Home Blog Page 215

Sony Gelar Acara State of Play Dini Hari Ini

0

Sony Interactive Entertainment telah mengumumkan bakal menggelar acara State of Play. Acara ini bisa ditonton pada dini hari pukul 5 pagi (WIB) lewat YouTube, Twitch, dan TikTok. Dalam acara ini akan dibagikan informasi dari 14 game untuk PS5 dan PSVR2.

Apakah akan ada game baru yang bakal diumumkan dalam acara ini? Bagaimana menurut kalian?

Square Enix Pangkas 25 Persen Harga Final Fantasy VII Rebirth

0

Hari ini, SQUARE ENIX Co., LTD. mengumumkan bahwa FINAL FANTASY VII REBIRTH EDISI STANDAR dan EDISI DIGITAL DELUXE kini sedang dijual dengan diskon waktu terbatas untuk konsol PlayStation 5.

Periode Penjualan: 29 Mei 2024 hingga 12 Juni 2024 pukul 11:59 malam JST.

Tersedia di PlayStation Store:

Sebelum memutuskan untuk membeli, kalian bisa menyimak ulasan game FINAL FANTASY VII REBIRTH dari Playcubic di sini.

Sega Gelar Promo Early-Bird Summer Sale di PlayStation Store

0

Sega sedang mengadakan event promo Sega Early-Bird Summer Sale di PlayStation Store. Dalam periode ini beberapa judul game untuk PS5 dan PS4 akan ditawarkan dengan harga yang menarik. Promo ini akan berlangsung sampai dengan tanggal 12 Juni 2024.

Like a Dragon: Infinite Wealth adalah salah satu game yang akan dijual dengan harga diskon. Game ini mengikuti cerita dari Ichiban Kasuga, seorang underdog tak terkalahkan yang tidak asing lagi dengan perjuangan keras dari titik terendah, bersama dengan Kazuma Kiryu saat berpetualang melintasi Hawaii dan Jepang. Selain itu ada juga Like a Dragon Gaiden: The Man Who Erased His Name, yang menggambarkan cerita Kazuma Kiryu setelah peristiwa Yakuza 6: The Song of Life, juga tersedia dengan diskon khusus. Judul populer lainnya yang sedang dijual termasuk bundel Bayonetta & Vanquish dari PlatinumGames dan Two Point Hospital: JUMBO Edition.

Detail lebih lengkap tentang promo Sega Early-Bird Summer Sale bisa dilihat di sini.

Update Baru Skull and Bones Hadirkan Monster Megalodon

0

Ubisoft telah mengumumkan update season 2 untuk Skull and Bones yang berjudul “Chorus of Havoc”. Update ini sudah bisa didownload dan dimainkan sekarang.

Pada season 2 Skull and Bones, pemain akan berhadapan dengan si kembar Hubac algojo dar Compagnie Royale yang mengamuk di lautan. Tidak hanya itu, Ubisoft juga akan membuka masa Free Week untuk Skull and Bones dari tanggal 30 Mei sampai dengan 6 Juni 2024. Semua pemain yang ikut serta dalam Free Week akan dapat menghadapi armada dari Twin Chorus. Semua progress yang didapat nantinya dapat dibawa jika pemain memutuskan untuk membeli gamenya.

Selain berhadapan dengan armada dari Twin Chorus, musim kedua Skull and Bones juga akan membawa berbagai macam konten baru lainnya:

  • Tersedianya fitur gameplay baru yang sudah ditunggu-tunggu yaitu Fleet Management Manajemen, peningkatan untuk bagian kapal, serta konten PvE baru (Deefense) dan konten Solo (Buy Out).
  • New World Event dimana Compagnie Royale sedang berusaha untuk mengeliminasi bajak laut dan melemahkan pengaruhnya di Samudra Hindia. Pemain akan dapat ikut berpartisipasi dan bertemu dengan kapal perang elite Soleil Royale.
  • Bertarung dengan Lestari, monster hio Megalodon sambil menikmati acara balap perahu Dragon’s Regatta.
  • Smuggler Pass baru

Bagaimana menurut kalian?

