Melihat gamer puas dengan Dead Space Remake, EA membuka peluang untuk membuat versi remake dari Dead Space 2 dan 3. Keinginan ini terlihat dari survei yang diberikan oleh EA kepada beberapa orang. Pertanyaan dalam survei ini lalu dibocorkan oleh akun Twitter TafferKing451:
Dalam pertanyaan tersebut EA menanyakan seberapa antusiaskah anda dengan proyek remake untuk Dead Space 2 dan Dead Space 3?
Cuitan ini langsung ramai dibahas oleh netizen. Mereka melihatnya sebagai suatu kemungkinan besar bahwa kedepannya EA memang berniat untuk membuat versi remake dari Dead Space 2 dan Dead Space 3. Tim Playcubic sendiri memberikan poin tinggi untuk Dead Space Remake dan setuju bahwa game tersebut menjadi standard atau patokan untuk game remake yang lain.
Dead Space 2 dirilis pada tahun 2011 dan Dead Space 3 pada 2013. Kedua game ini melanjutkan cerita dari game pertama tentang Isaac Clarke dan hubungannya dengan pembuat dari Necromorph, The Marker.
Berkembangnya lapangan kerja sebagai content creator mendorong para produsen laptop untuk berinovasi dengan produknya. ASUS sebagai brand yang sudah terkenal dengan reputasinya sebagai produsen laptop casual maupun gaming telah meluncurkan laptop yang bisa memenuhi kebutuhan tersebut. Laptop ini adalah ASUS Vivobook Pro 14 OLED M3401Q.
Kebetulan saya mendapat kesempatan untuk mencoba ASUS Vivobook Pro 14 OLED M3401Q. Saya mendeskripsikan laptop ini sebagai laptop dengan desain yang minimalis tapi fungsional dari segi kinerjanya. Laptop M3401Q yang saya coba memiliki warna Quiet Blue dengan AMD Ryzen 5 5600H. Laptop ini juga memiliki tipe kedua yang menggunakan AMD Ryzen 7 5800H.
Casing Alumunium dengan Logo Vivobook yang Stylish
ASUS Vivobook Pro 14 OLED M3401Q memiliki dua varian warna yaitu Quiet Blue dan Cool Silver. Dari segi warna saya lebih menyukai laptop dengan warna gelap seperti varian Quite Blue yang saya coba. Logo ASUS Vivobook yang berwarna silver terlihat menonjol karena perbedaan warna yang kontras dengan casingnya.
Dimesi dari ASUS Vivobook Pro 14 OLED M3401Q cukup tebal. Panjang dari laptop ini sekitar 31,74 cm dan lebar 22,85 cm. Untuk ketebalan adalah sekitar 1,92 cm. Untuk laptop yang berukuran tidak terlalu besar, menurut saya laptop ini lumayan berat.
Bobot total dari ASUS Vivobook Pro 14 OLED M3401Q adalah 1,45 kg. Mungkin bagian yang membuat laptop ini agak berat adalah casing yang berbahan alumunium. Meski begitu casing ini terlihat kokoh dan terasa smooth ketika disentuh.
Konektivitas yang Lengkap
ASUS Vivobook Pro 14 OLED M3401Q dilengkapi oleh beragam fitur konektivitas. Pada sisi bagian kanan laptop terdapat dua port USB 2.0 Type-A dan dua lampu indikator. Pada sisi bagian kiri laptop (Dimulai dari belakang) terdapat charging port, lalu port USB 3.2 Gen 1 Type-A, port HDMI 1.4, port USB C 3.2 Gen 1, card reader untuk MicroSD, dan yang terakhir atau berada di paling depan adalah audio jack 3.5 mm.
Dukungan Layar OLED 14 Inci
Ketika laptop zaman sekarang masih banyak yang menggunakan layar LCD, ASUS Vivobook Pro 14 OLED M3401Q sudah menggunakan Layar OLED. Fitur ini adalah alasan kenapa saya bisa betah melihat layar laptop tanpa mengalami rasa capek di mata.
Layar OLED yang digunakan oleh ASUS Vivobook Pro 14 OLED M3401Q mampu menampilkan kualitas visual terbaik karena memiliki color gamut 100% DCI-P3. Artinya laptop ini bisa menampilkan gambar dengan warna yang tajam, konsisten, dan akurat. Apalagi laptop ini juga sudah mengantongi sertifikasi PANTONE Validated Display.
