Home Blog Page 134

Warner Bros Sebut Performa MultiVersus Tidak Sesuai Harapan

0

Warner. Bros telah mengungkap performa dari game fighting Multiversus, Rupanya game buatan developer Player First Games ini tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Berbicara dalam meeting laporan keuangan (Dikutip dari IGN), CEO dan CFO Warner. Bros Discovery, David Zaslav dan Gunnar Wiedenfels mengatakan bahwa kegagalan MultiVersus telah menambah kerugian sebesar $100 juta di atas kerugian senilai $200 juta yang sudah dialami oleh divisi game perusahaan di awal tahun ini. Menurut mereka kerugian ini juga membuat bagian bisnis game Warner Bros. berada di bawah performa.

Kurang baiknya performa MultiVersus ini membuat tahun 2024 menjadi tahun yang tidak enak bagi Warner Bros. dan divisi gamenya. Pada awal tahun Warner Bros. sudah merugi akibat Suicide Squad: Kill the Justice League, dan sekarang ditambah oleh MultiVersus. Sekarang harapan Warner Bros. adalah franchise Harry Potter dan sekuel Hogwarts Legacy yang sedang diracik.

Bagaimana menurut kalian?

Palworld Ungkap Penyebab Dibalik Gugatan Hukum Nintendo

0

Developer Palworld, Pocketpair telah mengumumkan alasan dibalik gugatan hukum yang diberikan oleh Nintendo.

Dalam keterangan resmi, Pocketpair menjelaskan bahwa menurut Nintendo ada tiga pelanggaran hak paten yang diduga telah dilanggar yaitu nomor 7545191, 7493117, dan 7528390. Ketiga hak paten ini berkaitan dengan mekanisme menangkap monster dan menungganginya.

Dalam game Palworld, pemain bisa menangkap monster atau Pal dengan cara menggunakan item bernama Pal Sphere. Untuk cara menangkapnya, Pal Sphere ini harus dilempar ke Pal. Setelah berhasil ditangkap, Pal akan menjadi milik pemain. Mekanisme inilah yang dipermasalahkan oleh Nintendo karena dianggap melanggar hak paten yang dimiliki oleh franchise Pokemon.

Nintendo juga tidak main-main dalam menuntut Pocketpair dan Palword. Ada dua tuntutan yang mereka minta yaitu Palworld dilarang untuk beredar wilayah yang berada di bawah wewenang hukum Jepang dan biaya ganti rugi sebesar 5 juta Yen untuk Nintendo dan The Pokemon Company.

Meski berada di bawah anging, Pocketpair berjanji akan melawan Nintendo dan The Pokemon Company melalui jalur hukum.

Pertarungan antara Nintendo dan The Pokemon Company dengan Pockepair berawal dari datangnya surat gugatan hukum di bulan September kemarin. Padahal sejak rilis di bulan Januari, Palworld sama sekali tidak mendapatkan perhatian dari Nintendo.

Bagaimana menurut kalian?

Itel S25 Series Resmi Meluncur di Indonesia

0

Itel hari ini telah resmi mengumumkan kehadiran Itel S25 Series di Indonesia. Kedua smartphone ini memiliki daya tarik bodi yang tipis, dan dijual dengan harga yang terjangkau.

Spesifikasi Itel S25

Itel S25 hadir dengan desain yang super tipis. Ketebalan smartphone ini hanya 7,3 mm dengan bobot 186,6 gram. Untuk bagian layar, Itel S25 mengusung layar AMOLED berukuran 6,78 inch dengan resolusi FHD+ (1080 x 2436 pixel). Layar ini sudah mendukung refresh rate 120Hz dengan tingkat kecerahan hingga 1.800 nits. Layar Itel S25 juga sudah dilengkapi dengan sensor sidik jari dan dapat merespon berbagai macam sentuhan seperti tangan yang basah.

Untuk urusan dapur pacu, Itel S25 ditenagai chipset Unisoc T620 dengan RAM 8GB dan memori internal 128GB. Smartphone ini juga sudah mendukung ekstensi RAM hingga 8GB plus slot microSD. Untuk bagian baterai, Itel S25 memiliki baterai 5.000 mAh yang sudah didukung dengan fitur fast charging 18W dan bypass charging.

Itel S25 memiliki dua kamera yang terdiri dari kamera utama 50 MP dan sensor inframerah. Untuk kamera depan, smartphone ini menyediakan kamera selfie 32 MP.

