Konami telah membagikan trailer baru untuk Silent Hill 2 Remake di acara PlayStation State of Play. Video ini memperlihatkan gameplay dari game tersebut. Karakter utama dari Silent Hill 2, James Sunderland akan berhadapan dengan berbagai macam monster. Salah satunya adalah monster ikonik yang berbentuk suster.
Sayangnya Konami masih belum mengumumkan kapan Silent Hill 2 Remake akan rilis. Jika rilis nanti, Silent Hill 2 Remake akan tersedia di PS5 dan juga PC.
Konami telah mengungkap game Silent Hill baru di acara PlayStation The State of Play. Game ini berjudul Silent Hill: The Short Message yang kabar baiknya bisa diakses secara gratis di PlayStation Store.
Cerita dari Silent Hill: The Short Message adalah tentang Anita yang mendapatkan panggilan dari seorang teman untuk datang ke kompleks apartemen kosong. Anita tidak menyangka jika perjalanannya ini akan mengungkap kebenaran mengerikan yang selama ini ia coba untuk lupakan.
Silent Hill: The Short Message akan menghadirkan inovasi yang ditujukan kepada generasi baru fans Silent Hill. Game ini berstatus sebagai standalone dan terpisah dari judul-judul game Silent Hill sebelum atau sesudahnya. Silent Hill: The Short Message juga mengangkat isu yang populer di masa kini, yaitu fitnah dan bullying di media sosial.
Hideo Kojima telah mengumumkan proyek selanjutnya yang ia dan Kojima Productions kerjakan usai Death Stranding 2 On The Beach rilis. Game ini diberi judul Physint akan mengusung tema espionage, sama seperti “game peninggalan Kojima” yang sekarang menjadi IP milik Konami.
Diumumkan dalam acara PlayStation State of Play juga melalui akun X Kojima (@HIDEO_KOJIMA_EN), Physint dijelaskan sebagai game next-gen yang merupakan IP original dari Kojima Productions. Game ini dibuat dengan teknologi terkini dengan talenta terbaik dari seluruh dunia. Uniknya Kojima menyebut Physint sebagai interactive game. Bahkan ia yakin bahwa gamenya bisa dianggap juga sebagai film.
“PHYSINT (working title)” will be the third, new original IP since the establishment of KOJIMA PRODUCTIONS. It is a completely new “Action Espionage” for the next-generation. It will be created using cutting-edge technology and the best talents from around the world, both from… pic.twitter.com/0vnMXJbGNz
Karena pengerjaan Physint dilakukan bersama dengan Sony Interactive Entertainment, kemungkinan besar game ini nantinya akan tersedia hanya di konsol PlayStation. Mengenai kapan tanggal rilis dari Physint masih belum diumumkan.
Kojima Productions dan Sony Interactive Entertainment telah merilis trailer baru untuk game Death Stranding 2. Sesuai bocoran yang beredar sebelumnya, judul lengkap game ini adalah Death Stranding 2 On The Beach dan akan rilis pada tahun 2025 di PS5.
Trailer baru Death Stranding 2 On The Beach mengungkap banyak informasi baru tentang game tersebut. Mulai dari para karakter yang hadir yaitu Sam Bridges (Norman Reedus), Fragile (Lea Seydoux), Higgs (Troy Baker), dan Elle Fanning yang belum diketahui nama karakternya. Trailer ini juga memperlihatkan kapal raksasa mirip kepala dari Metal Gear Rex yang menjadi markas berjalan untuk Sam dan Fragile.
Promo game Sonic sedang berlangsung di Steam. Ini adalah kesempatan bagi gamer untuk mendapatkan game Sonic di PC dengan harga yang sangat menarik. Promo ini akan berlangsung dalam waktu yang terbatas.
