Home Blog Page 404

8 Karakter Video Game Ngenes yang Jadi Korban Friendzone

0

Friendzone merupakan istilah untuk kalian yang sudah susah payah berusaha untuk memikat hati para pujaan hati, tetapi malah tetap tidak dianggap dan hanya dijadikan sebagai teman saja. Situasi ini memang cukup menyedihkan hati. Karena apa yang kalian lakukan seperti sia-sia dan hanya berujung pada hubungan teman saja.

Tidak hanya ada di dunia nyata saja, friendzone ternyata juga terjadi di video game. Seandainya karakter yang menjadi korban friendzone adalah karakter favorit maka fans pun ikut akan sedih. Siapa sajakah karakter video game yang mengalami nasib ngenes ini?

Inilah Karakter Video Game yang Kena Friendzone

1. Tifa dengan Cloud – Final Fantasy VII

karakter video game jadi korban friendzone

Tifa dan Cloud adalah karakter game yang paling ikonik soal friendzone. Keduanya sudah berteman sejak mereka masih kecil, sampai akhirnya Cloud memutuskan pergi dari Nibelheim karena ingin menjadi SOLDIERS. Seperti takdir, Cloud kembali bertemu dengan Tifa saat dipekerjakan oleh Avalanche di Midgar. Pada kesempatan ini Tifa membuka hatinya untuk Cloud. Tapi sayangnya Cloud justru sama sekali tidak membalas perasaan Tifa dan malah menaruh hati kepada Aerith.

2. Ashley dengan Leon – Resident Evil 4

Jika kalian memainkan Resident Evil 4, kalian pasti ingat pada adegan menjelang tamat dimana Ashley mengajak Leon untuk kencan setelah kembali ke Amerika Serikat. Ajakan ini ditolak secara halus oleh Leon. Ashley terpaksa menerima tolakan Leon karena ia mengerti hanya ada satu wanita yang ada di kepala Leon. Wanita ini adalah Ada Wong.

Akankah adegan ini dimunculkan kembali di Resident Evil 4 Remake? Kita lihat saja nanti ketika gamenya rilis tanggal 24 Maret 2023.

3. Nina dengan Flik – Suikoden 2

karakter video game jadi korban friendzone

Kalau kisah friendzone yang satu ini pastinya gamer jadul yang ingat. Nina awalnya adalah siswi dari Greenhill Academy, tempat Ryou dan teman-temannya termasuk Flik menyelinap. Tanpa disadari, Nina ternyata jatuh cinta pada Flik sejak pandangan pertama. Ia pun berusaha sekuat tenaga untuk menarik perhatian Flik. Sayangnya Flik tidak bisa menerima cinta Nina karena masih mencintai Odessa.

Buat kalian yang belum tahu, Odessa adalah karakter dari game Suikoden pertama. Ia meninggal saat perang Gate Rune Wars.

4. Ling Xiaoyu dengan Jin Kazama – Tekken

Siapa yang menyangkan jika Ling Xiaoyu, petarung wanita yang paling enerjik dan memiliki cita-cita untuk membangun taman bermain menaruh hati kepada Jin Kazama. Awalnya Xiaoyu dan Jin adalah teman satu sekolah. Lalu mendadak Jin menghilang dari sekolah untuk mengikuti King of The Iron Fist Tournament. Xiaoyu yang akhirnya mengetahuinya ikut serta dalam turnamen untuk menemukan Jin. Sayangnya Jin Kazama yang termotivasi oleh dendam sama sekali tidak merespon Xiaoyu.

5. Mario dengan Princess Peach – Super Mario Bros

karakter video game jadi korban friendzone

Mungkin bisa dibilang ini adalah kasus friendzone di dunia video game yang paling tragis. Princess Peach sering kali diselamatkan oleh Mario dari bahaya. Meski begitu Peach tidak pernah sekalipun membalas perlakuan Mario dengan menjadikannya sebagai pacar atau suaminya.

Pada game Super Mario Odyssey, ketika Bowser dan Mario mengambil kesempatan untuk melamar Peach ia malah menolak mereka berdua dan pergi begitu saja. Peach sepertinya lebih suka memanfaatkan pria daripada menjadikannya kekasih.

6. Amy dengan Sonic – Sonic The Hedgehog

Amy adalah contoh wanita yang terobsesi dengan seorang pria. Ia betul-betul terobsesi dengan Sonic karena Soniclah yang menyelamatkannya setiap kali dia diculik. Bisa dibilang kisah mereka mirip seperti Mario dan Peach. Bedanya Amy yang jatuh cinta kepada Sonic.

Perasaan Amy ini sepertinya tidak direspon oleh Sonic. Si landak biru ini mungkin terlalu sibuk untuk membalas perasaan cinta karena harus selalu menyelamatkan dunia dari Eggman.

7. Snake dengan Eva – Metal Gear

karakter video game jadi korban friendzone

Eva adalah seorang Femme Fatale yang handal. Sebagai mata-mata, Eva diajari untuk memikat lawan jenis dengan daya tariknya yang kuat. Kecantikan Eva ini akhirnya menarik perhatian Snake saat ia menjalani misi Snake Eater.

