Home Blog Page 362

Sea of Stars Laku Keras!

0

Game RPG Sea of Stars berhasil mencapai ekspketasi yang diharapkan oleh developernya Sabotage Studios. Melalui Twitter, Sabotage Studios (@seaofstarsgame) mengumumkan Sea of Stars telah terjual sebanyak 100.000 kopi pada hari pertama dirilis. Pencapaian yang cukup luar biasa untuk studio indie.

Sea of Stars telah rilis sejak tanggal 29 Agustus 2023. Game RPG ini menarik perhatian berkat gayanya yang terinspirasi dari salah satu JRPG terbaik, Chrono Trigger. Meski tanggal rilisnya dijepit oleh raksasa seperti Armored Core VI: Fires of Rubicon, Sea of Stars masih berhasil menarik perhatian gamer.

Sea of Stars tersedia di PS4, PS5, Xbox Series, Xbox One, Nintendo Switch, dan PC. Game ini juga bisa dimainkan gratis jika berlangganan PC Game Pass.

Review Armored Core VI: Fires of Rubicon (PC): Kebangkitan Franchise yang Terkubur

0

Ketika FromSoftware mengumumkan Armored Core VI: Fires of Rubicon tahun lalu, saya sangat gembira. Saya sudah lama menanti-nantikan franchise ini dibangkitkan kembali dan akhirnya harapan itu tercapai.

Jarak dari Amored Core Vi dengan seri sebelumnya cukup jauh yaitu sekitar 10 tahun. Pertanyannya adalah apakah FromSoftware bisa membuat Armored Core VI sesuai dengan ekspektasi fansnya yang sudah menunggu lama?

Kebetulan saya mendapat kesempatan dari Bandai Namco untuk memainkan versi review Armored Core VI: Fires of Rubicon di PC. Setelah bermain kurang lebih 40 jam, saya bisa menyimpulkan bahwa game ini sesuai dengan ekspektasi!

Alur Cerita Tentang Ekploitasi Alam Oleh Korporat

Cerita dari Armored Core VI bisa dibilang sederhana.  Cerita dari game ini berlatar di planet bernama Rubicon 3. Planet ini memiliki sumber daya alam langka bernama Coral. Namun eksploitasi Coral justru menyebabkan bencana alam berskala apokaliptik yang membuat Rubicon 3 terpaksa ditinggalkan.

Lima puluh tahun berselang, manusia kembali mendatangi Rubicon 3 untuk mengeksploitasi Coral. Kedatangan ini menciptakan konflik dimana perusahaan dan penduduk lokal saling serang untuk menguasai Coral yang ada.

Jika kalian sudah pernah memainkan Armored Core pasti sudah tahu apa yang terjadi setelahnya. Pemain akan menjadi tentara bayaran kali ini codename C4-621 yang mencari nafkah dari konflik. Tentunya ada sedikit plot twist mengenai identitas karakter yang digunakan pemain. Namun saya tidak mau menspoilernya. Kalian harus mencari tahu sendiri.

Sedikit catatan dari saya, alur cerita Armored Core VI bisa dibilang mencerminkan apa yang sedang terjadi di dunia sekarang. Perusahaan besar saling sikut demi menguasai sumber daya alam, tapi tanpa memperdulikan efeknya kepada ekosistem. Jika tidak dihentikan bencana alam berskala apokaliptik di Armored Core VI bisa saja betul-betul terjadi.

Multiple Ending Nilai Plus Untuk Replay Value

Untuk menjalankan cerita utama dari Armored Core VI, pemain harus menjalankan misi yang diberikan. Misi ini bisa datang dari berbagai pihak dan pemain bisa memilih untuk mengerjakan yang mana. Pemilihan misi ini akan berpengaruh dengan misi selanjutnya, juga dengan alur cerita.

Armored Core VI sendiri memiliki multiple ending. Dua ending bisa dipilih dengan menjalankan main campaign. Armored Core VI memiliki fitur Replay Mission untuk mengulang kembali misi yang sudah diselesaikan. Namun fitur ini tidak berdampak apa-apa dengan alur cerita, melainkan hanya untuk mengambil item yang mungkin terlewat.