Sonic Superstars, game terbaru Sonic yang menawarkan aksi cepat, grafis 3D yang memukau, dan berbagai zona unik ditawarkan dengan harga yang lebih murah. Kedua edisi yaitu standar dan digital deluxe, kini tersedia dengan diskon sebesar 50% Tidak hanya itu, beberapa game lain seperti Sonic Frontiers, Sonic Origins Plus, dan Sonic Colors: Ultimate juga bisa dibeli dengan harga yang lebih murah selama promo berlangsung.
Promo game Sonic di Steam akan berlangsung sampai dengan tanggal 6 Februari 2024. Detailnya bisa dilihat di sini.
Sega mengumumkan Dragon Year Sale yang digelar di PlayStation Store sekarang. Promo ini menawarkan diskon menarik untuk berbagai pilihan game di PS5 dan PS4 dalam periode terbatas yaitu sampai dengan tanggal 14 Februari 2024.
Salah satu tawaran menarik adalah diskon 30% untuk game Persona 5 Tactica. Selain itu ada juga diskon untuk Like a Dragon Gaiden: The Man Who Erased His Name yang melanjutkan cerita Kazuma Kiryu setelah Yakuza 6 dan 13 Sentinels: Aegis Rim yang menceritakan petualangan seru 13 remaja antara masa lalu dan masa depan.
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang promo Dragon Year Sale bisa dilihat di sini.
Hari ini Granblue Fantasy: Relink sudah bisa dimainkan di PS5, PS4, dan PC (Steam). Game action RPG ini bisa dimainkan dalam mode singleplayer ketika menjalankan main story, dan multiplayer ketik mengerjakan side quest.
Granblue Fantasy berlatar di rangkaian pulau yang melayang di angkasa bernama Sky Realm. Disebutkan bahwa ada empat ras yang hidup di pulau-pulau yang ada di Sky Realm. Karakter kalian yaitu Gran/Djeeta bersama seekor naga bernama Vyrn dan wanita misterius bernama Lyria akan bertualang demi mencapai pulau legendaris bernama Estalucia.
Pada Granblue Fantasy: Relink petualangan dari Gran/Djeeta bersama teman-temannya akan terjadi di wilayah bernama Zegagrande. pemain akan bertemu dan bisa merekrut banyak karakter. Untuk awalnya ada lima karakter yang bisa langsung dijadikan anggota party yaitu Katalina, Rackam, Eugen, Io, dan Rosetta. Setiap karakter akan memiliki gameplay dan skill yang berbeda-beda.
Penasaran dengan Granblue Fantasy: Relink? Baca review lengkapnya di sini.
HoYoverse dalam acara PlayStation State of Play telah mengumumkan sedang mengerjakan Zenless Zone Zero versi PS5. Penambahan platform ini membuat pemain Zenless Zone Zero nantinya memiliki banyak opsi untuk memainkan game ini. Selain di PS5, Zenless Zone Zero juga tersedia di mobil (Android dan iOS) serta PC.
Zenless Zone Zero bergenre action RPG dengan latar dunia urban fantasi. Pemain akan mengendalikan karakter utama atau Proxy yang akan mengungkap misteri kemunculan fenomena bernama Hollow di kota New Eridu. Dalam petualangan pemain akan ditemani oleh berbagai macam kelompok. Gameplay dari game ini akan mengadopsi sistem roguelike dengan mekanik skill kombo untuk menyajikan permainan yang menantang.
Sampai saat ini Zenless Zone Zore masih belum memiliki tanggal rilis pasti. HoYoverse hanya mengumumkan bahwa game ini akan tersedia di tahun 2024.
ASUS meluncurkan kartu grafis GeForce RTX 4080 SUPER Noctua OC Edition. Kartu grafis ini didesain untuk para gamer dan kreator yang sedang mencari kinerja canggih sekaligus beroperasi pada tingkat kebisingan yang senyap. Dibuat menggunakan desain kelas atas dari model ASUS GeForce RTX 3070, RTX 3080, dan RTX 4080 Noctua Edition, kartu grafis premium ini menghadirkan operasi yang hampir senyap karena menggunakan kipas Noctua, yaitu sebuah vapor chamber yang dirancang khusus oleh ASUS disertai heatsink besar.