Untuk konektivitas, Itel S25 dilengkapi dengan dukungan untuk 4G, dual SIM, NFC, Wi-Fi, Bluetooth, IR Control, dan audio jack 3,5mm. Itel S25 juga sudah memiliki dual speaker dengan teknologi DTS Sound Ultra Realistic. Smartphone ini juga sudah mendapatkan rating IP54 untuk pertahanan terhadap air dan debu.

Spesifikasi Itel S25 Ultra

Tidak kalah dari saudaranya, Itel S25 Ultra hadir dengan bodi yang lebih tipis lagi. Ketebalannya hanya 6,9mm. Meski tipis, Itel S25 Ultra memiliki desain yang tangguh berkat teknologi Itel TitanShield. Itel mengklaim smartphone ini sudah melewati berbagai percobaan ekstrem mulai dari suhu panas sampai dengan benturan.

Untuk layar, Itel S25 Ultra memiliki desain dan fungsi yang sama seperti saudaranya. Perbedaannya adalah layar Itel S25 Ultra memiliki desain melengkung dengan tingkat kecerahan hingga 1.400 nits. Layar juga sudah terlindungi oleh Corning Gorilla Glass 7i dan anti-mistouch.

Itel S25 Ultra memiliki tiga kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 50 MP, kamera makro, dan kamera ketiga yang tidak disebutkan secara spesifik.

Untuk dapur, Itel S25 Ultra menggunakan jeroan yang sama dengan saudaranya. Chipset yang digunakan adalah Unisoc T620 dengan RAM 8GB dan memori internal hingga 256GB. Kapasitas baterainya juga sama, yaitu 5.000 mAh dengan dukungan quick charging dan bypass charging.

Untuk konektivitas, Itel S25 Ultra sudah didukung jaringan 4G, Wi-Fi, Bluetooth, Dual-SIM, IR Control, NFC, plus rating IP54 untuk ketahanan terhadap air dan debu.

Varian Warna dan Harga Itel S25 Series

Itel S25 hadir dengan tiga pilihan warna yaitu Mambo Mint, Sahara Gleam, dan Bromo Black. Sedangkan Itel S25 Ultra tersedia dalam pilihan warna Meteor Titanium, Bromo Black, dan Komodo Ocean. Kedua smartphone sudah menjalankan Itel OS 14.5 berbasis sistem operasi Android 14 dan dijanjikan akan menerima update Android 15.

Selama periode promosi, Itel S25 akan dijual dengan harga Rp 1.699.000. Sedangkan Itel S25 Ultra dijual dengan harga Rp 1.899.000 untuk varian 8/128GB dan Rp 1.999.000 untuk varian 8/256GB. Periode promosi akan berjalan dari tanggal 11-15 November 2024 lewat toko resmi Itel di Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop.

Untuk harga resmi Itel S25 8/128GB adalah Rp 1.899.000. Sedangkan Itel S25 Ultra barian 8/128GB dijual dengan harga Rp 2.199.000, dan Itel S25 Ultra varian 8/256GB dijual dengan harga Rp 2.399.000.

Produk Baru Itel

Selain mengumumkan smartphone S25 Series, Itel juga mengungkap produk lainnya yaitu VistaTab 30 Pro yang dirancang untuk produktivitas dan hiburan, Earbuds Neo3 dengan kualitas audio tinggi, Smartwatch Storm Ultra yang dapat memantau aktivitas kesehatan secara detail, Power bank Power Easy Nano yang dilengkapi daya tahan ekstra.

Terakhir yang cukup mengejutkan adalah Itel Ring, cincin canggih yang terkoneksi dengan bluetooh 5.3 dan dapat memantau kesehatan penggunanya.

Bagaimana menurut anda?

Demo Game Acts of Blood Sudah Dirilis di Steam, Simak Video Gameplay-nya di Sini

0

Eksil Team, studio game asal Indonesia ini baru saja merilis demo game terbaru mereka berjudul Acts of Blood yang sudah bisa kalian unduh gratis melalui Steam. Acts of Blood sendiri mengusung genre Beat ‘em up, Action, dan 3rd person yang memberikan sensasi berantem yang luwes. Dalam demo-nya ini, kalian diberikan akses untuk menyelesaikan satu misi (di sebuah pabrik) dan juga menjajal kustomisasi pakaian karakter .