Ada juga ending rahasia yang diperlukan cara ekstrim dan hanya ditujukan bagi mereka yang tidak bosan mati terus oleh musuh. Jadi dari segi replay value Armored Core VI jelas memenuhi kriteria. Karena jika pemain ingin mendapatkan semua endingnya maka harus mengulang kembali beberapa kali gamenya setelah tamat.

Grafis Hanya Seperti Polesan Ulang

Secara grafis Armored Core VI sudah mengalami peningkatan dibanding game sebelumnya. Secara tekstur sudah lebih halus, ditambah lagi adanya special effect dan lighting. Map yang menjadi lokasi bertempur juga seakan terlihat besar karena bagian background yang megah. Misalnya ketika sedang bertarung di map yang berada di permukaan planet. Pada backgroundnya kalian bisa melihat reruntuhan bangunan dan planet lain yang ada di langit.

Tapi sayangnya tidak ada terobosan baru dari segi grafis di Armored Core Vi. Seakan FromSoftware hanya memoles ulang game Armored Core sebelumnya.

Justru yang cukup menarik perhatian adalah desain dari musuh. Variasi musuh yang ada di Armored Core VI cukup banyak. Tidak hanya mecha saja, ada juga variasi lainnya seperti tipe Heavy dan Light Cavalry, Heavy dan Light Muscle Tracer. Tapi yang paling impresif adalah musuh yang berukuran besar dan biasanya hadir sebagai boss.

Gameplay Sulit Wajib Git Gud

Dari segi gameplay Armored Core VI masih menggunakan sistem yang sama dengan seri-seri pendahulunya. Pemain akan bisa melihat tampilan mecha mereka dari belakang karena menggunakan gaya pandang third person.

Saya awalnya berharap FromSoftware mengimplementasi gaya pandang first person di Armored Core VI. Tapi melihat gameplaynya yang cepat dan cenderung chaotic, first person mungkin bukan ide yang tepat. Bayangkan berada di medan pertempuran dimana hanya sendirian melawan gerombolan musuh. Ingat! Game ini dibuat oleh mbahnya game Souls FromSoftware yang tidak kenal ampun.

Mecha kalian akan memiliki health point yang akan turun terus jika terkena damage dari serangan musuh. Tidak perlu khawatir karena kalian bisa menyembuhkan health point mecha dengan repair kit, tapi jumlahnya terbatas. Kalian juga harus berhati-hati supaya tidak kena stagger oleh musuh. Efek stagger ini juga berlaku untuk musuh. Fitur ini adalah fitur baru yang pada seri sebelumnya tidak.

FromSoftware juga menyempurnakan sistem targeting di Armored Core VI. Sistem ini membantu pemain untuk lebih mudah mengkunci targetnya. Sistem targeting ini dibagi berdasarkan jarak. Jadi jika ingin optimal untuk menggunakan sistem ini pastikan untuk menggunakan senjata yang tepat. Misalnya long range targeting untuk senjata rifle jarak jauh, bukan malah untuk handgun.

Armored Core VI juga memiliki sistem checkpoint dalam misi. Jadi tidak perlu mengulang dari awal misi, cukup mengulang dari checkpoint. Tapi jangan beranggapan bahwa kemudahan ini membuat game menjadi lebih mudah. Justru fitur-fitur ini dibuat agar pemain Armored Core VI termotivasi untuk Git Gud.

Jadi solusi terbaik menurut saya adalah manfaatkan booster semaksimal mungkin. Gunakan untuk memperlebar jarak atau melakukan manuver agar tidak terkena serangan musuh. Setelah itu jangan pernah berhenti melakukan tuning untuk mecha kalian.

Tuning Mecha Sampai Puas

Alasan kenapa saya suka dengan Armored Core adalah kostumisasi mecha yang luar biasa. Kalian bisa membuat mecha Impian kalian di Armored Core. Ingin punya mecha yang memiliki kaki empat, bisa! Mecha yang kakinya tank, ada! Bentuk kaki ini hanya contoh saja karena kalian juga bisa mengotak-atik bagian lainnya seperti tangan dan kepala.

Untuk mendapatkan part baru kalian hanya perlu menjalankan misi yang ada. Semakin banyak misi yang diselesaikan, semakin banyak pula part yang tersedia. Part baru juga bisa didapat dari arena. Setiap part memiliki kelebihan dan kekurangan. Untuk menciptakan mecha yang sempurna, kalian harus memahami mana part yang harus digunakan dan tidak digunakan.