Dingin dan Senyap
ASUS GeForce RTX 4080 SUPER Noctua Edition memadukan sepasang kipas NF-A12x25 Noctua yang canggih untuk mengalirkan udara menuju heatsink yang sangat besar. Kipas ini dikembangkan atas kerjasama antara tim R&D termal ASUS dengan engineer Noctua. Desain tersebut melibatkan penyesuaian kerapatan fin dan penataan heat pipe heatsink agar kedua komponen tersebut optimal untuk mendukung karakteristik aliran udara dari kipas NF- A12x25. ASUS meningkatkan volume total kartu untuk menempati kapasitas 4,3 slot agar mendapatkan tingkat kebisingan yang rendah, acoustic signature yang halus, dan kinerja pendinginan yang tinggi dengan tetap menyediakan ruang bagi sepasang kipas 120 mm. Kartu ini juga dibekali dengan switch Dual BIOS yang dilengkapi dengan mode Quiet yang telah aktif secara default untuk meminimalkan akustik langsung seketika digunakan.
NF-A12x25 adalah pilihan yang tepat untuk versi ini karena memiliki beragam inovasi dalam bingkai sebesar 120 mm. Selain itu, impeller pada kipas ini terbuat dari Sterrox® liquid-crystal polymer dari Noctua serta memiliki koefisien ekspansi termal yang sangat rendah, sehingga bilah kipas hanya berjarak 0,5 mm dari rangka luar. Toleransi yang sangat rapat ini membuat kipas NF-A12x25 bekerja lebih efisien terhadap tekanan balik dengan cara mengurangi kebocoran aliran udara, sehingga sangat sesuai untuk susunan fin GPU yang padat. Sementara itu, motor hub dan axis yang diperkuat dengan logam dihadirkan untuk menopang celah yang sangat presisi antara impeller dan frame.
Secara keseluruhan, solusi pendinginan ASUS GeForce RTX 4080 SUPER Noctua Edition sangat efisien dan sangat senyap sehingga hanya menghasilkan 27dB pada load maksimum. Oleh karena itu, untuk mendapatkan hasil maksimal dari NVIDIA GeForce RTX 4080 SUPER, para gamer dapat mengandalkan keahlian teknik ASUS dan Noctua selama puluhan tahun.
Gaya Memukau
ASUS mengetahu bahwa kalangan enthusiast Noctua sangat peduli dengan desain rakitan seperti halnya kinerja yang tinggi dan tingkat kebisingan yang rendah. Oleh karena itu, ASUS GeForce RTX 4080 SUPER Noctua Edition dibekali dengan shroud berwarna coklat khusus di kedua kipas NF-A12x25 untuk melengkapi skema warna yang khas, sekaligus menghadirkan sistem pemasangan yang aman — tanpa memerlukan alat apapun. Logo ASUS dan Noctua di bagian depan dan samping shroud serta grafis yang apik di bagian backplate alloy yang panjang membuat kartu grafis ini dapat dikombinasikan dengan komponen Noctua lainnya dalam suatu sistem.
Dapatkan Hasil Maksimal dari Kartu Grafis SUPER dengan GPU Tweak III
Pengguna yang ingin mendapatkan performa terbaik dari kartu grafis terbaru diharuskan memeriksa versi terbaru dari software ASUS GPU Tweak III. Fitur terbaru dari aplikasi ini membuat proses penyesuaian GeForce RTX 40 SUPER series menjadi lebih mudah. Beragam mode preset yang dihadirkan oleh ASUS memudahkan pengguna dalam meningkatkan daya kartu atau mengurangi kebisingan hanya dengan sekali klik. Lebih dari itu, pengguna bahkan dapat mengatur profil berdasarkan game-per-game.