DLC Baru The Sims 4, Riviera Retreat dan Cozy Bistro Diumumkan

0

EA dan Maxis telah mengumumkan DLC baru untuk The Sims 4 yang berjudul Riviera Retreat dan Cozy Bistro. Kedua DLC ini akan menghadirkan pengalaman baru dimana pemain bisa bersantai di pinggir kolam renang atau makan malam romantic di bistro. DLC Riviera Retreat dan Cozy Bistro akan tersedia mulai dari tanggal 30 Mei 2024.

DLC Riviera Retreat akan menghadirkan pemandangan pedesaan yang indah di sekitar oasis terpencil ke dalam game. Pemain akan dapat memasukkan tekstur stuko, lengkungan yang indah, dan air terjun yang berkilauan, perabotan linen yang nyaman, kursi santai anyaman, dan pergola yang ditumbuhi tanaman merambat.

Dalam DLC Cozy Bistro Bistro pemain dapat menciptakan Bistro favoritnya, lengkap dengan suasana antik yang sempurna untuk Sim bergaul dengan teman-temannya atau merencanakan malam romantis. DLC ini akan menghadirkan berbagai ornament yang dapat memperindah Bistro pemain. Dimulai dari kanopi hingga pengaturan furniture dan ornamen klasik.

Detail lebih lengkap tentang DLC Riviera Retreat dan Cozy Bistro bisa dilihat di sini.

Review The Rogue Prince of Persia: Brutal Ala Dead Cells

0

Ubisoft tidak main-main dengan franchise Prince of Persia. Pada tahun 2024 ini ada dua game yang diluncurkan sekaligus. Diawali dengan Prince of Persia: The Lost Crow yang bergaya metroidvania dan sekarang ada The Rogue Prince of Persia yang bergenre roguelike.

Kedua game ini bisa dibilang mirip. Prince of Persia: The Lost Crown sudah menggunakan gaya klasik modern yaitu 2D3D. Sedangkan The Rogue Prince of Persia masih setia dengan gaya klasik 2D. Meski dari segi visual agak berbeda, gameplay keduanya justru mirip karena sama-sama memakai gaya side-scrolling. Perbedaan lainnya adalah untuk pengembangan The Rogue Prince of Persia diserahkan kepada developer Evil Empire yang terlibat dalam pengembangan game Dead Cells.

Lantas apa keistimewaan The Rogue Prince of Persia? Kenapa Ubisoft sampai bisa menelurkan dua game Prince of Persia di tahun yang sama dengan gaya yang hampir mirip pula?

Alur Cerita Ala Prince of Persia

Dari segi cerita The Rogue Prince of Persia menawarkan alur yang setipe dengan game Prince of Persia lainnya. Diceritakan bangsa Hun yang dipimpin oleh Nogai menyerang kerajaan Ctesiphon. Pemain akan menjadi The Prince yang berjuang untuk membebaskan kerajaannya dari serangan bangsa Hun.

Untuk melawan para penjajah ini, The Prince akan dibekali oleh kemampuan aneh yaitu dapat mengulang kembali waktu ketika ia hampir mati. Kemampuan ini memberikannya kesempatan kedua agar bisa mendapatkan hasil yang lebih baik dibandingkan sebelumnya. Dari alur ceritanya sudah bisa ditebak bahwa The Rogue Prince of Persia adalah game roguelike.

Selama bermain, kalian juga akan bertemu dengan beragam NPC. Beberapa NPC akan menjadi bagian dari alur cerita, sedangkan yang lainnya berfungsi sebagai penjual item. Misalnya seperti Sukhra dan Paachi yang akan menjual kepada pemain beragam senjata dan trinket.

Kekurangan dari segi cerita The Rogue Prince of Persia adalah setiap karakter termasuk The Prince tidak memiliki Voice Over. Sehingga agak sulit untuk memahami dan mengikuti cerita karena hanya berupa teks tertulis saja. Untuk keunikannya adalah cerita dari The Rogue Prince of Persia akan berkembang ketika pemain mati.

Gaya 2D yang Didominasi Warna Ungu

Dari segi grafis The Rogue Prince of Persia masih menggunakan gaya 2D. Gaya ini mengingatkan saya dengan game yang sebelumnya juga ditangani oleh Evil Empire, yaitu Dead Cells.