Jenis senjata yang ada di Armored Core VI sangat bervariasi. Mulai dari senjata melee, handgun, assault rifle, laser rifle, sampai dengan missile launcher. Karena senjata memerlukan peluru, kalian juga harus memperhatikan bagian keuangan. Setiap kali menyelesaikan misi, kalian akan ditagih ongkos untuk isi ulang peluru dan juga perbaikan mecha.

Pemain bisa membuat mecha mereka menjadi senjata berjalan dengan memasang senjata di tangan dan bagian belakang. Bisa juga membuat mecha spesialis jarak dekat yang hanya membawa senjata melee. Tapi harus diperhatikan berat dan energy consumption dari mechanya.

Semakin banyak senjata yang dibawa artinya semakin berat dan besar energy comsumption. Jika lebih dari batas, sekuat apapun mecha kalian tetap tidak akan bisa jalan. Jika dipaksa performa mecha kalian akan menyedihkan. Untuk mengakalinya kalian bisa mengurangi jumlah senjata yang dibawa atau mengganti bagian part mecha dengan yang mendukung.

Kostumisasi dan tuning ini menurut saya adalah heart and soul dari Armord Core VI. Sebagai seorang pilot, pemain harus bisa menciptakan mecha yang ideal dan nyaman untuk digunakan. Menurut saya percuma saja jika memiliki mecha yang secara estetika sudah luar biasa, tapi gameplay tidak sesuai selera. Lebih baik jika estetikanya biasa saja tapi gameplay cocok.

Mode PVP Bagi yang Haus Darah

Sudah menjadi standard untuk game buatan FromSoftware untuk tidak hanya memiliki tingkat kesulitan yang ekstrim, tapi juga mode PvP. Tidak, kalian tidak bisa menyerang game milik orang lain. Untuk melakukan PvP hanya bisa dilakukan di arena.

Mode PvP Armored Core VI memiliki dua variasi yaitu 1vs1 atau 3vs3. Pemain hanya perlu membuat room atau langsung join yang sudah ada untuk memulai PVP. Sayangnya game ini belum memiliki sistem matchmaking berdasarkan rank. Jadi bisa saja kalian bertemu dengan pemain yang sudah menghabiskan ratusan jam atau bertemu dengan newbie yang baru main. Intinya pemain harus siap secara mecha maupun mental sebelum mencoba PvP.

Saran dari saya adalah untuk kedepannya akan lebih baik jika ada sistem rank di Armored Core VI. Jadi pemain bisa memilih lawan yang sesuai dengan kemampuannya.

Armored Core VI Dari Segi Teknis

Untuk mereview Armored Core VI saya menggunakan PC dengan spesifikasi CPU Ryzen 7 2700X, VGA GeForce RTX 4070 Ti, RAM 32GB dan SSD. Untuk setting saya full rata kanan untuk semuanya. Hasilnya selama puluhan jam bermain saya hanya mengalami satu crash saja, tidak ada frame rate drop dan glitch atau bug.

Dari segi spesifikasi, Armored Core VI versi PC tidak terlalu demanding. Mungkin salah satu sebabnya adalah game ini tidak hanya ditujukan untuk mesin next-gen. Armored Core VI juga ada versi PS4 dan Xbox One yang notabene adalah konsol old-gen.

Kesimpulan

Secara keseluruhan Armored Core VI tidak terlalu berbeda dengan seri sebelumnya. Baik dari segi grafis dan gameplay terkesan masih seperti mengulang yang dulu-dulu, tapi sudah dipoles ulang. Mungkin yang membuat game ini berkesan adalah faktor nostalgia karena franchise ini kembali dihidupkan oleh FromSoftware.

Terlepas dari itu, menurut saya Armored Core VI adalah game mecha dengan gameplay terbaik yang ada di tahun ini. Pertarungan intens yang disajikan di Armored Core VI sangat menantang bahkan bisa sampai kebablasan. Belum ditambah lagi fitur tuning dan kostumisasi yang in-depth dimana pemain bisa menciptakan mecha impiannya.

Intinya jika kalian adalah penggemar robot pasti akan suka dengan Armored Core VI: Fires of Rubicon. Asalkan kalian tidak masalah sering mengulang-ulang level karena dihajar musuh yang ekstra sulit.