Salah satu fitur baru yang paling menarik, yaitu Mobile Monitor. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk terhubung ke GPU Tweak melalui ponsel atau perangkat jarak jauh lainnya, sehingga mereka dapat memantau kartu grafis tanpa harus menampilkan overlay pada gameplay. Pengguna hanya perlu menyiapkan ponsel atau tablet di samping PC, kemudian hubungkan perangkat tersebut ke antarmuka GPU Tweak Mobile Monitor, lalu awasi statistik sistem secara real time.
Selain itu, fitur Voltage-Frequency (VF) Tuner dibuat lebih user-friendly dari sebelumnya untuk menyuguhkan kontrol yang presisi terhadap kurva kecepatan clock GPU. ASUS juga telah meningkatkan on-screen display dengan menambahkan fungsi impor dan ekspor serta mengintegrasikan antarmuka GPU-Z sehingga pengguna dapat memperoleh informasi kartu grafis secara detail tanpa harus menginstal aplikasi GPU-Z secara terpisah. GPU Tweak III terbaru akan segera dirilis dan pengguna dapat mengunduh aplikasinya di sini.
Aktifkan dan Mainkan
Agar GeForce RTX 4080 Noctua SUPER Edition tetap berjalan dengan baik, pengguna dapat memasangkan kartu grafis baru ini dengan power supply ASUS premium. ROG Thor 1000W Platinum II merupakan power supply yang sempurna untuk menjalankan rakitan yang sangat sangat kuat dan senyap karena memiliki komponen berkualitas tinggi dan operasi yang efisien. Power supply ini memiliki layar OLED di bagian samping untuk memantau tarikan daya secara real-time serta dukungan Aura Sync untuk menambah keindahan RGB. Untuk opsi power supply lain sekaligus kalkulator yang membantu pengguna menemukan watt yang tepat untuk sistemnya, kunjungi portal Power Supply ASUS.
Salah satu tren di industri game zaman sekarang adalah game mobile bisa juga dimainkan di konsol maupun PC. Lihat saja contohnya seperti Genshin Impact yang hadir di mobile, konsol, dan PC. Pemain yang beda platform bisa bermain game yang sama.
Strategi ini sepertinya juga dipakai oleh Cygames dengan franchise Granblue Fantasy. Belakangan Cygames mencoba mempopulerkan Granblue Fantasy dengan membuat game spin-off di platform lain. Salah satu spin-off ini adalah Granblue Fantasy: Relink yang membawa mekanik yang ada di game mobilenya, dikombinasikan dengan grafis dan gameplay untuk game konsol dan PC.
Dari teaser yang sudah diperlihatkan oleh Cygames, Granblue Fantasy: Relink jelas sangat menarik untuk dimainkan. Bayangkan dari grafis dimana karakternya masih berbentuk sprite diubah menjadi 3D dengan gaya animasi. Gameplay turn-based dirombak menjadi action RPG. Siapa yang tidak terkesan dengan transformasi tersebut.
Saya mendapatkan kesempatan untuk memainkan versi review Granblue Fantasy: Relink di PC. Jujur saja, saya belum pernah memainkan game mobile Granblue Fantasy. Tapi apa yang disajikan oleh Cygames melalui Granblue Fantasy: Relink membuat saya terpesona! Bahkan setelah 20 jam lebih saya memainkan game ini, saya belum bosan-bosan juga.
OVA-nya Granblue Fantasy
Cerita dari Granblue Fantasy Relink masih seputar petualangan kru Grandcypher yang menjelajahi Sky Realm untuk menemukan Estalucia. Pada game ini kru Grandcypher yang terdiri dari Gran/Djeeta, Vyrn, Lyria, Kataline, Io, Racham, Rosetta, dan Eugen mendatangi wilayah Zegagrande Skydom. Wilayah ini terdiri dari banyak pulau dan beberapa dikuasai oleh mahluk dengan kekuatan tinggi yang bernama Primal.
