Home Blog Page 375

Update Gratisan Hadir Kembali Untuk Powerwash Simulator!

0

Square Enix Collective dan FuturLab baru saja mengumuman konten terbaru gratisan bernama “Muckingham expansion update” yang akan hadir ke game Powerwash Simulator pada tanggal 18 April 2023 nanti.

Hadirnya konten Muckingham menjadi pertanda roadmap konten game Powerwash Simulator untuk tahun 2023 telah matang dan siap dirilis secara berkala. Update 1.2 (The Muckingham Files) akan mengingatkan pemain dengan Mauka Aito Desert yang misterius dari base game. Dalam misi tersebut pemain harus membersihkan patung antik, monumen dan kereta uap kuno. Ternyata ini bukanlah tempat dari benda-benda kuno berkumpul, tetapi juga berisi peninggalan teknologi tinggi bernama Solar Water Plant dan Satellite Dish berukuran besar.

FYI, dalam game ini kalian diharuskan untuk membersihkan berbagai macam objek, mulai dari kendaraan hingga bangunan dengan menggunakan berbagai model tembakan air, lengkap dengan cairan pembersihnya. Jadi game ini cocok bagi kalian yang doyan kebersihan.Saat ini sudah ada dua DLC gratisan yang tersedia untuk Powerwash Simulator. Pertama adalah DLC Midgard Special Pack dan yang kedua adalah DLC Tomb Raider Special Pack. Kalian yang belum membeli Powerwash Simulator bisa membaca ulasan dari Playcubic terlebih dahulu di sini. Saat ini Powerwash Simulator sudah tersedia di PS4, PS4 dan juga Nintendo Switch.

Selamat bermain!

Review Total War: Warhammer III Forge of the Chaos Dwarf: Menarik Tapi Sulit

0

Buat kalian yang suka dengan game strategi bertema fantasi Total War: Warhammer III pasti tidak akan mau ketinggalan DLC terbarunya, Forge of the Chaos Dwarf. DLC ini berisi faction baru yaitu Chaos Dwarf, saudara dari faction Dwarf yang sudah dicuci otak oleh Chaos.

Kebetulan saya mendapatkan kesempatan dari Sega dan Creative Assembly untuk memainkan review dari DLC ini. Kesan singkat yang bisa saya utarakan adalah menarik tapi sulit. Chaos Dwarf memiliki lini unit yang luar biasa dari segi desain dan visual maupun kekuatannya. Sayang untuk bisa memainkan faction ini secara maksimal, diperlukan pemahaman yang tidak mudah untuk dipelajari.

Total War: Warhammer III dan Chaos Dwarf

Buat kalian yang belum tahu tentang Total War: Warhammer III saya akan jelaskan secara singkat mengenai game ini. Total War: Warhammer III merupakan game ketiga dari franchise Total War: Warhammer. Game ini dirilis tahun 2022 eksklusif untuk PC.

Game ini sendiri mengangkat cerita dari dunia fantasi Warhammer yang dibuat oleh Games Workshop. Dunia Warhammer diceritakan penuh dengan peperangan dimana berbagai macam ras dan bangsa saling bertarung demi menjadi penguasa.

Pada Total War: Warhammer III kalian bisa memainkan bangsa Cathay, Kislev, Ogre Kingdom, dan Demon of Chaos. Selain menghadirkan pertarungan strategi yang masif, game ini juga memiliki unsur manajemen dimana kalian harus mengatur kota dan wilayah yang dikuasai.

Game ini memiliki mode singleplayer yang memiliki alur cerita, maupun multiplayer yang bisa berupa PVP atau sandbox raksasa Immortal Empire. Chaos Dwarf juga memiliki alur ceritanya sendiri di Total Warhammer III. Diceritakan bahwa faction ini saling berlomba satu sama lainnya untuk membuat bor raksasa demi mendapatkan kekuatan yang dinamakan Blood of Hashut yang terpendam di dalam tanah.

Ada tiga kelompok yang bisa kalian pilih ketika memainkan Chaos Dwarf yaitu Drazhoath the Ashen, Zhatan the Black, dan Astragoth Ironhand. Ketiganya memiliki gaya bermain yang berbeda. Drazhoath dan Astragoth lebih condong ke tipe magician yang memiliki berbagai macam sihir. Sedang Zhatan adalah full warrior yang lebih berorientasi ke serangan jarak dekat.

