Koei Tecmo telah mengumumkan tanggal rilis untuk Venus Vacation PRISM – DEAD OR ALIVE Xtreme. Game dating simulator ini akan rilis pada tanggal 6 Maret 2025 di PS5, PS4, dan PC (Steam).
Total ada 6 gadis yang akan mewarnai Venus Vacation PRISM – DEAD OR ALIVE Xtreme. Mereka adalah Misaki, Fiona, Elise, Tamaki, Honoka, dan Nanami. Setiap gadis akan memiliki karakter dan kepribadian yang berbeda-beda.
Setiap pilihan yang dibuat oleh pemain nantinya akan memberikan konsekuensi. Artinya game ini akan memiliki lebih dari satu ending. Venus Vacation PRISM – DEAD OR ALIVE Xtreme juga akan memiliki fitur photo, dimana pemain bisa mengabadikan gadis pilihannya atau momen yang paling berkesan.
Dragon Age: The Veilguard telah rilis Jumat kemarin. Bukannya beristirahat, developer BioWare akan langsung mengerjakan proyek selanjutnya yaiu Mass Effect 5. Tidak hanya itu, BioWare juga tidak memiliki rencana membuat DLC untuk Dragon Age: The Veilguard, agar bisa fokus dalam mengembangkan Mass Effect 5.
Menurut laporan dari Rollingstone, BioWare saat ini sudah mengalihkan perhatiannya ke game Mass Effect selanjutnya. Tetapi BioWare tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai detail rencana tersebut.
Menurut data dari SteamDB, Dragon Age: The Veilguard memang tampil lebih baik dibandingkan game AAA EA sebelumnya yaitu Star Wars Jedi: Survivor. Game buatan Respawn ini memiliki jumlah pemain tertinggi 67.855 di Steam, kalah dengan BioWare dan Dragon Age: The Veilguard yang mencatatkan angka 77.465 pemain.
Akhir pekan ini Capcom menggelar tahap beta Monster Hunter Wilds yang bisa diakses melalui konsol dan PC. Seperti yang sudah diprediksi, tahap beta ini berhasil menarik perhatian gamer dalam jumlah besar, seakan-akan gamenya sudah rilis.
Melansir data yang dari website SteamDB, jumlah pemain tertinggi Monster Hunter Wilds untuk tahap beta adalah 463.798 pemain. Angka tersebut sangat luar biasa karena bisa mengalahkan Monster Hunter World (334.684) dan Monster Hunter Rise (231.360), dimana keduanya sama sekali tidak membuka tahap beta.
Jadwal open beta dimulai dari tanggal 29-31 Oktober 2024 khusus bagi pemilik PS5 yang berlangganan PS Plus. Bagi pemilik PS5 tanpa PS Plus, Xbox Series, dan PC (Steam) bisa mengikuti open beta Monster Hunter Wilds tanggal 1-4 November 2024. Untuk detail dari tahap beta bisa dilihat di sini.
Monster Hunter Wilds akan rilis tanggal 28 Februari 2025 di PS5, Xbox Series, dan PC (Via Steam).
Kebanyakan laptop gaming saat ini memiliki harga yang cukup tinggi. Tentunya ini menjadi masalah tersendiri bagi gamer yang memiliki budget terbatas. Untuk memberikan solusi dari masalah tersebut, Acer merilis laptop gaming Nitro V 15.
Memiliki harga yang terjangkau, Acer Nitro V 15 sudah ditenagai oleh CPU dan GPU mumpuni dan dapat menjamin sesi gaming yang nyaman. Ditambah lagi built-in software yang mendukung beragam kustomisasi agar sesuai dengan selara pemakainya.
Kebetulan kami mendapatkan kesempatan untuk mencoba Acer Nitro V 15. Meski perilisannya sudah lama, laptop ini ternyata masih relevan dan bisa bersaing dengan laptop-laptop baru di level yang sama.
Acer Nitro V 15 Dari Desain
Berikut adalah isi dari boks Acer Nitro V 15:
1 unit Acer Nitro V 15
1 charger beserta kabel
Buku panduan
Keterangan garansi
Acer Nitro V 15 memiliki warna dasar hitam, yang dilengkapi oleh garis-garis gradasi berwarna biru dan abu-abu. Tidak lupa logo Nitro yang disingkat menjadi “N” dengan desain hologram pada bagian atas laptop. Dari bobot. Acer Nitro V 15 bisa dibilang agak besar, dengan ketebalan 26.9 mm dan berat 2.1 kg. Untuk anda yang banyak mobilitas, anda masih bisa membawa laptop ini di dalam tas. Tapi jika dilakukan dalam jangka waktu yang lama, pasti akan membuat pegal.
