Menurut informasi yang terdapat dalam Weekly Famitsu, All Kamen Rider: Rider Revolution saat tengah dalam pengembangan dan rencananya akan dirilis eksklusif ke 3DS pada musim gugur 2016.
Game bergenre side-scrolling action ini dibuat berdasarkan kesuksesan yang pernah didapat oleh seri game fighting Kamen Rider sebelumnya. Kamen Rider yang sudah dikonfirmasi akan hadir menjadi karakter yang dapat dimainkan dalam game antara lain adalah:
Kamen Rider 1
Kamen Rider Amazon
Kamen Rider Super-1
Kamen Rider Kuuga
Kamen Rider Ouja
Kamen Rider Forze
Kamen Rider Meteor
Kamen Rider Gaim
Kamen Rider Drive
Kamen Rider Mach
Kamen Rider Chaser
Kamen Rider Ghost
Kamen Rider Spector
Kamen Rider Ex-Aid
Saat ini pengembang game sudah rampung sekitar 70 persen. Nah, apakah ada pembaca Playcubic yang nge-fans berat dengan seri game Kamen Rider? Game ini nampaknya layak untuk ditunggu.
Di penghujung bulan Agustus ini, Lytogame dan Lytomobi menyelenggarakan event spesial bertajuk Pixel SuperheroesLow BudgetCosplay dimana pemenang dari event ini akan dijadikan karakter jagoan di dalam game Pixel Superheroes alias Jagoan Galau Super.
Untuk mengikuti event ini sangatlah mudah, peserta diharuskan untuk ber-cosplay menjadi karakter jagoan yang terdapat di game Pixel Superheroes dengan dana seminim mungkin.
Contoh Pixel Superheroes Low Budget Cosplay
Pemenang akan dipilih dari para peserta dengan tampilan cosplay paling unik dan menyerupai karakter hero di dalam game Pixel Superheroes dengan modal paling seadanya. Lytogame juga telah menyiapkan hadiah menarik berupa uang tunai untuk para pemenang.
Berikut ini adalah hadiah-hadiah yang akan di dapatkan oleh para pemenang:
Juara 1 = Uang tunai senilai Rp 2.500.000,-
Juara 2 =Uang tunai senilai Rp 1.000.000,-
Juara 3 =Uang tunai senilai Rp 750.000,-
Juara 4 =Uang tunai senilai Rp 500.000,-
Juara 5 =Uang tunai senilai Rp 250.000,-
ProfilReal akan dijadikan karakter jagoan di game Pixel Superheroes.
Pixel Superheroes atau juga dikenal dengan Jagoan Galau Super adalah Super Heroes Action Running Game yang sangat adiktif dan mendebarkan dimana kamu harus mengumpulkan koin sebanyak mungkin dan juga menyelamatkan sandera. Game ini sangat mudah untuk dimainkan, dengan cara tap layar agar pahlawan melompat-lompat dari platform ke platform sehingga dapat menghindari serangan musuh.
Jika tertarik mengikuti event ini, kalian bisa mendaftarkan diri kalian di link berikut ini http://goo.gl/2Mo0qL
Mungkin judul dari opini Playcubic kali ini sudah cukup sering menjadi bahan obrolan gamers konsol di tanah air. Yap, kenapa ya Nintendo dan Microsoft dengan Xbox-nya tidak mau merilis perangkat konsol mereka secara resmi di tanah air? Entahlah.
Jika dilihat dari sejarahnya, Nintendo padahal memiliki sejarah yang kental dan manis bagi sebagain besar gamers Indonesia khususnya yang sudah main game besutan Nintendo di akhir tahun 80an dan awal 90an. Dahulu, orang tua pasti hampir kebanyakan hanya tau nama “Nintendo” sebagai mesin untuk bermain video game meskipun kala itu ada beberapa jenis konsol lainnya dan Nintendo sendiri saat itu sudah menelurkan dua jenis konsol fenomenal seperti NES dan SNES. Nah, Microsoft dengan Xbox-nya memang kurang dikenal, namun sejak kemunculan Xbox 360, nama Microsoft selain sebagai pembuat OS Windows juga mulai dikenal sebagai pembuat konsol gaming. Tidak sedikit gamers konsol buatan Sony atau dari platform PC yang ingin menjajal kecanggihan Xbox 360 di Indonesia.
