Home Blog Page 504

Battlefield 2042 Dihujani Review Negatif di Steam

0

Kelihatannya gamer PC di Steam kurang menyukai Battlefield 2042. Game first-person shooter kepunyaan EA ini dihujani oleh review negatif. Bahkan rating game ini Steam adalah mostly negative. Padahal dua game sebelumnya yaitu Battlefield V dan Battlefield 4 mendapat review yang bagus di Steam.

Kebanyakan kritik ditujukan kondisi game yang belum sempurna dan masih memiliki bug serta glitch. Implementasi sistem Specialist juga dikritik. Rupanya fans Battlefield lebih menyukai sistem Class yang ada di game sebelumnya karena menawarkan lebih banyak kebebasan dalam bermain. Selain itu fans Battlefield juga menyoroti soal tidak adanya mode singleplayer di game tersebut.

Ketidaksukaan fans dengan Battlefield 2042 berujung dengan dibuatnya surat protes. User bernama marmite22 membuat pernyataan di Reddit yang ditujukan kepada developer Battlefield 2042 yaitu DICE. Mewakili fans Battlefield, marmite22 memohon agar DICE segera memperbaiki game tersebut. Ia juga memohon kepada developer untuk mulai mendengarkan suara dari fans, bukan malah mengikuti pihak yang hanya mencari keuntungan saja.

Akankah Battlefield 2042 comeback? Kita lihat saja nanti.

Rockstar Minta Maaf Atas Performa Buruk Grand Theft Auto: The Trilogy

0

Rockstar akhirnya mempublikasi pernyataan minta maaf atas buruknya Grand Theft Auto: The Trilogy -The Definitive Edition. Rockstar mengakui bahwa game tersebut tidak sesuai dengan ekspektasi yang diharapkan oleh fans. Oleh karena itu Rockstar berjanji untuk memperbaikinya dalam jangka berkala.

Rockstar mengatakan bahwa mereka sudah memiliki rencana untuk update Grand Theft Auto: The Trilogy -The Definitive Edition. Update ini diharapkan dapat memperbaiki kekurangan yang ada Grand Theft Auto: The Trilogy -The Definitive Edition agar bisa menjadi game yang sesuai dengan harapan fans. Rockstar berjanji akan memberikan pengumuman jika update ini sudah siap. Detailnya bisa dibaca di sini.

Selain itu Rockstar juga kembali memunculkan versi PC Grand Theft Auto III, Grand Theft Auto: Vice City, dan Grand Theft Auto: San Andreas di Rockstar Store dalam bentuk bundle. Ketiga game ini sempat hilang ketika Grand Theft Auto: The Trilogy -The Definitive Edition rilis. Selain itu mereka yang membeli Grand Theft Auto: The Trilogy -The Definitive Edition lewat Rockstar Store sampai dengan tanggal 30 Juni 2022 akan mendapat ketiga game tersebut secara gratis.

Meski bermasalah, Grand Theft Auto: The Trilogy -The Definitive Edition memiliki inovasi yang tidak dimiliki oleh versi originalnya. Misalnya seperti pemutakhiran pemilihan senjata dengan wheel mode dan sistem aim assist.

Trailer Penundaan Rilis Pragmata Undang Simpati Netizen

0

Bagaimana cara menahan amarah gamer karena game yang mereka tunggu ditunda rilisnya? Lakukan saja cara yang dilakukan oleh Capcom ketika mengumumkan penundaan rilis gamenya yang berjudul Pragmata.

Capcom mengunggah sebuah video yang memperlihatkan seorang bocah wanita. Bocah ini terlihat malu-malu sambil memperlihatkan poster penundaan rilis Pragmata dari 2022 menjadi 2033.

Cara tersebut rupanya berhasil. Netizen justru merasa bersimpati dan tidak mempermasalahkan penundaan game tersebut. Saat berita ini dibuat trailer penundaan rilis Pragmata sudah memiliki 5.000 like dan hanya 99 dislike.

Pragmata diumumkan pertama kali pada tahun 2020. Trailer perdana game ini terkesan aneh dan tidak menjelaskan apa-apa. Capcom hanya memperlihatkan kota New York yang kosong, seseorang dengan kostum astronot, dan bocah wanita yang memandangi bulan. Game ini rencananya akan dirilis di konsol next-gen dan PC.