Dunia yang diperlihatkan di The Rogue Prince of Persia penuh dengan warna. Level yang di The Rogue of Prince of Persia atau yang disebut dengan Biome, memiliki desain yang berbeda-beda. Total ada 8 Biome yang tersedia dan masing-masing memiliki temanya sendiri. Mulai dari pedesaan sampai dengan saluran air bawah tanah. Tapi saya agak heran dengan karakter manusia di game ini yang anehnya semuanya memiliki kulit berwarna ungu. Apakah memang ada filosofi sendiri dibaliknya ataukah ada alasan lain?

Alasan lain saya mengutarakan hal tersebut adalah karena kadang agak sulit membedakan karakter The Prince dengan musuh. Sebabnya dua-duanya sama-sama berwarna ungu. Kesulitan ini sering muncul ketika saya sedang berada dalam situasi dikeroyok. Karena panik, saya suka salah lihat antara karakter saya dengan musuh.

Untuk mengakalinya developer telah menyematkan kepada The Prince benda ikonik yang menjadi ciri khasnya yaitu selendang berwarna merah. Tapi tetap saja, ketika dalam situasi genting akan sulit bagi pemain untuk terus melacak selendang ini.

Gameplay Brutal Ala Dead Cells

Dari segi gameplay The Rogue Prince of Persia bukanlah untuk gamer lemah yang selalu mengandalkan fitur checkpoint. Bahkan jika dibandingkan dengan kerabatnya yaitu Prince of Persia: The Lost Crown, The Rogue Prince of Persia menurut saya jauh lebih sulit. Setiap kali nyawa dari The Prince habis, kalian harus mengulang kembali gamenya dari awal.

Dalam game bergenre Roguelike, pemain akan dituntut untuk bermain lebih baik dari sebelumnya dengan mengulang-ulang level jika karakternya mati. Bagi gamer yang menyukai game dengan genre seperti ini tentu akan menganggapnya sebagai tantangan. Tapi tidak semua gamer juga menyukainya. Jadi menurut saya apa yang ditawarkan oleh The Rogue Prince of Persia mungkin tidak akan bisa masuk bagi semua gamer.

Untungnya game ini masih memiliki sistem progression artinya tidak semua yang kalian dapatkan hilang begitu saja ketika The Prince mati. Kalian akan dapat membawa mata uang in-game bernama Spirit Glimmers yang nantinya bisa kalian gunakan untuk membeli senjata, tool, dan juga trinket atau medallion ketika mengulang kembali permainan. Fitur ini bisa mempermudah langkah kalian agar tidak mengalami nasib yang sama seperti sebelumnya.

Selama bermain kalian juga bisa bertemu dengan NPC yang berjualan item. Kalian bisa membeli itemnya dengan menggunakan Gold. Saran saya belilah item Health Potion yang menurut saya paling berguna. Karena kalian hanya akan dibekali oleh satu Health Potion saja. Dengan tingkat kesulitan game ini, kalian akan memerlukan lebih dari satu Health Potion.

Hadirnya Beragam Variasi Senjata, Tool, dan Medallion

Total ada 8 jenis senjata, 6 jenis tool, dan 33 medallion yang bisa dipilih oleh pemain untuk mempersenjatai The Prince. Kalian bisa menggunakan dual dagger, royal sword, sampai dengan claw. Lalu untuk tool bisa dipilih dari bow, chackram, grappling hook, dan masih banyak lagi. Setiap senjata dan tool akan memiliki kelebihan dan kekurangan. Semuanya tergantung kepada pemain bagaimana ia bisa menguasainya dan memanfaatkannya sebaik mungkin. Sayangnya The Prince hanya bisa membawa satu senjata dan satu tool saja, sehingga tidak bisa diganti-ganti selama permainan.

Medallion juga sama seperti senjata dan tool. Setiap jenisnya juga memiliki fungsi yang berbeda-beda. Ada yang berfungsi untuk mempermudah pertarungan misalnya Kick Resin yang dimana ketika pemain menggunakan skill kick, akan memunculkan semacam getah untuk memperlambat gerakan musuh. Lalu ada juga medallion yang memiliki skill pasif seperti Max Health untuk meninggkatkan batas maksimum Health Point dari The Prince setiap digunakan.

