RRQ sukses menggelar RRQ Watch Party nonton bareng dokumenter Esports World Cup: Level Up. Acara ini berlangsung pada Sabtu, 7 Juni 2025, di Grand Ballroom, Ayana Hotel Jakarta, dan dihadiri oleh lebih dari 550 penggemar esports dari berbagai kalangan.
Suasana hangat dan meriah terasa sejak awal acara. Para peserta RRQ Watch Party disuguhi beragam aktivitas seru seperti fun session, kuis berhadiah, talkshow inspiratif, hingga sesi Meet & Greet eksklusif bersama tim RRQ Hoshi yang telah lama dinantikan para fans.
RRQ Watch Party Ajang Kebersamaan Komunitas Esports
Antusiasme pengunjung terlihat jelas saat mereka berinteraksi langsung dengan para bintang tamu. Selain kehadiran tim RRQ Hoshi, acara ini juga menghadirkan CEO Team RRQ Andrian “AP” Pauline, RRQ BB, serta public figure Michelle Christo. Momen kebersamaan ini menjadi kesempatan emas bagi fans untuk lebih dekat dengan idola mereka.
Dalam RRQ Watch Party kali ini, RRQ juga membagikan puluhan merchandise eksklusif dan menghadirkan program giveaway spesial. Hadiah utamanya adalah dua tiket Superfan untuk menyaksikan langsung Esports World Cup di Riyadh, Arab Saudi. Tiket ini mencakup tiket pesawat pulang-pergi, akomodasi hotel selama lima malam, serta akses menonton kompetisi secara langsung.
Dokumenter Level Up Tampilkan Sisi Lain Dunia Esports
Esports World Cup: Level Up adalah dokumenter lima bagian yang disiarkan secara global melalui Prime Video. Diproduksi oleh R.J. Cutler, dokumenter ini menyajikan kisah emosional dan autentik tentang perjuangan para atlet esports dunia. Penonton dibawa menyelami tantangan, kerja keras, dan semangat kompetitif yang melatarbelakangi kesuksesan mereka di panggung internasional.
Dokumenter ini memperkuat citra esports sebagai lebih dari sekadar hiburan digital. Ia adalah refleksi dari mimpi, dedikasi, dan pengorbanan, serta bentuk nyata dari budaya global yang terus berkembang.
RRQ Watch Party Tunjukkan Komitmen RRQ dalam Ekosistem Global
Melalui acara RRQ Watch Party, Team RRQ juga mengukuhkan posisinya sebagai bagian dari EWCF Club Partner Program 2025. Program ini merupakan inisiatif dari Esports World Cup Foundation yang bertujuan memperkuat ekosistem esports dengan investasi senilai USD 20 juta.
CEO RRQ, Andrian Pauline, menegaskan bahwa langkah ini menjadi momentum besar bagi RRQ dalam memperluas pengaruh globalnya. Ia menyebut kemitraan ini sebagai peluang strategis untuk semakin dekat dengan komunitas, sekaligus membentuk masa depan esports yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Konami Digital Entertainment Limited dan Studio Far Out Games membawa kejutan menarik di pertengahan tahun ini melalui game terbaru mereka berjudul Deliver At All Costs. Resmi dirilis pada 22 Mei 2025, game ini kini telah tersedia di Steam, Epic Games Store, dan GOG. Mengusung konsep aksi naratif bergaya retro tahun 50-an, Deliver At All Costs menghadirkan pengalaman jadi kurir nekat yang bukan hanya soal mengantar paket tapi juga bertahan hidup dalam dunia yang absurd, kacau, dan penuh misteri.
Saya memainkan Deliver At All Costs di PC menggunakan kontroller DualSense, dan game ini langsung terasa nyaman sejak awal. Game ini mengusung genre aksi-petualangan dengan pendekatan naratif kuat, serta mekanik gameplay bertema destruktif.
Kesan Pertama: Nostalgia dan Kekacauan yang Seru
Begitu masuk ke dalam game, hal pertama yang langsung mencolok adalah gaya visual retro khas tahun 1950-an. Art direction-nya sangat konsisten, dari model kendaraan, gaya bangunan, hingga karakter, semua membangkitkan atmosfer masa lalu.
Grafisnya sendiri tidak bisa disebut realistis atau ultra-detail, namun justru itulah yang membuatnya menarik. Estetika kartunis bergaya noir ini terasa sangat pas dengan dunia dan ceritanya. UI-nya juga clean dan mudah dimengerti bahkan oleh pemain pemula sekalipun.
