Bandai Namco telah mengumumkan tanggal rilis dari game F2P Gundam Evolution. Game ini akan rilis pada tanggal 22 September 2022 di PC (Via Steam) untuk wilayah Asia. Versi konsol (PS5, PS4, Xbox Series, dan Xbox One) baru dirilis sebulan setelahnya yaitu tanggal 1 Desember 2022 juga untuk wilayah Asia.
Bersamaan dengan perilisan Gundam Evolution, Bandai Namco juga mengumumkan konten-konten baru yang akan diimplementasi ke game tersebut. Mecha baru yang akan tersedia adalah Zaku II (Melee Loadout), Mahiroo, dan Unicron Gundam. Selain itu juga ada map baru yaitu Harbor City, Wilderness Mining Field, Guiana Highlands, dan Security Terminal.
Buat kamu yang belum tahu, Gundam Evolution adalah game multiplayer. Pemain akan dibagi menjadi dua tim yang masing-masing terdiri dari enam pemain. Setiap mecha yang digunakan oleh pemain akan memiliki skill yang berbeda sehingga dapat mendukung kerja sama tim. Mode permainan yang tersedia adalah Point Capture, Domination, dan Destruction.
Melalui game ini kelihatannya Bandai Namco mencoba mendorong Gundam untuk masuk ke dalam ranah game kompetitif. Bagaimana menurut kamu? Akankah game ini berhasil seperti yang diharapkan oleh Bandai Namco?
CD Projekt RED telah mengumumkan ekspansi baru untuk game Cyberpunk 2077 yang bernama Phantom Liberty. Ekspansi ini menjadi semakin menarik karena aktor Keanu Reaves akan kembali tampil sebagai Johnny Silverhand. Ekspansi Phantom Liberty akan dirilis pada tahun 2023. Sayangnya ekspansi ini tidak tersedia untuk Cyberpunk 2077 versi PS4 dan Xbox One.
Selain pengumuman tentang ekspansi Phantom Liberty, CD Projekt RED juga mengumumkan update baru untuk Cyberpunk 2077. Update ini mengangkat tema Edgerunners, film animasi Cyberpunk 2077 yang ditayangkan di Netflix. Beberapa item kosmetik yang ada di film animasi Edgerunners nantinya akan tersedia di game Cyberpunk 2077 setelah update ini rilis.
Update Edgerunners juga akan menjadi update terakhir yang dibuat oleh developer untuk Cyberpunk 2077 versi PS4 dan Xbox One. Kedepannya game Cyberpunk 2077 di kedua konsol old-gen tersebut tidak lagi mendapat update baru.
Hari ini ada kabar baik dari Rockstar Games bagi gamers setia Red Dead Online. Kalian yang memilih profesi pedagang di Red Dead Online bisa mendapatkan tambahan RDO$ dan juga XP bulan ini dengan cara memanen bulu serta kulit yang didapatkan secara hati-hati tentunya (jangan asal-asalan dan sampai rusak).
Selain itu Rockstar Games juga mengumumkan akan ada tiga Hardcore Telegram Missions yang sekarang lebih mudah untuk diakses lewat Player Menu atau langsung dari Camp Lockbox. Fitur ini adalah satu dari segambreng update peningkatan gameplay yang dihadirkan oleh Rockstar Games bagi gamers. Informasi detil mengenai update 1.31 yang dihadirkan dalam game RDR2 bisa kalian simak di sini.
Oh iya, dalam update terbaru nanti Annesburg, Fort Mercer, Caliga Hall, dan Strawberry akan menjadi map Hostile Territory baru. Kalian juga akan mendapatkan diskon sebesar 50% untuk item Arrows, Varmint Rifle dan Varmint Rifle Ammo, diskon 40% untuk item Trader Hunting Wagons ukuran Large dan Medium, Sniper Rifles dan Bow, diskon 35% untuk item Small Game Arrow Pamphlet, dan masih banyak lagi diskon item in-game yang menarik lainnya. Oh iya, gamer Red Dead Online yang menyambungkan akun Rockstar Games Social Club ke Prime Gaming sebelum tanggal 5 Oktober 2022 akan mendapatkan 5 Gold Bars, 25 Capitale, 1 Outfit Traveling Opulence, dan Emote the Prospector Jig.
