THQ Nordic telah merilis trailer baru untuk Titan Quest II di acara THQ Nordic Digital Showcase 2024. Video ini memperlihatkan gameplay dari game tersebut. Sayangnya belum ada pengumuman kapan Titan Quest II akan dirilis.
Titan Quest II adalah sekuel dari game action RPG isometric Titan Quest yang rilis pada tahun 2006. Game ini masih menggunakan konsep yang sama dengan kustomisasi karakter dan beragam job class yang bisa dipilih. Keunikan dari franchise ini adalah mengangkat tema Yunani kuno dimana pemain akan berhadapan dengan dewa dan juga monster ikonik dari era tersebut.
Titan Quest II nantinya akan tersedia di PS5, Xbox Series, dan PC (Steam).
Darksiders merupakan salah satu franchise andalan yang dimiliki oleh publisher THQ Nordics. Semenjak seri terakhirnya dirilis yaitu Darksiders III, franchise ini seakan mati suri sampai acara THQ Nordics Digital Showcase 2024 barusan.
Secara mendadak, THQ Nordics telah merilis teaser video yang seakan menunjukkan bahwa akan ada seri baru dari Darksiders yang akan dibuat:
Buat kalian yang belum tahu, Darksiders menceritakan tentang Four Horseman of the Apocalypse. Mereka ditugaskan oleh Charred Council untuk menangani perang antara surga dengan neraka agar selalu tetap seimbang. Genre dari franchise ini berubah-ubah dari action hack’n slash menjadi metroidvania. Belum diketahui arah manakah yang akan diambil oleh developer Gunfire Games di seri terbaru Darksiders nanti.
ASUS kembali menghadirkan inovasi dalam perangkat pendukung mobilitas dengan merilis ASUS Marshmallow Mouse MD100. Mouse ini dirancang untuk pengguna yang mengutamakan portabilitas tanpa mengorbankan fungsionalitas. Mari simak beberapa keunggulan yang ditawarkan oleh ASUS Marshmallow Mouse MD100, mulai dari desain hingga fitur dan spesifikasi yang mendukung aktivitas sehari-hari.
Desain Minimalis dan Portabel
ASUS Marshmallow Mouse MD100 hadir dengan desain minimalis yang sangat ringan dan portabel. Berat mouse ini hanya sekitar 56 gram, sehingga mudah dibawa ke mana saja. Ukurannya yang ringkas juga menjadikan perangkat ini ideal untuk pengguna yang sering bepergian, baik itu mahasiswa, pekerja kantoran, atau siapa saja yang memerlukan mouse dengan mobilitas tinggi. Tidak hanya itu, ASUS Marshmallow Mouse MD100 juga dilengkapi dengan pilihan warna yang menarik, seperti Quiet Blue dan Solar Blue, sehingga pengguna dapat menyesuaikan dengan gaya pribadi mereka.
Mouse ini juga didesain dengan lapisan antibakteri yang dapat mencegah perkembangan bakteri di permukaannya hingga 99%, sesuai dengan standar ISO 22196. Ini tentu saja menjadi nilai tambah bagi mereka yang mengutamakan kebersihan, terutama dalam situasi saat ini yang memprioritaskan kesehatan dan higienitas.
Fitur dan Spesifikasi Lengkap
ASUS Marshmallow Mouse MD100 tidak hanya unggul dari segi desain, tetapi juga dari segi fitur dan spesifikasi. Mouse ini mendukung konektivitas nirkabel ganda melalui Bluetooth dan 2.4 GHz, memberikan fleksibilitas dalam penggunaan perangkat yang berbeda. Pengguna dapat dengan mudah berpindah antara dua perangkat hanya dengan menekan satu tombol, menjadikan pengalaman bekerja lebih efisien.
Mouse ini juga dilengkapi dengan switch yang dapat bertahan hingga 10 juta klik, menunjukkan bahwa ASUS Marshmallow Mouse MD100 dirancang untuk penggunaan jangka panjang. Selain itu, fitur silent click pada perangkat ini memungkinkan pengguna untuk bekerja atau bermain tanpa gangguan suara klik yang biasanya terdengar keras pada mouse konvensional.
