Rice Digital baru saja mengumumkan kehadiran BlazBlue: Central Fiction Azure Edition yang merupakan edisi spesial.
Azure Edition akan dibanderol seharga EUR 69,99 untuk versi PS4 dan EUR 59,99 untuk versi PS3. Dalam edisi spesial ini gamers akan mendapatkan satu kopi BlazBlue: Central Fiction, artbook setebal 100 halaman, soundtrack game, dan sebuah figure imut yang semuanya dibalut dengan box super keren. BlazBlue: Central Fiction rencananya akan dirilis ke PS4 dan PS3 wilayah Jepang pada tanggal 6 Oktober 2016 dan ke wilayah Amerika Utara serta Eropa pada bulan November 2016.
Sony Interactive Entertainment baru saja mengumumkan bahwa Driveclub VR akan dirilis dalam format digital dan juga fisik untuk perangkat PlayStation VR pada tanggal 13 Oktober 2016.
Driveclub VR versi digital nantinya akan dibanderol seharga USD 39,99. Gamers yang pernah membeli Driveclub yang juga membeli Season Pass Driveclub memiliki kesempatan untuk meng-upgrade game ke versi VR mereka dengan membayar seharga USD 19,99. Sebagai cacatan, kesempatan ini berlaku hanya bagi gamers yang membeli Season Pass sebelum tanggal 28 September 2016.
Informasi detil mengenai game bisa gamers simak di sini.
Messhof baru saja mengumumkan bahwa pihaknya akan merilis Nidhogg 2, sebuah sekuel dari game side-scroller keluaran tahun 2014 berjudul Nidhogg, ke platform PC pada tahun 2017 mendatang. Kabarnya game ini juga akan dirilis ke platform lain, namun pasti atau tidaknya masih rahasia.
Dalam game Nidhogg 2 gamers akan berpetualang di lebih dari 10 level game dengan grafis keren, menikmati mode multiplayer lokal dan online serta mode turnamen, mode single player dengan AI yang sangat menantang, soundtrack baru dan banyak lagi konten asik lainnya. Nidhogg 2 rencananya akan dipamerkan pada area Indie District event TwitchCon yang digelar pada tanggal 30 September sampai 2 Oktober 2016 di San Diego, Amerika Serikat.
Informasi detil mengenai Nidhogg 2 bisa kalian simak melalui situs resminya di sini. Saksikan teaser trailer game pada video di bawah.
Gearbox bantah Battleborn menjadi F2P. Sebelumnya sempat beredar berita jika game FPS tersebut akan mengalami perubahan model bisnis, dari P2P menjadi F2P. Klarifikasi ini langsung diberikan oleh CEO Gearbox yaitu Randy Pitchford, Melalui akun Twitternya ia mengatakan jika berita tersebut tidak benar.
I was just told about a reckless story about Battleborn going F2P that is false. There are no plans to convert Battleborn free to play.
Meskipun begitu Randy mengumumkan jika Gearbox memang sedang merencanakan konten yang dapat dimainkan secara gratis di Battleborn. Menurut komentar Randy di akun Twitternya, konten gratis Battleborn ini adalah mode free trial. Rencana ini kurang lebih sama dengan apa yang akan diimplementasi Blizzard kepada Overwatch kedepannya nanti.
We have some unannounced plans to do a trial version of the game that would be free and from which retail can be purchased along with DLC.
Gearbox dan 2K tetap tidak dapat mengelak dari fakta jika game Battleborn sedang terdesak. Diluncurkan bersamaan dengan Overwatch, Battleborn justru menjadi bulan-bulanan. Game yang awalnya dijual dengan harga $ 60 ini sekarang sudah diobral sampai menjadi $ 20 di beberapa situs.
Populasi permain Battleborn juga terus menurun. Berdasarkan data yang diperoleh dari Steam Charts, pada bulan September 2016 ini pemain Battleborn di Steam hanya mencapai ketika dirilis pada bulan September 2016 pemain Battleborn hanya 330 orang. Jumlah ini berbeda jauh dengan pada bulan Mei kemarin ketika Battleborn pertama kali dirilis, yaitu 4.276 orang.
Evolve dan Paladin telah mengambil langkah yang benar
Battleborn bukan satu-satunya game yang teraniyaya oleh keberadaan Overwatch. Game FPS lain seperti Evolve dan Paladin juga terkena dampaknya. Agar tetap dapat bersaing Evolve yang juga milik 2K akhirnya menganut sistem F2P. Hasilnya adalah jumlah pemain Evolve kembali menanjak setelah 2K dan Turtle Rock Studios ini mengumumkan Evolve Stage 2 pada bulan Juli kemarin.
Berbeda dengan Evolve, game buatan Hi-Rez Studio Paladins justru sempat ditunding mencontek Overwatch. Hi-Rez sendiri telah merespon tudingan tersebut dengan menyatakan jika game ini telah dikembangkan lebih dulu sebelum Overwatch muncul.
Terlepas dari kontroversi tersebut, sistem F2P yang digunakan oleh Paladin terbukti berhasil. Ketika tahap OBT Paladins dapat diakses melalui Steam pada bulan September ini, Paladins memiliki jumlah populasi pemain 20.456 menurut Steam Charts.
Melihat trend pasar, sudah jelas jika seharusnya Battleborn juga menggunakan sistem F2P layaknya Paladins dan Evolve. Sudah saatnya pernyataan Gearbox bantah Battleborn menjadi F2P ini dirubah menjadi Gearbox konfirmasi Battleborn menjadi F2P. Bagaimana menurut kamu?