Snake akhirnya jatuh cinta kepada Eva dan berujung dengan adegan “panas” di Alaska pada ending Snake Eater. Namun sayang, perasaan cinta Snake tidak dibalas oleh Eva. Karena pada keesokan harinya Eva sudah pergi dan mengaku bahwa ia hanya pura-pura cinta kepada Snake karena bagian dari misinya untuk mendapatkan The Legacy.

8. Link dengan Zelda – The Legend of Zelda

Gamer Nintendo pasti bingung pada hubungan Link dengan Zelda. Kedua selalu ditakdirkan untuk bertemu. Namun hubungan mereka hanya sampai sebatas friendzone saja, tidak pernah lebih dari itu. Mungkin takdir atau developer game memang sudah menentukan hubungan mereka hanyalah putri dan kesatria saja.

Itulah 8 karakter video game yang jadi korban friendzone. Apakah karakter favorit kalian ada dalam daftar?

Jika kalian ingin mencari artikel lain yang berkaitan dengan video game dan peripheralnya, kalian bisa mendapatkan beritanya dengan mengunjungi playcubic.com.

Ngobrol dengan Developer Wild Hearts: Ungkap Inspirasi Sampai Mekanik Game

0

Wild Hearts sebentar lagi rilis. Game kolaborasi antara EA dengan Koei Tecmo ini akan menyajikan pertarungan antara pemain sebagai hunter melawan monster raksasa bernama Kemono. Wild Hearts sendiri akan rilis pada tanggal 17 Februari 2023 di platform PS5, Xbox Series, dan PC.

Jika kalian sudah melihat trailer gameplay dari Wild Hearts, maka kalian tahu jika game ini memiliki genre yang sama dengan Monster Hunter. Lantas apakah yang membedakan Wild Hearts dengan Monster Hunter? Keunikan apa yang dimiliki oleh Wild Hearts?

Belum lama ini saya mendapat kesempatan untuk berbincang-bincang dengan Director Kotaro Hirata (KH) dan Takuto Edagawa (TE) dari Koei Tecmo. Banyak informasi yang mereka ungkap mengenai Wild Hearts mulai inspirasi, gameplay, dan masih banyak lagi.

Playcubic: Apa yang membedakan Wild Hearts dengan game bergenre sama lainnya?

Kotaro Hirata (KH): Yang membedakan adalah sistem Karakuri. Pemain bisa menggunakan Karakuri tidak hanya untuk melawan Kemono, tapi juga mengubah wilayah di sekelilingnya. Perubahan ini bisa dimanfaatkan oleh pemain untuk menciptakan gaya bermainnya sendiri.

Playcubic: Game apa yang menginspirasi anda dalam membuat Wild Hearts?

KH: Monster Hunter, Toukiden, dan Dragon Quest karena sistem craftingnya.

Playcubic: Apakah ada inspirasi dari mitologi Jepang dalam pembuatan Kemono dan alur cerita dari game Wild Hearts?

KH: Yang bisa saya katakan adalah orang Jepang memiliki rasa hormat yang tinggi dengan alam dan kami menggunakan konsep tersebut sebagai dasar dalam pembuatan game Wild Hearts.

Playcubic: Apakah ada inspirasi dari game Koei Tecmo seperti Nioh 2 untuk segi combat di Wild Hearts?

KH: Ada beberapa hal dari Nioh 2 dan Toukiden yang dijadikan sebagai inspirasi oleh kami dalam sistem combat di Wild Hearts. Tapi kami juga menambahkan fitur baru yaitu crafting di game ini. Untuk merasakannya kalian harus mencobanya sendiri.

Playcubic: Bisakah pemain melakukan kostumisasi karakter di Wild Hearts?

Takuto Edagawa (TE): Tentu saja bisa. Untuk game dengan genre seperti Wild Hearts, fitur kostumisasi itu penting dan kalian bisa melakukannya sesuai selera masing-masing.

Playcubic: Apakah bisa memainkan Wild Hearts tanpa menggunakan Karakuri?

KH: itu bisa saja tergantung kepada gaya bermainnya. Tapi ada beberapa jenis monster yang bisa lebih mudah untuk dikalahkan dengan menggunakan Karakuri.

Playcubic: Kira-kira berapa lama waktu yang diperlukan untuk mengalahkan Kemono yang paling sulit di Wild Hearts?

KH: Kami memperkirakan setidaknya 20 menit. Tapi durasi tersebut bisa bertambah menjadi 30 menit atau lebih tergantung jenis Kemononya. Agar bisa lebih cepat lagi, saya menyarankan untuk bermain dengan mode multiplayer.

Playcubic: Ada berapa jenis Kemono di Wild Hearts?

TE: Ada sekitar 20 jenis Kemono.

Playcubic: Apakah pemain akan mendapat akses ke semua jenis senjata dari awal game?

KH: Pada awalnya hanya beberapa jenis senjata saja yang tersedia. Untuk senjata lainnya baru terbuka nanti. Tapi saya bisa memastikan bahwa tidak perlu waktu lama untuk bisa mendapatkan semuanya.

Playcubic: Apakah ada armor khusus yang bisa didapat dari mengalahkan Kemono tertentu?

