Bulan Mei telah tiba! Menjelang musim liburan pada bulan Juni-Juli, publisher dan developer mulai mempromosikan gamenya di bulan ini. Tapi ada juga publisher dan developer yang memutuskan untuk merilis gamenya di bulan Mei. Tujuannya adalah agar tidak tertutup oleh game-game besar yang biasanya rilis di bulan Juni-Juli.
Bulan Mei akan menjadi bulannya Nintendo Switch karena game The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom. Game ini akan rilis pada tanggal 12 Mei dan pastinya yang akan mendapat sorotan utama. Game lainnya yang rilis pada bulan Mei adalah game shooter bertema Vampire, Redfall pada 2 Mei. Dua game horor The Outlast Trials dan Amensia: The Bunker juga akan rilis pada bulan Mei. Menjelang akhir bulan The Lord of the Rings: Gollum akan dirilis yaitu pada tanggal 25 Mei.
Berikut adalah daftar game-game baru yang rilis pada bulan Mei 2023:
Age of Wonders 4: 2 Mei (PS5, Xbox Series, PC)
Redfall: 2 Mei (Xbox Series, PC)
Darkest Dungeon: 9 Mei (PC)
The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom: 12 Mei (Switch)
The Oulast Trials: 18 Mei (PC)
LEGO 2K Drive: 19 Mei (PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, PC)
After Us: 23 Mei (PS5, Xbox Series, PC)
Amnesia: The Bunker: 23 Mei (Xbox Series, Xbox One, PS4, PC)
Farming Simulator: 23 Mei (Switch, Android, iOS)
Miasma Chronicles: 23 Mei (PS5, Xbox Series, PC)
The Lord of the Rings: Gollum 25 Mei (PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, PC)
Bagaimana menurutmu? Adakah game dari daftar di atas yang rencananya akan kamu mainkan di bulan ini?
Hi kawan-kawan Playcubic, bagaimana liburannya? Semoga seru yah. Nah kali ini saya mendapatkan kesempatan untuk mengulas game yang juga seru nih, yang karakter utamanya mungkin banyak disukai oleh anak-anak 80-90an di Indonesia atau bahkan dunia. Yap, game yang saya ulas kali ini adalah SD Shin Kamen Rider Rumble, besutan dari Bandai Namco.
SD Shin Kamen Rider Rumble yang saya ulas adalah versi PC nya yang dirilis lewat Steam. Perlu diketahui, SD Shin Kamen Rider Rumble dirilis pada tanggal 27 April 2023 ke Nintendo Switch dan PC (Steam). SD Shin Kamen Rider Rumble mengusung genre beat ‘em up/hack and slash, sementara konsep gamenya didasarkan pada film terbaru berjudul SHIN KAMEN RIDER.
Dalam game ini pemain akan menjadi Kamen Rider versi chibi (Takeshi Hongo/Kamen Rider Ichigo) yang melawan organisasi SHOCKER. Secara singkat setelah kalian menyelamatkan Ruriko Midorikawa, anak dari Profesor Midorikawa, salah satu pencipta Kamen Rider. Misi kalian selanjutnya adalah menyelamatkan kakak dari Ruriko Midorikawa yang masih berada di organisasi dan tentu saja menghabisi seluruh anggota organisasi SHOCKER.
Dalam permainan pemain bisa mendapatkan berbagai macam power up untuk memperkuat Kamen Rider. Setiap stage juga akan diselingi boss battle. Kedepannya, karakter dari Shin Japan Heroes Universe (S.J.H.U.) – Godzilla, Unit-01, dan Ultraman – akan muncul dalam paket DLC karakter. SD Shin Kamen Rider Rumble menampilkan pertempuran sengit antara Kamen Rider dan SHOCKER, sambil menampilkan visual SD yang lucu bersama dengan sistem power-up yang sederhana namun mendalam untuk menciptakan sensasi Kamen Rider yang unik dalam menghajar puluhan musuh sekaligus.
