Home Blog Page 464

Ini Dia 5 Keunggulan Qualcomm Snapdragon 8 Gen 2

0

Qualcomm akhirnya mengungkap versi terbaru dari chipset Snapdragon 8 flagship mereka di acara tahunan Snapdragon Summit. Mereka resmi meluncurkan System-on-Chip (SoC) alias chipset kelas atas (flagship) terkuatnya yang diberi nama Snapdragon 8 Gen 2.

Chipset ini sendiri dirancang dengan teknologi fabrikasi 4 nanometer (nm) yang juga merupakan suksesor dari Snapdragon 8 Gen 1 generasi sebelumnya dan hadir dengan beragam peningkatan. Pada sektor prosesor (CPU), misalnya, CPU Kryo di Snapdragon 8 Gen 2 diklaim 40 persen lebih hemat daya dibanding generasi sebelumnya.

Sehingga sebelum pengumuman resmi dimulai, sejumlah brand smartphone populer juga telah mengklaim akan menggunakan chipset terbaru tersebut, di antaranya; Samsung, Motorola, Oppo, Vivo, Xiaomi dan termasuk banyak vendor lainnya. Hal ini karena Qualcomm Snapdragon 8 Gen 2 menawarkan beberapa kemajuan mengesankan dalam kinerja komputasi, pengambilan dan pemrosesan gambar, gaming (termasuk dukungan ray-tracing berbasis hardware), kualitas audio, konektivitas, dan sebagainya.

Nah di bawah ini merupakan sejumlah keunggulan dari Snapdragon 8 Gen 2     yang bisa kamu ketahui. Apa saja?

1. CPU yang Lebih Powerful

Melihat spesifikasi yang diusung, Snapdragon 8 Gen 2 membawa CPU Kryo yang menggunakan arsitektur Armv9 dengan pengecoran 4nm TSMC. Inti utama CPU ini membawa inti Cortex-X3 clock pada 3.2GHz. Selain itu, chipset ini juga menggunakan konfigurasi 1+4+3 baru, bukan 1+3+4 biasa.

Artinya terdapat empat core kinerja, bukan tiga yang dimiliki chipset ini. Dengan membawa inti ekstra, sehingga memungkinkan peningkatan kinerja dalam aplikasi yang menuntut seperti game, yang diklaim Qualcomm akan dapat memberikan kinerja 35% lebih cepat daripada 8 Gen 1 generasi sebelumnya.

Ada pula dua core Cortex-A715 dan dua Cortex-A710, yang keduanya memiliki clock hingga 2.8GHz. Perpecahan dua core ini karena inti A715 hanya mendukung 64-bit, sehingga dua inti A710 hadir untuk memastikan bahwa aplikasi 32-bit lama tetap tidak tertinggal dan hanya dijalankan pada inti efisiensi yang jauh lebih lambat.

Qualcomm juga menyebutkan kalau chip ini memiliki efisiensi daya 40% lebih baik dibandingkan tahun lalu. Sehingga bagi mereka yang masih belum puas dengan smartphone yang menggunakan chipset Snapdragon 8 Gen 1, tentu janji peningkatan performa pada generasi Snapdragon 8 Gen 2 ini tentu cukup menggiurkan.

2. GPU Adreno yang Mampu Mengolah Grafis Lebih Baik

Tidak hanya pada sektor CPU, Qualcomm juga telah meningkatkan kemampuan dari GPU Adreno yang tertanam pada Snapdragon Gen 2. Di mana chipset ini memberikan peningkatan dari sektor performa untuk pengalamanbermain game yang lebih baik lagi.

Qualcomm kembali menawarkan peningkatan besar dengan kinerja grafis 25% lebih cepat secara keseluruhan, tetapi nilai jual yang besar adalah pengenalan ray-tracing yang didukung perangkat keras.

Sehingga tidak hanya terjadi di PC atau console, kini dukungan ray-tracing kini bisa memungkinkan lewat smartphone modern. Terlebih lagi, itu didorong dengan versi berbasis hardware yang kemungkinan jauh lebih kuat dan efisien.

