Home Blog Page 146

Deretan Perangkat Gaming Canggih ASUS ROG di CES 2025

0

ASUS Republic of Gamers (ROG) resmi memperkenalkan jajaran teknologi gaming terbaru pada acara yang digelar secara virtual dalam rangka CES 2025. Mengusung semangat ROG Lab sebagai pusat inovasi, koleksi terbaru ini menghadirkan kartu grafis generasi terbaru, laptop gaming, mini PC, desktop, monitor, router, hingga GPU eksternal. Setiap perangkat dirancang secara khusus untuk memaksimalkan potensi gamer, mendorong batasan performa ke level yang lebih tinggi.

Salah satu sorotan utama dalam peluncuran ini adalah ROG Strix SCAR 16/18 (2025) yang menetapkan standar baru dalam performa gaming dengan dukungan Intel Core Ultra 9 275HX dan NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU. Melengkapi jajaran ini, ROG Strix G16/G18 hadir dengan pilihan prosesor AMD Ryzen 9 atau Intel Core Ultra 9 275HX, menjadikannya pilihan ideal untuk gaming AAA, pembuatan konten, dan kebutuhan multitasking berat.

Selain itu, gamer dan pengembang dapat memanfaatkan NVIDIA NIM microservices, yang menghadirkan model AI canggih untuk membangun asisten virtual, agen AI, dan berbagai aplikasi berbasis kecerdasan buatan dengan performa optimal.

ROG Strix SCAR 16/18, Laptop Gaming dengan Performa Tanpa Batas

ROG Strix SCAR 16/18 (2025) hadir sebagai laptop gaming kelas atas yang dirancang untuk menghadirkan performa luar biasa dan presisi maksimal. Ditenagai Intel Core Ultra 9 275HX, prosesor ini memiliki 24 core dan 32 thread dengan TDP hingga 65W, memastikan performa optimal untuk gaming AAA, aplikasi berat, dan multitasking ekstrem. Laptop ini juga diperkuat oleh NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU dengan TGP hingga 175W, serta dukungan MUX Switch dan NVIDIA Advanced Optimus, memberikan pengalaman gaming dengan frame rate tinggi dan latensi rendah.

Untuk mendukung performanya, ROG Intelligent Cooling mengintegrasikan custom vapor chamber, sandwiched heatsink, dan teknologi Tri-Fan guna menjaga suhu tetap rendah. Sistem pendingin ini semakin ditingkatkan dengan Conductonaut Extreme liquid metal pada CPU dan GPU, memungkinkan pembuangan panas yang lebih efisien serta pengurangan tingkat kebisingan hingga 45dB. Dengan teknologi ini, gamer dapat menikmati sesi bermain yang lebih panjang tanpa gangguan performa akibat panas berlebih.

Dari sisi tampilan, ROG Nebula HDR Display pada SCAR 16/18 menghadirkan panel mini-LED 2.5K dengan lebih dari 2.000 zona peredupan, rasio layar 16:10, serta refresh rate 240Hz. Berkat color gamut 100% DCI-P3 dan tingkat kecerahan hingga 1200 nits, setiap visual ditampilkan dengan detail yang tajam dan warna yang kaya. Teknologi Ambient Contrast Ratio (ACR) juga membantu mengurangi pantulan cahaya dan meningkatkan kontras, memberikan pengalaman gaming yang lebih imersif.

Strix SCAR 16/18 dilengkapi dengan RAM DDR5-5600 hingga 64GB serta penyimpanan PCIe Gen4 SSD 4TB dalam konfigurasi RAID 0, memastikan kecepatan akses data yang luar biasa. Desain tool-less access memudahkan pengguna untuk melakukan upgrade RAM dan penyimpanan, memastikan laptop ini tetap relevan dengan teknologi terbaru. Selain itu, fitur AniMe Vision array di bagian penutup dan full-surround Aura RGB light bar pada sasis memungkinkan gamer menyesuaikan tampilan laptop sesuai dengan gaya mereka, menciptakan estetika gaming yang unik dan personal.

ROG Strix G 16/18, Laptop Gaming Terbaik untuk Semua Gamers

ASUS ROG juga menghadirkan ROG Strix G16/G18 (2025) sebagai laptop gaming yang dirancang untuk memberikan performa cepat, grafis luar biasa, dan pengalaman gaming yang imersif. Laptop ini tidak hanya mendukung permainan AAA, tetapi juga mempermudah pembuatan konten berkat pilihan prosesor AMD Ryzen 9 9955HX3D (G614), atau Intel® Core Ultra 9 275HX (G615/G815). Ditenagai oleh NVIDIA GeForce RTX 50 Series GPU, perangkat ini menawarkan visual yang tajam dan performa grafis terbaik untuk pengalaman gaming yang lebih mendalam.

Agar tetap responsif dan efisien, ROG Strix G16/G18 dibekali RAM DDR5 5600MHz hingga 32GB, memungkinkan multitasking lancar dan penanganan aplikasi berat dengan optimal. Teknologi pendingin mutakhir, seperti Tri-Fan Technology, heatsink full-width, dan ventilasi full-surround, memastikan manajemen termal yang unggul, memungkinkan pemain tetap mendapatkan performa maksimal selama sesi gaming intensif.

Dari segi tampilan, ROG Nebula Display menghadirkan panel 2.5K dengan refresh rate 240Hz dan response time 3ms, memastikan visual yang mulus dan responsif. Dengan 100% cakupan warna DCI-P3 serta teknologi Ambient Contrast Ratio (ACR), layar ini memberikan pengalaman gaming yang lebih kaya dengan warna yang akurat dan kontras yang lebih baik. Untuk mendukung kebutuhan streaming dan rekaman gameplay, laptop ini juga dilengkapi kamera 1080p FHD serta dual speaker dengan Dolby Atmos untuk kualitas audio yang lebih jernih.

ROG Strix G16/G18 juga menghadirkan slot PCIe Gen 4.0 SSD ganda, dengan model Intel mendukung PCIe Gen 5 di kedua slot, sedangkan model AMD mendukung PCIe Gen 5 di salah satu slot, memberikan fleksibilitas untuk peningkatan penyimpanan yang lebih mudah. Fitur hotkeys yang dapat dikustomisasi memungkinkan akses cepat ke fungsi penting, meningkatkan kenyamanan dalam permainan.

Untuk tampilan yang lebih khas, model Strix G614/814 dengan prosesor AMD memiliki desain ROG pixel pattern unik serta armor cap dan desain engsel yang lebih kokoh. Sementara itu, model G615/815 dengan Intel menampilkan full-surround Aura RGB lighting, memberikan tampilan yang lebih dinamis. Hadir dalam warna Volt Green dan Eclipse Gray, ROG Strix G16/G18 (2025) mencerminkan gaya dan karakter setiap gamer dengan desain yang futuristik dan daya tahan tinggi.

ROG Zephyrus G14/G16, Lebih Powerful dan Tetap Portabel

ROG Zephyrus G14/G16 (2025) kembali tampil sebagai laptop gaming dan kreator yang mengutamakan portabilitas tanpa mengorbankan performa. Menggunakan sasis aluminium CNC-milled, perangkat ini menggabungkan desain ringan dengan ketahanan struktural tinggi. Kedua model ini hadir dengan pilihan Intel Core Ultra 9 285H atau AMD Ryzen AI 7 350 / Ryzen AI 9 HX 370, serta NVIDIA GeForce RTX 50 Series Laptop GPU. Dengan perangkat keras kelas profesional, laptop ini dapat menangani AI, pengeditan video, rendering 3D, hingga livestreaming dengan mulus, didukung optimasi NVIDIA Studio dalam lebih dari 130 aplikasi untuk menjalankan model AI generatif terkini.

