Home Blog Page 1054

Siapa Contek Siapa, Inilah Nintendo Switch Versi Tiongkok

0

Siapa contek siapa? Pertanyaan ini pantas diberikan kepada Nintendo Switch serta handheld lain asal Tiongkok yang dinamakan Morphus 300. Dibuat oleh perusahaan elektronik bernama Aikun, Morphus 300 memiliki desain dan konsep yang sama dengan Nintendo Switch. Hal yang lebih mencengangkan lagi adalah Morphus 300 ternyata sudah mulai dipamerkan semenjak tahun 2015 kemarin.

Media online Italia Notebook Italia (Diterjemahkan oleh Kotaku) sempat meliput Morphus 300 dalam acara Global Sources Electronics di Hong Kong tahun 2015 kemarin. Handheld ini memiliki desain yang sama persis dengan Nintendo Switch, yaitu layar untuk menampilkan gambar dan sepasang kontroler yang dapat dilepas pada sisi kiri dan kanannya.

Untuk spesifikasi, Morphus 300 dilengkapi oleh layar berukuran 8 inci IPS HD yang dapat menampilkan gambar 2D maupun 3D. Masalah jeroan, handheld ini memiliki prosesor octa-core Allwinner A83 1.7GHz sampai 700MHz, 2GB RAM serta memori internal 32GB yang dapat ditambah menjadi 64GB. Rencananya Aikun berencana memasarkan Morphus 300 enam bulan setelah acara Global Electronic Sources.

Jika dihitung seharusnya bulan Juni-Juli tahun 2016 handheld Morphus 300 sudah beredar di pasaran. Tapi nyatanya keberadaan handheld ini justru “menghilang”. Sekedar catatan, informasi mengenai pengembangan Nintendo Switch yang waktu itu masih bernama NX telah beredar semenjak tahun 2015. Jadi siapa contek siapa?

Thanks Kotaku

Bagaimanakah Nasib Baterai dan Fitur Touchscreen di Nintendo Switch?

0

Pertanyaan mengenai nasib baterai dan fitur Touchscreen di Nintendo Switch telah menjadi bahan perbincangan hangat saat ini. Diungkap pada hari Kamis (20/10/16) kemarin, Nintendo Switch adalah konsol hybrid. Nintendo Switch bisa dilepas dari boxnya dan digunakan seperti perangkat mobile. Fitur inilah yang akhirnya memicu kedua pertanyaan tersebut.

Ketika dihubungi oleh Kotaku, Nintendo menolak untuk memberikan jawaban mengenai kedua pertanyaan tersebut. Menurut Kotaku, jawaban tersebut akan diumumkan sebelum Nintendo Switch diluncurkan yaitu pada bulan Maret 2017 mendatang. Sebagai perbandingan, handheld Nintendo 3DS hanya bertahan 3-5 jam jika hanya menggunakan baterai. Sama dengan 3DS, gamepad Wii U  yang juga bisa dimainkan secara wireless memiliki durasi yang sama.

Jika dilihat dari trailer kemarin, game yang dimainkan melalui Nintendo Switch tetap sama mulai dari konsol ini masih menempel ke boxnya sampai saat dilepas. Seharusnya Nintendo Switch memiliki sistem baterai yang memadai untuk mendukung fitur tersebut. Coba bayangkan jadinya jika ternyata daya tahan baterai Nintendo Switch kurang dari 3DS?

Bukan hanya baterai saja yang menjadi permasalahan. Melihat konsep Nintendo Switch yang mirip dengan smartphone, seharusnya Nintendo juga telah melengkapi konsol ini dengan fitur touchscreen. Yah kita tunggu saja jawabannya tahun depan.

Thanks Kotaku

Senran Kagura Bon Appetit dan Xanadu Next akan Hadir di PC Bulan Depan

0

Melalui halaman Facebooknya Xseed telah memastikan jika Senran Kagura Bon Appetit dan Xanadu Next akan hadir di PC bulan November mendatang. Xanadu Next akan dirilis lebih dulu pada tanggal 3 November 2016, sedangkan Senran Kagura Bon Appetit menyusul pada 10 November 2016. Kedua game ini nantinya akan dirilis melalui Steam, GOG dan Humble Store.

Sebelum dibawa oleh Xseed ke PC, kedua game ini dirilis lebih dulu di handheld PS Vita. Xanadu Next adalah game RPG dimana kamu berperan sebagai seorang kesatria yang mencari pedang legendaris bernama Dragon Slayer. Berbeda dengan Xanadu Next, Senran Kagura Bon Appetit adalah game bertema cooking rhytm yang menampilkan ninja perempuan seksi. Jika dalam game Senran Kagura yang lain kamu bertarung dengan jurus ninja, maka pada Bon Apetit para ninja ini akan beradu lomba masak.

