Home Blog Page 436

ASUS Ungkap TUF Gaming dan Dual GeForce RTX 3060 Ti dengan Memory GDDR6X

0

Hari ini ASUS mengumumkan versi baru dari kartu grafis TUF Gaming GeForce RTX™ 3060 Ti dan Dual GeForce RTX 3060 Ti, yang memiliki memory GDDR6X untuk performa yang lebih baik.

NVIDIA GeForce RTX 3060 Ti merupakan kartu grafis di posisi yang cocok dalam hal harga dan performa di generasi sebelumnya. Sekarang, kartu grafis ini mendapatkan peningkatan baru. Memory GDDR6X lebih jauh lagi meningkatkan kemampuan 3060 Ti dan membuka kesempatan baru yang lebih luas buat para perakit PC. ASUS juga meng-update RTX 3060 dengan model baru yang memiliki memory 8GB GDDR6 untuk posibilitas baru dalam merakit dan meng-upgrade PC.

ASUS TUF Gaming GeForce RTX 3060 Ti 8GB GDDR6X juga menawarkan fitur yang sama seperti pendahulunya seperti triple Axial Tech fan design, backplate alumunium yang solid, form factor 2,7 slot, ataupun NVIDIA® G-SYNC® dan GPU Tweak III. Untuk menyempurnakan fondasi yang mantap tadi, GDDR6X dengan ultra-high-speed dan error-correcting VRAM mengukuhkan GPU-nya untuk menyuguhkan frame per second yang lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Versi overclocked dari pabrikan (factory-overclocked) juga tersedia, yang sudah dirancang sedemikian rupa dari ASUS untuk memungkinkan pengguna mendapatkan performa terkencang, langsung dari kemasannya.

Kapasitor military-grade yang tangguh disolder ke PCB dengan menggunakan proses manufaktur ASUS Auto-Extreme, yang memungkinkan konektor yang akurat dan mengikuti spesifikasi sampai detail terkecil, sembari menghindari kesalahan akibat sumber daya manusia. Ditambah lagi, seperti namanya, kartu grafis TUF Gaming telah melalui proses pengujian selama 144 jam untuk memastikan ketangguhannya.

Untuk penggemar small-form-factor (SFF) dan pengguna lainnya yang tidak dapat menggunakan kartu grafis dengan triple-fan, ASUS Dual GeForce RTX 3060 Ti 8GB juga telah di-upgrade dengan memory GDDR6X berkecepatan tinggi yang sama. Seperti namanya, seri Dual ini menggunakan desain 2 buah kipas sehingga ukurannya jauh lebih pendek yang memungkinkannya dapat dipasangkan ke dalam berbagai ukuran chassis. Ukurannya yang lebih ringkas tadi juga didukung dengan desain 2 slot yang ramping, yang berarti ASUS Dual GeForce RTX 3060 Ti 8GB GDDR6X mampu memberikan ruang lebih untuk rotasi udara ketimbang kartu grafis lain yang lebih tebal di ruang sempit.Kartu grafis ini juga ditemani oleh GeForce RTX 3060 dengan VRAM 8GB GDDR6, yang juga menggunakan desain cover Dual yang sama.

Ring penghalang di sekitar kipas mengalirkan udara langsung ke heatsink, sehingga GPU nya tetap dingin meski sedang bekerja berat. Saat beban kerja ringan, teknologi 0 dB mematikan kipasnya untuk menghilangkan suara: kipasnya akan kembali berputar ketika suhu GPU mencapai 55°C.

Selain varian standar dan overclocked dari ASUS Dual GeForce RTX 3060 Ti 8GB GDDR6X, ASUS juga mengenalkan model yang berbalut warna putih. Untuk pertama kalinya, para perakit PC memiliki opsi tema warna putih dari kartu grafis yang terjangkau dan berukuran ramping namun masih tetap mulus saat digunakan bermain game di 1080p dan 1440p. Seperti saudaranya TUF Gaming yang lebih bongsor, ASUS Dual GeForce RTX 3060 Ti 8GB GDDR6X juga dibuat dengan menggunakan proses manufaktur Auto-Extreme technology yang membuat proses solder jauh dari intervensi manusia, untuk hasil yang berkualitas yang dirancang untuk bertahan dalam jangka waktu yang panjang. Buat para pengguna yang sedang mencari kartu grafis dengan performa tinggi dan fondasi yang solid, inilah jawabannya. GeForce RTX 3060 juga akan hadir dengan versi warna putih dan juga varian dengan VRAM 8GB GDDR6, yang memiliki desain pendingin yang sama dengan saudaranya.