Tidak hanya warna saja, layar ASUS Vivobook Pro 14 OLED M3401Q juga dapat menampilkan gambar sampai dengan resolusi 2,8k dengan 2880 x 1800. Gambar yang muncul akan terlihat sangat detail dan jelas. Response time yang sangat kencang yaitu hanya 0,2ms membuat gambar bergerak seperti animasi, video, atau film dapat ditampilkan secara tajam.
Layar OLED ini juga sudah didukung oleh teknologi SGS Eye Care Protection. Teknologi ini dapat mengurangi efek dari cahaya biru dari layar laptop yang bisa membuat mata lelah.
Memiliki layar yang mampu menghasilkan kualitas warna yang tajam, gambar yang mendetail, ditambah adanya perlindungan untuk mata. Ini semua membuktikan bahwa laptop ASUS Vivobook Pro 14 OLED M3401Q sangat cocok digunakan untuk content creator yang menghabiskan banyak waktu dengan menatap layar laptop.
Layar ASUS Vivobook Pro 14 OLED M3401Q juga memiliki kamera untuk webcam. Kamera ini memiliki resolusi 720p sehingga sudah terbilang nyaman jika digunakan untuk video cam. Kamera webcam laptop ASUS Vivobook Pro 14 OLED M3401Q juga sudah dilengkapi oleh webcam shield untuk melindungi hak privasi penggunanya.
Tombol ON/OFF dengan Finger Print
Untuk bagian panil keyboard, laptop ASUS Vivobook Pro 14 OLED M3401Q tidak terlalu berbeda dengan laptop kebanyakan. Pada bagian panil bawah terdapat layar touchpad yang bisa digunakan oleh kalian untuk navigasi jika malas memakai mouse.
Pada bagian paling atas panil keyboard terdapat barisan tombol yang bisa juga digunakan untuk mengatur fitur-fitur yang ada di laptop ASUS Vivobook Pro 14 OLED M3401Q, Misalnya tombol F8 bisa digunakan untuk mengatur cahaya backlight yang muncul dari belakang panil keyboard. Pada barisan ini juga terdapat tombol ON/OFF yang sekaligus didalamnya terdapat sistem pengamanan finger print.
Jeroan yang Powerfull
Content creator memerlukan laptop yang tidak hanya memiliki layar dengan kualitas gambar yang baik, tapi juga kinerja yang mumpuni. Sebabnya membuat konten apalagi untuk konten zaman sekarang diperlukan spesifikasi yang di atas rata-rata. Tentunya agar proses pembuatan bisa berjalan dengan lancar.
ASUS Vivobook Pro 14 OLED M3401Q dilengkapi oleh CPU AMD Ryzen 5 5600H. Processor ini cukup populer untuk digunakan pada laptop zaman sekarang baik itu untuk laptop biasa maupun gaming.
Pada bagian grafis, ASUS Vivobook Pro 14 OLED M3401Q memiliki dua VGA yaitu AMD Graphics dan NVIDIA GeForce RTX 3050. Kedua VGA ini bisa dioperasikan sesuai dengan aplikasi atau program yang kalian gunakan.
AMD Graphics adalah VGA bawaan yang terintegrasi dengan processor AMD Ryzen 5 5600H. Kartu grafis ini bisa mengatasi pembuatan konten yang ringan. Untuk yang pengerjaan yang lebih berat misalnya untuk rendering video, kalian bisa menggunakan NVIDIA GeForce RTX 3050.
Untuk bagian memori ASUS Vivobook Pro 14 OLED M3401Q memilik RAM 8GB DDR4. Sayangnya kalian tidak bisa menambah kapasitas memori karena tidak tersedia slot memori kosong pada motherboard.
Berikut adalah hasil benchmark ASUS Vivobook Pro 14 OLED M3401Q dengan menggunakan Cinebench R23 dan Geekbench 6:
Selain untuk bekerja membuat konten, ASUS Vivobook Pro 14 OLED M3401Q juga bisa kalian gunakan untuk bermain game. VGA NVIDIA GeForce RTX 3050 dan RAM 8GB yang disematkan dalam laptop ini memungkinkan kalian untuk memainkan game yang tidak terlalu berat.
ASUS Vivobook Pro 14 OLED M3401Q dilengkapi oleh sistem pendingin ASUS IceCool Plus. Sistem pendingin ini berupa dua buah kipas dan dua buah heatpipe yang dapat mengalirkan panas sekaligus menjaga suhu di dalam casing tetap stabil.
Untuk baterai ASUS Vivobook Pro 14 OLED M3401Q menggunakan baterai berkapasitas 63 Wh. Baterai ini kuat untuk penggunaan selama 6-9 jam. Laptop ini dibekali dengan charger berdaya 120 Watt dan memiliki fitur fast charging.
