Pocketpair dan Krafton telah mengumumkan kerjasama untuk mengembangkan Palworld. Dalam kerjasama ini, Krafton akan mendapatkan hak cipta dari Palword sehingga dapat membuat versi mobilenya. Hebatnya lagi, pengumuman ini diumumkan ketika Pocketpair sedang digugat hukum oleh Nintendo dan The Pokemon Company akibat adanya pelanggaran hak paten di game Palworld.
Kerjasama antara Krafton dengan Pocketpair diumumkan melalui pernyataan di website resmi. Untuk pengerjaan, Krafton dan Pocketpair akan menyerahkannya kepada PUBG Studios developer in-house milik Krafton. Tidak dijelaskan seperti apa versi mobile Palworld nantinya. Krafton berjanji bahwa versi mobile ini akan tetap memiliki hal-hal menyenangkan yang ada di game Palworld originalnya.
ZTE Mobile Devices Indonesia hari ini resmi meluncurkan smartphone ZTE Blade A35 di Indonesia. ZTE Blade A35 menawarkan fitur-fitur yang esensial pada paket harga terjangkau bagi mereka yang ingin meng-upgrade pengalaman mobile mereka ke level berikutnya.
Chen Xinyu, Country Manager ZTE Mobile Devices Indonesia, mengatakan: “ZTE Blade A35 merepresentasikan komitmen ZTE untuk menghadirkan pengalaman inovasi dan teknologi seluler terbaik di kelasnya kepada lebih banyak orang di Indonesia, untuk memperkaya pengalaman gaya hidup digital mereka. Perangkat ini ideal bagi generasi kekinian yang menginginkan perangkat yang bisa diandalkan untuk berbagai kebutuhan dengan harga yang lebih terjangkau.”
ZTE Blade A35 sudah bisa dibeli dengan harga Rp999.000. Anda bisa mendapatkan ponsel ini dengan harga promosi Rp969.000 plus bonus wired earphone di Shopee pada periode 1-3 Oktober 2024 dan harga flash sale sebesar Rp949.000. Smartphone akan tersedia di seluruh channel online dan offline mulai 4 Oktober 2024.
Layar Ekspansif untuk Pengalaman yang Imersif
ZTE Blade A35 menggunakan layar ekspansif 6,75inci untuk menghadirkan tampilan yang lebih luas. Layar ini termasuk paling luas dibandingkan yang lain dan dengan layar seluas itu, pengguna akan menikmati pengalaman digital, hiburan, yang lebih imersif dan memanjakan mata. Nonton serial atau film yang lagi hits akan terasa memuaskan di layar yang lebar, di mana saja dan kapan saja.
Apalagi tak hanya luas, setiap detail terlihat jelas, jernih, dan kaya warna di layar itu. Untuk ponsel yang harganya tak sampai sejuta, ZTE Blade A35 sudah mumpuni untuk menghadirkan pengalaman navigasi dan transisi layar yang mulus melalui refresh rate 90Hz. Membuat aktivitas browsing, messaging, atau scrolling-scrolling di media sosial, setiap hari menjadi sangat nyaman.
Smartphone ini juga sudah dilengkapi pula dengan fitur Live Island interactive, yang biasanya ditanamkan pada smartphone di atasnya. Live Island adalah kapsul interaktif yang menampilkan berbagai notifikasi, aktivitas yang sedang dilakukan, dan pengingat, yang membuat smartphone ini benar-benar fungsional.
Performa Andalan untuk Penggunaan Sehari-Hari
Walau dibanderol pada harga terjangkau, smartphone ini punya performa yang bisa jadi andalan dalam penggunaan sehari-hari. Dengan prosesor octa-core 1.6GHz, ZTE Blade A35 dapat melakukan multitasking dengan performa yang seamless.
Kelancaran kinerjanya juga didukung oleh Dynamic RAM berkapasitas hingga 12GB, untuk performa yang paling unggul di kelasnya. Dengan internal storage 64GB, Blade A35 punya penyimpanan yang cukup besar untuk berbagai aplikasi dan file-file penting. Apabila butuh penyimpanan yang lebih besar, tersedia slot MicroSD untuk penyimpanan eksternal.
Walau dibanderol dengan harga lebih terjangkau dari yang lain, ZTE Blade A35 tak main-main dalam menghadirkan user experience yang lebih baik dan fitur-fitur kekinian. Smartphone ini sudah langsung diperkuat sistem operasi terbaru Android 14 di saat yang lain masih menggunakan Android 13 Go Edition atau Android 14 Go Edition.
Di zaman di mana gaya hidup kekinian yang semakin beragam dan kompleks, kebutuhan akan smartphone yang punya baterai besar menjadi sangat krusial. Makanya ZTE membekali Blade A35 dengan baterai masif 5000mAh yang awet untuk penggunaan seharian. Optimalkan fitur smart power-saving yang akan menghemat daya untuk penggunaan lebih lama.