Saya sendiri sudah mencoba ketiganya dan lebih menyukai Drazhoath dan Astragoth karena keduanya memiliki serangan sihir jarak jauh. Zhatan menurut saya juga menarik, tapi mudah dikeroyok musuh. Kecuali jika ia sudah mendapatkan mount Lammasu yang bisa terbang sehingga ia bisa ditarik secara cepat jika terpojok.

Unit Kuat, Mekanik Sulit

Dari segi unit Chaos Dwarf memiliki dua tipe. Pertama adalah pasukan Greenskin yang terdiri dari Orc dan Goblin. Kedua adalah Chaos Dwarf itu sendiri. Pasukan Greenskin adalah yang pertama kali bisa kalian akses. Tier paling rendah dari pasukan ini adalah Orc dan Goblin Labourers. Mereka bisa kalian rekrut secara masif karena fungsinya memang adalah meat shield.

Baru setelah itu tier kedua yang terdiri dari Hobgoblin. Tier kedua ini akan menjadi tulang punggung dari pasukan kalian karena selain biaya rekrutnya yang tidak terlalu mahal, mereka cukup bisa diandalkan dalam pertempuran. Tier terakhir sekaligus yang paling kuat adalah pasukan Chaos Dwarf.

Saya sangat menyarankan untuk merekrut Chaos Dwarf Blunderbus karena serang jarak jauh mereka sangat kuat. Plus kalian juga harus mengambil divisi kendaraan tempurnya setidak satu atau dua di pasukan kalian. Selain bentuknya yang luar biasa keren, kendaraan tempur ini juga cukup tangguh. Contohnya adalah Deathshrieker Rocket Launcher yang merupakan kendaaran artileri jarak jauh. Lalu ada Skullcracker yang sangat cocok untuk menabrak lari musuh. Kalian juga bisa menambah add-on Dreadquake Mortar di Skullcracker kalian untuk serangan jarak super dahsyat. Jangan lupakan juga unit one-man army K’daai Destroyer.

Sayang untuk merekrut unit Chaos Dwarf tidak segampang sekedar klik. Kalian perlu memperhatikan aspek-aspek yang lain. Hal yang wajib kalian ketahui adalah untuk unit Chaos Dwarf dibatasi jumlah yang bisa direkrut. Untuk menambah jumlahnya kalian memperlukan sumber daya bernama Armaments yang bisa didapat dari Factory. Kalian juga bisa mengupgrade pasukan Chaos Dwarf kalian dengan membelanjakan Armaments di Hellforge.

Tidak selesai sampai disitu, Armaments bisa kalian peroleh dengan mengolah sumber daya alam atau Raw Material. Untuk mendapatkan Raw Material kalian harus menguasi satu kota (Bukan capital) lebih dulu dan mengubahnya menjadi Outpost. Nah untuk memanen Raw Material ini kalian memerlukan Labour alias budak. Bagaimana cara mendapatkan budak? Cukup dengan menyerang faction lain atau melakukan raid. Kalian juga bisa mendapatkan Labour, Raw Material, dan Armaments dengan jalur perdagangan alias Convoy.

Intinya kalian harus bisa menyeimbangkan antara pendapatan dan pengeluaran Armaments, Raw Material, Labour, serta tidak lupa Gold jika memainkan faction Chaos Dwarf. Menurut pengalaman saya, hal ini cukup sulit terutama pada awal-awal permainan dimana saya belum paham mekaniknya. Apalagi tempat tinggal Chaos Dwarf cukup rawan karena tepat berada di tengah-tengah musuh.

Satu hal lagi yang harus kalian perhatikan adalah mekanik The Tower of Zharr. Pada sistem ini kalian bisa menguasai posisi tertentu untuk mendapatkan bonus atribut. Tapi kalian juga harus berhati-hati dengan kelompok yang lain karena posisi kalian di The Tower of Zharr bisa dikudeta.

Forge of the Chaos Dwarf Dari Segi Teknis

Saya menggunakan dua PC untuk memainkan DLC. PC pertama menggunakan spesifikasi high end yaitu CPU Ryzen 7 2700X, VGU GeForce 3070, RAM 32GB plus SSD. Tidak ada kendala teknis saat memainkannya. Bahkan saya bisa menggunakan setting high.

