Krafton telah mengumumkan game barunya yang berjudul Project ARC. Game shooter yang terinspirasi dari PUBG: Battlegrounds ini menggunakan konsep yang agak unik, yaitu memiliki sudut pandang top-down. Selain itu game juga akan menghadirkan mode multiplayer PVP dengan komposisi 5vs5.
Gameplay dari Project ARC adalah bomb mission, dimana satu tim ditugaskan untuk menjinakkan bom yang ditanam, dan tim lainnya bertugas untuk menghadang tim tersebut. Project ARK juga memiliki mekanik CQB (Closed-Quarters Battle), dimana pemain bisa menganggu pandangan musuh atau melakukan serangan jarak dekat. Game ini juga memiliki mekanik specialization, dimana setiap karakternya akan memiliki senjata dan gadget spesial.
Project ARC yang dikembangkan oleh PUBG Corporation masih belum memiliki tanggal rilis. Untuk platform yang dituju adalah adalah PC (Steam).
Tencent telah merilis trailer baru untuk game Honor of Kings: World. Video yang dipublikasi oleh IGN China ini memperlihatkan bagian gameplay yang sepertinya adalah boss fight dan juga eksplorasi di salah satu kota. Sayangnya masih belum ada informasi mengenai tanggal rilis game tersebut.
Mengenai platform, Honor of Kings: World juga masih belum memiliki kejelasan. Namun karena pernah muncul dalam acara Apple beberapa waktu yang lalu, bisa dipastikan game ini nantinya juga akan rilis di perangkat iOS. Berikut adalah videonya dari WadaGames:
Dikembangkan oleh TiMi Studio, Honor of Kings: World adalah game action RPG yang menggunakan konsep open-world yang imersif. Game ini juga masih berada dalam satu universe yang sama dengan game mobile Honor of Kings. Dalam deskripsi yang tertulis dalam bagian caption video, disebutkan bahwa Honor of Kings: World akan menggunakan buaya oriental. Pemain juga dapat bertemu dengan “pahlawan raja”, dimana kemampuan pahlawan tersebut dapat digunakan oleh pemain nantinya.
Tahun 2024 memang betul-betul adalah Year of Shadow. Menjelang penayangan film Sonic the Hedgehog 3 yang menampilkan Shadow di akhir tahun 2024, Sega terus mendorong landak hitam ini. Salah satunya dalam bentuk game yaitu Sonic X Shadow Generations.
Sonic X Shadow Generations pada dasarnya adalah versi separuh-remaster dari game Sonic Generations 2011. Kenapa saya menyebutnya separuh-remaster? Karena ada konten baru yang disisipkan di game ini dan berhubungan dengan Shadow.
Kebetulan saya mendapatkan kesempatan untuk mereview Sonic X Shadow Generations versi PC. Saya penasaran bagaimana Sega mendesain game dengan Shadow sebagai karakter utamanya, mengingat game terakhir Shadow rilis 19 tahun yang lalu.
Separuh-Remaster
Cerita utama dari game ini masih tentang Sonic yang bekerja sama dengan versi klasiknyanya untuk melewati berbagai level yang terinspirasi dari petualangan mereka sebelumnya. Setiap level akan memiliki dua act. Untuk act pertama diisi oleh Sonic klasik dalam mode 2D. Sedangkan act kedua baru menghadirkan Sonic modern yang berlari dalam dunia 3D di area yang sama.
Daya tarik utama dari Sonic X Shadow Generations separuhnya lagi yaitu konten baru bernama Shadow Generations. Sesuai judulnya, konten ini menampilkan si landak hitam Shadow, yang masih mengalami amnesia dan mencari jawaban mengenai asal-usul serta tujuan hidupnya. Pemain juga akan menyaksikan kembalinya ancaman dari masa lalu Shadow, Black Doom. Buat kalian yang belum tahu, Black Doom adalah sosok alien jahat yang menjadi dalang di balik terciptanya Shadow.
