuk dibawa kemanapun kamu pergi. Kini hadir dalam tiga warna, yaitu Black, White, dan Lilac, headset ini juga memiliki suspensi headbands yang penuh warna dan dapat dibalik sesuai dengan preferensi pengguna. Bantalan telinga dari headset ini juga terbuat dari bahan memory foam yang lembut dan sangat nyaman digunakan dalam jangka waktu yang lama, membuat headset ini menjadi headset paling nyaman digunakan yang pernah didesain oleh Logitech G.
Dilengkapi dengan detachable mic dengan teknologi BLUE VO!CE, menjamin para gamers dapat berkomunikasi lebih jelas, dan dapat menyesuaikan preferensi suara lewat software Logitech G HUB. Selain itu, Logitech G menggunakan PRO-G Drivers yang meminimalisir distorsi dan menghasilkan tingkat suara yang presisi serta konsisten. Ditambah dengan teknologi DTS Headphone X 2.0 Surround Sound, membawa kamu lebih masuk ke dalam dunia game yang kamu mainkan.
Dengan koneksi USB Receiver 2.0, headset teranyar dari Logitech G ini bisa digunakan dalam beberapa platform, seperti PC/Laptop, Mobile – dengan Adaptor USB OTG -, PlayStationⓇ 5, dan PlayStationⓇ 4.
Harga dan Ketersediaan
Logitech G733 LIGHTSPEED Wireless Gaming Headset warna Lilac saat ini sudah dipasarkan dengan harga Rp 1.939.000,-. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi website, blog, atau terhubung dengan kami di Twitter @logitech.
Di awal bulan November kali ini , Tim RF Online Remastered telah menyiapkan beberapa Event Spesial khusus untuk para Patriot RF, dapatkan beragam hadiah menarik serta Hadiah Grand Prize yang istimewa!
Selama periode event 4 – 29 November 2021, Patriot RF hanya perlu login dan bermain RF Online Remastered selama 15 jam di setiap periode Event untuk mendapatkan hadiah langsung dan dapatkan Hadiah Bonus serta kesempatan mendapatkan Hadiah Grand Prize jika mengikuti seluruh Event Login Surprise dari Periode 1 sampai Periode 4.
Periode Login Surprise Periode 1 : 04 November 2021 (00:01 WIB) – 08 November 2021 (23:59 WIB)
Periode 2 : 11 November 2021 (00:01 WIB) – 15 November 2021 (23:59 WIB)
Periode 3 : 18 November 2021 (00:01 WIB) – 22 November 2021 (23:59 WIB)
Periode 4 : 25 November 2021 (00:01 WIB) – 29 November 2021 (23:59 WIB)
Hadiah Langsung Login Surprise Setiap Periode
2 Buah Certificate of Daily
1 Buah Shining Luck Jewel Coupon
20 Buah Roast Sweet Potato
Hadiah Bonus
1 Buah Senjata Golden Blaster +4 [Chaos Talic]
1 Buah Silver Storage Key
Hadiah Grand Prize
2 Buah Aksesoris Amulet Ser/Def High (Cora)
2 Buah Aksesoris Cincin Ser/Def High (Acc / Bellato)
Marvel’s Avengers akan selamanya dikenang sebagai game superhero yang gagal. Square Enix selaku publisher mengaku telah belajar banyak dari sini. Salah satu pelajaran yang didapat adalah tidak lagi sembarangan dalam memilih developer game.
Dilansir dari Videogameschronicle, President Square Enix Yosuke Matsuda dalam laporan tahunan menjelaskan mengenai performa game Marvel’s Avengers yang tidak sesuai ekspektasi. Ia menjelaskan bahwa Marvel’s Avengers adalah game dengan model GaaS atau Games as a Service. Model ini merupakan masa depan dalam industri game. Sayangnya Square Enix salah memilih developer untuk mengerjakannya.
Menurut Matsuda seharusnya mereka memilih developer yang sudah berpengalaman dalam membuat game dengan model GaaS. Selain itu Matsuda juga mengutarakan mengenai kendala work from home yang disebabkan oleh pandemi COVID-19. Sistem ini dinilai ikut berdampak dalam pengerjaan Marvel’s Avengers.