Spesifikasi teknis lainnya mencakup sensor presisi tinggi dengan 1000 DPI, yang membuat perangkat ini cocok untuk berbagai aktivitas, mulai dari tugas kantor hingga hiburan. Mouse ini juga kompatibel dengan berbagai sistem operasi, seperti Windows, Mac, Chrome OS, dan Linux, sehingga fleksibilitasnya tidak diragukan lagi.
Secara keseluruhan, ASUS Marshmallow Mouse MD100 adalah pilihan ideal untuk kamu yang membutuhkan mouse portabel dengan desain minimalis serta fitur dan spesifikasi yang mendukung berbagai aktivitas. Perangkat ini menawarkan kombinasi antara portabilitas, kenyamanan, dan fungsionalitas yang sesuai dengan kebutuhan pengguna masa kini.
HoYoverse telah mengumumkan update versi 1.1 Zenless Zone Zero yang berjudul “Undercover R&B” akan rilis pada tanggal 14 Agustus 2024. Versi terbaru ini akan menceritakan tentang tantangan baru yang dihadapi oleh New Eridu Public Security, serta cerita yang rumit antara Qingyi, Jane, Seth, dan geng Mountain Lion. Geng ini sering kali berhasil melarikan diri dari pengejaran dengan bantuan sosok misterius yang bernama “Jane”.
Pada Episode Spesial terbaru Undercover R&B, pemain dapat menjelajahi New Eridu sebagai Jane untuk menyelesaikan misi, serta mengungkap latar belakang yang rumit antara dirinya dan New Eridu Public Security.
Dalam update versi 1.1, Qingyi juga telah siap untuk bergabung dalam tim pemain. Sebagai Agen Tier-S (Stun – Electric), serangan Qingyi dapat mengakumulasi Daze dengan cepat. Saat mengakibatkan Electric DMG, Qingyi juga akan mengakumulasi Flash Connect Voltage. Ketika Flash Connect Voltage telah mencapai jumlah tertentu, dia akan melancarkan serangan yang kuat. Sebagai rekan terpercaya Zhu Yuan di New Eridu Public Security, Qingyi juga dapat memberikan bantuan yang krusial dalam pertarungan.
Selain Qinyi, Jane juga siap bergabung ke dalam tim. Sebagai Agen Tier-S (Anomaly – Physical), Jane dapat mengakumulasi Passion Stream untuk dirinya sendiri. Setelah penuh, Jane akan memasuki status Passion yang dapat melancarkan serangan mematikan bertahap yang cepat, dan mengakumulasi Attribute Anomaly dengan cepat.
Selain dua Agen Tier-S yang telah disebutkan, Agen Tier-A Seth (Defense – Electric) juga sudah siap bergabung dalam pertarungan. Selain dapat memberikan Shield kepada anggota timnya, senjatanya juga dapat berubah menjadi pedang besar untuk mengalahkan musuh. Selain itu, Bangboo Tier-S baru, Officer Cui, juga akan membantu Proxy dalam menjelajahi Hollow.
Zenless Zone Zero juga akan menambahkan gameplay baru bernama “Inferno Reap” di dalam Hollow Zero. Setelah menyelesaikan stage “Withering Garden” dan misi terkait, Pemain dapat langsung melakukan tantangan waktu terbatas melawan Nineveh. Kesempatan tantangan tidak dibatasi, dan pemain bisa mendapatkan bermacam hadiah in-game setelah menyelesaikan tantangan.
Capcom telah membagikan informasi tentang pembaruan mekanik Little Thief dan Mind Chess di Ace Attorney Investigations Collection. Keduanya dapat dimanfaatkan oleh Miles Edgeworth untuk menyelesaikan kasus yang sedang ditanganinya.