Tetap Kekinian Dalam Desain Stylish
ZTE Blade A35 dirancang dengan formasi kamera dan desain stylish yang memberikan nilai tambah bagi smartphone entry-level ini. Diperkuat kamera belakang 13MP dan AI Camera serta kamera depan 5MP, smartphone ini bisa jadi andalan untuk fotografi casual. Aman untuk foto-foto atau bikin video simpel dan sharing aktivitas kekinian kamu di media sosial.
Dibawa nongkrong dengan bestie juga tak bakal malu-maluin. Ia didesain dengan flat-edge frame kekinian, body yang glassy dan minimalis, serta pilihan warna Starry Black dan Clover Green yang stylish.
Untuk memproteksi smartphone diintip orang yang tak berhak, ZTE sudah membekalinya dengan teknologi keamanan face recognition. Sehingga hanya pengguna yang bisa membuka kunci layar dengan cepat, nyaman, dan sudah tentu aman.
Capcom kembali memanjakan penggemar game fighting dengan kehadiran karakter DLC yang paling dinanti dalam Street Fighter 6, yaitu Terry Bogard, yang dikenal dari game legendaris Fatal Fury. Mulai tanggal 24 September 2024, para pemain yang memiliki Year 2 Character Pass atau Season Pass dapat merasakan kekuatan Terry di arena pertempuran Street Fighter.
Keputusan untuk menghadirkan Terry Bogard sebagai karakter DLC dalam Street Fighter 6 jelas merupakan langkah yang tepat oleh Capcom. Terry bukan hanya sebuah karakter ikonik dalam sejarah game fighting, tetapi juga memiliki basis penggemar yang solid, berkat perannya dalam Fatal Fury dan The King of Fighters. Kali ini, Terry hadir dengan membawa beberapa elemen ikonik yang telah dipoles agar sesuai dengan gaya permainan Street Fighter, menghadirkan kombinasi nostalgia dan inovasi.
Skill Ikonik Terry Bogard di Street Fighter 6
Terry Bogard tetap setia pada akar karakternya dengan menggunakan skill-skill khasnya yang sudah tidak asing lagi bagi para penggemar. Serangan andalan seperti Power Wave, yang menembakkan gelombang energi ke tanah, dan Rising Tackle, serangan ke atas yang cepat dan kuat, akan menjadi bagian penting dari arsenalnya. Selain itu, jurus ultimate-nya yang terkenal, Power Geyser, dihadirkan sebagai Super Art yang dipoles dengan efek visual khas Street Fighter 6, membuatnya semakin epik dan dramatis.
Adaptasi Terry dalam game ini terlihat halus. Meskipun berasal dari game lain, ia menyatu dengan sangat baik dalam mekanik Street Fighter 6. Pergerakannya yang cepat dan kombinasi serangan yang eksplosif memberikan pemain fleksibilitas untuk bermain secara agresif atau defensif sesuai dengan gaya permainan masing-masing.
Stage Baru: Pao Pao Café
Kehadiran Terry Bogard tidak datang sendirian. Bersamaan dengan Terry, Capcom juga menambahkan stage baru yang diadaptasi langsung dari Fatal Fury, yaitu Pao Pao Café. Bagi penggemar Fatal Fury, Pao Pao Café adalah tempat ikonik yang selalu diingat. Dalam Street Fighter 6, tempat ini dihadirkan dengan detail visual yang memukau, memberikan atmosfer yang seolah-olah membawa kita kembali ke masa kejayaan game klasik tersebut.
Stage ini memberikan sentuhan nostalgia yang kuat, terutama bagi mereka yang pernah menghabiskan waktu bermain Fatal Fury. Capcom tampaknya ingin menghormati warisan tersebut dengan memberikan perhatian besar pada setiap detail yang ada di Pao Pao Café. Ini bukan hanya sebuah arena pertempuran, tetapi juga sebuah penghormatan bagi masa lalu.
Kostum Alternatif dan Sistem Bond
Selain skill dan stage baru, Terry Bogard juga akan mendapatkan kostum alternatif yang bisa diperoleh pemain dengan cara menaikkan bond Terry hingga maksimal. Sistem bond ini adalah fitur menarik yang mendorong pemain untuk terus bermain dan membangun hubungan dengan karakter. Kostum alternatif ini bisa memberikan sentuhan visual yang segar pada karakter, memperkaya pengalaman bermain dan mempersonalisasi tampilan karakter sesuai selera pemain.
Jika pemain tidak ingin menghabiskan waktu untuk menaikkan bond, mereka juga bisa langsung membeli kostum ini menggunakan Fighter Coin, mata uang dalam game yang dapat digunakan untuk berbagai pembelian kosmetik.