Qualcomm juga turut bekerja sama dengan sejumlah pemain industri game utama, termasuk Tencent untuk mendorong ray-tracing sebagai fitur wajib yang ada saat ini. Di mana fitur ray-tracing sebenarnya sudah lebih dulu diimplementasikan pada chipset Dimensity 9200 melalui GPU Immortalis-G715, sehingga diharapkan dengan keberadaan chipset berteknologi tinggi akan sangat membantu mendorong lebih banyak pengembang dan penerbit game untuk menghadirkan sejumlah game mobile berkualitas grafis yang lebih baik kedepannya.

3. Konektivitas Wi-Fi 7 yang Lebih Ngebut

Salah satu hal penting yang dibahas pada peluncuran Snapdragon 8 Gen 2 adalah keunggulan konektivitas. Di mana chipset ini menggunakan bandwidth mmWave dan Sub-6, dan Qualcomm telah membuat beberapa tweak untuk meningkatkan kinerja.

Tahun ini juga menjadi tahun pengenalan tekologi Wi-Fi 7, walau sebenarnya masih terlalu dini untuk dibahas. Namun dalam praktiknya, teknologi ini sudah sangat menjanjikan dimasa mendatang. Teknologi Wi-Fi 7 sendiri dibangun di atas Wi-Fi 6E dengan dukungan untuk pita 6GHz – selain 2,4GHz dan 5GHz – tetapi harus mampu mencapai kecepatan yang jauh lebih cepat, hingga 5,8Gbps pada smartphone yang menggunakan chipset Snapdragon 8 Gen 2. Sehingga hanya masalah waktu sampai pendistribusian router Wi-Fi 7 sampai tersedia lebih luas.

4. Peningkatan Performa Kamera

Lompatan besar pada chipset Snapdragon 8 Gen 2 ini adalah penyertaan pemrosesan AI khusus pada chip, dengan istilah “cognitive ISP”. Di mana dengan teknologi ini membuat kamera pada smartphone nantinya akan dapat secara langsung menerapkan fitur-fitur seperti pengenalan wajah, fokus otomatis, dan pelapisan – memilih elemen latar depan dan latar belakang individual dari sebuah foto secara real-time.

Hal ini bisa saja mengubah permainan untuk foto tidak bergerak, dimana pengguna dapat melihat hasilnya secara real-time di jendela bidik, daripada menunggu beberapa detik setelah mereka mengambil foto untuk mendapatkan versi final. Ini adalah kesepakatan yang lebih besar untuk video, di mana semua efek itu sekarang dapat diterapkan ke video apa pun saat sedang direkam.

5. Peningkatan Performa Audio

Peningkatan yang juga cukup menarik adalah dukungaan audio pada Snapdragon 8 Gen 2, di mana smartphone yang akan menggunakan chipset 8 Gen 2 akan dapat menggerakkan audio spasial dengan pelacakan kepala dinamis, sehingga pengguna dapat mendengar pergeseran suara saat mereka bergerak sedikit sambil mendengarkan musik, menonton film, atau bermain game. Dukungan untuk Bluetooth 5.3, audio berenergi rendah, dan kualitas suara lossless akan menjaga soundscape tetap mulus.

Selain itu, kinerja AI dan pembelajaran mesin juga lebih ditingkatkan secara menyeluruh berkat peningkatan baik pada prosesor inti Hexagon AI dan sistem AI yang lebih kecil di tempat lain.

Hal lain yang tidak kalah menarik adalah penambahan fitur kamera always-sensing, fitur ini akan dapat memblokir notifikasi saat mendeteksi wajah lain di depan layar, mengenali orientasi wajah pengguna untuk menghentikan smartphone beralih antara potret dan lanskap saat pengguna tidak menginginkannya. Bahkan memindai kode QR sekarang tanpa perlu membangunkan ponsel terlebih dahulu. Qualcomm juga membenamkan teknologi kompensasi penuaan OLED, yang dirancang untuk mencegah burn-in dari waktu ke waktu.

Itu dia beberapa keunggulan yang dimiliki oleh Qualcomm Snapdragon 8 Gen 2. Makin gak sabar untuk segera mencoba smartphone bertenaga Snapdragon 8 Gen 2 kan?