Zephyrus G14 hadir dengan ROG Nebula OLED Display 3K 120Hz dan waktu respons 0.2ms, sementara Zephyrus G16 mengusung ROG Nebula OLED Display 2.5K 240Hz dengan waktu respons serupa. Kedua model mendukung 100% cakupan warna DCI-P3 untuk tampilan yang lebih hidup dan akurat. Teknologi NVIDIA G-SYNC memastikan gameplay yang super mulus tanpa tearing, memberikan pengalaman gaming yang lebih responsif dan imersif.

Untuk menjaga kinerja optimal saat sesi gaming berat, Zephyrus G14/G16 dilengkapi dengan sistem pendinginan canggih. G16 menggunakan vapor chamber, sementara G14 mengandalkan heat pipe yang lebih kokoh, didukung oleh 2nd Gen Arc Flow Fans guna meningkatkan efisiensi pembuangan panas. Dengan bobot hanya 1.5 kg (G14) dan 1.85 kg (G16) serta ketebalan 1.59 cm (G14) dan 1.49 cm (G16), kedua laptop ini menjadi pilihan ideal bagi pengguna yang membutuhkan performa tinggi dalam desain ultraportabel. Tampilan semakin menarik dengan fitur Slash Lighting, tersedia dalam warna Platinum White dan Eclipse Gray, menciptakan kesan futuristik dan premium.

Menegaskan komitmen ROG dalam menghadirkan pengalaman AI di dunia gaming, Zephyrus G14 juga hadir sebagai Copilot+ PC, memungkinkan fitur-fitur berbasis AI yang meningkatkan pengalaman multitasking dan gaming, termasuk NVIDIA DLSS untuk performa gaming yang lebih optimal. Dengan dukungan konektivitas lengkap, termasuk DisplayPort 2.1 dan pengisian daya 100W melalui USB-C, ROG Zephyrus G14/G16 (2025) menjadi pilihan sempurna bagi gamer dan kreator yang menginginkan kombinasi portabilitas, daya, dan teknologi AI canggih.

ROG Flow Z13, Tablet Gaming Paling Powerful di Dunia

ROG Flow Z13 (2025) hadir sebagai tablet gaming 2-in-1 yang menggabungkan portabilitas tinggi dengan performa luar biasa. Perangkat ini ditenagai oleh AMD Ryzen AI Max+ 395 yang mengintegrasikan CPU kelas desktop, GPU RDNA 3.5 Radeon 8060S, dan NPU khusus dalam satu arsitektur chiplet, menghadirkan 50 TOPS NPU compute power untuk pengalaman Copilot+ PC yang lebih baik. Dengan desain efisien berbasis chiplet, Flow Z13 menawarkan performa tinggi dan efisiensi daya yang optimal, menjadikannya pilihan ideal bagi gamer dan kreator dalam form factor tablet 13 inci yang ringkas.

Flow Z13 dilengkapi dengan layar sentuh ROG Nebula 2.5K 180Hz, didukung Pantone validation dan 100% cakupan warna DCI-P3, memastikan tampilan visual yang tajam, akurat, dan imersif. Sasis CNC aluminum unibody memberikan daya tahan tinggi, sementara kickstand 170° memungkinkan berbagai mode penggunaan untuk kebutuhan gaming dan produktivitas. Dengan baterai 70 Wh yang mampu bertahan hingga 10 jam pemakaian, Flow Z13 dirancang untuk tetap andalan saat bepergian.

Agar tetap dingin dan senyap saat menangani tugas berat, Flow Z13 mengandalkan stainless steel vapor chamber terbaru dan 2nd Gen Arc Flow Fans, yang memastikan pembuangan panas optimal tanpa meningkatkan tingkat kebisingan. Selain itu, tablet ini menghadirkan ROG Command Center, memungkinkan akses cepat ke berbagai fungsi sistem yang sering digunakan. Dengan touchpad besar dan keycaps yang nyaman, ROG Flow Z13 (2025) menjadi perangkat sempurna untuk bermain dan bekerja, menawarkan fleksibilitas maksimal bagi pengguna yang membutuhkan kinerja tinggi dalam desain ringkas dan serbaguna.

ROG XG Mobile, Eksternal GPU Paling Canggih di Dunia

ROG XG Mobile (2025) hadir sebagai GPU eksternal generasi terbaru yang menghadirkan performa tingkat tinggi dalam desain ultra-portabel. Ditenagai oleh NVIDIA GeForce RTX 50 Series Laptop GPU dan konektivitas Thunderbolt 5, perangkat ini melampaui standar aksesori gaming konvensional dengan daya grafis luar biasa dalam ukuran yang ringkas. Dengan desain futuristik dan tampilan baru yang mencolok, ROG XG Mobile (2025) menjadi pendamping sempurna bagi gamer yang membutuhkan fleksibilitas tanpa mengorbankan performa.

Dilengkapi dengan vapor chamber yang diperbarui, ROG XG Mobile (2025) menawarkan 150% lebih banyak area pendinginan dibandingkan desain heatpipe standar, memungkinkan manajemen suhu yang lebih efisien dengan tingkat kebisingan minimal. Selain itu, penggunaan active bridge rectifier MOSFETs menjadikannya GPU eksternal terkecil dan teringan yang pernah dibuat oleh ROG, memberikan kemudahan mobilitas tanpa mengurangi performa.

Dari sisi konektivitas, XG Mobile (2025) menghadirkan port lengkap, termasuk HDMI 2.1, DisplayPort 2.1, dua port USB 3.2 Gen2 Type-A, serta slot pembaca kartu SD—semuanya dapat diakses melalui satu koneksi Thunderbolt 5 yang efisien dan berkecepatan tinggi. Selain itu, GPU eksternal ini mendukung mode operasi yang dapat disesuaikan serta Aura Sync, memungkinkan pengguna menyesuaikan pencahayaan RGB yang menyala melalui casing semi-transparan.

Dengan ROG XG Mobile (2025), gamer dapat menikmati performa flagship tanpa harus membawa perangkat besar, menjadikannya solusi gaming portabel paling fleksibel dan inovatif hingga saat ini.

ROG G700, Desktop PC Powerful Tanpa Kompromi

Terakhir ROG Strix G700 (2025) hadir sebagai desktop gaming kelas atas yang dirancang dari awal untuk menghadirkan pengalaman gaming terbaik. Ditenagai oleh AMD Ryzen 7 9800X3D atau Intel Core Ultra 9 285K, serta dipadukan dengan NVIDIA GeForce RTX 5090 GPU, desktop ini mampu menjalankan game AAA dengan frame rate tinggi dan latensi rendah. Versi Intel G700 menggunakan motherboard PRIME B860M-A-AX6-II, sedangkan model AMD G700 dilengkapi ASUS PRIME B650M-A AX6 II, keduanya mendukung RAM DDR5 hingga 64GB dengan kecepatan hingga 6000MHz, serta penyimpanan PCIe Gen 5 berkecepatan tinggi, memastikan performa yang lebih cepat dan responsif.