Untuk PC kedua saya menggunakan spesifikasi i5-9400F, GeForce RTX 2060, dan RAM 16GB. Untuk setting yang digunakan antara medium ke low. Beberapa special effect juga harus saya matikan agar tidak menganggu kinerja PC. Saya sempat mengalami masalah teknis dimana semua unit yang saya gunakan tidak peduli ras atau bangsanya apa, menghilang saat digunakan untuk bertempur. Masalah ini akhirnya bisa saya selesaikan setelah mengubah-ubah bagian resolusi.

Replay Value

Memainkan Total War: Warhammer III tidak cukup hanya sekali dan dalam waktu singkat. Kalian harus memainkannya puluhan jam baru bisa merasa puas plus MENCOBA mode Immortal Empire untuk kesenangan maksimal. Hal ini juga berlaku bagi DLC Forge of the Chaos Dwarf.

Kesimpulan

Total War: Warhammer III bagi penggemar game strategi dan fans dari Warhammer itu sendiri bisa diibaratkan sebagai menu lengkap. Kalian sudah bisa puas hanya dengan base gamenya saja. Tapi jika kalian masih ingin menambah dessert, maka DLC Forge of the Chaos Dwarf perlu kalian coba.

Meski memiliki mekanik yang tidak mudah dipahami, tapi ini justru adalah tantangan baru bagi kalian. Karena begitu kalian menguasai mekaniknya, kalian akan mendapatkan faction dengan unit paling memuaskan di game Total War: Warhammer III.

DLC Total War Warhammer III: Forge of the Chaos Dwarf Telah Rilis

0

DLC Forge of the Chaos Dwarf untuk game Total War Warhammer III telah rilis. Kalian bisa memilih satu dari tiga Legendary Lord Chaos Dwarf yaitu Astragoth Ironhand, Drazhoath the Ashen, dan Zhatan the Black untuk menjadi karakter utama di DLC ini. Ketiganya memiliki kemampuan yang berbeda-beda.

DLC ini juga memiliki mekanik yang berbeda dan unik. Ada empat mekanik yang harus ketahui yaitu Hell Forge untuk membuat pasukan Chaos Dwarf untuk menjadi lebih kuat, Tower of Zharr yang merupakan tempat untuk memperebutkan kepemilikan kursi khusus di dalam dewan, Convoy untuk perdagangan alat perang atau mendapatkan berbagai sumber daya, dan yang terakhir adalah sistem ekonomi dimana diperlukan pendekatan yang berlapis-lapis untuk menaklukkan dan mengelola pekerja demi menjaga tungku api agar tetap menyala.

Selain itu dirilis pula update baru yang berisi konten gratis bagi semua pemain Total War Warhammer III. Konten gratis ini adalah Mirror of Madness yang merupakan mode time attack dan juga sandbox dimana kalian bisa mengatur efek-efek yang muncul dalam permainan. Ada juga Legendary Hero Ulrika Magdova untuk faction Kislev yang bisa didapatkan secara gratis dengan mendaftar di sini.

Buat kalian yang penasaran dengan DLC Chaos Dwarf apakah perlu dibeli atau tidak, baca ulasan reviewnya yang dibuat tim Playcubic di sini.

Suicide Squad: Kill the Justice League Tak Jadi Rilis Tahun ini

0

Kabar kurang baik buat kalian yang sudah menunggu game Suicide Squad: Kill the Justice League. Game kepunyaan Warner Bros. Game dan developer Rocksteady ini tak jadi rilis di tanggal 26 Mei 2023. Tanggal perilisan game ini diundur sampai dengan 2 Februari 2024.

Sebelumnya Suicide Squad: Kill the Justice League dijadwalkan rilis pada tahun 2022, lalu diundur menjadi 2023. Sekarang game ini justru baru akan rilis pada tahun 2024. Menurut keterangan dalam akun media sosialnya @suicidesquadRS, penundaan ini lebih kearah pemolesan ulang agar game ini sempurna dan memenuhi ekspektasi di produk akhirnya.

Suicide Squad: Kill the Justice League akan menampilkan empat villain dari dunia superhero DC yaitu Harley Quinn, Captain Boomerang, Deathshot, dan King Shark. Game ini akan menggunakan konsep live-service dimana untuk memainkannya dibutuhkan koneksi internet.

