Home Blog Page 258

Tanggal Rilis SPYxANYA: Operation Memories Diumumkan

0

Bandai Namco telah mengumumkan tanggal rilis SPYxANYA: Operation Memories. Game akan dirilis pada tanggal 27 Juni 2024 di PS5, PS4, dan Nintendo Switch. Sedangkan tanggal rilis untuk PC melalui Steam akan diumumkan belakangan. Bandai Namco juga mengungkap isi konten dari bonus untuk pre-order versi fisik dan digital, sekaligus Digital Deluxe Edition.

Mereka yang melakukan pre-order untuk versi fisik dan digital akan mendapatkan bonus berupa kostum Agent Set untuk Anya, Loid, dan Yor.

Untuk SPYxANYA: Operation Memories Digital Deluxe Edition:

  • Main game
  • Deluxe Outing Pack
  • Additional DLC 1: Thrilling Outfit Pack
  • Additional DLC 2: Excited Outfit Pack
  • Digital Deluxe edition bonus:
  • Anya Hat “Director Chimera Hat”
  • Anya Costume “Bond Set”

Tugas pemain di SPYxANYA: Operation Memories adalah mengambil foto Anya saat melakukan melakukan kegiatan seperti berjalan-jalan di Pantai, taman, museum, dan masih banyak lagi. SPXxANYA: Operation Memories juga menghadirkan berbagai macam mini-game yang terinspirasi dari anime SPYxFamily.

Review Apollo Justice: Ace Attorney Trilogy (Nintendo Switch) : Koleksi Yang Lengkap!

0

Apollo Justice: Ace Attorney Trilogy membawa kita kembali ke dunia pengadilan yang penuh intrik dan misteri dengan sentuhan inovatif yang memperkaya pengalaman bermain. Trilogi ini merupakan bagian dari franchise Ace Attorney.

Apakah Apollo Justice: Ace Attorney Trilogy mampu memenuhi ekspektasi penggemar sambil memberikan update yang dibutuhkan? Saya akan membedah setiap aspeknya dalam review ini. Perlu diketahui bahwa Capcom merilis Apollo Justice: Ace Attorney Trilogy ke berbagai platform, yaitu Nintendo Switch, PS4, Xbox One, PC (Steam dan Windows Store). Saya sendiri mendapatkan kesempatan mengulas versi Nintendo Switch-nya.

Sebelumnya juga perlu diketahui bahwa Apollo Justice: Ace Attorney Trilogy  merangkum tiga judul game yaitu Apollo Justice: Ace Attorney, Phoenix Wright: Ace Attorney – Dual Destinies, dan Phoenix Wright: Ace Attorney – Spirit of Justice. Apollo Justice: Ace Attorney Trilogy dipoles ulang dengan grafis HD sekaligus menghadirkan tambahan konten-konten baru. Game ini berisi banyak fitur, salah satunya fitur untuk mendengarkan soundtrack dan juga melihat ilustrasi dari ketiga game Ace Attorney. Ada juga Animation Studio dimana pemain bisa membuat adegan sendiri dengan karakter dari game. Semua DLC untuk Phoenix Wright: Ace Attorney – Dual Destinies dan Phoenix Wright: Ace Attorney – Spirit of Justice juga sudah tersedia.

Buat kalian yang masih awam dengan seri game Ace Attorney, gameplay dari game ini akan dibagi menjadi dua tahap. Untuk tahap pertama adalah investigasi dan pengumpulan barang bukti di tempat kejadian perkara. Lalu pada tahap kedua adalah ruang persidangan untuk membuktikan siapa yang bersalah pada kasus tersebut.

Narasi yang Penuh Kejutan

Salah satu kekuatan utama Apollo Justice terletak pada narasinya yang penuh kejutan. Kalian akan mengikuti perjalanan Apollo Justice, seorang pengacara pemula dengan kemampuan khusus bernama “Perceive”. Melalui kemampuan ini ia bisa melihat gerak tubuh saksi untuk menemukan kebohongan. Dengan kata lain, Perceive bisa membuat Apollo mengetahui apakah seseorang sedang berbohong atau tidak melalui perilakunya.

Jika orang itu gugup,  mencoba berbohong atau menyembunyikan sesuatu darinya, gelang di pergelangan tangan kiri Apollo akan bereaksi. Revisualization adalah puncak kemampuan dari Apollo. Kemampuan ini akan muncul ketika pertarungan hampir berakhir. Tetapi ia masih kekurangan bukti kunci terakhir. Untuk itu Apollo akan meninjau kembali semua fakta yang didapat untuk membuat keputusan akhir.

Cerita ini membawa kita ke dalam dunia pengadilan yang semakin rumit, dengan setiap kasus menyimpan rahasia dan plot twist yang tak terduga. Franchise Ace Attorney selalu dikenal dengan kemampuannya menciptakan karakter yang kuat dan unik, dan Apollo Justice tidak mengecewakan. Karakter-karakter seperti Phoenix Wright yang kini menjabat sebagai mentor Apollo, Trucy Wright yang penuh misteri, dan prosecutor baru yang eksentrik, Klavier Gavin, memberikan warna tersendiri dalam cerita ini.

Game ini juga sudah menyediakan Chapter Select dimana pemain bisa memilih chapter dan episode mana dari Apollo Justice: Ace Attorney Trilogy yang ingin dimainkan. Ada juga fitur Autoplay dimana dialog akan berjalan secara otomatis dan Story Mode yang bisa menyelesaikan puzzle secara otomatis, sehingga pemain hanya fokus pada alur ceritanya.

Apollo Justice: Ace Attorney Trilogy juga akan menghadirkan karakter-karakter pendamping seperti Ema Skye dan Athena Cykes. Keduanya juga memiliki kemampuan khusus ketika melakukan analisis. Ema akan menggunakan alat forensik untuk memeriksa bukti seperti sidik jari. Sedangan Athena akan memeriksa intonasi suara untuk mengetahui isi hati dari seseorang.

Dalam Phoenix Wright: Ace Attorney – Spirit of Justice, Phoenix Wright akan berhadapan dengan cenayang Rayfa Padma di pengadilan. Rayfa Padma memiliki kemampuan Divination Séance dimana ia bisa melihat momen terakhir dari korban. Kemampuan ini akan membuat Phoenix mengalami kesulitan saat di pengadilan.