Update Toy Story akan Hadir di Disney Dreamlight Valley Bulan Depan

0

Gameloft telah mengumumkan tanggal dirilisnya update Toy Story untuk game Disney Dreamlight Valley. Update ini akan tersedia mulai tanggal 6 Desember mendatang di PS5, Xbox Series, Nintendo Switch, dan PC.

Sesuai dengan judulnya, update Disney Dreamlight Valley akan menghadirkan duo karakter ikonik dari franchise Toy Story. Mereka adalah Woody dan Buzz Lightyear. Pemain nantinya bisa mendatangi dunia Toy Story yang berada di kamar milik Andy. Selain itu akan ada juga item kosmetik terinspirasi dari Toy Story yang bisa didapatkan oleh pemain.

Bagaimana menurutmu? Apakah kamu sudah pernah memainkan Disney Dreamlight Valley?

Trailer Lost Soul Aside Dirilis, Perlihatkan Gameplay Baru

0

Sony telah merilis trailer baru untuk game Lost Soul Aside. Trailer ini memperlihatkan bagaimana banyaknya perkembangan game tersebut sejak informasi terakhir pada tahun 2021 lalu. Gameplay yang diperlihatkan dalam video menunjukkan bahwa Lost Soul Aside akan menghadirkan banyak adegan aksi.

Dilansir dari Gematsu, Sony juga membagikan informasi baru mengenai Lost Soul Aside. Karakter utama game tersebut ternyata bernama Kazer. Ia memiliki kekuatan setelah bergabung dengan symbiont bernama Arena. Sony menjelaskan bahwa combat system dalam Lost Soul Aside akan bervariasi. Kazer memiliki beragam playstyle yang disesuaikan dengan jenis senjata yang digunakan.

Yang Bing, developer yang pertama kali membuat Lost Soul Aside, saat ini sudah bergabung dengan Sony Interactive Entertainment. Ia juga sudah memiliki studio bernama Ultizero Games dan mempekerjakan 40 pegawai. Karena sudah mendapat dukungan, Bing mengklaim bahwa pengembangan Lost Soul Aside berjalan dengan baik. Bahkan dalam waktu dekat ia berencana untuk mengungkap lebih banyak informasi mengenai game tersebut.

Lost Soul Aside nantinya akan dirilis secara eksklusif di konsol PS4 dan PS5.

Sony Kerjasama dengan Honda untuk Sematkan PS5 di Mobil Listrik

0

Ada-ada saja rencana Sony kedepan untuk mempopulerkan konsol PS5. Rupanya Sony memiliki rencana untuk mengintegrasikan konsol PS5 di mobil listrik buatan Honda.

Dilansir dari Financial Times, President dan COO dari Sony Honda Mobility, Izumi Kawanishi mengatakan bahwa integrasi konsol PS5 ke dalam mobil listrik bisa dilakukan. Rencana tersebut merupakan solusi dari Sony dan Honda untuk bersaing dengan competitor mobil listrik lainnya. Salah satunya adalah perusahaan milik Elon Musk, Tesla.

Rencananya mobil listrik Sony dan Honda yang memiliki konsol PS5 ini akan mulai dipasarkan pada tahun 2025. Mobil listrik buatan Sony dan Honda ini nantinya tidak hanya fokus untuk memenuhi mobilitas saja, melainkan juga untuk hiburan.

Berbicara mengenai mobil listrik dengan integrasi hiburan, Tesla ternyata juga memiliki rencana untuk mengintegrasikan Steam ke produk mobil listriknya. Jadi jangan heran jika kedepan nanti, mobil listrik bisa digunakan untuk memainkan game PS5 atau PC.

Need for Speed Unbound Lepas Trailer Baru, Perlihatkan Gameplay

0

EA telah merilis trailer baru untuk game Need for Speed Unbound. Trailer ini memperlihatkan gameplay saat pemain mengikuti balap jalanan dan saling adu cepat dengan pembalap lain. Mobil yang digunakan dalam video adalah custom Mercedes 190 E.