Musik dan efek suara juga menjadi salah satu highlight. Soundtrack-nya dibuat oleh Solid Sounds, didistribusikan oleh Sony Music, dan memuat 36 lagu orisinal yang menggambarkan nuansa tahun 50-an dengan sempurna.
Kalian bisa menyaksikan bagaimana serunya saya mencoba Deliver At All Costs pada video di bawah ini :
Gameplay: Kurir yang Siap Menabrak Demi Tugas
Kalian akan bermain sebagai Winston Green, seorang pengemudi pengantar barang yang terjebak dalam dunia penuh kehancuran dan absurditas. Tugasnya sederhana: antar barang ke tujuan. Tapi tentu saja tidak sesederhana itu.
Setiap pengiriman adalah mini-misi yang bisa diisi dengan berbagai insiden: dari menabrak pagar, melompati rintangan, menghindari mobil, hingga menghadapi NPC yang marah-marah dijalan.
Progression game berjalan linear namun menyenangkan. Kalian bisa memilih menyelesaikan misi utama terlebih dahulu atau menjelajah kota untuk menemukan side quest yang memberi hadiah uang atau item untuk meng-upgrade kendaraan. Semuanya berjalan smooth tanpa loading berlebihan.
Fitur Unik yang Menjadikan Game Ini Spesial
Yang membuat Deliver At All Costs menonjol adalah hancurnya lingkungan yang detail dan dinamis. Kalian bisa merusak pagar, merobohkan rambu jalan, hingga menghancurkan kendaraan musuh. Ini bukan sekadar gimmick visual, kerusakan ini bisa digunakan untuk menciptakan jalur alternatif atau menjebak musuh.
*klik untuk memperbesar gambar
Game ini juga menawarkan kustomisasi kendaraan. Selain itu, terdapat elemen eksplorasi ringan di berbagai kota dengan setting berbeda, termasuk kota noir, pinggiran kota klasik Amerika, bahkan pantai eksotis ala Hawaii.
Oh iya, jika kalian pernah memainkan demo game-nya, kalian bisa melanjutkan permainan dari save file demo game di versi penuhnya ini.
Kualitas Teknis: Stabil, Mulus, dan Minim Bug
Selama bermain di PC dengan spesifikasi Intel Core i5, RAM 16GB, dan GPU RTX 3050, game ini berjalan tanpa kendala. Frame rate sangat stabil bahkan saat efek partikel dan tabrakan terjadi bersamaan. Waktu loading juga sangat singkat.
Game ini sangat layak dicoba bagi pencinta aksi-petualangan yang ingin merasakan gameplay ringan tapi tetap memuaskan, apalagi jika melihat narasinya yang menyimpan banyak misteri dan detail tersembunyi.
Kesimpulan
Deliver At All Costs adalah game aksi dengan gaya visual retro yang unik, gameplay penuh ledakan dan kekacauan, serta nuansa tahun 50-an yang penuh nostalgia. Dengan performa teknis stabil, musik yang cocok, serta misi yang seru, game ini memberikan pengalaman yang menyenangkan. Kalian bisa membeli game ini di Steam dengan banderol IDR 488.000. Selamat mencoba!
Pada hari ketiga Anime Festival Asia Indonesia 2025 (AFAID25), di Jakarta Convention Center para penggemar Studio Ghibli akan menyaksikan penampilan istimewa “The Music of Studio Ghibli – Original Singers Symphony”. Konser kolaborasi ini menghadirkan sederet penyanyi orisinal dari film-film Studio Ghibli, didampingi oleh TOKYO ASIA Orchestra dari Jepang di bawah pimpinan Concert Master Takeshi Hashima.
Yoshikazu Mera, countertenor ternama dunia, membuka konser dengan aransemen orkestra yang memadukan keindahan vokalnya ala “Princess Mononoke”. Sejak memulai kariernya di tahun 1990-an, Mera dikenal lewat interpretasi vokal klasik yang mendalam, kini ia akan membawakan tema-tema Ghibli dengan kehalusan suara yang menawan dan teknik vokal tinggi yang selalu memukau.
Berikutnya, Sumi Shimamoto, legenda seiyū sekaligus penyanyi, akan membawakan musik dari “Nausicaä of the Valley of the Wind”, “My Neighbor Totoro”, “The Castle of Cagliostro”, hingga “Princess Mononoke”. Dengan pengalaman sebagai pengisi suara dan penyanyi di enam film Ghibli, Shimamoto menghadirkan dimensi emosional mendalam yang menghubungkan nostalgia animasi klasik dengan kehangatan panggung secara live.
