NCSoft telah mengungkap game barunya yang berjudul Project LLL. Dari trailernya, gaya third person game ini mengingatkan kita dengan The Division. Ada juga bagian di video yang memperlihatkan karakter masuk ke dalam robot raksasa seperti Titanfall. Project LLL rencananya akan dirilis pada tahun 2023 untuk konsol dan PC.
Dalam blog resminya, NCSoft menjelaskan bahwa Project LLL adalah game MMO Shooter dengan konsep Open World. NCSoft juga mengklaim bahwa dunia Open World di Project LLL akan sangat luas tanpa dibatasi oleh waktu loading. Project LLL sendiri dibuatkan dengan menggunakan Unreal Engine.
Akhir minggu ini tim Playcubic berkesempatan untuk menjajal sambil mengulas game terbaru besutan Square Enix berjudul Harvestella. Versi game yang Playcubic mainkan adalah versi Nintendo Switch.
Sebelum membahas lebih lanjut, saat mulai memainkan game ini, tepat di menu awal game pada pemilihan karakter, tim Playcubic sempat tersenyum saat dihadapkan dengan pilihan gender karakter. Ada tiga gender yang bisa dipilih yaitu laki-laki, perempuan, dan non binary alias karakter dengan identitas yang tidak mengacu pada perempuan atau laki-laki. Hal ini tentunya sangat jarang dihadirkan oleh publisher ataupun developer game di game mereka. Tim Playcubic memilih karakter bergender laki-laki, yah walaupun penampilan dari karakter yang ada juga tidak terlalu maskulin.
*Klik untuk memperbesar gambar
Memadukan Gameplay Farming Simulator dengan RPG
Perlu diketahui bahwa selain di Nintendo Switch, Harvestella yang menghadirkan elemen game simulasi pertanian dengan petualangan RPG ini juga sudah tersedia di platform PC. Lalu apa saja yang bisa kita lakukan di Harvestella? Dalam game ini kita dihadapkan dengan sebidang tanah untuk kelola seperti layaknya seri game Harvest Moon. Namun kita juga harus menyelamatkan dunia dengan gameplay seperti seri game Final Fantasy.
Karakter yang kita mainkan menempati dunia yang “dikuasai” oleh empat kristal besar yang disebut oleh warga lokal sebagai Seaslight. Nah empat kristal ini mewakili empat musim yang ada di dunia dan akan berhubungan dengan kondisi lahan yang kita garap. Dunia yang kita jelajahi dalam game ini memiliki lima kota utama antara lain adalah Seaside Town Shatolla, Nemea Town dan Lethe. Kalian juga bisa memilih kelas karakter yang digunakan, mulai dari Fighter, Mage, Shadow Walker dan banyak lagi lainnya. FYI, terdapat total 12 kelas yang bisa kalian pilih loh!
*Klik untuk memperbesar gambar
Petualangan dalam game dimulai saat karakter kita yang tiba-tiba saja hadir di desa dengan keadaan setengah sadar bertemu dengan roh wanita yang tidak bernama. Setelah itu kita dibawa oleh penduduk desa lainnya ke sebuah rumah kosong lengkap dengan lahan pertanian. Petualangan pun semakin berkembang setelah muncul gadis yang awalnya disebut kaum Omen oleh para penduduk desa. Namun ternyata gadis bernama Aria ini hanyalah manusia biasa yang datang dari masa depan. Pada awal kita hadir di rumah kosong yang berlokasi di Bird’s Eye Brae, karakter kita sangat dibantu oleh dokter bernama Cres. Kita akan diberikan cangkul, alat penyiram tanaman dan juga sejumlah benih untuk ditanam.
*Klik untuk memperbesar gambar
Kamu harus memperhatikan memo yang terdapat dalam menu game. Fungsi memo adalah menuntun kita untuk menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan oleh karakter lain dalam game. Bisa digambarkan bahwa memo ini adalah turunan dari quest agar kita bisa menyelesaikan chapter game. Jangan lupa untuk tidur sebelum tengah malam, selain untuk menyimpan progress permainan, masuk ke rumah dan tidur sebelum tengah malam juga bisa mempersempit kemungkinan karakter game pingsan di jalan.