TE: Setiap armor memiliki dua tipe variasi yaitu Human dan Kemono. Untuk armor dengan tipe Human memiliki desain yang normal. Sedangkan tipe Kemono mengikuti desain dari Kemononya. Kalian bisa memilih tipe mana yang ingin digunakan.

Playcubic: Apakah Wild Hearts bisa dijadikan sebagai game untuk speedrunning?

KH: Yang bisa saya jawab adalah jika menggunakan Karakuri waktu permainan akan menjadi lebih singkat.

Playcubic: Apakah ada Camera Mode di game ini?

TE: Kami berpikir untuk menambahkan fitur tersebut pada update nanti.

Playcubic: Apakah Wild Hearts mendukung sistem cross-play, cross-save, cloud saving?

TE: Untuk cross-play kalian bisa memainkan Wild Hearts dengan pemain dari platform lain. Tapi untuk cross-save tidak bisa dilakukan. Data kalian tidak bisa dibawa ke platform yang lain. Untuk fitur cloud saving sudah tersedia.

Playcubic: Apakah akan ada DLC berbayar?

TE: Semua konten tambahan dan DLC bisa didapatkan gratis.

Playcubic: Berbicara tentang fitur accessibility, apakah fitur ini ada di Wild Hearts?

TE: Fitur ini ada misalnya ada opsi dimana tulisan pada bagian menu bisa dibacakan langsung oleh game untuk membantu orang yang lebih memilih untuk mendengar daripada membaca. Lalu ada juga fitur untuk mempermudah penggunaan tombol untuk mereka yang ingin bermain secara simple.

Playcubic: Untuk kedepannya apakah ada rencana menambahkan fitur upscaling seperti DLSS atau AMD Fidelity untuk Wild Hearts versi PC?

TE: Kami masih memikirkannya mengenai itu.

Playcubic: Menurut kalian apakah Wild Hearts akan menjadi awal dari franchise baru?

TE: Wild Hearts adalah IP baru dari Omega Force dan saya berharap itu bisa terjadi.

Saya sendiri sudah mencoba Wild Hearts di PC. Secara sekilas memang game ini memiliki gameplay yang mirip dengan Monster Hunter. Namun ketika saya mulai menggunakan Karakuri, kesan yang saya dapat tidak lagi sama. Saya justru merasakan atmosfir Fortnite yang dapat melakukan crafting untuk membangun struktur atau bangunan ketika sedang bertarung. Untuk lebih jelasnya pastikan untuk membaca review Wild Hearts oleh Playcubic nanti.

realme C30s Resmi Rilis di Indonesia, ini Spesifikasinya

0

realme hari ini memperkenalkan varian terbarunya dari C30, yaitu realme C30s. Mengusung baterai masif yang dikemas dalam bodi ultra tipis dan ultra ringan, realme C30s menjadi satu-satunya smartphone di segmen entry level yang hadir dengan sensor sidik jari samping. realme C30s hadir dalam dua konfigurasi memori, yaitu 3GB+3GB*|32GB yang dijual seharga Rp1.399.000 dan 4GB+4GB*|64GB yang bisa didapatkan dengan harga Rp1.599.000.

“realme C Series hadir untuk memberikan fitur terbaik bagi anak muda yang menginginkan smartphone terjangkau. realme memahami berbagai kebutuhan penggunanya dan latar belakang mereka yang berbeda. realme selalu berusaha menghadirkan inovasi semaksimal mungkin pada C Series, dan sejauh ini realme C Series berhasil melahirkan sejumlah smartphone entry-level terbaik. realme C30s adalah upaya terbaru kami untuk menciptakan produk dengan perpaduan sempurna antara desain dan teknologi dengan menghadirkan teknologi sidik jari samping di kisaran harga Rp 1 jutaan. Kami berharap smartphone ini dapat diapresiasi dan dikagumi seperti pendahulunya,” kata Michonne Wang, Marketing Director realme Indonesia.

Salah satu keunggulan utama yang dibawa oleh realme C30s adalah sensor sidik jari samping untuk penggunaan yang lebih nyaman. Adanya sensor keamanan biometrik ini menjadikan realme C30s sebagai satu-satunya smartphone di segmennya yang hadir dengan fitur tersebut. Pengguna realme C30s dapat membuka kunci smartphone mereka hanya dalam 0,58 detik dan akan mendapatkan ketenangan soal keamanan karena data pribadi pada smartphone dilindungi lebih aman melalui metode unlocking security yang ditingkatkan. Selain itu, pengenalan sidik jari realme C30s diperkuat, memastikan akurasi yang lebih tinggi hingga 99% meskipun area penginderaan sidik jari hanya 8mm x 1,6mm.

realme C30s tetap tampil stylish dengan menghadirkan desain micro-textured anti slip, melalui bobotnya yang ringan hanya 186 gram dan memiliki bodi ultra-slim 8,5mm, memberikan rasa nyaman dan kokoh di tangan saat digenggam. Smartphone ini juga dilengkapi dengan tampilan layar LCD berukuran 6,5 inci, memberikan pengalaman menonton yang imersif kepada pengguna. Rasio screen-to-body pada realme C30s juga mencapai 88,7%, dengan tingkat kecerahan hingga 400 nits sehingga layar terlihat lebar dan tetap terlihat jelas dalam pencahayaan terang.

