Home Blog Page 52

Juara Dunia FIFAe World Cup 2025, Thailand Menang Divisi Mobile dan Polandia Menang Divisi Konsol

0

Konami Digital Entertainment Limited (KONAMI) mengumumkan para pemenang kejuaraan dunia ‘FIFAe World Cup 2025™’ memfiturkan “eFootball™” sebagai game kompetitifnya. Pemenang divisi mobile JXMKT dan pemenang divisi konsol Ostrybuch dan Zilo adalah para juara dari turnamen internasional yang diadakan di Riyadh, ibukota Arab Saudi, pada tanggal 10 – 13 Desember.

FIFAe World Cup 2025™ adalah turnamen eSports resmi yang diselenggarakan bersama oleh Konami Digital Entertainment Co., Ltd. dan Fédération Internationale de Football Association (FIFA®). Tahun ini, memecahkan rekor 90 negara dan wilayah yang berpartisipasi dalam kualifikasi dengan jumlah peserta mencapai 16,5 juta pemain. Dari kualifikasi tersebut, 12 perwakilan nasional dari setiap divisi akan bertanding untuk mendapatkan gelar juara dunia.

Di laga final divisi mobile, Thailand (JXMKT) memenangkan pertandingan sengit melawan Brazil untuk menjadi juaranya. JXMKT mengutarakan rasa bahagianya, ‘Saya sangat bangga dan ingin berterima kasih pada pelatih saya. Tanpa dia, saya tidak akan bisa jadi juara, dan saya ingin berterima kasih pada tim saya, dan juga para pendukung dari Thailand. Mimpi jadi kenyataan.’

Final divisi konsol dimainkan selama dua ronde dan Polandia (Ostrybuch dan Zilo) mengalahkan Italia untuk memenangkan turnamen dan jadi juara dunia. Zilo yang memegang trofi kemenangannya dengan tinggi, penuh kebahagiaan saat dia mengatakan, ‘Ini sangat spesial bagi saya, terutama saat saya ada di sini bersama saudara saya. Saya sangat bangga.’ Ostrybuch juga menambahkan ‘Kami membuktikan bahwa kami berdua adalah pemain terbaik di dunia, dan kami bermain dengan sangat luar biasa.’

​Pertandingan sengit laga final dari setiap divisi sekarang tersedia dalam bentuk video.

Video Final FIFAe World Cup 2025™

Mobile: https://www.youtube.com/watch?v=yQC99d8lxss

Konsol: https://www.youtube.com/watch?v=BAEoA5Zncwk

Selain itu, kualifikasi untuk FIFAe World Cup 2026™ dijadwalkan pada bulan Februari 2026 di eFootball™. Bertanding melawan pemain lain untuk menentukan perwakilan masing-masing negara dalam game dan dapatkan tiketmu di pentas dunia.

ONE PIECE: PIRATE WARRIORS 4 Dapat Update Gratis, Jewelry Bonney Kini Bisa Berubah Menjadi Gear Five Luffy

0

Bandai Namco Entertainment Asia resmi merilis update gratis untuk Jewelry Bonney dalam DLC #7 – Future Island Egghead Pack di game ONE PIECE: PIRATE WARRIORS 4. Update ini menghadirkan fitur yang sangat dinanti para penggemar, di mana Jewelry Bonney kini dapat menggunakan wujud spesial “Future Where I’m Most Free”, sebuah transformasi ikonik yang menyerupai Gear Five Luffy.

Update gratis ini telah tersedia di berbagai platform, termasuk PlayStation®5, PlayStation®4, Nintendo Switch™ 2, Nintendo Switch™, Xbox Series X|S, Xbox One, serta PC melalui Steam®.

Jewelry Bonney Hadir dengan Transformasi Gear Five Luffy

Melalui update terbaru ini, Jewelry Bonney kini dapat memanfaatkan kemampuan Distortion Future untuk berubah menjadi versi masa depan paling bebas dari dirinya—yang tampil sebagai tiruan sempurna Gear Five Luffy. Transformasi ini akan aktif saat Bonney menggunakan jurus spesial Liberation Nika Punch.