*Game untuk review disediakan oleh publisher

Versi iOS Samba de Amigo Rlis Hari ini Bersama Versi Switchnya

0

Samba de Amigo: Party Central telah resmi rilis hari ini di Nintendo Switch. Bersamaan dengan perilisan versi Switch, versi iOSnya yaitu Samba de Amigo: Party-To-Go juga telah rilis di Apple Arcade.

Di seri terbaru Samba de Amigo ini, para pemain dapat mengibaskan marakas mereka dengan irama lagu-lagu populer dari tahun 2000-an. Game ini berisi lebih dari 40 lagu hits terkenal dari seluruh dunia, termasuk tiga lagu yang eksklusif untuk Party-To-Go: “Daddy” (PSY), “The Edge of Glory” (Lady Gaga), dan “The Walker” (Fitz and the Tantrums). Lagu-lagu lainnya juga akan ditambahkan ke dalam permainan setelah dirilis.

Humankind Dapat DLC Baru, Cultures of Oceania

0

DLC baru untuk game Humankind. DLC ini berjudul Cultures of Oceania dan sesuai namanya akan menghadirkan budaya Oceania. DLC ini akan rilis pada tanggal 11 September 2023 bersamaan dengan pembaruan besar gratis yang disebut “Bonny Patch”.

Pembaruan pada update Bonny Patch ini akan fokus pada perbaikan permainan angkatan laut, perdagangan, dan pengelolaan sumber daya. Ada tambahan bonus spesial juga, yaitu kebudayaan gratis “Caribbean Pirates” yang akan tersedia untuk semua pemilik game Humankind.

Cultures of Oceania akan dibagi menjadi enam tahap:

  • Era 1: Pama-Nyungan (Aesthete)
  • Era 2: Polynesians (Expansionist)
  • Era 3: Rapa Nui (Builder)
  • Era 4: Maori (Militarist)
  • Era 5: Hawaiians (Agrarian)
  • Era 6: New Zealanders (Scientist)

Humankind adalah game strategi yang menggabungkan kebudayaan dari berbagai era untuk menciptakan peradaban yang unik. Game ini sendiri sudah rilis sejak tahun 2021.

Season Ketiga Rainbow Six Siege Telah Rilis

0

Ubisoft telah mengumumkan season ketiga Rainbow Six Siege yang berjudul Operation Heavy Mettle sudah tersedia. Pada season ini akan terdapat hal-hal baru seperti karakter Operator bernama Ram dari Korea Selatan, sistem Commendation yang baru, dan perubahan penting dalam cara bermain, termasuk di mode Quick Match.

Hero baru season ketiga Rainbow Six Siege, Ram memiliki sebuah alat bernama BU-GI Auto-Breacher yang bisa menghancurkan tembok, lantai, dan hal-hal lain untuk mendapatkan posisi yang lebih baik. Ia bisa memilih antara senjata R4C atau LMG-E sebagai senjata utama, serta MK1 atau ITA12S sebagai senjata kedua.

Musim ini juga membawa sistem Commendation yang memungkinkan pemain bisa memberikan penilaian positif kepada rekan tim mapun lawan berdasarkan pengalaman bermain bersama. Sistem ini akan diawasi agar tetap adil untuk semua pemain. Bagi mereka yang mendapatkan Commendation akan menerima hadiah.

Ada juga beberapa perubahan pada mode permainan di season ini. Mode Quick Match sekarang lebih cepat dengan waktu ronde yang lebih singkat dan lokasi tujuan yang terungkap secara otomatis. Bomb sites juga sudah dilengkapi dengan perlindungan agar pemain yang bertahan bisa lebih fokus pada pertahanan. Terdapat juga mode baru bernama Weapons Roulette. Dalam mode ini semua pemain memulai dengan senjata yang sama dan secara otomatis berganti ke senjata lain setelah beberapa waktu.

Terdapat juga perubahan lain, seperti peningkatan untuk karakter Operator Grim dan perbaikan pada senjata dalam permainan. Selain itu, Fuze sekarang bisa menggunakan Cluster Charges pada beberapa perisai pertahanan. Pembaruan besar juga akan hadir untuk karakter Operator Frost berdasarkan masukan dari komunitas.