Simak bagaimana serunya saya mencoba karakter Terry Bogard pada video di bawah ini:
Karakter Lain yang Akan Hadir di Year 2 Character Pass
Selain Terry Bogard, Year 2 Character Pass juga akan menghadirkan beberapa karakter lain yang tak kalah menarik. Salah satunya adalah M.Bison, yang sudah tersedia sebelum perilisan Terry, serta Mai Shiranui yang akan hadir pada awal tahun 2025, dan Elena pada musim semi 2025. Mai Shiranui, yang juga berasal dari Fatal Fury, diprediksi akan menambah keunikan tersendiri di dunia Street Fighter dengan gaya bertarungnya yang memikat.
Mode Permainan di Street Fighter 6
Tidak hanya fokus pada karakter DLC, Street Fighter 6 secara keseluruhan merupakan game fighting yang solid dengan berbagai mode permainan yang menarik. Mode Fighting Ground adalah mode pertarungan tradisional yang setia pada akar Street Fighter. Pemain dapat bertarung dalam format klasik, mengandalkan skill dan taktik untuk mengalahkan lawan.
Selain itu, ada mode World Tour yang memberikan pengalaman single-player dengan cerita yang mendalam. Di sini, pemain dapat mengikuti kisah Street Fighter 6, bertemu dengan berbagai karakter, dan merasakan petualangan yang lebih dari sekedar bertarung.
Tak ketinggalan, mode Battle Hub menawarkan tempat bagi pemain untuk berinteraksi dengan pemain lain dari seluruh dunia. Ini adalah fitur sosial yang memungkinkan pemain bertemu, bertarung, dan bahkan memainkan game klasik dalam satu platform virtual.
Sistem Kontrol Modern dan Dinamis
Salah satu inovasi paling menarik dalam Street Fighter 6 adalah pengenalan Modern Control Type dan Dynamic Control Type. Modern Control Type memungkinkan pemain mengatur tombol untuk gerakan khusus, membuat permainan lebih mudah diakses bagi pemain baru. Sementara itu, Dynamic Control Type memungkinkan serangan dan kombo dilakukan secara otomatis hanya dengan menekan satu tombol. Ini adalah fitur yang dirancang untuk membuat game lebih ramah bagi pemain yang mungkin merasa kesulitan dengan kontrol klasik Street Fighter.
Dengan sistem ini, Street Fighter 6 berhasil menyeimbangkan pengalaman bermain bagi pemain veteran dan pemula. Pemain yang berpengalaman masih dapat menikmati kedalaman strategi dalam gameplay, sementara pemain baru tidak akan merasa kewalahan dengan kompleksitas kontrol.
Kualitas Visual dan Audio yang Pas
Secara visual, Street Fighter 6 adalah sebuah karya seni yang luar biasa. Desain karakter yang realistis tetapi tetap bergaya kartun khas Street Fighter membuat game ini memukau secara visual. Animasi pertarungan sangat halus, dan setiap serangan terasa penuh tenaga. Apalagi dengan penggunaan RE Engine, kualitas grafis Street Fighter 6 mampu bersaing dengan game modern lainnya.
Musik juga memainkan peran penting dalam membangun atmosfer game. Setiap karakter memiliki tema musik yang unik dan cocok dengan kepribadian mereka. Dari hip-hop modern hingga jazz yang menenangkan di Battle Hub, musik dalam game ini benar-benar memberikan nuansa yang segar dan mendukung setiap momen pertempuran.
Kesimpulan: Terry Bogard Membawa Semangat Baru
Dengan kehadiran Terry Bogard, Street Fighter 6 berhasil menambahkan elemen nostalgia yang memperkaya pengalaman bermain tanpa mengorbankan inovasi. Kombinasi antara karakter ikonik, mode permainan yang beragam, dan sistem kontrol yang ramah bagi semua pemain membuat Street Fighter 6 menjadi salah satu game fighting terbaik yang tersedia saat ini.
Bagi para penggemar Fatal Fury maupun Street Fighter, kehadiran Terry Bogard adalah alasan kuat untuk kembali ke arena pertempuran. Capcom telah berhasil menghadirkan konten berkualitas yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mempertahankan identitas kuat dari dua franchise legendaris ini.
Final Fantasy IX adalah salah satu judul paling ikonik dalam franchise Final Fantasy, yang dirilis oleh Square Enix (dulu Square) pada tahun 2000 untuk PlayStation. Game ini membawa kembali elemen-elemen klasik dari seri sebelumnya dan menawarkan pengalaman yang kaya, menarik, dan penuh nostalgia.
Dengan semakin banyaknya game RPG klasik yang diremake oleh Square Enix, fans juga semakin berharap Final Fantasy IX adalah salah satunya. Apalagi banyak rumor tentang adanya Final Fantasy IX seakan menjadi tanda bahwa akan ada Final Fantasy IX remake suatu saat nanti. Berikut adalah tujuh fakta paling menarik tentang Final Fantasy IX.