Epic Games Bagi-Bagi 3 Game Gratis

0

Ada tiga game gratis yang dibagikan oleh Epic Games Store di bulan November ini. Ketiga game ini adalah Guild of Dungeoneering, Kid A Mnesia Exhibition, dan Never Alone. Ketiga game ini sudah dapat diambil sekarang. Ingat, promo ini terbatas sampai dengan tanggal 25 November 2021.

Guild of Dungeoneering adalah game turn-based yang dikombinasi dengan dungeon-crawling dan card-battler. Tugasmu adalah mendesain sebuah dungeon lengkap dengan jebakan, monster, dan juga harta karun. Sedangkan Kid A Mnesia Exhibition adalah game yang terinspirasi dari grup musik Radiohead.

Game gratis Epic Games yang menarik adalah Never Alone. Game platformer ini menceritakan petualangan Nuna dan rubah sahabatnya di alam liar Alaska.

Review: Grand Theft Auto: The Trilogy – The Definitive Edition, Nostalgia Yang Sempat Tertunda

0

Tepat di hari peluncur Grand Theft Auto: The Trilogy – The Definitive Edition ke berbagai platform game masa kini (konsol dan PC), ternyata ada sebagian gamer yang sedih karena tidak bisa langsung memainkannya meskipun telah membelinya, gamer manakah itu ? Yes, gamer PC.

Rockstar Games Launcher yang menjadi “rumah” bagi gamer PC untuk bisa memainkan Grand Theft Auto: The Trilogy – The Definitive Edition ternyata down alias lumpuh lebih dari 15 jam! Ini tentu saja membuat fans GTA geram, terutama yang sudah membeli game. Jadi yah, sabar adalah kunci utama pada saat itu.

Ok setelah bersabar, saya yang juga kebetulan memainkan game ini di PC akhirnya bisa memulai petualangan dimulai dari game Grand Theft Auto: San Andreas – The Definitive Edition.

                                                                                   Jalan rame-rame

Rasanya saya tidak perlu menceritakan seperti apa jalan cerita dari game ini. Fans GTA sudah pasti sangat akrab dengan CJ serta geng hijau-hijaunya. Yang ingin saya bahas lebih banyak mungkin adalah feel bermain game ini serta optimalisasi grafis dalam game ini. FYI, saya menggunakan setingan PC kentang, yaitu  hanya menggunakan GTX 750 Ti, ram 8gb dan Procesor dari tetangganya intel. Saya mencoba mengutak-atik setingan grafis mulai dari low, medium, high dan ultra dengan tetap mematok 60 fps. Hasilnya? Game berjalan baik-baik dengan frame rate yang tidak nyungsep.

Setelah mencoba semua setingan akhirnya saya menetapkan bermain di resolusi 1366×768, dengan settingan grafis high, game pun berjalan dengan sangat lancar.  Ok, setelah mencoba bermain cukup lama, hal ke dua selain grafis yang “enak” dari game ini adalah kontrolnya. Mengendalikan dengan keyboard + mouse apalagi gamepad sama-sama asiknya, tidak ada canggung sama sekali. Apalagi bagi kalian yang sering bermain GTA V, yah rasanya menurut saya jadi 11-12 alias mirip. Ini sedikit berbeda dari control game versi asli. Ini menurut saya dan beberapa teman saya yang sudah mencobanya ya, jadi please jangan di bully jika pendapat kalian berbeda.

                                                              Cahaya lampu kendaraannya sedap

Musik dan suara aktor menurut saya juga semakin sip. Mungkin kalian yang kupingnya “tajam” bisa membedakan lebih detil lagi, tapi saya yang mempunyai pendengaran biasa-biasa saya cukup kagum dengan bagian sound dalam game, rasanya lebih bold.

Gambar di klik bisa jadi besar

Nah, bug yang dahulu terdapat di dalam GTA SA original ternyata juga masih ada dalam versi The Definitive Edition. Bug mobil terbang dengan monster truk, bug gas air mata, bug berjalan/menggunakan kendaraan di laut, bug di gym, bug misi pertama dimana jika kalian membunuh anggota ballas kalian tidak akan dikejar lagi oleh mobil merah, dan banyak lagi bug fenomenal lainnya masih bisa kalian “nikmati” di sini. Ini sepertinya sudah jadi “fitur” ya, bukan lagi bug, hehehe.