Kesimpulan
Layar OLED adalah keunggulan utama dari laptop ASUS Vivobook Pro 14 OLED M3401Q. Layar ini mampu menghasilkan kualitas gambar dengan detail dan warna yang tajam. Selain itu jeroan ASUS Vivobook Pro 14 OLED M3401Q yang memiliki dua VGA yaitu AMD Graphics dan NVIDIA GeForce RTX 3050 membuat kinerja laptop untuk pembuatan konten menjadi semakin maksimal. Belum lagi ditambah dengan desain casing yang moderen.
Jika kalian mencari laptop untuk content creator dengan budget di atas Rp11 juta maka ASUS Vivobook Pro 14 OLED M3401Q adalah jawabannya. Laptop ini sudah bisa kalian beli di website resmi ASUS Indonesia atau website e-commerce seperti Bhinneka, Blibli, Lazada, Shopee, dan Tokopedia.
Razer hari ini mengumumkan dua tambahan terbaru pada lini DeathAdder yang populer – Razer DeathAdder V3 Pro Faker Edition dan Razer DeathAdder V3.
Didesain sebagai bentuk kolaborasi dengan Lee “Faker” Sang-Hyeok, ikon dan pemain esport League of Legends yang telah diakui dunia, DeathAdder V3 Pro Faker Edition menampilkan desain yang unik untuk Unkillable Demon King¸ dan diperkuat dengan perangkat keras berperforma tinggi. Mouse favorit penggemar Razer selalu menjadi perangkat pilihan Faker, hadirnya DeathAdder V3 Pro Faker Edition menjadi bukti nyata. Secara terpisah, DeathAdder V3 juga hadir dengan opsi wired dan diperbaharui dengan teknologi mouse terbaru Razer, untuk keuntungan maksimal dalam permainan yang kompetitif.
“Kami percaya dalam menciptakan perangkat bermain game terbaik yang membantu atlet esport untuk mencapai kemenangan,” demikian kata Flo Gutierrez, Direktur Esport Global pada Razer. “Razer DeathAdder V3 Pro Faker Edition merayakan pertemanan jangka panjang kami dengan Faker sejak tahun 2016, memberikan dirinya sebuah versi khusus dari mouse favorit yang telah menemani perjalanannya sebagai legenda esport.”
Untuk Sang Raja Iblis yang Tidak Bisa Dibunuh
Menggunakan mouse DeathAdder, Faker membuat sejarah dengan memenangkan tiga kejuaraan dunia pada tahun 2013, 2015 dan 2016, memastikan mouse ini sebagai satu-satunya mouse untuk dirinya, Faker telah menggunakan lini mouse esport paling populer Razer. Dengan DeathAdder sebagai senjata pilihannya, Faker telah mendominasi kompetisi, menjadi satu-satunya pemain yang memecahkan berbagai rekor termasuk 500 lebih kemenangan dan 2,600 kali membunuh sepanjang kompetisi League of Legends di Korea dan 100 kemenangan pada kompetisi internasional.
“Ini merupakan momen spesial untuk saya. Saya selalu bermimpi untuk memiliki mouse pribadi dan sekarang saya bisa membagikan hal tersebut pada keluarga, teman dan penggemar saya,” demikian kata Lee “Faker” Sang-Hyeok. “Aku mencintai desain dan performa yang tak tergantikan ini. Terimakasih sebesar-besarnya pada Razer untuk upaya serta ketersediaan untuk bekerja dengan saya pada proyek yang menakjubkan ini”.
Melengkapi semua hal yang diperlukan dari mouse agar dicintai oleh para penggemar seluruh dunia, Razer DeathAdder V3 Pro Faker Edition hadir dengan teknologi terbaik pada kelasnya. Hal ini termasuk Sensor Optikal Razer Focus Pro 30K, Switch Optical Mouse Razer Generasi ke-3, Teknologi Nirkabel Razer HyperSpeed. Polling rate hingga 4000 Hz dengan dongle Nirkabel HyperSpeed Razer , dan hadir dengan desain super ringan 63 gram sembari menjaga bentuknya yang ergonomis
Favorit Baru Untuk Para Profesional
Favorit para penggemar, Razer DeathAdder V3 Pro, sekarang hadir dengan opsi wired. Memperkenalkan DeathAdder V3, yang hadir dengan teknologi terbaik Razer seperti sensor optikal Razer Focus Pro 30K, Switch Optical Mouse Gen-3 dan Teknologi HyperPolling 8000 Hz. Mouse ini menawarkan para gamers dengan performa, kecepatan dan kehandalan tiada duanya. Tetap dengan beban yang ringan hanya 59 gram, kabel Speedflex memungkinkan gesekan yang minimal dan pergerakan cepat untuk memenangkan kompetisi. Tekstur halus serba baru yang nyaman untuk digunakan dan tidak berkompromi pada cengkraman yang mudah.