Informasi detil mengenai update apa saja yang terdapat dalam RDR Online bisa kalian simak di sini.
Konami membuat kejutan jelang acara Tokyo Game Show 2022 yang akan digelar pada bulan September ini. Netizen berhasil menemukan informasi bahwa Konami telah memperbarui trademark dari nama Suikoden. Buat gamer RPG, Suikoden bukanlah hal baru. Justru franchise ini sudah ditunggu kehadirannya setelah lama menghilang.
Dilansir dari Eurogamer, informasi pembaruan trademark Suikoden oleh Konami ramai dibicarakan dalam forum online salah satunya adalah Reset Era. Proses pembaruan sendiri dilakukan pada bulan Juli. Meski cukup jauh jaraknya dengan bulan September, fans percaya bahwa ini merupakan pertanda jika Konami mungkin saja akan mengungkap informasi baru tentang Suikoden di Tokyo Game Show 2022.
Konami sendiri sebelumnya sudah memastikan kehadirannya dalam event Tokyo Game Show 2022. Salah satu game yang akan diungkap dalam event tersebut adalah “franchise yang disukai dan disayangi oleh fansnya di seluruh dunia”. Tidak hanya itu, Konami juga akan menghadirkan pengisi suara Yuji Kaji yang dulu pernah meminjamkan suaranya untuk game Suikoden Tierkries. Ini semakin menguatkan bahwa kemungkinan besar game yang dimaksud oleh Konami memang betul adalah Suikoden.
Film animasi adaptasi dari game League of Legends, Arcane berhasil mencetak prestasi dalam acara penghargaan Emmy 2022. Acara animasi buatan Netflix ini menjadi pemenang untuk nominasi Outstanding Animated Program. Kemenangan ini dibagikan oleh tim Arcane melalui postingan di media sosial Twitter.
Honored doesn’t even begin to describe how we feel about winning the #Emmy for 𝑶𝒖𝒕𝒔𝒕𝒂𝒏𝒅𝒊𝒏𝒈 𝑨𝒏𝒊𝒎𝒂𝒕𝒆𝒅 𝑷𝒓𝒐𝒈𝒓𝒂𝒎.
Dilansir dari website resmi Emmy 2022, Arcane tidak hanya berhasil memenangkan penghargaan Outstanding Animated Program saja. Arcane juga memenangkan tiga penghargaan untuk Outstanding Individual Achievement in Animation. Kemenangan ini membuktikan bahwa baik itu film maupun animasi yang diadaptasi dari game tidak selalu buruk hasilnya, asalkan digarap dengan baik dan mengikuti materi aslinya.
Ketika Arcane berhasil, film adaptasi game yang lain justru merana. Contoh terbarunya adalah film Resident Evil yang dibuat oleh Netflix. Film ini terbukti gagal dan Netflix tidak berencana untuk melanjutkannya. Bagaimana menurut kamu?
Penasaran dengan game Assassin’s Creed terbaru? Pertanyaan ini akan terjawab dalam acara Ubisoft Forward yang akan digelar dalam waktu dekat.
Acara livestream ini akan menghadirkan informasi tentang game-game baru buatan Ubisoft mulai dari Skull and Bones, game kolaborasi Mario + Rabbids, dan juga masa depan dari franchise Assassin’s Creed. Ubisoft Forward akan digelar pada tanggal 10 September 2022 (Waktu setempat).
Kabar tentang game Assassin’s Creed baru belakangan memang sedang ramai dibahas. Puncaknya adalah ketika Ubisoft sendiri yang mengkonfirmasi kebenarannya. Pada tanggal 1 September, akun media sosial resmi @assassinscreed membenarkan bahwa Assassin’s Creed Mirage akan menjadi game selanjutnya untuk franchise tersebut. Informasi mengenai game ini akan diungkap pada tanggal 10 September yang kebetulan adalah tanggal dari acara Ubisoft Forward.
Assassin's Creed Mirage is the next Assassin's Creed game.
