Home Blog Page 37

PS6 Akan Tersedia Dalam Beberapa Tahun Lagi

0
PS6 Akan Tersedia Dalam Beberapa Tahun Lagi

Sony telah memberikan petunjuk resmi pertama mengenai PS6, konsol terbaru PlayStation yang sudah lama dinantikan oleh fans. Teaser ini muncul dalam video terbaru di YouTube resmi PlayStation. Dalam video, Mark Cerny selaku arsitek utama konsol Sony mengungkap bahwa konsol generasi berikutnya akan dirilis “dalam beberapa tahun lagi”.

Meski tidak memberikan detail apa-apa, pernyataan singkat ini mampu memicu spekulasi di kalangan fans.

Kolaborasi Sony dan AMD Jadi Kunci

Dalam video tersebut, Mark Cerny berbincang dengan Jack Huynh, Wakil Presiden Senior AMD. Keduanya membahas peningkatan grafis signifikan yang dihasilkan dari kerja sama antara Sony dan AMD.

Cerny menjelaskan bahwa teknologi yang sedang dikembangkan ini masih dalam tahap awal, namun sangat menjanjikan untuk masa depan. Ia menambahkan bahwa dirinya “tidak sabar membawa inovasi tersebut ke konsol masa depan dalam beberapa tahun lagi”, yang secara tersirat mengacu pada PS6.

AMD sendiri sudah menjadi partner lama Sony dalam membuat konsol PlayStation. Mulai dari PS4 dan sekarang di PS5, Sony selalu menggunakan brand berwarna merah ini sebagai tenaga utama di konsolnya. Jadi, wajar saja Sony dan AMD akan kembali bekerjasama untuk PS6.

Spekulasi PS6 Memanas

Komentar Cerny tersebut membuat komunitas gaming kembali ramai membicarakan kapan PS6 akan dirilis.

Sebelumnya, sejumlah rumor dan teori memperkirakan bahwa PS6 akan meluncur pada tahun 2027, mengikuti pola enam hingga tujuh tahun antar generasi konsol. Namun dengan pernyataan terbaru ini, sebagian penggemar meyakini bahwa Sony mungkin menunda rencana tersebut agar bisa memaksimalkan kemampuan teknologi baru dari AMD.

Meskipun belum ada tanggal resmi, pernyataan Mark Cerny sudah memberi gambaran bahwa Sony tengah fokus menyiapkan fondasi kuat untuk PS6. Jika mengikuti siklus pengembangan sebelumnya, kemungkinan besar konsol ini baru akan diumumkan dalam dua hingga tiga tahun ke depan. Hingga saat itu tiba, PS5 dan versi Pro yang akan terus menjadi andalan Sony di pasar global.

Bagaimana menurut kalian?

Garena Ramaikan IGDX 2025 dengan Game Inkubasi Lokal

0
Garena Ramaikan IGDX 2025 dengan Game Inkubasi Lokal

Kembali hadir di IGDX 2025 (Indonesia Game Developer eXchange) yangberlangsung pada 9–11 Oktober 2025 di Bali, Garena tidak hanya membawa tim pemenang Garena Game Jam 2, tetapi juga memperkenalkan game hasil inkubasi lokal buatan tim Indonesia.

Garena Dukungan Industri Game Nasional

Dalam pernyataan resminya, Hans Saleh, selaku Country Head Garena Indonesia, menegaskan komitmen Garena terhadap ekosistem game Indonesia. Ia menyebut IGDX sebagai inisiatif penting yang telah konsisten menjadi wadah pertemuan dan pengembangan berkelanjutan bagi pelaku industri game lokal sejak 2020.

“Garena bangga dapat kembali menjadi bagian dari inisiatif penting ini,” ujar Hans.

Pemenang Garena Game Jam 2 di IGDX 2025

Garena membawa pemenang Garena Game Jam 2 di IGDX 2025, yaitu Tim Flying Dutchman dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Tim ini beranggotakan tiga mahasiswa yaitu Muhammad Jafar Fadli dari Fakultas Teknik Telekomunikasi, Luzhanifa Savina Yasmine dari Fakultas Bio-engineering, dan Izzah Imani dari Fakultas Seni Rupa dan Desain.

Karya mereka berjudul Rotasella menjadi juara berkat gameplay yang unik dan tantangan yang menantang. Setelah menjalani proses inkubasi bersama Garena Indonesia, Rotasella kini hadir dengan desain dan pengalaman bermain yang lebih matang.

Game Inkubasi Lokal Garena Indonesia

Selain karya pemenang Game Jam, Garena juga akan memperkenalkan Chicken Tower Defense, game strategi PvP hasil inkubasi tim lokal Garena Indonesia di bawah pengawasan Dharmawan Santosa, Strategic Operations & Incubation Lead. Menariknya, proyek ini dikembangkan oleh Uttsada Jason, Game Programmer Garena Indonesia sekaligus alumni Garena Game Jam 1 tahun 2023.