Operation Heavy Mettle juga akan menambahkan Tutorial untuk membantu pemain baru merasa lebih nyaman sebelum bermain mode PVP. Pemain juga bisa menghilangkan tampilan HUD untuk menangkap momen-momen sempurna dan menggunakannya dalam konten mereka. Detail lebih lanjut tentang Operation Heavy Mettle bisa dilihat di sini.

DLC Rayman Untuk Mario + Rabbids Sparks of Hope Telah Rilis

0

Hari ini Ubisoft telah mengumumkan perilisan DLC terbaru untuk game Mario + Rabbids Sparks of Hope yang berjudul Rayman in the Phantom Show. DLC ini adalah konten tambahan terakhir untuk game Mario + Rabbids Sparks of Hope.

Dalam DLC ini, pemain akan bermain sebagai karakter baru yaitu Rayman. Bersama dengan Rabbid Peach dan Rabbid Mario, pemain akan menjelajahi dunia studio TV yang aneh dan penuh rahasia. DLC ini membawa pemain ke berbagai set TV yang terinspirasi oleh berbagai genre film.

Dalam petualangan ini Rayman akan memiliki berbagai kostum legendaris yang memberikan kemampuan taktis baru. Pemain juga akan dinilai oleh karakter bernama Phantom setiap menyelesaikan pertempuran. Untuk informasi lebih lengkap mengenai DLC ini bisa dilihat di sini.

DLC Mario + Rabbids Sparks of Hope: Rayman in the Phantom Show memerlukan pemain untuk sudah memiliki game Mario + Rabbids Sparks of Hope yang ada di Nintendo Switch. DLC ini bisa dibeli sendiri atau sebagai bagian dari paket Mario + Rabbids Sparks of Hope + Rayman Edition yang mencakup game dasar dan DLC ini. Semuanya sudah tersedia di Nintendo eShop.

Suikoden I & II Remaster Tidak Jadi Rilis Tahun ini

0

Konami tidak jadi merilis Suikoden I & II HD Remaster: Gate Rune and Dunan Unification Wars tahun ini. Padahal game ini awalnya direncanakan rilis pada tahun 2023. Informasi ini dibagikan melalui website resmi Konami.

Alasan pengunduran ini adalah karena tim developer memerlukan lebih banyak waktu untuk menyempurnakan gamenya. Mengenai tanggal pengganti sendiri masih belum diumumkan. Bisa jadi Suikoden I & II HD Remaster: Gate Rune and Dunan Unification Wars baru akan rilis tahun 2024 atau mungkin setelahnya.

Kompetitor dari Suikoden I & II HD Remaster: Gate Rune and Dunan Unification Wars yaitu Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes juga mengalami masalah yang sama. Tanggal rilis game ini juga diundur, dari 2023 menjadi kuartal 2 2024.

Bagaimana menurut kalian?

Review Samba de Amigo: Party Central (Nintendo Switch : Game Rhythm Yang Asik Untuk Bersenang-senang dan Olahraga

0

Seperti yang sudah saya duga, ketika diberi kesempatan untuk mengulas game Samba de Amigo: Party Central di Nintendo Switch saya yakin akan menyukainya karena Rhythm game adalah salah satu genre favorit saya. Bagaimana tidak? game bertema rythm dan dansa besutan Sega ini menghadirkan grafis yang penuh warna, musik yang asik, dan gameplay yang sangat seru. Kalian bisa membeli game ini di Nintendo Switch mulai hari ini, tanggal 29 Agustus 2023.

Tak kenal maka tak sayang, oleh karena itu saya akan menjelaskan sedikit informasi mengenai karakter yang kita mainkan dalam game ini terlebih dahulu sebelum membahas game lebih lanjut. Seperti yang kalian bisa lihat, karakter utama game ini bernama Amigo, seekor monyet yang handal dalam memainkan alat musik marakas. Ia akan ditemani adiknya Amigo dan peri bernama Linda yang ternyata juga seorang penari.

