Home Blog Page 229

Atlus Ungkap 50 Fitur Baru di Shin Megami Tensei V: Vengeance

0

Atlus dan Sega telah merilis video baru untuk Shin Megami Tensei V: Vengeance. Video ini berupa overview yang menjelaskan apa saja yang bisa dilakukan oleh pemain di dalam game. Selain itu dijelaskan juga 50 fitur baru yang telah diimplementasi. Beberapa fitur memang benar-benar baru sedangkan sebagian lainnya adalah versi peningkatan dari sebelumnya.

Beberapa dari fitur baru ini adalah kehadiran lokasi baru yaitu Shinjuku dan juga dungeon baru yang bernama Shakan. Atlus juga memperbarui fitur Demonic Fusion dengan menambahkan Essence Fusion dan Apotheosis. Level maksimum akan ditingkatkan menjadi level 150.

Shin Megami Tensei V: Vengeance juga akan memiliki side quest. Salah satunya akan membuat Nahobino menjadi demon Nahobeeho. DLC Return of the True Demon yang menampilkan Demi-fiend juga akan tersedia.

Shin Megami Tensei V: Vengeance akan rilis pada tanggal 14 Juni 2024 di PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, Nintendo Switch, dan PC (Steam).

Square Enix Ungkap Musim Terbaru Foamstars “Future Funk”!

0

SQUARE ENIX baru saja mengumumkan bahwa FOAMSTARS, game bertema online 4v4 foam party shooter, akan meluncurkan musim terbarunya berjudul FUTURE FUNK pada tanggal 17 Mei 2024. FUTURE FUNK memberikan pemain tiga peta baru yang penuh warna untuk berbusa, meluncur, dan berpesta. Acara Extreme Party musim ini membawa pertarungan Coiff Guy di acara Pitchside Homerun Party! di mana tujuannya adalah untuk menjatuhkan lawan ke dalam air, sementara acara One Shot Chill Party memberikan kekuatan ekstra pada FOAMSTAR kalian dengan kemampuan mengalahkan lawan dalam satu tembakan. Dan Happy FriYAY Party kembali, memberikan kesempatan kepada pemain untuk mencoba FOAMSTAR baru musim depan.

FOAMSTARS sendiri adalah game tembak-menembak yang penuh warna dan yang dapat diakses oleh pemain dari semua tingkatan keterampilan. Ini menggabungkan kesenangan berpesta dengan sensasi pertempuran di mana pemain meledakkan pertandingan menggunakan busa untuk menyerang, membangun, dan bertahan. Mengendalikan sekelompok atlet yang unik dan berwarna-warni, pemain dilemparkan ke kota eksentrik Bath Vegas untuk bersaing di FOAMSMASH. Diciptakan sebagai pengalaman santai namun kompetitif untuk semua orang, FOAMSTARS menampilkan kombinasi mode PvP dan PvE untuk hingga delapan pemain, baik sebagai empat vs. empat, solo, atau co-op sebagai Squad dengan tiga rekan tim.

Simak trailer pengumuman kehadiran update FUTURE FUNK pada video di bawah ini :

FUTURE FUNK menawarkan fitur-fitur menarik, antara lain:

Musim 4 membawa peta baru untuk setiap mode permainan:

Smash the Star: Bertempur di resor mewah VIP Manami An, sebuah pulau terapung di laut yang memiliki Taman Zen yang luas.

Happy Bath Survival: The Ghoulish Glide Graveyard membawa pemain ke taman hiburan menyeramkan dengan jalur-jalur licin dan peti mati raksasa di tengah panggung.

Rubber Duck Party: Marquee besar dari kelompok sirkus Bath Vegas, Sing Swing Circus akan menjadi tempat FOAMSTARS bertarung untuk mengendalikan bebek karet dengan bantuan pelontar untuk pintasan cepat dan jembatan untuk bertahan.