Meskipun tidak memenangkan kompetisi saat itu, Jason menonjol berkat kreativitasnya hingga akhirnya direkrut oleh Garena pada 2024. Kini, melalui IGDX 2025, Jason menampilkan karya terbaiknya lewat Chicken Tower Defense, game strategi yang mengajak pemain membangun, menggabungkan, dan menempatkan tower untuk bertahan sekaligus menyerang lawan secara kompetitif.

Rangkaian Acara IGDX 2025

Agenda IGDX 2025 akan terbagi menjadi dua bagian, yaitu Business Day pada 9–10 Oktober dan Conference Day sebagai puncak acara pada 11 Oktober 2025. Selama tiga hari tersebut, pengunjung dapat mencoba berbagai game karya anak bangsa.

Bagaimana menurut kalian?

Unix Paradise Berhasil Pertahankan Gelar Juara di PBSEA 2025

0
Unix Paradise Berhasil Pertahankan Gelar Juara di PBSEA 2025

Tim Unix Paradise kembali mencatatkan sejarah besar di dunia esports Asia Tenggara setelah berhasil mempertahankan gelar juara di PBSEA 2025 (Point Blank Southeast Asia).

Setelah meraih kemenangan gemilang di PBSEA 2024, Unix Paradise sekali lagi menunjukkan dominasinya pada Grand Final PBSEA 2025 yang digelar pada 4–5 Oktober 2025. Keberhasilan ini menegaskan status Unix Paradise sebagai penguasa baru skena Point Blank regional.

Duel Sengit di Babak Final PBSEA 2025

Turnamen PBSEA 2025 menghadirkan pertandingan yang menegangkan sejak awal. Format Best of Three (BO3) dan Best of Five (BO5) menjadikan setiap duel berlangsung dramatis dan penuh strategi. Di hari pertama, dua tim perwakilan Indonesia, Unix Paradise dan A4 Comeback Toxido, tampil dominan dengan menyapu bersih tim asal Filipina, WildDF dan NO LIMITS masing-masing dengan skor 2-0.

Sementara itu, perwakilan Thailand juga menunjukkan kekuatan mereka dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas tim Bloodthirst MLV dan Rage Serumpun dari Malaysia/Singapura. Pertarungan semakin memanas pada babak semifinal hari kedua ketika Unix Paradise berhadapan dengan Okespe x RaO dari Thailand dalam tiga map sengit. Unix Paradise akhirnya berhasil melaju ke Final PBSEA 2025, bergabung dengan A4 Comeback Toxido yang sebelumnya menundukkan Reformatio NEVERLAND713 dengan skor 2-0.

Pada partai final, dua tim Indonesia saling adu strategi untuk menentukan siapa yang paling pantas menjadi juara. Setelah pertarungan panjang dengan skor ketat, Unix Paradise berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2 atas A4 Comeback Toxido.

Kemenangan ini menjadikan Unix Paradise sebagai juara bertahan dua tahun berturut-turut (back-to-back champion), sementara A4 Comeback Toxido menempati posisi runner-up dan Reformatio NEVERLAND713 di posisi ketiga.

Sebagai juara pertama, Unix Paradise membawa pulang USD 3.100 (sekitar Rp50 juta) beserta hadiah eksklusif in-game skin dari Zepetto. Sementara itu, A4 Comeback Toxido menerima Rp20 juta, dan Reformatio NEVERLAND713 mengantongi Rp10 juta.

Bagaimana menurut kalian?

Developer Clair Obscur: Expedition 33 Akan Tambahkan Bahasa Indonesia

0
Developer Clair Obscur: Expedition 33 Akan Tambahkan Bahasa Indonesia

Studio game Prancis, Sandfall Interactive, baru saja mengumumkan pencapaian besar untuk game debut mereka, Clair Obscur: Expedition 33. Game turn-based RPG ini telah terjual lebih dari lima juta unit di seluruh dunia.

Untuk merayakan kesuksesan tersebut, developer mengkonfirmasi bahwa mereka sedang menyiapkan update besar yang akan menambahkan banyak konten baru. Informasi ini dibagikan melalui website resmi Expedition 33.

Update Baru Clair Obscur: Expedition 33

Salah satu konten baru yang akan ditambahkan adalah wilayah baru. Wilayah ini juga akan menghadirkan musuh-musuh baru serta kejutan tersembunyi bagi pemain. Selain itu, akan ditambahkan juga boss challenge yang ditujukan bagi pemain yang sudah menamatkan gamenya, dan mencari tantangan lain.

Tapi, yang mengagetkan adalah penambahan lokalisasi teks dan UI ke dalam lebih banyak bahasa, dimana salah satunya adalah bahasa Indonesia. Tak disangka, ternyata Indonesia memiliki pengaruh yang cukup besar sampai developer memutuskan untuk menambahkan bahasa Indonesia.

Meski berbagai detailnya telah dibagikan, Sandfall Interactive belum mengumumkan kapan update ini akan dirilis.