Ingin tampil berbeda dengan Sonic, Sega membuat cerita Shadow Generations menjadi lebih gelap dan “edgy”. Developer juga memperlihatkan sisi kreatifnya dengan menciptakan berbagai momen yang mencolok, seakan menandakan bahwa Shadow bukanlah Sonic. Pada level pertama misalnya, kalian bisa melihat perubahan di area permainan yang mirip seperti mirror dimension di dalam film Dr. Strange.
Dari segi format, Shadow Generations memiliki model yang sama dengan Sonic Generations. Setiap stage akan memiliki dua act yang dibagi menjadi mode 3D dan 2D. Kalian setidaknya memerlukan waktu 5-6 jam untuk menyelesaikan cerita dari Shadow Generations, yang jika ditambah dengan Sonic Generations bisa menjadi 9-10 jam. Waktu ini bisa bertambah lagi jika kalian juga mengumpulkan collectibles dan menyelesaikan semua challenge.
Developer juga mendesain alur cerita di Shadow Generations berhubungan di game-game Sonic yang lain, di mana Shadow pernah muncul. Meski hanya didesain secara minimal, pemain setidaknya bisa merasakan hubungan antara Shadow dengan franchise Sonic. Selain itu Shadow Generations juga merupakan momen nostalgia karena kalian bisa menyaksikan kembalinya beberapa musuh lama Shadow.
Peningkatan Grafis Ada Meski Tidak Kentara
Dari segi grafis terdapat peningkatan meski tidak terlalu kentara di Sonic X Shadow Generations. Kalian bisa melihatnya dari setiap stage yang ada di game. Pada versi remaster ini setiap stage terasa lebih halus dan juga hidup, membuat musuh, rintangan, dan juga pegas jadi sedikit lebih mudah untuk terlihat saat Sonic dan Shadow bergerak dalam kecepatan tinggi.
Kalian juga bisa melihat perbedaan kualitas grafis dan visual untuk bagian Sonic Generations dan Shadow Generations. Tapi hal ini wajar mengingat konten Shadow memang merupakan konten baru, bukan remaster seperti bagian Sonic.
Gameplay Shadow Lebih Menarik Dibanding Sonic
Dari segi gameplay, Sonic Generations tidak berbeda dengan game Sonic yang lain. Si landak biru masih mengandalkan kecepatannya untuk menyelesaikan stage dan menyerang musuh dengan spin attack. Saya jujur lebih tertarik dengan apa yang disajikan oleh developer ke dalam gameplay Shadow.
Karena berasal dari data yang diperoleh dari Black Doom, Shadow memiliki kemampuan untuk mengendalikan kekuatan kegelapan atau Doom Power. Pada awal permainan, Shadow memulai petualangannya dengan kemampuan Chaos Dash, dan seiring berjalannya cerita permainan, ia akan mendapatkan berbagai macam kekuatan Doom Power.
Misalnya Doom Wings yang memberikan Shadow sayap dan membuatnya dapat terbang dalam jarak pendek. Doom Spear dimana Shadow bisa menembakkan tombak, atau Doom Surf yang membuat Shadow menaiki semacam ikan pari hitam untuk berseluncur di atas air. Setiap kemampuan didesain sedemikian rupa untuk melewati rintangan tertentu di dalam level.
Shadow juga memiliki akses untuk kekuatan spesialnya yaitu Chaos Control. Jika bar dari kemampuan ini sudah penuh, Shadow dapat menghentikan waktu untuk sementara. Kemampuan ini juga menciptakan momen-momen fantastis dalam cutscene. Misalnya ketika Shadow menghentikan waktu untuk menunda rudal yang ditembakkan ke dirinya, dan menghancurkannya dengan cara yang dramatis.
Meski memberikan warna tersendiri, Doom Power ini kadang juga bisa terasa aneh dan canggung, rasanya kurang sesuai dengan game. Misalnya kekuatan Doom Morph yang mengubah Shadow menjadi makhluk berlendir yang dapat berayun-ayun layaknya Spider-Man. Tapi kembali lagi, ini adalah cara dari developer yang berusaha untuk membentuk identitas Shadow dan membedakannya dengan Sonic.
