Konami Digital Entertainment Limited (KONAMI) telah mengumumkan rencananya untuk menyelenggarakan Yu-Gi-Oh! World Championship 2023, turnamen internasional bergengsi untuk menentukan Duelist (julukan untuk pemain) peringkat teratas dunia yang terbagi dalam tiga kategori.
Menyusul event global beberapa tahun terakhir, turnamen ini akan menandai kali pertama turnamen diadakan sejak 2019. Saat ini, KONAMI berencana untuk mengadakan Yu-Gi-Oh! World Championship 2023 pada bulan Agustus di Jepang.
KONAMI merencanakan Yu-Gi-Oh! World Championship 2023 untuk menampilkan tiga turnamen terpisah yang terdiri dari Yu-Gi-Oh! Official Card Game (OCG), Yu-Gi-Oh! DUEL LINKS, dan Yu-Gi-Oh! MASTER DUEL.
Detail mengenai babak kualifikasi Yu-Gi-Oh! World Championship akan diumumkan melalui website resmi Yu-Gi-Oh! Card Game dan saluran media sosial maupun melalui notifikasi di dalam game.
Bersamaan dengan pengumuman turnamen, KONAMI juga mengabarkan tentang penayangan trailer promosi khusus untuk proyek Yu-Gi-Oh! Card Game 25th Anniversary. Tonton trailer-nya di sini: https://youtu.be/TmNSKIxp5Fg
Yu-Gi-Oh! Card Game akan merayakan hari jadinya yang ke-25 pada tanggal 4 Februari 2024. Hari ini, Yu-Gi-Oh! OCG dan game digitalnya, termasuk Yu-Gi-Oh! DUEL LINKS dan Yu-Gi-Oh! MASTER DUEL telah dicintai oleh jutaan penggemar di seluruh dunia. Untuk menandai 25 tahun berduel, KONAMI akan meluncurkan proyek 25th Anniversary pada tahun 2023, termasuk perilisan produk perayaan serta berbagai promosi lainnya di seluruh dunia. KONAMI akan segera mengungkapkan lebih banyak detail tentang proyek 25th Anniversary ini dalam waktu dekat. Nantikan pengumuman selengkapnya!
Saat ini, Yu-Gi-Oh! OCG sudah tersedia di seluruh dunia, dengan produk yang telah didistribusikan pada lebih dari 80 negara dan dalam 9 bahasa, untuk dapat dinikmati oleh para penggemar dari segala usia.
Informasi terbaru tentang produk Yu-Gi-Oh! dan event OCG, serta semua permainan kartu digital Yu-Gi-Oh!, silakan kunjungi:
Razer, brand lifestyle global terkemuka untuk para gamer, hari ini mengumumkan mouse gaming Razer Viper Mini Signature Edition. Dibangun sebagai hasil dari pengerjaan dan teknik yang cermat selama bertahun-tahun, Viper Mini Signature Edition adalah mouse gaming nirkabel ultra-high-end, yang sangat ringan serta dilengkapi turbocharger dengan teknologi Razer terbaik di kelasnya.
Dirancang untuk para gamer yang berani menginginkan semuanya, Viper Mini Signature Edition adalah puncak performa mouse gaming. Dengan berat 49 gram yang menakjubkan, gamer dapat merasakan pengalaman yang sempurna dengan periferal game kelas master yang dikemas dengan teknologi terbaik di kelasnya, semua dalam satu bentuk yang sempurna.
Hyper-Ringan hanya dengan 49 g
“Kami bertekad untuk menciptakan mouse gaming ringan dengan kinerja terbaik,” kata Barrie Ooi, Kepala Divisi Gaming PC Razer. “Kami melampaui proses desain biasa kami untuk melihat pemilihan material dan desain industri alternatif untuk menciptakan aloi magnesium yang sangat tahan lama dalam bentuk Viper Mini favorit penggemar. Hasilnya, Viper Mini Signature Edition hanya seberat 49 gram tanpa kompromi, menjadikannya mouse paling ringan yang pernah ada.”