Untuk menjaga stabilitas sistem saat sesi gaming panjang, ROG Strix G700 menghadirkan konfigurasi pendinginan udara dan water-cooling, didukung oleh quad-fan system yang mengoptimalkan aliran udara. Desain tool-less access pada panel samping dan depan memungkinkan upgrade komponen dengan mudah, sementara penggunaan komponen berukuran standar memastikan masa pakai chassis lebih panjang dan pemeliharaan lebih praktis.

Dari sisi estetika, Strix G700 menampilkan desain premium dengan panel kaca depan tanpa sambungan, menghadirkan tampilan lebih ramping dan elegan. Aksen khas “slash” ROG menghiasi bagian depan,
sementara pencahayaan RGB yang ditempatkan secara strategis memberikan efek dimensi yang futuristik. Dukungan Aura Sync memungkinkan pencahayaan selaras dengan periferal ROG lainnya, menciptakan setup gaming yang lebih kohesif. Untuk menjaga kebersihan komponen, filter debu pada panel atas dan bawah membantu menjaga performa tetap optimal dalam jangka panjang.

Dengan komponen berkualitas tinggi yang dirancang langsung oleh ROG, ROG Strix G700 (2025) menawarkan performa gaming yang luar biasa, menggabungkan daya, fleksibilitas, dan desain premium dalam satu desktop gaming yang siap mengangkat pengalaman bermain ke level berikutnya.

Bagaimana menurut anda?

YU-GI-OH! DUEL LINKS Rayakan 8 Tahun Perilisan Dengan Gems Gratis, Kartu Ikonik dan Masih Banyak Lagi!

0

Konami Digital Entertainment Limited (KONAMI) mengungkapkan detail mengenai perayaan 8 tahun perilisan Yu-Gi-Oh! DUEL LINKS. KONAMI akan merayakan capaian terbaru dari game ini mulai 12 Januari, 2025 dengan event 8th Anniversary Celebration Yu-Gi-Oh! DUEL LINKS, yang akan memberikan hadiah kepada para Duelist berupa versi terbaru kartu ikonik, 1.000 Gems, dan masih banyak lagi item khusus perayaan perilisan lainnya.

Duelist bisa menggunakan Chronicle Card Ticket untuk membuka versi Chronicle Card dari 8 kartu Monster andalan yang dimiliki tiap MC di seri anime Yu-Gi-Oh: Dark Magician, Elemental HERO Neos, Stardust Dragon, No. 39 Utopia, Odd-Eyes Pendulum Dragon, Decode Talker, Sevens Road Magician, atau Galactica Oblivion.

Selain itu, versi Ultra Prismatic Rainbow Neos untuk SPEED DUEL dan versi Prismatic Pot of Greed untuk RUSH DUEL juga dapat diklaim secara gratis.

Yu-Gi-Oh! DUEL LINKS juga memberikan aksesoris bertema perayaan 8 tahun rilis untuk Duelist yang melakukan login selama periode event berlangsung, termasuk juga 1.000 Gems gratis, Skill Ticket, Character Unlock Ticket, dan berbagai bonus login lainnya.

Detail bonus login:

  • Chronicle Card Ticket – Ace Monster (Chronicle)
  • Rainbow Neos (SPEED) (Ultra Prismatic)
  • Pot of Greed (RUSH) (Prismatic)
  • 000 Gems
  • Aksesoris 8th Anniversary
  • Skill Ticket, Character Unlock Ticket

Detail bonus login harian:

  • Hari ke-1: UR/SR Ticket (SPEED) (Prismatic)
  • Hari ke-2: Dream SR Ticket (SPEED) (Glossy)
  • Hari ke-3: Name Color: Gold
  • Hari ke-4: Dream SR Ticket (RUSH) (Glossy)
  • Hari ke-5: UR/SR Ticket (RUSH) (Prismatic)
  • Hari ke-6: Rim Color: Gold
  • Hari ke-7: Dream UR Ticket (SPEED) (Glossy)
  • Hari ke-8: Dream UR Ticket (RUSH) (Glossy)
  • Hari ke-9: UR/SR Ticket (SPEED) (Glossy)
  • Hari ke-10: Surface Processing: Aurora

Informasi lebih lanjut, kunjungi https://www.konami.com/yugioh/duel_links

Diadaptasi dari game resmi Yu-Gi-Oh! OFFICIAL CARD GAME (OCG), Yu-Gi-Oh! DUEL LINKS menghidupkan game populer ini di perangkat mobile dan PC. Para Duelist dapat mengobarkan semangat Yami Yugi, Jaden Yuki, Yusei Fudo, dan karakter-karakter ikonik lainnya dari seri Yu-Gi-Oh! dalam aksi pertarungan kartu yang kompetitif.

Yu-Gi-Oh! DUEL LINKS kini telah mencapai 150 juta download di seluruh dunia. Duelist dari berbagai penjuru dunia telah mengumpulkan lebih dari 65 miliar kartu dan telah bertarung dalam 6 miliar Duel.

Seri Yu-Gi-Oh! diadaptasi dari manga Yu-Gi-Oh! (karya Kazuki Takahashi), yang diserialisasikan dalam majalah Weekly Shonen Jump milik SHUEISHA Inc. sejak tahun 1996 dan sekarang sudah memasuki iterasi ke delapan dari serial animasi “Yu-Gi-Oh!” (yang saat ini sedang ditayangkan di channel yang berafiliasi dengan TV Tokyo). KONAMI merilis game konsol pertama pada tahun 1998, dan seri ini, termasuk trading card game, masih dinikmati oleh banyak penggemar di seluruh dunia. KONAMI terus mengembangkan dan mendistribusikan berbagai macam konten Yu-Gi-Oh! untuk memberikan kesenangan dan kegembiraan dari serial ini kepada penggemar di seluruh dunia.

Yu-Gi-Oh! DUEL LINKS tersedia secara gratis di App Store untuk iPad, iPhone and iPod touch, dan Google Play untuk perangkat Android, serta untuk PC via Steam.

Saat ini, Yu-Gi-Oh! OCG yang populer tersedia di seluruh dunia, dengan produk yang didistribusikan di lebih dari 80 negara dan 9 bahasa, untuk dinikmati oleh para penggemar dari segala usia.

Untuk semua informasi terbaru mengenai produk dan event Yu-Gi-Oh! OCG, serta semua judul permainan kartu digital Yu-Gi-Oh!, silakan kunjungi link berikut:

Acer Umumkan Laptop Gaming Predator Helios AI

0

Acer resmi mengumumkan hadirnya jajaran laptop gaming Predator terbaru, yaitu Predator Helios 16 AI dan Predator Helios 18 AI. Acer juga telah memperluas portofolio laptop gaming Helios Neo dengan meluncurkan Predator Helios Neo 16S AI yang dilengkapi dengan desain casis lebih ramping.

Semua laptop terbaru ini didukung oleh prosesor Intel Core Ultra 9 275HX dan GPU Laptop NVIDIA GeForce RTX 50 Series generasi terbaru, yang dibuat untuk menghadirkan performa gaming dan AI tingkat lanjut.