Mengapa mereka tidak mengikuti jejak Sony? Perusahaan pembuat berbagai macam perangkat elektronik asal Jepang ini dengan berani meluncurkan dan mendukung secara resmi produk PlayStation di Indonesia. Mulai dari PS3, PS Vita, PS4 kini sudah punya store digital khusus Indonesia sendiri yang tentunya memudahkan gamers yang ingin membeli konten digital dalam kurs rupiah. Jika ada event peluncuran konsol atau game eksklusif, Sony juga jarang melupakan Indonesia dan tetap membuat event khusus di sini meskipun acaranya tidak begitu besar. Saya ingat ketika PS Vita dirilis resmi di Indonesia, acara yang diadakan Sony cukup besar, sampai-sampai membawa beberapa developer game first party maupun third party potensial untuk memamerkan game mereka di Indonesia.
Dukungan terhadap suatu konsol di negara tertentu tentu saja memudahkan penggunanya, dalam hal ini gamers, untuk bisa mendapatkan fitur maksimal ataupun koleksi game yang lebih baik lagi. Harga jual konsol juga menjadi lebih logis lagi jika para produsen konsol menjual secara resmi produk mereka di sini. Coba lihat misalnya harga konsol baru Nintendo (Wii U, Nintendo 3DS, New Nintendo 3DS), harga jualnya menjadi kurang masuk akal jika dibandingkan dengan harga asli di negara-negara yang resmi mendapatkan konsol tersebut. Jangankan harga baru, harga bekas saja kadang tidak masuk akal jika jumlah barang yang beredar tidak banyak sedangkan permintaan dari gamers membeludak.
Tidak berbeda dengan harga konsol, harga untuk game original tentu saja menjadi cukup mahal jika misalnya game tersebut bisa masuk secara resmi di Indonesia. Gamers pastinya tahu jika Indonesia sudah punya rating game sendiri bukan? Tentu akan lebih apik dan asik bila “rating-rating-an” itu dikawinkan dengan kenyataan bahwa Indonesia bisa mendapatkan konsol dan game secara resmi dari para produsen konsol gaming.
Jika dilihat dari sisi pasar, saat ini sudah semakin banyak gamers Indonesia yang memainkan game original dan sadar bahwa proses pengembangan game memerlukan waktu dan juga biaya yang tidak sedikit, dan banyak pihak yang terlibat didalamnya. Seandainya Nintendo dan Microsoft mau merilis konsol gaming mereka secara resmi di Indonesia, pasti persaingan antara para pembesut konsol menjadi semakin seru dan konsumen (gamers) mungkin saja lebih diuntungkan. Hm… kira-kira sampai kapan Nintendo dan Microsoft dengan Xbox-nya anti untuk merilis konsol mereka secara resmi di Indonesia? Hanya mereka berdua yang tahu jawabnya.
Sony Interactive Entertainment baru saja mengumumkan bahwa pihaknya akan membawa PlayStation Now ke PC. Dengan begini maka nantinya game eksklusif PlayStation seperti Uncharted, God of War, Ratchet & Clank, The Last of Us, dan banyak lagi lainnya dapat di mainkan dengan cara streaming di platform Windows.
Selain itu Sony juga akan merilis perangkat baru bernama DualShock 4 USB Wireless Adaptor pada awal bulan September 2016 dengan banderol harga USD 24,99. Dengan perangkat ini gamers bisa menghubungkan kontroler DualShock 4 ke PC atau Mac tanpa kabel dan menikmati berbagai fitur dari kontroler DualShock 4 selama aplikasi dari game tersebut mendukungnya. Adaptor dapat digunakan untuk PlayStation Now di PC dan juga PlayStation 4 Remote Play di PC.