Little Thief merupakan sebuah alat yang bisa mereka ulang kejadian yang sudah terjadi. Sedangkan Mind Chess adalah kemampuan untuk memojokkan orang-orang yang tidak mau bekerja sama melalui beragam pernyataan dan pertanyaan.
Capcom juga mengungkap identitas karakter-karakter yang akan hadir di Ace Attorney Investigations Collection. Franziska Von Karma dan Emma Skye adalah dua karakter yang sudah ada di game originalnya. Untuk karakter baru yang baru diperkenalkan di Ace Attorney Investigations adalah Eustace Winner.
Ace Attorney Investigations Collection terdiri dari dua game yaitu Ace Attorney Investigations: Miles Edgeworth dan Ace Attorney Investigations 2: Prosecutor’s Gambit. pada tanggal 6 September 2024 di Nintendo Switch, PS4, Xbox One, dan PC (Windows dan Steam). Masa pre-order versi digital dan fisik sudah dibuka dari sekarang.
Bagi mereka yang melakukan pre-order edisi fisik akan mendapatkan bonus 5 in-game soundtrack yang sudah di aransemen ulang. Ada juga edisi fisik spesial Ace Attorney Investigations Collection yang berisi tambahan character diorama dan Acrylic stand.
Kunitsu-Gami: Path Of The Goddess adalah formula baru yang dicoba untuk diperkenalkan oleh Capcom. Mereka mengkombinasikan elemen Tower Defense dan budaya Jepang. Game dengan genre Tower Defense sendiri tidak termasuk niche di kategori gaming dan tidak sepopuler seperti genre FPS dan RPG misalnya. Mungkin Capcom melihat peluang tersebut dan akhirnya memutuskan untuk membuat game ini.
Setelah memainkan versi review Kunitsu-Gami: Path Of The Goddess di PC, saya akui jika Capcom berhasil mempoles game ini. Pertanyannya adalah apakah game ini akan menyenangkan jika dimainkan?
Cerita Tentang Pendeta, Penjaga, dan Setan
Kunitsu-Gami: Path Of The Goddess menyajikan cerita hampir tanpa dialog. Cerita berawal dari gunung Kafuku yang di dalam game merupakan tempat suci. Namun kesucian ini telah tercemar oleh Seethe, yang merupakan representasi dari iblis dan roh jahat, atau dalam bahasa Jepangnya adalah Yokai.
Pemain akan menjadi Soh, seorang Guardian yang dipanggil oleh pendeta suci Yoshiro. Tujuan utama pemain adalah memimpin Yoshiro untuk mensucikan kembali gunung Kafuku. Soh bersama dengan Yoshiro akan melalui jalanan setapak di gunung sambil menolong desa-desa dan penduduknya yang telah terkontaminasi oleh Seethe. Dalam perjalanan kalian juga akan berhadapan dengan pemimpin dari Seethe untuk mendapatkan kembali topeng sakral. Topeng ini nantinya dapat digunakan untuk memberikan penduduk desa yang sudah diselamatkan kemampuan khusus untuk membantu Yoshiro dan Soh dalam perjalanannya.
Mungkin cerita yang disajikan dalam Kunitsu-Gami: Path Of The Goddess akan lebih menarik jika ada Soh memiliki dialog sehingga ia bisa berinteraksi.
Representasi Religi dengan Visual dan Warna
Mungkin bagi developer cerita bukanlah fokus utama dari Kunitsu-Gami: Path Of The Goddess. Justru yang menjadi sorotan utama adalah segi visualnya. Meski tidak menyodorkan grafis seperti game AAA, Kunitsu-Gami masih memiliki daya tarik lain yang tidak kalah menarik. Visual game ini penuh dengan warna yang artistik. Ditambah lagi desain musuh yang rumit, menakjubkan, sekaligus mengerikan. Sangat tepat untuk merepresentasikan Yokai.