 

The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom Dapat Trailer Baru

0

Nintendo telah merilis trailer baru untuk game The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom. Video ini hampir sama dengan video sebelumnya. Tapi ada hal baru yang disisipkan yaitu sedikit teaser dari alur cerita The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom. Kalian bisa melihat Ganondorf, tokoh yang kelihatannya akan menjadi villain utama di game ini. Selain itu kalian juga bisa melihat Zelda yang sepertinya sedang berada di dalam dilema.

The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom akan rilis pada tanggal 12 Mei 2023 eksklusif di Nintendo Switch.

Trailer Baru Final Fantasy XVI Bagikan Informasi Detail dan Gameplay Epik

0

Pada event State of Play yang digelar pagi hari tadi, Sony dan Square Enix telah merilis trailer baru untuk game Final Fantasy XVI. Durasi video ini cukup lama karena memiliki beragam informasi. Mulai dari alur cerita Final Fantasy XVI, mekanik gameplay, map dan hideout, anggota party, equipment yang bisa memudahkan permainan, sampai dengan pertarungan cinematic Eikon Battle.

Final Fantasy XVI akan rilis pada tanggal 22 Juni 2023 eksklusif di PS5.

Ngobrol dengan Developer Immortals of Aveum: DNA Call of Duty di Game Battlemage

0

Apa jadinya jika Call of Duty tidak menggunakan machine gun dan rifle, melainkan sihir alias magic? Immortals of Aveum adalah game terbaru EA yang mungkin bisa menjawab pertanyaan tersebut. Game ini dibuat oleh developer Ascendant Studios.

Penampilan perdana Immortals of Aveum adalah pada event The Game Awards tahun lalu. Pada waktu itu teaser trailer game ini ditayangkan untuk pertama kalinya dimana sang karakter protagonis menggunakan senjata seperti sarung tangan di medan pertempuran. Setelah itu Immortals of Aveum menghilang tanpa kabar.

Belum lama ini saya mewakili Playcubic mendapat kesempatan untuk mengikuti event digital Immortals of Aveum yang digelar oleh EA. Dalam event ini saya bisa langsung mendengar penjelasan dari tim developer Ascendant Studios tentang game buatan mereka dan apa yang membuatnya unik.

Menurut CEO sekaligus Game Director dari Ascendant Studios Bret Robbins, Immortals of Aveum adalah game singleplayer FPS bertema Battlemage. Karakter utama game ini adalah Jax. Ia adalah bagian dari satuan bernama Immortals yang memiliki kemampuan untuk mengendalikan sihir. Dengan kemampuannya, Jax ditugaskan untuk membela negara Lucium yang berperang dengan negara Rashan demi mengendalikan sumber dari segala sihir di dunia bernama Aveum.

Bret Robbins CEO Ascendant Studio

Dalam trailer yang diperlihatkan dalam event, saya melihat Jax menggunakan sarung tanggannya untuk mengendalikan tiga tipe sihir yaitu biru, merah, dan hijau. Ketiga sihir ini memiliki fungsi yang berbeda-beda saat digunakan dalam pertempuran. Misalnya untuk melawan musuh dengan shield, Jax lebih dulu harus menghancurkannya dengan sihir Shatter lalu diikuti dengan Lash untuk menarik musuh mendekat, baru setelah itu diserang dengan serangan sihir Fragfire.

Dunia Aveum juga terlihat sangat menarik atau istilahnya magical. Dunia ini unik karena meski memiliki latar sihir, ternyata juga memiliki teknologi yang futuristik. Beberapa adegan juga mengingatkan saya dengan game Call of Duty.

Berikut adalah wawancara saya dan anggota media lainnya bersama dengan perwakilan developer Ascendant Studios Bret Robbins, Kevin Boyle (Executive Producer), dan Dave Bogan (Senior Art Director), dan Julia Lichtblau (Associate Art Director) tentang Immortals of Aveum:

Pertanyaan (P): Apakah kalian memiliki inspirasi dari game lain saat mendesain Immortals of Aveum?

Bret Robbins (BR): Saya menggunakan pengalaman saya selama mengerjakan game Call of Duty saat mendesain gameplay dari Immortal of Aveum. Saya ingin agar game ini sangat fluid saat pemain sedang bertarung dengan musuh sehingga bisa menciptakan suasana yang imersif. Tapi tantangannya adalah di game ini tidak ada senjata melainkan hanya sihir. Jadi kamu harus berpikir dua kali agar bagaimana ini bisa menjadi menarik dan tidak terlihat aneh di mata gamer.