Sebenarnya gamers juga dapat menghubungkan DualShock 4 menggunakan kabel USD jika malas membeli adaptor. Berikut ini adalah spesifikasi PC yang harus dimiliki gamers jika ingin menjalankan PlayStation Now di PC:
Windows 7 (SP1), 8.1 or 10
3.5 GHz Intel Core i3 or 3.8 GHz AMD A10 or faster
300 MB or more; 2 GB or more of RAM
Sound card; USB port
A minimum 5Mbps connection
Belum ada jadwal rilis pasti kapan Aplikasi PlayStation Now PC akan dirilis untuk wilayah Amerika Utara dan Eropa, pihak Sony hanya mengatakan dalam waktu dekat.
Developer game Gust telah mengumumkan bahawa mereka sedang mengembangkan game Nights of Azure 2: Bride of the New Moon. Game ini rencananya akan dirilis di Jepang pada tanggal 22 Desember 2016. Nights of Azure 2 nantinya akan tersedia untuk konsol PS4 dan PS Vita.
Karakter utama dari game ini adalah tiga orang wanita. Ketiganya akan memiliki hubungan emosi. Sistem Servan yang ada dalam game pertamanya akan diganti dengan sistem baru pada game ini. Kabarnya sistem ini akan jauh lebih dibandingkan Servan pada game pertamanya. Beberapa nama terkenal juga terlibat dalam pembuatan game ini seperti Hiroshi Kataoka (Samurai Warriors Chronicle’s) dan Makoto Shibata (Fatal Frame).
Apakah nantinya Nights of Azure 2 juga akan dirilis versi bahasa Inggrisnya masih belum diketahui.
Oceanhorn 2: Knights of the Lost Realm sedang dibuat oleh Cornfox & Bros. Game ini akan menjadi sekuel dari game pertamanya yang dirilis pada tahun 2013 kemarin. Masih belum diketahui kapan proyek ini akan rampung dan diplatform mana nantinya game tersebut akan beredar.
Cerita dari Oceanhorn 2: Knights of the Lost Realm terjadi pada waktu yang berbeda dengan game pertamanya. Karakter utama dari game ini adalah seorang anak muda yang telah dilantik menjadi kesatria Arcadia. Gameplay yang akan digunakan adalah third person shooter dimana karaktermu dapat bertarung pedang serta serangan sihir. Salah satu fitur baru yang diperkenalkan adalah senjata bernama caster. Senjata ini dapat digunakan untuk menembak serangan sihir.
Jika melihat desain karakternya, ada kemungkinan game ini akan meninggalkan mobile dan beralih ke PC bahkan mungkin konsol next gen. Bagaimana menurut kamu?
Niantic kembali meluncurkan update terbaru Pokemon GO. Sekarang ketiga pemimpin tim dalam game ini akhirnya akan melakukan sesuatu yang berguna. Caranya adalah dengan memeriksa atribut Pokemon milikmu. Fitur yang dinamakan Appraisal Feature ini dapat digunakan untuk mengetahui atribut attack dan juga defence yang dimiliki oleh Pokemonmu.
Screenshots of the appraisal system from /u/thenudedude – Looks like it'll have set messages for different IV tiers. pic.twitter.com/nETpPGu7Da
Untuk mengaktifkan fitur ini kamu harus terlebih dahulu bergabung dengan salah satu tim. Artinya level karaktermu harus mencapai level 5 sebelum fitur ini aktif. Untuk mengetahui hal-hal apa sajakah yang ditingkatkan dalam update terbaru Pokemon GO, kamu bisa melihatnya di sini.
Peluncuran update ini bersamaan dengan muncul berita bahwa jumlah pengguna aplikasi Pokemon GO mulai menurun. Dari 40 juta pengguna kabarnya sekarang jumlah tersebut telah menyusut menjadi 30 juta.