Total hanya ada 4 slot medallion yang bisa digunakan oleh The Prince. Artinya pemain harus mengetahui medallion tipe apa yang sesuai dengan gaya bermainnya.

Wall Running Ada, Time Power Absen

Saya kaget ketika melihat The Rogue Prince of Persia memiliki fitur wall running. Fitur ini bisa membuat pemain bergerak dan bermanuver secara bebas. Lebih baik lagi, fitur wall running ini hampir bisa dilakukan di semua biome. Asalkan ada dinding di belakang, pemain bisa membuat The Prince melakukan wall running dimana saja.

Kehadiran wall running selain membantu dari segi gameplay, juga membuat platforming menjadi lebih sulit. Pemain akan sering dihadapkan dengan medan platforming yang intens, dimana untuk melewatinya harus mengkombinasikan semua gerakan parkour milik The Prince. Tidak hanya itu, timingnya juga harus tepat. Untung saja jebakan duri di game ini tidak membuat instant death.

Sayangnya kekuatan mengendalikan waktu atau time power justru tidak tersedia di The Rogue Prince of Persia. Masih ada waktu bagi developer untuk mempertimbangkan kehadiran mekanik ini. Sebabnya mekanik ini juga merupakan salah satu ciri khas dari franchise Prince of Persia.

Rogue Prince of Persia Dari Segi Teknis

Karena masih berstatus Early Access, masih ada beberapa “keganjilan” yang bisa ditemukan di The Rogue Prince of Persia. Tapi mayoritas masalah ini bukanlah game breaking, sehingga menurut saya bukan suatu masalah besar.

Untuk spesifikasi, The Rogue Prince of Persia bisa dibilang enteng dan tidak membutuhkan PC dengan spesifikasi tinggi. Saya sendiri menggunakan PC dengan spesifikasi i5-9400F, GeForce RTX 3060, dan RAM 16GB untuk memainkan game ini dan tidak pernah mengalami masalah.

Kesimpulan

Kesimpulan saya untuk The Rogue Prince of Persia adalah game ini memiliki tingkat kesulitan yang menantang, bahkan melebihi Prince of Persia: The Lost Crown. Keunggulan ini sayangnya mungkin tidak bisa diterima oleh semua gamer. Jadi jika kalian lebih suka game yang casual, kemungkinan besar kalian justru akan frustrasi saat memainkan The Rogue Prince of Persia.

Satu hal yang membuat saya bisa melupakan rasa frustasi saat memainkan game adalah alunan musiknya. Soundtrack yang digunakan sangat enak untuk didengarkan karena memadukan elemen musik ala timur tengah dan efek zaman sekarang.

Selain itu, menurut saya mekanik yang ada di dalam game ini terlihat sangat standard. Mungkin kedepannya developer bisa mempertimbangkan untuk mengimplementasi mekanik-mekanik baru. Tidak hanya membuat permainan menjadi lebih seru, tapi bisa juga untuk mempermudah permainan.

ASUS Umumkan Kolaborasi Terbaru ROG SAGA x PUBG Mobile

0

ASUS ROG hari ini mengumumkan kolaborasi terbaru antara ROG SAGA dengan PUBG MOBILE, yang diluncurkan bersamaan dengan game Versi 3.20. Mulai dari 28 Mei – 30 Juni, para gamers dari negara-negara Asia yang terpilih akan secara eksklusif terpilih untuk merasakan kolaborasi ini. Indonesia dikonfirmasi terpilih ikut serta dalam event ini.

Respon dan animo publik terhadap ROG Phone 8 juga sangat baik. Penerimaan hangat ini terlihat dari penjualan pada periode launching, menunjukkan angka yang signifikan dan menjanjikan.

Kolaborasi ini telah menandai pencapaian yang signifikan. Oleh karena itu, para gamers akan mendapatkan konten in-game eksklusif, termasuk ROG Revolution – DBS, OMNI graffiti prop yang menawan, dan skin karakter Horsem4n yang ikonik.

