Home Blog Page 207

Capcom Perkenalkan Fitur Monster Hunter Wilds: Focus Mode

0

Capcom telah merilis deretan video baru untuk memperkenalkan mekanik yang ada di Monster Hunter Wilds. Beberapa mekanik seperti cara menggunakan Great Sword dan Slinger pastinya sudah dikenali oleh fans. Sedangkan Focus Mode adalah mekanik baru yang baru akan diimplementasi di Monster Hunter Wilds.

Secara singkat, Focus Mode akan membuat pemain dapat mengarahkan serangan atau bertahan sesuai dengan pandangan layar. Mekanik ini juga bisa digunakan untuk melihat titik lemah musuh atau area yang terluka. Pemain nantinya bisa menggunakan Focus Strike untuk menyerang luka tersebut dan memberikan damage yang besar.

Monster Hunter Wilds akan rilis di 2025 di PS5, Xbox Series, dan PC.

Spesifikasi PC Star Wars Outlaws Diungkap

0

Ubisoft telah merilis daftar spesifikasi PC untuk Star Wars Outlaws. Ada empat pilihan yang bisa dipilih yaitu minimum, recommended, high, dan ultra. Berikut adalah daftarnya seperti yang tercantum di website resminya:

Minimum:

  • Operating System Windows 10, Windows 11 (64-bit versions), DirectX 12
  • CPU AMD Ryzen 5 3600 @ 3.6 GHz, Intel Core i7-8700K @ 3.70 GHz, or better
  • Graphics NVIDIA GeForce GTX 1660 (6 GB), AMD RX 5600XT (6 GB), Intel Arc A750 (8 GB, with ReBAR on) or better
  • RAM Memory 16 GB (dual-channel mode)
  • Storage 65 GB SSD
  • Resolution 1080P, 30 FPS, LOW graphics preset with upscaler set to Quality

Recommended:

  • Operating System Windows 10, Windows 11 (64-bit versions), DirectX 12
  • CPU AMD Ryzen 5 5600X @ 3.7 GHz, Intel Core i5-10400 @ 2.9 GHz, or better
  • Graphics NVIDIA GeForce RTX 3060 Ti (8 GB), AMD Radeon RX 6700 XT (12 GB) or better
  • RAM Memory 16 GB (dual-channel mode)
  • Storage 65 GB SSD
  • Resolution 1080P, 60 FPS, HIGH graphics preset with upscaler set to Quality

High:

  • Operating System Windows 10, Windows 11 (64-bit versions), DirectX 12
  • CPU AMD Ryzen 7 5800X @ 3.8 GHz or Intel Core i5-11600K @ 3.9 GHz
  • Graphics NVIDIA GeForce RTX 3080 (10 GB)/NVidia GeForce RTX 4070 (12GB), AMD Radeon RX 6800 XT (16 GB) or better
  • RAM Memory 16 GB (dual-channel mode)
  • Storage 65 GB SSD
  • Resolution 1440P, 60 FPS, HIGH graphics preset with upscaler set to Quality

Ultra:

  • Operating System Windows 10, Windows 11 (64-bit versions), DirectX 12
  • CPU AMD Ryzen 7 5800X3D @ 3.4 GHz or Intel Core i7-12700K @ 3.8 GHz
  • Graphics NVIDIA GeForce RTX 4080 (16 GB), AMD Radeon RX 7900 XTX (24 GB) or better
  • RAM Memory 16 GB (dual-channel mode)
  • Storage 65 GB SSD
  • Resolution 2160p, 60 FPS, ULTRA graphics preset with upscaler set to Quality

Selain spesifikasi, Ubisoft juga mengungkap roadmap dari Star Wars Outlaws. Rupanya Ubisoft sudah mempersiapkan dua DLC yang akan diluncurkan setelah base gamenya rilis. Kedua DLC ini adalah Wild Card yang akan rilis di musim gugur 2024 dan A Pirate’s Fortune yang baru tersedia di musim semi 2025. Kedua DLC ini nantinya sudah termasuk di dalam edisi Season Pass dan juga dapat dibeli secara terpisah.