1. Kembali ke Akar Seri
Salah satu hal yang membedakan Final Fantasy IX dari pendahulunya adalah keinginannya untuk kembali ke akar seri. Setelah Final Fantasy VII dan Final Fantasy VIII, yang memperkenalkan grafis 3D yang lebih realistis dan cerita yang lebih kompleks, Final Fantasy IX membawa kembali desain karakter yang lebih klasik, elemen fantasi, dan gaya seni yang terinspirasi dari game-game sebelumnya.
Karakter-karakter dalam game ini memiliki desain yang mirip dengan gaya art yang terlihat di Final Fantasy IV dan Final Fantasy VI, menjadikannya sebuah penghormatan bagi para penggemar lama.
2. Karakter yang Beragam dan Unik
Final Fantasy IX memperkenalkan berbagai karakter yang kaya dan beragam, masing-masing dengan latar belakang dan kepribadian yang kuat. Karakter utama, Zidane Tribal, adalah seorang pencuri yang penuh semangat, sementara Garnet Til Alexandros XVII (Dagger) adalah putri kerajaan yang berusaha melarikan diri dari tanggung jawabnya.
Ada juga Vivi Ornitier, seorang Black Mage yang mencari jati diri, dan Kuja, antagonis yang memiliki tujuan misterius. Interaksi antara karakter-karakter ini menciptakan dinamika yang mendalam dan menambah kedalaman cerita.
3. Cerita yang Memikat dan Emosional
Cerita Final Fantasy IX berfokus pada tema persahabatan, identitas, dan pencarian makna hidup. Game ini mengambil setting di dunia Gaia, di mana karakter-karakter berjuang melawan kekuatan jahat yang mengancam dunia mereka.
Melalui perjalanan mereka, pemain akan menyaksikan perkembangan karakter dan hubungan antara mereka, serta menghadapi berbagai tantangan emosional. Momen-momen mendalam dalam cerita, seperti pencarian Vivi untuk memahami keberadaannya sebagai makhluk buatan, menjadikan game ini lebih dari sekadar petualangan fantasi biasa.
4. Sistem Pertarungan yang Inovatif
Final Fantasy IX menawarkan sistem pertarungan yang menggabungkan elemen tradisional dari turn-based combat dengan beberapa fitur inovatif. Salah satunya adalah sistem Active Time Battle (ATB), yang memungkinkan pemain untuk melakukan serangan dan kemampuan saat indikator waktu terisi.
Selain itu, sistem Ability memungkinkan karakter untuk mempelajari kemampuan baru dengan menggunakan senjata dan armor tertentu, menciptakan kedalaman strategis dalam pertarungan. Pemain dapat menggabungkan berbagai kemampuan untuk menciptakan kombinasi serangan yang kuat, menjadikan setiap pertempuran menarik dan tak terduga.
5. Musik yang Ikonik
Komposer legendaris Nobuo Uematsu kembali untuk menciptakan soundtrack yang megah untuk Final Fantasy IX. Musik dalam game ini sangat mendukung suasana dan emosi dalam cerita, dengan melodi yang mudah diingat dan mampu menggugah perasaan.
Lagu-lagu seperti “Melodies of Life” dan “You’re Not Alone” telah menjadi lagu ikonik yang dikenang oleh para penggemar. Soundtrack ini tidak hanya memperkaya pengalaman bermain, tetapi juga berkontribusi pada daya tarik emosional dari game ini. Pada tahun 2017, album Final Fantasy IX di-remaster dan dirilis kembali, memperkenalkan generasi baru pada keindahan musiknya.
6. Referensi dan Easter Eggs
Final Fantasy IX dipenuhi dengan referensi dan Easter eggs yang merayakan sejarah franchise ini. Dalam game ini, terdapat banyak karakter dan elemen yang muncul dari game sebelumnya, termasuk Chocobo, Moogles, dan nama-nama lokasi yang dikenal dari dunia Final Fantasy.
Selain itu, beberapa karakter sekunder juga memiliki penampilan cameo dari game-game sebelumnya. Ini memberikan nuansa nostalgia bagi para penggemar yang telah mengikuti perjalanan seri ini sejak awal, sambil tetap menawarkan cerita yang mandiri dan menarik.
7. Pengaruh Budaya Pop dan Legacy
Setelah dirilis, Final Fantasy IX mendapatkan banyak pujian dari kritikus dan pemain, yang menganggapnya sebagai salah satu judul terbaik dalam seri Final Fantasy. Game ini menjadi favorit di kalangan penggemar karena cerita dan karakternya yang mendalam.
Pengaruhnya dapat dilihat dalam berbagai media, termasuk adaptasi anime dan manga. Final Fantasy IX juga sering dipandang sebagai game yang menyentuh tema universalisme dan keberagaman, yang relevan hingga hari ini. Dalam era modern, game ini telah di-remaster untuk platform baru, memperkenalkan pengalaman klasik ini kepada generasi baru pemain.