Selain itu, kalian juga bisa memilih opsi untuk memilih full bahasa Indonesia, mulai dari menu sampai suara karakternya. Dengan System Requirements PC yang tidak terlalu tinggi, sepertinya game ini bisa menjangkau gamer PC lebih luas. Dari pada penasaran kalian bisa mengunduh demo-nya langsung di sini.

Simak pula bagaimana serunya saya menyelesaikan demo game pada video di atas. Oh iya, yang menurut saya cukup keren dan sedikit mengagetkan adalah umpatan-umpatan yang sangar dan cocok untuk game bergenre seperti ini. Selamat berakhir pekan dan selamat bermain!

Back Then: Game Naratif Mendalam tentang Alzheimer Kini Hadir di PS5 dan PC

0

Studio pengembang asal Portugal, Octopus Embrace, dengan bangga merilis Back Then, sebuah game petualangan naratif mendalam yang mengangkat tema Alzheimer. Game ini kini tersedia di PlayStation 5 dengan harga €14,99 dan juga sudah dirilis sebelumnya di PC. Back Then menawarkan pengalaman emosional yang bertujuan untuk menyentuh hati para pemain sekaligus meningkatkan kesadaran tentang Alzheimer. Selain itu, soundtrack resmi game ini juga telah dirilis di berbagai platform musik streaming.

Jelajahi Pikiran Thomas Eilian, Penulis Lansia yang Menghadapi Alzheimer

Back Then mengajak pemain memasuki dunia pikiran Thomas Eilian, seorang penulis lansia yang tengah menghadapi kenyataan pahit Alzheimer. Dalam game ini, pemain akan menemukan pengalaman hidup Thomas melalui eksplorasi investigatif dan teka-teki, mengungkap kisah keluarga dan kenangan yang mulai pudar. Setiap langkah membawa pemain melalui lorong waktu antara masa lalu dan masa kini, membuka area baru, koleksi, dan tantangan yang menggugah emosi serta memberikan pengalaman yang menggugah pemikiran.

Sebuah Pengalaman Game yang Penuh Makna

Mengangkat tema Alzheimer bukanlah hal yang biasa dalam dunia game, namun Octopus Embrace dengan apik membangun atmosfer yang intim dan penuh makna. Back Then bukan hanya sekadar game, melainkan pengalaman yang membawa pemain merenungkan kehidupan, kenangan, dan ketakutan akan kehilangan identitas. Dengan pendekatan naratif dan eksplorasi yang mendalam, game ini diharapkan dapat menarik perhatian berbagai kalangan, khususnya mereka yang mencari cerita yang unik dan penuh makna.

Game ini juga menawarkan beberapa elemen kreatif yang menghubungkan pemain dengan tema Alzheimer. Melalui teka-teki yang menguji ingatan dan kemampuan investigatif, pemain dihadapkan pada tantangan yang merefleksikan kehilangan ingatan dan keterbatasan yang dialami oleh penderita Alzheimer. Inspirasi dari pengalaman pribadi tim pengembang dengan keluarga yang terdampak Alzheimer menambah keaslian serta kedalaman emosional dari game ini.

Perjalanan Panjang dan Penghargaan yang Diraih

Dikembangkan oleh Octopus Embrace sejak ide awalnya pada Global Game Jam tahun 2019, Back Then telah melewati perjalanan yang penuh tantangan. Game ini terinspirasi dari pengalaman pribadi para pengembang dengan orang-orang terdekat mereka yang mengalami Alzheimer. Selama masa pengembangannya, tim ini meraih berbagai penghargaan, termasuk ‘People’s Choice Award’ di IndieX 2019 dan dua penghargaan dalam PlayStation Talents 2020 yaitu ‘Games 4 Good’ dan ‘Best Game’.

Rilis awal Back Then untuk PC pada Desember 2023 mendapat sambutan hangat, dan kini, dengan dukungan program PlayStation Talents, game ini berhasil hadir di PS5, memperluas jangkauan cerita emosional ini ke lebih banyak pemain di seluruh dunia.

Surat dari Sang Produser

Calebe Motta, salah satu pendiri Octopus Embrace dan produser Back Then, menyampaikan surat yang menyentuh mengenai proses kreatif yang menginspirasi game ini. Ia berbagi perjalanan hidupnya dan bagaimana pengalaman pribadi dengan keluarganya memengaruhi karakter Thomas. Melalui kata-kata yang menyentuh, Calebe menyampaikan rasa terima kasih kepada tim, para pemain, dan semua orang yang pernah terhubung dengan mereka yang terdampak Alzheimer.