Sistem Pengadilan yang Diperbarui

Satu inovasi besar yang dibawa oleh Apollo Justice adalah pembaruan pada sistem pengadilan. Selain sistem cross-examination yang telah menjadi ciri khas waralaba ini, pemain sekarang memiliki alat bernama “bracelet” sebagai bagian dari kemampuan Perceive Apollo. Penggunaan perangkat ini memberikan nuansa investigasi baru dalam persidangan, memaksa pemain untuk lebih memperhatikan detail dan menemukan kelemahan dalam kesaksian saksi.

Meskipun sistem baru ini memberikan variasi yang menyegarkan, beberapa penggemar mungkin merasa sulit untuk berpisah dari pengalaman cross-examination klasik yang telah menjadi favorit. Namun, dengan waktu, pemain dapat menilai bahwa tambahan ini memberikan dimensi baru pada gameplay dan meningkatkan tingkat kesulitan, membuat pengadilan lebih menantang dan menarik.

Asyik Sekali Dimainkan Menggunakan Nintendo Switch

Karena Apollo Justice: Ace Attorney Trilogy ini mengandalkan sisi cerita dan narasi, maka memainkan di Nintendo Switch Oled bisa menjadi pilihan yang pas bagi kalian yang mungkin saat ini masih bingung ingin membeli versi apa.

Memainkan game ini sambil tiduran nikmat sekali, karena kalian akan disuguhkan cerita yang seru serta grafis yang sedap. Tapi awas jangan sampai terlena, nanti kalian malah tertidur dibuatnya.

Jika sudah bosan di layar kecil, maka saya bisa memainkan gamenya di layar TV yang lebih besar dengan memanfaatkan docking Switch. Intinya saya puas memainkan Apollo Justice: Ace Attorney Trilogy di Nintendo Switch.

Grafis dan Desain Karakter yang Ditingkatkan

Dari segi visual, Apollo Justice: Ace Attorney Trilogy membawa desain karakter dan grafis ke tingkat yang lebih tinggi. Detail karakter dan ekspresi wajah mereka lebih jelas dan memberikan pengalaman yang lebih mendalam dalam menyelami emosi karakter. Dunia yang disajikan dalam game juga lebih dinamis dan menarik.

Setiap lokasi juga dirancang dengan baik. Mulai dari ruang sidang yang penuh dengan atmosfir ketegangan hingga tempat-tempat penyelidikan yang memegang kunci dalam memecahkan kasus. Peningkatan visual ini memberikan nuansa kesegaran dan modernitas pada franchise yang sudah berusia banyak ini.

Penggunaan Musik yang Efektif

Satu aspek yang selalu diapresiasi dalam Ace Attorney adalah penggunaan musik yang efektif dalam menciptakan suasana. Apollo Justice: Ace Attorney Trilogy tidak menyia-nyiakan hal tersebut. Setiap musik dibuat untuk mendukung suasana permainan, mulai dari ketegangan di ruang sidang hingga kegembiraan ketika menemukan bukti baru. Soundtrack yang kuat adalah tambahan yang membuat pengalaman bermain semakin menyenangkan.

Kritik Terhadap Durasi Kasus

Meskipun memiliki narasi cerita yang penuh kejutan dan gameplay yang sudah dimutakhirkan, ada kritik yang ditujukan terhadap durasi kasus dalam Apollo Justice: Ace Attorney Trilogy. Beberapa kasus terasa lebih singkat dibandingkan dengan seri sebelumnya. Hal ini mungkin membuat beberapa penggemar merasa kurang puas karena tidak dapat menikmati kedalaman cerita sebanyak yang mereka harapkan.

Namun, di sisi lain durasi yang lebih singkat juga membuat game ini lebih mudah diakses bagi pemain baru yang mungkin tidak memiliki banyak waktu untuk bermain dalam sesi permainan yang panjang.

Kesimpulan

Apollo Justice: Ace Attorney Trilogy sukses membawa nuansa segar ke dalam franchise yang telah dikenal dan dicintai. Dengan narasi yang penuh kejutan, sistem pengadilan yang diperbarui, grafis dan desain karakter yang ditingkatkan, serta penggunaan musik yang efektif, Apollo Justice memberikan pengalaman bermain yang memuaskan dan memikat.

Meskipun beberapa kritik muncul terkait durasi kasus, hal ini tidak merusak esensi dari keseluruhan pengalaman bermain. Bagi penggemar Ace Attorney yang setia atau mereka yang baru mengenal waralaba ini, Apollo Justice layak dicoba untuk menyaksikan evolusi yang berani dalam dunia pengadilan virtual.

Suicide Squad: Kill The Justice League Sudah Rilis!

0

Warner Bros. Games dan DC mengumumkan Suicide Squad: Kill the Justice League kini tersedia untuk PS5, Xbox Series, dan PC (Steam) baik untuk Deluxe Edition maupun Standard Edition.

Dikembangkan oleh Rocksteady Studios, pencipta seri terlaris Batman: Arkham, Suicide Squad: Kill the Justice League menggabungkan penceritaan berbasis karakter khas studio dengan perpaduan mulus antara mekanisme traversal yang ditingkatkan dan pertarungan penuh aksi yang serba cepat, yang mana dapat dinikmati sendiri atau bersama hingga empat pemain melalui mode kooperatif online.

Menampilkan narasi orisinal yang berlatar DC Universe dengan latar belakang dunia terbuka Metropolis yang ramai, Suicide Squad: Kill the Justice League mengambil latar lima tahun setelah peristiwa Batman: Arkham Knight saat para pemain berperan sebagai Super-Villain dari DC: Harley Quinn, Deadshot, Captain Boomerang, dan King Shark. Dikekang dengan bahan peledak mematikan yang ditanamkan di kepala mereka, mereka tidak punya pilihan selain bersatu sebagai bagian dari Task Force X karya Amanda Waller dan memulai misi mustahil untuk mengalahkan superhero terhebat di dunia, Justice League. Pemain harus berhadapan dengan Superman, Batman, Green Lantern, dan The Flash, yang semuanya telah dirusak oleh Brainiac, sambil meminta bantuan dari berbagai sekutu pendukung, termasuk Penguin, Poison Ivy, Toyman , Rick Flag, Lex Luthor, dan tokoh terkenal lainnya.