Dengan tujuh fakta menarik ini, Final Fantasy IX terus menjadi salah satu game yang paling dicintai dalam sejarah video game, menawarkan pengalaman yang kaya, mendalam, dan penuh makna bagi para penggemarnya.
Game soulslike Lords of the Fallen yang dikerjakan oleh studio Hexworks dipastikan bakal memiliki sekuel. Dalam laporan keuangan yang dibuat oleh publisher CI Games, diungkap rencana tentang pengembangan sekuel Lords of the Fallen yang sudah masuk dalam tahap produksi.
Sekuel ini akan dibuat dengan menggunakan Unreal Engine 5 yang merupakan hasil kerjasama dengan Epic Games. Sayangnya kerjasama ini juga membuat game tersebut menjadi game eksklusif di Epic Games Store untuk versi PC. Sekuel Lords of the Fallen akan memiliki production value yang lebih tinggi, sehingga memiliki banyak fitur baru. Salah satunya adalah shared progression untuk mode co-op, selain mode singleplayer yang merupakan core dari game.
Sekuel Lords of the Fallen akan diumumkan tahun 2025 nanti. Untuk perilisan, CI Games menargetkan Hexworks dapat menyelesaikannya di tahun 2026.
Lords of the Fallen yang dirilis di 2023 merupakan versi reboot dari game yang rilis tahun 2014. Game ini menceritakan tentang pemain sebagai Dark Crusaders yang bertualang ke dua alam demi untuk mengalahkan Demon God, Adyr.
Hi-Fi Rush sudah dipastikan bakal memiliki sekuel menurut Krafton, pihak yang mengakuisisi studio game tersebut ketika didepak oleh Microsoft. Berbicara kepada Gamesindustry.biz, pimpinan dari Corporate Development Krafton Maria Park, mengatakan bahwa Tango Gameworks sudah memiliki prototipe dari Hi-Fi Rush 2.
Menurut Park, prototipe dari Hi-Fi Rush 2 ini sudah berusia setidaknya enam bulan. Namun pengembangan terpaksa dihentikan karena Krafton masih dalam proses mendapatkan IP Hi-Fi Rush dari Microsoft. Sayangnya Krafton hanya berniat dengan Hi-Fi Rush saja, karena IP milik Tango Gameworks lainnya seperti The Evil Within dan Ghostwire: Tokyo tetap berada di tangan Microsoft.
Mengenai Hi-Fi Rush 2, Park mengatakan bahwa Tango Gameworks memiliki ide baru yang didapatkan dari masukan fans. Mulai dari desain level yang nantinya akan lebih beragam dan dinamis dan juga penerapan teknologi zaman sekarang ke dalam game.
Park juga mengungkap bahwa Tango Gameworks memiliki mimpi untuk merilis Hi-Rush di berbagai platform. Bahkan ada kemungkinan game ini akan memiliki DLC, karena ide tersebut sudah dibahas oleh developer.
Sebagai game action yang memadukan elemen rhytm di dalamnya, Hi-Fi Rush mendapatkan respon yang baik ketika rilis di 2023. Meski begitu, angka penjualan yang tidak sesuai target akhirnya membuat game ini gagal bersinar, sampai akhirnya mendapatkan kesempatan kedua oleh Krafton.
ASUS hari ini resmi meluncurkan lini produk motherboard X870E / X870 terbaru dari ROG, ROG Strix, TUF Gaming, Prime, dan ProArt dengan dukungan prosesor Ryzen 9000 Series berbasis AMD Zen 5.
Semua motherboard ini dilengkapi dengan fitur AI optimization, Dynamic OC Switcher, Core Flex, dukungan memori DDR5 dengan Teknologi NitroPath DRAM (hanya pada motherboard ROG Crosshair X870E Hero dan ROG Strix X870E-E Gaming WiFi), AEMP, PCIe® 5.0, dan WiFi 7 dengan ASUS WiFi Q-Antenna (pada model yang mendukung fitur WiFi).
Selain itu, pengguna juga akan dimanjakan dengan solusi EZ PC DIY yang menawarkan kemampuan penyesuaian performa, solusi pendinginan yang efisien, peningkatan konektivitas, serta pengalaman pemasangan yang mudah.
Socket AM5 Pastikan Performa Dua Kali Lebih Cepat
Perbedaan mencolok antara motherboard X870E dan X870 adalah chipset X870E menghadirkan opsi kelas atas dengan fitur lengkap dari CPU AMD Ryzen 9000 Series. Berbekal dukungan DDR5, konektivitas PCIe 5.0 untuk grafis dan SSD, dua port USB4® onboard, serta dukungan peningkatan overclocking CPU dan memori terbaru, motherboard tersebut siap memaksimalkan CPU terbaru hingga ke batas kemampuannya. Di sisi lain, karena memiliki dua chipset, motherboard X870E menyuguhkan lebih banyak jalur PCIe. Pada WiFi ProArt X870E-Creator, misalnya, pengguna dapat menggunakan port Ethernet Marvell® 10Gb.