Didukung oleh Unisoc SC9863A, prosesor octa-core di realme C30s memberi pengguna pengalaman pengoperasian yang sangat mulus dalam membuka aplikasi populer hingga bermain game kasual. Performanya teruji dengan memperoleh skor AnTuTu Benchmark sebesar 106.409. Baterai besar 5000 mAh dengan mode Ultra-Saving juga menawarkan daya tahan yang tahan lama. Baterai realme C30s dapat bertahan hingga 36 hari waktu siaga saat terisi penuh. Selama kondisi daya rendah, mengaktifkan mode Ultra-Saving memungkinkan pengguna mempertahankan fungsionalitas dasar smartphone melalui penggunaan enam aplikasi utama. Misalnya, kapasitas baterai 5% mampu bertahan selama 16,5 jam dalam keadaan standby, atau 1,5 jam dalam ponsel, atau 3,8 jam saat digunakan mendengarkan Spotify.

Smartphone ini juga bisa diandalkan dalam mengabadikan momen berharga sehari-hari. Dengan realme C30s, pengguna dapat memanfaatkan kamera belakang AI 8MP untuk mengabadikan momen yang sempurna. Smartphone ini dilengkapi dengan kamera selfie 5MP untuk membantu anak muda mengabadikan momen terbaik dengan orang tersayang. Dari semua fitur hebat tersebut, menjadikan realme C30s sebagai pilihan terbaik di harga Rp1 jutaan dengan menghadirkan keamanan yang lebih nyaman berkat kehadiran sensor sidik jari samping.

realme C30s tersedia dalam dua pilihan warna, Stripe Blue dan Stripe Black, dan akan dijual dengan harga Rp1.399.000 (3GB+3GB*|32GB) dan Rp1.599.000 (4GB+4GB*|64GB). Penjualan perdana realme C30s dijadwalkan pada 11 Februari 2023 mulai pukul 00:00 WIB dan seterusnya di realme.com serta berbagai platform e-commerce populer seperti Shopee, Lazada, akulaku, blibli, tokopedia, TikTok, dan Erafone. serta tersedia untuk dibeli secara offline di seluruh realme Brand Store di seluruh Indonesia.

Harga dan Ketersediaan

Model Warna Memori Harga Ketersediaan
realme C30s Stripe Blue, Stripe Black 3GB+3GB*|32GB Rp1.399.000 Penjualan perdana pada 11 Februari 2023 mulai pukul 00:00 WIB di realme.com/id serta Shopee, Lazada, akulaku, blibli, tokopedia, TikTok, dan Erafone.

Tersedia di seluruh Indonesia secara online dan offline pada 11 Februari 2023.

4GB+4GB*|64GB Rp1.599.000 Penjualan perdana pada 11 Februari 2023 mulai pukul 00:00 WIB di realme.com/id serta Shopee, Lazada, akulaku, blibli, tokopedia, TikTok, dan Erafone.

Tersedia di seluruh Indonesia secara online dan offline pada 11 Februari 2023.

Nintendo Sebut Harga $70 Tidak Untuk Semua Game

0

Harga The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom yang menyentuh harga $70 mengagetkan banyak pihak. Menyadari keputusan tersebut menuai kontroversi, Nintendo akhirnya buka suara.

Dilansir dari Game Informer, Nintendo menjelaskan bahwa penerapan harga $70 tidak ditujukan untuk semua game. Nintendo mengklaim bahwa pihaknya lebih dulu melakukan analisis apakah game tersebut layak untuk dibanderol dengan harga $70 atau tidak. The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom adalah contoh game yang masuk dalam kriteria harga $70.

Berbicara mengenai The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom, game ini rencananya akan rilis tanggal 12 Mei 2023 eksklusif di Nintendo Switch.

EA Sports Dikabarkan Jalin Kerjasama dengan Premier League

0

Kabar baik datang dari publisher raksasa EA. Dikabarkan EA tengah menjalin kerjasama dengan Premier League mengenai lisensi untuk game sepak bola EA Sports FC. Untuk melancarkan proses kerjasama ini, EA harus menggelontorkan uang sebanyak 500 juta Euro atau sekitar Rp 8 triliun.

Dilansir dari Sky News, setidaknya sudah ada 20 klub Liga Inggris di Premier League yang sudah mengetahui kesepakatan tersebut. Kerjasama ini sendiri akan berjalan selama 6 tahun kedepan. Dari kerjasama ini, EA juga akan mendapatkan hak eksklusif seperti meletakkan logo EA Sports pada baju yang dikenakan oleh wasit Premiere League.

Selain Premier League, EA sebelumnya juga sudah menandatangain kerjasama dengan divisi utama Liga Spanyol, La Liga. Hadirnya La Liga dan Premiere League dipastikan bakal memperkuat pondasi dari EA Sports FC. Pertanyaannya adalah seperti apakah EA Sports FC? Semenjak diumumkan pada tahun lalu, belum ada detail lebih lanjut mengenai game sepak bola itu.

Pendaftaran FIFA Mobile TOTY Indonesia Ultimate Community Exhibition Telah Dibuka! Apakah kamu sang Juara Sejati?