Kunitsu-Gami: Path Of The Goddess merupakan game spesial untuk Capcom. Karena game ini mengkombinasikan genre Tower Defense dengan elemen dari ajaran Shinto. Selama permainan pemain akan diberikan gambaran tentang ritual-ritual yang dikemas dengan visual menarik dan penuh akan warna. Misalnya jalur yang dibuat oleh Soh sebagai jalur bagi Yoshiro untuk mensucikan Torii Gate akan menampilkan efek seperti kelopak bunga (Atau tangan) yang mekar.
Desain dari Seethe juga patut diacungi jempol. Developer melakukannya dengan sangat terperinci sehingga setiap monster terlihat menakjubkan sekaligus mengerikan. Kamaitachi yang biasanya di dalam anime digambarkan sebagai sejenis rubah dengan sabit, di Kunitsu-Gami justru terlihat seperti isi jeroan manusia yang memiliki kepala dan sabit. Lalu ada Raikobo yang bisa dibilang adalah Ramuh versi Kunitsu-Gami.
Setiap monster juga memiliki palet warna yang berbeda-beda. Notsugo yang terlihat seperti kodok memiliki pola unik. Bagian kepala monster ini memilki motif kotak-kotak berwarna merah yang ternyata adalah matanya. Monster ini juga memiliki semacam surai juga berwarna merah yang menurut saya adalah bagian insang.
Mengerikan, memiliki beragam warna, namun tetap harmonis. Tidak hanya dari musuh saja, konsep ini juga terlihat di dalam lingkungan yang ada di game. Sepertinya developer betul-betul menginginkan pemain untuk merasakan seakan-akan berada di dalam alam roh.
Tower Defense Dengan Twist
Dari gameplay Kunitsu-Gami: Path Of The Goddess tidak terlalu berbeda dengan game Tower Defense lain. Mekanik yang sudah ada dalam game dengan genre tersebut diolah kembali dengan polesan baru.
Dalam permainan, Kunitsu-Gami: Path Of The Goddess akan memiliki dua fase yaitu siang dan malam. Pada waktu siang, tujuan pemain adalah mengumpulkan kristal dengan cara mensucikan wilayah yang terkontaminasi oleh Seethe, menyelamatkan penduduk desa yang ditangkap, dan membuka jalur roh agar Yoshiro dapat mencapai Torii Gate. Ketika malam tiba, pemain bersama dengan penduduk desa yang sudah diselamatkan harus menghalau Seethe yang mendatangi Yoshiro. Jika nyawa Yoshiro habis, maka permainan akan selesai.
Soh sebagai karakter yang digunakan oleh pemain akan memiliki kemampuan beladiri dengan menggunakan katana. Ada dua tipe serangan yang bisa digunakan oleh Soh yaitu normal attack dan strong attack. Keduanya bisa dikombinasikan untuk menciptakan serangan yang kuat.
Pemain juga bisa melakukan kustomisasi kepada Soh dengan menggunakan Tsuba Guard dan Mazo Talisman. Tsuba Guard akan memberikan skill spesial untuk Soh, sedangkan Mazo Talisman memberikan berbagai macam skill pasif. Kekurangan dari gameplay saat menggunakan Soh adalah tidak ada fitur targeting. Akibatnya skill untuk bertahan (Kecuali dodge) jadi hampir tidak berguna.
Mekanik Manajemen Pasukan
Soh tidak sendirian saat melawan gerombolan Seethe. Pemain bisa memberikan penduduk desa yang diselamatkan beragam job class. Mulai dari job class spesialis jarak dekat seperti Woodcutter dan yang lebih khusus seperti Sumo yang dapat menarik perhatian musuh. Lalu ada juga job class jarak jauh seperti Archer yang menurut saya adalah Meta di game ini, atau Cannoner yang merupakan spesialis serangan area.
Setelah menentukan job classnya, pemain harus menempatkan mereka di posisi yang sesuai untuk mempertahankan Yoshiro. Pemain juga dapat mengubah posisi mereka secara real-time selama combat. Fitur ini sangat membantu terutama dalam situasi yang chaotic. Pemain juga bisa memanfaatkan fitur ini untuk mengambil napas ketika berada dalam situasi yang sulit. Karena waktu akan melambat ketika kalian mengatur posisi pasukan.