Kemudian, Azumi Inoue, suara ikonik di balik lagu tema “Castle in the Sky” dan “My Neighbor Totoro”, akan memanjakan telinga penggemar dengan timbre vokalnya yang lembut dan penuh pesona. Turut tampil putrinya, Yuyu, yang memulai debut nyanyiannya pada 2012 di NHK, memberikan sentuhan generasi baru dalam keluarga vokal Ghibli yang legendaris.
Penampilan semua penyanyi orisinal ini diarak oleh TOKYO ASIA Orchestra, ensemble papan atas yang dipimpin oleh Takeshi Hashima—Concert Master resmi untuk rangkaian konser musik Ghibli. Dengan balutan musik orkestra yang megah dan presisi tinggi, mereka akan menampilkan kembali skor-skornya Joe Hisaishi dan komponis Ghibli lain dalam format simfoni yang memukau.
Jangan lewatkan “The Music of Studio Ghibli – Original Singers Symphony” hari ini, 8 Juni 2025, di Jakarta Convention Center pada hari ketiga AFAID25. Rasakan kembali keajaiban dan nostalgia soundtrack Studio Ghibli secara langsung—hanya di AFAID25!
Pengalaman magis dari The Music of STUDIO GHIBLI Original Singers Symphony! Konser spesial ini menampilkan penyanyi-penyanyi asli dari soundtrack legendaris Studio Ghibli, bersama iringan langsung dari Tokyo Asia Orchestra.
Karena banyaknya peminat, tiket dengan jumlah terbatas masih tersedia untuk menyaksikan pertunjukan The Music of STUDIO GHIBLI Original Singers Symphony! Jangan sampai kehabisan ini adalah peluang keduamu, dan mungkin yang terakhir, untuk menjadi bagian dari konser yang berkesan ini. Untuk informasi tiket kunjungi 🎟 https://bit.ly/ghibli-jakarta
Sabtu malam kemarin (7 Juni 2025), Hall A–Jakarta Convention Center menggema dalam canda sorak ribuan penggemar anisong pada konser “I Love Anisong Music Festival”, persembahan resmi Crunchyroll, diselenggarakan oleh SOZO dan PK Entertainment. Gemerlap lightstick Crunchyroll mengiringi tiap hentakan musik, memadu atmosfer meriah sepanjang 4,5 jam yang penuh energi.
Sally Amaki [22/7] membuka pentas tepat pukul 18.30 WIB dengan pesona bilingual-nya. Penyanyi–YouTuber keturunan Jepang–Amerika ini memadukan bahasa Inggris dan Jepang dalam setiap lagunya, membawakan medley cover anisong populer serta single orisinalnya yang dirilis di platform digital. Kepiawaiannya berinteraksi secara langsung melalui Vtuber-style presentation membuat penonton terpukau sejak detik pertama.
Solois KAF melanjutkan malam dengan keindahan vokalnya yang lembut namun penuh karakter. Debutnya dengan single anime theme “Mienai Taiyō” menempatkan ia di peta anisong baru, dan performanya di Jakarta membuktikan kematangan musikalitasnya—menghadirkan suasana intim semalam di I Love ANISONG Music Festival.
Liyuu tampil mengenakan kostum pastel khas cosplayer, memikat penonton dengan vokal jernih yang menghadirkan nuansa dreamy. Ia memadukan momen lembut dan energi dinamis secara bergantian, menambah kesan magis pada setiap lantunannya. Sorak penonton sambil mengayun lightstick menegaskan pesona Liyuu dalam menyatukan dunia cosplay dan musik anisong.
towana dari fhána! tampil anggun dengan kostum pastel, memukau lewat vokal ringan yang mengalun manis di atas iringan musik elektronik minimalis. Lantunan dan sapaan hangatnya mengundang penonton bernyanyi bersama, menciptakan suasana akrab. Gelombang lightstick yang bergoyang seirama menegaskan pesona towana, menampilkan nuansa pop-rock fhána! secara intim dan memikat.
Panggung berdenyut kembali saat TeddyLoid (Solo Set), producer/DJ legendaris di balik “ME!ME!ME!” dan soundtrack anime “Panty & Stocking,” memimpin penonton lewat set elektronik futuristik. Kreativitas sound design-nya, dipadu visual mapping di layar LED, menciptakan pengalaman audio-visual yang mendekati sensasi konser klub internasional.
Sorakan penonton lanjut bergemuruh ketika Daoko tampil bersama TeddyLoid dengan dentuman synth dan bass menggema ke setiap sudut ruangan. Dengan irama beat yang ritmis, Daoko tampil memukau di I Love ANISONG Music Festival. Kolaborasi ini menghadirkan kontras memikat antara vokal karismatik Daoko dan produksi elektronik canggih TeddyLoid—mulai dari build-up dramatis hingga puncak drop yang mengguncang, menciptakan gelombang energi murni tanpa efek cahaya berlebih. Penonton tenggelam dalam lanskap suara futuristik, merasakan setiap dentuman bass dan kelembutan melodi yang presisi; bukti nyata sinergi kuat dua maestro anisong modern.