DeathAdder V3 Pro Faker Edition dan Razer DeathAdder V3 mengisi iterasi terakhir Razer pada lini mouse paling populer mereka.
Spesifikasi Razer DeathAdder V3 Pro Faker Edition
Teroptimasi dengan desain super ringan 63 gram untuk penggunaan jangka panjang (di luar kabel)
Sensor Optikal Razer™ Focus Pro 30K
Kompatibilitas permukaan yang lebih luas – Sensor bekerja pada permukaan kaca bening dengan ketebalan minimal 4mm
Switch Optikal Mouse Razer™ yang dapat digunakan hingga 90 juta klik
Jangkauan hingga 4000 Hz dengan penggunaan Dongle Nirkabel HyperPolling, dijual terpisah
5 tombol yang dapat di program ulang secara independen, dan tambahan tombol DPI
Daya tahan Baterai hingga 90 jam
Pengisian daya USB Type C dan sebuah kabel Speedflex untuk pergerakan yang lebih lancar
Perkiraan Ukuran: 68 mm / 2.67 in (Lebar) x 44mm / 1.73 in (Tinggi) x 128mm / 5.00 in (Panjang)
Untuk informasi lebih lanjut terkait Razer DeathAdder V3 Pro Faker Edition bisa dilihat di sini. Harga dari Razer DeathAdder V3 Pro Faker Edition adalah $169.99 USD / 189.99€ MSRP dan bisa dibeli dari Razer.com, RazerStores dan distributor resmi.
Tentang Razer DeathAdder V3
Teroptimasi dengan desain super ringan 59 gram untuk penggunaan jangka panjang (di luar kabel)
Sensor Optikal Razer Focus Pro 30K
Kompatibilitas permukaan yang lebih luas – Sensor bekerja pada permukaan kaca bening dengan ketebalan minimal 4mm
Switch Optikal Mouse Razer yang dapat digunakan hingga 90 juta klik
Jangkauan hingga 4000 Hz dengan penggunaan Dongle Nirkabel HyperPolling, dijual terpisah
5 tombol yang dapat di program ulang secara independen
Teknologi HyperPolling 8000 Hz Razer
Kabel Speedflex untuk pergerakan yang lebih lancar
Perkiraan Ukuran: 68 mm / 2.67 in (Lebar) x 44mm / 1.73 in (Tinggi) x 128mm / 5.00 in (Panjang)
Untuk informasi lebih lanjut terkait Razer DeathAdder V3 bisa dilihat di sini. Harga dari Razer DeathAdder V3 adalah $69.99 USD / 79.99€ MSRP dan bisa dibeli dari Razer.com, RazerStores dan distributor resmi.
EA dan Maxis telah mengumumkan DLC baru untuk game The Sims 4. DLC ini berjudul Growing Together Expansion Pack. DLC ini fokus dalam hubungan keluarga antara anak dengan orangtua, orangtua dengan kakek dan nenek, atau cucu dengan kakek dan nenek. Setiap tindakan yang dipilih oleh pemain akan berdampak dengan hubungan sosial yang ada di keluarga tersebut.
DLC Growing Together Expansion Pack rencananya akan dirilis pada tanggal 17 Maret 2023 di semua platform. Detail lebih lanjut mengenai DLC ini bisa dilihat di sini.
Sega dan Ryu Ga Gotoku Studio telah merilis video baru yang membicarakan tentang pengembangan game Like a Dragon: Ishin!. Pada video ini kalian bisa melihat sesi wawancara dengan Takaya Kuroda yang merupakan pengisi suara dari Kazuma Kiryu.
Takaya Kuroda sendiri sudah absen setidaknya tiga tahun dari game Yakuza karena Kiryu tidak lagi menjadi karakter utama game. Barulah pada game Like a Dragon: Ishin! Kuroda kembali terlibat karena harus mengisi suara Kazuma Kiryu yang di dalam game ini adalah samurai bernama Sakamoto Ryoma.
Like a Dragon: Ishin! sudah rilis di PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, dan PC. Kalian juga bisa membaca review Like a Dragon: Ishin! yang sudah dibuat oleh tim Playcubic di sini.
Square Enix hari ini mengumumkan bahwa pihaknya telah merilis Octopath Traveler II ke konsol Nintendo Swtch, PS4 dan PS5. Oh iya game versi PC akan dirilis ke Steam esok hari.