Laptopgaming Helios terbaru ini didukung oleh teknologi kipas pendingin 3D AeroBlade Generasi ke-6 yang sangat tipis dan memiliki sakelar mekanis MagKey 4.0. Kedua model laptop gaming tersebut juga menerima penyegaran desain berupa penambahan layar OLED dan Mini LED.

Laptop gaming terbaru Predator yang dilengkapi sistem operasi Windows 11 ini juga dilengkapi dengan PC Game Pass selama tiga bulan. PC Game Pass dirancang untuk pemain PC bisa menikmati berbagai game-game terkini seperti Call of Duty: Black Ops 6, Indiana Jones and the Great Circle, Ara: History Untold, dan judul-judul game lain dari EA Play.

Predator Helios 16 AI dan Predator Helios 18 AI

Laptop gaming terbaru dan terkuat dari Predator, Helios 16 AI dan Helios 18 AI dirancang untuk gamers, dan tech enthusiasts yang mencari laptop dengan CPU dan GPU terbaru, teknologi pendingin, dan tampilan yang brilian. Predator Helios 16 AI (PH16-73) menghadirkan kombinasi luar biasa antara performa dan portabilitas. Gamers atau profesional dengan mobilitas tinggi yang menginginkan laptop bertenaga tetapi mudah untuk dibawa untuk bekerja dan bermain di mana saja. Predator Helios 18 AI (PH18-73) menghadirkan kinerja sekelas desktop, layar yang lebih besar, dan pengalaman bermain game imersif berkualitas tinggi.

Kedua laptop ini menawarkan pilihan hingga prosesor Intel Core Ultra 9 275HX dengan NPU untuk mendukung kinerja yang dipercepat oleh AI, pengolahan grafis menggunakan GPU Laptop NVIDIA GeForce RTX 5090 dan teknologi NVIDIA DLSS terbaru yang memberikan pengalaman gaming grafis premium. GPU Laptop NVIDIA GeForce RTX 5090 juga menyempurnakan laptop dengan dukungan 150+ aplikasi AI yang dioptimalkan pada PC yang menggunakan GPU NVIDIA dan RTX Tensor Cores untuk mengakselerasi kemampuan AI.

Keduanya juga menyediakan ruang yang sangat besar untuk game, foto, dan berbagai file; Helios 16 AI dapat dikonfigurasikan dengan memori hingga 64 GB dan mendukung penyimpanan PCIe Gen 5 hingga 4 TB, sedangkan Helios 18 AI mendukung memori hingga 192 GB dan penyimpanan PCIe Gen 5 hingga 6 TB. Predator Helios semakin canggih dengan inovasi dalam teknologi termal berkat kipas logam AeroBlade 3D Generasi ke-6 yang merupakan kipas logam tertipis di dunia dengan ketebalan hanya 0,05 mm, meningkatkan aliran udara sebesar 20%[1] dibandingkan dengan kipas plastik, sementara pasta termal logam cair dan vektor pipa panas juga membantu menjaga suhu tetap rendah.

Laptop Helios juga hadir dengan layar yang canggih, memberikan visual yang menakjubkan, cerah, dan jernih untuk bermain game dan menonton film. Helios 16 AI dilengkapi layar OLED WQXGA (2560×1600) dengan kecepatan refresh rate 240 Hz. Sementara itu, Helios 18 AI menampilkan layar 4K Mini LED WQXGA, refresh rate 120 Hz, kecerahan hingga 1000 nits, dan tampilan dual-mode baru yang memungkinkan pengguna untuk beralih ke resolusi FHD pada 240 Hz dengan mulus melalui aplikasi PredatorSense. Monitor ini juga mendukung teknologi NVIDIA G-SYNC, NVIDIA Advanced Optimus dan MUX Switch.

Meningkatkan pengalaman mengetik, laptop ini dilengkapi keyboard RGB pada tiap tombol perangkat dan memiliki fitur switch mekanis Acer MagKey 4.0 yang dapat ditukar untuk tombol WASD dan panah. Dengan desain baru yang menampilkan pencahayaan RGB dinamis di bagian cover atas, di sepanjang bingkai belakang, tepi kiri, dan sandaran tangan sisi kanan, perangkat ini menghadirkan tampilan yang memukau.

Kedua laptop ini dilengkapi dengan aplikasi utilitas PredatorSense terbaru, yang memberikan pengguna kontrol penuh atas kinerja sistem, kipas, dan pencahayaan. Selain itu, Experience Zone memudahkan untuk menjelajahi fitur-fitur bertenaga AI seperti Acer PurifiedView™ 2.0, Acer PurifiedVoice™ 2.0, dan Acer ProCam™ baru yang secara otomatis mengenali dan merekam gameplay. Kedua laptop ini juga dilengkapi DTS: X Ultra untuk audio berkualitas tinggi dan bebas distorsi; Helios 16 AI memiliki empat speaker, sedangkan Helios 18 AI memiliki enam speaker. Koneksi secepat kilat dihadirkan dengan Ethernet E5000B terbaru, Intel Killer Wi-Fi 7, dan dua port Thunderbolt 5.

Predator Helios Neo 16S AI

Laptop Predator Helios Neo 16S AI terbaru menghadirkan performa maksimal dalam dimensi yang lebih ramping, memberikan keseimbangan antara performa, presisi, dan gaya. Dengan ketebalan kurang dari 19,9 mm, laptop ini dirancang khusus untuk fleksibilitas dalam mendukung sesi bermain game dan menjalankan berbagai aplikasi kreatif dengan harga yang lebih terjangkau.

Helios Neo 16S AI (PHN16S-71) juga mengutamakan kinerja, karena mendukung hingga prosesor Intel Core Ultra 9 275HX dengan NPU terintegrasi untuk AI dan gaming, serta GPU Laptop NVIDIA GeForce RTX 5070 Ti yang baru. Kartu grafis ini termasuk teknologi NVIDIA DLSS terbaru untuk meningkatkan kinerja, kualitas gambar, dan responsivitas, serta mendukung memori hingga 32 GB dan penyimpanan 2 TB.

Layar OLED WQXGA memberikan visual yang menakjubkan dengan kecepatan refresh rate 240 Hz dan gamut warna yang luas mencapai 100% DCI-P3 untuk memberikan visual terbaik di kelasnya. Didukung juga dengan teknologi NVIDIA G-SYNC, NVIDIA Advanced Optimus, dan MUX Switch. Sistem termal canggih dengan memanfaatkan teknologi AeroBlade Generasi ke-5 Acer dan pasta termal logam cair pada CPU. Aplikasi PredatorSense menyediakan kontrol real-time untuk pengguna melakukan penyesuaian pada sistem dan Experience Zone memungkinkan pemain menggunakan berbagai fitur bertenaga AI.

Acer Juga Umumkan Monitor Gaming

Selain itu, Acer juga mengumumkan monitor gaming Predator XB323QX terbaru. Monitor inimemiliki layar IPS 5K 31,5 inci dengan refresh rate 144 Hz, respons time 0,5 ms (GTG), dan opsi untuk beralih ke resolusi WQHD (2560×1440) pada 288 Hz dengan teknologi Dynamic Frequency and Resolution (DFR).