P: Apa yang membedakan Immortals of Aveum dengan Call of Duty?

BR: Immortals of Aveum bukan Call of Duty dengan sihir, melainkan sesuatu yang lain. Tidak hanya gameplay action saja, anda juga bisa menemukan elemen eksplorasi dan puzzle solving di game ini. Kami juga sudah memiliki banyak ide untuk konten-konten selanjutnya. Jika anda mencoba menamatkan cerita utama game ini maka setidaknya anda akan menghabiskan waktu 20 jam lebih.

Kevin Boyle (KB): Menambahkan saja, cerita dari Immortals of Aveum akan sangat mendalam. Tidak hanya mengenai konflik antar Lucium dan Rashan saja, melainkan lebih dari itu.

P: Apakah di game ini adalah elemen seperti reloading, cover shooting, dan lain-lain? Karena Immortals of Aveum sendiri adalah game FPS hanya saja tidak menggunakan senjata tapi sihir.

BR: Kami banyak mendiskusikan hal ini. Tapi pada akhirnya kami semua setuju bahwa di Immortals of Aveum pemain tidak perlu sembunyi di balik perlindungan sambil menembaki musuh, melainkan langsung berhadapan seperti gunslinger.

P: Apakah ada sihir khusus seperti bisa mengendalikan elemen light dan darkness?

BR: Dalam permainan anda bisa mengkombinasikan sihir biru, merah, dan hijau. Setiap sihir ini nantinya akan memiliki fungsi dan momen sendiri kapan bisa digunakan. Beberapa tipe musuh juga memiliki kelemahan terhadap sihir tertentu.

P: Apakah Immortals of Aveum akan memiliki mode multiplayer?

BR: Untuk saat ini kami hanya fokus kepada mode singleplayer saja.

P: Di game ini banyak karakter yang menggunakan tato. Apakah ada maksud dibaliknya?

Dave Bogan (DB): Secara gameplay tato tidak memiliki efek apa-apa. Tapi dari segi cerita tato ini akan lebih menegaskan seperti apa kepribadian dan latar belakang dari karakter itu.

P: Tolong deskripsikan nilai estetika dari dunia Aveum ini. Seperti arsitektur bangunannya dan sihir yang ada.

Julia Lichtblau (JL): Kami mengkombinasikan banyak hal untuk membuat dunia Aveum ini agar menjadi unik. Misalnya untuk tanaman kami menggunakan desain tanaman yang ada di sekitar kita. Lalu dari segi arsitektur kami banyak menggunakan tembok tinggi dan besar yang melambangkan militer. Ditambah kami juga banyak membuat reruntuhan-reruntuhan kuno di game ini untuk menciptakan nuansa sejarahnya bahwa dunia ini sudah ada sejak lama dan sudah melewati banyak perubahan.

P: Apakah game ini akan memiliki photo mode?

BR: Kami akan ungkap ini lebih lanjut nanti.

P: Apakah game ini mengharuskan pemainnya selalu online? Apakah ada fitur microtransaction didalamnya?

BR: Tidak dan tidak.

P: Seandainya jika kalian harus memilih aspek yang paling unik dari Immortals of Aveum, apakah yang akan kalian pilih?

KB: Saya akan memilih segi cerita dan karakternya karena keduanya saling berhubungan dan sangat mendalam sekaligus menarik untuk diikuti.

JL: Saya setuju dan mau menambahkan sedikit, semua NPC di game ini akan memiliki oleh dialog-dialog yang apik dan menghibur.

BR: Tidak hanya karakter dan cerita saja, kami juga membuat gameplay di Immortals of Aveum sebaik mungkin agar semuanya saling seimbang dan mendukung satu sama lain. Saya berharap agar gamer bisa menikmati game ini semaksimal mungkin.

DB: Proses produksi Immortals of Aveum juga tidaklah mudah. Diperlukan desain animasi yang bagus, penulis naskah yang imajinatif, aktor mocap dan pengisi suara yang harus bisa tetap sinkron, dan masih banyak lagi. Menurut saya pasion inilah yang merupakan aspek terbaik dari Immortals of Aveum.