Map yang disediakan dalam game ini terbagi menjadi tiga jenis map. Pertama map dunia yang bisa kita lihat ketika keluar dari suatu lokasi. Lalu ke dua adalah map dungeon atau saya menyebutnya sebagai map utama. Terakhir adalah map untuk bertarung. Kadang ada kondisi dimana kita akan masuk dalam suatu map khusus bertarung, terutama jika pertarungan merupakan inti dari cerita utama.
Item dalam game yang bisa kita kumpulkan juga terlihat jelas. Kamu bisa dengan mudah mendapatkan item yang tersebar di suatu map karena informasi item tersebut bisa gampang dilihat. Namun item-item ini hanya bisa di-farming satu hari sekali. Jadi kamu harus tidur dan kembali lagi esok harinya untuk mendapatkan item di tempat yang sama.
*Klik untuk memperbesar gambar
Aktivitas Tidak Cuma Bertani Saja
Jangan fokus untuk bertani dan berpetualang saja. Ada kegiatan lain yang juga menarik dalam game ini selain dua hal utama tersebut. Kamu bisa memancing, memasak, berbincang dan berinteraksi dengan penduduk lokal, mengumpulkan item-item penting, memperbaiki rumah, membuat berbagai macam item berguna, dan lain sebagainya. Jadi jangan lupa jelajahi aspek lain dari game ini selain elemen bertani dan menyelesaikan misi cerita.
Gaya bertarung yang kalian temukan dalam game ini pastinya tidak akan terasa asing jika kalian adalah fans dari Square Enix. Game yang dikembangkan oleh studio Live Wire ini akan membuat kita teringat dengan gaya bertarung di game Final Fantasy. Saat memainkan di Nintendo Switch Lite, kombinasi tombol yang digunakan untuk bermain terasa cukup mudah di eksekusi, jauh dari kata ribet. Mungkin satu-satunya hal yang agak membuat saya kurang nyaman dari game ini adalah bagian musiknya. Musik yang dimainkan saat kita berada di map membuat saya agak bosan, namun mungkin tidak dialami oleh gamer lainnya. Kembali lagi itu tergantung kepada selera masing-masing saja.
*Klik untuk memperbesar gambar
Kesimpulan
Mungkin ini adalah satu dari sekian banyak game besutan Square Enix yang cocok dimainkan di mode konsol genggam. Selain bisa dimainkan dengan bersantai, kamu juga bisa keluar dan masuk kembali ke permainan dengan mudah tanpa harus mengulang menu tampilan awal.
Grafis Harvestella di Nintendo Switch juga cukup dan masuk kategori aman untuk sebuah judul game baru seharga lebih dari USD 50. Untuk sisi cerita dan gameplay nampaknya tidak ada yang tim Playcubic keluhkan. Harvestella cocok bagi kamu yang senang bermain game bergenre simulasi pertanian dan juga cocok bagi kamu yang senang dengan genre petualangan RPG. Mungkin hanya bagian musik dalam game saja yang kurang cocok bagi telinga tim Playcubic.
Sepertinya cukup ulasan singkat dari tim Playcubic mengenai Harvestella versi Nintendo Switch. Kamu yang penasaran bisa membeli game versi fisiknya di marketplace lokal kesayangan atau langsung saja masuk ke eShop Nintendo Switch untuk membeli versi digitalnya. Akhir kata, tetap sehat dan selamat bermain!
*Game untuk review disediakan oleh Square Enix
#Beli Game Harvestella versi Nintendo Switchdi sini
Kebijakan baru Twitter setelah dikuasai oleh Ellon Musk membuat netizen heran. Salah satunya adalah kebijakan biaya berlangganan sebesar $7.99 per bulan dimana akun yang membayar bisa mendapat centang biru. Kebijakan ini dikritik karena bisa membuat siapa saja dapat memiliki akun centang biru tanpa bisa dipastikan validitasnya.