                                                                        Mejeng di mobil hasil ngembat

Okelah tidak banyak yang bisa diceritakan lagi mengenai Grand Theft Auto: San Andreas – The Definitive Edition, mungkin bagi kalian yang ingin nostalgia dengan “sedikit” memanjakan mata dan jari jemari, layak untuk menjajal game ini. Tapi jangan terlalu berlebihan dalam berharap ya. Takutnya harapan kalian terlalu besar sehingga melampaui apa yang sebenarnya ingin disajikan Rockstar Games dalam game ini kepada fans GTA.

                                                                                     om om tampan

Selanjutnya saya lanjut menjajal game Grand Theft Auto: Vice City. Agak aneh saat saya memainkan game ini karena Kadang terjadi shuttering. Entah karena hardware yang digunakan atau memang masih ada bug. Namun perlu di ketahui bahwa GTA San Andreas tidak pernah terjadi shuttering dengan PC yang sama spesifikasinya.

                                                                              Tampan dan berani

Kontrol saat mengendalikan kendaraan, misalnya mobil tidaklah terlalu smooth seperti di GTA San Andreas. Mungkin ini memang “disengaja” supaya terasa ke-retro-annya. Oh iya NPC dalam game ini tetap kocak ya, alias tidak takut saat akan kita lukai. Kota dalam game juga tetap terasa sepi, persis seperti game versi aslinya.

                                                                                  Kota yang “bersih”

Namun grafisnya yah cukup enak saja dimata, tidak ada yang spesial. Jika GTA Vice City boleh digambarkan sebagai makanan, mungkin saya akan menggambarkannya sebagai keripik kentang. Enak dimakan, tapi kurang mengenyangkan.

Gambar di klik bisa jadi besar

Nah selanjutanya game yang saya jajal adalah Grand Theft Auto III. Mungkin ini game yang paling ringan karena memang ukurannya juga paling kecil. Hanya sekitar 4GB. Namun sekali lagi hal aneh terjadi yaitu stuttering yang kadang masih juga kadang terjadi. Apakah mungkin game hanya dimaksimalkan untuk GTA San Andreas saja untuk saat ini? Semoga saja kedepannya ada update besar yang membuat keseluruhan game dalam paket The Definitive Edition ini menjadi lebih baik.

                                                                             Sangar bener mukanya

Kontrol dalam GTA III ini feel-nya mirip dengan GTA Vice City. Jujur di awal video game saya sangat lupa dengan aksi kejahatan yang dilakukan tokoh utama bernama Claude ini. Namun yang saya ingat dalam GTA III ini adalah lingkungan kota yang lengang, mirip seperti GTA Vice City. Untuk GTA III, bisa saya katakan bahwa sebagian besar aspek dalam game benar-benar biasa saja. Wajah karakter game juga biasa saja. Hm… sepertinya akan banyak yang mengkritik GTA III The Definitive Edition ini jika sudah mencobanya sendiri. Oh iya AI dalam game juga tidak berubah alias sama saja, sama-sama masih tidak pintar.

Gambar di klik bisa jadi besar

Rockstar Games pernah mengatakan diawal kehadiran Grand Theft Auto: The Trilogy – The Definitive Edition bahwa game ini dari segi grafis akan mengalami peningkatan yang disesuaikan dengan teknologi masa kini. Namun akan tetap mempertahankan unsur klasiknya. Nah jika itu memang maksudnya, ya inilah hasilnya.

                                                                     Kayak banyak pikiran

Akhirnya kata semua penilaian saya serahkan sepenuhnya kepada fans GTA, terutama yang sudah sangat kawakan memainkan game ini dan sudah tamat berulang-ulang memainkannya sambil mengulik bug serta rahasia yang sangat banyak dalam tiap game. Namun jika harus memberikan nilai, nampaknya nilai 3,5 dari 5 bintang cukup untuk mewakili kenikmatan saya saat memainkan game ini kembali.

Gambar di klik bisa jadi besar

Oh iya, selain ke PC, Grand Theft Auto: The Trilogy – The Definitive Edition juga sudah tersedia di PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, Nintendo Switch. Tak lupa pula game ini akan hadir di mobile (iOS dan Android) pada awal tahun 2022 mendatang.

Baiklah, sampai jumpa lagi di ulasan playcubic selanjutnya. Selamat bermain!