Power up yang bisa kalian dapatkan di tiap stage penampakannya juga terbilang lucu-lucu (rata-rata adalah makanan), dan di akhir stage juga tersedia vending machine berisi minuman energi yang bisa meningkatkan kekuatan karakter. Jangan lupa untuk simpan uang kalian sebelum akhir stage di mesin ATM. Uang ini nanti bisa digunakan untuk meningkatkan kekuatan karakter di safe house.
Saya memainkan game ini di versi PC nya yang saya unduh lewat Steam. Spesifikasi singkatnya untuk PC adalah sebagai berikut :
MINIMUM:
Requires a 64-bit processor and operating system
OS: Windows 10 64-bit
Processor: Intel Core i3-2125 or AMD FX-4350
Memory: 4 GB RAM
Graphics: GeForce GTX 650 Ti or Radeon R7 250
DirectX: Version 11
Network: Broadband Internet connection
Storage: 2 GB available space
Additional Notes: Estimated performance: 1080p/60fps with graphics settings at “Low”. Framerate might drop in graphics-intensive scenes. – 64-bit processor and operating system are required.
RECOMMENDED:
Requires a 64-bit processor and operating system
OS: Windows 10 64-bit
Processor: Intel Core i5-2550K or AMD Ryzen 3
Memory: 8 GB RAM
Graphics: GeForce GTX 560 or Radeon HD 6970
DirectX: Version 11
Network: Broadband Internet connection
Storage: 2 GB available space
Additional Notes: Estimated performance: 1080p/60fps with graphics settings at “High”. Framerate might drop in graphics-intensive scenes. – 64-bit processor and operating system are required. – Windows 10 (Version 1809 or later) and a 4GB VRAM GPU (graphics board or video card) are required for DirectX 12 API.
Kalian bisa membeli SD Shin Kamen Rider Rumble di Steam dengan banderol IDR 299.000. Untuk season pass-nya (S.J.H.U. Season Pass) kalian bisa menebusnya seharga IDR 159.000 di Steam pula.
Pertama kali memainkan game ini perasaan yang saya dapatkan adalah nostalgia. Musik dan efek yang mengalun di dalam game membuat game ini terasa sangat lengkap. Apalagi jika karakter akan berubah menjadi Kamen Rider, rasanya seperti kembali ke jaman dulu, hahaha…
Saran saya, memainkan game ini nikmatnya memang menggunakan kontroler. Kalian bebas menggunakan kontroler apa saja, kalau saya pribadi menggunakan Nintendo Switch pro kontroler. Saya sudah mencoba menggunakan keyboard, namun feel yang dapat ketika menggebuk musuh kurang terasa mantap. Rasanya genre beat ‘em up/hack and slash memang sudah berjodoh dengan kontroler.
Berikut ini adalah dua video gameplay bagaimana perbedaan memainkan game dengan keyboard atau menggunakan kontroler :
Dengan keyboard
Dengan Kontroler
Di tiap stage, terdapat enam jenis musuh SHOCKER. Pemain akan menghadapi berbagai musuh dan gimmick dari stage atau level yang akan membuat terus merasa tegang. Nikmati aksi pertarungan satu lawan satu yang memacu adrenalin. Jangan lupa pilih musuh yang ingin dihajar lebih dulu. Tapi tenang saja, jika kalian menghajar musuh dengan benar, maka semua musuh yang ada di stage akan terkena efeknya alias terkena hit karakter kita semuanya.
Daya tarik dari game ini terletak pada pertempuran yang menantang melawan pasukan SHOCKER yang lebih kuat (menanti diujung stage sebagai bos musuh). Baca serangan musuh dan serang pada saat yang tepat. Dalam 1 kali stage, terdapat 3 part yang akhirnya akan membawa kalian ke pertarungan melawan bos musuh.
Ada berbagai macam serangan kombo dan juga serangan pamungkas yang bisa kalian keluarkan dalam game ini. Serunya lagi, jika kalian bermain berdua bersama teman, maka kombo yang dikeluarkan juga nampak dilakukan bersama-sama. Jika karakter sudah berubah menjadi Kamen Rider, maka serangan kalian akan lebih kuat dan kombo yang bisa kalian keluarkan juga lebih banyak. Jangan lupa keluarkan serangan tendangan maut yang legendaris, efek jurus yang terlihat dilayar mantep banget lho!