SPECIFICATIONS

TUF Gaming GeForce RTX 3060 Ti OC Edition 8GB GDDR6X TUF Gaming GeForce RTX 3060 Ti 8GB GDDR6X
·         NVIDIA® GeForce RTX 3060 Ti

·         8 GB GDDR6X

·         CUDA cores: 4864

·         Memory Interface: 256-bit

·         Memory Speed: 19 Gbps

·         PCIe® Interface 4.0

·         2 x Native HDMI® 2.1

·         3 x Native DisplayPort 1.4a

·         Power connector: 2 x 8-pin

 

·         NVIDIA® GeForce RTX 3060 Ti

·         8GB GDDR6X

·         CUDA cores: 4864

·         Memory Interface: 256-bit

·         Memory Speed: 19 Gbps

·         PCIe® Interface 4.0

·         2 x Native HDMI® 2.1

·         3 x Native DisplayPort 1.4a

·         Power connector: 2 x 8-pin

Dual  GeForce RTX 3060 Ti OC Edition 8 GB GDDR6X Dual  GeForce RTX 3060 Ti 8 GB GDDR6X
·         NVIDIA® GeForce RTX 3060 Ti

·         8 GB GDDR6X

·         CUDA cores: 4864

·         Memory Interface: 256-bit

·         Memory Speed: 19 Gbps

·         PCIe® Interface 4.0

·         1 x Native HDMI® 2.1

·         3 x Native DisplayPort 1.4a

·         Power connector: 2 x 8-pin

 

Dual GeForce RTX 3060 Ti White OC Edition 8 GB GDDR6X

·         NVIDIA® GeForce RTX 3060 Ti

·         8 GB GDDR6X

·         CUDA cores: 4864

·         Memory Interface: 256-bit

·         Memory Speed: 19 Gbps

·         PCIe® Interface 4.0

·         1 x Native HDMI® 2.1

·         3 x Native DisplayPort 1.4a

·         Power connector: 2 x 8-pin

 

 Dual GeForce RTX 3060 OC Edition
8 GB GDDR6

·         NVIDIA® GeForce RTX 3060

·         8 GB GDDR6

·         CUDA cores: 3584

·         Memory Interface: 128-bit

·         Memory Speed: 15 Gbps

·         PCIe® Interface 4.0

·         1 x Native HDMI® 2.1

·         3 x Native DisplayPort 1.4a

·         Power connector: 1 x 8-pin

 

Dual GeForce RTX 3060 White OC Edition 8 GB GDDR6

·         NVIDIA® GeForce RTX 3060

·         8 GB GDDR6

·         CUDA cores: 3584

·         Memory Interface: 128-bit

·         Memory Speed: 15 Gbps

·         PCIe® Interface 4.0

·         1 x Native HDMI® 2.1

·         3 x Native DisplayPort 1.4a

·         Power connector: 1 x 8-pin

 

·         NVIDIA® GeForce RTX 3060 Ti

·         8 GB GDDR6X

·         CUDA cores: 4864

·         Memory Interface: 256-bit

·         Memory Speed: 19 Gbps

·         PCIe® Interface 4.0

·         1 x Native HDMI® 2.1

·         3 x Native DisplayPort 1.4a

·         Power connector: 2 x 8-pin

 

Dual GeForce RTX 3060 Ti White Edition 8 GB GDDR6X

·         NVIDIA® GeForce RTX 3060 Ti

·         8 GB GDDR6X

·         CUDA cores: 4864

·         Memory Interface: 256-bit

·         Memory Speed: 19 Gbps

·         PCIe® Interface 4.0

·         1 x Native HDMI® 2.1

·         3 x Native DisplayPort 1.4a

·         Power connector: 2 x 8-pin

 