Gameplay Solo Leveling: Arise Overdrive Diperlihatkan

0
Gameplay Solo Leveling Arise Overdrive Diperlihatkan

Netmarble dan Netmarble Neo telah merilis video berisi gameplay untuk Solo Leveling: Arise Overdrive. Game ini sendiri dijadwalkan meluncur secara global pada 17 November 2025 untuk PC melalui Steam dan Microsoft Store, disusul versi PlayStation 5 dan Xbox Series yang akan menyusul pada tahun 2026.

Diadaptasi dari novel Korea dengan judul yang sama, Solo Leveling: Arise Overdrive akan menghadirkan pengalaman pertarungan intens yang memadukan strategi, refleks cepat, dan pengambilan keputusan taktis.

Visual Next-Level dan Personalisasi Karakter

Netmarble Neo menegaskan bahwa Solo Leveling: Arise Overdrive akan menghadirkan visual dengan kualitas tinggi di lini game adaptasi manhwa. Dunia Solo Leveling dibangun ulang dengan grafis masa kini untuk PC dan konsol, menghadirkan atmosfer yang megah, dan penuh detail.

Menariknya, pemain dapat memodifikasi tampilan karakter utama, Sung Jinwoo, mulai dari gaya dan warna rambut hingga aksesori wajah untuk menciptakan versi unik yang sesuai dengan preferensi masing-masing. Tidak hanya itu, Hunter lain dalam tim juga bisa diubah warna rambutnya, menonjolkan karakteristik individu setiap anggota tim.

Sistem Pertarungan Dinamis dan Strategis Solo Leveling: Arise Overdrive

Gameplay dalam game ini dirancang melampaui konsep hack-and-slash tradisional. Sistem combat menitikberatkan pada pengambilan keputusan strategis dan kontrol presisi, di mana setiap gerakan memiliki konsekuensi. Pemain dapat memanfaatkan sistem parry untuk menangkis serangan musuh secara tepat waktu/

Pertumbuhan Sung Jinwoo sepenuhnya berada di tangan pemain. Melalui skill tree, pemain dapat mengembangkan gaya bertarung Jinwoo dengan berbagai gaya. Dari serangan cepat hingga gaya bertahan yang taktis, tidak ada dua Jinwoo yang sama.

Fitur Monarch Transformation dan Mode Multiplayer

Salah satu fitur paling menarik adalah Monarch Transformation System, di mana Sung Jinwoo dapat bangkit sebagai Monarch of Shadows. Dalam mode ini, Jinwoo mampu melepaskan kemampuan luar biasa dengan kekuatan bayangan yang menghancurkan, dan mendominasi medan tempur.

Selain bermain solo, pemain juga dapat berkolaborasi dengan hingga tiga teman lain dalam mode multiplayer empat pemain.

Bagaimana menurut anda?

Game Lokal 1998: The Toll Keeper Story Dapat Tanggal Rilis

0
Game Lokal 1998 The Toll Keeper Story Dapat Tanggal Rilis

GameChanger Studio telah mengumumkan tanggal rilis untuk game naratif terbarunya, 1998: The Toll Keeper Story. Game ini yang akan dirilis secara global pada tanggal 28 Oktober 2025 untuk PC (Steam).

Game ini akan mengangkat tema ketahanan hidup dan kemanusiaan di tengah krisis, dimana pemain akan menyelami perjalanan emosional seorang ibu yang berjuang di masa sulit. Inspirasi untuk pembuatan game datang dari kondisi nyata krisis finansial Asia di tahun 1998.

Kisah 1998: The Toll Keeper Story

Game Lokal 1998 The Toll Keeper Story gameplay

Pemain akan berperan sebagai Dewi, seorang petugas tol yang sedang hamil dan berusaha melindungi keluarganya di tengah kekacauan dan kelangkaan di negara fiksi bernama Janapa. Setiap hari di pos tol akan menjadi ujian, menuntut pemain untuk memutuskan antara mengikuti aturan negara atau menunjukkan belas kasih terhadap warga yang putus asa. Pilihan yang diambil tidak hanya memengaruhi nasib Dewi, tetapi juga keselamatan keluarganya dan kehidupan orang-orang yang melintas.

Game ini menampilkan eskalasi harian yang membuat ketegangan terus meningkat. Aturan baru, ancaman baru, dan dilema moral akan muncul seiring waktu berjalan. Pemain harus menyeimbangkan antara kebutuhan dasar seperti makanan, uang, dan keselamatan, sambil memastikan keluarga dewi tetap hidup. Visual yang khas dengan nuansa sepia bergaya akhir tahun 90-an menambah atmosfer nostalgia dan realisme yang kuat.

GameChanger Studio juga mengkonfirmasi bahwa game ini akan memiliki lebih dari satu ending. Semuanya bisa ditentukan melalui pilihan yang dibuat oleh pemain.

Pesan Sosial dan Dukungan untuk Perempuan di Industri Game

Riris, CEO GameChanger Studio, menyebut The Toll Keeper Story bukan sekadar tentang bertahan hidup secara fisik, tetapi juga tentang ketahanan emosional.