Monitor ini juga didukung oleh NVIDIA G-SYNC Pulsar yang menghasilkan gambar jernih dan transisi gambar yang halus. Dengan 10-bit color depth, monitor menampilkan visual sinematik dengan warna-warna cerah, yang semakin ditingkatkan dengan dukungan color gamut 95% DCI-P3 atau 99% sRGB. Dilengkapi dengan DisplayPort 1.4 dan dua port HDMI 2.1, monitor ini menawarkan konektivitas yang lengkap.

Untuk kenyamanan maksimal, sudut kemiringan, putaran, dan ketinggian dari monitor dapat dengan mudah disesuaikan, sehingga gamers dapat menemukan sudut pandang yang sempurna dan lebih nyaman. Monitor ini juga dapat dipasang di dinding untuk menghemat ruang meja. Speaker 2 watt terintegrasi siap menghasilkan audio berkualitas, dan widget layar Acer menyediakan kontrol dan kalibrasi intuitif.

Berikut adalah spesifikasi lengkap dari Predator Helios 16 AI, Predator Helios 18 AI, Helios Neo 16S AI, dan monitor gaming Predator XB323QX:

Name Predator Helios 16 AI
Model PH16-73
Operating System Windows 11 Home
Screen 16” OLED + WQXGA (2560×1600), 240 Hz, 400 nits, DCI-P3 100%, NVIDIA Advanced Optimus, NVIDIA G-SYNC
Processor Intel Core Ultra 9 processor 275HX
Graphics NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU 

NVIDIA GeForce RTX 5070 Ti Laptop GPU

Memory Up to 64 GB of onboard DDR5 system memory, 6400 Hz
Storage Up to 4 TB, PCIe Gen 5 SSD
Cooling 6th Gen AeroBlade 3D Fans x2, liquid metal thermal grease, vector heat pipes
Dimensions 356.78 x 279.55 x 15.9/27.71 mm
Weight 2.7 kg
Battery 90 Whr
Wi-Fi and Connectivity Intel Killer Wireless Wi-Fi 7 1750x, Bluetooth 5.3 or above, Intel Killer Ethernet E5000B, dual Thunderbolt 5 Type-C ports
Features MagKey 4.0, Predator Sense 5.0/ Experience Zone, Acer PurifiedView™ 2.0, Acer PurifiedVoice 2.0, Acer ProCam, Copilot, PC Game Pass (3 months)
Audio DTSX: Ultra, 4 speakers
Camera FHD 1920x 1080 IR camera

 

Name Predator Helios 18 AI
Model PH18-73
Operating System Windows 11 Home
Screen 18” 4K Mini LED + WQXGA, 120 Hz, SDR mode 600 nits/HDR mode 1000 nits, DCI-P3 100%, NVIDIA Advanced Optimus, NVIDIA G-SYNC 

18” Mini LED + WQXGA (2560×1600), 250 Hz, SDR mode 600 nits/HDR mode 1000 nits, DCI-P3 100%, NVIDIA Advanced Optimus, NVIDIA G-SYNC

Processor Intel Core Ultra 9 processor 275HX
Graphics NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU 

NVIDIA GeForce RTX 5080 Laptop GPU

Memory Up to 192 GB of onboard DDR5 system memory, 6400 Hz
Storage Up to 6 TB, PCIe Gen 5 SSD
Cooling Dual 6th Gen AeroBlade 3D Fans, liquid metal thermal grease, vector heat pipes
Dimensions 400.96 x 307.9 x 17.3-29.55 mm
Weight 3.2 kg
Battery 99 Whr
Wi-Fi  and Connectivity Intel Killer Wireless Wi-Fi 7 1750x, Bluetooth 5.3 or above, Intel Killer Ethernet E5000B, dual Thunderbolt 5 Type-C ports
Features MagKey 4.0, Predator Sense, Experience Zone 2.0, Acer PurifiedView 2.0, Acer PurifiedVoice 2.0, Acer ProCam, Copilot PC Game Pass (3 months)
Audio DTS X:Ultra, 6 speakers
Camera FHD 1920x 1080 IR camera

 

Name Predator Helios Neo 16S AI
Model PH16S-71
Operating System Windows 11 Home
Screen 16” OLED + WQXGA (2560×1600), 240 Hz, DCI-P3 100%, 1 ms, NVIDIA Advanced Optimus, NVIDIA G-SYNC 

16” OLED + WQXGA (2560×1600), 165 Hz, DCI-P3 100%, 3 ms, NVIDIA Advanced Optimus, NVIDIA G-SYNC

Processor Intel Core Ultra 9 processor 275HX 

Intel Core Ultra 7 processor 255HX

Graphics NVIDIA GeForce RTX 5070 Ti Laptop GPU 

 

Memory Up to 32 GB of onboard DDR5 system memory, 6400 Hz
Storage Up to 2 TB, PCIe Gen 4 SSD
Cooling 5th Gen AeroBlade 3D Fan technology, liquid metal thermal grease
Dimensions 356.78 x 275.5 x 12.0-19.9 mm
Weight 2.3 kg
Battery 76 Whr
Wi-Fi  and Connectivity Intel Killer Wireless Wi-Fi 6E 1675i, Bluetooth 5.3 or above, Intel Killer Ethernet E3100G, Thunderbolt 4 Type-C
Features Predator Sense, Experience Zone 2.0, Acer PurifiedView 2.0, Acer PurifiedVoice 2.0, Acer ProCam, Copilot, PC Game Pass (3 months)
Audio DTS X:Ultra, 2 speakers
Camera FHD 1920x 1080 IR camera

 

Product Name Predator XB323QX
Panel Specifications Display Size 31.5”
Panel type IPS
Max. Resolution and Refresh Rate HDMI: 5120×2880 @144 Hz 

DP: 5120×2880 @144 Hz

DFR: 2560×1440 @288 Hz

Response Time 0.5 ms (GTG, Min.)
Tear Technology NVIDIA G-SYNC Pulsar
Contrast Ratio 1,000:1
Brightness 350 nits
Viewing Angle 178° (H), 178° (V)
Color gamut DCI-P3 95%, sRGB 99%
Colors 1.07B
Bits 10 Bit
System Specifications Input Signal 2 HDMI (2.1) + 1 DisplayPort (1.4)
VESA Wall Mounting 100×100 mm
Speaker 2W x2
Tilt/Swivel/Pivot/Height Adjustment -5°-25° / ±20° / ±90° / 150 mm

 

Untuk detail lengkapnya bisa dilihat di sini.

Tiga Game Sony PlayStation Diadaptasi Menjadi Film

0

Playstation Productions telah mengumumkan bahwa tiga game PlayStation yaitu Ghost of Tsushima, Helldivers II, dan Horizon Zero Dawn akan diadaptasi menjadi film. Ketiganya akan dibuat dalam format yang berbeda-beda.

Anime Ghost of Tsushima

Bekerjasama dengan Aniplex, anime Ghost of Tsushima akan mulai ditayangkan lewat Crunchyroll pada tahun 2027 nanti. Film ini akan dikerjakan oleh Takanobu Mizuno (Star Wars: Visions “The Duel”), dengan Gen Urobuchi sebagai penulis naskah.

Mengenai seperti apa ceritanya masih belum diungkap. Tapi kemungkinan besar masih akan menggunakan cerita dari versi game Ghost of Tsushima tentang Jin Sakai.