Dalam wujud ini, kekuatan serangan Bonney meningkat drastis. Pukulan khas Luffy ikut muncul dalam animasi serangan, memberikan damage lebih besar, jangkauan serangan lebih luas, serta efek visual yang jauh lebih spektakuler. Tidak hanya itu, perubahan ini juga memengaruhi aksi aerial bertipe sky-type milik Bonney, memungkinkan pemain menikmati gaya bertarung flamboyan di darat maupun udara.

Transformasi Gear Five ini membuat Bonney semakin fleksibel digunakan di berbagai gaya permainan, baik untuk crowd control maupun pertarungan cepat dengan musuh berskala besar—ciri khas seri Pirate Warriors.

Nikmati Trailer Terbaru yang Pamerkan Aksi Bonney

Bandai Namco juga merilis trailer terbaru yang memperlihatkan secara detail kemampuan baru Jewelry Bonney dalam update ini. Trailer tersebut menampilkan transisi transformasi, efek serangan Gear Five, hingga animasi khas yang terinspirasi langsung dari momen ikonik di semesta ONE PIECE.

Bagi penggemar Bonney maupun Luffy, update ini jelas menjadi salah satu konten tambahan paling menarik di ONE PIECE: PIRATE WARRIORS 4 sejauh ini.

Peningkatan Performa di Konsol Generasi Terbaru

Selain update karakter, pemain kini juga dapat menikmati ONE PIECE: PIRATE WARRIORS 4 versi Gen 9 dengan berbagai peningkatan signifikan, seperti:

  • Grafis yang lebih tajam dan detail

  • Efek visual yang ditingkatkan

  • Waktu loading lebih cepat

  • Jumlah musuh di layar yang lebih banyak

Upgrade ke versi generasi terbaru ini gratis bagi pemain yang sudah memiliki game-nya, menjadikan Pirate Warriors 4 semakin nyaman dan memuaskan untuk dimainkan di perangkat modern.

Informasi Penting untuk Pemain Nintendo Switch™ 2

Bagi pemain yang baru pertama kali memainkan ONE PIECE: PIRATE WARRIORS 4 di Nintendo Switch™ 2, Bandai Namco memberikan beberapa catatan penting.

Versi Nintendo Switch dari game ini tersedia dalam paket bernilai tinggi seperti:

  • ONE PIECE: PIRATE WARRIORS 4 Ultimate Edition

  • ONE PIECE: PIRATE WARRIORS 4 Legendary Edition

Kedua edisi tersebut menggabungkan game utama dengan character packs serta episode tambahan. Pemain disarankan membeli edisi tersebut di Nintendo Switch, lalu melakukan upgrade ke Nintendo Switch™ 2 Edition.

Catatan Penting Nintendo Switch™ 2 Edition

  • Tidak mendukung co-op online antara Nintendo Switch dan Nintendo Switch™ 2

  • Tidak mendukung local communication play antara kedua platform

  • FPS dan resolusi lebih tinggi dibanding versi Nintendo Switch

  • Tidak ada perbedaan konten game, hanya peningkatan performa teknis

Hal yang sama juga berlaku untuk Nintendo Switch™ 2 Edition Upgrade Pack, sehingga pemain disarankan mempertimbangkan hal ini sebelum membeli.

ONE PIECE: PIRATE WARRIORS 4 Semakin Lengkap dan Spektakuler

Dengan hadirnya update gratis Jewelry Bonney yang memungkinkan transformasi Gear Five Luffy, serta peningkatan performa di konsol generasi terbaru, ONE PIECE: PIRATE WARRIORS 4 semakin memperkuat posisinya sebagai game aksi musou terbaik di semesta ONE PIECE.