Dual GeForce RTX 3060
8 GB GDDR6

·         NVIDIA® GeForce RTX 3060

·         8 GB GDDR6

·         CUDA cores: 3584

·         Memory Interface: 128-bit

·         Memory Speed: 15 Gbps

·         PCIe® Interface 4.0

·         1 x Native HDMI® 2.1

·         3 x Native DisplayPort 1.4a

·         Power connector: 1 x 8-pin

 

Dual GeForce RTX 3060 White Edition 8 GB GDDR6

·         NVIDIA® GeForce RTX 3060

·         8 GB GDDR6

·         CUDA cores: 3584

·         Memory Interface: 128-bit

·         Memory Speed: 15 Gbps

·         PCIe® Interface 4.0

·         1 x Native HDMI® 2.1

·         3 x Native DisplayPort 1.4a

·         Power connector: 1 x 8-pin

 

Bountie Zero Season 2 Disponsori Oleh EPOS Untuk Mendukung Tim Esports Bertanding di Liga Amatir Bountie

0

Rangkaian turnamen Bountie Zero dan Garuda League Season pertama telah sukses digelar. Kini, Bountie, aplikasi turnamen esports sekaligus penyelenggara Liga Esports Amatir sedang menjalani turnamen pembuka dari Season kedua, yaitu Bountie Zero Season 2. Turnamen kali ini berlangsung sejak 4 – 27 November 2022 dengan total prize pool sebesar 10 juta rupiah.

Turnamen Bountie Zero Season 2 kali ini mendapatkan dukungan resmi dari EPOS, Headset Gaming dengan kualitas yang unggul dan banyak diminati gamers Tanah Air. EPOS memberikan dukungan berupa beberapa Headset Gaming kepada tim-tim yang nantinya berhasil menjadi juara di Bountie Zero Season 2.

Bountie Zero Season 2 adalah turnamen pembuka Season selanjutnya dari Bountie Zero dan Garuda League Season 1, yang menampilkan dua game mobile terpopuler – Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) dan Free Fire (FF). Pada setiap tahap Bountie Zero, gamers dapat mendaftarkan tim-nya untuk turut bertanding melawan ratusan tim, dan akan diambil 8 tim terbaik MLBB dan 12 tim terbaik FF untuk masuk ke level selanjutnya, yaitu Garuda League. Perbedaan di antara kedua turnamen tersebut, gamers tidak bisa mendaftarkan dirinya untuk bermain di Garuda League, melainkan harus menyelesaikan proses kualifikasi di Bountie Zero. Bountie Zero Season 2 akan berlangsung selama 4 minggu, dengan total 4 Series, dan menggunakan Format Best of 3.

“Kami sangat senang dapat menjalankan rangkaian Liga Esports Amatir dengan sukses, karena antusias gamers Tanah Air sangat besar dalam memenuhkan slot pertandingan. Tidak lupa juga kami ucapkan kepada EPOS dari Technosolution yang telah mendukung tim esports yang bertanding dengan memberikan beberapa set Headset Gaming sebagai bentuk apresiasi kepada para tim yang berjuang di Liga ini.” kata Samuel Oktavianus, General Manager di Bountie.

Para penikmat esports Tanah Air  juga dapat menyaksikan aksi menegangkan Bountie Zero Season 2 melalui streaming di YouTube “Bountie Indonesia” atau melalui aplikasi Bountie di fitur Livestream. Untuk informasi turnamen lebih lanjut, peserta dan pemirsa dapat mengikuti Bountie di Instagram, Blog, atau download Bountie App untuk tetap mendapatkan berita dan turnamen terbaru.

Monitor eSports 360Hz ZOWIE XL2566K Telah Hadir di Indonesia

0

Setelah sebelumnya dengan sukses berkolaborasi pada Special Live Streaming EnterKomputer X Zowie, kini ZOWIE kembali mempercayakan “ZOWIE Product Roadshow” pada EnterKomputer. Acara ini berisikan pengenalan product Monitor terbaru dengan seri XL2566K dan diselenggarakan di Store EnterKomputer yang berlokasi di Jalan Mangga Dua Raya lantai 3 no 31-32.