Skin Gratis Baru: Ambil tantangan berdurasi terbatas untuk membuka 8 skin baru yang terinspirasi oleh penyiar virtual hololive.

Item Gratis Mingguan: Cek toko FOAMSTARS setiap Jumat untuk item gratis. Bulan ini jangan lewatkan tarian baru Mel T, dua senjata busa baru dengan Jet Justice’s Green Poison dan Soa’s Green Checked, sebuah Slideboard baru, dan lainnya!

RANKED PARTY

Dua acara musiman berdurasi terbatas, yaitu Ranked Party Lonestar berbasis pemain solo dan Ranked Party Tribe-Vibe berbasis tim.

EXTREME PARTY

Bawa pemain lain jatuh dari peta baru dalam acara Pitchside Homerun Party all-Coiff Guy! Dan jangan lewatkan One-Shot Chill Party, pertarungan 2-vs-2 di mana kamu bisa menghabisi lawan dengan satu tembakan busa.

Informasi detil seputar update apa saja yang akan hadir dalam game FOAMSTARS selanjutnya bisa kalian simak di sini.

 

Sony Batasi Perilisan Ghost of Tsushima Steam di Beberapa Negara

0

Kebijakan harus memiliki akun PSN untuk memainkan game PlayStation di PC kembali merugikan gamer di negara tertentu. Terungkap melalui SteamDB, Sony rupanya membatasi distribusi Ghost of Tsushima versi PC di Steam. Beberapa negara telah dipastikan tidak bisa memainkan game tersebut karena tidak ada layanan PSN.

Sebelumnya developer Sucker Punch memang telah mengkonfirmasi bahwa mode multiplayer Ghost of Tsushima di PC memerlukan akun PSN agar dapat dimainkan. Selain itu akun PSN juga dibutuhkan untuk membuka overlay dan juga fitur-fitur seperti PlayStation Trophy.

Ghost of Tsushima Director’s Cut akan tersedia di PC melalui Steam dan Epic Games Store pada tanggal 16 Mei 2024.

Warner Bros Lagi-Lagi Salahkan Suicide Squad: Kill The Justice League

0

Warner Bros telah merilis laporan keuangan terbarunya. Sayangnya bagi mereka, keuntungan yang didapatkan tahun ini lebih rendah dibandingkan tahun lalu. Menurut Warner Bros salah satu penyebabnya adalah Suicide Squad: Kill The Justice League.

Dilansir dari VGC, pimpinan Warner Bros Discovery David Zaslav menjelaskan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara penjualan tahun lalu dengan tahun ini. Tahun lalu ketika Warner Bros merilis Hogwarts Legacy jumlah penjualan meningkat. Sedangkan tahun ini ketika mereka merilis Suicide Squad: Kill The Justice League penjualan justru menurun. Menurut estimasi Warner Bros, kegagalan ini bernilai sekitar USD200 juta.

Meski sudah diakui gagal, Suicide Squad: Kill The Justice League masih terus mendapatkan update dan juga konten baru dari developernya Rocksteady. Pada update terakhir Rocksteady menambahkan The Joker sebagai karakter baru.

Bagaimana menurut kalian?

Sega Pertimbangkan Rilis Persona 5: The Phantom X Untuk Global

0

Tahukah kalian jika Persona 5 memiliki spin-off berbentuk game mobile yang hanya tersedia di wilayah tertentu saja? Game ini berjudul Persona 5: The Phantom X dan hanya tersedia di China, Taiwan, dan Korea Selatan. Rupanya Sega sedang mempertimbangkan untuk merilis game tersebut secara global.

Informasi ini terungkap dalam laporan keuangan milik Sega (Diterjemahkan oleh Gematsu). Dalam keterangannya, Sega rupanya sedang mempertimbangkan apakah Persona 5: The Phantom X bisa dirilis di luar dari wilayah yang sudah ada sekarang. Wilayah baru yang ditargetkan oleh Sega adalah Jepang dan juga global.