Konten ini tidak hanya menjadi fan service yang memanjakan, tetapi juga memperkaya gameplay dengan gaya bertarung baru yang lebih dinamis, eksplosif, dan penuh gaya—tepat seperti esensi Gear Five itu sendiri.

Review ASUS ROG Azoth X: Tampil Lebih Berwarna

0
review ASUS ROG Azoth X thumbnail

Sebagai seorang gamer, kita pasti pernah berpikir untuk menggunakan keyboard gaming dengan kualitas dan fitur premium. Salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan adalah lini ROG Azoth. Setelah meluncurkan ROG Azoth dan Azoth Extreme, ASUS telah memiliki lini baru untuk keyboard ini yaitu ROG Azoth X.

Namanya juga keyboard gaming premium, untuk harga pastinya juga di kelas premium. Pertanyaannya adalah apakah keyboard ini benar-benar layak dengan harganya?

Berikut adalah pengalaman yang kami rasakan selama menggunakan versi review ASUS ROG Azoth X.

Unboxing ASUS ROG Azoth X

review ASUS ROG Azoth X unboxing

Saat pertama kali membuka kotak ROG Azoth X, kami disambut dengan desain yang bisa dibilang sederhana dan tidak mewah. Keyboard ini hadir dengan kotak biasa yang di dalamnya terdapat berbagai perlengkapan seperti kabel USB Type-C ke Type-A, alat pencabut keycap dan juga switch, buku manual dan garansi, dan masih banyak lagi perlengkapan yang berhubungan dengan keyboard.

review ASUS ROG Azoth X wrist rest

Tidak lupa, paket keyboard ini juga sudah termasuk Wrist Rest, jadi tidak perlu lagi membeli aksesoris ini.

Dari Segi Desain

review ASUS ROG Azoth X full foto

Dari segi kualitas build, ROG Azoth X memiliki dua bahan sebagai pondasi keyboard. Bagian atas menggunakan plat aluminium yang keras, sedangkan bagian bawahnya terbuat dari plastik. Semuanya ditutupi dengan warna putih yang bersih.

Desain keyboard ini adalah 75%, yang artinya tidak ada tombol untuk Numpad. Keuntungannya adalah ukurannya menjadi lebih kecil dan compact. Dimensi dari keyboard ini adalah 325.4 x 136.2 x 40 mm. Untuk beratnya, keyboard ini masih tergolong cukup berat meski tidak sebesar keyboard biasa.

Fitur yang ada pada keyboard ini juga terbilang lengkap. Fitur RGB yang memang menjadi ciri khas keyboard gaming hadir, dan memiliki visual yang menarik. Ada layar kecil di sudut kanan atas keyboard dengan tombol untuk kustomisasi, mulai dari kecerahan RGB, modenya, volume, bahkan pengaturan Bluetooth. Tidak hanya efisien, tombol ini juga menambah kenyamanan saat menggunakan keyboard.

review ASUS ROG Azoth X keycaps

Untuk keycaps, ROG Azoth X tampil beda dengan menggunakan desain dua warna PBT double-shot. Ketika fitur RGB menyala, maka keycaps terlihat sangat eye-catching, seakan seperti ada atraksi visual warna. Tapi tidak semua keycaps di keyboard ini memiliki dua warna, melainkan hanya keycaps yang penting saja seperti enter dan spasi.

review ASUS ROG Azoth X pemilihan mode

Konektivitas keyboard ini juga sudah lengkap. Ada tiga pilihan yang bisa dipilih, yaitu dengan menggunakan kabel, Bluetooth, atau dengan menggunakan dongle 2.4Ghz.