Star Wars Outlaws akan dirilis tanggal 30 Agustus 2024 di PS5, Xbox One, PC via Ubisoft Connect, dan Amazon Luna.

Square Enix Akan Buat Final Fantasy XIV Mobile?

0

Kepopuleran Final Fantasy XIV di konsol dan juga PC membuat Square Enix berani untuk memperluas distribusi game tersebut ke platform selanjutnya, mobile. Rencana ini terungkap berkat laporan data yang diungkap oleh Nikopartners.

Salah satu analis dari Nikopartners yaitu Daniel Ahmad mengungkap hasil temuan mereka tentang keberadaan Final Fantasy XIV versi mobile. Menurutnya lembaga China’s National Press and Publication Administration (NPPA) telah mensahkan 15 game impor untuk bisa dirilis di wilayah China. Dari semua judul yang masuk dalam daftar, ada empat judul yang menarik perhatian yaitu Marvel’s Rivals, Dynasty Warriors, Rainbow Six, dan Final Fantasy XIV mobile.

Menurut Ahmad, Final Fantasy XIV mobile merupakan proyek kerjasama antara Square Enix dengan Tencent Lightspeed Studio. Meski mengusung nama Final Fantasy XIV, game ini mobile ini merupakan standalone dan berbeda dengan game originalnya.

Bagaimana menurut kalian?

Game Klasik Mickey Mouse di Nintendo Wii Diremake Ulang

0

THQ Nordic dan developer Purple Lamp Studio akan membuat ulang game klasik Disney Epic Mickey yang dulu rilis di Nintendo Wii. Game ini telah diremake menjadi Disney Epic Mickey: Rebrushed yang telah mengalami peningkatan dari segi grafis, visual, dan juga gameplay.

Dalam Disney Epic Mickey: Rebrushed, pemain akan menjadi Mickey Mouse yang menggunakan kuas ajaib. Kuas ini dapat digunakan untuk mewarnai objek dan bahkan menciptakan sesuatu yang baru. Game ini juga akan menampilkan karakter Disney yang lain, salah satunya adalah karakter original Disney Oswald the Lucky Rabbit.

Disney Epic Mickey: Rebrushed akan rilis pada tanggal 24 September 2024 di PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, Nintendo Switch, dan PC (Steam).

Trailer Baru Titan Quest II Perlihatkan Gameplay

0

THQ Nordic telah merilis trailer baru untuk Titan Quest II di acara THQ Nordic Digital Showcase 2024. Video ini memperlihatkan gameplay dari game tersebut. Sayangnya belum ada pengumuman kapan Titan Quest II akan dirilis.

Titan Quest II adalah sekuel dari game action RPG isometric Titan Quest yang rilis pada tahun 2006. Game ini masih menggunakan konsep yang sama dengan kustomisasi karakter dan beragam job class yang bisa dipilih. Keunikan dari franchise ini adalah mengangkat tema Yunani kuno dimana pemain akan berhadapan dengan dewa dan juga monster ikonik dari era tersebut.

Titan Quest II nantinya akan tersedia di PS5, Xbox Series, dan PC (Steam).

THQ Nordics Akan Buat Game Darksiders Baru

0

Darksiders merupakan salah satu franchise andalan yang dimiliki oleh publisher THQ Nordics. Semenjak seri terakhirnya dirilis yaitu Darksiders III, franchise ini seakan mati suri sampai acara THQ Nordics Digital Showcase 2024 barusan.