Persona 5: The Phantom X dikembangkan oleh developer Perfect World. Cerita dari game ini masih berada dalam satu waktu dengan cerita dari Persona 5. Mekanik yang disajikan juga masih sama, yaitu pada siang hari pemain akan menjalani aktivitasnya sebagai murid sekolah. Ketika malam tiba, pemain akan menjadi Phantom Thief yang dapat masuk ke dalam dunia yang berbeda. Persona 5: The Phantom X tersedia di platform android dan juga iOS.

Leaker Sebut Sony Akan Segera Rilis God of War Ragnarok di PC

0

Terungkap game ekslusif PlayStation berikutnya yang akan dirilis di PC. Jika informasi yang dibocorkan oleh leaker billbil-kun betul, Sony dalam waktu dekat akan mengumumkan kehadiran God of War Ragnarok versi PC. Informasi ini ia bagikan melalui akun media sosial X:

God of War pertama dirilis di PC pada tahun 2022. Game ini langsung mendapatkan respon positif dari game PC ketika rilis. Pujian diberikan akibat performa game yang baik. Melihat potensi ini, wajar saja jika Sony juga memutuskan untuk merilis sekuelnya, God of War Ragnarok di PC.

Bagaimana menurut kalian?

Preview Moses & Plato: Last Train to Clawville: Game Detektif Kehewan-Hewanan

0

Toge Productions, publisher game Indonesia baru saja membuka akses demo untuk game terbarunya Moses & Plato – Last Train to Clawville. Buat kalian yang belum tahu, game ini bertema detektif dengan genre visual novel poin and click bergaya 2D. Game ini dibuat oleh developer The Wild Gentlemen yang sebelumnya juga sudah pernah membuat game sejenis yang bernama Chicken Police.

Kalian juga bisa mencoba versi demo dari Moses & Plato – Last Train to Clawville di Steam.

Cerita Moses & Plato – Last Train to Clawville adalah tentang dua detektif bernama Moses Wildflower dan Plato Palladias. Keduanya ditugaskan untuk menjaga duta besar dari Republik Stowonia, Ignat Alexei Ivarrinich yang sedang dalam perjalanan membawa misi perdamaian dengan kerajaan Clawville dengan menggunakan kereta api Clawville Express.

Hal yang ditakutkan pun terjadi, duta besar Alexei tewas terbunuh. Hal yang lebih mengkhawatirkan adalah Moses dituduh sebagai pembunuhnya. Tugas pemain adalah menemukan pihak sesungguhnya yang telah membunuh Alexei dan kenapa Moses dijadikan sebagai kambing hitam.

Memanusiakan Hewan

Ketika memulai permainan pertama kali, saya langsung diajak untuk berkenalan dengan dua karakter utama game ini yaitu bernama Moses Wildflower dan Plato Palladias. Moses adalah seekor rubah sedangkan Plato adalah seekor kucing.

Karakter dari Moses sesuai dengan imej dari seekor rubah yang dimana binatang ini terkenal karena kepintarannya dan juga licik. Sedangkan Plato yang mewakili kucing justru agak berbeda. Plato justru mudah terpancing emosinya, berbeda dengan karakter kucing yang biasanya malah tidak acuh.

Tidak hanya Moses dan Plato saja, tokoh lainnya pun mulai diperkenalkan satu per satu pada bagian awal ini. Mulai dari duta besar Alexei dan putrinya, Cunnia Ivarrinich yang adalah leopard salju. Lalu ada pasangan selebriti yang “agak aneh” Cassidy Lupus yang adalah seekor serigala bersama pasangannya Cassandra Ruby Faye yang adalah seekor kelinci.

Mereka baru segelintir saja dari tokoh-tokoh yang akan muncul di dalam game. Meski bertingkah laku layaknya manusia, mereka masih memperlihatkan watak asli hewannya. Dari sinilah pemain memetakan mereka, mulai dari hubungan antar karakter sampai motifnya.