Immortals of Aveum akan rilis pada tanggal 20 Juli 2023 untuk platform PS5, Xbox Series, dan PC. Game ini tersedia dalam versi standard edition dan juga digital deluxe edition.

Tanggal Rilis Immortals of Aveum Diungkap

0

EA dan Ascendant Studio telah mengumumkan tanggal rilis dari game Immortals of Aveum. Game ini akan rilis pada tanggal 20 Juli 2023 di PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, dan PC.

Pertama kali diungkap pada event The Games Awards 2022, Immortals of Aveum adalah game FPS dimana kalian akan menjadi seorang battlemage bernama Jak. Tidak ada rifle, machinegun, atau granat di game ini melainkan sihir.

Penasaran dengan Immortals of Aveum? Baca wawancara tim Playcubic dengan developer Ascendant Studio yang membahas apakah itu Immortals of Aveum.

Sega Tunda Tanggal Rilis Game Roguelite Endless Dungeon

0

SEGA dan Amplitude Studios SAS mengumumkan bahwa game Endless Dungeon akan ditunda perilisannya di PC, PS5, PS4, Xbox Series, dan Xbox One hingga 19 Oktober 2023. Tahap Early Access akan tersedia mulai tanggal 17 Oktober 2023 untuk pemain yang melakukan pre-order Endless Dungeon “Last Wish” digital edition di PC dan konsol. Untuk tanggal rilis versi Nintendo Switch akan diumumkan nanti. Pemain yang telah melakukan pembelian di toko digital dapat meminta pengembalian dana sesuai dengan kebijakan yang berlaku di platform pembelian.

Waktu tambahan ini akan memungkinkan developer untuk lebih memperhatikan masukan dari komunitas. Developer akan bekerja pada peningkatan termasuk keseimbangan, meta-progresi, onboarding, dan perbaikan umum untuk menciptakan pengalaman roguelite yang paling seru di game Endless Dungeon.

Romain de Waubert, General Manager dan CCO dari Amplitude Studios mengatakan: “Kami bersyukur dan merasa terhormat bahwa para pemain menantikan Endless Dungeon. Masukan yang kami terima selama sesi OpenDev kami telah membuktikan bahwa kami benar-benar memiliki sesuatu yang istimewa dalam genggaman kami dan kami ingin memastikan kami memiliki waktu untuk mengembangkan game hingga mencapai potensi penuhnya. Pemain selalu menjadi inti dari filosofi studio kami dan merilis Endless Dungeon pada bulan Oktober akan memberi kami waktu tambahan untuk terus bekerja dengan komunitas dan memoles game untuk pengalaman hari pertama yang luar biasa. Kami tidak sabar untuk penggemar seri ini dan pemain baru merasakan kombinasi gameplay unik Endless Dungeon dari roguelite, aksi taktis, dan tower defense.”

Sejak diumumkan, pemain telah menjadi bagian dari proses pengembangan Endless Dungeon melalui platform co-development Amplitude Studios, Games2Gether. Anggota telah berpartisipasi dalam sesi OpenDev untuk memainkan game pada tahap-tahap yang berbeda dalam pengembangannya dan memberikan masukan tentang fitur-fitur khusus yang berkaitan dengan segala hal mulai dari core loop hingga meta-progression. Amplitude akan terus memproses dan menerapkan umpan balik ini untuk memastikan pemain Endless Dungeon memiliki pengalaman terbaik saat peluncuran.

Untuk berterima kasih atas kesabaran komunitas selama game mencapai garis finish, Amplitude akan menyertakan beberapa konten gratis tambahan bagi mereka yang telah melakukan pre-purchase game di PC, dan bagi mereka yang menjadi salah satu pembeli pertama di konsol.

Trine 5: A Clockwork Conspiracy Diumumkan

0

THQ Nordic dan Frozenbyte telah mengumumkan game baru dari seri Trine. Game ini berjudul Trine 5: A Clockwork Conspiracy. Rencananya game ini akan dirilis pada musim panas tahun ini di PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, dan PC.

Franchise Trine memang terkenal dengan gaya 2.5D dengan visual dan grafis yang indah. Dalam game Trine 5, kalian akan menjadi Amadeus the Wizard, Zoya the Thief, dan Pontius the Knight yang melawan pasukan Clockwork. Game bergenre puzzle platformer ini bisa dimainkan singleplayer maupun empat pemain sekaligus dalam mode co-op.

Bagaimana menurut kalian?