Nah kira-kira game mana nih yang bakalan kamu pilih, Xanadu Next atau Senran Kagura Bon Appetit?

Skyforge dan Update Terbaru Ascension, Inikah Saatnya Comeback?

0

Skyforge dan update terbaru Ascension merupakan langkah dari Obsidian Entertainment untuk memikat kembali para gamer. Semenjak diluncurkan oleh My.com pada tanggal 16 Juli 2015 kemarin, game online bertemakan dewa-dewi ini terus mengalami penurunan jumlah pemain. Update Ascension yang diklaim sebagai yang terbesar ini diharapkan dapat membawa kembali popularitas Skyforge yang menghilang.

Pada tanggal 19 Oktober 2016, game online Skyforge untuk server internasional akhirnya mendapatkan update terbaru yang bernama Ascension. Setelah menelaah update terbaru Skyforge secara mendalam, saya menemukan berbagai macam hal yang “menarik”. Ascension patch ternyata memiliki dampak yang besar pada game ini. Banyaknya hal yang berubah termasuk pandangan player (terutama para pemain veteran) terhadap game Skyforge sendiri.

Skyforge dirombak total dalam update Ascension

Update Ascension bisa dibilang merombak total aspek inti dari game Skyforge. Salah satu perubahan yang menarik adalah cara untuk membuka class. Kamu hanya perlu menyelesaikan campaign yang ada di suatu region untuk bisa membuka class tersebut.

Cara untuk membuka skill dari class yang kalian gunakan juga lebih mudah dibandingkan versi terdahulu. Hal ini pastinya membuat para player terutama pendatang baru agar tidak mengalami kesulitan saat memilih class yang disukai, maupun berganti-ganti class selama permainan.

Selain class, masih banyak perubahan-perubahan lain dalam update Ascension ini. Berikut adalah trailer penjelasannya:

Ascension perkenalkan class baru, Outlaw

Berbicara mengenai class, Skyforge juga menghadirkan class baru dalam patch Ascension. Class ini adalah Outlaw yang tergolong unik dan berbeda dengan class lainnya. Kelas ini memiliki kemampuan untuk bertarung secara efektif pada jarak jauh maupun dekat dengan menggunakan kombinasi granat dan rentetan peluru. Kemampuan tersebut juga membuat class Outlaw cukup sulit untuk dikuasai.

Syarat utama untuk menggunakan class Outlaw secara masksimal adalah kalian harus pandai menyesuaikan rotasi skill dengan posisi karakter kamu. Jika keduanya dapat diseimbangankan maka daya hancur dari class Outlaw akan lebih maksimal.

Variasi senjata

Dari class, sekarang Playcubic akan beralih ke combat. Setelah patch Ascension semua musuh non-boss yang kamu kalahkan bakal memiliki presentase untuk menjatuhkan suatu bahan yang bisa digunakan sebagai senjata.

Meskipun hanya bersifat sementara, senjata-senjata ini sangatlah variatif. Contohnya senjata milik musuh seperti bagian tubuh yang “tertinggal” atau senjata yang kalian dapatkan ketika menguasai simbol tertentu. Fitur ini membuat hal aspek combat yang ada dalam Skyforge menjadi lebih dinamis juga bervariasi.

Sisi negatif dari Ascension

Suatu perubahan pastinya bakal menuai pro dan kontra. Perubahan pada Patch Ascension bisa dibilang lebih condong ke arah kontroversial. Developer dari Skyforge berusaha untuk menyederhanakan segala aspek yang ada. Salah satunya adalah dengan menghilangkan opsi untuk mengatur skill dan talent yang ada.

Skyforge masih memiliki sistem daily progression yang cukup merepotkan. Contohnya adalah sistem upgrade Bastion yang hanya bisa dilakukan satu kali sehari. Kecuali jika kalian menimbun poin dengan cara tidak mengerjakannya sama sekali.

Padahal upgrade yang ada di Bastion tersebut termasuk vital. Perlu waktu dan usaha yang keras untuk dapat memiliki semua upgrade tersebut.

"" 10924.9 21074.7 589.317 0 0 0.0449848 0.998988 10918.1 21074.1 591.811 -0.0020431 0.0453717 0.0449383 0.997957 1 3.23159 -0.0036 0.5 "~Gs(52e53f4160c3eacf)"

Setelah mengetahui semua hal tersebut, Playcubic mencoba bertanya dan mencari informasi ke berbagai situs media sosial. Dalam pencarian tersebut, Playcubic bertemu beberapa player yang marah dengan patch Ascension. Beredar kabar jika banyak pemain veteran dari wilayah server yang meninggalkan Skyforge akibat update terbaru ini.