Untuk memperkuat job class yang digunakan oleh pasukan, pemain bisa memakai poin yang dinamakan Musubi untuk meningkatkan kemampuan. Musubi bisa didapatkan dari menyelesaikan stage atau challenge, dan membangun kembali desa. Poin ini juga dapat direset ulang tanpa harus membayar apapun, sehingga membuka kesempatan untuk bereksperimen secara bebas dengan job class yang ada.
Tidak Hanya Sekedar Tower Defense
Mekanik Tower Defense yang ditawarkan dalam Kunitsu-Gami: Path Of The Goddess menurut saya agak repetitif. Untungnya developer menambahkan beragam variasi yang membuatnya jadi tetap menarik dan menantang.
Selain Tower Defense tradisional, Kunitsu-Gami: Path Of The Goddess juga menawarkan Tower Defense Boss Fight. Dalam mode permainan ini, pemain akan berhadapan dengan boss sambil mempertahankan Yoshiro. Boss Fight di Kunitsu-Gami menurut saya juga cukup menantang. Karena beberapa boss memiliki tingkat kesulitan tinggi. Ditambah lagi saya juga harus terus memantau Yoshiro agar tidak tewas.
Mekanik baru lainnya adalah membangun berbagai macam sarana dan alat untuk membantu saat malam hari tiba. Misalnya pemain bisa membangun platform tinggi yang bisa digunakan untuk job class jarak jauh agar serangannya lebih efektif. Bisa juga dengan membangun semacam pagar ghaib untuk menahan sementara gelombang serangan dari Seethe.
Pemain juga tidak boleh lengah, karena taktik yang sama bisa jadi tidak lagi efektif. Setiap stage selalu akan memperkenalkan mekanik atau Seethe jenis baru. Monster ini akan memiliki gaya menyerang yang bar. Pemain harus bisa beradaptasi dengan ini dan membuat taktik baru yang lebih efektif.
Kunitsu-Gami: Path Of The Goddess juga memiliki semacam mekanik base building. Setelah berhasil mensucikan desa yang dicemari oleh Seethe, pemain bisa membangun ulang desa tersebut. Setiap bangunan yang berhasil diperbaiki akan memberikan hadiah ke pemain dalam bentuk sumber daya Musubi atau manisan yang bisa dimakan oleh Yoshiro.
Proses perbaikan ini membutuhkan waktu dan sayangnya developer tidak mengimplementasi mekanik untuk mempercepat waktu. Jadi satu-satunya cara adalah mengulang kembali stage yang sudah diselesaikan. Memang ada challenge yang bisa diselesaikan oleh pemain, tapi mengulang-ulang terus tetap akan membuat bosan.
Kunitsu-Gami: Path Of The Goddess Dari Segi Teknis
Saya memainkan Kunitsu-Gami: Path Of The Goddess di PC. Spesifikasi PC yang saya gunakan adalah i5-9400F, GeForce RTX 3060, dan RAM 16GB. Setting grafis yang saya gunakan adalah medium. Selama bermain saya tidak pernah mengalami masalah seperti crash atau stutter. Game ini juga sudah didukung oleh fitur upscaling baik untuk AMD maupun NVIDIA.
Kesimpulan
Kunitsu-Gami: Path Of The Goddess adalah game yang unik di tahun 2024. Karena dibuat oleh Capcom, ada harapan bahwa game ini akan menawarkan pengalaman yang lazim di game kategori AAA. Tapi nyatanya tidak. Game ini justru memakai konsep yang bisa dibilang niche. Gameplay Tower Defense di Kunitsu-Gami: Path Of The Goddess cukup menarik karena menghadirkan beragam mekanik dan tantangan yang selalu diperbarui.