Secara mendadak, THQ Nordics telah merilis teaser video yang seakan menunjukkan bahwa akan ada seri baru dari Darksiders yang akan dibuat:

Buat kalian yang belum tahu, Darksiders menceritakan tentang Four Horseman of the Apocalypse. Mereka ditugaskan oleh Charred Council untuk menangani perang antara surga dengan neraka agar selalu tetap seimbang. Genre dari franchise ini berubah-ubah dari action hack’n slash menjadi metroidvania. Belum diketahui arah manakah yang akan diambil oleh developer Gunfire Games di seri terbaru Darksiders nanti.

Bagaimana menurut kalian?

ASUS Marshmallow Mouse MD100, Mouse Ringan untuk Mobilitas Tinggi

0

ASUS kembali menghadirkan inovasi dalam perangkat pendukung mobilitas dengan merilis ASUS Marshmallow Mouse MD100. Mouse ini dirancang untuk pengguna yang mengutamakan portabilitas tanpa mengorbankan fungsionalitas. Mari simak beberapa keunggulan yang ditawarkan oleh ASUS Marshmallow Mouse MD100, mulai dari desain hingga fitur dan spesifikasi yang mendukung aktivitas sehari-hari.

Desain Minimalis dan Portabel

ASUS Marshmallow Mouse MD100 hadir dengan desain minimalis yang sangat ringan dan portabel. Berat mouse ini hanya sekitar 56 gram, sehingga mudah dibawa ke mana saja. Ukurannya yang ringkas juga menjadikan perangkat ini ideal untuk pengguna yang sering bepergian, baik itu mahasiswa, pekerja kantoran, atau siapa saja yang memerlukan mouse dengan mobilitas tinggi. Tidak hanya itu, ASUS Marshmallow Mouse MD100 juga dilengkapi dengan pilihan warna yang menarik, seperti Quiet Blue dan Solar Blue, sehingga pengguna dapat menyesuaikan dengan gaya pribadi mereka.

Mouse ini juga didesain dengan lapisan antibakteri yang dapat mencegah perkembangan bakteri di permukaannya hingga 99%, sesuai dengan standar ISO 22196. Ini tentu saja menjadi nilai tambah bagi mereka yang mengutamakan kebersihan, terutama dalam situasi saat ini yang memprioritaskan kesehatan dan higienitas.

Fitur dan Spesifikasi Lengkap

ASUS Marshmallow Mouse MD100 tidak hanya unggul dari segi desain, tetapi juga dari segi fitur dan spesifikasi. Mouse ini mendukung konektivitas nirkabel ganda melalui Bluetooth dan 2.4 GHz, memberikan fleksibilitas dalam penggunaan perangkat yang berbeda. Pengguna dapat dengan mudah berpindah antara dua perangkat hanya dengan menekan satu tombol, menjadikan pengalaman bekerja lebih efisien.

Mouse ini juga dilengkapi dengan switch yang dapat bertahan hingga 10 juta klik, menunjukkan bahwa ASUS Marshmallow Mouse MD100 dirancang untuk penggunaan jangka panjang. Selain itu, fitur silent click pada perangkat ini memungkinkan pengguna untuk bekerja atau bermain tanpa gangguan suara klik yang biasanya terdengar keras pada mouse konvensional.

Spesifikasi teknis lainnya mencakup sensor presisi tinggi dengan 1000 DPI, yang membuat perangkat ini cocok untuk berbagai aktivitas, mulai dari tugas kantor hingga hiburan. Mouse ini juga kompatibel dengan berbagai sistem operasi, seperti Windows, Mac, Chrome OS, dan Linux, sehingga fleksibilitasnya tidak diragukan lagi.

Secara keseluruhan, ASUS Marshmallow Mouse MD100 adalah pilihan ideal untuk kamu yang membutuhkan mouse portabel dengan desain minimalis serta fitur dan spesifikasi yang mendukung berbagai aktivitas. Perangkat ini menawarkan kombinasi antara portabilitas, kenyamanan, dan fungsionalitas yang sesuai dengan kebutuhan pengguna masa kini.