Kalian mungkin sering mengalami kekalahan di tengah-tengah permainan, tetapi barang-barang yang mereka kumpulkan akan memperkuat karakter kalian dan juga Cyclone. Jika kalian bisa memperkuat Cyclone, kalian bisa melewati stage yang sudah dilewati dan mendapatkan item yang mantap untuk melanjutkan pertempuran. Jadi jangan sedih jika mati melawan bos musuh, tetap semangat dan perkuat karakter kalian di safe house.
Kesimpulannya, SD Shin Kamen Rider Rumble adalah game yang cocok bagi penggemar serial Kamen Rider atau penggemar game pertarungan yang mencari sesuatu yang lucu dan imut. Namun, ada beberapa poin yang membuat game ini terasa repetitif dan terasa kurang jika dimainkan berulang-ulang. Diluar dari kekurangannya, game ini tentu saja tetap asik untuk dimainkan, apalagi jika dimainkan berdua bersama teman.
Kalian pasti sudah tahu tentang game terbaru HoYoverse yaitu Honkai: Star Rail yang baru rilis minggu kemarin. Meski masih seumur jagung, game turn-based ini ternyata lebih populer dibandingkan Genshin Impact dari segi jumlah download.
Menurut analis Daniel Ahmad (@ZhugeEX) di Twitter, Honkai: Star Rail sudah didownload sebanyak lebih dari 20 juta kali dalam kurun waktu satu hari setelah hari perilisannya. Ia menambahkan jumlah pra-registrasi Honkai: Star Rail dari China berjumlah 30 juta user. Sedangkan angka 10 juta user lainnya berasal dari global atau di luar wilayah China. Jika ditambah dengan data yang sekarang maka dipastikan angkanya bakal terus bertambah.
Honkai: Star Rail has already surpassed 20 million downloads, just 1 day after its release.
Meski memiliki jumlah angka download yang besar, Honkai: Star Rail masih harus membuktikannya dalam jangka panjang. Apakah game ini bisa mempertahankan jumlah user sebanyak itu dalam kurun waktu yang lama seperti Genshin Impact.
Developer NetherRealm Studio telah membagikan teaser baru untuk game fighting Mortal Kombat 12. Teaser ini diperlihatkan dalam postingan video di Twitter (@MortalKombat) tentang apresiasi developer kepada fans yang sudah mendukung game Mortal Kombat selama 30 tahun.
Nothing but appreciation for our fans over the past 30 Years. We're just getting started… pic.twitter.com/i8LzbGfISf
Dalam akhir video kalian bisa melihat Ed Boon yang mengatakan bahwa Mortal Kombat belum berakhir lalu diikuti oleh video teaser. Video ini memperlihatkan kepingan pasir yang kemungkinan berasal dari jam pasir milik Kronika, musuh utama di game Mortal Kombat 11.
Bagaimana menurut kalian? Apakah kalian juga antusias menunggu Mortal Kombat 12?
Film adaptasi game PlayStation Twisted Metal telah mendapatkan tanggal rilis. Film ini akan ditayangkan oleh Peacock mulai dari tanggal 27 Juli 2023. Film Twisted Metal dikonfirmasi akan memiliki 10 episode. Berikut adalah teaser trailernya:
Film Twisted Metal akan dibintangi oleh aktor Anthony Mackie yang akan berperan sebagai John Doe. Dalam gamenya John Doe adalah pengemudi dari Road Kill. Belum diketahui apakah peran dari Mackie akan sesuai dengan versi gamenya. Selain menampilkan Mackie, film Twisted Metal juga akan dibintangi oleh Stephanie Beatriz, Will Arnett, Thomas Haden Church, dan Joe Seanoa alias pegulat Samoa Joe. Pada teaser trailer kalian juga bisa melihat penampakan dari Sweet Tooth, pengendara mobil ice cream yang menjadi karakter ikonik franchise Twisted Metal.
Bagaimana menurut kalian? Tertarik atau tidak untuk nonton Twisted Metal?