Penggunaan aloi magnesium dan teknik cetakan injeksi memungkinkan pengurangan berat yang signifikan pada mouse tanpa mengorbankan daya tahan, sambil tetap memberikan pegangan yang nyaman dalam desain Viper Mini yang populer. Pilihan-pilihan ini memungkinkan Viper Mini Signature Edition tetap sangat ringan dengan berat hanya 49 gram sambil tetap menghadirkan kinerja kelas dunia.
Eksoskeleton Paduan Magnesium
Dibuat dari aloi magnesium berkualitas tinggi, Viper Mini Signature Edition menampilkan rasio berat-ke-kekuatan yang luar biasa, karena desain baru yang rumit dan sangat tahan lama yang dibuat menggunakan teknik pencetakan injeksi.
“Viper Mini Signature Edition mewakili proyek desain dan rekayasa paling ambisius yang pernah kami lakukan,” kata Charlie Bolton, Kepala Desain Industri di Razer. “Kami ingin melampaui desain sarang lebah tradisional dan ini membutuhkan bahan dengan rasio kekuatan-terhadap-berat yang luar biasa. Setelah mengevaluasi plastik, serat karbon, dan bahkan titanium, kami akhirnya memilih aloi magnesium karena sifatnya yang luar biasa.”
Setiap unit Viper Mini Signature Edition dibuat dengan exoskeleton cetakan injeksi yang kemudian dikerjakan dengan mesin CNC, dan dipoles. Cangkang eksoskeleton kemudian mengalami pasivasi untuk mengurangi kerentanan terhadap korosi, setelah itu dicat dan dirakit. Pada setiap pembuatannya masing-masing unit akan diperiksa dengan cermat untuk menjaga kualitas tertinggi.
Kinerja Terdepan di Industri
Dipersenjatai dengan inovasi terbaru, Viper Mini Signature Edition adalah mouse kelas atas yang tidak memiliki kekurangan.
Menawarkan Razer Focus Pro 30K Optical Sensor, Razer Optical Mouse Switches Gen-3, dan HyperPolling Wireless dengan tingkat polling nirkabel 4000 Hz yang sebenarnya, Viper Mini Signature Edition menghadirkan teknologi gaming nirkabel tercepat dari Razer untuk kecepatan yang lebih tinggi dan kinerja yang stabil. Selain itu, Viper Mini Signature Edition dapat terisi penuh dalam waktu kurang dari 90 menit berkat tingkat pengisian daya 2C, yang memiliki empat kali kapasitas pengisian kebanyakan mouse nirkabel lainnya.
Viper Mini Signature Edition hadir dengan pre-paired Dongle Nirkabel Razer HyperPolling, satu set Kaki Mouse Corning Gorilla Glass 3, kain pembersih serat mikro, 2 set Pita Pegangan Mouse Razer, dan 2 alcohol prep pads. Sebagai manfaat tambahan, Viper Mini Signature Edition juga menyertakan perpanjangan garansi selama 3 tahun.
Viper Mini Signature Edition adalah pilihan utama bagi para gamer yang menginginkan mouse gaming berkinerja tinggi sangat ringan yang tidak berkompromi pada kinerja atau fitur, menjadikannya mouse gaming terbaik dari Razer.
Mode Wireless dan Wired Razer HyperSpeed
Sensor Optik Razer Focus Pro 30K
Akselerasi hingga 750 inci per detik (IPS) / 70 G
Akurasi resolusi 99,8%.
Saklar Mouse Optik Razer™ Gen-3 diberi peringkat untuk 90 juta klik
Daya Tahan Baterai: Hingga 60 jam dengan HyperSpeed wireless
Tingkat polling 4000 Hz nirkabel sejati dengan Dongle Nirkabel Razer HyperPolling
Kabel Speedflex Tipe C 1,8 m / 6 kaki untuk pengisian daya dan penggunaan kabel
Perkiraan ukuran: 119 mm / 4,68 inch (Panjang) x 62 mm / 2,44 inci (Lebar) x 39 mm / 1,53 inch (Tinggi)
Perkiraan berat: 49g / 1.72oz (Tidak termasuk kabel)
Fntastic telah merilis trailer baru untuk game The Day Before. Video ini kurang lebih sama dengan video yang ditayangkan untuk promo NVIDIA GeForce RTX sebelumnya yaitu memperlihatkan karakter pemain menjelajahi kota untuk mencari barang persediaan. Bedanya dalam video ini diperlihatkan juga sistem crafting game tersebut.