Banyak hal yang menyebabkan turunnya jumlah pengguna Pokemon GO mulai dari lamanya implementasi update yang menarik serta banyaknya pengguna cheat dalam game tersebut. Jika tidak ditanggulangi bisa-bisa Pokemon GO akan hilang dari peredaran game mobile.
Bagaimana menurut kamu? Apakah update terbaru Pokemon GO ini berguna atau justru sebaliknya?
Proyek Allison Road kembali berjalan setelah diberhentikan dua bulan lalu. Pengumuman kembalinya Allison Road ini diumumkan langsung oleh sang pencipta Christian Kesler. Berikut adalah celotehannya melalui Twitter:
Meskipun telah kembali berjalan, akan ada perubahan dalam tim pengembang game tersebut. Team 17 dan Lilith Ltd tidak lagi terlibat dalam pengembangan Allison Road. Pengembangan game akan diserahkan sepenuhnya kepada studio baru far From Home yang dibangun oleh Kesler dan istrinya.
Dalam wawancaranya dengan IGN, Kesler mengatakan bahwa ia berniat untuk mengerjakan kembali proyek game tersebut secara sendirian. Dukungan para fans juga dinilai Kesler sebagai pemberi semangat baginya untuk menjalankan kembali proyek game tersebut. Sayangnya Kesler sama sekali tidak mengatakan apa yang menyebabkan Allison Road dibatalkan pada bulan Juni 2016 kemarin.
Tidak konsisten?
Dibalik berita gembira ini muncul pula pertanyaan kenapa Allison Road mendadak kembali berjalan. Pada bulan Juni kemarin secara jelas telah disebutkan bahwa pengembangan proyek Allison Road dihentikan atas keputusan developer serta publisher.
Hi all. Sadly Allison Road had to be cancelled. Statement to come in the next few days. Thx for all your support and very sad it came 2 this
Selain itu pernyataan Kesler ketika diwawancarai oleh IGN bahwa ia akan menjalankan proyek Allison Road ini sendiri terlihat kurang meyakinkan. Meskipun Kesler bisa memanfaatkan model yang sudah ada, apakah nantinya ia mampu melanjutkan pengembangan dari game horor tersebut sendirian? Jika memang bisa kira-kira memerlukan waktu berapa tahun? Apakah ada garansi bahwa kejadian pembatalan pada bulan Juni kemarin tidak akan terulang lagi. Sepertinya hanya Kesler sendirilah yang tahu jawabannya.
Tidak ada lagi Kickstarter
Layaknya game indie lain, proyek awal Allison Road diluncurkan melalui situs penggalangan dana Kickstarter (Kamu bisa melihat halamannya di sini). Ketika proyek ini diambil alih oleh Team 17, penggalangan dana pun dihentikan.
Salah satu fans sempat bertanya apakah Allison Road akan kembali menggunakan Kickstarter. Jawaban yang diberikan cukup mengagetkan. Sepertinya Kesler tidak berniat untuk menggunakan Kickstarter meskipun para fans game Allison Road terus membujuknya. Lantas dari manakah datangnya dana yang diperlukan untuk mengembangkan game tersebut?
Nah sekarang bagaimana menurut kamu sendiri. Apakah kebangkitan Allison Road ini pantas didukung atau justru sebaliknya?
Game Disgaea 2 telah dipastikan rilis di PC melalui Steam. Game yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2006 untuk PS2 dan PSP ini rencananya akan mulai tersedia di Steam pada bulan Januari 2017 mendatang.
Disgae 2 versi PC ini akan menjadi game yang spesial. Dua konten yang tersedia di PS2 dan PSP yaitu Cursed Memories dan Dark Hero akan tersedia dalam satu paket. Tiga karakter game tersebut yang tidak tersedia dalam versi baratnya dulu yaitu Dark Eclair, Gig dan Miabel akan dapat dimainkan. Selain itu akan ada pula perbaikan dalam UI serta shortcuts keyboard.
Yah mudah-mudahan saja Disgaea 2 versi PC ini nantinya akan dapat berjalan dengan sempurna tanpa kekurangan, tidak seperti versi porting game Disgaea pertamanya.