Game MOBA atau Multiplayer Online Battle Arena adalah genre yang digandrungi banyak orang. Cakupan platform dari genre game ini ada di PC sampai dengan mobile.
Belum lagi ditambah dengan berkembangnya eSport. Game MOBA bisa dibilang adalah salah satu pionirnya. Dengan semakin majunya eSport, variasi game MOBA saat ini juga sudah semakin banyak. Banyak elemen-elemen baru yang diperkenalkan dalam game genre ini agar tetap menarik dan kompetitif.
Inilah yang akhirnya membuat persaingan antar pengembang game menjadi semakin ketat. Membuat game MOBA menjadi tidak semudah dulu. Bahkan mempopulerkannya pun bisa memakan biaya banyak. Akibatnya banyak game MOBA yang layu sebelum berkembang.
Berikut tim Playcubic telah kami merangkum 6 Game MOBA gagal yang berujung dengan penutupan:
1. Heroes of Newerth (HON)
Heroes of Newerth (HON) adalah game MOBA yang dikembangkan oleh S2 Games dan rilis pada tahun 2010. Nama HON menjadi cukup terkenal karena ‘eyangnya’ game DOTA, Icefrog juga ikut terlibat dalam pengembangannya.
dari segi gameplay HON sangat mirip dengan DOTA. Bedanya game ini memiliki mode opsinional yaitu 3vs3 selain 5vs5 yang merupakan mode utama. Karena Icefrog ikut terlibat, beberapa hero dan item memiliki kemiripan dengan DOTA. Hanya skinnya saja yang berbeda.
Untuk mempopulerkan HON, S2 Games sempat mempromosikan gamenya ke berbagai negara di dunia. Salah satu tujuannya adalah Asia Tenggara. Pada tahun 2015, S2 Games menjual HON kepada Garena. Pengembangan HON lalu diserahkan kepada FrostBurn Studios. Pada 2022 akhirnya Garena secara resmi menutup HON. Penutupan ini berlangsung cukup emosional karena banyak fans yang tidak rela game tersebut ditutup.
2. Strife
Sama seperti HON, Strife juga dikembangkan oleh S2 Games. Berbeda dengan HON, Strife ditujukan untuk kalangan gamer casual yang ingin memainkan game kompetitif. Strife rilis pada tahun 2015 dan ditutup pada tahun 2018.
Strife digadang-gadang sebagai game MOBA anti-mainstream. Game ini memiliki dua mode yaitu 5vs5 dan 3vs3. Game ini juga memiliki fitur crafting dan sistem pet. Jumlah hero yang bisa dipilih cukup banyak yaitu 60 hero dan masing-masing memiki skill yang berbeda.
3. Battleborn
Battleborn menawarkan konsep yang menarik yaitu memadukan genre FPS (First Person Shooter) dengan MOBA. Sayang game ini malah gagal. Battleborn rilis pada 3 Mei 2016. Game ini dikembangkan oleh Gearbox Software yang juga merupakan pengembang dari game populer Borderlands.
Kombinasi permainan seru ala FPS ditambah skill unik masing-masing karakternya dengan adanya minion ala MOBA memang membuat game ini menjadi segar. Sayangnya elemen MOBA di game ini terlalu kental sehingga membuat gameplay tidak terlalu ramah kepada pemain baru. Pada akhirnya pamor Battleborn dan kalah dengan para pesaingnya seperti Overwatch. Gearbox akhirnya secara resmi menutup operasi Battleborn pada Januari 2011.
Turnamen eksebisi Apex Legends Mobile untuk tim Indonesia kembali lagi hadir, Indonesian Living Legends sudah resmi akan memulai Season keduanya pada September 2022.
Dengan total hadiah sebesar 50 juta rupiah, pertandingan ini memberikan slot kepada 1.500 tim untuk mendaftarkan tim mereka, dan tentunya melawan tim komunitas lainnya.
Pada musim kali ini, Living Legends mengusung tema #BerkibarlahBenderaku dimana . mengangkat perjuangan para pemain dalam merebut gelar juara membawa bendera tim masing-masing, sama seperti semangat para pahlawan yang berjuang di masa lalu..