Unggul dengan Kontrol Cerdas
PC AI dari ASUS menawarkan kemudahan opsi optimasi kinerja sistem hanya dengan sekali klik. Pada motherboard ASUS X870E dan X870, pengguna disuguhkan beragam tool untuk memaksimalkan kinerja CPU AMD Ryzen 9000 Series yang dimilikinya seperti AI Overclocking, Dynamic OC Switcher, Core Flex, AI Cooling II, dan AI Networking II. Dengan fitur-fitur ini, pengguna dapat menekan kebisingan kipas dengan tetap memaksimalkan pendinginan, memastikan koneksi yang mudah ke PC, serta mengoptimalkan pengaturan jaringan.
Pengguna akan mendapatkan akses ke semua fitur ini pada motherboard ROG, TUF Gaming, dan ProArt X870E dan X870. Dengan motherboard Prime X870-P WiFi, pengguna akan memiliki akses ke AI Cooling II dan AI Networking II, sedangkan motherboard Prime X870-P menawarkan AI Cooling II.
Peningkatan DDR5 ke Level Berikutnya
Sebagian besar alur kerja AI sangat mengandalkan memori berkapasitas besar dan cepat. Oleh karena itu, DDR5 sangat cocok untuk kebutuhan tersebut karena memiliki kapasitas tinggi dan bandwidth tingkat berikutnya. Motherboard X870E dan X870 memberikan kebebasan kepada pengguna untuk merancang PC AI-nya dengan kemampuan penyesuaian kit memori untuk menghadirkan performa maksimal atau stabilitas absolut.
Konektivitas Generasi Berikutnya dengan USB4
Setiap motherboard X870 / X870E telah dibekali dengan sepasang port USB4 onboard. Dengan port bandwidth tinggi yang fleksibel ini, motherboard hadirkan kemampuan yang luas. Fitur utama dari USB4 yaitu tersedianya bandwidth bi-directional dengan kecepatan hingga 40 Gbps yang sempurna untuk koneksi cepat ke drive penyimpanan eksternal.
DIY PC yang Mudah Menjadi Lebih Sederhana
Merakit PC sering dianggap sebagai proses yang sulit. Faktanya, merakit PC jauh lebih mudah dibandingkan pikiran banyak orang. Dan proses itu menjadi semakin mudah dengan menggunakan motherboard X870E dan X870 kami.
Hal ini dimulai dengan perubahan pada antarmuka BIOS. Kami telah meningkatkan resolusi antarmuka BIOS menjadi 1920 x 1080. Dengan perubahan ini, pengguna akan melihat lebih banyak pilihan dengan cepat, sehingga mempermudah pemilihan pengaturan yang tersedia serta menemukan pengaturan yang dibutuhkan. Kami juga mempermudah proses pemasangan dan penggantian kartu grafis dan drive M.2 melalui Q – Release Slim terbaru. Mekanisme PCIe Slot Q – Release Slim terbaru yang tersedia pada model ASUS X870E dan X870 ROG, ROG Strix, dan ProArt ini mempermudah pengguna melepaskan kartu grafis tanpa harus membuka kait atau menekan tombol.
Sebagian besar perakit memilih drive M.2 2280. Meskipun demikian, mereka bisa saja masih memiliki perangkat 2242 atau 2260 berukuran pendek yang ingin dipasang pada PC barunya. Untuk mengatasi kebutuhan ini, ASUS menghadirkan M.2 Q, fitur eksklusif dari ASUS ini menyediakan mekanisme geser di atas jalur dan mengunci pada tempatnya untuk menahan perangkat M.2 dengan aman.
PC AI Menanti Anda
Dibandingkan komponen lainnya, motherboard menjadi fondasi untuk segala hal yang akan didapatkan pengguna dari PC mereka selanjutnya. Motherboard ASUS X870E dan X870 menyediakan fitur yang memaksimalkan kemampuan CPU dan GPU konsumer berperforma tinggi di pasaran kepada pengguna. Konektivitas fleksibel, slot M.2 berkecepatan tinggi yang melimpah, serta opsi jaringan canggih memastikan pengguna dapat membangun konfigurasi PC lengkap yang sama canggihnya dengan prosesor inti. Pengguna juga disuguhkan dengan fitur ASUS terbaru yang menyederhanakan proses perakitan serta sejumlah tool optimasi cerdas dengan sekali klik.
Dengan PC AI yang ditenagai oleh motherboard ASUS X870E/X870 dan CPU AMD Ryzen 9000 Series, siapa pun tidak akan mengetahui apa yang dapat dicapai oleh pengguna ke depannya.