ZOWIE XL2566K, monitor dengan refresh rate 360Hz, mampu menghasilkan kejernihan gambar dengan level yang lebih tinggi tanpa tandingan dari monitor lain dengan spesifikasi serupa. Dengan menyalakan DyAc+ premium,  hasil gambar termulus tanpa blur di setiap aksi pada game kompetitif yang kualitasnya lebih baik daripada generasi pendahulunya. Pergerakan ekstrim seperti spraying, ataupun shooting tampak sangat jelas tanpa adanya blur atau after image yang mengganggu.

Dengan mengutamakan kebutuhan dan kebiasaan para pemain pro, ZOWIE juga menghadirkan fitur yang memberikan kenyamanan agar pengalaman bermain dapat meningkat. Base yang dirancang lebih kecil agar ruang permainan terasa lebih luas. Selain itu, monitor juga bisa diatur sesuai dengan preferensi dari masing-masing pemain. Seperti ketinggian dapat diatur 155mm, selain itu pivot 90 derajat, swivel ke kanan dan kiri sebesar 45 derajat dan pengaturan kemiringan 5 derajat ke bawah dan 23 derajat ke atas. Fitur-fitur ini mampu mengakomodasi para pemain sehingga mereka bisa memberikan kemampuan terbaiknya melalui posisi yang paling nyaman.

Monitor Esports ZOWIE dengan seri XL telah menemani perjalanan para pemain Esports selama lebih dari 10 tahun terakhir dengan terus memberikan Esports gear terbaik dan menjadi andalan pro player permainan kompetitif seperti CS:GO, Rainbow Six, Valorant dan PUBG. Setelah sebelumnya dengan sukses telah meluncurkan monitor generasi 144Hz dengan XL2411K dan generasi 240Hz dengan XL2546K, ZOWIE telah mempelajari banyak masukan dari para atlet Esports profesional. Maka, pada tahun 2022, monitor generasi terbaru dengan 360Hz diluncurkan, yakni ZOWIE XL2566K.

Saat ini, ZOWIE sudah tersedia di Indonesia, pembeliannya pun sangat mudah. Bisa melalui e-commerce dan juga mengunjungi partner BenQ. Untuk pembelian ZOWIE di Jakarta, bisa mengunjungi EnterKomputer. EnterKomputer merupakan toko komputer yang berlokasi di Jalan Mangga Dua Raya lantai 3 no 31-32 dan memiliki misi untuk menyediakan berbagai kebutuhan PC yang lengkap dan terpercaya dengan memprioritaskan produk dan pelayanan one stop solution. Sesuai dengan misi tersebut, kini monitor ZOWIE XL2566K sudah tersedia dan dapat dibeli di EnterKomputer. Untuk informasi lebih lanjut bisa mengunjungi website EnterKomputer.

XL2566K Specification

Display
LCD size (inch)‎ 24.5″
Aspect ratio‎ 16:9
Max. resolution (PC/Laptop) 1920 x 1080 at 360Hz (DP 1.4)
Max. resolution (Console) 1920 x 1080 at 120Hz for PS5 / Xbox series X (HDMI2.0)
Refresh rate 360Hz
Display area (mm) 543.744 x 302.616
Pixel pitch (mm) 0.28
Typ. brightness (cd/㎡)‎ 320
Typ. contrast ‎ 1000:1
Panel type‎ TN
Fast liquid crystal Yes
Connectivity
Input/Output connector‎ HDMI 2.0 x2 / DP 1.4 / headphone jack
Electricity
Power supply Built-in
Voltage rating 100-240V
Power consumption (On mode)‎ <40W
Size & Weight
Dimensions (HxWxD mm)‎ 521 (Highest) / 366 (Lowest) x 571 x 200
Net weight (kg)‎ 6.2
Gross weight (kg) 9.7
Stand
VESA wall mounting 100×100 mm‎ V
Pivot 90°‎ V
Swivel (left/right, °‎)‎ 45 / 45
Tilt (°)‎ -5~23
Height adjustment (mm)‎ 155
Features
Dynamic Accuracy V (DyAc+™)
XL Setting to Share V
Shield‎ V
S Switch‎ V
Black eQualizer V
Color Vibrance‎ V
Low Blue Light‎ V
Flicker-free V (DyAc+™ off)
K Locker‎ V
Variable Refresh Rate V (DyAc+™ off)
Accessories included in the box
S Switch V (5-way)
Shield‎ V
Video cable DP 1.4 (1.8m) / HDMI 2.0 (1.8m)
Power cable V (1.8m)
Dust cover‎ V