“Kami sangat senang dapat terus berkolaborasi dengan PUBG MOBILE untuk event monumental ini,” kata Shawn Chang, Direktur Penjualan dan Pemasaran Global ASUS dari Unit Bisnis Ponsel. “Kolaborasi ini tidak hanya menghadirkan konten eksklusif untuk para gamers, tetapi juga memperkuat komitmen kami dalam menghadirkan pengalaman bermain game yang tak tertandingi.Kami mengundang para gamers untuk bergabung dengan kami untuk masuk ke arena yang sesungguhnya, dan bersiaplah untuk petualangan luar biasa yang belum pernah ada sebelumnya.”

Sehubungan dengan kolaborasi ini, para gamers dan penggemar teknologi berhak menukarkan merchandise kolaborasi eksklusif selama periode acara, saat pembelian ROG Phone 8 melalui website event. Fans dan pro player PUBG MOBILE juga dapat merasakan kemeriahan event ini karena mereka dapat berpartisipasi dalam giveaway in-game eksklusif, PROJECT RE:VOLUTION. Selama giveaway ini, pemain harus menyelesaikan misi khusus untuk mendapatkan kesempatan memenangkan ROG Phone 8 terbaru, yang dilengkapi dengan chipset Snapdragon 8 Gen 3, sehingga bisa merasakan performa gaming yang tak tertandingi, serta pilihan merchandise ROG.

“Kolaborasi dan partnership bersama ROG selalu menjadi kemitraan yang menyenangkan! Bagi kami, kolaborasi dan kemitraan ini akan membawa pengalaman gaming menjadi semakin naik level untuk membawa para pengguna masuk ke arena yang sesungguhnya! Kolaborasi  ini dirancang untuk gamers, baik yang para gamers baru hingga pro-players, agar dapat merasakan performa gaming yang tak tertandingi. Ini akan membuat pengalaman bermain PUBG MOBILE mereka menjadi lebih lancar dan menyenangkan, terutama dengan pembaruan Versi 3.20 terbaru yang memungkinkan hingga 120 fps selama permainan,” kata Oliver Ye, Head of Southeast Asia Publishing and Esports, PUBG MOBILE.

Kemitraan yang strategis antara ROG dengan PUBG Mobile menjadi bagian dari kesuksesan peluncuran ROG Phone 8 Series di Indonesia. Respon dan animo publik terhadap ROG Phone 8 juga sangat baik. Penerimaan hangat ini terlihat dari penjualan pada periode launching, menunjukkan angka yang signifikan dan menjanjikan.

Kalian para gamers! Kalian siap menaklukkan arena pertarungan dan menang di arena bersama para jagoan? Jangan lewatkan update kolaborasi ROG SAGA x PUBG MOBILE, dan masuklah ke arena dengan performa canggih tak tertandingi.

Days of Play 2024 Digelar, PS5 Turun Harga!

0

Sony mengumumkan akan menggelar event Days of Play 2024 untuk PlayStation mulai dari tanggal 29 Mei sampai dengan 12 Juni 2024. Selama event ini berlangsung, konsol PS5 dan peripheralnya akan turun harga.

Berikut adalah detailnya yang dilansir dari PlayStation Blog:

PS5 Consoles Original SRP  Promotion SRP 
PS5 Console IDR 9,699,000 IDR 8,919,000
PS5 Digital Edition IDR 8,199,000 IDR 7,419,000
PS5 Console – Genshin Impact Gift Bundle IDR 9,699,000 IDR 8,919,000
PS5 2DS Bundle (Disc) IDR 10,779,000 IDR 9,999,000
PS5 2DS Bundle (Digital) IDR 9,299,000 IDR 8,519,000

 