Ketersediaan dan Harga
Saat ini motherboard X870 ASUS dan ROG bisa didapatkan di tempat-tempat berikut dengan harga tertera, untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi perwakilan ASUS setempat:
Diumumkan untuk pertama kali di LoL Esports: Building Towards A Brighter Future bulan Juni lalu, Riot Games mengungkap bahwa liga multiregional baru akan hadir di Asia Pasifik tahun 2025 mendatang. Sekarang, Riot Games dengan sangat antusias mengungkap nama resminya, League of Legends Championship Pacific (LCP).
LCP dipersiapkan untuk membuat organisasi dan Esports LoL lebih terkelola. Di samping itu, liga ini juga akan menampilkan talenta terbaik, pertandingan yang beragam, serta persaingan baru di seluruh regional. Penggemar bisa menantikan cara baru yang menarik untuk mendukung tim serta pemain favorit mereka saat kami memperkenalkan kompetisi antar regional rutin yang bertujuan untuk meningkatkan kekuatan kompetitif semua tim.
Persaingan antar regional sudah terbukti sangat kompetitif dan tampak jelas dari ekosistem PCS. Selain itu, LCP juga akan menyediakan platform bagi kompetisi tersebut untuk terus berkembang.
Ekosistem Asia Pasifik
LCP akan berperan sebagai kompetisi regional tingkat atas dan bagian dari ekosistem Asia Pasifik serta dirancang sebagai satu-satunya jalan bagi tim di dalam regional tersebut untuk bisa lolos ke event global tahun depan. Di bawah LCP akan ada PCS, VCS, dan LJL. Liga-liga tersebut akan terus beroperasi secara domestik demi mencari tim terbaik untuk bersaing memperebutkan posisi Tamu melalui turnamen promosi dan degradasi. Detail selengkapnya mengenai turnamen tersebut akan segera diumumkan.
Dengan menciptakan jalur penghubung LCP dan liga domestik, kami ingin menonjolkan talenta serta mewujudkan ambisi tim dan pemain di seluruh regional. Di masa mendatang, kami berencana memperluas akses ke LCP dengan memperluas ekosistem di luar liga domestik yang ada saat ini guna menjaga keberagaman dan dinamika kompetisi.
Update Mendatang Lainnya
LCP dirancang untuk memaknai kembali LoL Esports di regional kami. Masih ada banyak update menarik lainnya di masa mendatang, termasuk informasi tim dan format! Kami mengundangmu untuk mengikuti perjalanan kami saat lebih banyak informasi mengenai LCP akan diungkap dalam beberapa bulan ke depan.
Event Menarik Untuk Komunitas League of Legends Indonesia
Selain informasi terkait League of Legends Championship Pacific, Riot Games juga telah mempersiapkan sejumlah event menarik untuk komunitas Summoner’s Rift di Tanah Air. Beberapa diantaranya mencakup acara nonton bersama atau viewing party final League of Legends World Championship (Worlds 2024) yang akan diselenggarakan pada tanggal 2 November mendatang. Terdapat juga event-event keren yang dihadirkan guna menyambut perilisan musim kedua dari serial animasi League of Legends, Arcane, pada tanggal 9 November.
Riot Games juga akan menyelenggarakan satu turnamen terbuka untuk para pemain League of Legends yang ingin menunjukkan kemampuan bermain mereka. Turnamen ini menjadi bagian dari rencana Riot Games dalam mengembangkan skena kompetitif League of Legends di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut terkait event-event di atas bisa didapatkan melalui media sosial League of Legends Indonesia baik di Facebook ataupun Instagram.
Acer Indonesia melalui lini Predator Gaming, hari ini resmi memulai pencarian Tim DOTA 2 dan Valorant untuk mewakili Indonesia di ajang Asia Pacific Predator League 2025. Mempertandingkan 2 kategori game yakni DOTA 2 dan Valorant, wakil Indonesia terbaik akan mengikuti pelaksanaan Grand Final Acer Asia Pacific Predator League 2025, yang berlangsung di Malaysia International Trade Exhibition Centre, Kuala Lumpur pada 11-13 Januari 2025, dengan total prize pool Rp6 miliar.
Mencari Tim DOTA 2 dan Valorant terbaik, Predator Gaming membuka pendaftaran Indonesa Series: Asia Pacific Predator League 2025, mulai 13 September-21 Oktober 2024. Seluruh tim pendaftar akan mengikuti qualifiers, dan 2 tim Valorant dan 1 tim DOTA 2 terbaik, akan mewakili Indonesia bertanding melawan tim dari 14 negara lainnya.
Leny Ng, President Director Acer Indonesia, mengatakan “Penyelenggaraan Asia Pacific Predator League sebagai kompetisi esports berskala internasional, merupakan wujud komitmen jangka panjang perusahaan dalam memajukan industri esports nasional. Memberikan kesempatan kepada talenta esports tanah air bersaing di tingkat dunia dan mengharumkan nama bangsa.”