“Dengan diluncurkannya Suicide Squad: Kill the Justice League, kami bersemangat untuk membawa para pemain ke dalam petualangan yang belum pernah kami mainkan atau buat sebelumnya di Rocksteady,” kata Darius Sadeghian, Studio Director, Rocksteady Studios. “Saya sangat bangga dengan apa yang telah kami ciptakan bersama: kisah orisinal kami yang berlatarkan DC Universe, dunia terbuka Metropolis yang dinamis, kombinasi unik elemen gameplay, dan pemeran penjahat kami yang luar biasa – Harley Quinn, Deadshot, Captain Boomerang, dan King Shark . Kami sangat senang memiliki koneksi langsung dengan para pemain, yang memungkinkan kami untuk terus memperbarui game dan terus bermain dengan komunitas kami.”

Empat karakter utama yang dapat dimainkan di Suicide Squad: Kill the Justice League meliputi:

  • Harley Quinn, sebelumnya dikenal sebagai Dr. Harleen Quinzel, adalah satu-satunya Clown Princess of Crime dan kru yang paling akrobatik karena mekanik grapple yang memungkinkannya berayun melintasi kota, berkat perlengkapan yang dia ambil dari Batman. Harley Quinn disuarakan oleh Tara Strong.
  • Deadshot, juga dikenal sebagai Floyd Lawton, adalah salah satu penembak jitu paling mematikan di DC Universe dan dapat melayang dan menembak hampir dari mana saja di medan perang dengan menggunakan jetpack-nya, meskipun dia juga nyaman untuk mendekat dan melepaskan muatan dengan meriam pergelangan tangannya. Deadshot disuarakan oleh Bumper Robinson.
  • Captain Boomerang, juga dikenal sebagai Digger Harkness, adalah seorang pembunuh Australia dengan bakat tak tertandingi untuk senjata yang sama dan menggunakan Speed Force Gauntlet curian untuk berteleportasi masuk dan keluar dari pertempuran jarak dekat. Captain Boomerang disuarakan oleh Daniel Lapaine.
  • King Shark, juga dikenal sebagai Nanaue, adalah hiu humanoid setengah dewa yang menyerang dengan keras dan menggunakan kemampuan melompatnya yang kuat untuk melompati bangunan dan mengalahkan gerombolan musuh. King Shark disuarakan oleh Nuufolau Joel Seanoa, lebih dikenal dengan nama ring All-Elite Wrestling (AEW), Samoa Joe.

Setiap anggota Suicide Squad memiliki gerakan unik masing-masing yang dilengkapi dengan kemampuan traversal yang ditingkatkan, bersama dengan berbagai senjata untuk disesuaikan dan keterampilan untuk dikuasai. Sistem perkembangan karakter yang mendalam juga memungkinkan pemuatan disesuaikan secara khusus melalui peningkatan senjata, perlengkapan, dan kemampuan untuk personalisasi maksimal.

Suicide Squad: Kill the Justice League berlangsung di Metropolis dunia terbuka luas yang terdiri dari distrik berbeda yang memerlukan jenis permainan berbeda, bergantung pada misi atau aktivitas, sambil menampilkan landmark DC yang ikonik, seperti Daily Planet, LexCorp, Hall Keadilan, dan lain-lain.

Suicide Squad: Kill the Justice League Deluxe Edition kini tersedia untuk PS5, Xbox Series, dan PC (Steam) dan mencakup akses awal ke game bersama dengan empat kostum klasik, empat kostum Justice League, tiga senjata terkenal Black Mask, empat boneka senjata Squad Golds, empat contoh warna No Shade Outfit, dan satu token untuk tiket pertempuran khusus kosmetik pasca-peluncuran.

Mereka yang melakukan pre-order Suicide Squad: Kill the Justice League Standard Edition di  PS5, Xbox Series, dan PC (Steam). Semua pre-order menerima empat kostum klasik. Selain itu, pre-order digital PS5 menerima empat Rogue Outfits. Harap diperhatikan, semua versi PS5 dan Xbox Series tersedia secara fisik dan digital. Sedangkan versi Steam (PC) hanya tersedia secara digital. Versi Epic Games Store (PC) akan tersedia pada 5 Maret dalam format digital saja.

Setelah dirilis, Suicide Squad: Kill the Justice League akan menawarkan konten musiman pasca peluncuran untuk memperluas pengalaman dengan karakter baru yang dapat dimainkan, misi, perlengkapan, senjata, acara dalam game, dan banyak lagi, yang dapat dinikmati pemiliknya tanpa biaya tambahan. Agar petualangan tetap berjalan mengikuti kampanye yang didorong oleh cerita utama, setiap musim akan bertema karakter DC yang berbeda dan menggabungkan realitas alternatif yang diciptakan oleh Brainiac yang dikenal sebagai Elseworlds. Mulai Maret 2024, Musim 1 akan menampilkan kedatangan The Joker dalam bentuk twist Elseworlds pada Penjahat Super DC yang ikonik. Dilengkapi dengan payung bertenaga roket untuk meluncurkan dirinya dengan panik ke udara dan berselancar melintasi atap kota, The Joker versi alam semesta alternatif ini akan dipersenjatai dengan pertarungan unik, kemampuan traversal, dan persenjataan untuk bergabung dalam pertarungan. Untuk cuplikan konten musiman mendatang bisa dilihat di sini. Akhir tahun ini, Rocksteady juga akan menambahkan mode cerita offline ke dalam game yang memberikan pemain opsi untuk merasakan campaign utama tanpa koneksi internet.

Penjualan Like a Dragon: Infinite Wealth Pecahkan Rekor!