Game Gratis Epic Games Store: Evil Dead Sekarang, Star Wars: Squadrons Selanjutnya

0

Buat kamu pemburu game PC gratis, ingat sekarang kamu bisa mendapatkan Evil Dead: The Game Gratis di Epic Games Store. Selain Evil Dead, masih ada Dark Deity dan Epic Cheerleader Pack dari Rumbleverse. Ketiganya bisa diambil secara gratis sampai dengan 24 November 2022.

Setelah 24 November 2022, masih ada game gratis lain yang sudah disiapkan oleh Epic Games Store. Game ini adalah Star Wars: Squadrons. Jangan sampai ketinggalan yah!

Ubisoft Goda Fans dengan Merilis Concept Art Splinter Cell Remake

0

Dalam rangka ulang tahun ke-20 Splinter Cell, Ubisoft membagikan gambar yang merupakan concept art untuk game Splinter Cell remake. Gambar-gambar yang dibagikan memperlihatkan karakter Sam Fisher dengan googles berlensa tiga. Alat ini merupakan ciri khas dari Sam Fisher yang merupakan karakter utama dari franchise Splinter Cell.

Dilansir dari IGN, Creative Director Chris Auty menjelaskan bahwa pengembangan game Splinter Cell remake masih pada tahap awal. Sehingga masih diperlukan waktu lama sampai game tersebut selesai dikerjakan.

Sementara itu Technical Director, Christian Carriere menjelaskan bahwa mereka berniat untuk mengoptimalisasikan AI dalam game tersebut. Ia menginginkan AI pintar layaknya tentara terlatih dan menantang gamer sebagai Sam Fisher dalam permainan petak umpet yang menarik.

Bagaimana menurut kamu? Apakah kamu sudah pernah memainkan game Splinter Cell?

Season 3 Battlefield 2042 akan Rilis Minggu Depan

0

Developer DICE telah mengumumkan tanggal perilisan season 3 Battlefield 2042. Dinamai Escalation, Season 3 Battlefield 2042 akan rilis pada tanggal 22 November 2022. Update ini akan berisi map baru, specialist baru, battlepass, dan masih banyak lagi.

Map baru yang akan hadir di season 3 Battlefield 2042 adalah Spearhead yang berlokasi di dataran Swedia. Dua map lawas yaitu Manifest dan Breakaway juga akan mendapat perbaikan dan peningkatan di season 3. Specialist Rasheed Zain adalah specialist baru yang diperkenalkan di season 3. Ia memiliki spesialisasi dalam memaksa musuh yang bersembunyi keluar dari tempat persembunyian dan juga mengisi lebih cepat health dari specialist yang lain. Detail lebih lanjut dari Season 3 Battlefield 2042 bisa dilihat di sini.

Jangan lupa jika Battlefield 2042 akan memulai tahap free trial mulai dari tanggal 1 Desember mendatang.  Ini adalah kesempatan bagi kamu yang belum memainkan game ini untuk mencobanya secara gratis.

Karakter Baru Tower of Fantasy, Lin Gunakan 4 Elemen Berbeda

0

Di Tower of Fantasy, setiap Simulacrum dilengkapi dengan satu elemen. Misalnya, Ruby sebagai Fire dan Saki Fuwa sebagai Frost. Pada versi saat ini yaitu versi 2.0, Tower of Fantasy sudah memiliki empat elemen berbeda yang dimiliki setiap karakternya, yaitu Frost, Fire, Volt, dan Physical.