Mouse ini bisa didapatkan dengan harga Rp599.000.

Zenless Zone Zero Kedatangan Karakter Baru di Update 1.1

0

HoYoverse telah mengumumkan update versi 1.1 Zenless Zone Zero yang berjudul “Undercover R&B” akan rilis pada tanggal 14 Agustus 2024. Versi terbaru ini akan menceritakan tentang tantangan baru yang dihadapi oleh New Eridu Public Security, serta cerita yang rumit antara Qingyi, Jane, Seth, dan geng Mountain Lion. Geng ini sering kali berhasil melarikan diri dari pengejaran dengan bantuan sosok misterius yang bernama “Jane”.

Pada Episode Spesial terbaru Undercover R&B, pemain dapat menjelajahi New Eridu sebagai Jane untuk menyelesaikan misi, serta mengungkap latar belakang yang rumit antara dirinya dan New Eridu Public Security.

Dalam update versi 1.1, Qingyi juga telah siap untuk bergabung dalam tim pemain. Sebagai Agen Tier-S (Stun – Electric), serangan Qingyi dapat mengakumulasi Daze dengan cepat. Saat mengakibatkan Electric DMG, Qingyi juga akan mengakumulasi Flash Connect Voltage. Ketika Flash Connect Voltage telah mencapai jumlah tertentu, dia akan melancarkan serangan yang kuat. Sebagai rekan terpercaya Zhu Yuan di New Eridu Public Security, Qingyi juga dapat memberikan bantuan yang krusial dalam pertarungan.

Selain Qinyi, Jane juga siap bergabung ke dalam tim. Sebagai Agen Tier-S (Anomaly – Physical), Jane dapat mengakumulasi Passion Stream untuk dirinya sendiri. Setelah penuh, Jane akan memasuki status Passion yang dapat melancarkan serangan mematikan bertahap yang cepat, dan mengakumulasi Attribute Anomaly dengan cepat.

Selain dua Agen Tier-S yang telah disebutkan, Agen Tier-A Seth (Defense – Electric) juga sudah siap bergabung dalam pertarungan. Selain dapat memberikan Shield kepada anggota timnya, senjatanya juga dapat berubah menjadi pedang besar untuk mengalahkan musuh. Selain itu, Bangboo Tier-S baru, Officer Cui, juga akan membantu Proxy dalam menjelajahi Hollow.

Zenless Zone Zero juga akan menambahkan gameplay baru bernama “Inferno Reap” di dalam Hollow Zero. Setelah menyelesaikan stage “Withering Garden” dan misi terkait, Pemain dapat langsung melakukan tantangan waktu terbatas melawan Nineveh. Kesempatan tantangan tidak dibatasi, dan pemain bisa mendapatkan bermacam hadiah in-game setelah menyelesaikan tantangan.

Bagaimana menurut kalian?

Mekanik Little Thief dan Mind Chess Akan Diperbarui di Ace Attorney Investigations Collection

0

Capcom telah membagikan informasi tentang pembaruan mekanik Little Thief dan Mind Chess di Ace Attorney Investigations Collection. Keduanya dapat dimanfaatkan oleh Miles Edgeworth untuk menyelesaikan kasus yang sedang ditanganinya.

Little Thief merupakan sebuah alat yang bisa mereka ulang kejadian yang sudah terjadi. Sedangkan Mind Chess adalah kemampuan untuk memojokkan orang-orang yang tidak mau bekerja sama melalui beragam pernyataan dan pertanyaan.

Capcom juga mengungkap identitas karakter-karakter yang akan hadir di Ace Attorney Investigations Collection. Franziska Von Karma dan Emma Skye adalah dua karakter yang sudah ada di game originalnya. Untuk karakter baru yang baru diperkenalkan di Ace Attorney Investigations adalah Eustace Winner.