Selanjutnya alunan beat cepat khas DEMONDICE langsung mengguncang AFAID25 ketika mereka memulai set dengan remix anisong yang memadukan elemen drum & bass dan bass-house bersama TeddyLoid, menambahkan lapisan synth tebal dan efek glitch yang memperkaya tekstur suara. Bersama, mereka menghadirkan transisi mulus dari satu track anisong ikonik ke remix orisinal, menciptakan arus energi konstan yang membuat penonton bergoyang tanpa henti. Keahlian DEMONDICE dalam memadupadankan tempo tinggi dengan breakbeat yang terkendali berpadu sempurna dengan signature drop TeddyLoid—membuktikan bahwa kolaborasi dua produser elektronik ini mampu menjelma menjadi pengalaman musik anisong yang epik.
Eir Aoi mengakhiri malam dengan vokal kuat yang menggema di I Love ANISONG, didukung backing track elektronik. Perpaduan antara bagian enerjik dan nyanyian lembut membuat penonton terhanyut, menutup konser dengan sorak meriah dan kenangan penuh kesan.
Dengan delapan penampilan bintang dari Jepang dalam satu malam, I Love Anisong Music Festival sukses menghadirkan spektrum penuh musik anime: dari pop dan rap, hingga elektronik dan ballad. Terima kasih kepada Crunchyroll, SOZO dan PK Entertainment atas pengalaman tak terlupakan ini—sampai jumpa di gelaran AFAID selanjutnya!
AFA Indonesia 2025 dipastikan menjadi acara yang wajib dikunjungi bagi para penggemar pop culture Jepang. Hari ke-3 Minggu, 8 Juni 2025 pertunjukan menakjubkan The Music of STUDIO GHIBLI Original Singers Symphony, ada sesuatu yang istimewa untuk ditonton bersama 🎟 https://bit.ly/AFAID25Ticketing
Jangan lupa kunjungi situs resmi AFA Indonesia 2025 di animefestival.asia/afaid25/ untuk informasi lengkap mengenai tiket, harga dan pembelianmu sekarang juga!
Ajak teman-temanmu, siapkan cosplay terbaikmu, dan bersiaplah untuk akhir pekan yang seru penuh dengan anime, musik dan kemeriahan di Anime Festival Asia Indonesia 2025!
Divisi Esports Point Blank Indonesia telah menyelesaikan Point Blank Rising Star (PBRS) 2025, sebuah turnamen resmi Point Blank yang menjadi langkah pertama untuk membuka perjalanan menuju turnamen skala nasional, Point Blank National Championship (PBNC) XVI mendatang. PBRS 2025 telah digelar secara offline di enam belas kota besar Indonesia dan juga secara online dengan total partisipan sebanyak lebih dari 1.000 tim.
Setelah melewati berbagai pertandingan di PBRS 2025, 12 tim hebat telah lolos dan melaju ke tahap berikutnya, yaitu Point Blank Star Battle (PBSB) Division 2 2025, di mana seluruh tim akan bertanding untuk memperebutkan posisi aman untuk melaju ke Point Blank Star Battle (PBSB) Division 1 2025. 16 tim terbaik yang akan bertarung di PBSB Divisi 2 2025 adalah sebagai berikut:
ANANK – Peringkat 5/6 PBNC XV
ARTM – Peringkat 7/8 PBNC XV
HFS – Playoff PBSB Division 1 (2024)
CTW – Peringkat 11, Babak Grup PBSB Division 1 (2024)
GIDS – Juara PBRS 2025 Final Area [Timur]
The New Journey – Juara PBRS 2025 Final Area [Timur]
HUHAA – Juara PBRS 2025 Final Area [Barat]
M1 MIRACLE – Juara PBRS 2025 Final Area [Barat]
UNIX PARADISE – Juara PBRS 2025 Final Area [Central 2]
G4S – Juara PBRS 2025 Final Area [Central 2]
WING – Juara PBRS 2025 Final Area [Central 1]
UDAH TENANG – Juara PBRS 2025 Final Area [Central 1]
TEMBAKAN SAKIT – Pemenang Kualifikasi Online PBRS 2025
DW – Pemenang Kualifikasi Online PBRS 2025
KAISAR BARUDAK – Pemenang Kualifikasi Online PBRS 2025
RANDOM – Pemenang Kualifikasi Online PBRS 2025
PBSB Division 2 2025 hadir dengan hadiah spektakuler sebesar Rp 50.000.000! Namun, hanya 8 tim terkuat yang dapat melaju ke PBSB Division 1 2025. Tim manakah yang akan terus melaju hingga PBNC XVI? Jangan lewatkan pertarungan PBSB Division 2 2025 mulai tanggal 21 Juni hingga 13 Juli 2025, saksikan langsung di YouTube resmi Zepetto PB Indonesia!