Mind Garden

Setelah berkenalan dengan para tokoh, saya lalu diajak untuk mengetahui fitur bernama mind garden. Fitur ini fungsinya seperti buku log yang mencatat segala hal penting di dalam game. Mulai dari biodata setiap karakter, lore di dalam game itu sendiri, sampai dengan papan pin up untuk membuat teori hubungan antar karakter.

Mengingat Moses & Plato – Last Train to Clawville adalah game bertema detektif, setiap pembicaraan dan kejadian di dalam game akan berisi informasi yang bisa dijadikan sebagai petunjuk untuk mengungkap misteri. Kehadiran fitur ini memudahkan pemain untuk mencatat atau melihat kembali latar belakang dari setiap tokoh.

Akhirnya Naik ke Clawville Express

Setelah berkenalan dengan para tokoh dan diberikan tutorial tentang mind garden, Moses dan Plato akhirnya berangkat menggunakan Clawville Express. Untuk pertama kalinya saya bisa menggerakkan karakter ketika berada di dalam kereta. Tapi gerakan yang bisa dipakai sangat linear yaitu hanya maju kedepan saja untuk berpindah-pindah gerbong kereta.

Mekanik lainnya yang diperkenalkan adalah sistem waktu. Jadi Moses dan Plato akan diberikan waktu kosong untuk melakukan berbagai macam hal. Waktu ini terbatas jadi harus bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. Dalam hal ini yang saya lakukan adalah berjalan-jalan di kereta sambil berbicara dengan para penumpangnya.

Ketika berbicara dengan salah satu penumpang yang bernama Fahni, saya diperkenalkan dengan mekanik interogasi. Jadi ketika mengaktifkan mekanik ini, Moses akan memberikan beberapa pertanyaan bagi tokoh yang sedang diinterogasi. Pernyataan ini bisa disanggah atau diterima, tergantung dengan seberapa tahunya kalian dengan topik yang sedang dibicarakan.

Saya sendiri tidak bisa mendapatkan poin yang sudah ditentukan, sehingga bisa dibilang interogasinya gagal. Ketika ingin mencoba lagi, waktu sudah habis. Suka tidak suka saya harus melanjutkan permainan dimana momen yang ditunggu-tunggu tiba. Duta besar Alexei tewas dan Moses dijadikan sebagai tersangka utama.

Sayangnya saya tidak bisa meneruskan ceritanya, karena inilah akhir dari demo Moses & Plato – Last Train to Clawville.

Kesan Saya dengan Moses & Plato – Last Train to Clawville

Kesan pertama saya dengan Moses & Plato – Last Train to Clawville adalah game ini meski kesannya kasual, tapi sebetulnya memerlukan seluruh fokus dan perhatian pemainnya.

Menurut saya agak disayangkan game ini tidak memiliki subtitle berbahasa Indonesia. Tujuannya untuk memudahkan agar pemain Indonesia bisa lebih mengerti maksudnya. Karena ada beberapa istilah bahasa Inggris di dalam game ini yang agak sulit untuk dimengerti atau justru malah membuat bias.

HoYoverse Akan Optimalisasi Genshin Impact di Update 5.0

0

HoYoVerse telah mengumumkan pembaruan Genshin Impact yang akan diimplementasi di update 5.0. Rupanya HoYoverse akan meningkatkan kualitas grafis dan juga visual selain menambahkan berbagai fungsi baru ke dalam game. Peningkatan ini membuat spesifikasi yang dibutuhkan untuk menjalankan Genshin Impact di beberapa platform meningkat.