0

Sega telah mengumumkan bahwa Like a Dragon: Infinite Wealth telah berhasil mencatatkan angka penjualan global yang mengesankan. Game ini berhasil terjual dan terkirim sebanyak satu juta kopi hanya dalam waktu tujuh hari sejak rilis. Pencapaian ini menjadikan Like a Dragon: Infinite Wealth sebagai judul dari franchise Yakuza dengan penjualan tercepat dalam sejarah.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap dukungan yang diberikan oleh para pemain, Sega akan memberikan hadiah kepada semua  pemilik Like a Dragon: Infinite Wealth. Hadiah ini berupa Celebratory T-Shirt Set yang akan diberikan secara gratis. Mengenai kapan giveaway ini diberikan akan diumumkan nanti.

Buat kalian yang belum memainkan Like a Dragon: Infinite Wealth bisa membaca review yang dibuat oleh tim Playcubic di sini.

Jumlah Pemain Palworld Sekarang Lebih Dari 19 Juta Orang

0

Developer sekaligus publisher Pocketpair baru saja mengumumkan pencapaian luar biasa untuk game terbaru mereka, Palworld. Game ini telah berhasil memiliki 19 juta pemain, dengan penjualan kira-kira 12 juta kopi untuk versi PC (Steam) dan lebih dari 7 juta pemain untuk versi Xbox.

Pada tanggal 31 Januari 2024, Palworld mencatat jumlah pemain yang bermain bersamaan di Steam sebanyak lebih dari 2 juta orang. Jumlah ini membuat Palworld berada di posisi kedua untuk rekor pemain bersamaan tertinggi dalam sejarah di Steam.

Untuk versi Xbox, Palworld telah memiliki hampir 3 juta Pengguna Aktif Harian (DAU). Hasil ini menjadikan Palworld sebagai perilisan pihak ketiga terbesar yang pernah ada di Game Pass.

Momentum kesuksesan dari Palworld ini kelihatannya akan terus dijaga oleh Pocketpair. Belum lama ini mereka sudah mengumumkan rencana mereka ke depan untuk Palworld dengan mengimplementasi berbagai macam update baru.

Promo Diskon Final Fantasy Pixel Remaster Diumumkan

0

Square Enix telah mengumumkan promo diskon 20% untuk keenam judul dari game Final Fantasy Pixel Remaster beserta paket bundle-nya. Promo ini tersedia di platform Nintendo Switch, PS4, PC (Steam), iOS, dan Android (Edisi bundle tidak tersedia untuk pengguna Android).

Informasi lainnya adalah Final Fantasy Pixel Remaster versi PC (Steam), iOS, dan Android telah mendapatkan update baru yang membawa fitur-fitur di versi konsol seperti kemampuan untuk menonaktifkan random encounter dan pengaturan experience point. Selain itu ada juga fitur baru seperti pilihan untuk mengganti soundtrack yang sudah diaransemen ulang dan versi originalnya di PC (Steam), dan dukungan untuk bermain dengan menggunakan gamepad di versi smartphone.

Promo diskon 20% Final Fantasy Pixel Remaster akan berjalan sampai dengan tanggal 14 Februari 2024 (13 Februari 2024 di Steam).

Sega Umumkan Sonic X Shadow Generations

0

Sega telah mengumumkan game Sonic baru berjudul Sonic X Shadow Generations. Game ini akan rilis pada musim gugur 2024 di PS5, PS4, Nintendo Switch, Xbox Series, Xbox One, dan PC (Steam dan Epic Games Store).

Sonic X Shadow Generations akan menghadirkan elemen permainan baru dan grafis yang lebih baik, termasuk kesempatan bermain sebagai saingan abadi Sonic, Shadow the Hedgehog.

Cerita Sonic X Shadow Generations dimulai oleh makhluk misterius yang menciptakan lubang waktu dan mempertemukan Sonic dan Shadow. Tidak hanya itu, lubang waktu ini juga menarik sosok Sonic klasik. Pemain dapat memilih untuk bermain sebagai Sonic Klasik dan Sonic Modern, atau memerankan Shadow.

Sonic X Shadow Generations akan menghadirkan dunia dalam bentuk side-scrolling 2D dari game klasik Sonic, dan juga dalam format 3D seperti yang ada di game Sonic moderen.

Bagaimana menurut kalian?

ASUS Umukan Laptop Tipis Bertenaga AI Zenbook 14 OLED

0

ASUS resmi menghadirkan Zenbook 14 OLED (UX3405) sebagai AI powered OLED laptop di Indonesia. Zenbook 14 OLED (UX3405) merupakan laptop tipis pertama dari ASUS yang dibekali prosesor Intel Core Ultra Series, yaitu prosesor generasi terbaru yang telah ditenagai oleh AI dan dapat mengakomodasi pemrosesan aplikasi berbasis AI secara lebih optimal dan hemat daya. Tidak hanya itu, Zenbook 14 OLED (UX3405) juga hadir dengan layar ASUS Lumina OLED beresolusi 3K, memiliki daya tahan baterai seharian, serta mengusung desain premium dan portabel dengan bobot hanya 1,2 kg dan ketebalan 14,9mm.

“Era laptop yang ditenagai oleh AI telah tiba dan dimulai oleh Zenbook 14 OLED,” ujar Jimmy Lin, Regional Director, ASUS Southeast Asia. “Sejak awal, Zenbook hadir untuk menunjang produktivitas penggunanya, khususnya mereka yang memiliki mobilitas tinggi. Zenbook 14 OLED (UX3405) yang kini telah ditenagai oleh AI telah membuktikan bahwa mobilitas dan produktivitas dapat hadir bersama.”

Hadir sebagai perangkat penunjang produktivitas dan mobilitas, Zenbook 14 OLED (UX3405) juga dirancang tangguh dan berhasil meraih sertifikasi lolos uji ketahanan berstandar militer AS (MIL-STD-810H). ASUS bahkan menghadirkan Zenbook 14 OLED (UX3405) sebagai laptop tipis ramah lingkungan dengan jejak karbon hingga 50% lebih rendah dibandingkan laptop sekelasnya.

Premium Design

Zenbook 14 OLED (UX3405) merupakan AI powered OLED laptop 14-inci paling ringkas dan ringan di dunia. Berkat ketebalan yang hanya 14,9 mm dan bobot 1,2 kg, Zenbook 14 OLED (UX3405) tampil 10% lebih ringkas dibandingkan generasi sebelumnya, sehingga lebih mudah untuk dibawa bepergian dan cocok untuk mereka yang membutuhkan perangkat penunjang produktivitas di mana saja dan kapan saja.