“Setiap pengalaman selama proses pengembangan telah membentuk tidak hanya game ini, tetapi juga siapa kami hari ini. Kami berharap kisah ini dapat menyentuh lebih banyak hati dan membawa sedikit kenyamanan bagi mereka yang keluarganya juga telah berhadapan dengan Alzheimer.”

Unduh dan Rasakan Back Then

Kini tersedia di PS Store, Steam, Epic Games, GOG, dan Humble Bundle, Back Then menawarkan pengalaman yang langka dan menggugah hati di dunia game. Jika kalian mencari game yang lebih dari sekadar hiburan, tetapi juga mengajak kalian merenungkan nilai kehidupan, Back Then adalah pilihan yang layak dicoba. Selami perjalanan Thomas, dan temukan keindahan serta kepedihan yang ada di setiap kenangan yang ia coba pertahankan.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs resmi Back Then dan ikuti kisah yang penuh makna ini.

Yu-Gi-Oh! MASTER DUEL Hadirkan Event Perayaan 1000 Hari Perilisan!

0

Konami Digital Entertainment Limited (KONAMI) telah mengumumkan Event 1000 Days of Service, untuk merayakan 1000 hari sejak perilisan global Yu-Gi-Oh! MASTER DUEL dengan berbagai event seru dan konten baru sepanjang tahun ini.

Sejak dirilis pada Februari 2022, Yu-Gi-Oh! MASTER DUEL telah berhasil menyuguhkan Duel lintas platform yang menegangkan, dengan grafis menakjubkan yang membuat kartu menjadi realistis, serta event dan turnamen baru yang menarik setiap bulannya. Kini telah resmi jadi bagian dari Yu-Gi-Oh! World Championship, Yu-Gi-Oh! MASTER DUEL adalah pilihan terbaik untuk memainkan permainan kartu populer di platform game modern.

Dalam rangka merayakan pencapaian terbarunya, Yu-Gi-Oh! MASTER DUEL siap memberikan 1000 Gems secara gratis kepada pemain yang melakukan login pada saat periode event berlangsung, serta tambahan Pack Ticket yang dapat ditukar dengan ‘Geas of Light’ Pack di dalam game. Tak hanya itu, para pemain yang login juga bisa menikmati konten game yang menarik, seperti Anniversary Set yang berisi aksesoris bertema khusus, Duel Field edisi khusus, Crad Protector, Card Case, Profile Icon, dan masih banyak lagi.

Para penggemar permainan kartu Yu-Gi-Oh!, terutama yang telah menyaksikan animasi Yu-Gi-Oh! CARD GAME THE CHRONICLES, akan sangat senang melihat ilustrasi alternatif dari kartu Evil★Twin yang hadir di Yu-Gi-Oh! MASTER DUEL. Tersedia dalam Secret Pack ‘Electron Illusions’, tema Evil Twin ini terdiri dari monster Fiend dengan elemen DARK dan LIGHT yang berfokus pada kartu Evil★Twin Ki-sikil dan Evil★Twin Lil-la yang dapat dikombinasikan untuk menciptakan kombo pamungkas.

Dan untuk pemain yang ingin mendapatkan Gems tambahan, ada promosi terbaru yang hadir pada menu Store dalam game. Promosi Gems dan hadiah login akan tersedia hingga 9 Januari 2025.

Informasi lebih lanjut tentang Yu-Gi-Oh! MASTER DUEL, kunjungi:
www.konami.com/yugioh/masterduel

Ongkos Produksi Besar, Arcane Jadi Film Animasi Termahal yang Pernah Ada

0

Tidak lama lagi fans League of Legends akan dapat menyaksikan season 2 Arcane di Netflix. Melihat dari desain dan juga segi marketing, pernahkah kalian membayangkan berapa besar uang yang dikeluarkan oleh Riot Games untuk memproduksi Arcane?

Dilaporkan oleh Variety, Riot Games harus mengeluarkan banyak uang untuk membuat Arcane. Total pengeluaran Riot adalah sekitar $250 juta untuk pembuatan 2 season, atau 18 episode. Angka tersebut sudah termasuk untuk promosi. Jumlah ini menjadikan Arcane sebagai film animasi seri termahal yang tayang di televisi.

Merespon berita yang dilaporkan oleh Variety, Co-Founder Riot Mark Merrill menolak untuk mengkomentari lebih jauh. Namun ia mengatakan Riot tidak memiliki masalah untuk mengeluarkan banyak uang demi memuaskan fansnya.