Apa yang ditakutkan oleh netizen ini rupanya sudah terjadi salah satunya adalah akun palsu centang biru yang mengklaim dirinya sebagai akun Nintendo asli. Akun palsu ini dengan sembarangan menggunakan nama Nintendo of America yang sudah dicentang biru. Akun ini juga mengunggah gambar Mario dengan posisi tangan sedang memberikan jari tengah.
Tidak hanya Nintendo, netizen juga menemukan akun palsu yang mengaku-ngaku sebagai Valve. Sama dengan akun palsu Nintendo, akun palsu Valve ini juga sudah memiliki centang biru.
Kabar baik buat kamu yang belum pernah memainkan game Battlefield 2042. Game buatan DICE ini akan membuka masa free trial dimana gamer yang belum memiliki Battlefield 2042 bisa memainkannya gratis. Promo ini terbatas jadi pastikan jangan sampai terlewatkan tanggalnya:
Xbox: 1 Desember – 4 Desember
Steam: 1 Desember – 5 Desember
PlayStation: 16 Desember – 23 Desember
Selain membagikan informasi soal masa promo Battlefield 2014, EA juga mengumumkan update baru bernama season 3 yang akan segera diimpelemntasi ke dalam game. Season 3 akan berisi banyak konten baru seperti specialist baru, map baru, battle pass, senjata baru dan masih banyak lagi. Detailnya bisa dilihat di sini.
Mengenai kapan season 03 Battlefield 2042 dirilis masih belum diumumkan oleh EA dan DICE.
KLab Inc., perusahaan game mobile online, mengumumkan bahwa game simulasi sepakbola head-to-head Captain Tsubasa: Dream Team akan melakukan livestream spesial untuk mengumumkan laga final untuk Dream Championship 2022, informasi baru dalam game, dan lainnya. Acara livestream yang diadakan di channel YouTube Captain Tsubasa: Dream Team ini akan menampilkan bintang tamu spesial, yaitu pesepakbola profesional asal Indonesia, Pratama Arhan, dan komentator sepak bola Jepang, Daigo Hara, sebagai MC.
Pratama Arhan atau akrab disapa Arhan ini telah menorehkan prestasi dan meraih pencapaian yang gemilang di bidang olahraga sepak bola, mulai dari maju ke final Kejuaraan Sepak Bola Asia Tenggara 2021 “2020 AFF Suzuki Cup” hingga terpilih sebagai “AFF Best Young Player” dan “AFF Best Eleven”.
Pemilik akun Instagram @pratamaarhan8 ini adalah pesepakbola kelahiran Indonesia, 21 Desember 2001, yang saat ini tergabung dalam tim Tokyo Verdy setelah dirinya berhasil memenangkan transfer permanen ke klub sepakbola Jepang tersebut pada Februari 2022 berkat performanya yang bagus di turnamen AFF Suzuki Cup.
Selain itu, pesepakbola dengan tinggi 172 cm dan berat 64 kg yang menempati posisi sebagai lini bertahan atau Left-Back di Timnas Indonesia ini pun sempat memperoleh “NXGN”, penghargaan yang diberikan kepada pemain bintang generasi selanjutnya, dari media sepak bola global Goal.com.
Selain di klub, Arhan juga berperan sebagai pemain inti aktif untuk tim nasional Indonesia dan berekspektasi tinggi untuk maju ke 2022 AFF Mitsubishi Electric Cup yang akan mulai kick-off pada Desember 2022.
Livestream sendiri akan diselenggarakan pada Selasa, 15 November 2022, jam 20.00 UTH +9 (jam 22.00 WIB) dengan agenda acara pembahasan bakal terbagi menjadi dua bagian.
Pada bagian pertama, livestream akan membahas seputar pertandingan, mulai dari rangkuman final kualifikasi regional Dream Championship 2022 yang diadakan pada bulan Oktober dan November, kemudian mengenai final serta hasil pertandingan Dream Championship 2022 di bulan Desember, dan lainnya.
Pada livestream bagian kedua, pembahasan akan lebih mengarah ke game Captain Tsubasa: Dream Team, mulai dari pengumuman informasi terbaru, kampanye, dan masih banyak lagi.