Penasaran dengan update dan event Point Blank lainnya? Nantikan informasi terkait event dan update terbaru Point Blank setiap harinya melalui situs pointblank.id dan juga sosial media resmi Point Blank Zepetto Indonesia di Facebook, Instagram, TikTok, dan juga YouTube.
Penggemar game petualangan naratif bersiaplah! Studio pengembang asal Prancis, DigixArt, secara resmi mengumumkan bahwa game terbaru mereka bertajuk Tides of Tomorrow akan dirilis pada 24 Februari 2026 untuk platform PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC.
Tides of Tomorrow merupakan game first-person adventure dengan elemen cerita yang sangat kuat dan sistem multiplayer inovatif yang memungkinkan tindakan satu pemain memengaruhi pengalaman pemain lain. Konsep yang belum banyak dijumpai dalam genre ini membuat game ini sangat dinanti, terutama oleh penggemar narasi interaktif seperti yang disuguhkan dalam game DigixArt sebelumnya, Road 96.
Selamat Datang di Elynd – Dunia Laut yang Penuh Misteri
Berlatar di planet samudera bernama Elynd, umat manusia menghadapi kepunahan akibat wabah penyakit mematikan. Dalam game ini, pemain akan berperan sebagai seorang Tidewalker yang menjelajahi kota-kota terapung di atas laut demi mencari obat untuk menyelamatkan peradaban.
Namun, perjalanan bukan sekadar menjelajah. Pemain akan bertemu dengan beragam komunitas dan budaya unik yang bertahan hidup dalam dunia pasca-apokaliptik ini. Setiap keputusan yang diambil bisa berdampak besar—menciptakan sekutu atau memunculkan musuh baru.
Sistem Multiplayer Asinkron: Cerita Kalian Bisa Mempengaruhi Pemain Lain
Salah satu fitur paling menonjol dalam Tides of Tomorrow adalah sistem multiplayer asinkron yang inovatif. Pemain dapat mengikuti jalur cerita dari teman, streamer, atau bahkan orang asing, dan melihat bagaimana keputusan mereka membentuk dunia yang kalian masuki.
“Sama seperti Road 96, narasi menjadi inti dari pengalaman. Tapi kali ini, cerita tidak hanya dipengaruhi oleh pilihan kalian sendiri, tapi juga oleh pilihan pemain lain yang kalian pilih untuk ikuti,” ungkap Kevin Bard, produser dari DigixArt.
Sementara itu, Adrien Poncet selaku Game Director menambahkan bahwa dalam dunia laut yang keras ini, pemain harus siap menerima konsekuensi dari pilihan-pilihan yang telah dibuat orang lain. Ini memberikan nuansa sosial yang kuat dan memperkaya elemen eksplorasi serta strategi dalam permainan.
Gameplay dan Fitur Utama
Narasi Interaktif: Pemain menjelajahi dunia melalui sudut pandang orang pertama dan membangun hubungan dengan komunitas berbeda di Elynd.
Pilihan Berdampak: Setiap keputusan tidak hanya memengaruhi alur cerita pribadi, tetapi juga dapat membentuk dunia pemain lain.
Visual Menawan: Desain dunia laut yang artistik dan atmosferik menciptakan pengalaman eksplorasi yang menenangkan sekaligus mencekam.
Integrasi Sosial: Fitur “follow a player” memungkinkan kalian mengikuti jalur yang diambil oleh pemain lain secara real-time.
Tersedia di Berbagai Platform: Game ini akan hadir di PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC (Steam) pada tanggal 24 Februari 2026.
Wishlist Sekarang dan Ikuti Perkembangan Game-nya!
Bagi yang tidak sabar menantikan perilisannya, Tides of Tomorrow sudah dapat di-wishlist di masing-masing platform:
Dengan pendekatan naratif yang menyegarkan dan sistem multiplayer yang tidak biasa, Tides of Tomorrow menjanjikan pengalaman eksplorasi dan cerita yang tidak hanya personal, tetapi juga saling terhubung antar pemain. Dunia laut yang penuh intrik dan tantangan ini layak untuk ditunggu oleh penggemar game petualangan yang mendambakan pengalaman bermain yang berbeda dan bermakna.