Dari Segi Performa

Salah satu upgrade utama yang ditawarkan oleh ROG Azoth X adalah penggunaan switch ROG NX Snow 2.0. Jika kalian sudah familiar dengan ROG NX Snow 1.0 yang cukup terkenal di kalangan pengguna keyboard gaming, versi 2.0 ini diklaim lebih responsif dan halus.

review ASUS ROG Azoth X NX Snow 2

Dari pengalaman kami selama menggunakan versi review ASUS ROG Azoth X, switch ini terasa sangat baik untuk bermain game maupun saat mengetik. Bunyi yang dihasilkan meski masih agak kencang, tapi tergolong dalam batas yang bisa ditolerir. Jika mau, pengguna bisa mencopot switch keyboard ini, dan menggantinya dengan switch lain yang disukai, entah itu yang silent atau malah yang clicky.

Switch ROG NX Snow 2.0 juga memberikan sensasi yang lebih halus. Setiap kali menekan keycaps, kami juga akan merasakan feedback yang tidak terlalu kencang. Meski enak untuk mengetik biasa, keyboard ini akan menunjukkan kemampuan secara penuh saat dipakai bermain game.

review ASUS ROG Azoth X layar display

Keyboard ini juga sudah dilengkapi dengan teknologi Anti-Ghosting. Jadi untuk bermain game, tingkat akurasi keyboard ini akan sangat presisi.

Keunggulan lain dari ROG Azoth X adalah kinerja wireless. Keyboard ini sudah menggunakan teknologi Speed Nova, yang menawarkan performa wireless sangat baik. Bahkan pengguna bisa menghubungkan keyboard ini ke tiga perangkat berbeda secara bersamaan menggunakan Bluetooth. Fungsi ini sangat berguna jika ingin berpindah antar perangkat, seperti laptop, tablet, atau handphone tanpa perlu ribet.

Untuk urusan daya, kami bisa memastikan bahwa selama pengujuan keyboard ini bisa bertahan hampir seminggu dalam mode wireless.

review ASUS ROG Azoth X Gear Link

Kali ini ASUS juga tampaknya telah mendengarkan keluhan dari penggunanya dengan memperkenalkan GearLink, aplikasi web yang memungkinkan pengguna untuk menghubungkan dan melakukan kustomisasi keyboard tanpa perlu mendownload perangkatlunak tambahan. Menurut kami GearLink jauh lebih praktis dan mudah digunakan, yang tentunya merupakan peningkatan signifikan dibandingkan dengan ketika hanya menggunakan aplikasi Armory Crate.

Kesimpulan Review ASUS ROG Azoth X

Kesimpulan kami untuk review ASUS ROG Azoth X adalah sebagai keyboard dengan harga premium, perangkat ini jelas telah memenuhi kriteria dengan desain dan fitur yang dimiliki. Punya desain yang kokoh dengan fitur wireless yang jempolan. Belum lagi visual yang mencolok dan memuaskan bagi fans ROG.

review ASUS ROG Azoth X kesimpulan

Jika kalian menyukai estetika keyboard ROG, dengan keycaps yang unik dan branding yang kuat, maka ROG Azoth X adalah pilihan yang solid. Namun, jika kalian mencari keyboard dengan harga yang lebih masuk akal dan performa serupa, masih banyak pilihan lain yang lebih terjangkau.

Phantom Blade Zero Jadi Game Eksklusif PS5

0
Phantom Blade Zero Jadi Game Eksklusif PS5

Phantom Blade Zero akhirnya mendapatkan tanggal rilis resmi, yaitu 9 September 2026. Tanggal rilis game action ini diumumkan melalui trailer terbaru di acara The Game Awards 2025 kemarin. Hal lain yang terungkap adalah ketika rilis, game ini akan menjadi game eksklusif untuk PS5.

Phantom Blade Zero Jadi Game Eksklusif PS5

PlayStation telah mengonfirmasi hak eksklusifnya kepada Phantom Blade Zero melalui bagian akhir trailer. Tercantum keterangan bahwa game ini hanya akan tersedia di PS5 pada tahun pertama saja alias 12 bulan. Artinya game ini tidak akan hadir di konsol seperti Xbox Series XS atau Nintendo Switch 2 sampai September 2027.