Petualangan tim Grandcypher di Zegagrande Skydom diawali oleh cutsecene yang epic. Pada bagian tutorial ini kalian akan langsung berhadapan dengan boss berukuran raksasa. Kalian akan diajarkan mengenai basic command di Granblue Fantasy: Relink, sambil berhadapan dengan naga yang mengamuk.
Seharusnya naga ini bisa dikendalikan oleh Lyria. Tapi karena suatu alasan, ia memberontak dan justru balik melawannya. Rupanya ini adalah perbuatan dari organisasi Church of Avia yang dipimpin oleh wanita ara-ara, Lilith. Mereka memiliki rencana untuk mengacaukan Zegagrande Skydom dengan menggunakan kekuatan milik Lyria.
Begitulah gambaran dari alur cerita Granblue Fantasy: Relink. Menurut saya alur cerita game ini sudah cukup mainstream dan sama dengan cerita dalam anime atau manga kebanyakan. Sekelompok pahlawan melawan organisasi jahat yang berambisi untuk menguasai dunia.
Church of Avia memiliki banyak pasukan yang dipimpin oleh beberapa jenderal. Salah satu dari jenderal ini adalah Id yang mendapat julukan ahli pedang terkuat di Zegagrande. Ia memiliki karakter stereotipe anime dan manga juga, kuat, tidak banyak bicara, dan selalu menjalankan perintah atasan meskipun sebetulnya ia ragu.
Pada awal permainan kalian bisa memilih untuk menggunakan Gran atau Djeeta. Jika kalian berubah pikiran, kalian bisa menggantinya saat di tengah jalan. Gran/Djeeta bukan silent protagonist. Dalam beberapa adegan, kalian akan dihadapkan opsi pilihan. Opsi ini memang tidak berdampak dengan cerita, tapi setidaknya Gran/Djeeta bisa berbicara sesuai dengan pilihan yang dipilih.
Menurut saya cerita dari Granblue Fantasy: Relink bagi kalian yang sudah memainkan game mobilenya bisa dianggap sebagai OVA. Buat kalian yang belum pernah memainkan game mobilenya dan penasaran dengan cerita dari Granblue Fantasy bisa menggunakan fitur Fate Episode. Fitur ini berisi rangkuman dari latar belakang setiap karakter yang ada di Granblue Fantasy: Relink.
Perubahan Grafis yang Drastis
Dari segi grafis Granblue Fantasy: Relink sangat berbeda jauh jika dibandingkan dengan game mobilenya. Jika dibandingkan dengan kualitas grafis untuk game action RPG, Granblue Fantasy: Relink bisa dibilang luar biasa bagus. Kalian bisa melihat bagaimana tampilan dunia Skydom dalam format 3D.
Sayangnya game ini tidak memiliki dunia open world, melainkan dibagi-bagi dengan sistem townhub. Ada dua kota di Granblue Fantasy: Relink yaitu Folca dan Seedhollow yang berfungsi sebagai townhub. Untuk melanjutkan cerita atau mengambil quest, kalian harus mengambilnya terlebih dahulu di Quest Counter atau berbicara dengan NPC yang berkaitan. Setelah itu kalian akan dilempar ke lokasi quest untuk menjalankannya seperti di game Monster Hunter.
Selain grafis, animasi di Granblue Fantasy: Relink juga memukau. Banyak cutscene yang menampilkan adegan luar biasa, ditambah wajah karakter juga memiliki mimik yang berbeda-beda. Desain monster di game ini juga perlu diacungi jempol. Mulai dari monster sederhana seperti Goblin sampai robot raksasa seperti dalam Shadow of Colossus akan muncul di game ini.
Kesimpulannya untuk grafis, Granblue Fantasy: Relink bisa dibilang termasuk yang terbaik untuk game action RPG. Ini akan menjadi standar baru di 2024.