Selain itu saya juga merasakan beberapa Doom Power yang justru merusak gameplay. Banyak momen dimana ketika Shadow sedang berlari dengan kencang dan mendadak muncul peringatan secara sekilas yang mengingatkan pemain untuk menggunakan Doom Power tertentu. Hal ini menurut saya mengganggu, karena membuat Shadow menjadi sulit untuk dikendalikan, dan biasanya berujung dengan game over. Kalian harus mengulang kembali permainan dari checkpoint terakhir.
Selain level utama, terdapat juga level challenge, seperti menghancurkan sejumlah target sebelum mencapai garis akhir atau menyelesaikan stage hanya dengan satu ring saja. Stage challenge ini harus diselesaikan untuk membuka akses ke boss fight dan membuka stage berikutnya.
Penyempurnaan Hub World dan Soundtrack
Sonic X Shadow Generations juga mengembangkan hub world yang serba putih dari Sonic Generations. Dalam game ini hub world yang dulunya 2D menjadi 3D yang semakin meluas setiap kali kalian menyelesaikan semua stage bersama bosnya.
Developer juga mengisi Hub world dengan berbagai macam treasure chest yang bisa dibuka dengan kunci yang telah dikumpulkan. Treasure chest ini berisi collectibles, seperti artwork, soundtrack, hingga catatan tentang karakter Shadow. Kalian juga bisa berlatih menggunakan kemampuan Doom Power Shadow di hub world.
Soundtrack Shadow X Generations juga patut diacungi jempol. Hasil aransemen ulang musik dari game originalnya di 2011, memberikan tidak hanya momen nostalgia, tapi juga beat yang enak untuk didengarkan. Jika kalian adalah fans Sonic sejati, kalian tidak boleh tidak mendengarkan soundtrack yang ada di dalam game ini.
Sonic X Shadow Generations Dari Segi Teknis
Saya memainkan Sonic X Shadow Generations di PC dengan spesifikasi i5-9400F, GeForce RTX 3060, dan RAM 16GB. Setelah lebih dari 10 jam memainkannya, saya tidak pernah mengalami masalah teknis. Game ini menurut saya terbilang ringan dan tidak demanding.
Untuk bagian menu grafis, Sonic X Shadow Generations memiliki beberapa setting yang bisa diatur. Misalnya special effect untuk cahaya seperti Bloom dan Volumetric Lighting, dan juga pengaturan framerate. Kalian bisa menyesuaikan itu semua agar sesuai dengan spesifikasi PC yang digunakan.
Kesimpulan
Sonic X Shadow Generations adalah contoh bagaimana Sega seharusnya membuat versi remaster dari game Sonic klasik. Tidak hanya meningkatkan kualitas grafisnya saja, Sega juga menambahkan konten baru yaitu Shadow Generations ke dalam game. Kehadiran Shadow membuat game ini menjadi fresh, sekaligus menambah variasi konten di dalam game. Sonic X Shadow Generations diharapkan bisa menjadi golden standard bagi Sega saat menghadirkan kembali game-game Sonic klasik lainnya di masa depan.
Hal yang saya sayangkan adalah konten dari Shadow Generations ini menurut saya terlalu sebentar. Bahkan seharusnya cerita dari Shadow bisa dijadikan sebagai game standalone, apalagi mengingat tidak lama lagi fans Sonic akan disuguhi oleh Shadow/Keanu Reeves di film Sonic the Hedgehog 3.
Giants Software dan Sega telah merilis trailer baru untuk Farming Simulator 25. Video ini menjelaskan fitur-fitur apa saja yang akan tersedia di game. Salah satunya adalah kehadiran mekanisme bencana alam yang bisa merusakan hasil tanaman. Dua tipe bencana alam di Farming Simulator adalah tornado dan hujan es.
Selain itu Farming Simulator 25 juga akan menghadirkan NPC yang bisa diajak berinteraksi oleh pemain dalam bentuk penduduk kota. NPC ini sudah dilengkapi oleh voice actor dan akan memberikan petunjuk tentang bagaimana cara mengatur pertanian kepada pemain.