Perilisan Star Wars: jedi Survivor sepertinya tidak sesuai dengan yang diharapkan oleh EA. Versi PC game ini mendapat kritik negatif akibat masalah teknis yaitu tidak stabilnya frame rate. Di Steam ketika berita ini dibuat, Star Wars: Jedi Survivor mendapat review mixed karena sebagian gamer PC mengklaim bahwa game ini tidak bisa dimainkan secara optimal di PC mereka.
Merespon kritik tersebut, EA akhirnya buka suara. Dalam postingan di Twitter (@EAStarWars), EA mengakui adanya masalah teknis di versi PC Star Wars: Jedi Survivor. Tim developer berjanji akan memperbaiki masalah tersebut dengan patch perbaikan yang akan dirilis pada setiap update baru.
Ketika rilis Star Wars: Jedi Survivor sudah menerima day-one patch untuk semua platform. Ukuran update ini tergolong besar yang sayangnya masih belum membantu performa dari versi PCnya.
Apakah kalian sudah memainkan Star Wars: Jedi Survivor? Jika belum kalian mungkin perlu membaca reviewnya lebih dulu.
Square Enix baru saja mengumumkan bahwa pihaknya telah merilis The Centennial Case: A Shijima Story, game bertema live-action mystery-adventure ke iOS melalui App Store dan juga Android melalui Google Play. Selain ke platform mobile, The Centennial Case: A Shijima Story juga sudah dirilis terlebih dahulu ke PS4, PS5, Nintendo Switch dan PC (Steam) pada tahun 2022.
Merayakan peluncuran game ke iOS dan Android, The Centennial Case: A Shijima Story saat ini mendapatkan potongan harga sebesar 50% di platform PS4, PS5, Nintendo Switch, App Store dan Google Play sampai dengan tanggal 10 Mei 2023 mendatang. Kalian yang penasaran dengan The Centennial Case: A Shijima Story bisa menyaksikan trailer terbaru game pada video di bawah ini.
Level Infinite dan developer Hotta Studio mengumumkan update dan ekspansi selanjutnya untuk Tower of Fantasy yang berjudul Sound of the Sea. Update ini akan dapat diunduh dan dinikmati oleh pemain Tower of Fantasy mulai tanggal 11 Mei 2023.
Peta Baru: The Deepsea Caverns of the Dark Source
Dalam ekspansi ini kalian akan mendapatkan akses ke bagian laut yang paling dalam, paling gelap, dan paling berbahaya yaitu The Deepsea Caverns of the Dark Source. Di sini kalian harus melakukan upgrade pada material mereka melalui misi prasyarat untuk menahan tekanan air yang sangat tinggi ketika memasuki The Dark Source.
Misi dan World Boss Baru
Akan ada dua misi puzzle-solving baru yang bisa diselesaikan Wanderer, yaitu Trapped Patrol Guard dan Inactive Surveillance Guard. Selain itu, terdapat sebuah mekanik baru dalam pembaruan ini, yaitu tingkat kesulitan akan bertambah seiring dengan level Dimensi dan bukan level karakter pemain.
Hal ini akan meningkatkan kekuatan musuh yang ditemui, namun juga dapat memberikan lebih banyak imbalan dari penyelesaian misi puzzle-solving dan isi peti. Kalianjuga akan bertemu dengan Abyssant: Nakya, world boss baru yang berwujud kerangka raksasa berbentuk laba-laba.
Simulacra Baru
Update Sound of the Sea juga memperkenalkan Simulacra baru bernama Gnonno. Terinspirasi oleh kakeknya, Nuok, yang merupakan anggota tim eksplorasi yang menemukan Innars, Gnonno juga berharap bisa menjadi penjelajah hebat.
Akan tetapi, reputasinya sebagai pembuat onar dan pribadi yang liar terkadang menghalangi cita-citanya. Meski sangat memahami lautan yang rumit, beberapa tahun silam dia membujuk sahabatnya untuk pergi menjelajah bersamanya, tapi hanya Gnonno yang kembali ke rumah.