Jadwal, Format, dan Cara Mendaftarkan Tim di Indonesian Living Legends Season 2
Di musim kedua ini, acara #IndonesianLivingLegends bersama Codashop akan dilaksanakan selama 2 bulan, tepatnya dari bulan September 2022 sampai November 2022. Akan ada 5 gelombang, di mana masing-masing memiliki total hadiahnya senilai Rp 50.000.000.
Setiap gelombang memiliki total hadiah 10 juta rupiah, dan setiap tim hanya bisa mendaftarkan diri di dua gelombang saja. Jadi pastikan kalian menyusun jadwal dengan baik, agar tidak bentrok dengan kegiatan sehari-hari.
Berikut jadwal pertandingan yang akan dilakukan selama Season 2 ini:
Gelombang 1: 10 September 2022
Gelombang 2: 24 September 2022
Gelombang 3: 8 Oktober 2022
Gelombang 4: 22 Oktober 2022
Gelombang 5: 5 November 2022
Gelombang 1 sendiri sudah membuka pendaftaran dimulai pada 31 Agustus 2022.
Tidak lupa juga, setiap gelombang yang dimainkan akan ditemani dan diramaikan oleh 3 caster seru, yaitu Nona Berlian, Paparico, dan juga Lantjhip. Pastinya kalian bisa menyaksikannya di YouTube RevivaLTV.
Bagi yang ingin mendapatkan informasi lebih lagi, kalian bisa masuk langsung ke Discord Apex Legends Mobile, dan follow Instagram RevivaL Tournament. Tentunya kalian juga bisa menemukan beberapa informasi yang memiliki hashtag #ApexLegendsMobile dan #ApexMobileIndonesia.
Event Meet the Manager yang diselenggarakan oleh EA SPORTS FIFA Mobile telah resmi berakhir. Dua peserta beruntung telah dipilih sebagai pemenang untuk bertemu langsung dengan Coach Shin Tae-yong (STY) yang merupakan pelatih Tim Nasional Indonesia. Mereka adalah Ibnu Tsani El Haq asal Lamongan, Jawa Timur, dan Fahmi asal Cipinang, Jakarta Timur. STY sendiri sangat senang dapat bertemu dengan pemenang Meet the Manager dari komunitas EA SPORTS FIFA Mobile Indonesia.
Momen ini mengungkap sisi unik dari para pemenang event dimana Ibnu Tsani baru pertama kali ke Jakarta dan sangat bersemangat untuk bertemu STY, bahkan sampai melakukan cium tangan. Sedangkan, Fahmi yang berprofesi sebagai driver ojek online rela meninggalkan order seharian untuk bisa bertemu idolanya, STY yang selama ini hanya bisa dari layar kaca atau dari kejauhan di dalam stadion
Dalam momen tersebut, STY banyak memberikan penjelasan tentang taktik atau pola permainan yang biasa digunakannya untuk Timnas Merah Putih. Selain itu, para pemenang event Meet the Manager dan STY juga melakukan main bersama Manager Mode dari EA SPORTS FIFA Mobile sembari menjelaskan tentang taktik yang dipilih di dalam game.
Coach Shin Tae-yong pun berharap ke depannya terhadap para suporter sepak bola Indonesia dapat terus mendukung timnas Indonesia apapun hasilnya dalam suatu kultur yang suportif tanpa adanya serangan fisik maupun kritik terlalu pedas khususnya untuk para pemain muda. “Protes dari para pendukung selalu beralasan, khususnya ketika kinerja tim kurang baik dan menjadi masukan konstruktif dalam menganalisa masalah – sehingga kita mampu menghindari masalah yang sama,” tutur Coach Shin Tae-yong mengapresiasi para suporter.
“Unduh FIFA Mobile sekarang dan main sepakbola kapan saja, di mana saja,” pungkas Shin Tae-yong mengakhiri sesi Meet The Manager ini.
Setelah cuplikan video teaser trailer berisi tanggal rilis dari film Pamali berhasil menjadi trending dengan mengumpulkan 1,4 juta penayangan di platform TikTok, LytoPictures kembali merilis cuplikan yang tidak kalah menarik.