Berpindah ke bagian layar, Acer Nitro V 15 memiliki layar 15,6 inci dengan webcam 720p pada bagian atas. Layar laptop ini juga sudah memiliki sertifikasi IPS dengan Full HD, dan memiliki screen body ratio hingga 82.64% membuat layar semakin nyaman untuk dilihat.
Layar dari Acer Nitro V 15 juga sudah mendukung refresh rate 144Hz. Menurut saya, ini sudah sangat cukup untuk memberikan pengalaman bermain game yang mulus. Apalagi jika anda suka memainkan game shooter yang biasanya membutuhkan respon cepat.
Tepat di bagian bawah layar terdapat keyboard yang sudah dilengkapi fitur pencahayaan backlit putih. Meski tidak memiliki RGB, menurut saya backlit ini saja sudah cukup karena bisa membantu saya untuk mengetik dalam keadaan kurang cahaya.
Bagian touchpad yang berada di bawah keyboard memiliki ukuran yang cukup besar, tapi responsif. Acer juga membuat tombol keyboard khusus di Nitro V 15 untuk mengakses software NitroSense. Software ini bisa anda gunakan untuk mengkustomisasi laptop secara lebih dalam.
Acer Nitro V 15 memiliki beragam port. Pada bagian kiri anda bisa menjumpai dua port USB-A, satu port USB-C, port Ethernet, port HDMI, dan port untuk daya. Untuk bagian kanan laptop terdapat satu port USB-A dan port audio jack 3,5mm di sisi kanan. Acer juga melengkapi laptop ini dengan Thunderbolt 4, Wi-Fi 6, dan Gigabit Ethernet untuk transfer data yang lebih cepat. Dari segi konektivitas, Acer Nitro V 15 sudah terbilang baik.
Acer Nitro V 15 dari Perfoma
Untuk tenaga, Acer Nitro V 15 yang saya pakai sudah menggunakan oleh CPU Intel Core i5-13420H dan GPU RTX 4050 Laptop 6GB. Fitur yang tersedia melalui dapur pacu ini adalah mode upscaling Nvidia DLSS 3, arsitektur Ada Lovelace, dan juga core Ray tracing generasi ke-3. Dari segi kekuatan, CPU dan GPU yang digunakan untuk laptop ini sudah cukup kuat untuk dipakai dalam berbagai keperluan, baik itu untuk keperluan bekerja atau gaming.
Berikut adalah performa dari laptop Acer Nitro V 15 ketika kami benchmark dengan menggunakan 3D Mark (Time Spy dan Fire Strike):
Laptop Acer Nitro V 15 juga sudah dilengkapi dengan RAM 8GB DDR5 dan SSD NVME PCIe Gen 4 berkapasitas 512GB. Baik RAM maupun storage dari laptop ini dapat ditambah kapasitasnya agar bisa memainkan game AAA. Storage bisa ditingkatkan karena memiliki 2 slot untuk SSD. Begitu juga dengan RAM yang bisa diperbesar menjadi 32GB karena memiliki dual slot.
Dari segi pendingin, Acer Nitro V 15 terlihat hanya memiliki 1 lubang vetilasi untuk udara masuk dan keluar. Meski begitu, sistem pendingin laptop ini ternyata mampu menjaga suhu agar tidak overheat. Hal ini disebabkan oleh adanya 2 kipas yang akan berbunyi keras saat laptop bekerja dalam posisi high load. Keduanya dapat membuat suhu tetap terjaga di sekitar 60 derajat celcius saat laptop dalam posisi gaming.
Kekurangan dari 2 kipas ini adalah suaranya yang bising ketika sedang berputar secara maksimal. Hal ini menurut saya cukup menganggu, apalagi jika anda sedang menggunakannya di tempat umum yang banyak orang. Tentunya ini tidak akan menjadi masalah jika anda menggunakan headset, tapi menjadi masalah bagi orang lain di sekitar.
Baterai 75W untuk Acer Nitro V 15 sudah cukup memadai. Asalkan anda tidak menaikkan brightness atau mencoba memainkan game tanpa menyambungkan laptop ke daya listrik.