Warner Bros. Umumkan Game Fighting MultiVersus

0

Apa jadi jika karakter dari franchise milik Warner Bros. berkumpul dan bertarung satu sama lainnya? MultiVersus adalah game fighting terbaru milik Warner Bros. Games. Game ini unik karena menghadirkan karakter terkenal dari Warner Bros. seperti Batman, Superman, Harley Quinn, Bugs Bunny, Arya Stark, dan masih banyak lagi.

Dari segi gameplay MultiVersus mirip dengan Smash Bros. Pemain akan bertarung dalam arena 2D dimana pada setiap bagian ujung terdapat jurang untuk mengeliminasi pemain lain. MultiVerse bisa dimainkan oleh 4 pemain dengan mode 2vs2, 1vs1, bahkan free for all. MultiVerse juga memiliki ranked match, pilihan untuk online atau local play, dan juga dukungan untuk cross-platform. Detailnya bisa dilihat di sini.

MultiVersus akan dirilis pada tahun 2022 secara F2P di platform PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, dan PC.

Ubisoft Gratiskan Splinter Cell Chaos Theory

0

Ubisoft kembali membagi-bagikan game gratis. Kali ini game yang dibagikan adalah Tom Clancy’s Splinter Cell: Chaos Theory. Promo ini dibagikan dalam waktu terbatas sampai dengan tanggal 25 November 2021. Promo ini juga hanya tersedia untuk PC melalaui platform Ubisoft Connect.

Tom Clancy’s Splinter Cell: Chaos Theory adalah game lawas yang dulu dirilis untuk PS2, Xbox, Gamecube, dan PC. Dalam game Sam Fisher ditugaskan untuk mengungkap pelaku dibalik ketegangan antara China, Korea Utara, Korea Selatan, dan Jepang yang hampir berperang satu sama lain.

Game Horor Pamali Akan Diadaptasi Menjadi Film Layar Lebar

0

Lyto Pictures bekerjasama dengan Storytale Studios akan memproduksi film layar lebar yang berasal dari game horor Pamali. Film ini telah mulai diproduksi pada tahun 2021 dan rencananya akan rilis di tahun 2022. Film Pamali akan dibintangi oleh Marthino Lio, Putri Ayudya, Taskya Namya, Rukman Rosadi, Unique Priscilla, Fajar Nugraha, Iyang Darmawan, dan disutradarai oleh Bobby Prasetyo.

“Saya senang sekali bisa mengkolaborasikan industri game dan film. Film Pamali ini mengangkat unsur budaya dan kepercayaan masyarakat lokal, terutama mengenai pantangan dan larangan yang dianggap membawa keburukan dan bahaya bagi yang melakukannya. Kami melihat bahwa Pamali ini merupakan kesempatan untuk melestarikan kembali nilai tradisi lokal Indonesia melalui media film,” ujar Andi Suryanto selaku Produser film Pamali dan CEO dari Lyto Pictures.

“Menghidupkan kembali nilai tradisi lokal Indonesia melalui media modern seperti film dan game adalah hal yang menarik bagi saya, terutama jika targetnya adalah kaum muda. Pamali yang lebih dulu diangkat dalam format game sejak tahun 2018 juga sudah dikenal luas dan memiliki basis penggemar yang banyak, bahkan hingga ke luar negeri. Bagi saya, hal tersebut menjadi sebuah kesempatan dan tantangan untuk membuat sebuah karya yang bermanfaat melestarikan tradisi, sekaligus populer dan disukai banyak penonton,” ujar Bobby, yang pernah mendapatkan nominasi sebagai sutradara muda di Piala Maya 2019.

Game Pamali sendiri merupakan karya Storytale Studios, developer game asal Bandung, yang sudah sukses baik di Indonesia maupun di pasar internasional.

Saat diwawancarai, Andreas Andika selaku Studio Lead dari Storytale Studios mengungkapkan, “Senang dan excited sekali game Pamali bisa diangkat menjadi film layar lebar! Apalagi film ini tetap mempertahankan elemen dan ciri khas yang ada di dalam gamenya. Semoga kedepannya semakin banyak lagi karya film dan game anak bangsa yang bisa mengangkat cerita-cerita rakyat dan budaya tanah air kita.”

Detail lebih lanjut mengenai film Pamali bisa dilihat di sini.

7 Hal Baru dan Lama yang Bisa Ditemukan di GTA Trilogy Remastered

0

GTA Trilogy Definitive Edition akhirnya telah rilis di semua platform. Perilisan game ini sempat bermasalah ketika versi PCnya mendadak “hilang” di Rockstar Games Launcher. Kabarnya penarikan ini disebabkan oleh adanya data-data dalam game yang seharusnya tidak bisa diakses oleh pemain.