Hari ini, Kamis 29 September 2016 bertempat di Beranda Kitchen – Coffee & Terrace, Wargaming melalui acara bartajuk Annual Media Gathering mengumumkan sejumlah konten baru yang akan dirilis ke dalam game World of Tanks Blitz serta menjelaskan secara rinci kepada gamers dan awak media terkait update terbaru yang akan dihadirkan dalam game free-to-play team-based MMO action tersebut.
Publishing Producer Asia WoT Blitz, Alexander de Giorgio, juga hadir untuk menjelaskan mengenai update dan kolaborasi baru, serta event Blitz Twister Cup yang merupakan turnamen eSports global pertama untuk WoT Blitz. “Tahun ini menjadi langkah penting bagi WoT Blitz. Kami telah banyak berkolaborasi dalam game ini dan kita sangat bersemangat menghadapi segala sensasi di turnamen eSports pertama ini. Market game Indonesia adalah tempat yang bagus, dan saya berhadap gamers akan terkesan dengan apa yang kami bawa dalam update kali ini.” Kata de Giorgio.
WoT Blitz yang belum lama ini berkolaborasi dengan game Valkyria Chronicles dari Sega, menambah dua tank baru yang penampakan serta kemampuannya cukup keren. Kedua tank tersebut adalah si gesit dan cepat Edelweiss, dan si lincah Namless dengan kemampuan merusak yang cukup mantap. FYI, ini adalah pertama kalinya Wargaming melakukan kolaborasi dengan seri game lain untuk menciptakan konten baru. Selain itu, mecha artist terkenal, Kunio Okawara (terkenal dengan Gundam dan seri Brave) juga ikut digandeng Wargaming untuk mendesain tank super keren bernama tank Okawara.
Terakhir dan tidak kalah penting, gamers WoT Blitz tidak lama lagi akan ditantang oleh gamers terbaik dari seluruh penjuru dunia untuk saling beradu kemampuan di turnamen Blitz: Twister Cup. Tunggu saja tanggal mainnya kata salah satu perwakilan dari Wargaming. Info detil mengenai WoT Blitz dapat kalian simak di sini. WoT Blitz tersedia di Google Play dan juga App Store.
Oke, sukses terus untuk Wargaming dan semoga Blitz: Twister Cup bisa menjadi event eSports yang diminati oleh seluruh gamers, khususnya gamers mobile.
Razer hari ini mengumumkan peluncuran Razer DeathAdder Elite, mouse gaming ikonik yang telah menyabet berbagai penghargaaan. Razer Deathadder telah memenangkan penghargaan “Best Gaming Mouse” terbanyak dibandingkan mouse lain yang pernah ada – dan Razer DeathAdderElite dirancang untuk melanjutkan perjalanan sebagai salah satu mouse gaming terbaik di dunia.
Mouse gaming Razer dilengkapi dengan sensor optikal terbaik di dunia. Razer 5G Optical Sensor terbaru dapat menangkap hingga 16,000 titik per inci (DPI) dengan kecepatan 450 inci per detik (IPS) yang menjadi sebuah standar baru untuk industri. Terlebih lagi Razer DeathAdder Elite memiliki tingkat keakuratan resolusi (RA) paling tinggi yang pernah tercatat pada mouse gaming, yaitu pada tingkat 99.4% – menjadikannya mouse tercepat, paling sensitif dan terakurat yang beredar di pasaran.
Razer DeathAdder Elite juga merupakan mouse Razer pertama yang dilengkapi dengan Razer Mechanical Mouse Switches. Dirancang dan diproduksi bersama Omron, pemasok mouseswitch terkemuka di dunia, switch terbaru pada mouse DeathAdder Elite dioptimalkan untuk memberikan respon tercepat. Durabilitas juga ditingkatkan hingga 50 juta klik – yang terdepan di industri. Tactile scroll wheel yang disempurnakan dan penambahan tombol DPI semakin meningkatkan fungsionalitas DeathAdder Elite.
DeathAdder baru juga akan mengoptimalkan teknologi Powered by Razer Chroma™ yang dapat mengatur sinkronisasi fitur lighting di berbagai perangkat. “Mouse gaming terbaik di dunia hadir lebih baik lagi,” kata Min-Liang Tan, co-founder dan CEO Razer. “Kami menyempurnakan semua komponen pada Razer DeathAdder Elite.”
Mouse baru ini tetap memiliki desain dan ke-ergonomisan yang legendaris dari DeathAdder yang pertama. Razer DeathAdder Elite, yang telah diuji coba dan divalidasi ole para atlet eSports dunia, Razer DeathAdder Elite menjanjikan performa dan kenyamanan terbaik seberapa lamapun durasi game yang sedang dimainkan.
“Kini telah hadir mouse yang paling akurat dan nyaman untuk para profesional ataupun pemain pendatang baru yang kompetitif, yaitu Razer DeathAdder Elite,” kata Lee “Faker” Sang-hyeok. Razer DeathAdder yang pertama kali diperkenalkan di tahun 2006 adalah mouse gaming dengan penjualan terbaik sepanjang masa dan secara konsisten memberikan standar baru untuk para gamer dalam performa, fungsi dan durabilitas. Gamers dapat memesan Razer DeathAdder Elite sejak tanggal 27 September 2016 melalui situs Razerzone.com dengan banderol harga USD 69,99.
Masih terkait dengan kabar di atas, kini gamers juga dapat memesan alas mouse khusus eSport Razer Gigantus yang dibanderol seharga USD 29,99 di situs Razerzone.com. FYI, Razer Gigantus merupakan alas mouse eSport terbaik dan diciptakan berdasarkan masukan dari pada atlet profesional Team Razer.