Di tengah tekanan terhadap demokrasi di berbagai belahan dunia, Global Game Jam (GGJ)—ajang penciptaan game terbesar di dunia—berkolaborasi dengan organisasi sosial One World or None (OWON) dalam peluncuran inisiatif terbaru bertajuk “Citizens, Assemble! A Game Jam to Level Up Democracy”.
Game jam ini mengajak para pengembang game dari seluruh dunia untuk membuat game mobile yang mengangkat tema “Citizens’ Assembly”, yaitu sistem demokrasi partisipatif yang memungkinkan warga biasa berperan langsung dalam menyusun solusi atas isu-isu besar dunia.
Apa Itu Citizens’ Assembly?
Citizens’ Assembly adalah forum deliberatif yang diisi oleh warga dari berbagai latar belakang, dipilih secara acak melalui sistem lotre demokratis. Forum ini merepresentasikan keberagaman populasi berdasarkan usia, gender, etnis, kondisi ekonomi, dan wilayah geografis. Tujuannya adalah untuk mendiskusikan masalah serius secara bersama dan menghasilkan rekomendasi yang realistis—seringkali bahkan lebih progresif dari keputusan para politisi.
Game untuk Perubahan Sosial
Inisiatif “Citizens, Assemble!” bukan hanya sekadar kompetisi kreatif, melainkan bentuk partisipasi nyata industri game terhadap tantangan sosial global. “Kita sudah memiliki alat untuk membentuk masa depan yang lebih baik, tapi belum banyak yang menyadarinya. Game adalah medium paling kuat untuk menyampaikan pesan dan menciptakan pengalaman yang menyentuh,” ujar Tristan Clark, Co-Founder dari Trailmix Games (pengembang Love & Pies) dan penggagas OWON bersama aktivis demokrasi global Jamie Kelsey-Fry.
Jadwal dan Detail Kompetisi
Periode Kompetisi: Dimulai 6 Juni dan berlangsung hingga awal Agustus 2025.
Fase 2: Penyempurnaan berdasarkan feedback juri dan publik.
Selain hadiah uang tunai, proyek-proyek terbaik juga berkesempatan untuk mendapatkan dukungan pengembangan lanjutan dari mitra OWON dan komunitas industri kreatif.
Jajaran Juri Ternama
Kompetisi ini turut menghadirkan deretan juri tamu ternama, di antaranya:
Brian Eno, legenda musik dan anggota Rock and Roll Hall of Fame
Kish Hirani, ketua pendiri BAME in Games (BiG) dan pemenang berbagai penghargaan industri
Acara Kickoff di SXSW London
Sebagai pembuka, OWON akan menggelar event peluncuran resmi pada 6 Juni pukul 10:30 pagi waktu setempat di ajang SXSW London. Bagi yang hadir secara langsung atau berdomisili di sekitar lokasi, kamu bisa ikut acara ini—namun tempat terbatas. RSVP melalui laman resmi di sini.
Game + Demokrasi = Perubahan
“Citizens, Assemble!” menjadi momentum unik untuk menunjukkan bahwa video game bisa menjadi alat advokasi, bukan hanya hiburan semata. Di tangan para pengembang kreatif, game bisa menjadi sarana untuk menyuarakan partisipasi warga, menyampaikan kompleksitas sistem demokrasi, dan—yang paling penting—menginspirasi perubahan nyata.
Buat kalian yang tertarik menjajal kemampuan kreatif sekaligus berkontribusi pada isu global, inilah saatnya unjuk gigi lewat game yang bermakna.
Anime Festival Asia Indonesia 2025 (#AFAID25) menambah keseruan edisi tahun ini dengan menghadirkan preview “MEIZU x SHADOW CORRIDOR”, sebuah rumah hantu gratis yang dapat dijelajahi oleh semua pengunjung selama gelaran AFAID25, 6–8 Juni 2025, di Hall A, Jakarta Convention Centre.
Atraksi horor Meizu x Shadow Corridor, sebuah perpaduan unik antara ruang pelarian labirin dan rumah horor Jepang. Acara yang mendebarkan ini pertama kali akan diselenggarakan pada tanggal 6 hingga 8 Juni 2025 di Jakarta Convention Center, menghadirkan salah satu atraksi horor terbaik dari Jepang untuk para pengunjung AFAID di Indonesia.
Apa itu OBAKEN?