Informasi lainnya yang diungkap oleh Variety adalah Riot ternyata sempat bekerjasama dengan Anthony dan Joe Russo, produser dari film Marvel The Avengers. Keduanya ditugaskan untuk membuat film yang mengangkat cerita dari dunia League of Legends. Sayangnya proyek ini tidak berhasil.

Season 2 Arcane akan mulai tayang pada tanggal 9 November 2024 untuk ACT 1, lalu diikuti ACT 2 di tanggal 16 November 2024, dan ACT 3 pada tanggal 23 November 2024.

Pengisi Suara Eva di Metal Gear Solid 3 Ternyata Ariel the Little Mermaid

0

Konami telah mengungkap misteri yang selama ini belum terpecahkan dari franchise Metal Gear. Misteri ini tentang voice actor yang mengisi suara dari karakter Eva di Metal Gear Solid 3: Snake Eater. Rupanya ia adalah Suzetta Miñet yang juga merupakan pengisi suara dari film Disney, Ariel the Little Mermaid. Baik Konami maupun Miñet terus merahasikan ini selama 20 tahun.

Dalam video Metal Gear Solid Legacy Part 3, Miñet menjelaskan alasan kenapa ia harus merahasiakan perannya sebagai Eva. Rupanya ini berhubungan dengan peran Miñet sebagai Ariel the little Mermaid yang merupakan film kartun untuk anak-anak. Peran ini sangat berbeda dengan Eva yang tampil menggoda dan memiliki banyak rahasia. Miñet bersama dengan David Hayter nantinya akan kembali tampil di Metal Gear Solid Delta Snake Eater sebagai Eva dan Naked Snake,

Metal Gear Solid Delta Snake Eater belum memiliki tanggal rilis. Game remake ini nantinya akan rilis di platform PS5, Xbox Series, dan juga PC.

Blizzard Akan Remaster Warcraft II?

0

Menjelang ulang tahun ke-30 Warcraft yang akan jatuh pada tanggal 13 Nobember, muncul kabar bahwa Blizzard akan meremaster game Warcraft II. Gambar banner maupun logo dari game ini berhasil ditemukan server internal Blizzard dan akhirnya disebar ke media sosial.

Jika rumor ini benar, Blizzard kemungkinan akan mengungkapnya pada acara ulang tahun Warcraft. Karena Blizzard juga akan membuat acara livestream yang menayangkan konser dan juga presentasi untuk masa depan dari franchise Warcraft.

Warcraft II: Tide of Darkness dirilis pada tahun 1995 di PC dan Mac. Game ini masih melanjutkan cerita dari pertama tentang bagaimana perang antara pasukan invasi orc yang masuk ke Azeroth melalui Dark Portal melawan manusia. Warcraft II juga memiliki andil dalam menciptakan alur cerita “legendaris” yang terjadi di game selanjutnya, Warcraft III: Frozen Throne.

Bagaimana menurut kalian?

Sega Akan Hidupkan Kembali Virtua Fighter

0

Sega dilaporkan sedang mengembangkan franchise Virtua Fighter baru. Rencana ini merupakan bagian dari program milik Sega untuk menghidupkan kembali IP lama mereka. Informasi ini diungkap oleh pimpinan dari Global Transmedia Group, Justin Scarpone ketika berbicara dengan VGC.

Ia menjelaskan bahwa Sega memiliki demografi yang berbeda umur, yaitu mereka yang sudah mengenal Sega sejak masa kecilnya dulu dan gamer masa kini. Untuk mendapatkan itu semua Sega memulai rencana untuk revitalisasi IP lamanya seperti Crazy Taxi, Jet Set Radio, Streets of Rage, Shinobi (akan diadaptasi menjadi film), dan Virtua Fighter. Scarpone bahkan telah mengkonformasi bahwa saat Sega sudah mengembangkan Virtua Fighter. Namun ia tidak menjelaskan medianya, apakah game atau film.

Seri game Virtua Fighter yang dirilis oleh Sega adalah Virtua Fighter 5 di tahun 2007. Setelah itu Sega tidak lagi memproduksi franchise tersebut. Virtua Fighter juga merupakan game fighting legendaris yang mengawali tren desain 3D untuk genre tersebut. Jika Sega betul-betul sedang membuat game Virtua Fighter, maka fans yang dulu memainkannya Sega Saturn dan Arcade pasti akan menunggu perilisan game tersebut.

Bagaimana menurut kalian?