Dalam game Octopath Traveler II, alur cerita dari masing-masing karakter bisa ditentukan oleh pemainnya sendiri. Pemain bisa memilih cerita atau misi mana yang ingin dilakukan lebih dulu. Misalnya assassin Throne bisa memilih untuk mengejar target ayahnya atau ibunya. Keduanya akan memiliki alur cerita yang berbeda. Sebelum membeli game, saat ini kalian juga bisa mengunduh demo game.
Demo game bisa kalian unduh lewat Nintendo Switch, PS4, PS5, dan PC (lewat Steam). Demo Octopath Traveler II yang diberi judul Prologue ini dapat dimainkan selama tiga jam. Kalian bisa menggunakan delapan karakter protagonis yang telah disediakan. Kawan-kawan yang menggunakan PS4 bisa mengunduh demo game lewat link berikut ini, sedangkan kalian yang menggunakan PS5 bisa mengunduh demo game di sini. Untuk Nintendo Switch silahkan masuk ke eShop Nintendo Switch di region kalian masing-masing ya.
Game Company of Heroes 3 milik publisher Sega dan developer Relic Entertainment telah rilis hari ini! Kalian bisa membeli game ini di PC via Steam.
Buat kalian yang belum tahu, Company of Heroes 3 adalah game strategi yang berlatar di Perang Dunia ke-2. Lokasi yang menjadi ladang pertempuran adalah wilayah Afrika dimana pasukan Axis yang dikepalai oleh Jerman bertarung melawan pasukan sekutu Inggris dan Amerika Serikat. Company of Heroes 3 memiliki empat kelompok. Selain Deutsches Afrikakorps, ada Wehrmacht, British Forces dan yang terakhir adalah U.S. Forces. Keempat kelompok ini masing-masing memiliki spesialisasi yang disesuaikan dengan gaya bermainnya.
Berikut adalah beberapa video strategi yang bisa digunakan oleh kalian yang tertarik untuk mencoba Company of Heroes 3:
Menjelang perilisan update Genshin Impact v3.5, HoYoverse telah membocorkan dua karakter baru yang akan hadir selanjutnya. Kedua karakter baru ini adalah Baizhu dan Kaveh. Fans Genshin Impact pastinya sudah tidak asing lagi dengan dua karakter ini.
Baizhu dan Kaveh akan sama-sama memiliki elemen Dendro. Baizhu berprofesi sebagai dokter di Liyue sedangkan Kaveh adalah seorang insinyur dari Sumeru. Belum diketahui senjata apa yang digunakan oleh keduanya. Mengenai bintang kemungkinan besar Baizhu adalah karakter bintang 5 sedangkan Kave adalah karakter bintang 4. Atau justru sebaliknya?
Update Genshin Impcat v3.5 akan rilis pada tangga; 28 Februari 2023. Update ini akan menghadirkan karakter baru Dehya dan Mika.
Warner Bros. Games telah merilis trailer baru untuk game Suicide Squad: Kill the Justice League. Trailer ini memperlihatkan seperti apa game tersebut ketika dimainkan dalam mode multiplayer. Trailer ini juga mengungkap para karakter baik superhero maupun supervillain yang akan hadir di dalam game.
Selain mode multiplayer yang bisa dimainkan oleh empat pemain sekaligus, Suicide Squad: Kill the Justice League juga bisa dimainkan sendirian alias singleplayer. Sayangnya tidak peduli multiplayer atau singleplayer, kalian harus tetap online untuk bisa memainkan game tersebut.
Warner Bros. Games juga merilis trailer Behind the Scenes yang memperlihatkan bagaimana developer Rocksteady Studio mengerjakan Suicide Squad: Kill the Justice League. Game ini rencananya akan rilis pada tanggal 26 Mei di PS5, PS4, Xbox Series, dan PC.
Kelihatannya bukan cuma Capcom saja yang merilis game fighting andalannya Street Fighter 6 di tahun 2023. NetherRealm Studio kabarnya juga akan merilis Mortal Kombat 12 di tahun 2023. Informasi ini dibocorkan oleh Warner Bros. Discovery CEO David Zaslav di laporan keuangan untuk kuartal keempat tahun 2022. Berikut adalah cuplikan videonya yang dibagikan oleh akun @GuiLeena_ di Twitter:
Belum diketahui seperti apa game Mortal Kombat 12 nanti. Bahkan developer NetherRealm Studio juga belum membicarakan apa-apa tentang game tersebut. Saat ini game Mortal Kombal paling baru adalah Mortal Kombat 11 yang rilis pada tahun 2019.