Akhirnya besok gamer PC bisa menikmati game Valkyrie Elysium. Versi PC Valkyrie Elysium akan rilis pada tanggal 12 November 2022 di Steam. Update sebelumnya yang ditujukan untuk PS5 dan PS4 juga akan langsung tersedia di versi PC.
Update ini berisi tiga konten baru yaitu Hilde’s Vengeance Mode dimana pemain bisa bermain sebagai Hilde. Lalu ada Seraphic Gate yang berupa mode time attack. Terakhir adalah tingkat kesulitan tambahan Very Hard dan Valkyrie. Semua konten ini ditujukan bagi gamer yang sudah menamatkan Valkyrie Elysium dan ingin mengulang lagi.
Valkyrie Elysium awalnya dirilis di konsol PS5 dan PS4 saja. Dalam game ini pemain akan menjadi seorang Valkyrie yang ditugaskan oleh Odin untuk menyelamatkan dunia dari Ragnarok. Game ini berbeda dengan seri sebelumnya karena tidak lagi menggunakan gameplay turn-based.
Square Enix telah merilis trailer baru untuk game Forspoken. Trailer ini mengajak gamers untuk lebih mengenal bentang alam dunia Athia. Ternyata Athia memiliki banyak misteri yang harus dipecahkan Frey. Misalnya monument misterius yang menyimpan energi sihir. Lalu Founts of Blessing yang bisa mengajarkan Frey ilmu sihir baru.
Tidak hanya dipermukaan, bagian bawah tanah Athia juga menyimpan misteri. Untuk mengungkap misteri tersebut, Frey bisa masuk ke dalam Underground Labyrinth. Tempat ini akan dipenuhi oleh musuh dan tantangan. Tapi jika Frey berhasil menyelesaikannya maka akan mendapat equipment yang bagus.
Forspoken akan dirilis pada tanggal 24 Januari 2023 di PS5 dan PC. Jika kamu menyukai game bertema Isekai, maka Forspoken bisa menjadi pilihan, Game ini menceritakan tentang seorang remaja wanita bernama Frey Holland yang berpindah tempat ke dunia bernama Athia. Di dunia ini Frey bisa menggunakan sihir. Forspoken sendiri dibuat dengan menggunakan Luminous Engine yang dibuat oleh studio internal Square Enix, Luminous Productions.
Dari semua franchise Call of Duty yang pernah tim Playcubic mainkan, Modern Warfare adalah yang paling berkesan. Ketika EA dan Infinity Ward memutuskan untuk me-reboot Modern Warfare, tim Playcubic merasa khawatir jika ekspektasi tidak sesuai harapan.
Pada tahun 2019 Modern Warfare rilis. Karena sudah merupakan versi reboot, alur cerita game ini berbeda dengan game originalnya meski masih memiliki tema yang sama. Bagi tim Playcubic ada rasa tidak sreg saat memainkan versi reboot Modern Warfare.
Lalu pada tahun ini Infinity Ward kembali merilis Modern Warfare II. Pada awalnya tim Playcubic agak meremehkan game ini karena mengira akan seperti yang pertama. Untungnya Infiniy Ward telah belajar banyak. Game ini ternyata jauh lebih baik!
Kebetulan tim Playcubic mendapat kesempatan untuk mereview Call of Duty: Modern Warfare II di PC. Setelah mencoba lebih dari 10 jam, tim Playcubic bisa menyimpulkan bahwa game Call of Duty tahun ini adalah game yang bagus baik dari mode singleplayer maupun multiplayer.
Mode Singleplayer Seperti Menonton Film Action
Kesan tim Playcubic saat memainkan mode singleplayer Call of Duty: Modern Warfare II adalah seperti menonton film yang penuh aksi. Peluru dan ledakan ada dimana-mana dipadu dengan kualitas grafis luar biasa.
Para aktor dan aktris yang meminjamkan wajah serta suara melalui teknologi motion capture juga patut diacungi jempol. Karakter mereka yang muncul dalam cutscene terlihat sangat imersif. Call of Duty: Modern Warfare II adalah game, tapi justru terlihat seperti film pada saat bagian cutscene.