Perlu diketahui bahwa Samba de Amigo: Party Central dapat memaksimalkan fungsi joycon Nintendo Switch dengan baik. Sensor gerak yang dibenamkan dalam game ini terasa lembut dan natural. Musik-musik yang dihadirkan juga pastinya ada beberapa yang tidak asing ditelinga kalian. Saat bermain Samba de Amigo: Party Central kalian harus menyesuaikan gerakan marakas (alat musik yang seolah-olah kalian pegang dengan menggunakan joycon) dengan bola ritme yang muncul di layar sesuai dengan musiknya. Kalian harus menyesuaikan posisi Joy-Con dan menggoyangnya seperti marakas ketika bola tersebut masuk ke area yang ditentukan.

Ada juga fitur Rapid dimana kalian harus mengetuk dengan cepat, lalu Slide di mana kalian harus mengikuti bentuk yang muncul di layar dengan Joy-Con, dan gerakan Pose yang harus kalian tiru. Fitur baru yang pertama kali ada adalah gerakan dansa. Instruksi akam muncul di layar dan kalian harus bergerak sesuai dengan instruksi tersebut. Sebenarnya kalian bisa memainkan game ini di mode gamepad (button), namun sepertinya cara untuk menikmati game ini secara maksimal adalah menggunakan Joycon (shake).

Seperti apa serunya? Kalian bisa menyaksikan saya menjajal Samba de Amigo: Party Central lewat video di bawah :

Seperti yang sudah kalian lihat pada video di atas, gameplay game ini memang sederhana namun seru. Game ini akan memiliki empat tingkat kesulitan yaitu Normal, Hard, Super Hard, dan Crazy. Samba de Amigo: Party Central bisa dimainkan sendiri mapun multiplayer. Game ini memiliki mode World Party dimana pemain bisa bermain bersama sampai dengan 20 orang sekaligus. Ketika mencoba memainkan mode World Party, saya merasa mungkin ini adalah mode permainan yang paling seru, karena kalian harus bertarung melawan 20 orang lainya hingga akhirnya menjadi juara pertama!

Soundtrack yang tersedia di Samba de Amigo: Party Central terdiri dari 40 jenis lagu yang terdiri dari Pop sampai dengan lagu latin. Pemain juga bisa dengan bebas mengkostumisasi karakter yang digunakan dengan berbagai macam atribut. Ohiya, lagu dari game Sonic  juga hadir di Samba de Amigo: Party Central untuk Nintendo Switch. lagu ini adalah Fist Bump dari Sonic Forces dan Escape From The City dari Sonic Adventure 2. Selain itu hadir juga level dengan desain berdasarkan level City Escape dari Sonic Adventure 2. Sonic bisa menari bersama kita di level ini.

Musisi barat juga ikut andil dalam pengembanga game ini sehingga musik yang dihadirkan sangat beragam. Kalian pasti mengenal nama-nama musisi terkenal seperti Ariana Grande, Miley Cyrus, dan Pitbull, yep karya mereka bisa kalian nikmati disini. Kalau lagu favorit saya di game ini sih tetap “I Will Survive”, hehehe.

Oh iya, Samba de Amigo: Party Central memiliki gerakan baru bernama Happening yang akan membuat permainan menjadi semakin seru. Kalian akan diminta untuk menekan tanda tanya (?) dan roda roulette akan muncul. Kalian lalu bisa memainkan mini game yang dipilih oleh roda tersebut. Ada lebih dari lima belas mini game yang tersedia.

Ada dua Mode multiplayer dalam Samba de Amigo: Party Central, yang pertama adalah Party For Two dan yang ke dua Petite Rhythm Game. Untuk Party For Two, pemain bisa memainkan Love Checker. Setiap kali Joy-Con bergetar bersamaan, ikon hati di layar akan semakin dekat. Jumlah hati yang pemain kumpulkan akan menunjukkan sejauh mana kalian cocok satu sama lain. Selain mengikuti irama, pemain juga harus bekerja sama dan berimprovisasi dengan teman untuk mengenai bola ritme dan melakukan pose dua orang.

Selain Love Checker ada juga Showdown dimana pemain akan bertanding dengan teman untuk menarik perhatian penonton dalam game. Mainkan segmen lagu dan bersaing untuk memenangkan hati penonton. Jika kalah, kalian akan diberi kesempatan untuk melakukan appeal chance. Lakukan tiruan dan aksi lucu lainnya untuk mendapatkan kembali hati dari penonton. Di Rhythm Game pemain akan bermain bersama dalam mode permainan biasa. Setelah lagu selesai, MVP Mark di layar hasil akan menunjukkan pemain yang menari paling baik.