Pembagian elemen ini menentukan strategi pemain. Namun, batasan ini akan terpatahkan oleh keunikan kemampuan perubahan milik karakter terbaru Tower of Fantasy, yaitu Lin. Dengan kemampuannya, Altered, Lin dapat menggunakan semua elemen.

Elemen Altered dikenal dengan fleksibilitasnya. Ketika digunakan, elemen ini dapat menyesuaikan dan mendukung dua senjata berelemen sama yang telah disusun pemain.  Misalnya, bila Wanderer memiliki dua senjata berelemen Volt, maka elemen Altered akan memberi Volt Aberration Field yang memiliki AoE besar, sehingga pemain dapat melakukan dash tanpa batas.

Lin dengan senjatanya Shadoweave sampai saat ini akan menjadi Simulacra satu-satunya yang menggunakan elemen Altered. Hal ini menjadikannya sebagai Simulacra yang sangat spesial dan unik. Sebagai pengenalan, Lin adalah satu-satunya putri pendiri Mirroria dan dibesarkan untuk menjadi penggantinya.

Meski belum ditunjuk secara resmi, rakyat Mirroria sudah menerima Lin sebagai pemimpin. Berkat latihan tempur yang berat sejak masih sangat kecil, Lin memancarkan aura kekuatan dan lebih memilih bertarung di garis depan dan pulang dengan kemenangan. Kunci utama dari kekuatan Lin yang dahsyat adalah kemampuan perubahannya.

Lin akan memulai debutnya sebagai simulacra Tower of Fantasy pada tanggal 22 November 2022 mendatang. Perilisan Lin akan bersama dengan diimplementasinya update 2.1 Confounding Labyrinth.

Square Enix Pamer Peningkatan FFVII Crisis Core Remaster

0

Trailer baru Crisis Core: Final Fantasy VII Reunion telah dirilis oleh Square Enix. Trailer ini memperlihatkan peningkatan apa saja yang sudah dilakukan terhadap game tersebut. Mulai dari grafis, soundtrack, optimalisasi combat system, sampai dengan cinematic untuk summon. Trailer tersebut direkam dengan menggunakan konsol PS5.

Selain trailer, Square Enix juga merilis banyak informasi baru tentang Crisis Core: Final Fantasy VII Reunion. Saat dalam combat, pemain bisa mengganggu musuh yang sedang casting untuk mengeluarkan skill. Jika musuh ini diserang terus maka skill tersebut secara otomatis dapat di-cancel. Selain itu ada pembagian skill antara abilities dengan magic. Abilities bisa digunakan dengan mengkonsumsi AP. Sedang magic mengkonsumsi MP.

Para pengisi suara bahasa Inggris Crisis Core: Final Fantasy VII Reunion juga diungkap oleh Square Enix. Karakter Reno dan Rude akan diisi suaranya oleh Arnie Pantoja dan William C. Stephens. Lalu Hojo dengan James Sie sebagai pengisi suaranya.

Crisis Core: Final Fantasy VII Reunion adalah versi remaster dari game Crisis Core: Final fantasy VII yang dulu rilis di PSP. Cerita dari Crisis Core: Final Fantasy VII Reunion terpusat pada Zack Fair. Ia adalah anggota dari pasukan elite kepunyaan Shinra, SOLDIER. Zack ditugaskan untuk melacak salah satu anggota SOLDIER yang memberontak, Genesis Rhapsodos. Game ini juga akan menghadirkan Angeal yang merupakan mentor dari Zack, Sephiroth, dan Aerith.

Crisis Core: Final Fantasy VII Reunion akan rilis tanggal 13 Desember 2022 di PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, Switch, dan PC (Via Steam).

Mau Beli Game di Steam Tanpa Steam Wallet? Begini Caranya!

0

Sebagai platform distribusi terbesar yang menawarkan berbagai layanan, mulai dari streaming video game, jejaring sosial, toko online video game, dan sebagainya yang menarik, Steam sudah menjadi salah satu platform penting bagi banyak orang, termasuk di negara Indonesia. Nah, itu tentunya karena memang selain memberikan banyak layanan, Steam juga bisa memberikan harga yang tentunya sangat menggiurkan.