Acer Nitro V 15 Experience
Software Nitro Sense memungkinkan anda untuk memilih antara tiga mode: Quiet, Balanced, dan Performance. Anda bisa memilih mode mana yang sesuai dengan penggunaan laptop.
Quiet mode akan mengaktifkan teknologi Whispersync dari NVIDIA, membuat laptop hampir tidak bersuara. Sayangnya kinerja laptop juga akan berkurang. Balanced mode akan menawarkan performa yang lebih baik daripada Quiet. Cocok digunakan ketika anda sedang surfing di internet sambil mengerjakan pekerjaan. Anda juga bisa menggunakan balanced mode untuk bermain, meski tidak semua game bisa dimainkan dalam dalam mode ini.
Terakhir adalah performance mode yang akan melakukan overclock pada CPU dan GPU. Tujuannya untuk memberikan performa maksimal. Kekurangannya ketika mode ini diaktifkan, kipas akan berjalan dengan kecepatan penuh, dan menghasilkan suara bising yang menganggu.
Kekurangan lainnya dari performance mode adalah hanya bisa digunakan jika daya baterai berada di atas 40 persen. Jadi jika baterai anda hampir habis, anda tidak bisa mengaktifkan performance mode. Anda harus menunggu hingga daya laptop terisi lebih dari 40 persen untuk bisa mengaktifkan performance mode.
Selama pengujian, saya menggunakan Acer Nitro V 15 sebagai daily driver. Saya memakainya untuk mengerjakan pekerjaan sehari-hari dan pastinya juga untuk gaming.
Pekerjaan saya sebagai editor menuntut saya untuk selalu multitasking. Untuk memenuhi keperluan ini, saya selalu menggunakan balanced mode yang menurut saya sudah pas. Sedangkan ketika dalam gaming, meski kesal dengan suara bisingnya, saya terpaksa harus menggunakan performance mode.
Dari segi performa untuk gaming, performance mode sudah sangat baik. Saya bisa memainkan Valorant di 200+ FPS dengan pengaturan grafis ke lowest. Sedangkan CyberPunk 2077 bisa dimainkan di 60FPS secara lancar dengan resolusi 1080p. Saya juga mencoba untuk memainkan game baru Sonic X Shadow Generations dengan grafis high. Hasilnya game bisa tetap berjalan di 60FPS.
Untuk keyboard dan touchpad dari Nitro Sense V 15 menurut saya biasa saja dan tidak ada yang spesial. Fitur backlit keyboard dapat mati secara otomatis setelah beberapa detik jika tidak digunakan. Lokasi touchpad yang terletak tepat di bawah tombol spasi mudah untuk dijangkau.
Kesimpulan
Kesimpulan saya untuk Acer Nitro V 15 adalah laptop ini cocok bagi anda dengan dana terbatas, namun ingin merasakan laptop gaming yang mumpuni. Apa yang ditawarkan oleh laptop ini menurut saya sudah cukup memuaskan, baik dari segi performa maupun fitur. Fitur yang dihadirkan di software Nitro Sense juga sudah terbilang lengkap, meski mode untuk gaming akan membuat laptop ini menjadi berisik setengah mati.
Acer Nitro V 15 menyediakan dua varian yaitu varian pertama CPU Intel Core i5 dan GPU NVIDIA RTX 2050 yang dibanderol dengan harga Rp10.999.000. Varian kedua yaitu CPU Intel Core i5 dan GPU NVIDIA RTX 4050 dijual dengan harga yang lebih tinggi yaitu Rp14.999.000.
Sega secara resmi telah mengumumkan kehadirannya di acara Indonesia Comic Con 2024 yang akan diadakan di Jakarta Convention Center dari tanggal 9-10 November 2024.
Kehadiran Sega tidak hanya sekedar sebagai pemeriah saja, melainkan akan ada booth dimana beragam aktivitas bisa dilakukan. Pengunjung bisa mencoba demo dari game-game terbaru Sega, mulai dari Sonic X Shadow Generations, Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii, dan juga Metaphor: ReFantazio. Selain itu pengunjung juga bisa mencoba laptop gaming dan periferal dari ASUS Republic of Gamers (ROG) di booth ini.