“Game ini menggambarkan bagaimana orang biasa harus bertahan di tengah ketidakpastian, kelangkaan, dan rasa takut yang ekstrem,” ujarnya.

Menariknya, sebagian dari hasil penjualan game ini akan disumbangkan untuk mendukung Indonesian Women in Game (IWIG), sebagai bentuk nyata dukungan terhadap perempuan di industri game Indonesia.

Bagaimana menurut kalian?

Ekspansi Gratis Assassin’s Creed Mirage Berjudul Valley of Memory

0
Ekspansi Gratis Assassin’s Creed Mirage Berjudul Valley of Memory

Ubisoft telah mengumumkan tanggal rilis ekspansi Assassin’s Creed Mirage, Valley of Memory. Konten baru ini akan hadir bersama dengan pembaruan besar pada tanggal 18 November 2025. Ekspansi ini gratis bagi semua pemilik base game, dan akan memberikan pengalaman bermain tambahan hingga enam jam.

Valley of Memory, Kisah Baru di Dunia Assassin’s Creed Mirage

Ekspansi Valley of Memory berfokus pada kisah Basim yang menemukan petunjuk bahwa ayahnya yang telah lama hilang mungkin masih hidup di AlUla. Didorong oleh rasa penasaran dan kerinduan, Basim memutuskan untuk memulai perjalanan ke lembah legendaris tersebut demi mengungkap kebenaran di balik rumor.

Berbeda dari petualangan utama di Baghdad, ekspansi ini membawa pemain ke peta dan wilayah baru yang menampilkan lanskap khas Timur Tengah. Pemain dapat menjelajahi kota tua AlUla, benteng Musa Ibn Musayr, Valley of the Stones, hingga nekropolis megah Hegra. Semuanya digambarkan dengan detail yang kaya akan sejarah, sesuai dengan tradisi game Assassin’s Creed.

Beragam Fitur Baru

Selain memperluas cerita, Valley of Memory juga menghadirkan banyak konten baru. Seperi assassination target, berbagai side mission, contract, dan challenge yang akan menambah variasi permainan.

Ubisoft juga memperkenalkan sejumlah peningkatan besar yang berlaku di seluruh permainan, baik di wilayah AlUla maupun Baghdad. Salah satunya adalah Replayable Missions and Challenges, yang memungkinkan pemain untuk mengulang misi black box dan contract yang sudah diselesaikan.

Mekanisme parkour juga mendapatkan perhatian khusus. Pemain kini dapat melompat secara manual untuk menciptakan rangkaian free-running yang lebih bebas dan dinamis. Sistem kontrol juga disempurnakan agar pengalaman berpindah dari satu atap ke atap lainnya terasa lebih halus. Selain itu, kini side dan back eject dapat dilakukan kapan saja tanpa perlu area pendaratan yang jelas, memberikan fleksibilitas penuh dalam navigasi.

Ubisoft juga menambahkan skill baru bernama Engineer 2 untuk Basim. Skill ini memungkinkan pemain untuk melengkapi semua modifikasi level 1 pada alat tempur, serta membuka modifikasi level 3 untuk setiap tool.

Selain itu, dua tingkat kesulitan baru turut dihadirkan, memberikan opsi lebih luas bagi pemain untuk menyesuaikan tantangan sesuai preferensi.

Bagaimana menurut kalian?

Bloober Team Akui Sedang Kerjakan Silent Hill 1 Remake

0
Bloober Team Akui Sedang Kerjakan Silent Hill 1 Remake

Developer spesialis game horor asal Polandia, Bloober Team, akhirnya mengkonfirmasi bahwa proyek Silent Hill 1 Remake memang ada. Game ini bahkan sudah resmi memasuki tahap produksi. Informasi ini disampaikan langsung dalam investor call terbaru (Dikutip dari Eurogamer).

Detail Silent Hill 1 Remake

Menurut pernyataan CEO Bloober Team, Piotr Babieno, serta Wakil Presiden Karolina Nowak, proyek Silent Hill 1 Remake dikerjakan oleh salah satu dari dua tim internal first-party milik studio tersebut. Tim lainnya saat ini tengah mengembangkan proyek baru yang belum diumumkan. Untuk jumlah tim, Bloober Team saat ini mempekerjakan sekitar 250 orang.

Meski sudah mengakui, detail lebih lanjut mengenai gameplay, jadwal rilis, maupun platform yang akan dituju belum dibagikan kepada publik.

Melanjutkan Kesuksesan Proyek Silent Hill 2

Nama Bloober Team naik setelah mengerjakan Silent Hill 2 Remake, proyek ini bisa dianggap sebagai titik balik dari reputasi studio tersebut di industri game.

Selain itu, Bloober Team juga baru merilis IP baru yaitu Cronos: The New Dawn, game horor psikologis bergaya retro-futuristik yang terinspirasi dari budaya Polandia era 80-an.