Gameplay Turn-Based Menjadi Action RPG
Perubahan terbesar dari Granblue Fantasy: Relink jelas adalah gameplay-nya. Dari sistem turn-based menjadi action dimana tidak ada lagi sistem menunggu giliran. Pemain bisa dengan bebas melakukan apa saja saat bertarung dengan musuh.
Jangan kaget jika kalian menemukan sesi gameplay yang menggunakan gaya shooter atau pertempuran masif ala Eikon di Final Fantasy XVI. Cygames telah belajar banyak dari game-game yang sudah ada dan mengimplementasikan hal terbaiknya di Granblue Fantasy: Relink.
Granblue Fantasy: Relink adalah game yang fokus kepada mode singleplayer. Ketika menjalankan quest, pemain bisa membawa empat karakter. Untuk informasi, Gran/Djeeta tidak bisa dikeluarkan dari anggota party.
Pada bagian awal hanya ada enam karakter yang bisa dipilih. Seiring berjalannya cerita, kalian akan mendapatkan Crewmate Card yang bisa dipakai untuk membuka karakter lainnya. Total ada 12 karakter yang bisa dibuka dengan menggunakan Crewmate Card.
Bagaimana cara mendapatkan Crewmate Card? Untungnya caranya tidak dengan digacha, tapi dengan menjalankan quest saja. Meski berasal dari game mobile, untungnya Granblue Fantasy: Relink tidak terlalu banyak memiliki sistem gacha.
Kembali lagi ke karakter, setiap karakter akan memiliki skill dan gaya main yang berbeda. Ada yang memiliki karakteristik seperti tank karena memiliki skill defense yang bagus. Ada juga karakter spesialis untuk menyerang dari jarak dekat maupun jauh. Karakter tipe mage yang menggunakan sihir juga ada. Kalian tinggal memilih karakter mana yang sesuai dengan gaya main dan gunakan sampai mahir. Jadi dari segi karakter saya jamin kalian tidak akan cepat bosan.
Granblue Fantasy: Relink memiliki sistem progression. Karakter kalian memiliki level yang bisa ditingkatkan dengan experience point didapat dari menjalankan quest atau mengalahkan musuh. Setiap karakter juga memiliki Masteries atau skill tree yang berisi skill pasif dan aktif. Pastikan kalian meningkatkan Masteries dari karakter kalian. Karena selain untuk meningkat atribut, karakter kalian juga bisa mendapatkan skill baru.
Setiap karakter di Granblue Fantasy: Relink memiliki senjata yang berbeda-beda. Seperti di game mobile, senjata bisa ditingkatkan levelnya dan juga dibuka level maksimumnya alias bintangnya. Pada awalnya semua senjata hanya memiliki 1 bintang dari 6 bintang. Setiap kali level maksimum senjata dibuka, bintang dari senjata tersebut juga akan bertambah. Ongkos untuk upgrade senjata ini cukup mahal jadi pastikan uang kalian alias Rupies cukup.
Selain senjata, karakter kalian juga bisa menggunakan Sigil. Setiap Sigil akan meningkatkan atribut yang berbeda dan bisa ditingkatkan levelnya. Sigil juga memungkinkan pemain untuk memuat build yang berbeda-beda dari setiap karakter di Granblue: Fantasy Relink. Sigil nantinya akan berperan besar pada konten endgame.
Limit Breaknya Granblue Fantasy: Relink Skybound Arts
Menurut saya bagian combat Granblue Fantasy: Relink mirip dengan Kingdom Hearts. Pertarungan akan berlangsung secara chaotic, apalagi ketika kalian sedang dalam situasi dikeroyok musuh. Waktu berpikir tidak banyak ditambah kalian akan selalu dijadikan target oleh musuh. Inilah alasannya kenapa saya menyarankan agar kalian memilih karakter yang betul-betul cocok gaya bermainnya. Sehingga tidak kena skill issue ketika dalam combat. Satu hal lagi yang perlu kalian kuasai adalah pastikan untuk menggunakan Guard dan Dodge dalam momen yang tepat.