OBAKEN adalah grup hiburan horor yang berbasis di Honancho, Tokyo, yang memproduksi rumah hantu yang memungkinkan Anda merasakan pengalaman menjadi tokoh utama dalam film horor. Sejak didirikan pada tahun 2012, OBAKEN telah terlibat dalam sejumlah acara horor yang realistis, pertunjukan teater, dan kolaborasi game.
OBAKEN mengkhususkan diri dalam menciptakan produksi yang “imersif” dan “menakutkan” baik di Jepang maupun di luar negeri. Dengan memanfaatkan pengetahuan unik mereka tentang pemain, pencahayaan, tata suara, dan desain panggung, perusahaan ini mengembangkan “horor yang digerakkan oleh plot” yang lebih dari sekadar ketakutan.
Apa yang dimaksud dengan Meizu x Shadow Corridor?
Shadow Corridor adalah game horor Jepang 3D yang mendapat banyak pujian yang dikembangkan oleh Kazuki Shiroma. Shadow Corridor direkomendasikan untuk penggemar horor Jepang dan mereka yang suka menjelajahi labirin yang rumit. Meizu x Shadow Corridor membawa pengalaman bermain game ke dunia nyata, menantang calon protagonis untuk menghadapi kengerian yang tak terbayangkan.
Tersiksa oleh mimpi buruk yang berulang dan kecemasan yang tidak dapat dijelaskan, Anda mencari bantuan dari dokter tertentu yang direkomendasikan kepada Anda. Di kliniknya yang remang-remang dan sunyi, sang dokter menyarankan Anda untuk “mengakhiri mimpi buruk” itu sendiri. Saat dia mulai menggumamkan mantra-mantra yang tidak dapat dipahami, penglihatan Anda terdistorsi dan suara-suara memudar, menyeret Anda ke dalam labirin yang nyata dan mirip rumah sakit.
Di tengah-tengah suara menakutkan dan makhluk yang berkeliaran, Anda dan teman-teman Anda harus menemukan lima bola roh dan mempersembahkannya di altar. Anda harus melarikan diri sebelum waktu habis atau makhluk-makhluk itu mengambil jimat Anda, dan mengutuk Anda untuk menjadi bagian permanen dari dunia mimpi buruk ini.
*Untuk mengikuti pengalaman ini, Anda juga harus memiliki tiket AFA Indonesia.
Belakangan, mimpi buruk berulang dan ketakutan yang sulit dijelaskan terus menghantui Anda—hingga akhirnya Anda memutuskan mengunjungi seorang dokter. Di ruangan remang, ia menantang Anda: “Untuk mengakhiri mimpi buruk ini, Anda harus mengakhirinya sendiri terlebih dahulu.”
Siap melangkah ke dunia yang tak dikenal?
“MEIZU x SHADOW CORRIDOR” mengombinasikan labirin nyata dengan aktor hantu yang menakutkan untuk menciptakan pengalaman horor Jepang yang imersif dan autentik. Setiap peserta akan Menjelajahi lorong gelap hanya dengan bantuan senter.
Dihantui suasana horor Jepang otentik lengkap dengan efek suara mencekam.
Menikmati pengalaman tanpa bahasa agar cocok untuk pengunjung lokal maupun internasional.
Preview gratis untuk Pemegang Tiket Resmi AFAID25
Nikmati preview gratis pengalaman horror rumah hantu ini di Anime Festival Asia Indonesia 2025! Pengalaman menegangkan menanti Anda semua di AFAID25, yang berlangsung pada 6–8 Juni 2025 di Hall A Jakarta International Convention Center. Namun perlu diingat—hanya pemegang tiket resmi AFAID25 yang diizinkan memasuki rumah hantu ini. Tanpa tiket resmi, gerbang akan tetap tertutup.
Perpanjangan Pengalaman Horor Jepang akan berlanjut di FX Sudirman
Bagi Anda yang belum puas, “MEIZU x SHADOW CORRIDOR” akan diperpanjang dan pindah ke FX Mall Sudirman, Jakarta Pusat, mulai dari Friday the 13th yaitu pada hari Jumat, 13 Juni hingga Sabtu, 12 Juli 2025.
Informasi lebih lanjut dan pendaftaran kunjungan privat dapat diakses di:
Shaw Chin, Managing Director SOZO mengatakan“Kami sangat antusias menghadirkan Meizu x Shadow Corridor di AFAID25. Kolaborasi ini memadukan teknologi mutakhir Meizu dengan pengalaman horor Jepang yang otentik, menciptakan labirin kengerian imersif yang belum pernah ada sebelumnya. Pengunjung akan merasakan sensasi nyata berada di dalam suasana yang mencekam, tentu saja, dengan keamanan dan kenyamanan terjamin.”