Pamali sendiri merupakan sebuah film yang di adaptasi dari video game bergenre horror dengan judul yang sama. Dalam sebuah cuplikan video yang baru dirilis, memperlihatkan beberapa kesamaan antara film dengan video game Pamali.
Berikut beberapa kesamaan antara video game Pamali dengan Film Pamali:
Halaman Rumah
Menggunakan set yang menyerupai visual di dalam video game, film Pamali juga menghadirkan halaman rumah yang tidak mengurangi kesan mistis, yakni adanya pohon tua besar dan sebuah ayunan anak-anak.
Nomor Rumah
Sama seperti di dalam video game, Pamali juga menggunakan nomor rumah “4”. Karakter Cecep yang sedang menata papan nomor rumah juga memberikan informasi bahwa rumah sudah tidak dirawat untuk waktu yang sangat lama.
Lorong Rumah
Masuk ke dalam dan melihat lorong rumah yang memanjang, menghadirkan kesan horror kental dengan balutan pencahayaan minim, tidak lupa juga peletakan foto karakter Nenden serta lentera minyak tanah redup yang akan membawa kalian ke nuansa berbeda.
Foto Keluarga
Foto lawas yang berada di atas meja, memberikan history tersendiri kepada karakter yang mengangkatnya. Dipenuhi oleh jaring laba-laba, foto keluarga yang sudah lama tidak dibersihkan juga terlihat menyeramkan di mata penonton.
Kamar
Menelisik lebih dalam untuk melihat keadaan kamar yang ingin ditempati, terdapat banyak sekali barang-barang tak terawat yang malah menjadi sarang untuk laba-laba. Kamar juga menjadi salah satu saksi bisu untuk apa yang telah terjadi di rumah tersebut.
Masih ada banyak kesamaan yang nantinya penonton akan sadari dalam film Pamali.
Penasaran dengan ketakutan yang akan diberikan oleh film Pamali? Pamali hadir di Bioskop kesayangan anda mulai tanggal 6 Oktober 2022!
Tentang Film Pamali
Film Pamali (2022) merupakan film genre horror dari rumah produksi LYTO Pictures. Disutradarai oleh Bobby Prasetyo, film horror ini dibintangi oleh Marthino Lio, Putri Ayudya, Taskya Namya, Rukman Rosadi, Unique Priscilla, Fajar Nugraha, dan Iang Darmawan. Film Pamali akan di tayangkan di seluruh bioskop Indonesia pada tanggal 6 Oktober 2022.
“Saya senang sekali bisa mengkolaborasikan industri game dan film. Film Pamali ini mengangkat unsur budaya dan kepercayaan masyarakat lokal, terutama mengenai pantangan dan larangan yang dianggap membawa keburukan dan bahaya bagi yang melakukannya. Kami melihat bahwa Pamali ini merupakan kesempatan untuk melestarikan kembali nilai tradisi lokal Indonesia melalui media film,” ujar Andi Suryanto selaku Produser film Pamali dan CEO dari Lyto Pictures.
“Menghidupkan kembali nilai tradisi lokal Indonesia melalui media modern seperti film dan game adalah hal yang menarik bagi saya, terutama jika targetnya adalah kaum muda. Pamali yang lebih dulu diangkat dalam format game sejak tahun 2018 juga sudah dikenal luas dan memiliki basis penggemar yang banyak, bahkan hingga ke luar negeri. Bagi saya, hal tersebut menjadi sebuah kesempatan dan tantangan untuk membuat sebuah karya yang bermanfaat melestarikan tradisi, sekaligus populer dan disukai banyak penonton,” ujar Bobby, yang pernah mendapatkan nominasi sebagai sutradara muda di Piala Maya 2019.
Film Pamali ini merupakan film horror kedua dari LYTO Pictures yang sebelumnya juga ikut dalam produksi film Dread Out (2019). Film Pamali ini merupakan film dari adaptasi game horror buatan Indonesia dengan judul yang sama.
Saksikan Persamaan Set Lokasi Antara Film Pamali dan Video Game Pamali di YouTube melalui link: YouTube LytoPictures