Dalam invenstor call , Babieno dan Nowak menyatakan visi besar mereka yaitu menjadi pemimpin dalam genre horor. Bloober team juga memiliki keinginan untuk merilis game dengan jeda waktu yang semakin singkat antara satu rilis dengan rilis berikutnya

Bagaimana menurut kalian?

RRQ Arena Bandung Resmi Dibuka

0
RRQ Arena Bandung ruang pc

Rex Regum Qeon (RRQ) resmi membuka RRQ Arena Bandung, yang diharapkan menjadi pusat hiburan digital modern bagi anak muda di Jawa Barat. Hadir dengan konsep gaming hub sekaligus community space, RRQ Arena Bandung menghadirkan fasilitas lengkap bagi pengunjung yang ingin bermain game, berkompetisi, belajar, hingga sekadar bersantai bersama teman.

Jadi Rumah Baru

RRQ Arena Bandung tidak hanya ditujukan untuk gamer, tetapi juga terbuka bagi komunitas kreatif lain seperti penggemar board game, trading card game (TCG), hingga pencinta olahraga seperti sepak bola. Arena ini diharapkan menjadi tempat berkumpul dan berkreasi bagi berbagai kalangan muda Bandung.

Selain itu, RRQ juga akan bekerja sama dengan sekolah-sekolah di Bandung untuk menghadirkan kegiatan ekstrakurikuler, kompetisi pelajar, dan event komunitas rutin. Sebelumnya RRQ juga telah membuka di Manado, dan Bandung menjadi kota kedua yang dipilih untuk memperluas pengaruh ke luar Jakarta.

CEO dan Co-Founder RRQ, Andrian Pauline alias Pak AP, menyampaikan bahwa tempat ini adalah bagian dari misi besar RRQ untuk menjadi inspirasi bagi generasi muda. Ia menegaskan bahwa setiap anak muda yang datang ke arena ini diharapkan pulang dengan pengalaman baru, teman baru, atau bahkan mimpi baru.

“Passion anak muda adalah energi yang bisa mengubah masa depan,” ujarnya.

Fasilitas RRQ Arena Bandung

RRQ Arena Bandung ruang pc

Sebagai gaming hub modern, RRQ Arena Bandung menggabungkan teknologi terkini, ruang sosial yang nyaman, dan akses internet cepat melalui Free WiFi untuk semua pengunjung.

Fasilitas utamanya meliputi rental PS5 dan Nintendo Switch, PC gaming berperforma tinggi, Netflix VIP Room, serta ruang esports dan komunitas untuk latihan tim, sparring, atau nonton bareng turnamen besar.

Tersedia tiga kelas berbeda:

  • Kelas Regular dengan 5 unit PS4, 5 unit PS5, dan 24 unit PC gaming berperforma tinggi (Intel i5 14400F, RTX 3060, RAM 16GB).
  • VIP Room dengan 4 unit PS5, 2 unit Nintendo Switch, serta akses Netflix.
  • PC Arena dengan 10 unit PC (Intel i5 14400F, RTX 5060, RAM 32GB, monitor 250Hz).

Harga sewanya pun kompetitif. Pengunjung dapat menikmati PC gaming mulai Rp8.000 per jam untuk kelas Regular dan Rp15.000 untuk VIP. PS5 tersedia mulai Rp14.000 per jam, sedangkan Nintendo Switch VIP dibanderol Rp30.000 per jam.

RRQ Arena Bandung ruang ps5

Ada pula paket hemat 3 jam dan 5 jam, serta promo menarik seperti Paket Malam dan Paket Pagi Weekdays seharga mulai Rp25.000.

Tidak hanya itu, RRQ juga meluncurkan RRQ Kopi di RRQ Arena Bandung. Mini cafe ini menawarkan menu lengkap dari makanan ringan hingga hidangan utama seperti ricebowl dan chicken karaage/

RRQ Arena berlokasi di Jl. Malabar No.72, Kel. Malabar, Kec. Lengkong, Bandung, dan buka setiap hari dengan jam operasional mulai dari jam 8 pagi.

Review Digimon Story: Time Stranger (PC): Kembali ke Dunia Digital

0
review digimon story time stranger thumbnail

Digimon Story: Time Stranger bisa dibilang muncul pada saat yang tepat. Ketika franchise Digimon kembali menggeliat, Bandai Namco dan Media Vision langsung mengumumkan game Digimon Story: Time Stranger siap rilis! Fans Digimon mana yang tidak senang mendengar pengumuman tersebut. Apalagi perlu waktu lama untuk mendapatkan game Digimon yang proper seperti ini.

Karena masih bagian dari Digimon Story, fans seharusnya sudah tidak asing dengan game ini. Mulai dari visual, gameplay, dan mekaniknya kurang lebih sama. Hal yang membedakan selain alur cerita adalah jumlah Digimon di game ini jauh lebih banyak dibandingkan pendahulunya.