Justru yang menarik dari game ini menurut saya adalah bagaimana developer mengintegrasikan hal-hal yang ada di dalam religi dan ritual Jepang ke dalam game. Selain itu soundtrack game ini juga asyik untuk didengarkan. Sebagai pengganti dari Okami, Kunitsu-Gami: Path Of The Goddess menurut saya “lumayan”.
Acer Day kembali hadir untuk ke-8 kalinya secara berturut-turut di seluruh kawasan Asia Pasifik, kini dengan tema “AI’M Limitless”. Kampanye tahunan terbesar dari Acer sebagai bentuk apresiasi bagi pelanggan yang dihadirkan melalui berbagai aktivitas seru dan rangkaian program serta penawaran menarik. Melalui Acer Day tahun ini, Acer ingin meningkatkan pengalaman pengguna dan membuka potensi kreativitas tanpa batas dengan dukungan perangkat AI-powered dari Acer.
Acer menyadari bahwa kecerdasan buatan (AI) kini memiliki dampak yang luar biasa terhadap kehidupan manusia, mulai dari meningkatkan produktivitas, kreativitas hingga memperluas imajinasi dalam merangsang ide dan mewujudkan impian. Melihat perubahan ini, Acer berkomitmen untuk menyediakan perangkat teknologi yang diperlukan oleh generasi saat ini guna mengeksplorasi peluang tak terbatas dalam mengaktualisasikan ide-ide mereka. Acer ingin menjadi bagian dari pengalaman pelanggan dalam mencapai the impossible, possible.
Leny Ng, Presiden Direktur Acer Indonesia mengatakan, “Di Acer, kami percaya bahwa teknologi memiliki kekuatan untuk mengubah cara berpikir, bekerja, dan berkarya. Acer kini bukan hanya sekedar merek teknologi, melainkan juga gaya hidup. Mengusung tema “AI’m Limitless” di Acer Day 2024, Acer ingin menginspirasi pengguna untuk mewujudkan cita-cita yang sebelumnya tidak mungkin, menjadi mungkin di era kecerdasan buatan ini. Kami sangat bersemangat bahwa perangkat teknologi kami dapat menginspirasi dan memfasilitasi perjalanan kreatif dan produktif setiap individu menuju masa depan tanpa batas.”
Acer Day 2024 menampilkan produk-produk terbaru Acer yang didukung teknologi AI, memungkinkan para pengguna untuk mengembangkan ide-ide kreatif dan kemampuan baru, yaitu: laptop Swift Go 14 AI, laptop TravelMate P614-73T, laptop gaming Predator Helios Neo 16, serta monitor gaming Predator X34. Selain itu, Acer juga meluncurkan rangkaian produk baru diantaranya, Aspire 14 AI dengan Intel® Core™ H series prosesor dan kartu grafis RTX, Aspire Vero 16 AI, dan desktop all-in-one Aspire C27-195ES yang disematkan prosesor Intel® Core™ Ultra series terbaru.
Acer mempersembahkan Acer Day Official Video yang menampilkan para Acer Ambassador Mission dari berbagai wilayah Asia Pasifik, dibuat dengan bantuan teknologi AI. Penyanyi dan penulis lagu berbakat, Brisia Jodie, terpilih sebagai Acer Ambassador Indonesia untuk menginspirasi generasi muda berkreasi dengan dukungan teknologi. Brisia Jodie juga membawakan theme song khusus untuk merayakan Acer Day 2024, yang dikomposisi oleh Ananta Vinnie berjudul “AI’m Limitless”. Lagu “AI’m Limitless”, dikreasikan dengan menggunakan berbagai prompt AI yang diberikan oleh para pelanggan Acer, dan menandai dimulainya Acer Day 2024 di Indonesia.