Farming Simulator 25 memiliki 25 jenis tanaman dengan 3 map yang terinpirasi dari pertanian di wilayah Amerika Utara, Eropa, dan Asia Timur. Farming Simulator 25 juga memiliki mesin-mesin pertanian yang diadaptasi dari mesin asli. Total ada lebih dari 400 mesin dari 150 brand terkenal seperti e IH, CLAAS, Fendt, John Deere, Kubota, Massey Ferguson, New Holland, dan Valtra. Dalam game ini, kalian juga dapat menjumpai beragam hewan ternak, salah satunya adalah kerbau yang merupakan hewan khas Asia.
Farming Simulator 25 akan tersedia pada tanggal 12 November 2024 di PS5, Xbox Series, dan PC (Steam, Epic Games, dan Windows Store).
Sega melalui akun media sosial X Sonic the Hedgehog telah mengumumkan angka penjualan untuk Sonic X Shadow Generations. Game ini diklaim laku keras dan sudah terjual lebih dari 1 juta kopi. Sega tidak menjelaskan apakah jumlah tersebut mencakup semua platform atau hanya platform tertentu saja.
Rilis minggu lalu, Sonic X Shadow Generations mencakup remaster lengkap dari game Sonic Generations, yang memiliki desain level Sonic 3D dan 2D dengan visual yang ditingkatkan serta bonus konten tambahan. Ditambah cerita baru Shadow Generations yang menampilkan si landak hitam, Shadow.
Cerita Shadow berawal dari kebangkitan musuh besarnya, Black Doom. Untuk melawannya, Shadow harus menjelajahi Space Colony ARK. Shadow akan memiliki kekuatan bernama Chaos Control, dimana ia bisa bergerak cepat atau menghentikan waktu sementara. Selama permainan, Shadow juga akan mendapatkan kekuatan Chaos Control lainnya.
Halo, kawan-kawan Playcubic! Setelah menjajal game Shin chan: Shiro and the Coal Town beberapa waktu lalu, kini waktunya saya menilai apakah game ini pantas mendapatkan skor yang ok? Sebagai penggemar setia serial Crayon Shin chan, saat pertama kali diumumkan kehadirannya game ini langsung menarik perhatian saya, grafis serta karakter dalam game tentu saja tidak akan asing bagi saya ataupun kalian yang tumbuh besar bersama serial animasi Crayon Shin chan dan mungkin pernah juga menjajal game-nya di konsol game era 8 bit dan 16 bit. Game ini menawarkan petualangan unik yang menggabungkan kehidupan sederhana pedesaan Jepang dengan elemen misteri yang tak terduga.
Game ini dimulai dengan keluarga Nohara yang melakukan perjalanan ke sebuah desa kecil di prefektur Akita, tempat Hiroshi, ayah Shin chan, mendapat tugas kerja. Suasana tenang dan damai langsung menyelimuti ketika tiba di desa yang penuh dengan pemandangan khas pedesaan Jepang. Pemain diajak untuk ikut merasakan kehidupan sehari-hari di pedesaan dengan berbagai aktivitas menarik seperti menangkap serangga, memancing, dan berinteraksi dengan penduduk desa, semuanya dalam gaya komedi khas Shin chan.
Namun, di tengah keindahan pedesaan, Shin chan tanpa sengaja menemukan sebuah kereta misterius yang membawanya ke Coal Town, kota tambang dengan atmosfer retro era Showa yang penuh karakter. Di sini, cerita menjadi semakin seru ketika Shin chan bertemu dengan karakter-karakter baru, termasuk seorang gadis misterius yang menjadi pusat cerita. Kota tambang ini membawa Shin chan ke dunia yang benar-benar berbeda dari kehidupan tenang di Akita. Para pekerja tambang dan penduduk lokal menjalani kehidupan yang sibuk, memperkenalkan pemain pada budaya tambang yang khas.
Yang membuat Shin chan: Shiro and the Coal Town begitu unik adalah bagaimana game ini menghadirkan dua dunia yang saling melengkapi. Pemain bisa menjelajahi dua tempat yang kontras: pedesaan Akita yang penuh ketenangan dan Coal Town yang sibuk. Kehidupan Shin chan seolah terbagi antara kedamaian desa dan kesibukan kota tambang, dengan tugas dan misi yang berbeda di setiap tempat. Aktivitas sehari-hari ini membuat permainan tetap menarik karena pemain terus merasakan ritme hidup yang dinamis dan bervariasi.