Film Horizon Zero Dawn dan Helldivers II

Untuk Horizon Zero Dawn, Playstation Productions akan menggandeng Columbia Pictures. Tidak dijelaskan apakah film ini akan menggunakan format animasi atau live-action. Hanya diumumkan bahwa saat proses pengerjaan sudah dimulai pada tahap awal.

Mengenai film Helldivers II, tidak dijelaskan secara detail siapa partner yang diajak berkolaborasi oleh PlayStation Productions, maupun bagaimana formatnya nanti.

Bagaimana menurut kalian?

Nominasi Penghargaan Team of the Year EA Sports FC 25 Dibuka

0

EA telah mengumumkan nominasi penghargaan Team of the Year (TOTY) untuk EA Sports FC 25. Penghargaan TOTY akan menghadirkan deretan pemain terbaik dari dunia sepak bola pria maupun wanita, dan memberikan kesempatan kepada fans untuk memilih siapa saja yang layak masuk ke dalam tim.

Proses Voting TOTY Sudah Dibuka

Voting untuk TOTY sendiri sudah dimulai dan detailnya bisa dilihat di sini. Beberapa nama besar seperti Erling Haaland dan Kylian Mbappé muncul di dalam daftar.

Proses voting akan ditutup pada Minggu, 12 Januari 2025, memberikan waktu yang cukup bagi fans dan juga komunitas EA Sports FC 25 untuk mengevaluasi dan memilih pemain terbaik yang pantas masuk ke dalam tim final TOTY.

Pengumuman Tim Final TOTY

Pengumuman final TOTY akan diumumkan dan tersedia di EA Sports FC 25 mulai dari tanggal 15 Januari. Untuk pengguna EA Sports FC Mobile, susunan TOTY pria akan tersedia mulai dari tanggal 21 Januari.

Bagaimana menurut kalian?

Season 1 Marvel Rivals Diumumkan, Fantastic Four Bergabung!

0

NetEase telah mengumumkan Season 1 untuk Marvel Rivals. Berjudul Eternal Night Falls, update ini akan tersedia mulai dari tanggal 10 Januari nanti.

Kedatangan Dracula dan Fantastic Four

Cerita dari season 1 berlatar di kota New York yang terjebak dalam kegelapan abadi setelah Doctor Strange terperangkap di Entangled Astral Plane. Momen ini lalu dimanfaatkan oleh Dracula dan Doctor Doom yang mengganggu orbit bulan, menjadikan malam abadi dan melepaskan makhluk-mahluk vampir ke seluruh kota.

Dengan dunia berada di ambang kehancuran, Fantastic Four bergabung dengan para pahlawan ikonik Marvel lainnya untuk melawan ancaman tersebut. Dengan kekuatan sains, mereka mencoba untuk mematahkan kekuatan mistis milik Dracula.

Tim Fantastic Four yang terdiri dari Mister Fantastic, Invisible Woman, Human Torch, dan The Thing bisa digunakan oleh pemain dalam update ini.

Mode Baru yang Diperkenalkan

Selain karakter baru, season 1 Marvel Rival juga akan menghadirkan berbagai mode permainan dan map baru. Seperti Convoy Mode dan Doom Match Mode.

Selain itu, pemain juga dapat mencapai rank baru, yaitu Celestial Rank, yang menawarkan tantangan lebih tinggi dan juga hadiah eksklusif. Selain itu, tersedia juga Battle Pass yang berisi 10 kostum baru.

Detail lebih lengkap untuk Season 1: Eternal Night Falls bisa dilihat di sini.

NVIDIA GeForce RTX 50 Series Diumumkan, Berapa Harganya?

0

NVIDIA telah mengumumkan sekaligus meluncurkan GPU terbaru mereka yang paling canggih untuk konsumen, yaitu GeForce RTX 50 series atau seri 5000. Seri ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan tidak hanya untuk gamer, tetapi juga content creator atau professional lainnya yang menggunakan AI dalam aktivitasnya.

Teknologi Arsitektur NVIDIA Blackwell

GeForce RTX 50 Series menggunakan arsitektur terbaru dari NVIDIA yaitu Blackwell. Arsitektur ini menghadirkan inovasi besar dalam mendukung penggunaan. GPU ini dilengkapi dengan Tensor Cores generasi kelima dan RT Cores generasi keempat, yang mampu menghadirkan terobosan signifikan dalam rendering berbasis AI, seperti neural shaders, geometri dan pencahayaan yang hadir dengan performa lebih cepat dan realistis.

GeForce RTX 50 Series juga sudah didukung oleh teknologi DLSS 4 dan Multi Frame Generation. Dari segi performa, NVIDIA juga memastikan bahwa RTX 5000 series memiliki peningkatan performa sebesar 40% dari seri sebelumnya dengan menggunakan RT Core Generasi Keempat.

Varian GeForce RTX 50 Series dan Harganya

NVIDIA mengumumkan ada empat model dari RTX 50 Series:

  • GeForce RTX 5090: Menawarkan 3.352 AI TOPS dan dijual dengan harga $1.999 atau sekitar Rp32 juta.
  • GeForce RTX 5080: Memiliki 1.801 AI TOPS dan dibanderol dengan harga $999 atau sekitar Rp16 juta

Keduanya akan tersedia di bulan Januari, sedangkan dua model lainnya menyusul pada Februari 2025:

  • GeForce RTX 5070 Ti: Dengan kemampuan 1.406 AI TOPS, GPU ini akan dijual dengan harga $749 atau sekitar Rp12 juta.
  • GeForce RTX 5070: Memiliki 988 AI TOPS dan akan tersedia dengan harga $549 atau sekitar Rp8,8 juta

Bagaimana menurut anda?

Atari Siapkan Konsol Handheld Gamestation Go Untuk CES 2025

0

Atari bekerja sama dengan MyArcade mengumumkan kehadiran konsol handheld Gamestation Go. Detail lebih lanjut akan diungkap pada event Consumer Electronics Show (CES) 2025, yang akan berlangsung tanggal 7-11 Januari 2025.

MyArcade sendiri merupakan perusahaan yang dikenal melalui produk konsol mini berbasis arcade klasik. Sebelumnya, MyArcade pernah bekerjasama dengan Atari untuk membuat Gamestation Pro.

Apa Itu Gamestation Go?

Dari desain dan juga identitas dari Atari sendiri, Gamestation Go adalah konsol handheld yang dirancang untuk bermain game retro dalam format yang lebih modern dan mudah dibawa ke mana saja. Konsol ini kemungkinan versi terbaru dari proyek Gamestation Portable yang sempat diumumkan Atari beberapa waktu lalu.

Desainnya?

Desain Gamestation Go masih mempertahankan elemen klasik, namun dengan beberapa fitur tambahan. Handheld ini memiliki layout tombol ABYX, audio Jack untuk pengalaman audio yang lebih personal, dan slot kartu SD untuk penyimpanan tambahan.

Konsol ini juga dilengkapi oleh Trackball khas Atari dan juga tombol numpad. Kedua fitur ini merupakan ciri khas dari Atari.

Bagaimana menurut anda?

12 Game RPG 2025 yang Wajib Ditunggu

0

Fans RPG sudah dibuat puas dengan game seperti Metaphor: Refantazio di tahun 2024. Sekarang game RPG 2025 apa yang perlu ditunggu kehadirannya?