Cerita dari Call of Duty: Modern Warfare II dimulai dari operasi yang dilakukan Simon “Ghost” Riley untuk membunuh Jenderal Iran Ghorbrani yang sedang melakukan transaksi pembelian senjata perang di daerah bernama Al Mazrah. Rupanya operasi ini berbuntut panjang ketika tangan kanan dari Ghorbani, Hassan Zyani melancarkan aksi terorisme yang mengancam negara barat sebagai tindakan balas dendam. Keadaan ini semakin kacau karena adanya pengkhianatan yang tim Playcubic tidak bisa ceritakan. Jika penasaran kamu harus memainkan sendiri gamenya.
Para karakter utama game ini pastinya sudah dikenal oleh para fans Call of Duty. Selain Ghost, ada John “Soap” MacTavish, John Price, dan Kyle “Gaz” Garrick yang kembali muncul. Lalu ada juga karakter baru yang tidak kalah menarik perhatian yaitu Alejandro Vargas. Ia adalah bagian dari pasukan khusus Meksiko yang ditugaskan untuk membantu Ghost dan Soap saat berurusan dengan kartel. Buat tim Playcubic yang suka dengan film seri Narcos, tema kartel yang diangkat Call of Duty: Modern Warfare II membuat cerita menjadi lebih menarik.
Dari segi gameplay, ada banyak variasi gameplay yang disajikan di Call of Duty: Modern Warfare II. Kamu tidak hanya melulu adu tembak dengan musuh dalam gaya first person. Ada skenario dimana kamu akan menjadi pilot dari pesawat perang AC-130. Tugasmu adalah menghancurkan bangunan tempat pasukan musuh bersembunyi dengan senjata berat. Melihat peluru yang meluluhlantakkan bangunan disertai bunyi menggelegar akan memberikan kepuasan tersendiri.
Ada juga misi dimana Price dan Gaz menginfiltrasi markas kartel. Keduanya menggunakan pakaian ghillie suit agar tidak dapat dilihat oleh penjaga. Ada bagian dimana mereka berdua harus menghindari petugas patroli yang lewat tepat disamping. Kamu harus bergerak menghindar dengan gerakan seminimal mungkin agar samaran ghillie suit tidak terbongkar.
Keputusan Infinity Ward untuk memvariasikan gameplay di Call of Duty: Modern Warfare II adalah langkah yang tepat. Variasi ini membuat tim Playcubic tidak merasa bosan saat memainkan gamenya karena selalu ada hal yang berbeda.
Mode Multiplayer yang Lebih dari Battlefield
Mode multiplayer adalah hidangan utama Call of Duty: Modern Warfare II. Disini kamu bisa menemukan kesenangan yang bisa membuat kecanduan. Infinity Ward telah belajar dari pengalaman, mencuri ide dari kompetitor, lalu memasukkan semuanya ke dalam mode multiplayer ini.
Ada banyak variasi dari mode multiplayer Call of Duty: Modern Warfare II. Jika kamu merasa yakin dengan kemampuanmu maka bisa memainkan mode 6vs6. Tipe permainan mode ini ada Free-For-All, Team Deathmatch, Domination, Hardpoint, Headquarters, Control, Prisoner Rescue, Knock Out, Search & Destroy.
Jika ingin memainkan pertempuran kolosal, maka ada mode 32v32. Tipe permainan mode ini adalah Invasion dan Ground War. Mode ini cocok untuk kamu yang mungkin masih kurang yakin dengan kemampuanmu. Karena di mode ini ada NPC juga yang bisa dijadikan sebagai samsak. Dalam mode ini kamu juga bisa menggunakan kendaraan tempur seperti tank atau memanggil serangan udara.
Masih kurang? Mode multiplayer Call of Duty: Modern Warfare II juga memiliki sudut pandang third person selain first person. Mode yang mendukung fitur third person kebanyakan adalah 6vs6, tapi tidak semuanya. Gaya pandang third person ini memiliki keuntungan yang tidak dimiliki oleh first person. Misalnya mudah untuk mengintip dari balik dinding.
Kesan tim Playcubic saat mencoba third person adalah kurang sreg. Kenapa? Karena tim Playcubic sudah terbiasa memainkan game shooter dengan sudut pandang first person. Sehingga saat memainkan Call of Duty: Modern Warfare II yang temponya cepat, tim Playcubic agak kesulitan untuk menyesuaikan.