Pengunjung yang memainkan demo atau berpartisipasi dalam aktivitas di booth akan menerima berbagai hadiah gratis. Selain itu, akan ada juga area merchandise di booth Sega. Pengunjung bisa mendadapatkan merchandise seri Sonic dan seri Like a Dragon di booth ini. Akan ada juga Photo booth khusus yang menampilkan Sonic Rumble, di mana Sonic dan Shadow akan muncul untuk menyapa pengunjung pada waktu tertentu.
Pada tanggal 10 November pukul 17:00 – 18:00 WIB, Produser Shun Nakamura dan
Sutradara Katsuyuki Shigihara juga akan tampil di panggung utama Indonesia Comic Con 2024 untuk memperkenalkan judul game populer yang baru saja dirilis, Sonic X Shadow Generations.
Berikut adalah deretan hadiah yang bisa didapatkan dari booth Sega di Indonesia Comic Con 2024:
Sonic X Shadow Generations & Sonic Rumble Tas Belanja yang Dapat Dibolak-balik
Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii & Metaphor: ReFantazio Tas Belanja yang Dapat
Dibolak-balik
Tali Gantungan Sonic Rumble
Set Stiker Sonic X Shadow Generations, Sonic Rumble, Like a Dragon: Pirate Yakuza in
Hawaii, and Metaphor: ReFantazio
Bagaimana menurut kalian? Tertarik untuk datang ke booth Sega di Indonesia Comic Con 2024?
Sega dan Two Point Studios telah merilis trailer baru untuk game Two Point Museum. Trailer bertema Halloween ini memperlihatkan bagaimana jadinya jika museum yang dikelola oleh pemain ternyata adalah tempat angker yang berhantu.
Dalam Two Point Museum, pemain akan diberi kebebasan penuh untuk merancang museum mereka dengan berbagai gaya dan kustomisasi yang mendalam. Mulai dari dekorasi, pengaturan toko souvenir, menyediakan makanan dan minuman, sampai dengan mengatur tur untuk memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi pengunjung. Menjaga keseimbangan antara kepuasan bagi tamu dan juga staf merupakan elemen penting di game ini.
Two Point Museum akan rilis pada tanggal 5 Maret 2025 untuk versi digital di PC, PS5, Xbox Series, dan PC. Sedangkan versi fisik untuk PS5 akan rilis lebih dulu tanggal 4 Maret 2025.
Penasaran seperti perkembangan dari game Indiana Jones and The Great Circle yang dikerjakan oleh Bethesda dan Machinegames? Video gameplay panjang dari game tersebut telah dibagikan oleh channel Youtube ENFANT TERRIBLE. Kalian bisa melihat petualangan Indy dari Mesir sampai dengan Roma di video ini.
Berlatar di antara Raiders of the Lost Ark dan The Last Crusade, Indiana Jones dan The Great Circle adalah game singleplayer dengan gaya first person. Developer mengungkap bahwa pada beberapa adegan, sudut pandang akan berubah menjadi third person. Dalam petualangannya ini, Indy akan mendatangi kota suci Vatikan, gurun di Mesir, kuil di Sukhothai, sampai dengan gunung Himalaya.
Indiana Jones dan The Great Circle akan rilis tanggal 9 Desember 2024 di Xbox Series termasuk Game Pass, dan juga PC via Steam. Sedangkan untuk versi PS5 menyusul pada musim semi 2025.
Banyak yang meragukan Call of Duty: Black Ops 6 karena perilisannya yang masuk ke dalam layanan Game Pass. Tapi menurut Microsoft justru sebaliknya. Kehadiran Call of Duty: Black Ops 6 seperti magnet yang menarik perhatian gamer untuk berlangganan Game Pass.
Dilansir dari IGN, pimpinan Microsoft Satya Nadella mengatakan dalam press release bahwa peluncuran Call of Duty: Black Ops 6 sukses besar. Jumlah pengguna Game Pass meningkat naik ketika Call of Duty: Black Ops 6 rilis dan mencetak rekor baru. Angka penjualan day one/opening weekend untuk PlayStation dan Steam juga meningkat sebanyak 60 persen dibandingkan Call of Duty: Modern Warfare III tahun lalu.
Tidak hanya itu, Call of Duty: Black Ops 6 juga disebut telah mendapat respon yang baik dari komunitas. Jika melihat dari review yang diberikan di Steam, Call of Duty: Black Ops 6 mendapatkan rating Mixed. Salah satu keluhan yang banyak diutarakan adalah mode multiplayer yang menurut fans kurang dioptimasi.