Game ini menghadirkan main quest dan juga side quest yang semuanya saling berkaitan, terutama soal pengumpulan item. Maka dari itu saran saya nikmati saja setiap kegiatan yang bisa kalian lakukan dalam game ini misalnya memancing, berkebun atau menangkap serangga, karena item-item yang kalian dapat bisa membantu jalannya misi selesai baik itu misi utama maupun misi sampingan.
*klik untuk memperbesar gambar
Oh iya kalian bisa menyaksikan seperti apa serunya saya memainkan game ini lewat 2 video di bawah :
Grafis dan efek audio yang pas!
Tidak heran jika game ini berhasil meraih penghargaan untuk seni visual. Dari sisi grafis, Shin chan: Shiro and the Coal Town terlihat sangat memukau. Desain karakter dan dunia yang ditampilkan mengikuti gaya khas dari serial animasinya, namun dengan sentuhan modern yang lebih halus. Desa di Akita digambarkan dalam warna-warna pastel lembut yang menenangkan, sementara Coal Town dihiasi dengan nuansa vintage ala era Showa, membuat dua dunia ini begitu hidup dan berbeda. Detail-detail kecil seperti pemandangan alam, kereta, dan bangunan tambang memberikan pengalaman visual yang memikat.
Musik dalam game juga berhasil membawa nuansa yang berbeda di setiap dunia. Saat berada di Akita, musiknya tenang, mencerminkan suasana desa yang damai, sementara di Coal Town, alunan musik lebih energik dan menggambarkan semangat kerja para penduduknya. Keharmonisan antara visual dan audio ini mampu menciptakan suasana yang benar-benar menghidupkan cerita Shin chan.
Sisi nostalgia dan elemen baru membaur sempurna
Sebagai permainan yang mengadaptasi dunia Crayon Shin chan, Shin chan: Shiro and the Coal Town tetap setia pada esensi serial aslinya. Elemen nostalgia sangat terasa, terutama dari karakter-karakter yang ikonik seperti Shin chan dan keluarganya, serta gaya komedi yang tak lekang oleh waktu. Meski begitu, game ini juga menampilkan berbagai elemen baru, terutama dengan adanya Coal Town yang memperkenalkan sisi petualangan dan misteri yang menarik.
Bagi penggemar Shin chan, game ini tentu menjadi pengalaman yang sangat memuaskan. Namun, bagi pemain baru, game ini tetap menyenangkan dan mudah dinikmati, karena gameplay-nya mengalir dengan alami dan menawarkan pengalaman bermain yang ringan namun tetap menantang.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, Shin chan: Shiro and the Coal Town adalah game yang menghadirkan petualangan Shin chan dengan cara yang memukau. Dari cerita yang unik hingga visual yang memikat, game ini menyajikan kehidupan pedesaan Jepang yang damai dengan balutan misteri. Shin chan: Shiro and the Coal Town cocok bagi siapa saja yang ingin merasakan kisah kehidupan sederhana dengan sentuhan komedi dan misteri yang menyegarkan.
Dengan rilis globalnya pada 24 Oktober 2024 kemarin di Steam dan Nintendo Switch, game ini memberikan kesempatan bagi pemain di seluruh dunia untuk menikmati petualangan terbaru Shin chan. Jika Anda mencari pengalaman bermain yang berbeda, santai, dan penuh warna, Shin chan: Shiro and the Coal Town bisa menjadi pilihan yang sangat menyenangkan untuk dimainkan.
Dalam dunia game fighting, menguasai combo adalah kemampuan yang sangat penting bagi setiap gamer. Dengan combo yang dahsyat dan solid, seorang gamer dapat mengalahkan lawannya dengan mudah. Namun, menguasai combo tidaklah mudah. Hal ini memerlukan seorang gamer untuk melatih gerakan tangan mereka secara khusus untuk combo tersebut.
Sayangnya, beberapa combo di video game sangat sulit untuk dieksekusi dan dikuasai. Pernahkah kamu bertanya-tanya apa combo paling sulit di video game? Penulis memiliki ulasan lengkap untuk dibahas bersama.