Lalu bagaimana dengan PC? Tidak perlu khawatir, karena game ini akan tersedia di PC berbarengan dengan tanggal perilisan di PS5.

Phantom Blade Zero menceritakan tentang seorang pembunuh elit bernama Soul. Ia dituduh membunuh pemimpin organisasi The Order, yang membuatnya diburu oleh rekan-rekannya sendiri. Nantinya pemain sebagai Soul harus mencari sosok pengkhianat yang menjebaknya.

Game ini dikembangkan menggunakan teknologi Unreal Engine 5, menghadirkan kualitas grafis yang detail serta mekanik pertarungan yang dinamis. Dunia dalam game dikemas dengan gaya semi-open world, memungkinkan pemain bebas menjelajah sambil menghadapi berbagai tantangan.

Bagaimana menurut kalian?

Presiden Prancis Beri Selamat Clair Obscur: Expedition 33

0
Clair Obscur: Expedition 33 pecahkan rekor kemenangan di The Game Awards, Presiden Prancis Emmanuel Macron beri ucapan selamat

Presiden Prancis Emmanuel Macron memberikan ucapan selamat kepada Sandfall Interactive dan gamenya Clair Obscur: Expedition 33 yang berhasil meraih sembilan penghargaan sekaligus di ajang The Game Awards 2025.

Clair Obscur: Expedition 33 Jadi Kebanggaan Prancis

Clair Obscur: Expedition 33 sudah mencetak rekor dengan 13 nominasi di The Game Awards 2025. Rekor ini dipercantik dengan sembilan kemenangan, termasuk penghargaan utama Game of the Year. Jumlah ini menjadikan game ini sebagai game dengan jumlah kemenangan terbanyak di ajang The Game Awards

Jadi wajar jika sampai Presiden ikut memberikan apresiasi. Emmanuel Macron menuliskan rasa bangganya di Instagram. Ia menyebut pencapaian ini sebagai kebanggaan besar bagi Montpellier dan Prancis. Pencapaian ini juga menjadi sejarah baru karena untuk pertama kalinya game asal Prancis mendominasi The Game Awards.

Selain kemenangan besar di The Game Awards, Sandfall Interactive juga sudah merilis update 1.5.0. Pembaruan ini menghadirkan berbagai konten baru ke dalam game, dimulai dari kostum tambahan, lokalisasi bahasa yang salah satunya adalah bahasa Indonesia, dan yang paling menarik, pemain kini bisa menghadapi variasi boss ikonik dengan tingkat kesulitan lebih tinggi di Endless Tower.

Bagaimana menurut kalian?

Daftar Pemenang The Game Awards 2025, Clair Obscur: Expedition 33 Jadi GOTY

0
Daftar Pemenang The Game Awards 2025, Clair Obscur: Expedition 33 Jadi GOTY

Pemenang The Game Awards 2025 telah resmi diumumkan dalam acara yang digelar barusan di Los Angeles, Amerika Serikat. Clair Obscur: Expedition 33, game perdana dari Sandfall Interactive, menjadi Game of the Year sekaligus mencatat sejarah baru dengan meraih sembilan penghargaan.

Selain Game of the Year, Clair Obscur: Expedition 33 juga memenangkan kategori Best Game Direction, Best Narrative, Best Art Direction, Best Performance (Jennifer English sebagai Maelle), Best Debut Indie Game, Best Independent Game, dan Best RPG. Capaian ini melampaui rekor The Last of Us: Part II meraih tujuh penghargaan.