Video tersebut juga memperlihatkan lokasi arena balap jalanan, daftar peserta yang berpartipasi, dan jumlah uang yang dipertaruhkan. Saat bertanding, kamu bisa melihat adanya efek spesial yang muncul dari mobil. Efek ini bisa dimatikan jika seandainya pemain ingin mendapatkan pengalaman bermain yang lebih imersif.

Need for Speed Unbound akan dirilis pada tanggal 2 Desember 2022 mendatang di PS5, Xbox Series, dan PC (Via Origin, Steam, dan Epic Games Store).

Akhirnya Ubisoft Kembali ke Steam

0

Setelah sempat “memboikot” Steam, Ubisoft akhirnya kembali membawa gamenya ke platform tersebut. Game pertama milik Ubisoft yang akan segera tersedia di Steam adalah Assassin’s Creed Valhalla. Game ini bisa mulai dimainkan di Steam pada tanggal 6 Desember 2022 mendatang.

Selain Asassin’s Creed Valhalla, game Ubisoft lainnya seperti Anno 1800 dan Roller Champions juga dijadwalkan akan tersedia di Steam. Namun kapan waktunya belum diumumkan.

Dilansir dari Eurogamer, juru bicara Ubisoft mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan evaluasi tentang bagaimana cara agar produk game mereka bisa ditawarkan kepada konsumen yang berbeda. Tentunya mereka melakukan ini dengan konsiderasi karena Ubisoft juga sudah memilik platform onlinenya sendiri yaitu Ubisoft Connect.

Kembali Ubisoft ke Steam tentunya adalah kabar baik bagi gamer PC. Sebelumnya Ubisoft sempat membuat kebijakan untuk tidak merilis gamenya di Steam karena alasan bisnis dan lebih memilih Epic Games Store dan platformnya sendiri. Kemungkinan alasan bisnis yang dimaksud adalah potongan biaya yang lebih besar bagi yang menjadi kebijakan Valve bagi publisher yang merilis gamenya di Steam.

Sistem Dungeon Dragon Quest Treasures Diungkap

0

Square Enix telah membagikan detail tentang sistem dungeon dalam game Dragon Quest Treasures. Untuk mengaksesnya, pemain lebih dulu harus menemukan treasure map. Jika digunakan pet aini akan membuka portal yang bisa membawa pemain ke dalam dungeon. Sebelum masuk, pemain diharuskan mempersiapkan item dan monster. Karena setelah masuk dungeon, pemain tidak bisa keluar untuk sementara waktu.

Dungeon akan berisi monster yang menjaga harta. Kadang ada juga monster jenis spesial yang hanya bisa ditemukan dalam dungeon.  Pada akhir dungeon pemain akan berhadapan dengan boss monster yang harus dikalahkan untuk mendapatkan hartanya.

Dragon Quest Treasures menceritakan tentang Erik dan Mia, dua bersaudara yang tinggal dalam kapal milik bangsa Viking. Pada suatu malam kapal mereka berhadapan dengan makhluk misterius bernama Porcus dan Purrsula yang akhirnya membawa mereka ke tempat misterius, Draconia, daratan legendaris penuh dengan harta terpendam.

Dragon Quest Treasures akan dirilis pada tanggal 9 Desember 2022 di Nintendo Switch.

Map Downtown Point Blank Hadir dengan Pembaharuan, Yuk Intip Tampilan Barunya!

0

Pada update terbaru kali ini, Point Blank (PB) menghadirkan Map Downtown yang diperbarui menjadi lebih menarik. Salah satu map yang paling populer di kalangan Troopers Point Blank ini telah melalui proses revamp, sehingga kini tampilan Map Downtown menjadi semakin keren dengan visual yang lebih jernih dan area yang tampak lebih luas.

Troopers dapat menikmati Map Downtown baru dengan bermain mode Bomb Mission sambil mengikuti event Downtown Revolution. Event ini berhadiah utama senjata Pindad SS2 V5 Aries serta APC9 Splash. Untuk mendapatkan hadiah utama tersebut, Troopers harus menyelesaikan sederet misi dalam Mission Card DOWNTOWN2022 di game Point Blank selama periode 22 – 28 November 2022.