1. Akira Stun Palm of Doom
Teknik The Stun Palm of Doom tampaknya mudah dikuasai karena perintahnya terlihat sangat simpel. Namun, untuk memunculkan combo yang luar biasa, gamer harus melakukan pukulan, tendangan, dan lemparan dengan kecepatan eksekusi yang sangat tinggi.
Meskipun demikian, banyak gamer yang gagal mengeksekusi teknik The Stun Palm of Doom. Teknik ini sangat populer di Virtua Fighter 2 yang dirilis di mesin Arcade pada tahun 1994. Bahkan hingga bertahun-tahun setelah diperkenalkan, The Stun Palm of Doom masih menjadi salah satu teknik yang paling sulit untuk dikuasai.
2. Hayate Raijin
Hayate Raijin Teknik ini tampak relatif pendek, namun kenyataannya sangat sulit untuk dieksekusi. Combo ini dimulai dengan gerakan seperempat lingkaran ke depan dan lemparan. Kemudian, saat lawan berada di udara, gamer harus memukul ke depan, belakang, atas, dan bawah, serta lemparan.
Tidak hanya itu, gamer juga harus mengeksekusi tombol lagi, seperti diagonal kanan atas, diagonal kiri bawah, diagonal kiri atas, dan diagonal kanan bawah, serta lemparan. Combo ini akan terlihat sangat keren, tapi untuk melakukannya dibutuhkan fokus super tinggi.
3. Magneto Rom Infinite
Magneto Rom Infinite Salah satu teknik paling terkenal di Marvel Vs. Capcom 2 adalah Rom Infinite, milik Magneto. Combo ini membutuhkan keterampilan tinggi dan dibuat oleh pemain Jepun bernama Rom. Cara standar untuk mengeksekusinya adalah dengan High Punch, Super Jump High Kick, Air Dash down forward Low Kick, Air Dash Low Kick, dan kemudian mendarat dengan tepat.
Setelah itu, gamer harus mengeksekusi lagi Super Jump Low Kick, Super Jump Low Kick, kemudian Air Dashing down forward, Air Dash Low Kick sebanyak dua kali. Seluruh langkah ini harus diulang untuk menciptakan combo tak berkesudahan yang menyiksa gamer.
4. Crimson Viper Level 24 Trial
Crimson Viper adalah salah satu karakter yang sangat susah dikuasai di Ultra Street Fighter 4. Teknik yang tersulit adalah Level 24 Trial, yang mengharuskan gamer mengeksekusi combo dengan tombol yang banyak.
Ada banyak perpaduan teknik yang harus dilakukan, seperti Thunder Knuckle, EX Seismic Hammer, Burning Kick, Burst Time, dan tiga pukulan biasa. Dengan banyaknya perpaduan teknik yang harus dieksekusi, tentunya teknik tersebut tidak banyak dikuasai oleh gamer. Hanya gamer yang rajin berlatih saja yang mungkin bisa mengeksekusi teknik ini dengan mulus.
5. Order-Sol Dragon Install
Di Guilty Gear Strive, Dragon Install milik Sol Badguy memang diubah sedikit. Namun ketika masuk ke Guilty Gear XX Accent Core Plus R, combo ini menjadi sesuatu yang istimewa. Untuk mengeksekusi combo super ini, gamer harus menekan setengah lingkaran belakang sebelum mengeksekusi lawan dengan teknik slash.
Dari sana, gamer harus terus memukul lawan dengan combo Morbid World, yang terdiri dari Punch, Kick, Slash, Heavy Slash, Dust Attack, Kick, dan Slash. Kemudian teknik ini harus diteruskan dengan Heavy Slash plus setengah lingkaran ke belakang.
Dahsyatnya, jika HP lawan cukup rendah, Order-Sol akan melakukan teknik Napalm Death. Susahnya combo Dragon Install akan terbayarkan dengan visual yang menarik.
6. Akuma Shun Goku Satsu
Akuma Shun Goku Satsu adalah salah satu combo paling sulit di Street Fighter Alpha 2. Combo ini membutuhkan keterampilan tinggi dan fokus yang sangat tinggi untuk dapat dieksekusi dengan sempurna.