EA dan BioWare telah merilis Dragon Age: The Veilguard hari ini. Game ini bisa dimainkan di PS5, Xbox Series, dan PC (Steam dan Epic Games Store). Buat kalian yang memainkan game ini di PC, Dragon Age: The Veilguard tidak memakai Denuvo.
Dragon Age: The Veilguard akan membawa pemain ke dunia fantasi Thedas. Sebagai Rook, tugas pemain adalah untuk mengagalkan rencana penguasan dunia oleh dua entitas berbahaya yang tidak sengaja terlepas akibat ulah dewa Trickster Elf bernama Solas.
Sebagai game action RPG, Dragon Age: The Veilguard akan memberikan kebebasan kepada pemain untuk kostumisasi karakter, mulai dari penampilan sampai pilihan dari job class. Game ini juga akan menghadirkan companion dan masing-masing dapat di-romance oleh karakter pemain.
Sistem combat yang digunakan adalah action dimana pemain bisa langsung menyerang dan bereaksi merespon serangan balik musuh. Dalam combat pemain juga dapat mengakses Ability Wheel untuk memilih skill apa yang akan digunakan
ASUS Resmi memperkenalkan Zenbook S 14 OLED (UX5406) di Indonesia. Zenbook S 14 OLED (UX5406) adalah laptop tipis premium pertama di Indonesia yang ditenagai prosesor Intel® Core™ Ultra (Series 2) terbaru yang juga dilengkapi NPU Intel® AI Boost dengan performa hingga 47 TOPs. Zenbook S 14 OLED (UX5406) juga menjadi laptop AI PC pertama di Indonesia yang menggunakan bahan eksklusif yaitu ASUS Ceraluminum™.
“Mari sambut kehadiran Zenbook S 14 OLED, laptop tipis premium pertama di Indonesia dengan prosesor Intel® Core™ Ultra (Series 2) dan dibuat menggunakan bahan ASUS Ceraluminum™,” ujar Jimmy Lin, ASUS Southeast Asia Regional Director.
“Zenbook S 14 OLED bukan sekadar laptop, tetapi juga merupakan wujud inovasi ASUS yang berhasil menggabungkan performa dan estetika ke dalam sebuah laptop bertenaga AI., Tambahnya.
ASUS Zenbook S 14 OLED dijual di Indonesia dengan harga Rp27.999.999.
Desain Mewah dan Tangguh
ASUS Zenbook S 14 OLED (UX5406) hadir sebagai laptop tipis premium dengan desain fungsional dan inovatif. Mengusung material eksklusif Ceraluminum™, Zenbook S 14 OLED (UX5406) dirancang untuk memberikan ketahanan sekaligus tampilan elegan. Material ini dikembangkan selama empat tahun dengan penyempurnaan warna, tekstur, dan kekuatan, sehingga menghasilkan laptop tipis dengan ketebalan hanya 1,1 cm.
Teknologi CNC milling digunakan untuk memproduksi setiap bagian pada bodi Zenbook S 14 OLED memungkinkan pembentukan desain grille geometris yang unik di atas keyboard dan touchpad yang lebih luas, menghadirkan pengalaman penggunaan yang lebih nyaman.
Laptop 14 inci ini juga tampil dengan desain berkelanjutan. ASUS juga menghadirkan sleeve yang terbuat dari poliester daur ulang bersertifikasi GRS, menekankan komitmen ASUS terhadap inovasi ramah lingkungan. Zenbook S 14 OLED (UX5406) hadir dalam dua pilihan warna alami, Zumaia Gray dan Scandinavian White, yang semakin memperkuat kesan elegan dan ramah lingkungan, menjadikan Zenbook S 14 OLED pilihan tepat bagi mereka yang menginginkan laptop premium dengan desain minimalis namun fungsional.
Unleash AI Performance
ASUS Zenbook S 14 OLED (UX5406) hadir dengan performa AI tinggi berkat prosesor Intel® Core™ Ultra (Series 2) yang mampu menangani tugas berbasis AI hingga 47 TOPS NPU. Kemampuan ini memungkinkan laptop tipis ini memproses aplikasi cerdas dengan lebih cepat dan efisien, sehingga ideal bagi pengguna yang memerlukan dukungan AI PC untuk produktivitas sehari-hari. Ditambah dengan tombol Copilot yang terintegrasi pada keyboard, pengguna dapat mengakses asisten Windows AI secara langsung untuk menyelesaikan berbagai tugas dengan lebih praktis.