Agar pertarungan semakin mantap, Troopers Point Blank bisa melengkapi karakternya dengan Skull Beret. Item 100% Get Skull Beret Box akan tersedia di PB. Dengan memiliki item tersebut, Troopers dijamin akan mendapatkan Skull Beret saat membuka box ini. Ada Skull Red Beret, Skull Gold Beret, hingga Skull Black Beret yang bisa didapatkan Troopers. Setiap jenis Skull Beret tersebut bisa memberi efek peningkatan stats yang berbeda-beda seperti akurasi, weapon change speed, hingga movement speed yang dapat membuat Troopers menjadi semakin tak terkalahkan di zona pertempuran. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Point Blank, Troopers bisa mengunjungi situs resmi pointblank.id.

ASUS Ungkap TUF Gaming dan Dual GeForce RTX 3060 Ti dengan Memory GDDR6X

0

Hari ini ASUS mengumumkan versi baru dari kartu grafis TUF Gaming GeForce RTX™ 3060 Ti dan Dual GeForce RTX 3060 Ti, yang memiliki memory GDDR6X untuk performa yang lebih baik.

NVIDIA GeForce RTX 3060 Ti merupakan kartu grafis di posisi yang cocok dalam hal harga dan performa di generasi sebelumnya. Sekarang, kartu grafis ini mendapatkan peningkatan baru. Memory GDDR6X lebih jauh lagi meningkatkan kemampuan 3060 Ti dan membuka kesempatan baru yang lebih luas buat para perakit PC. ASUS juga meng-update RTX 3060 dengan model baru yang memiliki memory 8GB GDDR6 untuk posibilitas baru dalam merakit dan meng-upgrade PC.

ASUS TUF Gaming GeForce RTX 3060 Ti 8GB GDDR6X juga menawarkan fitur yang sama seperti pendahulunya seperti triple Axial Tech fan design, backplate alumunium yang solid, form factor 2,7 slot, ataupun NVIDIA® G-SYNC® dan GPU Tweak III. Untuk menyempurnakan fondasi yang mantap tadi, GDDR6X dengan ultra-high-speed dan error-correcting VRAM mengukuhkan GPU-nya untuk menyuguhkan frame per second yang lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Versi overclocked dari pabrikan (factory-overclocked) juga tersedia, yang sudah dirancang sedemikian rupa dari ASUS untuk memungkinkan pengguna mendapatkan performa terkencang, langsung dari kemasannya.

Kapasitor military-grade yang tangguh disolder ke PCB dengan menggunakan proses manufaktur ASUS Auto-Extreme, yang memungkinkan konektor yang akurat dan mengikuti spesifikasi sampai detail terkecil, sembari menghindari kesalahan akibat sumber daya manusia. Ditambah lagi, seperti namanya, kartu grafis TUF Gaming telah melalui proses pengujian selama 144 jam untuk memastikan ketangguhannya.

Untuk penggemar small-form-factor (SFF) dan pengguna lainnya yang tidak dapat menggunakan kartu grafis dengan triple-fan, ASUS Dual GeForce RTX 3060 Ti 8GB juga telah di-upgrade dengan memory GDDR6X berkecepatan tinggi yang sama. Seperti namanya, seri Dual ini menggunakan desain 2 buah kipas sehingga ukurannya jauh lebih pendek yang memungkinkannya dapat dipasangkan ke dalam berbagai ukuran chassis. Ukurannya yang lebih ringkas tadi juga didukung dengan desain 2 slot yang ramping, yang berarti ASUS Dual GeForce RTX 3060 Ti 8GB GDDR6X mampu memberikan ruang lebih untuk rotasi udara ketimbang kartu grafis lain yang lebih tebal di ruang sempit.Kartu grafis ini juga ditemani oleh GeForce RTX 3060 dengan VRAM 8GB GDDR6, yang juga menggunakan desain cover Dual yang sama.

Ring penghalang di sekitar kipas mengalirkan udara langsung ke heatsink, sehingga GPU nya tetap dingin meski sedang bekerja berat. Saat beban kerja ringan, teknologi 0 dB mematikan kipasnya untuk menghilangkan suara: kipasnya akan kembali berputar ketika suhu GPU mencapai 55°C.