The Day Before saat ini sedang mengalami masalah hak cipta. Fntastic mendadak dituntut oleh seseorang yang mengaku lebih dulu melisensikan nama The Day Before. Akibatnya perilisan game tersebut mundur dari 1 Maret 2023 menjadi 10 November 2023.
Jika rilis nanti The Day Before akan tersedia di PC via Steam.
Epic Games Store (EGS) telah mengumumkan lini game yang akan dibagikan gratis pada bulan Februari. Untuk awalnya adalah Dishonored: Death of the Outsider dan City of Gangsters. Kedua game ini bisa didapatkan gratis dari sekarang sampai tanggal 9 Februari 2023. Setelah itu promo keduanya selesai, maka giliran Recipe for Disaster yang digratiskan di EGS.
City of Gangster adalah game bergenre management tycoon dimana pemain menjadi organisasi kriminal yang mengembangkan bisnis ilegal. Sedangkan Dishonored: Death of the Outsider adalah bagian dari franchise Dishonor dimana pemain menjadi supernatural assassin bernama Billie Lurk.
EA sudah dikenal dengan reputasinya sebagai publisher yang berani mengimplementasi fitur microtransaction di gamenya. Lantas bagaimana dengan Wild Hearts yang merupakan proyek terbaru EA dengan Koei Tecmo? Akankah game ini memiliki microtransaction? Rupanya developer menjanjikan tidak ada.
Informasi ini terungkap dalam sesi Reddit AMMA Wild Hearts yang diikuti oleh Executive Producer Lewis Harvey. Ia mengklaim bahwa semua post-launch content tidak berbayar alias gratis. Ia bahkan menyebut bahwa tidak memiliki rencana untuk mengimplementasi fitur microtransaction.
Tidak hanya itu, Harvey juga menenangkan gamer yang ingin memainkan Wild Hearts sendirian tanpa permain lain. Menurut Harvey mode solo Wild Hearts bisa dimainkan secara offline tanpa menggunakan sambungan internet. Selain itu ia dan timnya juga sudah memikirikan end game content dari Wild Hearts. Rencananya mereka akan menambahkan monster baru yang nantinya juga bisa dikases secara gratis oleh pemain.
Wild Hearts akan rilis pada tanggal 7 Februari 2023 di PS5, Xbox Series, dan PC. Buat kamu yang belum tahu, Wild Hearts memiliki gameplay yang kurang lebih mirip dengan Monster Hunter. Lokasi dalam game ini adalah wilayah bernama Azuma. Wilayah ini diteror oleh monster bernama Kemono. Untuk melawan monster-monster ini, pemain akan dilengkapi oleh peralatan unik bernama Karakuri.
Game multiplayer shooter Back 4 Blood tidak lagi mendapat dukungan dari developer Turtle Rock Studios. Apa sebabnya? Pihak developer beralasan bahwa mereka saat ini tengah mengerjakan proyek baru dan tidak bisa lagi fokus kepada Back 4 Blood.
Pengumuman ini diumumkan oleh Turtle Rock Studios di website resminya. Mereka sangat berterima kasih kepada gamer yang sudah membeli dan mendukung Back 4 Blood sejak dirilis pada Oktober 2021. Dengan sangat menyesal Turtle Rock Studios harus meninggalkan Back 4 Blood untuk beralih ke proyek baru. Namun mereka memastikan bahwa gamer masih tetap bisa memainkan Back 4 Blood meski gamenya tidak lagi mendapat dukungan.
Umur Back 4 Blood dari awal rilis di 2021 sampai saat ini masih sekitar satu tahun lebih. Tapi game ini sudah berhenti dikembangkan oleh developernya. Selama ini Back 4 Blood sudah mendapat tiga DLC yaitu Tunnels of Terror, Children of the Worm, dan River of Blood.