Saatnya comeback atau justru tidak sama sekali

"

Patch Ascension memberikan dampak perubahan yang cukup besar untuk Skyforge. Sayangnya, perubahan tersebut juga menjadi alasan utama bagi para player yang awalnya menyukai, berbalik menjadi membenci game ini.

Menurut pendapat Playcubic, hal seperti ini kerap terjadi akibat kurangnya komunikasi antara developer dengan para usernya. Well, Semoga saja masalah yang terjadi di game Skyforge ini bisa diselesaikan. Untuk lebih jelasnya mengenai update Ascension ini bisa kamu baca di situs resmi Skyforge.

Apakah Kamu Salah Satu dari 5 Tipe Kolektor Ini?

0

Sadar atau tidak sadar, kamu pasti banyak menemukan orang-orang yang mempunyai hobi mengoleksi sesuatu, baik itu action figure, buku komik, mata uang asing, sepatu limited edition, hingga tutup botol minuman. Hobi mengoleksi ini berbeda-beda bagi setiap orang. Selain berbeda dalam hal jenis barang yang dikoleksi, alasan mengoleksi pun juga berbeda-beda. Ada yang suka memajangnya di atas lemari, ada juga yang suka memperjualbelikannya sebagai bentuk investasi.

Berikut adalah 5 tipe kolektor yang bisa kamu temukan di kehidupan sehari-hari:

Cuplikan Gameplay The Legend of Zelda: Breath of the Wild Ini Bikin Cepat-cepat Pingin Main!

0

Melalui situs resmi perusahaan, Nintendo merilis empat cuplikan gameplay terbaru The Legend of Zelda: Breath of the Wild yang pastinya bikin fans Link pingin cepat-cepat berpetualang.

Game The Legend of Zelda: Breath of the Wild sendiri dijadwalkan rilis ke Wii U dan Nintendo Switch (NX) pada tahun 2017 mendatang. Mungkin saja perilisan game akan jatuh pada bulan Maret, bulan yang sama dengan jadwal rilis konsol Nintendo Switch.

Simak gameplay The Legend of Zelda: Breath of the Wild pada empat video di bawah.

Run. In this World.

Live. In This Era.

Time Lapse

Weather

Perilisan Star Trek: Bridge Crew Diundur sampai Maret Tahun Depan

0

Ubisoft baru saja mengkonfirmasi perilisan Star Trek: Bridge Crew diundur dari yang awalnya dijadwalkan rilis tanggal 29 November 2016 ke PlayStation VR, Oculus Rift, dan HTC Vive, menjadi tanggal 14 Maret 2017.

“Agar bisa menghadirkan pengalaman bermain yang terbaik, kami memutuskan untuk mengundur perilisan Star Trek: Bridge Crew menjadi tanggal 14 Maret 2017. Star Trek: Bridge Crew didesain eksklusif untuk perangkat VR dan kami ingin menghadirkan pengalaman bermain yang terbaik. Command of the USS Aegis is right around the corner!” Seperti yang ditulis oleh Ubisoft melalui blog resmi mereka.

The Silver Case Remaster Hadir Ke PS4 Awal Tahun 2017

0

Game yang belum lama ini meluncur ke PC, The Silver Case, dikonfirmasi akan hadir juga ke PS4 dengan format remaster. NIS America adalah pihak yang akan merilis game versi PS4 ke wilayah Amerika Utara dan Eropa (dalam format fisik dan digital) pada awal tahun 2017 mendatang.

Di wilayah Jepang, The Silver Case akan dirilis oleh Grasshopper Manufacture pada pertengahan tahun 2017. Demo The Silver Case versi PS4 juga akan hadir di booth NIS America pada event MCM London Comic-Con yang berlangsung pada tanggal 28-30 Oktober 2016. Informasi detil mengenai game bisa kalian simak melalui halaman Steam-nya di sini.

Saksikan trailer pengumuman game pada video di bawah.

Zoids: Field of Rebellion Diumumkan Hadir Untuk Perangkat Smartphones

0

Takary Tomy hari ini mengumumkan kehadiran Zoids: Field of Rebellion, game bergenre multiplayer online battle arena yang dikembangkan oleh Eighting dan menghadirkan karakter yang didesain oleh Hironox. Gamers sudah dapat melakukan pra-registrasi untuk dapat ikut serta dalam masa closed beta game iOS dan Android ini melalui situs resmi game.