Mode multiplayer terakhir yang disediakan Call of Duty: Modern Warfare II adalah multiplayer co-op. Tipe permainan mode co-op ini hanya ada satu yaitu Spec-Ops, tapi skenario yang bisa dimainkan bervariasi. Menurut tim Playcubic mode co-op lebih cocok untuk dimainkan dengan teman dibandingkan random.
Hujan Senjata dan Skill
Call of Duty: Modern Warfare II memiliki 51 jenis senjata yang dibagi berdasarkan kategori yaitu Assault Rifle, SMG, LMG, Shotgun, Sniper Rifle, Marksman Rifle, Handgun, Launcher, dan Melee. Jumlah senjata ini akan terus bertambah kedepan bersamaa dengan implementasi update baru untuk Call of Duty: Modern Warfare II.
Tapi kamu mungkin tidak bisa langsung menggunakan senjata yang kamu mau. Karena beberapa senjata baru dapat diakses ketika karaktermu mencapai level tertentu. Mekanik grinding di Call of Duty: Modern Warfare II tidak berhenti sampai disitu. Ketika sudah mendapatkan senjata yang diinginkan kamu harus menaikkan levelnya juga dengan cara menggunakan terus senjata tersebut.
Semakin tinggi level senjata, semakin banyak pula mod dan attachment yang bisa digunakan untuk upgrade senjata lewat fitur Gunsmith. Selain itu kamu juga bisa mengakses varian dari senjata tersebut. Misalnya senjata Assault Rifle Kastov 545 bisa dipakai jika kamu menaikkan level Kastov 762 sampai level 13.
Sistem leveling ini mungkin kurang cocok bagi mereka yang tidak suka grinding. Apalagi ada beberapa jenis senjata yang cara unlock-nya melenceng yaitu menaikkan senjata yang kategorinya berbeda dengan yang digunakan. Misalnya ada senjata kategori SMG yang baru bisa digunakan jika menaikkan level senjata kategori Assault Rifle.
Selain untuk unlock senjata, menaikkan level karakter juga akan membuka berbagai jenis skill pasif atau perk. Semakin tinggi level karaktermu, semakin banyak perk yang bisa dipilih. Kamu hanya tinggal memilih perk mana yang sesuai dengan gaya permainanmu.
Call of Duty: Modern Warfare II Dari Segi Teknis
Tim Playcubic menggunakan PC dengan spesifikasi Ryzen 7 2700x, GeForce 3070, RAM 32GB plus SSD. Setting grafis yang digunakan oleh Tim Playcubic adalah custom. Ada beberapa fitur grafis yang memang sengaja disetting high (Seperti texture). Sedangkan fitur yang dirasa oleh tim Playcubic kurang berguna diturunkan menjadi medium atau low. Selama mencoba tidak ada masalah performance seperti FPS drop.
Justru kendala yang paling sering dialami oleh tim Playcubic adalah nge-crash. Tapi masalah ini bukan datang dari PC yang digunakan, melainkan dari optimalisasi game ini sendiri. Masalah crash ini sudah menjadi masalah umum yang dirasakan oleh gamer PC lain ketika memainkan Call of Duty: Modern Warfare II.
Kesimpulan
Sudah biasa bagi franchise Call of Duty untuk mendapat cacian dan hujatan saat merilis game baru. Tapi khusus untuk Call of Duty: Modern Warfare II tidak ada cacian dan hujatan yang pas, melainkan justru pujian yang wajib diberikan.
Dari kualitas grafis yang memanjakan mata, efek suara yang membuat eargasm, gameplay yang bervariasi dan menantang terutama mode multiplayer, Infinity Ward patut diacungi jempol karena bisa membuat game yang sempurna dan yang pasti tidak membuat malu seri Modern Warfare.
Kompetisi dari komunitas game Apex Legends Mobile bertajuk Indonesian Living Legends S2 telah selesai diselenggarakan. Ada lebih dari 1.500 peserta dari dalam dan luar negeri yang telah bergabung untuk bertanding dalam turnamen online musim kedua yang berlangsung sebanyak 5 gelombang ini.