Buat kalian pecinta TCG Yu-Gi-Oh! baik yang versi fisik maupun digital, ada pengumuman bagus untuk kalian. Konami melalui press release telah mengumumkan turnamen Yu-Gi-Oh! World Championship 2023. Rencananya turnamen ini akan digelar di Jepang pada bulan Agustus mendatang.
Konami juga sudah mengumumkan apa saja yang dipertandingkan pada acara tersebut. Selain TCG Yu-Gi-Oh! versi fisik, turnamen ini juga akan mempertandingkan game Yu-Gi-Oh! Duel Links dan Yu-Gi-Oh! Master Duel. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Yu-Gi-Oh! World Championship 2023 bisa dilihat di sini.
Pada tanggal 4 Februari TCG Yu-Gi-Oh! akan merayakan ulang tahunnya yang ke-25 tahun. Untuk merayakan hari spesial ini, Konami sedang mempersiapkan 25th Anniversary Project untuk Yu-Gi-Oh!. Belum diketahui proyek apa yang sedang dikerjakan oleh Konami. Rencananya Konami akan mengungkapnya dalam waktu dekat.
Pada tanggal 19 Januari 2023 kemarin, Sega telah merilis Zumba Burn it Up! [New price Version] untuk Nintendo Switch. Sesuai dengan namanya Zumba Burn it Up adalah game untuk kalian yang ingin berolahraga di rumah sambil bergoyang mengikuti irama musik.
Soundtrack Zumba Burn it Up! diisi oleh musisi terkenal dunia seperti Steve Aoki, Daddy Yanke, Play-N-Skillz, Elvis Crespo dan masih banyak lagi. Berikut adalah rekomendasi musik Zumba Burn it Up! [New Price Version] yang gampang untuk diikuti:
EA SPORTS telah mengumumkan hasil voting dari Team of the Year (TOTY) untuk game FIFA 23. Acara tahunan yang diselenggarakan oleh EA SPORTS sebagai selebrasi atas talenta sepak bola terbaik dunia ini mengajak para fans untuk memilih pemain-pemain terbaik untuk musim yang akan datang di game FIFA 23. Mulai 3 Februari 2023 waktu Asia, TOTY juga akan hadir untuk para gamer FIFA Mobile.
Ada 12 pesepakbola papan atas dunia yang telah dinobatkan sebagai TOTY XI, mulai dari Messi, Mbappe, Haaland, Courtois, De Bruyne, Benzema, Alisson, Modric, Son, Van Dijk, Vinicius Jr., dan Salah. Para pemain tersebut mewakili masing-masing posisi dalam olahraga sepak bola, yaitu Attacker, Defender, Midfielder, dan Goalkeeper.
Setelah hadir di FIFA Mobile, event TOTY akan dimulai pada 3 Februari 2023. Selama event berlangsung, pemain bisa mengumpulkan mata uang berupa TOTY Points dan Tokens dengan menyelesaikan Skill Games dan Match. Pemain bisa menukarkan TOTY Points dengan hadiah di Reward Path, sedangkan TOTY Tokens digunakan untuk memperoleh 98+ OVR TOTY Players.
Selain TOTY Points dan Tokens, ada juga Prime Tokens yang dapat diperoleh dari hadiah Star Pass, Store, hadiah Login Harian, dan menonton iklan. Prime Tokens ini nantinya bisa ditukarkan dengan 101-110 OVR TOTY Players dan untuk memperoleh Prime ICON. Tiga Prime ICON baru akan ditambahkan setiap dua pekan sekali.
Ikuti keseruan rangkaian event TOTY demi mendapatkan pemain-pemain terbaik papan atas sepakbola kelas dunia untuk memperkuat tim impianmu!
Untuk mempelajari lebih lanjut tentang berita terbaru untuk FIFA Mobile, silakan kunjungi: https://www.ea.com/games/fifa/fifa-mobile dan juga @EASPORTSFIFAMOBILE di Twitter, Instagram, dan YouTube.
Saya yakin kalian semua sudah membaca review Forspoken. Game ini sepertinya kurang mendapat respon yang baik. Saya mengakui bahwa game buatan Luminious Production ini tidak se”wah” seperti apa yang kita semua kira. Tapi bukan berarti game ini tidak menyenangkan untuk dimainkan.