Daya tahan baterai adalah salah satu fitur yang patut diperhatikan saat memilih perangkat penunjang produktivitas dan mobilitas. Baterai khusus pada Zenbook 14 OLED (UX3405) tidak hanya memiliki kapasitas besar 75Wh yang dapat menemani penggunanya beraktivitas seharian, tetapi juga memiliki siklus pengisian daya hingga 20% lebih tinggi, sehingga memberikan jaminan masa pakai laptop yang lebih panjang. Didukung fitur USB-C® Easy Charge, Zenbook 14 OLED (UX3405) tampil lebih fleksibel karena daya baterainya dapat diisi menggunakan adaptor USB-C® yang ringkas, atau bahkan menggunakan power bank.

Premium Performance

Zenbook 14 OLED (UX3405) merupakan laptop tipis Intel® Evo™ Edition yang dibekali prosesor bertenaga AI, Intel® Core™ Ultra, dan chip grafis terintegrasi Intel® Arc terbaru. Prosesor Intel® Core™ Ultra dilengkapi NPU atau Neural Processing Unit yang hadir secara spesifik untuk memproses aplikasi yang menggunakan AI. Semua aplikasi dan fitur yang bekerja menggunakan AI dapat dijalankan secara lebih baik tanpa menguras daya secara berlebihan. Ditambah dengan penyimpanan SSD hingga 1 TB, RAM 32 GB, dan WiFi 6E (802.11ax), merupakan laptop ultraportable premium terbaik saat ini.

Layar ASUS Lumina OLED 3K (2880×1800) 120Hz di Zenbook 14 OLED (UX3405) menghadirkan kualitas visual yang sangat jernih ditambah dengan tingkat kecerahan hingga 600-nits, rasio layar 16:10 untuk memaksimalkan produktivitas, serta bezel ultra-tipis dengan screen-to-body ratio 87%. Layar Zenbook 14 OLED (UX3405) juga telah dibekali dengan teknologi Adaptive Sync yang mampu mengatur refresh rate secara otomatis sehingga memastikan kualitas visual yang lebih halus.

Meski memiliki desain yang sangat ringkas, Zenbook 14 OLED (UX3405) menyediakan berbagai port I/O modern, mulai dari dua port Thunderbolt 4, USB 3.2 Gen 1 Type-A, HDMI 2.1 (TMDS), hingga jack audio 3.5 mm.  Semua port tersebut membuat Zenbook 14 OLED (UX3405) tampil sebagai laptop yang praktis untuk digunakan, sehingga penggunanya tidak perlu membawa dongle tambahan.

Premium Experience

Zenbook 14 OLED (UX3405) adalah laptop tipis yang dirancang dengan memprioritaskan kenyamanan penggunanya. Laptop ini dilengkapi berbagai fitur canggih yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman komputasi mobile penggunanya.

Mulai dari sistem audio, Zenbook 14 OLED (UX3405) tidak hanya sekadar hadir dengan dukungan fitur seperti Smart Amplifier dan ASUS Audio Booster yang didukung oleh Dolby Atmos. Berbeda dengan laptop pada umumnya, Zenbook 14 OLED (UX3405) kini dibekali dengan super-linear speaker yang lebih powerful dan telah tersertifikasi oleh Harman Kardon.

Selain sistem audio yang powerful, Zenbook 14 OLED (UX3405) juga dibekali dengan keyboard khusus. ASUS ErgoSense Keyboard dirancang khusus untuk memaksimalkan pengalaman mengetik yang kini hadir dengan suara tombol yang  lebih senyap sehingga tidak mengganggu orang lain. Ditemani IR camera yang sudah dibekali fitur berbasis AI, serta mikrofon dengan AI noise-cancellation, Zenbook 14 OLED (UX3405) adalah laptop ultraportable premium yang dapat menyuguhkan pengalaman penggunaan terbaik untuk para penggunanya.

Premium Durability

Zenbook 14 OLED (UX3405) merupakan laptop ultraportable premium dengan durabilitas terbaik, dibuktikan melalui diraihnya sertifikasi lolos uji ketahanan berstandar militer AS (MIL-STD-810H). Hadir dengan desain yang tangguh, Zenbook 14 OLED (UX3405) tidak hanya lebih mudah, tetapi juga lebih aman saat dibawa bepergian.

Zenbook 14 OLED (UX3405) juga tampil sebagai laptop tipis yang ramah lingkungan. Diproduksi secara khusus, Zenbook 14 OLED (UX3405) memiliki jejak karbon hingga 50% lebih rendah dibandingkan laptop sekelasnya. Tidak hanya itu, Zenbook 14 OLED (UX3405) hadir dengan packaging yang dapat didaur ulang sepenuhnya.

Spesifikasi

Main Spec. Zenbook 14 OLED (UX3405MA)
CPU Intel® Core™ Ultra 7 Processor 155H 1.4 GHz (24MB Cache, up to 4.8 GHz, 16 cores, 22 Threads) with Intel® AI Boost NPU

Intel® Core™ Ultra 5 Processor 125H 1.2 GHz (18MB Cache, up to 4.5 GHz, 14 cores, 18 Threads) with Intel® AI Boost NPU

Operating System Windows 11 Home
Memory 32GB LPDDR5X

16GB LPDDR5X

Storage 1TB M.2 NVMe™ PCIe® 4.0 Performance SSD
Display 14-inch ASUS Lumina OLED, 3K (2880 x 1800) 16:10, 120Hz, 0.2ms, 100% DCI-P3, PANTONE Validated, 600nits, VESA CERTIFIED Display HDR True Black 500, Low Blue Light, Anti-Flicker, Touchscreen with Stylus Support (in some models)
Graphics Intel® Arc™ Graphics
Input/Output 1x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 2x Thunderbolt™ 4 supports display / power delivery, 1x HDMI 2.1 TMDS, 1x 3.5mm Combo Audio Jack
Connectivity Wi-Fi 6E(802.11ax) (Dual band) 2*2 + Bluetooth® 5.3
Camera FHD camera with IR function to support Windows Hello
Audio Smart Amp Technology, Built-in speaker, Built-in array microphone, harman/kardon certified
Battery 75WHrs, 2S2P, 4-cell Li-ion
Dimension 31.24 x 22.01 x 1.49 ~ 1.49 cm
Weight 1.2 Kg
Colors Ponder Blue, Foggy Silver
Price Rp17.299.000 (Ultra 5-125H / 16GB RAM / 1TB Storage / Non-touch)