“Meizu x Shadow Corridor bukan sekadar wahana rumah hantu; ini adalah perjalanan emosional yang memadukan narasi horor Jepang dengan interaksi langsung bersama aktor bayangan. Kami berharap setiap langkah pengunjung dipenuhi adrenalin dan rasa ingin tahu, sambil tetap menikmati detail artistik dan inovasi yang kami hadirkan di AFAID25. Preview rumah hantu ini gratis bagi pemegang tiket AFAID25. Setelah itu, pengalaman horor Jepang ini akan berlanjut lebih panjang di FX Mall Sudirman, Jakarta Pusat, mulai 13 Juni hingga 12 Juli 2025.” ungkap Mari Hendro, Director SOZO.
Square Enix telah mengumumkan tahap Closed Beta Killer Inn dalam acara Summer Game Fest 2025. Game terbaru bergenre action deduction ini membawa pemain ke dalam kompetisi mematikan di sebuah istana misterius.
Didesain dengan sistem permainan multiplayer, pemain harus mengandalkan deduksi, aliansi, dan insting untuk bertahan hidup atau mengungkap siapa pembunuh sebenarnya. Pendaftaran Closed Beta Killer Inn sudah dibuka di Steam.
Sebelum Mencoba Closed Beta Killer Inn, Game Apakah ini?
Killer Inn dijanjikan bakal menghadirkan pengalaman yang belum pernah ada sebelumnya. Sebanyak 24 pemain diundang oleh organisasi rahasia bernama Astra untuk bersaing demi kekayaan yang luar biasa. Namun, mereka tidak tahu siapa teman dan siapa musuh.
Dalam game ini, pemain akan dipilih secara acak menjadi “Wolf” atau “Lamb”. Para Wolf bertugas memburu dan membunuh secara diam-diam, sementara para Lamb harus bertahan hidup dan mencari jalan keluar dari teror malam yang mematikan.
Tim Lamb yang lebih besar tidak akan mengetahui identitas satu sama lain, sedangkan para Wolf sudah tahu siapa rekan mereka sejak awal.
Ketika seorang Wolf membunuh, mereka akan meninggalkan petunjuk yang bisa ditemukan oleh Lamb. Inilah kunci utama untuk mengungkap identitas para pembunuh. Pemain harus rajin memeriksa setiap jasad dan mengumpulkan petunjuk yang ada.
Pesan Developer Killer Inn
Tactic Studios, pengembang di balik Killer Inn, menyebut proyek ini sebagai karya paling ambisius yang pernah mereka kerjakan. Mereka mengajak komunitas untuk ikut serta dalam proses penyempurnaan game lewat fase testing ini.
Killer Inn masih belum memiliki tanggal rilis resmi. Platform yang dituju untuk saat ini adalah Steam.
Sagat dipastikan muncul Street Fighter 6! Ia adalah salah satu dari empat karakter baru dalam Year 3 Character Pass yang akan hadir di sepanjang tahun dan mendatang. Ketiga karakter lainnya yang akan mendampingi raja Muay Thai ini adalah: C. Viper, Alex, dan Ingrid.
Capcom mengumumkan Year 3 Character Pass ini dengan berkolaborasi bersama pegulat Kenny Omega.
Kapan Sagat dan Ketiga Karakter Lainnya Muncul di Street Fighter 6?
Sagat akan resmi bergabung ke dalam roster Street Fighter 6 pada musim panas 2025. Dengan postur tubuh raksasa dan teknik Muay Thainya, ia akan menampilkan gaya bertarung keras dan penuh tekanan.
Sementara itu, karakter lain juga tidak kalah menarik. C. Viper akan hadir pada musim gugur 2025 dengan Battle Suit canggihnya, membawa berbagai gadget dan kemampuan serangan taktis. Kemudian disusul oleh Alex, pegulat dengan teknik grappling yang akan meluncur di musim dingin 2025. Terakhir, Ingrid yang merupakan sosok misterius dengan kekuatan cahaya, hadir pada musim semi 2026.
Turnamen Capcom Cup
Tahun 2026 juga akan menjadi ajang dari turnamen Capcom Cup 12. Turnamen ini akan kembali digelar di Ryogoku Kokugikan, Tokyo, Jepang. Hadiah utama turnamen ini mencapai 1 juta dolar AS. Para pemain dari seluruh dunia akan bertanding sepanjang Capcom Pro Tour 2025 demi kesempatan tampil dan menjadi juara berikutnya.
Street Fighter 6 selain tersedia di PS5, Xbox Series, dan PC, juga sudah tersedia di Nintendo Switch 2.