Rangkaian Promo Menarik dan Aktivitas Seru untuk Pelanggan
Acer Day 2024 di Indonesia menjadi lebih spesial, karena bertepatan dengan perayaan hari jadi Acer Indonesia yang ke-25. Acer menghadirkan penawaran PC AI mulai dari 9 jutaan rupiah saja, diskon senilai Rp2,5 juta untuk rangkaian produk baru dengan dukungan AI dan garansi spare part dan servis selama tiga tahun untuk pembelian semua jenis produk selama periode Acer Day pada 2 Agustus – 30 September 2024. Jangan lewatkan promo spektakuler di Live Sale TikTok Shop Acer Indonesia yang menawarkan diskon hingga 25% hanya di penghujung Agustus ini. Pelanggan Acer juga berhak mendapatkan layanan Acer Service Spa di seluruh jaringan service center, diskon 10% untuk pembelian atau penggantian spare part, dan diskon 20% untuk jasa perbaikan.
Memeriahkan Acer Day 2024, Acer menghadirkan tantangan “AI Music Competition” untuk mendorong pelanggan mencoba langsung dan berkreasi menggunakan laptop Acer AI di sejumlah kota di Indonesia. Dengan mengikuti “AI Music Competition”, pelanggan berkesempatan memenangkan hadiah senilai total 100 juta rupiah. Acer juga mengajak masyarakat untuk mengikuti “AI’m Moving Limitless” Tiktok Dance Challenge menggunakan lagu AI’m Limitless kreasi Ananta Vinnie di TikTok. Selain itu, Acer mengajak kreator muda untuk mengikuti tantangan “AI’m Limitless Video Music Competition”. Melalui tantangan yang berkolaborasi dengan komunitas VideoLabs ini, kreator diajak untuk membuat video klip dari lagu Acer Day 2024 dengan bantuan teknologi AI dan memenangkan hadiah berupa laptop Predator Helios Neo 16 dan jaket limited edition Acer Day.
Dapatkan informasi lengkap mengenai produk terbaru, promo menarik untuk pelanggan, dan berbagai tantangan seru dengan hadiah spektakuler dalam Acer Day 2024 melalui laman http://acerday.id dan media sosial Acer Indonesia.
Sejak diumumkan pada Juni lalu, seluruh tim 2K dan Firaxis Games sangat antusias melihat sambutan dari seluruh komunitas Civ terhadap Sid Meier’s Civilization VII, dan tidak sabar untuk untuk mengungkapkan update mengenai gameplay revolusioner dari game akan datang mereka di Gamescom 2024.
Civilization merupakan game yang luas dan mendalam, mencakup tentang sejarah umat manusia dari saat membangun peradaban kerajaan, sedikit demi sedikit, dalam usaha untuk terus bertahan dalam ujian dari waktu ke waktu. Di game ini, pemain dapat menciptakan peradaban, membangun kota dan arsitektur yang megah, menaklukan atau bekerja sama dengan peradaban lain untuk mencapai kesejahteraan hingga menjelajahi ujung dunia yang belum terjamah sebelumnya.
2K dan Firaxis Games berencana untuk menampilkan gameplay trailer perdana dari Civilization VII dalam acara Gamescom Opening Night Live yang diadakan pada tanggal 20 Agustus 2024, jam 11:00 PT (21 Agustus 2024, jam 01:00 WIB), yang bisa ditonton secara langsung di Twitch.tv/gamescom.
Masih pada tanggal yang sama, jam 01:30 PM PT (21 Agustus 2024, jam 03:30 WIB), Firaxis Games juga akan mengadakan Civilization VII Gameplay Showcase untuk menampilkan detail lebih lanjut tentang game ini di Twitch.tv/Firaxisgames, yang menayangkan lebih dari 20 menit konten eksklusif dan penjelasan mendalam tentang fitur maupun inovasi baru dalam game strategi revolusioner mereka ini.
Para pengunjung gamescom dapat hadir pada booth resmi Civilization VII yang terletak di Hall 6, mulai 21 hingga 25 Agustus 2024.
Selain di Gamescom, Civilization VII juga akan hadir dalam acara panel yang berlangsung di PAX West 2024 yang berlokasi pada Main Theater, lt. 5 Summit Building, Seattle, Amerika Serikat. Penggemar yang tidak hadir di Emerald City tetap bisa menyaksikan acara panel tersebut secara langsung pada tanggal 31 Agustus, jam 11:00 PT (1 September, jam 01:00 WIB) di Twitch.tv/PAX.