Dari segi gameplay saya akui bahwa menggabungkan free running dan parkour dengan magic adalah ide yang brilian. Setelah memainkan Forspoken di PC selama 10+ jam, saya siap untuk mengungkap kesan yang saya dapatkan selama memainkan game ini.
Dunia Isekai yang Datar
Tema dari Forspoken adalah Isekai dimana si karakter utama berpindah dunia dari yang ia tinggali ke dunia lain. Biasanya dunia lain ini adalah dunia yang penuh fantasi. Karakter utama dari Forspoken adalah Alfre “Frey” Holland. Ia adalah seorang remaja bermasalah yang tinggal di New York, Amerika Serikat.
Sedikit spoiler, Frey digambarkan sebagai seorang remaja pemberontak yang suka melawan sistem. Penyebabnya klise yaitu karena ia mengalami broken home. Ketika masalah Frey mencapai puncak, secara tidak sengaja ia bertemu dengan gelang ajaib bernama Cuff. Inilah yang akhirnya membawa Frey Isekai, dari New York menuju Athia.
Mungkin bagian pertama Forspokenlah yang membuat kesan dari game ini menjadi kurang baik. Kota New York tempat Frey tinggal terlihat kaku dan secara grafis bisa dibilang tidak mewakili game kelas next-gen. Beberapa desain NPC terlihat seperti copy paste bahkan animasinya pun tidak sempurna. Ditambah lagi gerakan parkour dari Frey yang tidak seamless.
Sayangnya kondisi yang sama bisa dibilang juga terjadi di dunia Athia. Kota Ciphal yang menjadi kota pertama yang dikunjungi oleh Frey terlihat sangat datar. Begitu juga dengan dataran di luar kota yang terlihat gersang dan kosong.
Memang dalam cerita Athia sedang diserang oleh bencana yang disebut Break dan merusak ekosistem dunia tersebut. Tapi itu seharusnya bukan alasan bagi developer untuk membuat dunua Athia biasa-biasa saja. Sekali lagi Forspoken adalah game next-gen jadi kualitasnya pun seharusnya juga next-gen, bukannya malah downgrade.
Free Running, Parkour, dan Magic
Menurut saya daya tarik dari Forspoken terletak pada gameplay. Ketika berada di luar kota dimana Frey bisa menggunakan magic yang ia miliki adalah momen terbaik di dalam game. Untuk menjelajah alam Athia yang luas, Frey dibekali oleh skill bernama Flow. Jika menggunakan skill ini kalian bisa membuat Frey berlari dengan cepat sekaligus melakukan aksi parkour.
Selain untuk menjelajah, Flow juga bisa digunakan saat melawan musuh. Jika digunakan pada momen yang tepat. Flow bisa dipakai untuk menghindari serangan musuh dengan gaya. Skill ini juga bisa dikombinasi dengan normal attack untuk menciptakan gaya serangan yang stylish. Hal yang saya sayangkan adalah variasi gaya parkour game ini terbatas. Seandainya saja developer mau mengimplementasi lebih banyak gaya parkour.
Flow sendiri merupakan bagian dari sistem magic yang dimiliki oleh Frey. Seiring berjalannya cerita di game, Frey nantinya akan memiliki beragam jenis magic. Pada awalnya ia hanya memiliki Purple Magic yang mewakili elemen Earth. Kedepannya ia bisa menggunakan Red, Blue, dan Green Magic.
Special effect dari magic yang digunakan oleh Frey bermacam-macam. Dimulai dari yang sederhana sampai yang mindblowing. Menyaksikan Frey membuat tanah retak lalu diikuti munculnya akar tanaman besar adalah momen yang memuaskan.
Setiap musuh yang ditemui Frey akan memiliki kelemahan atau vulnerable dengan jenis magic tertentu. Menggunakan magic yang sesuai dengan kelemahan musuh adalah cara terbaik untuk memenangkan pertempuran. Apalagi jika kalian berhadapan dengan boss atau musuh tipe elite atau yang disebut mutant.