Dilansir dari website resminya, HoYoverse telah mendata dua platform yang terdampak dengan update 5.0 ini:

  • iOS: Models with an A12 processor (or lower)
  • Android: Models with a Snapdragon 865, Dimensity 1200 (8050), Kirin 9000SL, or Samsung Exynos 1080 processor (or lower)
  • PlayStation: PlayStation 4 Series (all)

Genshin Impact yang menggunakan spesifikasi tersebut pada update 5.0 akan mengalami penurunan kualitas visual dan grafis. Kualitas yang ditampilan untuk gambar, objek kecil, serta jarak efek untuk berbagai efek spesial akan dikurangi.

Optimalisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pengalaman bermain pada perangkat dengan spesifikasi lebih tinggi. Sayangnya untuk yang perangkatnya lebih rendah terpaksa harus menyesuaikan dengan perubahan kualitas.

Sampai berita ini dibuat, HoYoverse sama sekali tidak menyebutkan apakah update 5.0 akan berdampak dengan versi PC Genshin Impact.

Bagaimana menurut kalian?

Atlus Ungkap Detail Dua Mekanik Combat Metaphor: ReFantazio

0

Atlus dan Sega telah membagikan informasi baru untuk Metaphor: ReFantazio tentang dua mekanik combat. Seperti yang kita tahu, Metaphor: ReFantazio menghadirkan combat dengan gaya fast battle dan juga turn-based. Kedua cara ini bisa dipilih oleh pemain sesuai dengan musuh yang dihadapi.

Fast battle yang berbasi action memungkinkan pemain untuk menyerang musuh secara real-time. Sedangkan grup battle adalah pertarungan dengan mekanik turn-based yang lebih mengutamakan taktik dan strategi. Mekanik grup battle di Metaphor: ReFantazio adalah pemain bisa menggunakan empat karakter dari tujuh karakter yang tersedia.

Sebelum memutuskan memakai cara yang mana, pemain bisa menggunakan Fae Sight milik Gallica. Kemampuan ini bisa mendeteksi tingkat bahaya dari musuh. Jika musuhnya berada di bawah level pemain, maka bisa menggunakan fast battle untuk menyelesaikan combat dengan cepat. Tapi jika musuh memiliki level yang lebih tinggi, maka disarankan untuk menggunakan grup battle. Pemain juga bisa lebih dulu membuka kelemahan musuh dengan fast battle, baru setelah itu memulai grup battle untuk mendapatkan keuntungan.

Atlus juga telah mengimplementasi tingkat pengaturan kesulitan. Pemain bisa mengatur sendiri Tingkat tantangan seperti apa yang dicari. Fitur ini juga bisa diakses kapan saja, tidak hanya di awal permainan.

Detail lain yang diungkap adalah kehadiran dungeon khusus yang bernama Lethal Labyrinth. Dungeon ini akan menantang pemain karena memiliki monster-monster kuat yang menjaga hadiah utama, harta karun langka yang tidak bisa didapatkan dari tempat lainnya.

Metaphor: ReFantazio  akan tersedia pada tanggal 11 Oktober 2024 di PS5, PS4, Xbox Series, dan PC (Via Steam dan Microsoft Store).

Game Mobile Sonic Bertema Fall Guys Diumumkan

0

Sega telah mengumumkan Sonic Rumble, game bertema Sonic the Hedgehog dengan gaya battle royale yang bisa dimainkan oleh 32 pemain sekaligus. Game ini dikembangkan bersama Rovio dan rencananya akan diluncurkan untuk perangkat iOS dan Android pada musim dingin tahun 2024.

Dalam game mobile Sonic terbaru ini, pemain diajak memasuki dunia mainan yang aneh ciptaan Dr. Eggman. Di Sonic Rumble, pemain akan mengendalikan mainan berbentuk Sonic dan teman-temannya untuk bersaing dalam tantangan battle royale. Avatar pemain yang berupa karakter-karakter dari Sonic the Hedgehog dapat dikustomisasi.

Rencananya dalam bulan Mei ini, Sega akan menggelar tahap testing dari Sonic Rumble. Detailnya bisa dilihat di sini.