Sid Meier’s Civilization® VII akan tersedia untuk platform PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, Xbox Series X|S, Nintendo Switch, dan PC via Steam.
Square Enix telah merilis informasi baru untuk Romancing SaGa 2: Revenge of the Seven. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, Romancing SaGa 2: Revenge of the Seven akan memiliki banyak karakter. Setiap karakter nantinya akan dapat memilih job class yang berbeda-beda dengan skill yang bermacam-macam pula.
Beberapa job class yang sudah diungkap adalah Nomad yang memiliki kekuatan dan ketangkasan tinggi. Lalu ada Crusader yang bisa menggunakan sihir dan ahli dalam bertahan. Untuk menggunakan skill dari setiap job class memerlukan Battle Point (BP) yang hanya bisa disembuhkan dengan meminum potion, beristirahat di inn, atau memasuki BP Recovery Zone.
Untuk merekrut anggota, pemain bisa menggunakan Free Form Scenario. Episode spesial ini bermacam-macam dan pemain bisa menentukan mana yang akan diambil.
Setiap karakter juga dapat melakukan serangan kombinasi atau Unite Attack Chains. Pada awalnya Unite Attack Chains hanya bisa dilakukan oleh dua karakter. Namun seiring waktu jumlahnya akan terus bertambah.
Romancing SaGa 2: Revenge of the Seven menceritakan tentang Avalon, ibukota dari Varennes Empire yang dihancurkan oleh kelompok bernama Seven Heroes. Emperor Leon lalu berjanji untuk membalaskan dendamnya dengan memberikan anaknya Gerard kekuatan untuk melawan Seven Heroes.
Pre-order Romancing SaGa 2: Revenge of the Seven edisi edisi digital sudah bisa dilakukan mulai dari sekarang melalui PlayStation Store, PC (Steam), dan Nintendo eShop. Bagi yang melakukan pre-order Romancing SaGa 2: Revenge of the Seven dari sekarang akan mendapatkan bonus item tome Shiyuan’S Tactical Primer dan amulet Cat’s Amulet.
Romancing SaGa 2: Revenge of the Seven akan dirilis pada tanggal 24 Oktober 2024 di platform PS5, PS4, dan Nintendo Switch. Versi PC (Steam) menyusul di 25 Oktober 2024.
Grand Final Point Blank Rising Star 2024 Indonesia telah berakhir pada akhir pekan lalu, 28 Juli 2024. Sebanyak 24 team asal kualifikasi offline dan 8 team kualifikasi online telah melalui berbagai rintangan untuk menunjukkan keunggulan dan kekuatan dari masing-masing team. Total dari 32 team tersebut telah melahirkan 11 team rookie dengan keterampilan yang berbeda-beda, di mana selanjutnya mereka akan melaju ke Point Blank Star Battle Division 2 atau dapat disebut sebagai PBSB Division 2.
Team rookie yang akan melaju ke PBSB Division 2 adalah FR, JTF2W, CTW, REMACKER, RAWR, HUHA, AWOK, dan HFS yang berasal dari wave 1 Grand Final PBRS 2024. 8 team tersebut kemudian disusul dengan 3 team yang berasal dari wave 2 yaitu ULTIMATE, NIMS, dan DIFFERENT. 11 team tersebut nantinya akan memperjuangkan kedudukan mereka di PBSB Division 2 yang akan dimulai setiap hari Sabtu dan Minggu pada tanggal 10 hingga 25 Agustus 2024.
Team manakah yang akan terus melaju hingga tahap-tahap selanjutnya? Nantikan informasi terkait turnamen, event dan juga update terbaru Point Blank setiap minggunya dengan mengunjungi situs pointblank.id dan juga sosial media resmi Point Blank Zepetto Indonesia di Facebook, Instagram, TikTok, dan juga YouTube.