Kami yang adalah fans Digimon, telah memainkan versi review Digimon Story: Time Stranger di PC. Karena game ini adalah salah satu game yang paling ditunggu di 2025 oleh kami, tentu saja harapan game ini bisa memuaskan sangat tinggi. Berikut adalah pengalaman kami selama bermain game ini lebih dari 20 jam:

Digimon dan Time Travel

review digimon story time stranger shinjuku inferno

Sesuai dengan judulnya, Digimon Story: Time Stranger mengkombinasikan elemen time travel dengan cerita Digimon. Pemain akan berperan sebagai agen dari organisasi bernama ADAMAS, yang menjadi saksi kehancuran dunia akibat peristiwa bernama Shinjuku Inferno. Namun, sebelum bencana itu menghancurkan segalanya, pemain tiba-tiba terlempar ke masa lalu, lebih tepatnya delapan tahun sebelum bencana terjadi.

Selama berada di masa lalu, pemain akan didampingi oleh Inori Misono. Ia memiliki stereotip karakter gadis remaja yang biasa muncul di dalam anime, berambut panjang, baik hati, dan mau menolong yang lain.

review digimon story time stranger inori misono

Karena wataknya inilah, Inori bisa bersahabat dengan Digimon Aegiomon, yang tentu saja kehilangan ingatannya. Bersama-sama, mereka memulai perjalanan untuk mengungkap asal-usul misterius Aegiomon, sambil berusaha mengubah takdir mengerikan yang terjadi di masa depan.

Kalian akan diberikan kebebasan untuk menentukan gender dari sang karakter utama, pria atau wanita. Nama mereka juga bisa kalian tentukan sendiri, atau mengikuti nama official-nya yaitu Dan Yuki dan Kanaan Yuki. Tidak perlu khawatir salah pilih karena kalian masih bisa mengganti desain karakter di menu option dalam permainan.

Developer juga memberikan kebebasan bagi pemain untuk menentukan pilihan jawaban saat sedang menjalani story mode. Sayangnya, setiap jawaban yang dipilih tidak berdampak dengan alur cerita. Padahal ada beberapa pilihan yang menurut kami cukup lucu dan bikin geleng-geleng kepala. Kekurangan protagonis yang tidak memiliki suara juga membuat beberapa momen menjadi terasa datar.

Digimon Story: Time Stranger menghadirkan kelompok-kelompok pendukung cerita, manusia maupun Digimon. Dari tim manusia justru gampang terlupakan, kecuali Monica Simmons, ilmuwan eksentrik yang atraktif. Sebaliknya, Digimonlah yang justru menjadi bintang utama. Hampir setiap Digimon yang berhubungan dengan alur cerita memiliki kepribadian yang menonjol.

review digimon story time stranger minervamon

Misalnya Minervamon yang di game ini mendapat porsi cukup besar. Entah lugu atau tidak peduli, ia selalu memanggil nama karakter protagonis sebagai pencuri telur, tidak peduli berapa kali kalian menjelaskan kepadanya.

Review Digimon Story: Time Stranger: Shinjuku dan Iliad

Digimon Story: Time Stranger akan berlatar di dua dunia, manusia dan digital. Ketika berada di dunia manusia, kalian akan menjelajahi wilayah Shinjuku dan sekitarnya. Meski sudah menjadi latar untuk tiga game dari franchise ini, desain dari Shinjuku tidak pernah berubah, masih kaku dan terkesan kurang ada jiwanya.

Dunia digital justru adalah tempat yang paling menarik. Menyaksikan Digimon dari berbagai jenis hidup bersama dalam kota besar bernama Iliad adalah pemandangan yang mengesankan. Selain itu, juga menambah kesan bahwa para monster digital ini memiliki peradaban yang tidak berbeda dengan manusia.

review digimon story time stranger iliad

Ketika berada di jalanan kota Iliad, kalian bisa berkunjung ke toko milik Gwappamon yang juga seorang DJ, melihat Etemon bergelantungan di papan reklame, atau menonton Zudomon yang sedang membuat senjata.

Jika ingin interaksi yang lebih kompleks, pemain bisa mendatangi tavern dan menyaksikan perbincangan antar Digimon. Misalnya debat antar MetalMamemon dan Datamon mengenai ultimate move yang paling kuat.

review digimon story time stranger in between theater

Selain kedua tempat ini, pemain juga bisa mengunjungi In-Between Theater. Tempat aneh ini seakan terlepas dari jalannya waktu, dan desainnya mirip dengan lobi hotel. Tempat ini akan memegang peranan penting dalam alur cerita. Namun sebelum waktu itu tiba, kalian hanya bisa berinteraksi dengan resepsionis aneh yang bisa berubah-ubah. Kadang wujudnya anak kecil, kadang menjadi gadis remaja.

Setia dengan Turn-Based

review digimon story time stranger turn based rpg

Dari segi gameplay, Digimon Story: Time Stranger masih setia dengan sistem combat turn-based. Pemain akan diizinkan untuk menggunakan tiga Digimon, plus tiga slot lagi untuk Digimon tamu. Kebanyakan para tamu ini akan bergabung dalam main story. Hanya Aegiomon yang akan terus bersama pemain.