Crystal Dynamics, developer dari Marvel’s Avengers memang dikenal sebagai developer game singleplayer. Salah satu game buatan mereka yang sukses adalah game Tomb Raider yang memang lebih mengedepankan cerita dan bukan game multiplayer dengan microtransaction.
Developer Firaxis Games telah memutuskan untuk mengundur tanggal rilis game Marvel’s Midnight Suns. Awalnya game ini direncanakan rilis pada bulan Maret 2022 namun diundur menjadi paruh kedua tahun 2022.
Melalui akun Twitter @midnightsuns, developer meminta maaf atas penundaan ini. Alasannya adalah developer membutuhkan waktu lebih banyak untuk menyempurnakan Marvel’s Midnight Suns.
Marvel’s Midnight Suns diumumkan pertama kali pada event Gamescom 2021. Game ini berbeda dengan game Marvel yang lain karena menggunakan sistem turn-based strategy ala XCOM. Firaxis sendiri merupakan developer dari XCOM.
Marvel’s Midnight Suns akan dirilis di PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, dan PC (Via Steam dan Epic Games Store).
Keputusan Sony untuk merilis game eksklusif PS4 God of War di PC telah menciptakan sebuah harapan bagi gamer. Harapannya adalah untuk kedepannya Sony bisa lebih banyak merilis ulang game eksklusif PlayStation di PC.
Sony sendiri kelihatannya sudah mantap untuk mengadopsi konsep bisnis porting game. Buktinya Sony sudah menciptakan unit baru bernama PlayStation PC. Unit ini diduga akan menjadi publisher game eksklusif PlayStation yang diporting ke PC. Days Gone, Horizon Zero Dawn, dan God of War versi PC sudah dinaungi oleh PlayStation PC.
Melihat geliat Sony, gamer PC pun mulai membuat daftar wishlist game PlayStation yang diharapkan muncul di PC. Daftar ini dipajang di forum online atau media sosial dengan harapan Sony melihatnya dan bisa mewujudkannya. Tim Playcubic juga sudah membuat daftar berisi 10 game eksklusif PS4 yang wajib diporting ke PC.
Berikut adalah daftarnya:
1. Ghost of Tsushima
Game besutan developer Sucker Punch Productions ini adalah game eksklusif PS4 yang paling diharapkan untuk diporting ke PC. Rumor mengenai dibuatnya versi PC Ghosts of Tsushima sudah sering beredar. Namun belum ada konfirmasi resmi dari pihak PlayStation.
Dirilis pertama kali pada 2020 di PS4, Ghost of Tsushima berhasil menjadi game hits. Bukan hanya sukses dari segi penjualan, game ini pun berhasil menyabet berbagai macam penghargaan. Sony bahkan telah merilis versi Enhanced Edition untuk PS5. Melihat kualitasnya wajar jika gamer PC sangat mendambakan Ghost of Tsushima.
2. Final Fantasy VII Remake
Game buatan Square Enix ini juga sudah dinanti-nanti kehadirannya di PC. Jika melihat kebelakang, game Final Fantasy memang selalu diporting ke PC setelah rilis di konsol. Namun biasanya ada rentang waktu tertentu sampai game tersebut dibuatkan versi PCnya karena ada hak eksklusivitas. Contohnya Final Fantasy XV perlu waktu dua tahun sampai akhirnya rilis di PC.
Rumor mengenai Final Fantasy VII Remake versi PC sudah sering dibicarakan. Bahkan beberapa orang bahkan bisa sampai menemukan bukti bahwa versi PC Final Fantasy VII Remake memang ada. Meski sudah ditemukan bukti-buktinya Sony dan Square Enix tetap tidak mau memberikan konfirmasi.