Rp20.299.000 (Ultra 7-155H / 32GB RAM / 1TB Storage / Non-touch)

Rp21.299.000 (Ultra 7-155H / 32GB RAM / 1TB Storage / Touch)

Warranty 2 Tahun Garansi Global dan 1 Tahun ASUS VIP Perfect Warranty

Review Persona 3 Reload (PC): Remake Terbaik Untuk Seri Persona Terkelam

0

Popularitas Franchise Persona mencapai puncaknya berkat Persona 5. Game tersebut berhasil membawa JRPG legendaris ini kembali relevan di masa sekarang. Atlus dan Sega lalu memanfaatkan momentum tersebut untuk merilis kembali game Persona klasik ke platform zaman sekarang. Salah satu dari game ini adalah Persona 3 Reload.

Persona 3 dirilis di konsol PS2 pada tahun 2006. Game ini sempat dirilis ulang pada 2009 untuk PlayStation Portable (PSP). Pada 2023 versi remaster Persona 3 dirilis. Sekarang pada 2024 fans mendapatkan versi ultimate dari game tersebut, Persona 3 Reload. Game ini adalah versi remake dari Persona 3 yang sudah mengalami berbagai macam peningkatan, tanpa menghilangkan ciri aslinya.

Kebetulan saya mendapatkan kesempatan untuk memainkan versi review Persona 3 Reload. Bagi saya Persona 3 Reload adalah sebuah game baru karena saya belum pernah memainkannya dulu di PS2 dan PSP. Berbekal pengalaman saya dari Persona 5, ekspektasi saya dengan game ini cukup tinggi dan untungnya bisa saya dapatkan.

Cerita Terkelam Dari Semua Franchise Persona

Persona 3 mengangkat tema tentang kematian dan bagaimana kita sebagai manusia bisa menerimanya. Pada bagian cutscene awal saya menyaksikan hal yang menurut saya tabu untuk diperlihatkan. Cutscene yang saya maksud adalah ketika protagonis atau karakter utama menembak kepalanya sendiri.

Ketika menjalankan main story, akhirnya saya sadar bahwa ritual tersebut adalah hal yang biasa di game ini. Untuk memanggil Persona atau monster yang bersemayam dalam diri manusia, protagonis dan teman-temannya harus menembak kepalanya sendiri dengan senapan bernama The Evoker.

Cerita dari Persona 3 Royal diawali oleh protagonis yang tiba di kota Tatsumi Port Island dan bersekolah di Gekkoukan High School. Ketiba tiba pertama kali di kota, kalian akan menyaksikan pemandangan mengerikan yaitu banyak peti mati yang berserakan. Bahkan setelah tiba di tempat tinggal yaitu Iwatodai Dormitory, kalian diminta untuk merahasiakan peristiwa tersebut dan tidak membicarakannya kepada orang lain. Apa yang terjadi sebetulnya?

Rupanya kejadian itu semua saling berhubungan. Protagonis memiliki kekuatan untuk memanggil Persona dan direkrut bergabung dengan organisasi bernama SEES (Special Extracurricular Execution Squad). Tujuan dari SEES adalah memecahkan misteri tentang fenomena mistis bernama Dark Hour yang datang setiap jam 12 malam. Lebih buruk lagi, ketika Dark Hour tiba muncul monster bernama Shadow yang datang dari menara raksasa Tartarus.

Sambil memecahkan fenomena tersebut, protagonis dan teman-temannya juga harus menjalani kehidupan sebagai siswa dan siswi dari Gekkoukan High School. Menjalankan dua kehidupan antara pembasmi Shadow dan murid sekolah menurut saya adalah highlight utama dari Persona 3 Reload. Membagi waktu untuk melakukan kedua aktivitas yang berbeda ini adalah tantangan tersendiri.

Merasakan Serunya Jadi Murid Sekolah

Persona 3 Reload menceritakan kehidupan siswa SMA yang masih penuh semangat, kebodohan, dan juga napsu. Kalian akan banyak menjumpai hal tersebut saat protagonis ada di sekolah. Ada karakter yang suka membicarakan wanita seksi, ada yang tidak mau kalah, suka mengambil tindakan tanpa berpikir, dan masih banyak hal bodoh lainnya. Ketika melihat mereka saya seperti sedang bercermin dan kadang suka tertawa sendiri. Karena memang anak sekolah karakternya seperti itu.

Untuk meningkatkan pengalaman tersebut, Atlus telah berbaik hati dengan menghadirkan voice actor untuk memberikan suara kepada beberapa NPC yang memiliki keterkaitan dengan protagonis. Kehadiran voice actor ini membuat permainan menjadi lebih imersif dan cerita yang disajikan oleh para karakter pendukung ini lebih menarik untuk diikuti.

Tentunya acungan jempol juga patut diberikan kepada para pengisi suara karakter utama Persona 3 Reload. Setiap voice actor yang menyumbangkan suaranya kepada protagonis, Yukari Takeba, Junpei Iori, Mitsuru Kirijo, Akihiko Sanada, Fuuka Yamagishi, Aigis, Ken Amada, Shinjiro Aragaki dan bahkan Koromaru telah bekerja dengan 100 persen.

Hasilnya setiap percakapan dengan karakter-karakter ini akan menarik untuk disimak. Apalagi hubungan antara karakter utama dengan karakter-karakter lainnya sangat berperan penting di Persona 3 Reload.

Grafis yang Dirombak Ulang Menjadi Lebih Baik

Persona 3 Reload masih menggunakan game original-nya sebagai dasar. Semua aspek yang ada di dalam game tersebut dirombak ulang dan dipoles agar sesuai dengan gaya zaman sekarang. Jika kalian melihat secara detail, masih ada beberapa hal dari Persona 3 yang tidak dihilangkan di versi remake-nya ini.