Berbeda dengan Party For Two, dalam Petite Rhythm Game pemain bisa hanya memainkan mini game yang muncul di Happenings saja. Knock it out of the park misalnya dimana pemain harus mengayunkan tongkat pada bola-bola yang datang. Ada Exercise dimana pemain akan saling berlomba dalam melakukan gerakan tertentu. Terakhir ada Left and Right dimana pemain harus mengayunkan tongkat ke kanan atau kiri sesuai dengan bola ritme yang datang.

Selain World Party ada mode permainan yang bisa dibilang cukup unik yaitu StreamiGo!. Mode ini sayangnya hanya tersedia untuk singleplayer. Konsep dari mode ini sama dengan streamer yang ada di dunia nyata. Pemain harus mencari follower sebanyak mungkin. Tugas pemain adalah mengalahkan influencer nomor satu di Samba de Amigo: Party Central, Rabbina. Untuk mengalahkan setiap influencer pemain harus menyelesaikan misi yang memiliki jalur, tingkat kesulitan, dan persyaratan mereka sendiri. Pada saat pemain bermain StreamiGo!, komentar dari penonton akan ditampilkan di bagian kiri bawah layar. Beberapa dari mereka akan memberi semangat, bahkan ada juga yang memberi sumbangan.

Nah yang ingin saya bahas terakhir adalah Costumization Shop. Di menu ini kalian bisa mendapatkan barang-barang untuk melakukan kostumisasi karakter. Barang ini bisa dibeli dengan menggunakan in-game currency. Ini tentunya bisa menambah motivasi kalian bermain lebih sering lagi untuk mengumpulkan item impian.

Oke masuk di kesimpulan. Samba de Amigo: Party Central di ciptakan untuk siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, mulai dari gamer casual hingga pecinta game Rhythm hardcore. Kalian gamer Nintendo Switch bisa terhipnotis memainkan game ini sejak saat mulai mencobanya. Paduan grafis warna-warni, musik yang asik dan gameplay yang solid dapat membuat betah berlama-lama menggoyang Joycon.

Oke, selamat bermain dan sehat selalu!

*Game untuk review disediakan oleh publisher

Hero Baru Endless Dungeon Adalah Seorang Naga Bartender

0

Developer Amplitude telah memperkenalkan hero baru Endless Dungeon yang adalah seorang naga bernama Fassie. Meski berbentuk naga, Fassie ternyata memiliki kepribadian yang santai. Ia merupakan pecinta minuman dan selalu mencari resep baru untuk membuat minuman terbaik yang pernah ada.

Skill yang dimiliki oleh Fassie adalah:

  • Stay Classy (Kemampuan Pasif): Kecerdasan meningkat untuk setiap monster di ruangan yang sama (Hingga batas tertentu)
  • Shot! (Kemampuan Khusus): Melemparkan minuman ke hero lain. Kecepatan menembak dan damage serangan hero tersebut meningkat tergantung pada jumlah monster di ruangan (Hingga batas tertentu)
  • Bar Fight (Kemampuan Ultimate): Monster di sekitar Fassie saling bertarung sementara efisiensi hero di sekitarnya meningkat

Endless Dungeon adalah game dengan genre tactical action rogue-lite yang dikombinasikan dengan tower defense. Kalian akan mengumpulkan sebuah skuad pahlawan dan menjelajahi stasiun luar angkasa yang penuh dengan bahaya dan berulang kali mati untuk mencoba lagi. Game ini akan rilis pada tanggal 19 Oktober 2023 di PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, Nintendo Switch, dan PC.

Developer Warframe Pamer Game Barunya, Soulframe

0

Developer Digital Extremes yang mengerjakan game Warframe telah mengungkap game barunya yang berjudul Soulframe. Trailer tentang game tersebut juga sudah dirilis.

Detail mengenai Soulframe masih sangat terbatas. Dari gameplay yang diperlihatkan, Soulframe menggunakan sistem open-world dengan gameplay action. Belum ada pengumuman kapan Soulframe akan dirilis dan platform mana yang dituju. Untuk informasi lebih lanjut tentang Soulframe bisa dilihat di sini.