Ada beberapa kriteria yang bisa menjadi penanda jika sebuah judul game masuk dalam daftar “Paling Ditunggu”. Seperti cerita yang mendalam, grafis yang memukau, mekanisme gameplay yang inovatif dan unik. Selain hal-hal tersebut, masih ada satu kriteria lagi yaitu remaster

Sesuai dengan tren, publisher dan developer tidak hanya mengandalkan judul baru, tetapi juga remaster atau pembaruan game klasik dengan gaya modern. Ini juga berlaku bagi semua genre game, termasuk RPG. Jadi jangan heran jika beberapa game RPG 2025 yang ada di dalam daftar ini adalah remaster.

Dalam daftar ini, tim Playcubic sudah Menyusun 12 judul game RPG 2025 yang wajib dinantikan kehadirannya.

12 Game RPG 2025 yang Wajib Ditunggu

1. Freedom Wars Remastered: PS5/PS4/Nintendo Switch/PC (10 Januari)

game rpg 2025 Freedom Wars Remastered

Developer: Dimps

Freedom Wars sebelumnya adalah game eksklusif untuk handheld PlayStation Vita. Versi remaster akan tampil dengan peningkatan pada grafis remaster. Game ini juga menawarkan mode multiplayer PvE 4 pemain, PvP 4 vs 4, dan juga rank match.

Freedom Wars menceritakan tentang Togabito. seorang kriminal dengan masa hukuman 1 juta tahun. Togabito direkrut dalam misi penting yaitu menyelamatkan warga sipil dari monster raksasa bernama Abductors.

2. Tales of Graces f Remastered: PS5/PS4/Xbox Series/Xbox One/Nintendo Switch/PC (17 Januari)

game rpg 2025 Tales of Graces f Remastered

Developer: TOSE

Tales of Graces f Remastered juga adalah versi remaster dari game tahun 2012. Game action RPG ini menceritakan petualangan Asbel dan teman-temannya di dunia Ephinea.

Tales of Graces f Remastered akan tampil dengan grafis HD dan konten baru yang belum pernah dirilis ke sebelumnya. Game ini juga sudah dilengkapi DLC dari versi originalnya serta beberapa fitur baru.

3. Kingdom Come: Deliverance II: PS5/Xbox Series/PC    (4 Februari)

game rpg 2025 Kingdom Come: Deliverance II

Developer: Warhorse Studios

Kingdom Come: Deliverance II juga masuk dalam game rilis di tahun 2025. Game ini ditujukan untuk gamer yang menyukai tema abad pertengahan. Game action RPG ini akan membawa pemain ke abad ke-15 di Eropa. Karakter utamanya bernama Henry, dan melalui matanya yang ditampilkan dengan gaya first person, pemain dapat mengeksplorasi dunia open-world.

Kingdom Come: Deliverance II adalah sekuel dari game pertama yang rilis di 2018.

4. The Legend of Heroes: Trails Through Daybreak II: PS5/PS4/Nintendo Switch/PC (14 Februari)

game rpg 2025 The Legend of Heroes: Trails Through Daybreak II

Developer: Nihon Falcom

Setelah sukses di Jepang, Nihon Falcom akhirnya siap untuk membawa JRPG The Legend of Heroes: Trails Through Daybreak II ke luar Jepang.

Diceritakan kehidupan di Calvard kembali damai setelah ancaman mafia Almata usai. Namun, mendadak terjadi serangkaian pembunuhan misterius yang melibatkan mahluk Bernama Crimson Beast. Peristiwa ini membawa Van Arkride ke dalam babak investigasi yang baru.

The Legend of Heroes: Trails Through Daybreak II akan memperkenalkan mekanisme baru seperti Cross Charge dan EX Chains.

5. Avowed: Xbox Series/PC (18 Februari)

game rpg 2025 Avowed

Developer: Obsidian Entertainment

Avowed adalah salah satu proyek ambisius milik Microsoft yang diharapkan menjadi salah satu game RPG 2025 yang paling berkesan. Game dengan gaya first person ini berlatar di Living Lands yang merupakan bagian dari dunia fiksi dalam franchise Pillars of Eternity.

Pemain akan menjadi Envoy of of Aedyr yang ditugaskan untuk mengungkap misteri dari wabah yang menyebar di Living Lands.

6. Suikoden I&II HD Remaster Gate Rune and Dunan Unification Wars: PS5/PS4/Xbox Series/Xbox One/Nintendo Switch/PC (6 Maret)

game rpg 2025 Suikoden I&II HD Remaster Gate Rune and Dunan Unification Wars

Developer: Konami

Suikoden I&II HD Remaster adalah remaster sekaligus kompilasi dari dua game RPG legendaris kepunyaan Konami, Suikoden I dan Suikoden II. Kedua game ini masih saling berhubungan dengan peristiwa di Suikoden II terjadi setelah Suikoden pertama.

Suikoden I&II HD Remaster menghadirkan kualitas grafis HD, efek suara baru, auto-save, dan fitur fast-forward.

7. Xenoblade Chronicles X: Definitive Edition: Nintendo Switch (20 Maret)

game rpg 2025 Xenoblade Chronicles X: Definitive Edition

Developer: Monolith Soft

Sesuai judulnya, Xenoblade Chronicles X: Definitive Edition akan menghadirkan kualitas grafis yang sudah ditingkatkan, dan juga optimalisasi. Versi ini juga akan menambahkan elemen cerita baru dan fitur kustomisasi karakter yang lebih luas.

Xenoblade Chronicles X menceritakan tentang ras manusia yang mengungsi dari bumi yang hancur akibat perang intergalactic. Para Kisah survivor ini lalu tiba di planet Mira, dimana mereka harus bertahan hidup. Pemain akan menjadi salah satu dari anggota B.L.A.D.E yang ditugaskan untuk menjaga koloni manusia yang tersisa.

8. Atelier Yumia: The Alchemist of Memories & the Envisioned Land: PS5/PS4/Xbox Series/Xbox One/Nintendo Switch/PC (21 Maret)

game rpg 2025 Atelier Yumia: The Alchemist of Memories & the Envisioned Land

Developer: Koei Tecmo

Atelier Yumia: The Alchemist of Memories & the Envisioned Land adalah game RPG untuk gamer yang ingin ditemani oleh karakter wanita cantik. Cerita dari game ini akan mengikuti petualangan dari Yumia Liessfeldt, yang mencari fakta sesungguhnya dari jatuhnya kerajaan Aladissian.

Atelier Yumia: The Alchemist of Memories & the Envisioned Land menghadirkan pertarungan real-time dengan fitur Synthesis. Fitur ini membuat Yumia dan teman-temannya dapat menciptakan berbagai macam item, baik untuk combat maupun eksplorasi.

9. Clair Obscur: Expedition 33: PS5/Xbox Series/PC
Rilis (2025)

game rpg 2025 Clair Obscur: Expedition 33

Developer: Sandfall Interactive

Clair Obscur: Expedition 33 adalah game RPG turn-based yang menjadi perhatian di Gamescom tahun lalu. Gameplay turn-based di game ini dipadu dengan mekanisme real-time yang membuat bagian combat menjadi lebih imersif.

Dalam game ini, Pemain ditugaskan untuk menghentikan sosok misterius bernama Paintress. Sebabnya adalah Paintress bisa menyebabkan orang-orang hilang setiap tahunnya sesuai dengan umur yang dilukis.