Gamer harus memiliki reflex yang cepat dan akurat dalam menekan tombol, serta memahami timing yang tepat untuk memunculkan combo ini. Dengan demikian, combo ini dapat memunculkan damage yang sangat besar dan membuat lawan kesulitan untuk melawan.
7. Kazuya Devil Beam
Kazuya Devil Beam adalah salah satu combo paling sulit di Tekken 7. Combo ini membutuhkan keterampilan tinggi dan fokus yang sangat tinggi untuk dapat dieksekusi dengan sempurna. Gamer harus memiliki reflex yang cepat dan akurat dalam menekan tombol, serta memahami timing yang tepat untuk memunculkan combo ini.
Selain itu, gamer juga harus memahami pola pergerakan lawan dan dapat beradaptasi dengan cepat untuk memastikan combo ini dapat dieksekusi dengan sukses.
Itulah 7 combo dalam game fighting yang paling sulit dikuasai. Apakah salah satunya adalah karakter favorit kalian?
Menyambut perilisan serial Amazon Original Like a Dragon: Yakuza, Sega mengadakan diskon khusus di PlayStation Store dan Steam. Beberapa judul game Like a Dragon untuk PS5, PS4, dan PC akan dijual dengan harga spesial dalam waktu terbatas.
Untuk pertama kalinya, nikmati diskon 50% untuk Like a Dragon: Infinite Wealth, game yang mengikuti petualangan Ichiban Kasuga dan Kazuma Kiryu di Hawaii dan Jepang. Selain itu, ada diskon 45% untuk Like a Dragon Gaiden: The Man Who Erased His Name di PlayStation Store dan 50% di Steam, Kalian juga bisa mendapatkan harga spesial untuk Yakuza: Like a Dragon, paket lengkap Yakuza Complete Series, dan masih banyak lagi dari seri ini. Detail lebih lengkapnya bisa dilihat di sini.
Promodi PlayStation Store berlangsung hingga tanggal 6 November 2024, sementara diskon di Steam dimulai pada 25 Oktober pukul 2:00 dan berakhir pada 7 November 2024.
Like a Dragon: Yakuza sudah mulai tayang di Amazon Prime. Film ini dibagi dalam dua format yaitu di tanggal 25 Oktober 2024 dan 1 November 2024.
Cygames telah mengumumkan kehadiran dari karakter baru untuk game fighting Granblue Fantasy Versus: Rising. Karakter baru yang akan hadir ini adalah Vikala bersama dengan konten Battle Pass round 6. Update 1.60 ini sudah tersedia sekarang.
Vikala merupakan satu dari 12 Divine Generals yang menjaga Northern Skies dari kejahatan. Saat bertarung, Vikala akan ditemani oleh perangkap tikus magis yang memiliki kesadaran sendiri. Battle Pass Round 6 akan menghadirkan berbagai item dan bonus, seperti ilustrasi karakter, musik, lencana, trophy, dan masih banyak lagi. Selain itu, avatar lobi baru bernama Yunicorn juga tersedia sebagai hadiah dari battle pass ini.
Tentunya untuk mendapatkan Vikala, kalian harus membeli DLCnya terlebih dahulu. Sistem ini juga digunakan kepada DLC lainnya di Granblue Fantasy Versus: Rising.
Sega telah mengumumkan Sonic X Shadow Generations telah rilis hari ini di PS5, PS4, Nintendo Switch, Xbox Series, Xbox One, dan PC (Steam dan Epic Games Store).
Sonic X Shadow Generations mencakup remaster lengkap dari game Sonic Generations, yang memiliki desain level Sonic 3D dan 2D dengan visual yang ditingkatkan serta bonus konten tambahan. Ditambah cerita baru Shadow Generations yang menampilkan si landak hitam, Shadow.
Sega juga telah mengungkap kehadiran DLC Sonic the Hedgehog 3 Movie Pack yang akan tersedia di dalam game pada tanggal 13 Desember 2024. DLC ini memungkinkan pemain untuk bermain Sonic X Shadow Generations dengan skin eksklusif dan stage yang terinspirasi dari film Sonic the Hedgehog 3.