Final Fantasy VII Remake dirilis pada tahun 2020 eksklusif di PS4. Game ini merombak ulang game RPG legendaris Final Fantasy VII dengan format dan teknologi terkini. Pada 2021 Square Enix merilis Final Fantasy VII Remake Intergrade yang ditujukan untuk PS5. DLC berupa karakter baru Yuffie juga dirilis bersamaan.
3. Persona V
Persona V adalah game RPG eksklusif PS4 yang sudah ditunggu versi portingnya di PC. Game ini rilis pada tahun 2016. Jika dihitung sampai sekarang artinya sudah 5 tahun gamer menanti kehadiran game ini di PC. Untuk mengobati kerinduan ini Atlus sempat bekerjasama dengan Omega Force dengan menghadirkan Persona 5 Strikers yang rilis di PC. Namun tetap saja game tersebut tidak bisa mengobati keinginan gamer PC akan Persona 5.
Persona 5 menceritakan kisah petualangan sekelompok anak SMA yang bisa memanifestasikan kekuatan bernama Persona. Karakter utama game ini diberi nama Joker. Kesuksesan Persona 5 mendorong Atlus untuk membuat banyak spin-off dari game ini. Salah satunya adalah Persona 5 Strikers. Versi Enhanced Edition yang berisi perbaikan grafis dan karakter baru juga dibuat dan rilis pada tahun 2020.
4. Bloodborne
Gamer PC kelihatannya tidak puas jika hanya menikmati Dark Souls. Bloodborne yang eksklusif rilis di PS4 pada tahun 2015 juga diharapkan suatu saat bisa rilis di PC. Sebetulnya game ini bisa dimainkan di PC melalui layanan streaming PlayStation Now. Tapi bukan versi ini yang dicari oleh gamer melainkan 100 persen game PC.
Bloodborne dan DarkSouls sama-sama dibuat oleh FromSoftware. Gameplay keduanya pun mirip yaitu gameplay action yang dipadu dengan tingkat kesulitan super tinggi. Lengah sekali tamat riwayat karaktermu. Perbedaan kedua game ini juga terletak dari segi gameplay. Bloodborne menyajikan permainan yang lebih agresif dibandingkan DarkSouls.
5. Ratchet & Clank
Crash Bandicoot saja sudah keluar di PC. Lalu bagaimana dengan Ratchet & Clank? Akankah game buatan Insomniac ini akhirnya hadir di PC?
Jika dirunut kebelakang, Ratchet & Clank bisa dibilang setia rilis di konsol PlayStation. Game Ratchet & Clank pertama, kedua, ketiga, keempat, dan kelima semuanya rilis di PS2. Pada tahun 2016 Insomniac membuat versi reboot game pertama Ratchet & Clank yang dirilis secara eksklusif di PS4. Lalu pada 2021 diluncurkan sequelnya Ratchet & Clank: Rift Apart di PS5.
Ratchet & Clank menceritakan petualang duo Ratchet dan Clank. Game ini dikemas dengan genre third-person shooter. Selama permainan pemain akan menggerakkan Ratcher. Clank hanya berfungsi sebagai karakter sampingan yang membantu Rachet.
Game mobile Augmented Reality Harry Potter: Wizards Unite akan resmi ditutup tahun 2022. Niantic selaku publisher sekaligus developer dari game tersebut mengumumkan penutupan ini melalui keterangan di website resmi.
Harry Potter: Wizards Unite secara resmi akan ditutup pada tanggal 31 Januari 2022. Game ini sendiri akan dihapus dari Play Store, App Store, dan Galaxy Store pada tanggal 6 Desember 2021. Pemain masih bisa memainkan game ini sampai tanggal penutupan. Namun dari tanggal 6 Desember 2021 pemain tidak lagi bisa membeli item dari in-game store. Detail lebih lanjut bisa dilihat di sini.
Harry Potter: Wizards Unite pertama kali dirilis pada tahun 2019. Game ini menggunakan konsep yang sama dengan Pokemon GO tapi dengan tema Harry Potter.
Tencent telah mengunggah trailer perdana dari game baru miliknya berjudul Honor of Kings: World. Nama gamenya terdengar tidak asing? Wajar karena Honor of Kings adalah nama dari Arena of Valor di China. Jadi Honor of Kings: World bisa dibilang adalah Arena of Valor dengan konsep yang bukan MOBA, melainkan open world action RPG.