0

Seiring berjalannya event tahunan berjudul Team of The Year (TOTY), hadir kabar gembira untuk para penggemar game FIFA Mobile di Indonesia karena pada tanggal 18 Maret 2023, EA SPORTSâ„¢ FIFA Mobile akan mengadakan event akbar yang bertajuk Ultimate Community Exhibition di Pulau Dewata, Bali!

Seperti halnya aturan pada rangkaian acara Community Exhibition yang telah diselenggarakan sebelumnya, para peserta dapat mengikuti babak penyisihan secara langsung pada tanggal 18 Maret 2023 di Bali. Hanya saja, Ultimate Community Exhibition akan memberikan nuansa berbeda karena ada tambahan kesempatan bagi para jagoan FIFA Mobile di seluruh Indonesia untuk turut bergabung dalam acara selebrasi terbesar komunitas FIFA Mobile ini.

Ultimate Community Exhibition akan melangsungkan babak penyisihan online pra-event pada bulan Februari 2023, yang terbagi dalam 5 zona, yaitu:

  • Zona 1: Sumatera
  • Zona 2: DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat
  • Zona 3: Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur
  • Zona 4: Kalimantan
  • Zona 5: Bali, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua

Satu (1) pemenang dari babak penyisihan pada setiap zona akan diterbangkan ke Bali untuk ikut hadir dalam pesta Ultimate Community Exhibition. Nantinya, mereka akan beradu kemampuan dengan para pemenang penyisihan normal di tanggal 18 Maret 2023 sekaligus memperebutkan gelar Juara Ultimate dengan total hadiah Rp15 Juta di hari yang sama.

Pendaftaran FIFA Mobile TOTY Indonesia Ultimate Community Exhibition terbuka untuk umum dengan syarat minimal sudah berusia 13 tahun atau lebih. Kompetisi ini dapat diakses secara gratis oleh masyarakat luas, tidak hanya untuk peserta, dan akan ada berbagai aktivitas menarik yang tersedia pada lokasi acara di Bali.

Langsung daftarkan dirimu sekarang!

Tautan Babak Penyisihan Online Pra-Event .

Tautan Babak Penyisihan Offline Bali .

Cari tahu lebih lanjut mengenai aktivitas Ultimate Community Exhibition FIFA Mobile Indonesia di discord.gg/fifamobileindonesia atau diskusikan di kanal komunitas FIFA Mobile lainnya!

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang berita terbaru FIFA Mobile lainnya, silakan kunjungi: https://www.ea.com/games/fifa/fifa-mobile dan juga @EASPORTSFIFAMOBILE di Twitter, Instagram, dan YouTube.

Review Power Wash Simulator: Game Bersih-Bersih Sambil Rileks

0

Minggu ini saya mendapat kesempatan untuk mengulas game Nintendo Switch yang diterbitkan oleh Square Enix dan dikembangkan oleh FuturLab berjudul PowerWash Simulator. Selain di Nintendo Switch, kurang lebih setahun yang lalu game ini juga hadir di PC, Xbox One dan Xbox Series X/S. Baru tahun ini tepatnya tanggal 31 Januari 2023 lalu game bergenre simulasi ini hadir ke PS4, PS5 dan Nintendo Switch.

Game PowerWash Simulator yang akan saya ulas adalah versi Nintendo Switch. Saya mencobanya di konsol Nintendo Switch Lite dan juga di konsol Nintendo Switch reguler. Game berjalan sama-sama mulus di kedua konsol tanpa penurunan frame rate maupun kualitas grafis. Jadi untuk sisi visual tidak ada yang perlu dikeluhkan dari game ini. Sejatinya, di Nintendo Switch game sebesar 4,5GB ini bisa dimainkan dengan tiga mode yaitu mode TV, Tabletop maupun Handheld, kalian tinggal menyesuaikan saja, nyaman dimainkan dengan cara seperti apa.

Gameplay PowerWash Simulator sangatlah sederhana. Kalian hanya tinggal mengarahkan semprotan air ke arah kotoran yang menempel di objek tertentu, setelah semua selesai kalian akan mendapatkan uang dan juga peringkat untuk terus melanjutkan permainan dan melakukan upgrade pada perangkat kerja kalian.

Singkatnya, PowerWash Simulator adalah game bergenre simulasi dimana pemain akan menjadi tukang bersih-bersih. Alat yang digunakan adalah semprotan air bertenaga jet yang bisa menghilangkan kotoran apapun. Objek yang tersedia di game ini sangat bervariasi mulai dari kendaraan, bangunan, sampai benda-benda penting.

Pada peluncuran perdananya ke Nintendo Switch, Square Enix berkolaborasi dengan waralaba Tomb Raider untuk merilis DLC Tomb Raider.  DLC ini tidak berbayar alias gratis dan langsung bisa kalian unduh setelah membeli game PowerWash Simulator. Setelah mengunduh DLC ini kalian akan mendapatkan kesempatan untuk membersihkan rumah raksasa milik Lara Croft. Desain dari rumah ini akan mengikuti desain asli dari game Tomb Raider. Akan ada halaman yang luas sedangkan ruangan dalam rumah dihias oleh patung dinosaurus raksasa serta museum pribadi berisi barang-barang antik.