Setiap karakter di Granblue Fantasy: Relink akan dibekali oleh normal attack, skill, dan Skybound Arts alias limit break. Skybound Arts setiap karakter akan menampilkan cutscene yang keren dan tentunya damage yang besar. Skybound Arts bahkan bisa dikombo dengan keempat karakter lain. Menggunakan Skybound Arts secara bergantian akan berakhir dengan finisher Full Burst.
Ada juga mekanik unik di Granblue Fantasy: Relink yang bernama Link Attack. Setiap kali menggunakan Link Attack akan menaikkan Link Meter. Jika Link Meter ini sudah 100 persen akan membuat musuh mengalami slow motion. Selain itu beberapa skill juga akan ditingkatkan efeknya, sehingga bisa memberikan damage yang besar.
Link Attack ini adalah mekanik yang vital di Granblue Fantasy: Relink. Tapi untuk mengeksekusinya dengan tepat memerlukan perhatian. Karena Link Attack hanya bisa dilakukan ketika karakter berada di dalam jarak tertentu.
Mengambil Quest Seperti Monster Hunter
Selain menjalankan cerita utama, kalian juga bisa melakukan side quest yang bisa diambli dari Quest Counter di Hubtown. Sistem side quest ini mirip dengan Monster Hunter. Selain diminta untuk menyelesaikan misi utama, akan ada misi optional yang jika diselesaikan bisa meningkatkan ranking akhir dari quest. Semakin tinggi rankingnya, semakin banyak item hadiah yang didapatkan.
Side quest di Granblue Fantasy: Relink memiliki 6 mode yaitu Conquest, Boss, Horde, Survival, Defense, dan Explore. Dengan menjalankan side quest, kalian bisa mengumpulkan material untuk menaikkan level senjata dan Sigil sekaligus grinding level karakter. Jika kalian merasa kesulitan untuk menyelesaikan main story, artinya sudah waktunya kalian grinding level dengan menjalankan side quest. Sekedar mengingatkan, Granblue Fantasy: Relink memiliki grinding dan cukup “lumayan” prosesnya.
Pastikan juga untuk memperhatikan musuh apa yang akan muncul di side quest. Karena Granblue Fantasy: Relink memiliki mekanik elemen. Ada Fire, Water, Earth, Wind, Light, dan Dark. Elemen ini akan dimiliki oleh musuh dan untuk membuat pertarungan menjadi lebih mudah dan cepat, pilih karakter yang elemennya adalah kelemahan dari musuh.
Menurut saya sistem elemen di Granblue Fantasy: Relink tidak terlalu penting. Meskipun kalian membawa karakter dengan elemen yang sama dengan musuh, itu tidak terlalu banyak membuat perbedaan. Mungkin untuk bagian konten endgame, barulah mekanik ini menjadi penting karena karakter sudah dibuild sesuai dengan META.
Game Ini Punya Mode Multiplayer
Untuk mengakses mode multiplayer kalian harus mengambil quest yang ada di Quest Counter. Setelah itu kalian bisa memilih rank dan jenis quest apa yang ingin dimainkan bersama dengan teman kalian.
Karena versi yang saya mainkan masih adalah review copy, agak sulit untuk merasakan secara full experience untuk mode multiplayer karena terbatasnya jumlah pemain. Berdasarkan pengalaman saya, kalian juga bisa menggunakan fitur matchmaking untuk multiplayer. Tapi fitur ini hanya tersedia khusus untuk Quick Quest saja.