10. Dragon Quest I & II HD-2D Remake: PS5/Xbox Series/Nintendo Switch/PC (2025)

game rpg 2025 Dragon Quest I & II HD-2D Remake

Developer: Artdink

Setelah sukses dengan Dragon Quest III HD-2D Remake tahun lalu, Square Enix melanjutkannya dengan membuat remake dari Dragon Quest I & II. Kedua game ini akan dikompilasi ke dalam satu game dan masih menggunakan gaya grafis dan visual HD-2D

Uniknya adalah Dragon Quest I & II HD-2D Remake merupakan lanjutan dari Dragon Quest III HD-2D Remake. Meski membawa embel-embel nama “I & II”, bukan berarti adalah game yang rilis lebih dulu.

11. Fable: Xbox Series/PC (2025)

game rpg 2025 Fable

Developer: Playground Games & Eidos Montreal

Sama seperti Avowed, Fable juga merupakan game ambisius milik Microsoft. Detail game ini masih sangat terbatas. Trailernya pun justru memunculkan tanda tanya, dimana trailer pertama memperlihatkan seorang raksasa, dan trailer kedua menampilkan mantan pahlawan Albion yang sudah pensiun.

12. Pokemon Legends: Z-A: Nintendo Switch (2025)

game rpg 2025 Pokemon Legends: Z-A

Developer: Game Freak

Sesuai tradisi setiap tahunnya, Nintendo bersama Game Freak telah menyiapkan game Pokemon di tahun 2025 yaitu Pokemon Legends: Z-A. Detail dari game ini masih sangat terbatas. Informasi yang sudah diungkap adalah Pokemon Legends: Z-A berlatar di Lumiose City dengan area urban yang sedang direvitalisasi

Itulah daftar game RPG 2025 yang menurut tim Playcubic perlu ditunggu dan dipantau perilisannya. Tidak peduli statusnya sebagai game remaster, temanya yang berlatar di abad pertengahan, atau betul-betul full fantasi dengan dunia fiksi yang kaya, asalkan ekspektasi dari gamer terutama fans yang sudah menunggu bisa terpenuhi.

Bagaimana menurut kalian?

7 Virus Paling Ikonik dalam Game yang Paling Berbahaya

0

Dalam dunia game, elemen cerita yang melibatkan virus dan infeksi sering kali menciptakan pengalaman yang mendebarkan dan menegangkan. Virus tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk memicu konflik, tetapi juga menjadi pendorong utama dalam pengembangan karakter dan alur cerita.

Penasaran apa saja virus paling ikonik yang ada di game? Penulis bakal membahasnya secara lengkap untuk kamu.

1. T-Virus (Resident Evil)

T-Virus, virus utama dalam seri Resident Evil, diciptakan oleh Umbrella Corporation. Virus ini mengubah manusia menjadi zombie dan monster mengerikan lainnya. T-Virus menyebar melalui gigitan dan kontak dengan darah, menyebabkan pandemi di Raccoon City.

Kehadiran virus ini menciptakan banyak karakter ikonik, seperti Nemesis dan Tyrant, serta menghadirkan tantangan survival horror yang mendebarkan. Kesuksesan Resident Evil dalam mengangkat tema virus menjadi salah satu daya tarik utama dalam industri game horor.

2. G-Virus (Resident Evil)

G-Virus adalah mutasi dari T-Virus yang juga diciptakan oleh Umbrella Corporation. Virus ini memiliki kemampuan untuk mengubah manusia menjadi makhluk super, seperti William Birkin yang menjadi G-Mutant. G-Virus dapat menular melalui kontak langsung dan mampu meningkatkan kekuatan dan regenerasi individu yang terinfeksi.

Virus ini memperkenalkan elemen baru dalam gameplay, dengan makhluk yang lebih kuat dan menantang. Keberadaan G-Virus menambah kompleksitas alur cerita Resident Evil, membuat para pemain semakin terlibat dalam perjuangan melawan kengerian.

3. A-Virus (Metal Gear)

A-Virus muncul dalam game Metal Gear Solid dan merupakan bagian dari cerita besar yang melibatkan bioengineering. Virus ini dirancang untuk mengendalikan pikiran manusia dan menciptakan tentara yang setia. Dengan kemampuan untuk mengubah individu menjadi alat perang, A-Virus memperkenalkan konsep perang biologis dalam narasi.

Keberadaan virus ini menambah ketegangan dalam alur cerita, menyoroti konflik moral terkait penggunaan teknologi dan pengendalian pikiran. Ini menjadikan Metal Gear salah satu game yang mempertanyakan etika perang.

4. Phage (StarCraft)

Phage adalah virus dalam StarCraft yang digunakan oleh Zerg untuk menginfeksi dan mengubah makhluk lain menjadi bagian dari spesies mereka. Dengan kemampuan untuk memodifikasi DNA, Phage memungkinkan Zerg untuk berevolusi dan mengembangkan unit baru dalam pertempuran.

Virus ini juga menciptakan ketegangan antara Zerg dan ras lain, seperti Terran dan Protoss. Dengan mekanisme gameplay yang melibatkan infeksi dan evolusi, Phage menjadi elemen penting dalam strategi dan pertarungan di StarCraft.

5. The Blight (Dragon Age)

The Blight adalah virus magis dalam Dragon Age yang berasal dari Darkspawn. Virus ini menyebabkan korupsi dan kehancuran di tanah Ferelden, menciptakan monster mengerikan yang menyerang umat manusia.

The Blight menggambarkan perjuangan antara kebaikan dan kejahatan, dengan karakter protagonis berjuang untuk mengakhiri ancaman ini. Keberadaan The Blight menambah kedalaman cerita, menciptakan momen-momen dramatis yang menguji moralitas dan keberanian para pemain dalam menghadapi kegelapan.

6. Parasite Eve (Parasite Eve)

Parasite Eve adalah virus yang menjadi inti dari game Parasite Eve, yang mengubah sel-sel tubuh manusia dan menyebabkan mutasi. Dikenal karena kemampuannya untuk memanipulasi sel, virus ini menciptakan makhluk mengerikan dan memicu bencana di New York.

Pemain berperan sebagai Aya Brea, yang berjuang melawan ancaman ini sambil mengungkap kebenaran di balik eksperimen yang menyebabkan wabah. Kombinasi elemen RPG dan horor menjadikan Parasite Eve unik dalam menghadirkan tema virus dan mutasi.

7. Necromorph Infection (Dead Space)

Infeksi Necromorph dalam Dead Space adalah hasil dari artefak alien yang disebut Marker. Virus ini mengubah mayat menjadi makhluk Necromorph yang mengerikan, menyebabkan kekacauan di stasiun luar angkasa.

Pemain mengendalikan Isaac Clarke, yang harus bertahan hidup sambil melawan makhluk yang terinfeksi. Elemen horor dan ketegangan psikologis dalam permainan ini diperkuat oleh infeksi Necromorph, menciptakan suasana yang menakutkan. Cerita yang dalam dan atmosfer yang mencekam menjadikan Dead Space sebagai salah satu game horor paling diingat.

Itulah 7 virus dalam game yang paling berbahaya dan menakutkan. Bagaimana menurut kalian?