Square Enix saat ini juga sedang menyiapkan DLC baru untuk Powerwash Simulator. DLC ini berjudul Midgar Special Pack. Sesuai namanya, DLC ini terinspirasi dari game Final Fantasy VII. Saat ulasan ini dibuat, belum ada keterangan kapan DLC ini akan dirilis. Namun yang pasti kalian tidak perlu khawatir konten kolaborasi Final Fantasy VII dengan PowerWash Simulator ini akan dibuat secara asalan-asalan. Square Enix dan FuturLab berjanji untuk tetap setia dengan materi dari Final Fantasy VII ketika diimplementasi ke PowerWash Simulator.

Kalian yang penasaran seperti apa game ini berjalan di konsol Nintendo Switch Lite dan Nintendo Switch reguler, bisa melihatnya pada dua video di bawah ini :

[VIDEO NINTENDO SWITCH LITE]

 

[VIDEO NINTENDO SWITCH REGULER]

 

Saat pertama kali mencoba memainkan game ini, saya merasa sangat nyaman dan sesekali tersenyum. Apalagi saat menemukan lokasi-lokasi kotor yang perlu dibersihkan. Saat semuanya sudah bersih dan selesai dengan sempurna, rasanya sangat puas sekali.

Ketika mulai memainkan, awalnya saya tidak tidak terlalu memperhatikan tutorial yang ada. Bagian tulisan dari tutorial agak terlihat kecil jika game dimainkan dalam mode handheld. Akibatnya saya menjadi tidak sadar bahwa menyemprot semprotan air bisa dilakukan otomatis dengan menekan tombol D-Pad arah ke kiri dan lokasi tempat yang kotor bisa kita lihat dengan menekan tombol D-Pad arah ke kanan. Melalui visual di game akan terlihat jelas lokasi mana yang masih kotor.

Kalian juga bisa berlari dengan menekan analog kiri layaknya bermain game tembak-tembakan ala game first person shooter. Perbedaan paling mencolok jika memainkan game di Switch Lite vs Switch reguler adalah fitur getar yang hilang di Switch Lite. Tapi tenang, kalian bisa menikmati fitur getar di Switch Lite dalam game ini dengan menggunakan controller terpisah.

Ada beberapa jenis pembersih yang bisa kalian pakai dalam game ini. Semuanya dibuat sesuai kebutuhan kalian. Misalnya ada pembersih khusus yang hanya bisa digunakan untuk kayu atau besi. Selain itu model semprotan yang kalian gunakan juga banyak pilihannya.

Untuk mendapatkan semua itu, kalian harus membelinya dengan mata uang in-game. Teruslah selesaikan misi dan membersihkan objek untuk mendapatkan uang agar bisa membeli perangkat yang lebih baik.

Sound dalam game ini terutama musik mungkin sisi yang agak kurang digarap. Sebaliknya, efek suara dari semprotan air dan efek-efek suara lain misalnya saat mengganti alat sudah terdengar cukup mantap. Kalian mungkin bisa menambahkan suara musik sendiri dari pemutar musik atau smartphone kalian saat memainkan game ini jika ingin lebih enjoy.

Pada bagian cerita, menurut saya tidak ada yang perlu dibedah. Karena tugas kalian dalam game ini hanya satu yaitu bersih-bersih. Jika kalian memang seorang yang suka kebersihan dan menyukai game yang bisa membuat pikiran santai, Saya rasa PowerWash Simulator adalah game yang cocok.

Kesimpulan

PowerWash Simulator khususnya yang hadir di Nintendo Switch ini terasa seperti paket lengkap. Kalian bisa memainkannya dimana saja dan kapan saja, plus mendapatkan DLC gratisan yang tentunya semakin banyak membawa konten seru.

Dalam game ini tidak ada cerita yang harus kalian pikirkan ending-nya seperti apa. Teruslah membersihkan objek hingga semua misi selesai dan semua peralatan bisa kalian dapatkan. Nikmati setiap misinya, telurusi berbagai objek yang tersebar di map dan lihatlah hasil kerja keras kalian di akhir misi saat semua check list selesai 100 persen.

Intinya jika kalian adalah orang yang suka bersih-bersih, game ini cocok untuk kalian.

Kalian bisa membeli game ini dalam format digital lewat eShop Nintendo Switch di region kalian masing-masing. FYI jika kalian masuk dengan akun region USA, kalian bisa membeli game ini seharga USD 24,99 lengkap dengan DLC Tomb Raider (download terpisah gratis di eShop).

*Game untuk review disediakan oleh publisher

Two Point Campus Gratis Dimainkan Akhir Pekan ini

0

Game simulasi manajemen Two Point Campus sedang mengadakan promo di akhir pekan ini. Game buatan Two Point Studios ini bisa dimainkan gratis di Steam sampai dengan tanggal 13 Februari 2023.

Selain itu Two Point Campus juga akan menghadirkan update baru bertema Valentine dalam waktu dekat. Konten baru ini antara lain adalah balon berbentuk hati, sofa dengan tema Valentine, serta L-Bomb yang bisa membuat ruangan menjadi berwarna merah muda. Bahkan dewa cinta, Cupid juga akan hadir sebagai tamu ketika update bertema Valentine ini diimplementasi.