Kekurangan mode multiplayer dari Granblue Fantasy: Relink adalah absennya fitur level scaling. Jadi jika seandainya kalian mengajak teman kalian yang levelnya lebih besar untuk mabar, level karakternya tidak akan disesuaikan dengan level karakter kalian. Mode multiplayer juga tidak bisa digunakan ketika kalian menjalankan story mode. Selain itu game ini juga belum mendukung cross-play. Sehingga akan ada keterbatasan dari jumlah pemain yang bisa diajak bermain bersama.
Granblue Fantasy: Relink Dari Segi Teknis
Saya memainkan Granblue Fantasy: Relink di PC dengan spesifikasi CPU Ryzen 7 2700X, VGA GeForce RTX 4070 Ti, RAM 32GB dan SSD. Selama memainkan game ini saya hanya mengalami satu masalah teknis yaitu crash ketika sedang melawan boss. Akhirnya saya terpaksa mengulang dari awal, padahal saya sudah sampai di fase terakhir.
Untuk settingan graphics, Granblue Fantasy: Relink sangat terbatas opsinya. Untuk graphics hanya ada pilihan Ultra, High, dan Standard. Tidak ada menu untuk mengaktifkan DLSS juga. Akibatnya jika PC bermasalah ketika memainkan Granblue Fantasy: Relink, akan agak sulit untuk memperbaikinya karena begitu terbatasnya opsi di bagian graphics. Jika dilihat dari opsi di bagian graphics, terlihat bahwa Cygames awalnya mengembangkan Granblue Fantasy: Relink hanya untuk konsol, bukan PC.
Satu hal lagi yang perlu saya bahas adalah mengenai controller. Game ini bisa dimainkan dengan mouse dan keyboard, bisa juga dengan controller. Selama bermain saya menggunakan keduanya. Tapi secara feeling, saya lebih suka dengan menggunakan controller.
Kebetulan saya menggunakan controller ROG Raikiri Pro untuk memainkan Granblue Fantasy: Relink. Desain dari ROG Raikiri Pro yang pas dengan tangan membuat sesi bermain menjadi lebih menyenangkan. Kehadiran fitur vibration juga membuat adegan dalam cutscene menjadi lebih imersif. Ditambah lagi controller ini juga sudah compatible dengan Steam.
Kesimpulan
Kesimpulan saya untuk Granblue Fantasy: Relink adalah ini game action RPG yang bagus dan tepat untuk mengawali tahun 2024. Misi Cygames untuk membawa franchisenya ke ranah konsol dan PC bisa dibilang berhasil. Pemain seperti saya yang awalnya tidak mengerti apa itu Granblue Fantasy akhirnya tertarik setelah memainkan game ini.
Dari segi cerita Granblue Fantasy: Relink memiliki alur cerita yang bisa dibilang sudah mainstream. Tapi karena dipoles dengan grafis dan animasi yang apik, saya bisa terus tanpa bosan mengikuti cerita game ini sampai tamat.
Gameplay menurut saya adalah mutiara dari Granblue Fantasy: Relink. Gaya action RPG membuat combat menjadi sangat menyenangkan dan menantang. Apalagi ketika berhadapan dengan boss yang desainnya luar biasa keren! Menghindari setiap serangan sambil mengumpulkan energi untuk Skybound Arts. Begitu energi ini penuh, Skybound Artis digunakan oleh setiap karakter berujung dengan Full Burst sebagai finisher. Sensasinya luar biasa!
Belum lagi setelah menamatkan main story, masih ada konten endgame yang harus diselesaikan. Inilah saatnya untuk grinding dan membuat META dari karakter yang disukai. Karena pada konten endgame musuh sama sekali tidak memberikan ampun. Ditambah lagi kedepannya akan ada konten Raid di Granblue Fantasy: Relink.
Intinya jika kalian pecinta game action RPG apalagi sudah menjadi fans dari Granblue Fantasy, maka wajib mencoba Granblue Fantasy: Relink. Saya jamin kalian bakal puas seperti saya dengan game ini.