Dilansir dari halaman Facebooknya, Honor of Kings: World dikembangkan oleh developer internal Tencent, TiMi Studios. Tencent belum memastikan game ini akan rilis di platform apa. Namun berdasarkan keterangan di halaman Facebooknya, Honor of Kings: World akan hadir di beberapa platform sekaligus.
Activision dan Blizzard telah mengumumkan penundaan rilis game Overwatch 2 dan Diablo IV. Informasi ini diumumkan dalam laporan kuartal tiga untuk tahun 2021.
Dalam laporan tersebut diungkap bahwa perilisan Overwatch 2 dan Diablo IV akan tidak sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Padahal sebelum keputusan tersebut dibuat, kedua game ini diprediksi rilis tahun depan.
Dilansir dari Gematsu, penundaan rilis Overwatch 2 dan Diablo IV juga berkaitan dengan struktur baru Blizzard. Sehingga diperlukan waktu lebih untuk memoles konten yang sudah ada di dalam kedua game tersebut. Keputusan ini wajar mengingat perginya para pimpinan dari tim Diablo IV dan Overwatch 2. Diablo IV kehilangan Luis Barriga yang menjabat sebagai Game Director. Sedangkan Overwatch 2 juga ditinggal oleh Directornya Jeff Kaplan. Belum lagi masalah mengenai diskriminasi dan pelecehan seksual yang menerpa Blizzard.
Masih berhubungan dengan Blizzard, event tahunan BlizzCon 2022 juga batal diselenggarakan. Padahal event ini rencananya akan diselenggarakan pada bulan Februari tahun depan dengan format online.
Jelang grand final Point Blank National Championship 2021 yang akan segera digelar pada 26 November hingga 28 November, setelah maintenance hari ini Point Blank telah menyiapkan beragam update dan event menarik untuk menyambut grand final PBNC 2021 di antaranya ada PBNC dan PBLL Vote Event, PBNC 2021 Login Event, serta grand opening Clan Matchmaking.
Pada event PBNC dan PBLL Vote event terdapat 4 kategori di mana kalian bisa memberikan dukungan kepada 16 tim favorit kalian yang akan berlaga di PBNC 2021 dan PBLL 2021 untuk menjadi pemenang, MVP, dan tim paling populer, ada juga kategori untuk memilih caster favorit kalian. Untuk memberikan vote kalian harus memiliki tiket yang bisa diperoleh dengan bermain sesuai jumlah waktu yang ditentukan atau dengan membeli PBCash. Dukung tim favorit kalian untuk menjadi juara di Point Blank National Championship dan Point Blank Ladies League dan raih hadiah jutaan PBCash hingga item spesial dari Point Blank. Ini dia tim yang akan bertarung di PBNC 2021 dan PBLL 2021.
Tidak hanya event voting, hadirnya mode terbaru Clan Matchmaking turut menemani update di awal bulan November ini. Mode Clan Matchmaking ini hanya bisa dimainkan dengan sistem 5 vs 5 berdasarkan clan point yang dimiliki clan kalian. Syarat memulai Clan Matchmakingn ini kalian harus bermain bersama dengan 5 Anggota Clan atau Minimal 3 Anggota Clan dan 2 Mercenary. Sistem Mercenary adalah Troopers yang tidak memiliki Clan tetapi ingin menunjukkan kemampuan bertarunga, maka kalian bisa ikut berpartisipasi pada war clan sebagai Mercenary dengan persyaratan Kill/Death harus diatas 50%. Tunjukkan kemampuan terbaik kalian dan raih Kriss S.V seri Gold dengan durasi 15 hari untuk clan terbaik.
Tunggu apa lagi, login Point Blank sekarang juga dan dukung terus tim kesayangan kalian di laga Point Blank National Championship 2021 dan Point Blank Ladies League 2021, dan saksikan pertandingannya eksklusif hanya di Vidio.