Review Sonic Colors: Ultimate: Debut Sonic di Steam yang Terlambat

0

Perlu waktu 2 tahun bagi Sega untuk akhirnya merilis Sonic Colors: Ultimate di Steam. Padahal game ini sudah ada di Epic Games Store sejak tahun 2021.

Saya tidak tahu alasan kenapa Sega memutuskan untuk menunda perilisan game ini di Steam. Tapi yang jelas saya mendapat kesempatan untuk mencoba versi Steam Sonic Colors: Ultimate.

Versi Remaster Dari Game Nintendo Wii dan DS

Buat kalian yang belum tahu, Sonic Colors: Ultimate adalah versi remaster dari game Sonic Colors yang dulu dibuat untuk Nintendo Wii dan Nintendo DS. Sonic Colors: Ultimate sendiri dibuat berdasarkan versi Nintendo Wii. Versi remaster ini dibuat oleh developer Blind Squirrel.

Sebagai versi remaster, Sonic Colors: Ultimate sudah dipoles ulang agar tampil lebih menawan. Sonic Colors: Ultimate sudah mendukung resolusi 4K dan frame rate 60 FPS. Game ini juga memiliki fitur-fitur baru yang tidak dimiliki oleh game originalnya.

Beberapa fitur baru yang diimplementasi di Sonic Colors: Ultimate adalah Rival Rush dimana kalian sebagai Sonic bisa bertanding adu cepat melawan Metal Sonic. Lalu ada juga fitur kostumisasi. Kalian bisa mengganti sepatu dan sarung tangan Sonic dengan variasi lain yang kalian sukai.

Satu hal yang saya perhatikan dari segi kualitas gambar, versi original game ini dari segi lighting justru lebih terang dibandingkan versi remasternya. Ini membuat warna dari game jadi lebih mencolok. Mungkin ini disebabkan oleh versi remaster yang sudah memiliki fitur-fitur grafis kekinian seperti bloom dan blur. Fitur ini justru menutupi warna-warna yang ada di dalam game.

Cerita dari Sonic Colors: Ultimate adalah Sonic dan Tails yang berlibur ke taman bermain di luar angkasa. Ketika tiba mereka menyadari bahwa taman bermain ini adalah jebakan yang dibuat oleh Eggman untuk menangkap alien bernama Wisp. Cerita selanjutnya sama dengan game Sonic yang lain dimana Sonic dan Tails berusaha menggagalkan rencana jahat Eggman.

Gameplay Kombinasi 2D dan 3D

Sonic Colors: Ultimate dari segi gameplay memadukan gaya Sonic 2D klasik dengan 3D third-person. Pada setiap stage terdapat bagian dimana gameplay mengalami transisi dari 3D menjadi 2D atau sebaliknya. Proses transisi ini berjalan secara imersif. Namun kadang saya suka merasa pusing ketika melihat Sonic dalam 3D mendadak berubah menjadi 2D.

Sonic selain mengandalkan kecepatannya, juga memiliki beragam kemampuan di game ini. Ia bisa melakukan double jump, wall jump, dan sliding. Untuk menyerang musuh, kalian bisa menggunakan tehnik melompat seperti dulu. Sistem ini sekarang sudah ditingkatkan dengan tambahan fitur auto-lock. Musuh yang sudah terkunci dalam target bisa diserang oleh Sonic meski posisinya berada jauh.

Sonic juga bisa melakukan fusion dengan Whisp untuk mendapatkan kemampuan baru. Fitur ini adalah fitur baru yang diimplementasi di Sonic Colors: Ultimate. Wisp memiliki beragam jenis dan setiap jenisnya akan memberikan kemampuan yang berbeda kepada Sonic. Misalnya Cyan Wisp yang bisa mengubah Sonic menjadi laser dan bisa bergerak dengan cepat. Sistem ini membuat gameplay Sonic Colors: Ultimate menjadi lebih menantang dan bervariasi.

Sonic di Sonic Colors: Ultimate juga dapat mengakses mode Super Sonic. Tapi cara untuk mendapatkan Super Sonic berbeda dengan game Sonic lain. Kalian harus lebih dulu mengumpulkan Red Ring di setiap stage untuk mendapatkan Super Sonic.

Menurut saya gameplay dari Sonic Colors: Ultimate sangat menantang. Meski terlihat gampang awalnya, tingkat kesulitan gameplay ini akan terus meningkat. Ketika memainkan game ini saya jadi teringat dengan kenangan dulu memainkan game Sonic yang lama. Saya harus ingat layout dari setiap stage, lokasi musuh, agar bisa menyelesaikannya dengan peringkat tertinggi.

Mode Multiplayer Tapi Tanpa Tails

Sonic Colors: Ultimate memiliki mode multiplayer. Mode ini bisa diakses melalui Game Land. Pada mode ini kalian bisa bermain bersama teman dalam sistem local co-op. Sayang pada mode multiplayer ini pemain tidak bisa menggunakan Tails seperti di game Sonic yang lain.

Sonic Colors: Ultimate Dari Segi Teknis

Tidak perlu mengkhawatirkan spesifikasi PC untuk memainkan Sonic Colors: Ultimate. Selama spesifikasi PC kalian masih setara atau di atas i5-6600 atau Ryzen 5 1600x, dan GeForce GTX 750 atau Radeon RX 560, kalian bisa memainkan game ini dengan lancar.