Ace Attorney Investigations Collection terdiri dari dua game yaitu Ace Attorney Investigations: Miles Edgeworth dan Ace Attorney Investigations 2: Prosecutor’s Gambit.  pada tanggal 6 September 2024 di Nintendo Switch, PS4, Xbox One, dan PC (Windows dan Steam). Masa pre-order versi digital dan fisik sudah dibuka dari sekarang.

Bagi mereka yang melakukan pre-order edisi fisik akan mendapatkan bonus 5 in-game soundtrack yang sudah di aransemen ulang. Ada juga edisi fisik spesial Ace Attorney Investigations Collection yang berisi tambahan character diorama dan Acrylic stand.

Bagaimana menurut kalian?

Review Kunitsu-Gami: Path Of The Goddess (PC): Pendeta, Roh, dan Warna

0

Kunitsu-Gami: Path Of The Goddess adalah formula baru yang dicoba untuk diperkenalkan oleh Capcom. Mereka mengkombinasikan elemen Tower Defense dan budaya Jepang. Game dengan genre Tower Defense sendiri tidak termasuk niche di kategori gaming dan tidak sepopuler seperti genre FPS dan RPG misalnya. Mungkin Capcom melihat peluang tersebut dan akhirnya memutuskan untuk membuat game ini.

Setelah memainkan versi review Kunitsu-Gami: Path Of The Goddess di PC, saya akui jika Capcom berhasil mempoles game ini. Pertanyannya adalah apakah game ini akan menyenangkan jika dimainkan?

Cerita Tentang Pendeta, Penjaga, dan Setan

Kunitsu-Gami: Path Of The Goddess menyajikan cerita hampir tanpa dialog. Cerita berawal dari gunung Kafuku yang di dalam game merupakan tempat suci. Namun kesucian ini telah tercemar oleh Seethe, yang merupakan representasi dari iblis dan roh jahat, atau dalam bahasa Jepangnya adalah Yokai.

Pemain akan menjadi Soh, seorang Guardian yang dipanggil oleh pendeta suci Yoshiro. Tujuan utama pemain adalah memimpin Yoshiro untuk mensucikan kembali gunung Kafuku. Soh bersama dengan Yoshiro akan melalui jalanan setapak di gunung sambil menolong desa-desa dan penduduknya yang telah terkontaminasi oleh Seethe. Dalam perjalanan kalian juga akan berhadapan dengan pemimpin dari Seethe untuk mendapatkan kembali topeng sakral. Topeng ini nantinya dapat digunakan untuk memberikan penduduk desa yang sudah diselamatkan kemampuan khusus untuk membantu Yoshiro dan Soh dalam perjalanannya.

Mungkin cerita yang disajikan dalam Kunitsu-Gami: Path Of The Goddess akan lebih menarik jika ada Soh memiliki dialog sehingga ia bisa berinteraksi.

Representasi Religi dengan Visual dan Warna

Mungkin bagi developer cerita bukanlah fokus utama dari Kunitsu-Gami: Path Of The Goddess. Justru yang menjadi sorotan utama adalah segi visualnya. Meski tidak menyodorkan grafis seperti game AAA, Kunitsu-Gami masih memiliki daya tarik lain yang tidak kalah menarik. Visual game ini penuh dengan warna yang artistik. Ditambah lagi desain musuh yang rumit, menakjubkan, sekaligus mengerikan. Sangat tepat untuk merepresentasikan Yokai.

Kunitsu-Gami: Path Of The Goddess merupakan game spesial untuk Capcom. Karena game ini mengkombinasikan genre Tower Defense dengan elemen dari ajaran Shinto. Selama permainan pemain akan diberikan gambaran tentang ritual-ritual yang dikemas dengan visual menarik dan penuh akan warna. Misalnya jalur yang dibuat oleh Soh sebagai jalur bagi Yoshiro untuk mensucikan Torii Gate akan menampilkan efek seperti kelopak bunga (Atau tangan) yang mekar.