Namun meski banyak benefit serta penawaran yang fantastis untuk dimiliki, sayangnya banyak orang-orang termasuk yang awam tidak mengetahui cara membeli game di Steam. Nah beli di game di Steam tentunya bisa menggunakan Steam Wallet, tapi tahukah kalian tanpa Steam Wallet pun kita masih bisa membeli game dengan mudah di platform Steam. Dimana caranya bisa kalian simak di artikel ini!

Inilah Langkah Mudah Beli Game di Steam Tanpa Pakai Steam Wallet

Nah cara mudah beli game di Steam tanpa pakai Steam Wallet, tentunya kalian bisa mengandalkan kartu kredit, dimana itu dengan memilih metode pembayaran yang harus menggunakan kartu kredit. Nah walaupun tidak menggunakan Steam Wallet, tentunya kalian juga harus mempunyai akun Steam terlebih dahulu, serta memiliki aplikasi Steam yang sudah terinstall. Jika sudah, maka berikut adalah cara beli gamenya:

  1. Pertama kalian buka aplikasi Steam.
  2. Kemudian pilih game yang ingin dibeli. Contohnya game Assassin’s Creed: Valhalla.
  3. Steam akan meminta pengguna untuk mengkonfirmasi tanggal lahir beserta tahunnya untuk membuka halaman khusus game. Sebagai contoh halaman khusus yang menampilkan Assassin’s Creed: Valhalla.
  4. Setelah sudah, maka kalian klik ‘View Page’.
  5. Lalu kalian scroll sedikit kebawah dan klik ‘Add to Chart’.
  6. Berikutnya klik ‘Purchase for Myself’ yang artinya membeli game untuk diri sendiri, sedangkan klik ‘Purchase as a Gift’ adalah untuk membeli dan memberikan kepada orang lain.
  7. Nah karena menggunakan metode pembayaran menggunakan kartu kredit, maka kalian pilih metode pembayaran yang tersedia, yaitu seperti Visa, Mastercard, dan juga eClub Points.
  8. Kemudian kalian lengkapi data-data yang diminta untuk informasi pembayaran yang akan dilakukan.
  9. Selanjutnya kalian klik “Continue” untuk masuk ke halaman Review + Purchase sebagai finalisasi pembelian Steam Wallet/Steam Credit.

Nah itulah cara-cara atau tutorial yang bisa kalian lakukan atau tiru dalam membeli game di platform Steam tanpa menggunakan Steam Wallet. Tentunya cara diatas adalah mudah untuk kalian ikuti, tetapi Steam Wallet pun juga mudah dalam membeli game, dimana kalian hanya perlu Top Up dana dari berbagai aplikasi, seperti Gojek, Shopee, OVO, Tokopedia, hingga bisa di minimarket terdekat kalian.

Sekian artikel bermanfaat dari kami yang membahas cara mudah beli game di platform Steam tanpa menggunakan Steam Wallet, semoga bermanfaat untuk kalian semua dalam menambah ilmu kalian. Selain artikel ini, tentunya kami juga memiliki artikel lain yang juga bermanfaat untuk kalian.

Finding Paradise Meluncur ke Nintendo Switch!

0

X.D. Network baru saja mengumumkan telah merilis Finding Paradise ke konsol Nintendo Switch pada tanggal 18 November 2022. Selain di Nintendo Switch, game ini juga hadir di platform mobile.

Untuk versi Nintendo Switch-nya, kalian memerlukan ruang penyimpanan sebesar 1,9GB untuk bisa menyimpan file game. Di versi Nintendo Switch, game bergenre Adventure Indie Puzzle Role-Playing ini bisa dimainkan dengan mode Handheld, Tabletop dan TV. Finding Paradise menceritakan tentang kisah Dr. Rosalene dan Dr. Watts yang berhasil menyembuhkan pasien dengan caranya sendiri untuk memberi mereka kehidupan yang lebih baik. Tapi hidup hanyalah imajinasi sang pasien, kisah game yang menarik pun dimulai dari sini.

Kalian bisa mengunduh game versi Nintendo Switch di sini. Simak trailer game pada video di bawah.