“Dalam mencari talenta esports terbaik dari berbagai daerah di Indonesia, Acer dan Predator Gaming berharap agar semangat bersaing para gamers terus tumbuh, yang pada akhirnya dapat memberi dampak positif terhadap kemajuan ekosistem gaming di Indonesia. Menciptakan kompetisi melalui penyelenggaraan Asia Pacific Predator League, perusahaan juga menargetkan tim terbaik DOTA 2 dan Valorant yang terpilih nantinya bisa membanggakan Indonesia dan menjadi inspirasi generasi muda untuk selalu mengembangkan potensi mereka termasuk di industri gim nasional”, tambah Leny Ng.
Dalam mencari tim esports terbaik, Acer dan Predator Gaming membuka pendaftaran secara gratis bagi seluruh tim DOTA 2 dan Valorant di seluruh Indonesia. Untuk kategori game Valorant, pencarian tim akan digelar dengan mengadakan local tournament qualifier di 10 kota di Indonesia, yaitu Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bogor, Medan, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar. Sementara itu dalam mencari tim DOTA 2, Acer dan Predator Gaming berkolaborasi dengan legend DOTA 2 Indonesia, Rusman dan Rizky “InYourDreaM” untuk menjadi in-game leader dan membentuk tim DOTA 2 dari setiap individu yang berhasil lolos di tahap qualifier. Seluruh tim DOTA 2 dan Valorant, akan memperebutkan posisi finalis yang akan dipertandingkan pada 9-10 November mendatang. Acer dan Predator Gaming Indonesia juga menyiapkan Prize Pool sebesar Rp225 Juta untuk setiap pemenang di babak qualifier, hingga final Indonesia.
Pada gelaran Asia Pacific Predator League 2025 kali ini, Acer juga mengumumkan Boom Esports sebagai Predator Gaming Brand Ambassador terbaru dan diundang secara khusus untuk bertanding di turnamen final Indonesia Asia Pacific Predator League.
Sebagai dukungan bagi industri esports nasional, Acer turut memfasilitasi tim esports DOTA 2 dan Valorant melalui jajaran produk gaming terbaik, selama turnamen berlangsung. Rangkaian produk gaming yang dipersiapkan untuk memberikan pengalaman bermain gim terbaik diantaranya Monitor Gaming Nitro XV252QF dengan kecepatan refresh rate tertinggi hingga 390Hz, dan PC Desktop bertenaga tinggi Predator Orion 5000, yang didukung dengan 14th Gen Intel® Core™ processors dan pilihan kartu grafis NVIDIA GeForce 40 series.
Rangkaian Promo Menarik
Berbagai rangkaian promo menarik juga dihadirkan menandai dimulainya APAC Predator League 2025. Dapatkan kesempatan memenangkan paket trip ke Kuala Lumpur selama pertandingan Grand Final Asia Pacific Predator League 2025, dengan melakukan pembelian produk dari Acer seperti PC Desktop Gaming Orion, Acer Swift X 14 AI, Helios Neo 16 atau Monitor Predator X34 V3 miniLED. Selain itu pelanggan bisa mendapatkan diskon potongan harga hingga Rp2,5 juta setiap pembelian produk tertentu, free Predator Robust Luggage untuk 50 pembeli pertama laptop Predator dan free merchandise untuk setiap pembelian produk Swift dan Gaming series di Acer Exclusive store atau Predator Store.
Seluruh promo berlangsung mulai 1 Oktober hingga 31 Desember 2024.
Untuk informasi lebih lanjut terkait registrasi dan penyelenggaraan Grand Final Asia Pacific Predator League 2025 silakan kunjungi https://predatorleague.id & Instagram, Facebook, Tiktok Predator Gaming Indonesia.
Amazon telah merilis trailer baru untuk film Like a Dragon: Yakuza. Trailer ini memperlihatkan lebih banyak karakter yang akan hadir di film tersebut. Kalian bisa melihat Yumi Sawamura (Yumi Kawai), teman masa kecil Kazuma Kiryu dan Akira Nishikiyama, lalu Shintaro Kazama (Toshiaki Karasawa) yang merupakan pendiri panti asuhan tempat Kiryu dibesarkan, detektif Date (Subaru Shibutani) yang membantu Kiryu di Kamurocho, dan masih banyak lagi.
Like a Dragon: Yakuza akan mengadaptasi cerita game pertama Yakuza. Film ini dikerjakan oleh Masaharu Take sebagai Director dan diperankan oleh aktor Ryoma Takeuchi sebagai Kazuma Kiryu. Film ini akan mengankat cerita dari game pertama Yakuza. Selain itu film ini juga akan menampilkan Akira Nishikiyama yang diperankan oleh Kento Kaku, dan Goro Majima oleh Munetaka Aoki.
Like a Dragon: Yakuza rencananya akan ditayangkan di Amazon Prime dalam format dua bagian yaitu di tanggal 25 Oktober 2024 dan 1 November 2024.