Magic baru dapat dipelajari di skill tree dengan menggunakan Mana. Untuk mendapatkan Mana bisa dengan bertarung melawan musuh, menyelesaikan quest, atau mencarinya langsung di map. Hal yang kalian harus ketahui adalah sistem grade yang muncul saat bertarung melawan musuh. Sistem grade ini bisa ditingkatkan jika kalian melakukan banyak variasi gerakan dan magic saat bertarung. Semakin tinggi gradenya, semakin besar pula experience point dan Mana yang didapat.
Efektivitas magic kepunyaan Frey juga bisa ditingkatkan dengan cara diupgrade. Agar opsi upgrade ini terbuka, kalian harus melakukan semacam challenge lebih dulu.
Forspoken juga memiliki armor dan accessory. Keduanya akan meningkatkan status Frey seperti attack dan defense. Bisa juga memberikan efek pasif misalnya regen health point setiap kali Frey memenangkan pertarungan dan lain-lain. Armor dan accessory juga bisa diupgrade melalui fitur crafting. Frey juga bisa membuat item seperti health point melalui crafting.
Side-Quest dan Landmark Athia
Bosan mengikuti alur cerita utama dari Forspoken, kalian bisa mengerjakan Side-Quest atau yang disebut Detour. Variasi Side-Quest di Forspoken beragam, mulai dari annoying seperti tur keliling kota Ciphal sampai dengan mengejar kucing.
Ketika berada di luar kota kalian bisa mengunjungi berbagai macam landmark. Setiap tempat memliki manfaat jika didatangi, Misalnya Monument yang bisa meningkat status Frey, membuka peti harta karun dengan puzzle yang menyebalkan, Labyrinth yang berfungsi sebagai dungeon dimana Frey harus melawan musuh dari ruangan ke ruangan untuk mendapatkan harta karun, dan masih banyak lagi.
Forspoken dari Segi Teknis
Karena menggunakan PC, saya agak kecewa dengan spesifikasi yang diminta oleh Forspoken. Kalian semua pasti sudah tahu bahwa game ini menuntut spesifikasi yang luar biasa jika ingin dimainkan di PC. Bahkan sempat muncul bercandaan jika ingin main Forspoken di PC sama saja seperti harus beli PC baru.
Saya sendiri menggunakan PC dengan spesifikasi CPU Ryzen 7 2700X, VGU GeForce 3070, RAM 32GB, dan SSD untuk mereview Forspoken. Setting yang saya gunakan adalah standard tentunya dengan DLSS disetting ke performance. Ketika di setting menjadi high PC saya langsung ngos-ngosan. Untuk masalah stutter atau frame rate drop saya tidak pernah mengalaminya.
Forspoken saya akui adalah game yang berat. PC kentang pastinya sudah tidak mampu untuk menjalankan game ini. Sayangnya spesifikasi yang berat ini tidak sebanding dengan kualitas gamenya. Seharusnya dengan kualitas Forspoken sekarang, spesifikasi PC yang dibutuhkan juga tidak perlu terlalu tinggi.
Kesimpulan
Jika ini kualitas terbaik dari game next-gen yang dibuat Square Enix, maka saya kecewa. Dari segi kualitas seharusnya game ini bisa lebih baik. Apalagi Forspoken dibuat oleh developer in-house Luminious Production yang seharusnya bisa memaksimalkan sumber daya dari Square Enix. Tapi nyatanya mereka malah membuat dunia Athia yang seharusnya memikat jadi terlihat datar dan biasa-biasa saja.
Untungnya Forspoken tertolong oleh gameplay. Kombinasi free running, parkour, dan magic adalah bagian yang paling saya sukai. Special effect dari magic yang digunakan oleh Frey juga menarik untuk dilihat dan mengingatkan saya dengan summon dari game Final Fantasy XV yang juga adalah karya dari Luminious Production.
Jadi untuk menjawab pertanyaan apakah saya harus memainkan Forspoken sekarang, maka jawabnya adalah tidak. Kalian lebih baik menunggu sampai gamenya diskon. Jika penasaran kalian bisa mencoba demonya dulu.