Bukan cuma di PC saja, perilisan GTA Trilogy Definitive Edition di konsol pun ikut menuai kritik. Ada banyak bug dan glitch yang membuat game tersebut tidak sempurna bagi mata fansnya. Harga dari GTA Trilogy Definitive Edition juga ikut dikritik. Sebabnya Rockstar mematok harga cukup mahal untuk game remaster yang belum sempurna.

Terlepas dari segala kekurangannya, GTA Trilogy Definitive Edition sekarang sudah bisa dimainkan. Lantas hal-hal baru apa saja yang membedakan game ini dengan game originalnya. Dari segi grafis jelas karena memang Rockstar telah memugar grafisnya agar lebih kekinian. Tekstur bangunan, karakter, cuaca, kendaraan, air, semuanya dipoles agar terlihat lebih kekinian. Apakah perubahan ini sudah memuaskan menurut kamu?

Peningkatan grafis ini adalah perubahan jelas yang bisa dilihat. Lalu bagaimana dengan fitur-fitur yang lain? Berikut adalah daftar perubahan apa saja dan hal baru yang bisa ditemui di GTA Trilogy Definitive Edition:

1. Pemutakhiran Weapon dan Radio Wheel

Senjata adalah adalah highlight dari semua game GTA. Pada GTA Trilogy Definitive Edition, Rockstar telah meng-upgrade sistem pemilihan senjata menjadi lebih moderen dengan sistem wheel. Pemain tidak perlu memeriksa senjata satu persatu di bagian inventory. Selain untuk senjata, sistem wheel ini juga diterapkan untuk pemilihan radio.

2. Hilangnya Fog

Perubahan baru lainnya adalah Rockstar kini telah menghilangkan fitur fog. Dulu fitur ini digunakan untuk menutupi wilayah lain yang ada di dalam game. Sehingga pemain merasakan sensasi dunia yang luas. Sekarang fitur ini telah dihilangkan. Pemain bisa langsung melihat wilayah lainnya dengan menggunakan helikopter atau pesawat.

Meski kelihatannya bagus, fitur baru ini justru dikritik. Sebabnya dunia yang ada di GTA Trilogy Definitive Edition menjadi terasa sangat kecil.

3. Fitur GPS

Fitur GPS yang digunakan dalam GTA V telah diimplementasi di GTA Trilogy Definitive Edition. Sistem ini akan memudahkan pemain untuk pergi ke suatu tempat dengan mengikuti waypoint yang sudah tersedia. Untuk lebih memudahkan lagi developer juga telah mengimplementasi fitur mini map. Fitur ini akan tersinkronisasi dengan GPS sehingga pemain tidak perlu melihat map lagi untuk melihat lokasi tujuannya.

4. Fitur Restart Mission

Gagal dalam misi? Kamu tidak perlu mengulang dari awal lagi. GTA Trilogy Definitive Edition sudah dilengkapi dengan fitur Restart Mission. Jika merasa misi yang dijalankan bakal gagal, langsung restart supaya tidak perlu mengulang lagi dari awal.

Kolaborasi Monster Hunter Rise dengan Sonic Rilis Bulan ini

0

Monster Hunter Rise akan kedatangan konten bertema Sonic the Hedgehog bulan ini. Event kolaborasi ini akan dimulai pada tanggal 26 November 2021. Dalam event ini pemain akan berkesempatan untuk mendapatkan kostum dan juga aksesoris lainnya bertema Sonic.

Ketika event dimulai pemain Monster Hunter Rise bisa mengikuti quest spesial. Hadiah dari quest ini adalah Layered Armor untuk pemain, Palamut dan juga Palico. Layered Armor untuk pemain dan Palamut bertema Sonic dan Tails. Sementara Palico akan mendapatkan kostum Sonic yang bisa berubah menjadi Super Sonic jika mengumpulkan Felvine Bulb. Palico yang menggunakan kostum Sonic juga dapat melakukan Spin Dash.

Monster Hunter Rise saat ini hanya tersedia di Nintendo Switch. Pada bulan Januari 2022 barulah versi PC game ini rilis disusul oleh ekspansi Sunbreak pada musim panas 2022. Ekspansi ini akan rilis secara serentak di Nintendo Switch maupun PC.