Daftar Lengkap Pemenang The Game Awards 2025

Berikut daftar lengkap kategori dan pemenang The Game Awards 2025:

  • Game of the Year: Clair Obscur: Expedition 33
  • Best Game Direction: Clair Obscur: Expedition 33
  • Best Adaptation: A Minecraft Movie
  • Best Narrative: Clair Obscur: Expedition 33
  • Best Art Direction: Clair Obscur: Expedition 33
  • Best Score and Music: Hollow Knight: Silksong
  • Best Audio Design: Battlefield 6
  • Best Performance: Jennifer English (Clair Obscur: Expedition 33)
  • Innovation in Accessibility: Assassin’s Creed Shadows
  • Games for Impact: Consume Me
  • Best Ongoing Game: Final Fantasy XIV
  • Best Community Support: Baldur’s Gate 3
  • Best Independent Game: Clair Obscur: Expedition 33
  • Best Debut Indie Game: Clair Obscur: Expedition 33
  • Best Mobile Game: Umamusume: Pretty Derby
  • Best VR/AR Game: Alien: Rogue Incursion
  • Best Action Game: Doom: The Dark Ages
  • Best Action Adventure Game: Death Stranding 2: On the Beach
  • Best RPG: Clair Obscur: Expedition 33
  • Best Fighting Game: Mortal Kombat: Legacy Kollection
  • Best Family Game: Donkey Kong Bananza
  • Best Sim/Strategy Game: Sid Meier’s Civilization VII
  • Best Sports/Racing Game: EA Sports FC 26
  • Best Multiplayer Game: Elden Ring Nightreign
  • Most Anticipated Game: Grand Theft Auto VI
  • Content Creator of the Year: Kai Cenat
  • Best Esports Game: Valorant
  • Best Esports Athlete: Zyw0o
  • Best Esports Team: Team Vitality (Counter-Strike 2)
  • Players’ Voice Award: Expedition 33
  • Game Changer Award: Girls Make Games

Dominasi Clair Obscur: Expedition 33 sebagai pemenang The Game Awards 2025 menegaskan munculnya fenomena baru di industri game. Tidak perlu nama publisher atau developer besar, studio indie juga mampu menghasilkan game yang kualitasnya tidak kalah.

Leon Akhirnya Muncul di Resident Evil Requiem

0
Leon Akhirnya Muncul di Resident Evil Requiem

Capcom akhirnya resmi mengumumkan Leon S. Kennedy sebagai karakter kedua yang dapat dimainkan di Resident Evil Requiem. Pengumuman ini disampaikan dalam acara The Game Awards 2025.

Peran Leon di Resident Evil Requiem

Kisah Grace Ashford dan Leon S. Kennedy yang saling terkait di Resident Evil Requiem. Keduanya terlibat dalam penyelidikan kasus misterius di hotel terbengkalai, yang mengarah pada rahasia kelam di balik insiden Raccoon City 1998.

Kedua karakter juga akan memiliki gaya bermain berbeda. Grace lebih ke arah survivavl horror klasik, sementara Leon menghadirkan aksi intens khas seri Resident Evil. Kombinasi keduanya menciptakan pengalaman berbeda.

Capcom juga mengumumkan akan menggelar acara “Resident Evil Showcase” pada awal 2026 untuk memperlihatkan detail lebih dalam mengenai Resident Evil Requiem. Gamenya sendiri baru akan rilis di 27 Februari 2026 di PS5, Xbox Series, Nintendo Switch 2, dan PC

Lords of the Fallen II Sajikan Gameplay Brutal

0
Lords of the Fallen II Sajikan Gameplay Brutal

CI Games telah memperlihatkan gameplay perdana Lords of the Fallen II di The Game Awards 2025. Game action-RPG yang dibangun dengan menggunakan Unreal Engine 5 ini dijadwalkan rilis pada 2026 untuk PS5, Xbox Series, serta PC via Epic Games Store. Trailer gameplay ini juga menampilkan cover lagu It’s a Sin oleh Ghost.

Lords of the Fallen II Akan Lebih Ambisius

Sekuel ini mengambil latar seribu tahun setelah jatuhnya dewa gelap Adyr. Pemain akan menjelajahi kerajaan yang berjuang melawan kekuatan realm kematian bernama Umbral dan penguasanya. pemain akan berperan sebagai Lampbearer, yang memiliki kemampuan dismemberment untuk mencabik musuh.