Ada banyak misteri yang menyelimuti kejadian tersebut, tapi satu hal yang pasti adalah bahwa Gnonno mendapatkan kekuatan untuk memanggil makhluk aneh seperti gurita dan memerintahkan tentakelnya. Selain itu, dia menggunakan senjata andalannya, Mini Hurricane, dalam penjelajahannya.
Bagaimana menurut kalian? Tertarik untuk memainkan update terbaru Tower of Fantasy Sound of the Sea?
Hi kawan-kawan Playcubic, bagaimana kabarnya, semoga selalu sehat ya. Oh iya, berhubung masih bulan Syawal dan masih dalam suasana Idul Fitri, Saya mewakili Playcubic ingin mengucapkan “Selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir dan Batin”. Oke kembali ke topik. Kali ini Saya mendapatkan kesempatan untuk mengulas seri game Final Fantasy klasik, mulai dari Final Fantasi I sampai VI yang juga dirilis dalam bentuk bundel oleh Square Enix dengan judul “FINAL FANTASY I-VI Bundle” atau “Final Fantasy Pixel Remaster” versi Nintendo Switch-nya.
Sebenarnya selain dijual dalam versi bundel, kalian bisa membeli game Final Fantasy Pixel Remaster versi Nintendo Switch secara satuan dengan banderol harga rata-rata USD 17,99. Jika membeli dalam bentuk bundel kalian bisa lebih hemat karena hanya perlu menebus semua game ini seharga USD 74,99. Oh iya selain dirilis ke Switch, pada waktu yang sama, tanggal 20 April 2023, Final Fantasy Pixel Remaster juga meluncur ke PS4. Perlu diketahui bahwa game ini lebih dulu meluncur ke platform PC lewat Steam.
Dalam game Final Fantasy Pixel Remaster, pemain akan mendapatkan beberapa fitur unik khusus versi PS4 dan Nintendo Switch, termasuk opsi untuk beralih antara musik latar yang diaransemen ulang dan versi aslinya. Selain itu, versi PS4 dan Nintendo Switch juga mendapat fitur peningkatan tambahan untuk memperluas opsi permainan, termasuk mematikan random battle dan masih banyak lagi. Nah karena yang saya mainkan adalah versi Nintendo Switch, berarti saya lebih banyak mendapatkan keuntungan. Pertama saya bisa memainkan game ini dimana saja, saya bisa memainkan game ini di rumah menggunakan layar TV yang besar, atau membawa game ini dan memainkannya dimana saja dengan mode handheld.
Karena seri game ini tergolong ke seri RPG turn based alias “mbahnya” RPG, formula gameplay dari seri game Final Fantasi I sampai VI sama. Kalian harus mengikuti alur cerita yang sudah disediakan sambil membentuk karakter kalian agar menjadi kuat dan bisa mengalahkan bos musuh dengan terlebih dahulu meningkatkan level karakter kalian. Bagaimana cara meningkatkan level karakter? Tentu saja dengan menghabisi musuh-musuh yang levelnya sama atau lebih rendah hingga akhirnya level karakter kita menjadi lebih kuat. Yep, semua game ini memiliki formula inti seperti itu. Jangan lupa gunakan magic dan mainkan skill kalian. Bagaimana dengan armor dan senjata? Dua hal ini tetap berpengaruh dan menjadi bagian penting untuk pertahanan dan daya serang karakter kalian.
Bagi para kolektor Square Enix menyediakan game berformat fisik yang harganya sedikit lebih mahal. Kalian yang tinggal di Indonesia bisa membeli game di marketplace lokal dengan harga yang bervariasi, mulai dari IDR 2.900.000 sampai IDR 12.500.000 untuk versi fisik edisi khusus.