Pendaftaran untuk dapat mengikuti masa closed beta akan ditutup sampai tanggal 6 November 2016 dengan target pendaftar sebanyak 5000 orang pemain. Untuk dapat memainkan game ini dengan nyaman paling tidak iPhone yang kalian gunakan adalah iPhone 5s atau jika menggunakan Android harus menggunakan OS Android 4.4 (atau lebih tinggi). Masa closed beta dikonfirmasi akan dibulai pada awal November 2016 dan akan berjalan selama satu minggu penuh.

Game ini akan membagi beberapa orang pemain kedalam dua tim untuk saling menghancurkan lawan sambil menahan pasukan musuh yang berniat menghancurkan base masing-masing tim. Sejumlah tipe Zoids dipastikan akan hadir dalam game ini.

Aplikasi Pencari Ganja ingin Menjadi Sponsor Turnamen eSports

0

Apa jadinya jika aplikasi pencari ganja ingin menjadi sponsor turnamen eSports? Aplikasi Weedmaps yang digunakan untuk mencari penjual, pengantar bahkan dokter spesialis ganja ini telah berhasil menjadi sponsor utama turnamen Smash Summit 3. Turnamen ini rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 3-6 November 2016.

Sekedar informasi, di AS sendiri beberapa wilayah dengan sengaja melegalkan penggunaan ganja. Karena faktor inilah akhirnya Weedmaps dapat menjadi sponsor resmi dari turnamen eSports.

Smash Summit 3 merupakan bagian dari acara tahunan The Summit. Turnamen Smash Summit 3 akan mempertandingkan game Super Smash Bros. Turnamen ini diprediksi akan menjadi turnamen Super Smash Bros. terbesar di dunia. Beberapa nama atlit eSports Super Smash Bros. seperti Armada, Mango dan Liquid Hungrybox akan tampil dalam turnamen ini.

 

Weedmaps dicaci-maki

aplikasi-pencari-ganja-ingin-menjadi-sponsor-turnamen-esports-weedmaps

Dukungan yang diberikan oleh Weedmap kepada turnamen Smash Summit 3 ini memunculkan reaksi keras. Ada beberapa orang yang menganggap Weedmap justru memperkeruh nama dan reputasi Nintendo sebagai developer game.

Selama ini Nintendo sendiri dikenal sebagai pencipta IP yang temanya ramah dengan anak-anak. Apa jadinya jika turnamen game Nintendo justru disponsori oleh sesuatu yang dilarang seperti ganja?

 

Pembelaan Weedmaps

aplikasi-pencari-ganja-ingin-menjadi-sponsor-turnamen-esports-obat-relaksasi

Diserang oleh para fans berat Nintendo, Weedmap tidak diam saja. Melalui Director Cody Dragon, Weedmaps berdalih jika ganja bisa digunakan sebagai obat bagi atlit eSports. Menurutnya banyak atlit olahraga yang sudah menggunakan ganja untuk membuat dirinya santai.

Cody berpendapat jika atlit eSports sama dengan atlit olahraga yaitu mereka membutuhkan waktu untuk rileks. Bedanya adalah atlit olahraga mengistirahatkan fisiknya sedangkan atlit eSports pikiran dan mentalnya.

 

Sebelum Smash Summit 3, Weedmap juga pernah menjadi sponsor eSports lain

aplikasi-pencari-ganja-ingin-menjadi-sponsor-turnamen-esports-turnamen-halo

Ternyata ini bukan pertama kalinya Weedmap mensponsori turnamen eSPorts. Mereka pernah menyelenggarakan turnamen Halo: CE Beach Lan di Florida, AS. Selain itu Weedmap juga pernah menjalankan tempat khusus bermain yang dinamakan Weedmap Gaming House di Annaheim, AS. Pada rumah ini para atlit eSports game Halo dapat berlatih dan mempersiapkan diri sebelum mengikuti suatu turnamen.

 

Jika Team YP  saja dilarang bagaimana dengan nasib dari Weedmap dan turnamen yang disponsorinya?

aplikasi-pencari-ganja-ingin-menjadi-sponsor-turnamen-esports-team-yp

Informasi mengenai aplikasi pencari ganja ingin menjadi sponsor turnamen eSports sama kontroversialnya dengan kasus tim Team YP. Tim eSports yang dipunyai oleh situs dewasa YouPorn ini telah resmi diban oleh ESL. Dikutip dari Venture Beat ESL memang memiliki peraturan ketat mengenai sponsor. ESL melarang tim eSports disponsori oleh organisasi apapun yang memiliki bisnis pornografi.

Nah menurut kamu sendiri bagaimanakah langkah Weedmaps untuk merangkul dunia eSports dengan produk ganjanya? Apakah langkah ini sudah benar atau justru salah?

Thanks Kotaku