Kesimpulan

Sonic Colors: Ultimate cocok untuk fans Sonic yang ingin bernostalgia. Game ini memiliki semua yang dimiliki oleh Sonic Colors, bahkan dengan tambahan-tambahan yang game originalnya tidak punya. Hal yang mungkin disadari oleh kalian yang sudah memainkannya di Wii adalah masalah lighting. Seperti yang saya jelaskan sebelumnya, versi yang dulu justru lebih terang dan berwarna dibandingkan versi remasternya.

Hal lain yang saya sayangkan adalah perilisan game ini di Steam yang sudah terbilang telat dibandingkan platform yang lain.

Sonic Colos: Ultimate bisa kalian beli di Steam. Game ini memiliki dua versi yaitu Standard Edition dan Digital Deluxe Edition. Harga Standard Edition adalah Rp529.000 sedangkan Digital Deluxe Edition adalah Rp619.000. Kebetulan saat ini Sega sedang mendiskon harga Sonic Colors: Ultimate sebesar 30 persen. Promo ini hanya berlaku sampai tanggal 14 Februari 2023.

*Game untuk review disediakan oleh publisher

5 Game Harry Potter Terbaik yang Pernah Ada

0

Game Harry Potter apa yang pantas menyandang gelar “Terbaik”? Hogwarts Legacy yang baru saja rilis mungkin pantas menyandang gelar tersebut. Tapi sebelum game ini rilis, ada game Harry Potter lain yang juga pantas memiliki gelar itu.

Franchise Harry Potter sendiri saat ini sudah berusia 22 tahun. Selain buku, eksplorasi dunia sihir di franchise Harry Potter sudah bermacam-macam. Mulai dari acara televisi, film layar lebar, makanan, minuman, game, masih banyak lagi.

Kembali lagi ke game Harry Potter, kategori “Terbaik” ini tidak hanya untuk urusan grafis saja. Melainkan juga gameplay karena yang namanya video game tujuannya adalah untuk dimainkan dan bersenang-senang.

Inilah Game-Game Harry Potter Terbaik yang Pernah Ada

1. Harry Potter: Wizards Unite

Game Harry Potter: Wizards Unite sebenarnya dibuat oleh orang yang sama dengan game Pokemon Go. Sehingga cara bermain kedua game ini persis sama. Sebagai game AR (Augmented Reality), Wizards Unite mengharuskan pemainnya untuk bermain sambil bergerak dan bersosialisasi. Pemain bisa mengumpulkan magic, hewan sihir, dan lain-lain dengan cara berinteraksi dengan bangunan landmark di daerah yang ditinggali. Sayangnya game ini sudah tidak lagi beroperasi.

2. LEGO Harry Potter

game harry potter terbaik

Mungkin tidak semua anak-anak suka dengan game Harry Potter. Tetapi jika gamenya dikemas dengan konsep Lego pastinya mereka akan menyukainya. LEGO Harry Potter sesuai namanya adalah game Harry Potter yang menggunakan desain dengan tema Lego. Cerita dari game ini mengikuti cerita yang ada di buku Harry Potter. Game ini memiliki dua edisi yaitu Years 1-4 dan Years 5-7.

3. Harry Potter and The Sorcerer’s Stone

game harry potter terbaik

Sesuai nama judulnya, game ini mengikuti kisah dari buku Harry Potter pertama. Harry Potter and The Sorcers’s Stone dirilis pada tahun 2001 untuk Game Boy Color, Game Boy Advance, PlayStation, dan PC. Untuk gameplaynya sendiri menampilkan perspektif third person dengan desain level yang mirip dengan platformer 3D. Game ini terbilang sukses karena pada tahun 2003 dibuat ulang untuk platform berbeda dengan gameplay yang juga berbeda

4. Harry Potter The Deathly Hallows Part 1 & 2

Pada game part 1, kalian akan mengikuti kisah dari Harry, Ron, dan Hermione yang memulai perjalanan mereka untuk memburu dan menghancurkan Horcrux milik Voldemort. Satu tahun setelahnya, Part 2 game dirilis yang menghadirkan adegan final antara Harry melawan Voldemort. Game Harry Potter The Deathly Hallows Part 1 & 2 dibuat mengikuti versi filmnya. Developer juga membuat game ini menjadi kekinian dengan menggunakan gaya third-person.

5. Harry Potter: Quidditch World Cup

game harry potter terbaik

Walaupun dianggap sebagai game yang gagal, tetapi game ini secara keseluruhan dianggap sebagai entri yang menyenangkan dalam seri video game Harry Potter. Sebabnya game ini menghadirkan tema olahraga Quidditch yang jarang diangkat oleh game lainnya. Harry Potter: Quidditch World Cup dirilis pada tahun 2003 untuk Game Boy Advance, PS2, Xbox, Game Cube, dan PC.

Jadi itulah 5 game Harry Potter terbaik yang pernah ada sebelum Hogwarts Legacy. Apakah salah satunya adalah favorit kalian? Untuk informasi lebih banyak tentang game tentunya bisa kalian baca di playcubic.com