Trailer gameplay yang diperlihatkan menyoroti tiga boss utama: yaitu Heartroot Warden: sosok menjulang berlapis armor logam dengan pedang besar berantai, Koydreth: horor bersayap yang menyerang dari cermin berukir rune, dan Lingao the Souring Storm: naga kolosal pengendali angin dan petir.

CI Games menegaskan bahwa Lords of the Fallen II akan menghadirkan desain dunia yang lebih berani, sistem pertarungan lebih cepat dan kejam, serta musuh dan bos yang jauh lebih beragam dibanding pendahulunya.

Game ini dapat dimainkan solo, dalam mode co-op dengan sistem progression bersama, atau PvP multiplayer opsional.

Sambil menunggu, CI Games merilis update besar versi 2.5 untuk Lords of the Fallen (2023). Pembaruan ini membawa peningkatan sistemik dan perilaku musuh serta boss di Legacy Mode dan Veteran Mode.

Bagaimana menurut kalian?

Tanggal Rilis Arknights: Endfield Diumumkan

0
Tanggal Rilis Arknights Endfield Diumumkan

Tanggal rilis Arknights: Endfield akhirnya diumumkan oleh GRYPHLINE pada ajang The Game Awards 2025. Game 3D strategy RPG ini akan meluncur secara global pada 22 Januari 2026 secara F2P untuk PS5, PC, dan juga perangkat mobile.

Pengumuman tanggal rilis Arknights: Endfield ini juga diwarnai oleh band OneRepublic yang membawakan lagu original berjudul Give Me Something.

Antusiasme Global Arknights: Endfield

Arknights: Endfield telah mencatat lebih dari 30 juta pra-registrasi di seluruh dunia. Angka ini menegaskan bagaimana antusiasmenya komunitas global terhadap game terbaru dalam semesta Arknights. GRYPHLINE juga baru saja menggelar Beta Test II sebagai persiapan, menghadirkan alur cerita yang dibangun ulang, cutscene baru, sistem pertarungan real-time yang diperluas, serta wilayah tambahan untuk dijelajahi.

Arknights: Endfield yang berlatar di dunia Talos-III akan menghadirkan elemen eksplorasi, pembangunan, dan juga pertarungan strategi real-time. Pemain dapat mengendalikan tim berisi hingga empat Operator, mengombinasikan skill, elemen, dan taktik terkoordinasi dalam pertempuran cepat.

Bagaimana menurut kalian?

Umamusume: Pretty Derby Menang Kategori Best Mobile Game di The Game Awards 2025

0
Umamusume: Pretty Derby Menang Kategori Best Mobile Game di The Game Awards 2025

Umamusume: Pretty Derby berhasil menjadi pemenang nominasi Best Mobile Game di ajang The Game Awards 2025. Kemenangan ini merupakan pencapaian besar, sekaligus menjadi tonggak penting bagi franchise multimedia populer ini.

Berkembangnya Popularitas Global

Buat kalian yang belum tahu, Umamusume: Pretty Derby merupakan bagian dari proyek multimedia yang mencakup anime, manga, musik, dan juga game. Karakter di dalamnya terinspirasi dari kuda pacu legendaris, dengan cerita yang berfokus pada perjuangan mereka bersama pelatih dan rekan kelas untuk meraih mimpi besar: memenangkan Twinkle Series.

Motohiro Okubo, CEO Cygames America, menyampaikan rasa terima kasih kepada komunitas global atas dukungan luar biasa yang diberikan. Ia menegaskan bahwa penghargaan Best Mobile Game tidak akan tercapai tanpa dedikasi tim pengembang dan operasi, serta loyalitas para pemain. Okubo menambahkan bahwa Cygames berkomitmen menghadirkan pengalaman hiburan inovatif yang mampu menyentuh audiens di seluruh dunia.

Bagaimana menurut kalian?