Desain dari Seethe juga patut diacungi jempol. Developer melakukannya dengan sangat terperinci sehingga setiap monster terlihat menakjubkan sekaligus mengerikan. Kamaitachi yang biasanya di dalam anime digambarkan sebagai sejenis rubah dengan sabit, di Kunitsu-Gami justru terlihat seperti isi jeroan manusia yang memiliki kepala dan sabit. Lalu ada Raikobo yang bisa dibilang adalah Ramuh versi Kunitsu-Gami.

Setiap monster juga memiliki palet warna yang berbeda-beda. Notsugo yang terlihat seperti kodok memiliki pola unik. Bagian kepala monster ini memilki motif kotak-kotak berwarna merah yang ternyata adalah matanya. Monster ini juga memiliki semacam surai juga berwarna merah yang menurut saya adalah bagian insang.

Mengerikan, memiliki beragam warna, namun tetap harmonis. Tidak hanya dari musuh saja, konsep ini juga terlihat di dalam lingkungan yang ada di game. Sepertinya developer betul-betul menginginkan pemain untuk merasakan seakan-akan berada di dalam alam roh.

Tower Defense Dengan Twist

Dari gameplay Kunitsu-Gami: Path Of The Goddess tidak terlalu berbeda dengan game Tower Defense lain. Mekanik yang sudah ada dalam game dengan genre tersebut diolah kembali dengan polesan baru.

Dalam permainan, Kunitsu-Gami: Path Of The Goddess akan memiliki dua fase yaitu siang dan malam. Pada waktu siang, tujuan pemain adalah mengumpulkan kristal dengan cara mensucikan wilayah yang terkontaminasi oleh Seethe, menyelamatkan penduduk desa yang ditangkap, dan membuka jalur roh agar Yoshiro dapat mencapai Torii Gate. Ketika malam tiba, pemain bersama dengan penduduk desa yang sudah diselamatkan harus menghalau Seethe yang mendatangi Yoshiro. Jika nyawa Yoshiro habis, maka permainan akan selesai.

Soh sebagai karakter yang digunakan oleh pemain akan memiliki kemampuan beladiri dengan menggunakan katana. Ada dua tipe serangan yang bisa digunakan oleh Soh yaitu normal attack dan strong attack. Keduanya bisa dikombinasikan untuk menciptakan serangan yang kuat.

Pemain juga bisa melakukan kustomisasi kepada Soh dengan menggunakan Tsuba Guard dan Mazo Talisman. Tsuba Guard akan memberikan skill spesial untuk Soh, sedangkan Mazo Talisman memberikan berbagai macam skill pasif. Kekurangan dari gameplay saat menggunakan Soh adalah tidak ada fitur targeting. Akibatnya skill untuk bertahan (Kecuali dodge) jadi hampir tidak berguna.

Mekanik Manajemen Pasukan

Soh tidak sendirian saat melawan gerombolan Seethe. Pemain bisa memberikan penduduk desa yang diselamatkan beragam job class. Mulai dari job class spesialis jarak dekat seperti Woodcutter dan yang lebih khusus seperti Sumo yang dapat menarik perhatian musuh. Lalu ada juga job class jarak jauh seperti Archer yang menurut saya adalah Meta di game ini, atau Cannoner yang merupakan spesialis serangan area.

Setelah menentukan job classnya, pemain harus menempatkan mereka di posisi yang sesuai untuk mempertahankan Yoshiro. Pemain juga dapat mengubah posisi mereka secara real-time selama combat. Fitur ini sangat membantu terutama dalam situasi yang chaotic. Pemain juga bisa memanfaatkan fitur ini untuk mengambil napas ketika berada dalam situasi yang sulit. Karena waktu akan melambat ketika kalian mengatur posisi pasukan.