Selain varian standar dan overclocked dari ASUS Dual GeForce RTX 3060 Ti 8GB GDDR6X, ASUS juga mengenalkan model yang berbalut warna putih. Untuk pertama kalinya, para perakit PC memiliki opsi tema warna putih dari kartu grafis yang terjangkau dan berukuran ramping namun masih tetap mulus saat digunakan bermain game di 1080p dan 1440p. Seperti saudaranya TUF Gaming yang lebih bongsor, ASUS Dual GeForce RTX 3060 Ti 8GB GDDR6X juga dibuat dengan menggunakan proses manufaktur Auto-Extreme technology yang membuat proses solder jauh dari intervensi manusia, untuk hasil yang berkualitas yang dirancang untuk bertahan dalam jangka waktu yang panjang. Buat para pengguna yang sedang mencari kartu grafis dengan performa tinggi dan fondasi yang solid, inilah jawabannya. GeForce RTX 3060 juga akan hadir dengan versi warna putih dan juga varian dengan VRAM 8GB GDDR6, yang memiliki desain pendingin yang sama dengan saudaranya.

SPECIFICATIONS

TUF Gaming GeForce RTX 3060 Ti OC Edition 8GB GDDR6X TUF Gaming GeForce RTX 3060 Ti 8GB GDDR6X
·         NVIDIA® GeForce RTX 3060 Ti

·         8 GB GDDR6X

·         CUDA cores: 4864

·         Memory Interface: 256-bit

·         Memory Speed: 19 Gbps

·         PCIe® Interface 4.0

·         2 x Native HDMI® 2.1

·         3 x Native DisplayPort 1.4a

·         Power connector: 2 x 8-pin

 

·         NVIDIA® GeForce RTX 3060 Ti

·         8GB GDDR6X

·         CUDA cores: 4864

·         Memory Interface: 256-bit

·         Memory Speed: 19 Gbps

·         PCIe® Interface 4.0

·         2 x Native HDMI® 2.1

·         3 x Native DisplayPort 1.4a

·         Power connector: 2 x 8-pin

Dual  GeForce RTX 3060 Ti OC Edition 8 GB GDDR6X Dual  GeForce RTX 3060 Ti 8 GB GDDR6X
·         NVIDIA® GeForce RTX 3060 Ti

·         8 GB GDDR6X

·         CUDA cores: 4864

·         Memory Interface: 256-bit

·         Memory Speed: 19 Gbps

·         PCIe® Interface 4.0

·         1 x Native HDMI® 2.1

·         3 x Native DisplayPort 1.4a

·         Power connector: 2 x 8-pin

 

Dual GeForce RTX 3060 Ti White OC Edition 8 GB GDDR6X

·         NVIDIA® GeForce RTX 3060 Ti

·         8 GB GDDR6X

·         CUDA cores: 4864

·         Memory Interface: 256-bit

·         Memory Speed: 19 Gbps

·         PCIe® Interface 4.0

·         1 x Native HDMI® 2.1

·         3 x Native DisplayPort 1.4a

·         Power connector: 2 x 8-pin

 

 Dual GeForce RTX 3060 OC Edition
8 GB GDDR6

·         NVIDIA® GeForce RTX 3060

·         8 GB GDDR6

·         CUDA cores: 3584

·         Memory Interface: 128-bit

·         Memory Speed: 15 Gbps

·         PCIe® Interface 4.0

·         1 x Native HDMI® 2.1

·         3 x Native DisplayPort 1.4a

·         Power connector: 1 x 8-pin

 

Dual GeForce RTX 3060 White OC Edition 8 GB GDDR6

·         NVIDIA® GeForce RTX 3060

·         8 GB GDDR6

·         CUDA cores: 3584

·         Memory Interface: 128-bit

·         Memory Speed: 15 Gbps

·         PCIe® Interface 4.0

·         1 x Native HDMI® 2.1

·         3 x Native DisplayPort 1.4a

·         Power connector: 1 x 8-pin

 

·         NVIDIA® GeForce RTX 3060 Ti

·         8 GB GDDR6X

·         CUDA cores: 4864

·         Memory Interface: 256-bit

·         Memory Speed: 19 Gbps

·         PCIe® Interface 4.0

·         1 x Native HDMI® 2.1

·         3 x Native DisplayPort 1.4a

·         Power connector: 2 x 8-pin

 