Selain itu, Zenbook S 14 OLED (UX5406) memiliki desain system-on-chip (SoC) yang memungkinkan motherboard lebih kecil hingga 27%, mendukung efisiensi pendinginan serta stabilitas performa. Dengan RAM LPDDR5X hingga 32GB dan penyimpanan SSD PCIe 4.0, laptop ini mengoptimalkan potensi AI untuk menjalankan aplikasi modern secara mulus. ASUS Zenbook S 14 OLED memastikan bahwa setiap tugas, baik kreatif maupun produktif, dapat diselesaikan dengan mudah berkat dukungan teknologi AI yang andal.
Audio Visual Terbaik
ASUS Zenbook S 14 OLED (UX5406) hadir dengan teknologi layar dan audio canggih yang dirancang untuk memberikan pengalaman visual dan audio kelas premium. Layar sentuh (touchscreen) berteknologi ASUS Lumina OLED 3K 120Hz pada Zenbook S 14 OLED (UX5406) menawarkan resolusi tinggi 2880×1800 pixel yang memastikan detail gambar tajam dan jernih. Hadir dengan color gamut 100% DCI-P3, layar ini mampu mereproduksi warna dengan akurat, didukung sertifikasi Pantone® Validated dan DisplayHDR™ True Black 500 untuk kontras dan kedalaman warna hitam yang optimal.
Audio juga merupakan salah satu aspek keunggulan Zenbook S 14 OLED (UX5406). Ditenagai empat speaker yang tersertifikasi Harman Kardon dan didukung Dolby Atmos®, laptop tipis ini menghadirkan suara yang kaya dan mendalam. Meski memiliki bodi yang ramping, ASUS berhasil mengoptimalkan sistem audio agar mampu menghasilkan suara dengan kualitas premium, memberikan pengalaman mendengarkan yang imersif dan cocok untuk menikmati musik atau film favorit.
Berkat kombinasi layar dan sistem audio premiumnya, Zenbook S 14 OLED (UX5406) menjadi pilihan ideal bagi pengguna yang mengutamakan kualitas visual dan audio dalam satu perangkat. Teknologi audio visual premium tersebut telah menjadikan Zenbook S 14 OLED sebagai pendamping sempurna untuk mereka yang menginginkan laptop premium yang tidak hanya fungsional tetapi juga mendukung pengalaman hiburan berkualitas tinggi.
Senyap dan Aman
ASUS Zenbook S 14 OLED (UX5406) dirancang dengan sistem pendinginan inovatif yang memastikan performa tetap optimal dan suhu terjaga meski dalam bodi tipis dan premium. Laptop ini dilengkapi dengan vapor chamber ultra-tipis serta dua kipas IceBlade yang memungkinkan pendinginan efisien tanpa bising. ASUS bahkan menerapkan teknologi ventilasi grille geometris yang unik di atas keyboard untuk meningkatkan aliran udara sehingga sistem pendinginannya dapat bekerja di bawah 25dB. Sistem pendinginan canggih ini membuat Zenbook S 14 OLED tetap nyaman digunakan bahkan dalam beban kerja intensif, menjadikannya pilihan tepat bagi pengguna yang membutuhkan kinerja tinggi tanpa mengorbankan kenyamanan.
ASUS Zenbook S 14 OLED (UX5406) juga unggul dalam hal keamanan, dengan hadirnya teknologi yang dirancang untuk menjaga privasi dan perlindungan data penggunanya. Laptop ini mengintegrasikan sistem keamanan Microsoft Pluton yang mampu melindungi data dari ancaman siber dengan menggabungkan lapisan keamanan perangkat keras dan perangkat lunak. Selain itu, fitur Windows Hello dengan kamera IR AiSense memungkinkan login wajah yang aman dan cepat. ASUS juga menghadirkan Adaptive Lock, yang otomatis mengunci layar saat pengguna beranjak, serta Adaptive Dimming yang meredupkan layar ketika tidak dilihat. Fitur-fitur keamanan ini menjadikan Zenbook S 14 OLED sebagai pilihan ideal bagi mereka yang mengutamakan keamanan data di setiap aktivitas.