Jumlah karakter yang banyak juga membuat combat rasanya menjadi lebih mudah. Apalagi Digimon tamu biasanya tidak memiliki health point, sehingga bisa dijadikan sebagai samsak ketika berhadapan dengan boss. Tapi, combat akan tetap selesai jika Digimon kalian habis health point-nya.

review digimon story time stranger aegiomon

Sistem turn-based di Digimon Story: Time Stranger juga telah dioptimalisasi dengan beragam fitur modern. Supaya tidak boring menunggu giliran, pemain bisa mengatur game speed hingga 5x. Lalu ada juga mode auto-battle bagi yang tidak ingin repot. Pemain juga bisa mengalahkan musuh langsung di field, tanpa harus memulai combat.

Developer Media Vision juga membuat beberapa pertarungan dengan boss menjadi lebih seru. Misalnya ketika berhadapan dengan Blue Greymon, kalian bisa membuat boss stagger saat sedang mempersiapkan serangan pamungkas.

Karakter kalian juga bisa membantu para Digimon dengan menggunakan skill semacam Limit Break. Fungsinya berbeda-beda, ada yang bisa memberikan damage kepada musuh, ada juga yang malah memberikan buff. Kalian tidak mengganti Limit Break saat combat, jadi pastikan kalian memilihnya lebih dulu sebelumnya.

Variasi Atribut, Elemen, dan Digimon

Digimon Story: Time Stranger juga memiliki mekanisme atribut dan elemen. Total ada 7 atribut utama di game ini yang mencerminkan tipe Digimon, dimana 3 diantaranya, yaitu Data, Vaccine, dan Virus memiliki hubungan seperti batu-gunting-kertas. Virus lemah dengan Vaccine yang lemah dengan Data, dan lemah dengan Virus.

Untuk elemen, game ini memiliki 11 tipe seperti api, tanah, air, dan cahaya. Jika pemain menggunakan skill yang sesuai dengan kelemahan elemen, maka akan dikategorikan sebagai weakness attack yang dapat menaikkan damage serangan hingga 300%. Presentase itu bisa ditambah dengan atribut, sehingga bisa dinaikan hinggan 450%. Ini angka yang ideal jika berhadapan dengan boss.

review digimon story time stranger weakness attack

Tapi sebaliknya, jika pemain salah menggunakan atribut dan elemen, daya serang bisa menurun hingga -50%. Anggap saja ini sebagai semacam teka-teki untuk dipecahkan, dan bisa menambah kepuasaan jika bisa diselesaikan.

Total ada lebih dari 400 Digimon yang bisa direkrut di Digimon Story: Time Stranger. Setiap Digimon akan memiliki bentuk, tipe, atribut, dan skill yang berbeda-beda. Bagi fans Digimon, ini akan menjadi godaan yang luar biasa untuk mengoleksi semuanya.

Setiap Digimon juga sudah memiliki signature skill, seperti Agumon dengan Pepper Breath atau MaloMyotismon dengan Pandemonium Flare. Signature attack juga dilengkapi dengan animasi spesial yang untuk beberapa Digimon akan cukup detail. Sayangnya, game ini tidak dilengkapi oleh enskilopedia yang menyertakan informasi dari setiap Digimon.

Untuk merekrut Digimon baru, kalian tidak perlu menangkapnya. Cukup dengan mengalahkannya saat combat dan mengumpulkan datanya. Jika jumlah data sudah 100% kalian bisa mengkonversikan Digimon yang diinginkan. Tapi jika ingin hasil yang lebih baik, tunggu sampai jumlah data yang terkumpul mencapai maksimum yaitu 200%. Digimon yang dikonversi akan memiliki stat yang lebih baik.

Digimon yang sudah dikonversi juga bisa dijadikan sebagai sumber experience point. Misalkan kalian mau menggunakan Patamon tapi levelnya masih kecil. Kalian hanya perlu memburu Digimon lain untuk mendapatkan datanya dan dikonversi. Setelah itu, Digimon-Digimon kurang beruntung ini bisa dijadikan sebagai bahan untuk menaikkan level Patamon.

Agumon Berubah Menjadi Greymon!

Sistem Digivolution di game ini juga memiliki beberapa tipe. Selain Digivolution yang normal, ada juga DNA Digivolution dan Armor Digivolution. Meski berbeda-beda, semua Digivolution ini membutuhkan syarat yang sama, yaitu agent rank dan stat sesuai dengan yang diminta. Misalkan syarat untuk Agumon digivolve menjadi Greymon membutuhkan agent rank 2 dan stat HP 1.000 ke atas.

Disinilah peran dari side mission menjadi cukup penting. Untuk menaikkan agent rank, kalian membutuhkan Anomaly Point, yang bisa didapat dari menjalankan main story dan side mission.

Untuk menaikkan stat bisa dengan cara tradisional yaitu meningkatkan level Digimon. Jika ingin yang lebih cepat dan banyak hasilnya, kalian bisa memanfaatkan fitur DigiFarm di In-Between Theater.