Dual GeForce RTX 3060 Ti White Edition 8 GB GDDR6X

·         NVIDIA® GeForce RTX 3060 Ti

·         8 GB GDDR6X

·         CUDA cores: 4864

·         Memory Interface: 256-bit

·         Memory Speed: 19 Gbps

·         PCIe® Interface 4.0

·         1 x Native HDMI® 2.1

·         3 x Native DisplayPort 1.4a

·         Power connector: 2 x 8-pin

 

Dual GeForce RTX 3060
8 GB GDDR6

·         NVIDIA® GeForce RTX 3060

·         8 GB GDDR6

·         CUDA cores: 3584

·         Memory Interface: 128-bit

·         Memory Speed: 15 Gbps

·         PCIe® Interface 4.0

·         1 x Native HDMI® 2.1

·         3 x Native DisplayPort 1.4a

·         Power connector: 1 x 8-pin

 

Dual GeForce RTX 3060 White Edition 8 GB GDDR6

·         NVIDIA® GeForce RTX 3060

·         8 GB GDDR6

·         CUDA cores: 3584

·         Memory Interface: 128-bit

·         Memory Speed: 15 Gbps

·         PCIe® Interface 4.0

·         1 x Native HDMI® 2.1

·         3 x Native DisplayPort 1.4a

·         Power connector: 1 x 8-pin

 

Bountie Zero Season 2 Disponsori Oleh EPOS Untuk Mendukung Tim Esports Bertanding di Liga Amatir Bountie

0

Rangkaian turnamen Bountie Zero dan Garuda League Season pertama telah sukses digelar. Kini, Bountie, aplikasi turnamen esports sekaligus penyelenggara Liga Esports Amatir sedang menjalani turnamen pembuka dari Season kedua, yaitu Bountie Zero Season 2. Turnamen kali ini berlangsung sejak 4 – 27 November 2022 dengan total prize pool sebesar 10 juta rupiah.

Turnamen Bountie Zero Season 2 kali ini mendapatkan dukungan resmi dari EPOS, Headset Gaming dengan kualitas yang unggul dan banyak diminati gamers Tanah Air. EPOS memberikan dukungan berupa beberapa Headset Gaming kepada tim-tim yang nantinya berhasil menjadi juara di Bountie Zero Season 2.

Bountie Zero Season 2 adalah turnamen pembuka Season selanjutnya dari Bountie Zero dan Garuda League Season 1, yang menampilkan dua game mobile terpopuler – Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) dan Free Fire (FF). Pada setiap tahap Bountie Zero, gamers dapat mendaftarkan tim-nya untuk turut bertanding melawan ratusan tim, dan akan diambil 8 tim terbaik MLBB dan 12 tim terbaik FF untuk masuk ke level selanjutnya, yaitu Garuda League. Perbedaan di antara kedua turnamen tersebut, gamers tidak bisa mendaftarkan dirinya untuk bermain di Garuda League, melainkan harus menyelesaikan proses kualifikasi di Bountie Zero. Bountie Zero Season 2 akan berlangsung selama 4 minggu, dengan total 4 Series, dan menggunakan Format Best of 3.

“Kami sangat senang dapat menjalankan rangkaian Liga Esports Amatir dengan sukses, karena antusias gamers Tanah Air sangat besar dalam memenuhkan slot pertandingan. Tidak lupa juga kami ucapkan kepada EPOS dari Technosolution yang telah mendukung tim esports yang bertanding dengan memberikan beberapa set Headset Gaming sebagai bentuk apresiasi kepada para tim yang berjuang di Liga ini.” kata Samuel Oktavianus, General Manager di Bountie.

Para penikmat esports Tanah Air  juga dapat menyaksikan aksi menegangkan Bountie Zero Season 2 melalui streaming di YouTube “Bountie Indonesia” atau melalui aplikasi Bountie di fitur Livestream. Untuk informasi turnamen lebih lanjut, peserta dan pemirsa dapat mengikuti Bountie di Instagram, Blog, atau download Bountie App untuk tetap mendapatkan berita dan turnamen terbaru.