Kalian yang penasaran seperti apa penampakan Final Fantasy Pixel Remaster di Nintendo Switch bisa menyaksikan video gameplay-nya di bawah ini :
Final Fantasy Pixel Remaster sejatinya adalah koleksi dari enam game Final Fantasy klasik yang dirilis pada tahun 1980-an hingga awal 1990-an. Koleksi game ini dirilis kembali dengan grafis yang ditingkatkan dan tambahan fitur yang menarik untuk Nintendo Switch dan juga PS4. Grafis dalam game ini ditingkatkan namun masih tetap mempertahankan gaya pixel art yang khas dari era 8-bit dan juga 16-bit. Musik dan efek suara yang dihadirkan di dalam game ini juga sangat memukau dan berhasil memberikan nuansa nostalgia yang kuat. Satu hal yang patut dipuji dari Final Fantasy Pixel Remaster adalah penyesuaian yang dilakukan untuk mempermudah permainan. Pilihan untuk menyimpan game kapan saja dan di mana saja sangat membantu.
Yang mungkin menjadi salah satu perhatian para kolektor game dan fans Final Fantasy serta merupakan salah satu nilai plus dalam game ini adalah menu extra berisi Gallery dan Music Player yang bisa diakses bahkan pada saat baru memulai permainan. Kalian tidak perlu menamatkan game dulu untuk bisa masuk mengakses segala galeri serta soundtrack game.
Bagian suara dan musik dalam Final Fantasy Pixel Remaster merupakan salah satu keunggulan utama dari game ini. Suara dan musik yang disajikan dalam game ini sangat memukau dan berhasil memberikan nuansa nostalgia yang kuat. Setiap game dalam koleksi ini memiliki soundtrack yang ikonik dan melekat di ingatan fans Final Fantasy. Dalam Final Fantasy Pixel Remaster, musik-musik game sudah ditingkatkan kualitas audionya namun masih mempertahankan nuansa klasiknya. Efek suara dalam game ini juga sangat baik. Suara-suara yang dihasilkan berhasil menciptakan atmosfer yang tepat untuk setiap adegan dalam game. Secara keseluruhan, bagian suara dan musik dalam Final Fantasy Pixel Remaster sangat layak diacungi jempol. Kualitas audio yang dihadirkan sangat memuaskan.
Fitur auto-play dengan tempo gameplay yang cepat tersedia dalam Final Fantasy Pixel Remaster. Namun game ini tentu saja tetap menyediakan cara bermain secara tradisional yaitu dengan mengontrol karakter secara manual. Dalam game ini, pemain harus melakukan tindakan-tindakan yang diperlukan seperti memilih menu, menjelajahi lingkungan, memerangi musuh, kabur saat bertemu musuh dan menggunakan sihir atau item. Meskipun Final Fantasy Pixel Remaster menawarkan beberapa tambahan fitur modern namun tidak ada tambahan cerita atau karakter baru di dalam game ini.
Kesimpulannya, Final Fantasy Pixel Remaster menawarkan pengalaman bermain game yang lebih nyaman dengan grafis dan suara yang ditingkatkan. Namun, tidak ada tambahan cerita atau karakter baru yang membuatnya berbeda dengan versi aslinya.
Bandai Namco telah mengumumkan tanggal rilis untuk game Armored Core VI Fires of Rubicon. Game ini akan rilis pada tanggal 25 Agustus 2023 di PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, dan PC. Berikut adalah trailer baru yang menampilkan gameplay dari Armored Core VI Fires of Rubicon.
Bandai Namco juga mengungkap edisi Premium dan Collector Edition untuk Armored Core VI Fires of Rubicon. Kedua edisi ini akan berisi miniatur dari mecha yang ada di game tersebut dan bonus lainnya seperti artbook dan juga digital soundtrack.
Armored Core VI Fires of Rubicon akan berlatar di planet bernama Rubicon 3. Planet ini memiliki sumberdaya unik bernama Coral yang digunakan oleh manusia untuk perkembangan teknologi. Karena terlalu banyak dieksploitasi, Coral menyebabkan bencana alam di Rubicon 3 yang membuat planet tersebut dan galaksinya ditutupi oleh badai api.
Bencana tersebut rupanya tidak membuat takut manusia. Baik perusahaan besar maupun pemberontak berusaha untuk kembali ke Rubicon 3 untuk mendapatkan Coral. Karakter kalian adalah tentara bayaran yang mencari peruntungan dari konflik di Rubicon 3.
Bagaimana menurut kalian? Tertarik untuk memainkan Armored Core VI Fires of Rubicon?