Visual dan art dari karakter yang hadir di dalam game mengalami perubahan meski tidak banyak. Desain baru mereka di Persona 3 Reload membuatnya menjadi lebih enak untuk dipandang. Cuplikan dari cutscene misalnya ketika memanggil Persona atau melakukan All-Out-Attack juga dibuat menjadi lebih moderen dan stylish. Begitu juga dengan desain dari Tatsumi Port Island. Pada Persona 3 Reload kalian bisa menjelajahi semua bagian kota ini.

Secara keseluruhan dari segi kualitas grafis, Persona 3 Reload jauh lebih bagus. Buat kalian yang dulu memainkan Persona 3 di PS2 atau PSP pasti akan puas ketika memainkan game ini.

UI dan Soundtrack yang Jempolan

Berbicara tentang game Persona tidak lengkap tanpa membicarakan bagian UI atau User Interface. Karena franchise ini memang terkenal dengan UI-nya yang out-of-the-box. Persona 3 Reload juga mendapatkan perlakuan yang sama.

Jika biasanya menu option tidak menawarkan apapun selain layar static dengan background satu warna dasar, Persona 3 Reload justru menampilkan menu option yang “ramai”. Tidak ada tulisan yang muncul dalam satu garis linear yang sama. Semuanya akan muncul tidak beraturan, tapi tetap enak untuk dilihat.

Soundtrack dari Persona 3 Reload juga enak untuk didengar. Saya sering sengaja tidak melakukan apa-apa agar bisa mendengarkan musik yang mengalun. Dari suaranya, musik di Persona 3 Reload kelihatannya terinspirasi dari genre electric, jazz, dan hip-hop.

Setiap wilayah di Persona 3 Reload akan memiliki musik yang berbeda. Misalnya musik di dalam Tartarus berbeda dengan musik ketika sedang berada di kota. Beberapa musik dari game originalnya juga tetap dipertahankan oleh Atlus. Misalnya battle music “Mass Destruction” yang tetap ada. Atlus juga menambahkan beberapa musik baru seperti “It’s Going Down Now” yang menurut saya paling asyik untuk didengarkan.

Gameplay Dibuat Lebih Efektif

Persona 3 menggunakan sistem turn-based untuk bagian combat dan tidak ada perubahan untuk sistem tersebut di Persona 3 Reload. Karakter kalian akan memiliki basic command yang ada di setiap game RPG yaitu attack, magic (Persona), guard, dan item. Mekanik yang membuat unik adalah All-Out-Attack.

Untuk mengaktifkan All-Out-Attack, kalian harus lebih dulu membuat musuh mengalami efek yang dinamakan Down. Efek ini didapat dengan menggunakan skill yang merupakan Weakness atau kelemahan dari musuh. Ketika musuh Down, kalian bisa menggunakan All-Out-Attack dimana semua karakter menyerang secara bersamaan dan memberikan damage yang besar.

Tapi bagaimana jika musuhnya lebih dari satu? Inilah alasannya Atlus menciptakan mekanik baru yang dinamakan Shift. Skill ini membuat kalian dapat langsung berganti karakter tanpa menghabiskan giliran. Cara kerja mekanik Shift juga bersinergi dengan All-Out-Attack. Dengan menggunakan Shift, kalian bisa membuat semua musuh mengalami status Down.

Satu lagi mekanik baru yang diperkenalkan di Persona 3 Reload adalah Theurgy. Skill ini bisa dibilang seperti semacam Limit Break yang baru bisa digunakan jika gauge-nya penuh. Pengisian gauge bisa dilakukan saat combat dengan melakukan attack, defense, dan lain-lain. Theurgy memiliki damage yang besar dan bisa digunakan sebagai kartu AS saat bertarung. Ketika menggunakan Theurgy juga akan muncul cutscene yang menarik untuk dilihat.

Kehadiran Shift dan Theurgy menambah keseruan dari gameplay Persona 3 Reload. Melalui mekanik ini kalian akan belajar bagaimana cara melakukan pertarungan yang efektif dan mengakhirinya dengan finisher yang keren.

Kartu Tarot dan Persona

Setiap kali menyelesaikan combat di Tartarus, kalian akan mendapat kesempatan untuk menarik kartu Tarot. Kartu ini akan memberikan efek bonus seperti experience point atau menyembuhkan health point karakter kalian. Jika beruntung kalian juga bisa menarik kartu Major Arcana yang akan memberikan efek buff lebih besar dibandingkan kartu biasa.

Kartu Tarot juga merupakan cara untuk mendapatkan Persona jenis baru. Ada beragam jenis Persona yang bisa kalian temukan di Persona 3 Reload. Setiap Persona akan memiliki elemen yang berbeda dan masing-masing memiliki progression dalam bentuk level. Experience point untuk Persona bisa didapat jika digunakan dalam combat atau mendapatkan kartu Persona dengan jenis yang sama.

Persona juga dapat digabung-gabungkan untuk mendapatkan jenis yang baru. Tempat untuk menggabungkan Persona masih sama dengan game originalnya yaitu Velvet Room. Pada tempat ini kalian akan bertemu dengan Igor dan Elizabeth yang akan membantu dalam proses penggabungan atau fusion.

Jujur saja, hal yang paling mengintimidasi dari game Persona manapun bagi saya adalah bagian Personanya. Sebabnya saya sering merasa bingung ketika melakukan fusion Persona. Setiap skill yang didapatkan oleh Persona yang digabungkan bisa diwariskan. Artinya untuk mendapatkan Persona yang tepat, pemain harus menghabiskan banyak waktu untuk mencari Persona yang sesuai. Belum lagi jumlah variasinya yang sangat banyak.

Social Link

Menurut saya Icing on the Cake untuk Persona 3 Reload terletak pada mekanik Social Link. Mekanik ini mirip dengan mekanik yang ada di game life simulation, dimana kalian harus membangun hubungan dengan orang lain.

Saya sempat berpikir untuk memainkan karakter saya sebagai orang yang anti-sosial. Tapi ternyata ini cukup sulit karena berdampak dengan progress saya saat bertualang di Tartarus. Semakin banyak protagonis berkenalan dengan karakter lain, semakin besar pula efek yang didapatkan.