Pada setiap gelombang, tim yang berlaga berkesempatan mendapatkan total hadiah sebanyak 10 juta rupiah yang disponsori oleh Codashop. Rinciannya adalah sebagai berikut:
Juara 1: 5 juta rupiah
Juara 2: 2,5 juta rupiah
Juara 3: 1,5 juta rupiah
Juara 4: 1 juta rupiah
Indonesian Living Legends merupakan rangkaian pertandingan yang berperan sebagai wadah yang dipakai oleh Electronic Arts untuk menjajaki infrastruktur dan antusiasme kompetitif Apex Legends Mobile di tanah air. Selain itu, kompetisi ini juga telah dijadikan acuan oleh tim-tim komunitas di Indonesia untuk menakar kebolehan mereka pada rancangan scene kompetitif Apex Legends Mobile.
Bermula dari gelombang 1 hingga 4, banyak nama-nama tim lokal dalam komunitas Apex Legends Mobile yang ikut serta dalam kompetisi ini, termasuk ZETHWOLFPACK, CzR, The Pillars, TP, EZT, MORPH, dan VOIN.
Khusus di Gelombang 5 yang baru saja selesai diselenggarakan pada pekan lalu, Indonesian Living Legends S2 sengaja mengundang tim komunitas dari Thailand untuk ikut bertanding dalam rangka memberikan angin segar dalam berkompetisi sekaligus menakar kemampuan dari tim lokal. Sayangnya, Sang Dewi Fortuna belum berada di pihak tim Indonesia karena harus puas sebagai juara 4, oleh tim Albarto’z. Sedangkan, juara 1 hingga 3 ditempati oleh tim Thailand, yaitu Amaze Ball, 10 Seconds Esports, dan BBK Meteor.
Gaya permainan yang berbeda disinyalir menjadi alasan kekalahan tim komunitas Apex Legends Mobile Indonesia. Walaupun demikian, pengalaman adalah guru terbaik yang dapat dijadikan pelajaran oleh tim tanah air untuk dapat naik kelas sekaligus menjadi bahan untuk membenahi kemampuan saat ini.
Apex Legends Mobile adalah battle royale strategis yang menyuguhkan sentuhan unik berdasarkan gameplay karakter legendaris, pertempuran tim terbaik di kelasnya, dan pertarungan serba cepat yang mengukuhkannya sebagai salah satu game shooter top dunia, semuanya dalam bentuk mobile game.
Nantikan Indonesian Living Legends musim selanjutnya – segera!
Rapatkan barisan dan persiapkan kemampuan tim agar lebih baik untuk menghadapi tantangan pertandingan yang lebih lanjut!
FIFA telah mengumumkan game barunya yang dipersiapkan untuk menyambut Piala Dunia 2022. Tidak tanggung-tanggung, ada empat game yang telah disiapkan oleh FIFA. Namun semua game ini dibuat dengan format Web 3.0 dan berbasis blockchain yang kebetulan kurang disukai oleh gamers.
Dilansir dari halaman resminya, keempat game yang dibuat oleh FIFA adalah:
Altered State Machine – AI League: FIFA World Cup Qatar 2022 Edition
Uplandme – FIFA World Cup Watar 2022 in the Upland Metaverse
Matchday – Matchday Challenge: FIFA World Cup Qatar 2022 Edition
Phygtl – FIFA World Cup Qatar 2022 on Phygtl
Semua game buatan FIFA ini bergenre casual dan menggunakan sistem AI, dimana pemain tidak perlu memainkan gamenya. Ada juga yang menggunakan konsep metaverse dimana pemain bisa membeli video, foto, dan ornament-ornamen World Cup lainnya dalam bentuk NFT.
Pada bulan Mei FIFA memang telah mengutarakan keinginannya untuk membuat game bertema sepak bola usai tidak lagi bekerjasama dengan EA. Awalnya gamer mengira FIFA memang akan membuat game sepak bola seperti seri FIFA. Namun pada kenyataanya justru malah membuat game blockchain.