Untuk memperkuat job class yang digunakan oleh pasukan, pemain bisa memakai poin yang dinamakan Musubi untuk meningkatkan kemampuan. Musubi bisa didapatkan dari menyelesaikan stage atau challenge, dan membangun kembali desa. Poin ini juga dapat direset ulang tanpa harus membayar apapun, sehingga membuka kesempatan untuk bereksperimen secara bebas dengan job class yang ada.

Tidak Hanya Sekedar Tower Defense

Mekanik Tower Defense yang ditawarkan dalam Kunitsu-Gami: Path Of The Goddess menurut saya agak repetitif. Untungnya developer menambahkan beragam variasi yang membuatnya jadi tetap menarik dan menantang.

Selain Tower Defense tradisional, Kunitsu-Gami: Path Of The Goddess juga menawarkan Tower Defense Boss Fight. Dalam mode permainan ini, pemain akan berhadapan dengan boss sambil mempertahankan Yoshiro. Boss Fight di Kunitsu-Gami menurut saya juga cukup menantang. Karena beberapa boss memiliki tingkat kesulitan tinggi. Ditambah lagi saya juga harus terus memantau Yoshiro agar tidak tewas.

Mekanik baru lainnya adalah membangun berbagai macam sarana dan alat untuk membantu saat malam hari tiba. Misalnya pemain bisa membangun platform tinggi yang bisa digunakan untuk job class jarak jauh agar serangannya lebih efektif. Bisa juga dengan membangun semacam pagar ghaib untuk menahan sementara gelombang serangan dari Seethe.

Pemain juga tidak boleh lengah, karena taktik yang sama bisa jadi tidak lagi efektif. Setiap stage selalu akan memperkenalkan mekanik atau Seethe jenis baru. Monster ini akan memiliki gaya menyerang yang bar. Pemain harus bisa beradaptasi dengan ini dan membuat taktik baru yang lebih efektif.

Kunitsu-Gami: Path Of The Goddess juga memiliki semacam mekanik base building. Setelah berhasil mensucikan desa yang dicemari oleh Seethe, pemain bisa membangun ulang desa tersebut. Setiap bangunan yang berhasil diperbaiki akan memberikan hadiah ke pemain dalam bentuk sumber daya Musubi atau manisan yang bisa dimakan oleh Yoshiro.

Proses perbaikan ini membutuhkan waktu dan sayangnya developer tidak mengimplementasi mekanik untuk mempercepat waktu. Jadi satu-satunya cara adalah mengulang kembali stage yang sudah diselesaikan. Memang ada challenge yang bisa diselesaikan oleh pemain, tapi mengulang-ulang terus tetap akan membuat bosan.

Kunitsu-Gami: Path Of The Goddess Dari Segi Teknis

Saya memainkan Kunitsu-Gami: Path Of The Goddess di PC. Spesifikasi PC yang saya gunakan adalah i5-9400F, GeForce RTX 3060, dan RAM 16GB. Setting grafis yang saya gunakan adalah medium. Selama bermain saya tidak pernah mengalami masalah seperti crash atau stutter. Game ini juga sudah didukung oleh fitur upscaling baik untuk AMD maupun NVIDIA.

Kesimpulan

Kunitsu-Gami: Path Of The Goddess adalah game yang unik di tahun 2024. Karena dibuat oleh Capcom, ada harapan bahwa game ini akan menawarkan pengalaman yang lazim di game kategori AAA. Tapi nyatanya tidak. Game ini justru memakai konsep yang bisa dibilang niche. Gameplay Tower Defense di Kunitsu-Gami: Path Of The Goddess cukup menarik karena menghadirkan beragam mekanik dan tantangan yang selalu diperbarui.

Justru yang menarik dari game ini menurut saya adalah bagaimana developer mengintegrasikan hal-hal yang ada di dalam religi dan ritual Jepang ke dalam game. Selain itu soundtrack game ini juga asyik untuk didengarkan. Sebagai pengganti dari Okami, Kunitsu-Gami: Path Of The Goddess menurut saya “lumayan”.