Misalnya setiap karakter akan mewakili tipe Persona tertentu. Jika kalian membangun hubungan dengan mereka, kalian bisa mengakses tipe Persona tersebut. Selain itu menjalankan Social Link juga membuat kalian bisa mengetahui cerita latar belakangnya dan mendapatkan cutscene spesial. Atlus telah telah merajut alur cerita dari setiap karakter di Social Link dengan menarik sehingga sayang untuk dilewatkan.

Selain Social Link, kalian juga bisa mengembangkan kepribadian protagonis dengan melakukan berbagai macam kegiatan. Misalnya dengan belajar sepulang sekolah, kepintaran protagonis akan bertambh. Lalu berkerja part-time sebagai kasir bisa meningkatkan sisi keberanian protagonis.

Persona 3 Reload Dari Segi Teknis

Saya memainkan Persona 3 Reload di PC dengan spesifikasi i5-9400F, GeForce RTX 3060, dan RAM 16GB. Selama memainkan versi review saya sama sekali tidak menemukan masalah teknis atau bug. Opsi untuk pilihan grafis di game ini cukup bervariasi. Menurut saya konfigurasi ini sudah tepat untuk ukuran game remake dari konsol.

Kesimpulan

Menurut saya Persona 3 Reload adalah contoh bagaimana developer seharusnya melakukan remake kepada game klasik. Ciri khas dari game tersebut tidak boleh hilang meski ditambah oleh berbagai sistem dan mekanik baru. Persona 3 Reload menurut saya tidak hanya cocok untuk fans setia yang sudah pernah memainkan game originalnya dulu, tapi juga untuk gamer baru seperti saya yang baru mengenal Persona dari Persona 5.

Peningkatan kualitas grafis membuat Persona 3 Reload terlihat seperti game zaman sekarang. Ditambah kehadiran mekanik baru seperti Shift dan Theurgy membuat combat menjadi menarik, bersama alur cerita yang penuh plot twist dan tidak pernah membosankan.

Kehadiran mekanik life simulation juga menjadikan Persona 3 Reload tidak hanya sekedar bertarung untuk naik level atau mencari Persona baru saja. Tetapi juga memperlihatkan sisi kehidupan manusia biasa yang penuh dengan drama dan dilema.

Belum lagi kombinasi antara soundtrack lama dan baru membuat pemain secara tidak sadar ikut bernyanyi saat bermain. Inilah sihir yang tidak hanya datang dari Persona 3 Reload saja, melainkan dari semua game Persona. Bravo Atlus!

Semua yang Perlu Kalian Tahu Tentang Persona 3 Reload

0

Sudah pernah main game Persona 3 atau Persona 3 Portable? Jika belum kalian beruntung karena dalam waktu dekat Atlus dan Sega akan merilis versi remake-nya, Persona 3 Reload. Game ini dibangun menggunakan kerangka dari game originalnya, tapi sudah dilengkapi oleh peningkatan kualitas grafis dan juga penambahan berbagai mekanik baru.

Apa Itu Persona 3 Reload?

Persona 3 Reload adalah game RPG turn-based dicampur life simulation yang dibuat oleh Atlus. Game original Persona 3 rilis pada 2006 di PS2. Setelah itu dibuatlah Persona 3 Portable yang ditujukan untuk handheld PlayStation Portable pada 2009. Lalu pada 2023, versi remaster untuk Persona 3 Portable dibuat. Barulah pada 2024 versi remake-nya Persona 3 Reload dirilis.

Cerita dari Persona 3 Reload adalah tentang seorang remaja yang dinamakan Protagonis datang ke Tatsumi Port Island untuk sekolah di Gekkoukan High School. Rupanya Protagonis memiliki kekuatan spesial yaitu kemampuan untuk memanggil monster bernama Persona.

Karena kemampuannya ini, Protagonis lalu direkrut oleh organisasi bernama SEES (Special Extracurricular Execution Squad). Tujuan dari SEES adalah memecahkan misteri tentang fenomena mistis bernama Dark Hour yang datang setiap jam 12 malam. Ketika Dark Hour tiba muncul monster bernama Shadow yang muncul dari menara raksasa Tartarus.

Kehidupan Protagonis akhirnya terbelah menjadi dua. Pada satu sisi ia harus menjadi siswa biasa pada siang hari. Namun pada malam hari bersama teman-temannya di SEES menjadi pembasmi Shadow.

Tanggal Berapa dan Platform Apa Saja yang Dituju oleh Persona 3 Reload?

Persona 3 Reload akan tersedia pada tanggal 2 Februari 2024 di platform di PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, dan PC (Steam).

Bagaimana Gameplay dari Persona 3 Reload?

Persona 3 Reload menggabungkan dua gameplay yang berbeda dalam satu game. Ketika pada malam hari saat bertugas dengan SEES, gameplay Persona 3 Reload adalah turn-based RPG. Pemain akan menjelajahi Menara Tartarus sambil melawan Shadow yang ditemui di dalamnya.

Ketika combat berlangsung, pemain akan memiliki command yang lazim adanya di game RPG yaitu attack, magic (Persona), defense, dan item. Setiap karakter akan memiliki satu Persona, kecuali Protagonis yang bisa mengganti Personanya. Setiap Persona akan memiliki tipe elemen dan skill yang berbeda. Persona juga dapat digabung atau fusion untuk mendapatkan Persona jenis baru.

Ketika menjalankan aktivitas sekolah, gameplay Persona 3 Reload akan berubah menjadi life simulation. Pemain bisa berinteraksi dengan beragam NPC untuk menaikkan Social Link. Semakin baik hubungan Protagonis dengan karakter lain, semakin tinggi pula Social Link-nya yang memberikan beragam manfaat.

Selain mekanik Social Link, pemain juga bisa menaikan kepribadian Protagonis atau Social Point seperti kepintaran dan keberanian. Misalnya dengan mengerjakan PR atau menjawab pertanyaan guru dengan benar untuk menaikkan Social Point kepintaran.

Detail lebih lengkap untuk Persona 3 Reload bisa dilihat di sini.