Peripherals Original SRP  Promotion SRP 
PlayStation VR2 IDR 10,599,000 IDR 9,039,000
PlayStation VR2 Horizon Call of the Mountain™ bundle IDR 11,499,000 IDR 9,939,000
DualSense wireless controller IDR 1,269,000 IDR 989,000
DualSense wireless controller – Midnight Black IDR 1,269,000 IDR 989,000
DualSense wireless controller – Cosmic Red IDR 1,359,000 IDR 1,079,000
DualSense wireless controller – Nova Pink IDR 1,359,000 IDR 1,079,000
DualSense wireless controller – Galactic Purple IDR 1,359,000 IDR 1,079,000
DualSense wireless controller – Starlight Blue IDR 1,359,000 IDR 1,079,000
DualSense wireless controller – Gray Camouflage IDR 1,359,000 IDR 1,079,000
DualSense wireless controller – Volcanic Red IDR 1,359,000 IDR 1,079,000
DualSense wireless controller – Cobalt Blue IDR 1,359,000 IDR 1,079,000
DualSense wireless controller – Sterling Silver IDR 1,359,000 IDR 1,079,000

 

PS5 Games (Disc Version) Original SRP  Promotion SRP 
PlayStation 5 Gran Turismo 7 IDR 1,029,000 IDR 729,000
PlayStation 5 God of War Ragnarök IDR 1,029,000 IDR 729,000
PlayStation 5 Marvel’s Spider-Man 2 IDR 1,029,000 IDR 729,000
PlayStation 5 Rise of the Ronin IDR 1,029,000 IDR 729,000
PlayStation 5 The Last of Us™ Part II Remastered IDR 729,000 IDR 579,000

 

Selain promo harga untuk PS5, pada Days of Play 2024 juga akan dilangsungkan berbagai macam aktivitas dan juga giveaway. Mulai dari pembagian avatar dan game gratis bagi pengguna layanan PlayStation Plus, sampai dengan turnamen eSports EA Sports FC 24. Detailnya bisa dilihat di sini.

Rumor Capcom Buat Remake RE Zero dan Code Veronica Beredar

0

Berbicara mengenai game Resident Evil memang tidak ada habisnya. Selalu saja ada kabar Capcom sedang menyiapkan game Resident Evil terbaru, bisa berupa versi remake atau memang seri terbaru.

“Orang dalam” yang biasa membocorkan informasi terbaru tentang Resident Evil, Dusk Golem kembali membuat gaduh media sosial dengan mengatakan bahwa Capcom sedang mengerjakan versi remake dari Resident Evil Zero dan Code Veronica.

Selain itu Dusk Golem juga membahas tentang Resident Evil 9. Ia merevisi perkatannya bahwa Resident Evil 9 akan diungkap dalam waktu dekat dan rencananya akan dirilis pada awal tahun 2025. Dalam cuitan terbarunya ia menyebutkan Capcom belum memiliki rencana untuk mengungkap Resident Evil 9 di musim panas tahun 2024. Sedangkan untuk perilisan game diundur menjadi akhir tahun 2025 sampai ke awal tahun 2026.

Dusk Golem juga membantah kabar pengerjaan versi remake game Resident Evil pertama yang menurutnya adalah omong kosong.

Bagaimana menurut kalian?

Call of Duty 6 Kabarnya Bakal Dirilis Lewat Game Pass

0

*Update 28/5/24

Microsoft telah mengkonfirmasi Call of Duty: Black Ops 6 akan tersedia Day One melalui Xbox Game Pass. Detail lebih lengkap akan diungkap dalam acara Xbox Game Showcase pada tanggal 9 Juni 2024.

=====================================================

*Berita sebelumnya

Akuisisi Activision oleh Microsoft akan berujung dengan adanya kebijakan baru mengenai dimana Call of Duty dijual. Untuk Call of Duty 6 kabarnya game tersebut juga akan tersedia lewat platform Game Pass kepunyaan Microsoft.

Informasi ini diungkap Wall Street Journal (Dilansir dari IGN). Dilaporkan bahwa Microsoft berencana melakukan langkah yang belum pernah dilakukan sebelumnya, yaitu merilis seri terbaru game Call of Duty melalui layanan berlangganan mereka yaitu Game Pass. Kebijakan ini akan diumumkan langsung oleh Microsoft dalam waktu dekat yaitu sekitar bulan depan.

Mengingat Microsoft sudah menjadi pemiliki dari Activision, bisa saja mereka mengimplementasikan kebijakan lain di Call of Duty 6 yang lebih menguntungkan Xbox. Tujuannya adalah agar menarik perhatian dan membuat lebih banyak gamer mau menggunakan Game Pass.

Bagaimana menurut kalian?