Cukup pilih Digimon yang akan diletakkan di DigiFarm, dan pilih training sesuai dengan stat yang ingin dinaikkan. Setelah itu kalian hanya tinggal menunggu setengah jam untuk mendapatkan hasilnya. Jika ingin lebih cepat juga bisa, tapi kalian harus membayarnya.

Hal yang menurut kami perlu ungkap adalah, developer telah menyediakan jalan cepat untuk mempercepat proses leveling, mencari uang in-game, dan juga material. Sayangnya, jalan cepat ini berupa DLC yang harus dibeli dengan uang asli. Jika kalian tipe gamer yang ingin serba instan, DLC ini perlu dijadikan sebagai pertimbangan.

Jika kalian seandainya tidak puas dengan hasil evolusi, kalian bisa melakukan De-Digivolution dan mengembalikan Digimon ke bentuk sebelumnya. Jenis Digimon untuk Digivolution selalu memiliki gambar hitam sebelum kalian mendapatkan datanya. Jadi ibarat gacha, akan ada faktor untung-untungan dalam memiliih. Saran kami jangan lupa untuk selalu membuat data save lebih dari satu. Tujuannya untuk jaga-jaga jika seandainya kalian salah pilih.

Apa Kepribadian Digimonmu?

review digimon story time stranger tabel personality

Seperti layaknya manusia, setiap Digimon di game ini memiliki kepribadian atau Personality. Mekanisme ini akan mempengaruhi pertumbuhan stat saat Digimon level up.

Mekanik ini memiliki empat kategori utama yaitu Valor, Wisdom, Philantrophy, dan Amicability, dimana keempat kategori ini akan dibagi lagi menjadi banyak sub kategori. Setiap sub kategori akan memberikan skill pasif yang bisa menguntungkan Digimon yang menggunakannya.

Menurut kami, mekanisme ini tidak mudah untuk dipahami. Apalagi sangat jarang bagi Digimon sudah memiliki Personality yang sesuai ketika pertama kali direkrut. Ditambah lagi, ketika kalian melatih Digimon di DigiFarm, Personality bisa berpindah sendiri tergantung kepada jenis training yang diambil.

Untungnya untuk mengatur Personality Digimon tidaklah sulit. Kalian hanya perlu berbicara kepada mereka. Setiap jawaban akan menampilkan logo dari Personality tertentu, sehingga bisa dijadikan sebagai penanda. Kalian juga bisa mengakses langsung tabel Personality sebelum memberikan jawaban dengan menekan tombol shortcut.

Belum selesai sampai disitu, Personality juga bisa ditingkatkan efeknya dengan menggunakan Agent Skill. Berbentuk skill tree, setiap kategori Personality memiliki atribut yang bisa ditingkatkan. Caranya adalah cukup dengan membelanjakan Anomaly Point yang didapatkan. Jadi selain memperkuat Personality, kalian juga bisa membuka tingkat evolusi yang lebih tinggi untuk para Digimon.

review digimon story time stranger agent skill

Mekanisme ini meskipun kadang suka membuat kesal, tetapi juga memberikan tantangan. Semuanya sepadan jika kalian berhasil mendapatkan Digimon impian dengan kepribadian yang sesuai.

Digimon Story: Time Stranger Dari Segi Teknis

Kami memainkan Digimon Story: Time Stranger di PC dengan spesifikasi CPU i5-14400F, GPU RTX 3060, RAM 32GB, dan SSD. Selama memainkan gamenya, kami tidak pernah mengalami masalah bahkan dengan setting grafis high. Secara ukuran, game ini sendiri tidak berat dan hanya membutuhkan space kurang dari 40GB. Jadi seharusnya tidak ada masalah dengan gamer PC dari kalangan manapun.

Kesimpulan Review Digimon Story: Time Stranger

Kesimpulan dari review Digimon Story: Time Stranger adalah game ini tidak akan mengecewakan bagi fans. Digimon Story: Time Stranger memiliki semuanya yang dibutuhkan oleh game Digimon yang solid, terutama dari jumlah jenis Digimon.

Belum lagi setiap Digimon akan memiliki kepribadian yang berbeda-beda dan membuat kompleks proses Digivolve. Kami tidak pernah bosan mengkonversi setiap Digimon yang dilawan demi koleksi. Agak disayangkan saja developer malah menyembunyikan fitur ensiklopedia.

Dari cerita, Digimon Story: Time Stranger berhasil menerapkan genre time travel dengan baik ke dalam cerita. Bagian cutscene vital juga dibuat dengan baik. Tapi sisanya kebanyakan masih kaku.

Begitu juga dengan gameplay. Sistem RPG turn-based tradisional meski sudah dilengkapi dengan fitur-fitur modern, tetap saja jadi membosankan jika terus berulang-ulang. Sebuah penyakit yang kurang lebih sama dengan game segenre lainnya.

Digimon Story: Time Stranger sudah tersedia di PS5, Xbox Series, dan PC.